First Meet : Second, Cake and Coffe.

first meet second cake and coffe

First Meet : Second, Cake and Coffe (Oneshoot)

Author                        : Yaqazhan

Cast                 : Cho Kyuhyun, Han Young Ra, Hwang Yoo Shin, Shim Changmin

Genre              : Romance, AU

Rate                 : G

Lenght             : Oneshoot

Disclaimer       : Fanfic ini lanjutan dari First Meet : Twilight In Autumn, dan murni dari hasil pemikiranku sendiri, seperti biasa jangan copast tanpa ijin, jangan plagiat, jangan ngaku-ngaku, dan lain-lain yang berkaitan dengan penjeplakan tanpa ijin, Arrachi? Cho Kyuhyun milik keluarganya, super junior, SM Ent, dan ELF. Dan Han Young Ra adalah milik imajinasi saya seorang. Just read, like, and coment. Happy reading all!! JJ

 

Aroma kopi dan kue memenuhi seluruh penjuru ruangan, mengundang siapa saja untuk segera menikmati kedua hidangan tersebut, termasuk seorang gadis yang saat ini sedang berdiri di depan pintu café miliknya.Ia merentangkan kedua tangannya dan menghirup udara segar pagi hari kota Seoul—tak mempedulikan sinar mentari yang terasa mulai menyengat—seraya tersenyum cerah. Ia memandangi beberapa pejalan kaki yang melintas dihadapannya juga kendaraan pribadi dan umum yang mulai ramai memenuhi jalan raya. Aroma kopi yang lezat tercium hingga keluar ruangan membuat senyumnya tertarik semakin lebar, ia memutuskan untuk masuk kedalam café dan memposisikan dirinya dibelakang meja kasir.

 

Tak lama kemudian, beberapa pegawai kantoran memasuki cafenya dan ia menyambut pelanggannya dengan ceria. Beberapa dari mereka kebanyakan memesan secangkir kopi dan sepiring sandwich tuna; menu yang cocok untuk dijadikan sarapan pagi.Tiba-tiba saja seseorang menepuk bahunya dari belakang, gadis itu membalikkan tubuhnya dan mendapati sahabatnya dengan tersenyum.

“Hari ini bagianku menjaga kasir.” ujar sahabatnya itu, ia menggedikkan bahu kemudian berjalan menuju pintu dapur; tempat favoritnya mengamati keadaan café dan pengunjung yang semakin hari semakin bertambah.

“Min Jung~ah.” Panggilnya pada seorang pegawai yang sedang membawa nampan berisi pesanan pelanggan.“Nde?”sahut gadis yang dipanggil Min Jung itu lalu menghentikan langkahnya, memutar kepala kebelakang. Gadis yang memanggilnya tadi mendekatinya, kemudian mengambil alih nampan dari tangan gadis itu.“Ini untuk meja nomor berapa?”Min Jung mengarahkan telunjuknya kesalah satu meja yang terdapat disudut ruangan. “18 Eonni.” Gadis itu mengangguk lalu berjalan kearah meja yang ditunjuk pegawainya.

 

Annyeong, ini pesanan Anda, selamat menikmati.” Ia meletakkan secangkir Americano dan sepiring Donat Kacang diatas meja yang ditempati oleh seorang gadis—sepertinya mahasiswa. Gadis itu mendongak lalu tersenyum padanya.“Kamsahamnida.”, ia membalas senyuman gadisitu, setelahnya berbalik, berjalan menuju kearah dapur.

 

 

***

 

 

Jarum jam hampir menunjukkan pukul satu siang, namun tidak membuat gadis itu beranjak dari tempatnya. Ia masih tetap serius dengan lembar-lembar kertas dihadapannya, tak mempedulikan perutnya yang kosong berbunyi nyaring sejak tadi. Suara ketukan pintu disusul kepala seorang gadis yang menyembul dari balik pintu dan menghentikan kegiatannya.

“Young Ra~ya~sudah lewat satu jam.Kau tidak ingin makan siang?” tanya gadis itu, masih dibalik pintu.

“Sebentar lagi Yoo Shin~ah.” Yoo Shin melangkahkan kakinya masuk kedalam ruangan, menghampiri Young Ra yang masih sibuk dengan kertas-kertasnya.

“Penghasilan minggu ini mengalami kenaikan 30%, bagaimana menurutmu?” Tanya Young Ra pada Yoo Shin yang berdiri disebelahnya.

“Itu bagus, tandanya banyak orang yang senang datang kemari.Menurutmu, bagaimana jika kita mengeluarkan beberapa cake dari resep baru?” tanya balik Yoo Shin. Young Ra mendongak menatap lawan bicaranya, mengetuk-ketukkan bolpoin yang dipegangnya kedahinya. “Bolehjuga.”

“Kalau begitu, aku akan berbicara dengan Eun Seo. Eum… apa kau mau aku bawakan beberapa cake kemari? Kau kan belum makan siang.”

“Baiklah, Cappucino juga.”Yoo Shin mengangguk dan tersenyum, lalu berjalan menuju pintu keluar yang masih terbuka.

 

 

 

***

 

 

Hari menjelang sore, dan Young Ra tidak memiliki pekerjaan lagi selain duduk diam disalah satu meja yang terletak tepat dibawah pohon bunga Sakura tiruan disudut cafénya. Ia menyesap Cappucinonya perlahan lalu mengedarkan pandangannya keseluruh penjuru ruangan. Cafénya hampir penuh oleh pengunjung. Kebanyakan darimereka adalah pekerja kantoran, pelajar SMA, dan mahasiswa. Ia meraih laptopnya dari dalam tas, kemudian meletakkannya diatas meja, menghidupkannya lalu membuka salah satu akun media sosialnya. Masih satu jam sebelum cafénya tutup, jadi ia sedikit menyibukkan dirinya dengan mencari info-info terbaru dari aktor idolanya; Song Jong Ki.

 

Decakan kagum berkali-kali terdengar dari bibirnya setiap kali ia melihat foto-foto aktoritu, hingga ia tidak sadar jika sedari tadi seorang pria tengah memperhatikan tingkahnya yang aneh dari kursi diseberangnya. Pria itu menyesapkopinya tanpa mengalihkan pandangannya darigadis yang sedang tergila-gila pada wajah pria lain dilayar laptopnya.

Omo…dia tampan sekali.” gumamnya tanpa sadar, membuat pria dihadapannya mendelik kesal kearahnya, meletakkan cangkir kopinya dengan sedikit kasar hingga menimbulkan bunyi yang cukup keras dan mengalihkan perhatian gadis itu.

 

Young Ra mendongakkan kepalanya dan terkejut ketika melihat pria itu, bibirnya membulat, membentuk huruf dengan tampang seperti orang idiot.

“Cho-Cho Kyuhyun.”

“Hay… kita berjumpa lagi.” Kyuhyun mengangkat tangannya ke udara seraya menyeringai pada gadis itu yang sedang melongo saat ini.

Young Ra mengerjapkan matanya beberapa kali, memastikan jika pria itu benar-benar ada dihadapannya dan sedang menatapnya. Ia mengalihkan pandangannya ke arah lain, karena tiba-tiba saja rasa gugup melandanya.

 

Hampir sebulan sejak pertama kali mereka bertemu, dan baru kali ini ia melihat wajahnya dengan begitu jelas. Dia tampan, bahkan sangat tampan. Kulitnya yang berwarna pucat sama sekali tidak mengurangi kadar ketampanannya. Hidungnya yang mancung terpahat dengan sempurna, bola matanya yang berwarna hitam pekat seolah mampu memikat siapa saja yang menatap mata itu, dan bibirnya yang penuh mengundang setiap gadis untuk mengecupnya dengan penuh hasrat. Tiba-tiba saja, Young Ra merasa kedua pipinya memanas kala ia menatap bibir pria itu. Ia menundukkan kepalanya, berusaha menyembunyikan pipi merona.

 

Kyuhyun melahap sesendok Coconutchai Cake-nya seraya menatap gadis dihadapannya yang kembali bertingkah aneh dan hampir tidak bisa menahan senyum ketika melihat pipi gadis itu merona. Ia mengedarkan pandangannya ke sekeliling café, kemudian tatapannya tertuju pada sahabatnya—Shim Changmin yang duduk di meja dekat pintu masuk, sedang berbicara dengan salah seorang pegawai café.

 

Setengah jam berlalu dan Kyuhyun mulai gerah karena sejak tadi hal yang mereka lakukan hanya diam.

“Kenapa kau tidak pernah datang lagi?” pertanyaan pria itu memecah keheningan yang membungkus mereka. Young Ra meremas kedua telapak tangannya yang berkeringat dingin, berusaha menghilangkan kegugupannya.

Ah… apa yang sedang terjadi padanya? Dua puluh tahun ia hidup, belum pernah ia merasa gugup berkepanjangan seperti ini. Ia adalah gadis yang penuh dengan rasa percaya diri, mampu melakukan segalanya dengan baik—kecuali memasak—dan selalu bisa mengendalikan dirinya dihadapan semua orang bahkan pria yang dulu sangat disukainya saat SMA. Tapi, kenapa, hanya berhadapan dengan pria yang baru satu kali di jumpainya, membuatnya merasa seperti orang tolol begini? Ia bahkan tidak berani mengangkat kepalanya dan menatap mata pria itu yang penuh selidik, intimidasi, dan sorotan tajamnya. Kemana sifat cerewetnya yang menyebalkan itu?

 

“Hampir setiap hari aku menunggumu disana, dan berharap bisa menatap langit senja bersama-sama lagi, tapi kau tidak pernah datang. Dan itu sedikit mengecewakanku.” Pria itu menunggunya? Kyuhyun menunggunya? Entah euphoria macam apa yang ia rasakan, tapi Young Ra tidak bisa menahan senyum senangnya. Jantungnya berdegup kencang dan keringat dingin semakin banyak yang bercucuran keluar padahal hujan di luar sangat deras.

“Kenapa tidak menjawab? Terlalu gugup eh?” Nah, sekarang, bukan hanya gugup tapi juga salah tingkah hingga membuatnya gelisah. Takut jika debaran jantungnya yang bertalu-talu sangat keras itu terdengar oleh telinga pria frontal dihadapannya ini. Young Ra memaksakan keberaniannya yang sempat tenggelam untuk kembali naik dan mengangkat kepalanya secara perlahan—meskipun belum berani membalas tatapan Kyuhyun—lalu dengan kegagapannya yang tiba-tiba muncul, ia menyuarakan fikirannya. “Ke-kenapa kau me-menungguku?”

 

Kyuhyun tersenyum; menghirup banyak-banyak aroma musim semi menyenangkan—aroma favoritnya sejak pertama kali— yang menguar dari tubuh gadis itu hingga membuatnya seperti mabuk; kecanduan.

“Karena ternyata, aku tertarik padamu.” Mungkin, jika saat ini Young Ra sedang berdiri, ia pasti sudah terjerembab karena kakinya yang terasa seperti agar-agar karena mendengar jawaban pria itu. Ia menatap kedua bola mata berwarna hitam pekat milik Kyuhyun dan seketika ia menyadari jika ia telah jatuh. Pada pria yang berhasil membuatnya terjatuh di pertemuan kedua mereka.

 

 

FIN

 

 

Akhirnya selesai juga, maaf untuk semua typo yang bertebaran, namanya juga author abal-abal :D, semoga kalian suka ya dengan FF gaje dan abal-abal ini. Keep reading guys!!! 😀 😀

5 Comments (+add yours?)

  1. shoffie monicca
    Aug 23, 2015 @ 13:22:45

    author ak msih blm phm gmna kyu sm yongra bsa ktmu…ko prsaan ak ngga prnh bc apa ak klewat bca part yng dulu. apa ini itu oneshot sj….

    Reply

  2. serina
    Aug 23, 2015 @ 13:24:56

    Cepet bgt thor, tp..
    Keren, gemesin liat tingkah mereka berdua, lanjut deh thor

    Reply

  3. Monika sbr
    Aug 23, 2015 @ 16:47:32

    Ah… Si kyuhyun langsung ngegombal tapa manis banget…..

    Reply

  4. esakodok
    Aug 23, 2015 @ 21:33:54

    arghhh
    kyunya disini bikin melting bangettt..cowok ini karakternya emang okeee

    Reply

  5. Laili
    Aug 24, 2015 @ 16:53:14

    agak gk faham sma pertemuannya mereka. but it’s okay. so sweet…..
    keep writing 🙂

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: