Revenge

Author : Andrea Kenza

 

Title : Revenge

 

Cast :

  • Cho Kyuhyun (suju)
  • Kang Yumi (oc)

Other Cast :

  • Cho Sungkyu
  • Lee Je-rin (oc)

 

Gendre : Romance, Sad, Hurt

 

Raiting : PG 15

 

Lenght : One-Shot

 

 

Note : Ff ini adalah REMAKE, dulu gw belum pernah nulis ff k-pop sebelumnya, dan ff ini juga sudah pernah gw publish sebelumnya di flying nc. Maaf bila kalian menemukan nama western-nya nanti karna kelepasan gw edit. Untuk membuktikan ini adalah remake kalian bisa liat di blog pribadi gw. semua ada di Library OneShot. Gw kasih linknya 🙂 https://kenzaandrea11.wordpress.com/ silakan lihat di blog gw kalau masih ragu 🙂

 

 

WARNING TYPO GENTAYANGAN!!!

 

 

 

Happy Reading…^^

 

 

 

Pernikahan adalah acara sakral yang akan mengikatmu, merubah statusmu, merubah gaya hidupmu semula, merubah keluarga, merubah apapun dalam hidupmu. Namun satu tak boleh di rubah, cinta. Cintamu cukup untukku. Tapi apa jadinya bila cintamu bukan lagi untukku? – Kang Yumi

 

 

Pepohonan hidup bersinar indah di halaman taman. Tentu bukan karna memang mereka bisa bercahaya. Namun ada lampu yang meneranginya. Kerlap kerlip cahaya lampu menyerupai bentuk pohon sungguh indah di pandang di malam hari. Tempat di adakannya pernikahan putra kedua keluarga Cho. Putra kedua dari dua bersaudara. Cho Kyuhyun, pria tinggi bertubuh indah idaman para kalangan pria pada umumnya. Wajah? Tidak perlu di pertanyakan lagi. Selain tampan Kyuhyun juga tak kalah tampan dengan sang kakak, Cho Sungkyu. Putra keluarga Cho memang terkenal dengan ketampanannya.

 

Mata tajam dan senyum manis menghayutkan membuat siapa saja mata wanita yang menatapnya akan luluh di buatnya. Di padukan kulit putih susu membuat pria itu nyaris sempurna. Dengan modal wajah saja Cho Kyuhyun mampu memikat siapa saja yang ia mau. Bukan hanya wajah pria itu yang tampan dia juga adalah putra pengusaha ternama Cho Crop. Keturunan Cho memang tidak perlu di ragukan. Kekayaan mereka tak habis hingga tujuh turunan.

 

Perusahaan mencangkup pabrik minyak, bisnis properti dan perhotelan. Perusahaan Cho juga berkecimpung dalam bisnis produk makanan import. Tak cukup sampai disitu Cho Corp juga merambah dunia transportasi. Semua bisnis mungkin mereka jajal. Maka tak heran nama Cho Crops sangat berperan penting di perekonomian inggris. Dan sebagai penerus sang ayah Kyuhyun dan Cho Sungkyu bahu membahu agar pantas dan layak menjadi penerus berikutnya setelah sang ayah tentunya. Mereka juga di tuntut untuk menjaga nama baik keluarga Cho. Bukankah seperti itu seharusnya. Nama baik orang-orang seperti mereka sangat di jaga apapun yang terjadi. Bagi mereka nama baik adalah harga mati. Melakukan kesalahan, harus segera menutup mulut orang atau mereka tak segan-segan menyodorkan sejumlah uang tutup mulut.

 

 

~~Revenge~~

 

 

Hotel bintang lima yang terletak dipingir pantai, fasilitas serba nomor satu menjadi harga mati di terapkan dalam hotel milik keluarga Cho. Tapi dari seminggu lalu nampak ada yang berbeda disana. Hotel itu sangat ramai mempersiapkan segala hal untuk menyambut pernikahan putra kedua keluarga Cho. Ya, Cho Kyuhyun akan menikah bersama kekasihnya yang sudah dua tahun di pacarinya. Kang Yumi nama kekasihnya. Gadis berambut pirang dengan lesung pipi membuat gadis itu sangat cantik walau hanya tersenyum tipis.

 

Kang Yumi gadis berparas cantik dengan tubuh langsing bak model profesional. Bukan hanya cantik, Yumi adalah anak dari keluarga terpandang. Ayahnya adalah pejabat pemerintahan di Korea. Ayahnya bernama Tuan Kang Jungki, ia biasa di panggil Tuan Kang. Gadis itulah yang akan di nikahi Cho Kyuhyun. Malam ini mereka akan menikah. Acara pemberkatan pernikahan mereka di adakan di hotel keluarga Cho, dengan pesta taman yang telah di persiapkan begitu mewah.

 

 

 

Kang Yumi POV

 

 

Wajahku di poles dengan berbagai make up untuk mempercantik kulit wajahku yang agak pucat. Polesan terakhir, lisptik warna pink soft memerahkan bibir tipisku. Akhir-akhir ini aku tidak sehat. Tepat 7 bulan lalu aku merasa tak sehat. Sejak tadi aku hanya diam menatap pantulan wajahku di cermin. Menatap betapa cantiknya saat aku menikah. Namun tak sedikitpun kebahagiaan yang menghingapi perasaanku. Pada dasarnya gadis yang hendak menikah akan bahagia luar biasa, gugup setengah mati menghadapi pernikahan. Pernikahan dalam hidup adalah pengalaman yang menengangkan. Sekiranya itulah yang katakan Eomma-ku . Lalu kenapa aku tidak merasakan apa yang dulu Eomma-ku rasakan?

 

 

“Nona, sudah selesai” kata Yura. Yura yang mendandaniku kali ini. Penatarias terkenal. Aku hanya tersenyum tipis padanya dan bangkit dari depan meja rias. “Anda sangat cantik.” Pujinya, aku kembali tersenyum hambar. “Benar-benar cantik. Pantas tuan Cho tergila-gila padamu, nona” mendengar namanya di sebut senyum tipisku sirnah di gantikan wajah murung. Bahagia? Aku sendiri tak yakin akan bahagia.

 

“Gomawo..”

 

 

_

 

 

Gaun putih tanpa lengan dengan dada rendah terlihat begitu sempurna menepel di tubuh langsing Kang Yumi gadis itu berdiri bak patung sejak tadi. Belahan dada tergambar jelas, begitu mengoda iman Namja yang melihatnya. Tampak pas. Sempurna. Ada dua orang pelayan disigner tempatnya memesan gaun sedang merapikan gaun bahwahnya.

 

Gadis bernama Yumi itu begitu sempurna malam ini. Malam pernikahannya dengan Cho Kyuhyun. Namun ada satu yang kurang di wajah gadis itu, senyumnya tak nampak. Yang ada hanya wajah datar tanpa expresi kebahagia mempelai wanita. Gadis itu tidak terlihat bahagia dengan pernikahan ini.

 

Bahkan sepatu yang hendak ia kenakan di hari pernikahannya bertahtakan berlian sebagai hiasan di kaki indahnya. Bukankah itu terlihat begitu mewah namun kenapa ia tak nampak bahagia? Yumi dan Kyuhyun saling mencintai, lalu dimana yang salah? Gadis itu nampak tak bahagia menikah dengan pria yang di cintainya.

 

Satu persatu sepatu bertahta-kan berlian itu selesai di pasang di kaki Yumi. Sekarang semua persiapan yang di lakukannya selama berjam-jam rangkum. Yumi telah sempurna dengan balutan gaun pengantin, dan cadar menutup wajah cantiknya.

 

“Kau sudah siap sayang?” Nyonya Kang masuk kekamar putrinya. Wanita paruh baya itu terlihat angun mengenakan gaun putih. Rambut di gulung keatas membuatnya terlihat angun di usianya yang telah masuk berumur. Ia begitu bahagia melihat putri cantiknya menikah dengan pria yang di cintainya.

 

“Sudah” balas Yumi singkat namun terdengar datar.

 

“Pakai ini” ucap Eomma-nya membuka kotak pergiasan warna hitam. Yumi lagi hanya tersenyum tipis melihat kalung mewah di dalam kotak itu.

 

“Biar Eomma pasangkan.” Yumi menurut

 

Akhirnya kalung dan anting senada terpasang cantik di leher dan telinganya. Begitu hidup. Hadiah dari Kyuhyun untuknya. Kyuhyun memintanya memakai kalung itu saat di hari pernikahan mereka. Jangan tanyakan harga, sudah pasti sangat mahal. Bahkan Kyuhyun mampu memberikan yang lebih dari ini.

 

“Wah.. sangat cantik. Kyuhyun memang punya selera bagus! Eomma sangat suka kalungnya. Sungguh cantik menempel di lehermu” ujar Nyonya Kang antusias sembari menjamah kalung yang telah terpasang di leher Yumi. Bandul berbentuk hati di selimuti berlian. Sangat mewah setelah Yumi kenakan.

 

“Ne, Kyuhyun memang pintar memilih hadiah” balas Yumi dengan senyum di buat semanis mungkin.

 

 

_

 

 

Cho Corps Hotel

 

 

Suite Room

 

 

“Sudah siap?” tanya Sungkyu pada Kyuhyun yang masih sibuk memasang dasinya.

 

“Sebentar lagi, masih memasng dasi” balas Kyuhyun. Ponsel Kyuhyun berbunyi menandakan pesan masuk, ia mengambilnya. Senyum di wajahnya terbit begituindah setelah membaca pesan entah dari siapa. Namja itu sejak tadi sibuk membalas pesan di ponselnya. Sesekali ia tersenyum pada ponselnya di karnakan pesan yang di bacanya.

 

“Sejak tadi kau serius sekali. Nugu?” tanya Sungkyu mencoba melihat siapa yang di ajak Kyuhyun berpesan ria.

 

Dengan cepat Kyuhyun mengelak menelukupkan ponselnya “Hyung! Tidak sopan!”

 

“Pelit!” kesal Sungkyu duduk di ranjang samping dongsaengnya. “Kau bahagia? Sebentar lagi kau akan menikah. Ah.. ku pikir kau masih jadi casanova”

 

Kyuhyun tersenyum lebar “Tentu saja aku bahagia”

 

“Kalian pasangan serasi! Yumi yoeja yang cantik dan baik. Kau beruntung bisa mendapatkannya. Aku iri padamu. Aku bahkan belum bisa meluluhkan hati Song Ran”

 

Kyuhyun terkekeh pelan “Kau saja yang bodoh! Masa hanya Song Ran tidak bisa menaklukannya”

 

“Dia gadis yang beda dari gadis kebanyakan” elak Sung Kyu.

 

“Alasan! Bilang saja kau tidak mampu mendapatkannya”

 

Sungkyu melirik sebal adiknya “Sok tau! Sudah, di luar semua sudah menunggumu! Tamu-tamu juga sudah hadir. Kau tuan rumah sekarang. Ayo turun!” ajak Sungkyu beranjak dari ranjang.

 

kyuhyun memasukkan ponselnya kesaku jasnya dan bangun “Ayo..” Hyung-nya mengeleng melihat adiknya menikah lebih dulu dari pada dirinya

 

“Kau gugup?”

 

“Sedikit”

 

Kedua putra Tuan Cho keluar dari kamar. Kyuhyun terlihat gagah memakai taxedo serba putih. Berbeda dengan Hyung-nya, Sungkyu mengenakan jas hitam di padukan kemeja putih serta dasi. Keduanya nampak sempurna. Keduanya melangkah di koridor menuju lift.

 

 

~~Revenge~~

 

 

Semua tamu undangan telah hadir. Acara yang sakral ini di hadiri banyak kolega tuan Cho dan juga Tuan Kang. Kedua kelurga tampak antusias menjadi saksi hidup penyatuan cinta Kyuhyun dan Kang Yumi malam ini.

 

Angin malam di tepi pantai lumayan bersahabat malam ini. Seakan langitpun ikut mendukung pernikahan yang di adakan di taman terbuka. Tanpa ada satu tetespun air mata dari langit malam ini. Bintang juga bersinar tak kalah indah di atas sana. seluruh tanaman mengeluarkan cahaya indah, bagai pohon ajaib bisa hidup di malam hari. Hanya ada satu saca mendefinisikannya. Indah. Cukup hanya satu kata itu.

 

Setelah pemberkatan di mulai maka pesta sesungguhnya akan di mulai. Pesta taman dengan segala kemewahan dunia. Nampak tamu-tamu yang hadir telah duduk tenang melihat pengantin pria sedang berjalan di red carpet yang telah di sediakan. Dengan pakaian serba putih Cho Kyuhyun terlihat bahagia. pria itu terlihat seribu lebih tampan dari biasanya. Rambutnya tersisir rapi serta wajah tampannya membuatnya semakin percaya diri melangkah.

 

Cho Kyuhyun berjalan selangkah demi selangkah penuh kepercayaan diri. Pria itu tak henti-hentinya menebar senyum pada semua orang yang menyaksikan pernikahannya malam ini. Terpancar kebahagiaan di wajah tampannya. Ia menghentikan langkahnya setelah berada tepat di depan pastur. Ia membungkuk hormat pada pastur, pastur itulah yang akan menyatukan dirinya dan Yumi menjadi satu di hadapan Tuhan, keluarga dan para tamu undangan.

 

Tak lama berselang yeoja cantik dengan balutan gaun putih indah berjalan memasuki area tempat di adakannya pemberkatan. Senyum Kyuhyun terbit seketika saat sang mempelai wanita memasuki area taman. Gadis dengan cadar putih menutup wajahnya nampak berjalan perlahan.

 

Gadis itu tersenyum, namun ada yang aneh dengan senyum di bibirnya. Ada yang berbeda dengan senyum wanita itu. Sayang Kyuhyun tak mampu melihat senyum calon istrinya itu. Senyum itu seakan memiliki ribuan arti bagi orang yang melihatnya.

 

Tangan Kyuhyun tertulur menyambut tangan Yumi. Tanpa ragu Yumi mengapai jemari Kyuhyun. Gadis di depannya luar biasa cantik. Meski cadar masih belum terbuka tak menghalangi mata Kyuhyun untuk menelisik seberapa cantik gadisnya kini. Kyuhyun mendekatkan wajahnya kesamping wajah Yumi dan berbisik.

 

“Sayang, kau luar biasa cantik” pujinya. Yumi tersenyum tipis mendengar pujian Kyuhyun. Tanpa berniat membalasnya Yumi menatap pastur lalu membungkuk hormat pada pastur.

 

 

 

~~Revenge~~

 

 

 

“Sodara Cho Kyuhyun, apakah anda bersedia menerima, mencintai, menjaga Sodari Kang Yumi menjadi istri anda. Hidup bersamanya, dalam susah dan senang bersama. Saling mencintai di kala apapun hingga maut memisahkan kalian. Apa anda bersedia?”

 

 

“Ya. Saya bersedia” ucap Kyuhyun lantang dan tegas. Tanpa keraguan di dalam ucapannya.

 

 

“Sodari Kang Yumi, apakah anda bersedia menerima, mencintai, menjaga sodara Cho Kyuhyun menjadi suami anda. Hidup bersamanya, dalam susah dan senang bersama. Saling mencintai di kala apapun hingga maut memisahkan kalian. Apa anda bersedia?”

 

Pertanyaan yang sama di ulang pastur untuk Sora jawab. Yeoja itu mengepalkan tangannya erat. Ia melirik sesaat Kyuhyun yang sejak tadi tak henti-hentinya tersenyum menatap kedepan. Yumi memejamkan matanya dalam. menarik nafasnya dalam menetralkan perasaan yang berkecambuk dalam dirinya. Kyuhyun yang sejak tadi tak mendengar jawaban Yumi sontak menoleh. Ia mulai gusar akibat Yumi masih bungkam.

 

“Inilah saatnya” batin Yumi. Gadis itu membuka cadar yang menutup wajah cantiknya. Pastur agak shock melihatnya. Tak biasanya pengantin wanita melakukannya. Biasanya yang boleh membukanya pertama kali adalah pria yang telah sah menjadi suaminya namun belum janji terucap cadar itu di buka paksa sendiri.

 

“Non—“ belum sempat Pastur menuntaskan ucapannya Sora menyambar duluan.

 

“TIDAK! AKU MENOLAK PERNIKAHAN INI”

 

Tanpa rasa takut, ragu ataupun malu. Tanpa beban Yumi mengucapkannya lantang di hadapan pastur, tamu undangan dan juga Kyuhyun tentunya. Mata Kyuhyun membulat tak percaya. Tak ada raut penyesalan di wajah Sora. Gadis itu malah tersenyum puas.

 

“AKU, MENOLAK MENIKAHI CHO KYUHYUN!!” ulang Yumi lantang menatap semua para undangan.

 

Kedua keluarga sontak berdiri setelah mendengar petir dari mulut Yumi. Bukan hanya keluarga, namun para tamu penting yang hadir malam itu tampak shock atas jawaban Yumi. Keheningan itu mendadak riuh seketika.

 

 

‘Ige? Mwoya?’

 

‘Apa yang sebarnya terjadi?’

 

‘Kenapa bisa?’

 

‘Apa mereka di paksa menikah?’

 

 

Segala opini mulai berkembang di masing-masing kepala. Mereka menatap tak percaya kearah dua manusia yang menjadi sorotan publik. Bukan hanya para tamu undangan, para pewarta yang di undang tak menyangka hal mencengangkan ini akan terjadi. Pasti akan menjadi berita heboh di dunia bisnis besok pagi. Atau mungkin tak sampai besok pagi?!

 

Kyuhyun memijat pelipisnya pelan “Yumi-ya, kau tidak mencintaiku? Kenapa kau lakukan ini padaku? Apa salahku padamu?” pria itu berusaha mengontrol emosinya yang siap meledak saat ini. Apa kekasihnya gila? Ini bukan hal yang pantas di pakai mainan. Pria itu menahan segala amarahnya mengingat para tamu masih riuh menatap kearah mereka. Bak film ia sekarang menjadi tontonan orang banyak.

 

“Katakan, apa salahku? Apa kau tidak mencintaiku?” tanya Kyuhyun frustasi.

 

Neee. Aku tidak mencintaimu.” Jawab Yumi datar tanpa perasaan bersalah. Ia tersenyum smirk. Gadis itu merasa lega dan bahagia luar biasa. Kyuhyun seakan tak mengenal wanitanya kini. Gadis yang bersamanya selama dua tahun tega mempermalukannya.

 

Mata Kyuhyun membulat tak percaya ucapan kekasihnya yang sebentar lagi menjadi istrinya. Tanpa sadar Kyuhyun mencengkram bahu Yumi kuat. Gadis itu merintih mencoba menahan kuat air matanya yang siap meluncur. Tidak. Kyuhyun tidak boleh melihatnya lemah, ia tak ingin di kasihani.

 

“Apa maksudmu? Lalu kenapa kau menerima lamaranku bila tidak mencintaiku?”

 

“Untuk dendam!” seru Yumi tersenyum miring.

 

“Apa maksudmu dendam?”

 

“Nanti kau juga akan tau jawabannya” Yumi menepis kedua tangan Kyuhyun kasar “Lepaskan tanganmu dari bahuku!” tak ada kata maaf ataupun kata penyesalan dari gadis itu. Keluarga Cho menatap Yumi tak percaya atas apa yang di dengarnya. Yumi membuang kerudung kepalanya sembarangan. Gadis itu melepas sepatu dengan batu berlian dan menarik kalung yang melingkar indah di leher jenjangnya. “Ku kembalikan padamu” serunya setelah berhasil membuat kalung di lehernya putus. Ia membuang asal kalung itu ketanah. Gadis itu melangkah tanpa sepatu penuh percaya diri. Ia sadar apa yang di lakukannya hanya akan menghancurkan nama keluarganya tapi hidup dengan pria itu seumur hidup? Ia tidak sanggup. Lebih baik ia di hujat orang banyak dari pada harus menghabiskan hidup bersama pria bernama Cho Kyuhyun.

 

“Selamat tinggal cintaku..” gunam gadis itu lirih.

 

 

~~Revenge~~

 

 

Dua hari setelah kehebohan itu, semua media masa memberitakan batalnya pernikahan putra kedua tuan Cho. Jelas itu adalah pukulan telak bagi keluarga Cho. Terutama Nyonya Cho Hana. Tuan Cho murka atas apa yang Yumi lakukan. Sampai ia tak mampu menahannya dan menampar putranya sepulang dari menghadiri pernikahan gagal itu.

 

Sejak saat itu Kyuhyun menjadi pecandu minuman. Ia terus mengumpat, memukul bahkan mengamuk dimanapun. Citra yang selama ini di bangun baik seketika berubah. Dia menjadi pemarah dan suka mabuk-mabukan. Ia marah pada Yumi begitu tega meninggalkannya dan mempermalukannya di halayak banyak. Bukan dirinya saja yang marah tapi hatinya lebih sakit. Ia menyumpahi, mengumpat Yumi yang entah kemana sejak saat kepergiannya dari altar. Gadis itu bagai di telan bumi. Kyuhyun berusaha mencari gadis itu meminta penjelasan namun semua nihil. Gadis itu hilang. Bahkan kedua orang tua Yumi tidak tau kemana putrinya pergi. Mereka juga sama kecewanya pada Yumi, tak mampu melakukan apapun saat ini. Yumi menghilang, ia tak bisa di temukan di manapun. Ponselnya pun tak aktif. Segala akun yang di milikinya lenyap entah kemana. Yumi bagai mengubur dirinya. Ia tak hanya mempermalukan keluarga Cho tapi juga keluarganya sendiri. Di antara semua keluarga, dirinyalah yang paling malu. Tak ada yang tau bila akhir pernikahan mereka akan seperti ini. Apa yang sebenarnya terjadi pada Yumi hingga memutuskan membatalkan pernikahannya sendiri dengan pria yang di cintainya.

 

“Yumi dimana kau!!!” kata Kyuhyun geram. Ia terlihat frustasi. Belum menghadapi media masa dan keluarga sekarang Yumi juga tak bisa memberikannya penjelasan pasti.

 

 

_

 

 

Kyuhyun & Yumi Apartment

 

 

Seminggu sudah kejadian itu, seminggu pula Kyuhyun tak mendapati kekasihnya itu pulang. Semua barang, baik berupa baju dan perlengkapan lainnya masih tersimpan manis di lemari mereka. Mereka? Yah, sepasang manusia ini setahun lalu telah tinggal bersama. Mereka tidak hanya tinggal tapi sudah seperti suami istri. Berbagi ranjang bersama, berbagi kamar mandi bersama bahkan mereka sering menghabiskan malam melelahkan di ranjang itu. Ranjang mewah menjadi saksi bisu percintaan panas keduanya.

 

Kyuhyun menatap nanar ranjang yang selama ini mereka tiduri. Bagaimana wanitanya itu menciumnya begitu mesra dan bagaimana ia menyentuh tubuh indah wanita itu berkali-kali. Semua masih tersimpan baik di memory otaknya. Namun apa yang salah? Kenapa gadis itu meninggalkannya tanpa belas kasihan sama sekali? Ia tak tau ada apa dengannya.

 

 

TingTong..TingTong..TingTong..

 

 

Suara bel membuyarkan lamunan pria itu. Dengan malas ia melangkah kearah pintu. Seoarang pria muda dengan seragam hitam putih memakai topi berdiri di depan pintu apartmentnya.

 

Annyeong haseyo, ada kiriman untuk Tuan, Cho Kyuhyun” ucap pria yang berprofesi sebagai kurir itu.

 

Ne, dari siapa?” spontan Kyuhyun menanyakan kiriman untuknya.

 

“Disini tertulis, Kang Yumi” ucap kurir itu sembari membaca tulisan yang ada di amplop putih itu.

 

Seketika darah Kyuhyun mendidih mendengar nama Park Sora di sebutkan. “Berikan padaku” ujar Kyuhyun dingin.

 

“Tanda tangani disini”

 

Tak banyak omong Kyuhyun melakukan apa yang di minta kurir itu “Gomawo..” ucapnya sopan lalu meninggalkan Kyuhyun. Kyuhyun menatap amplop putih itu, tak sabaran ia membuka asal amplop itu.

 

 

Kyuhyun duduk di sofa ruang tengah. Matanya terus menelisik setiap deretan angka yang tertulis di kertas putih itu. Surat itu ada beberapa lembar. Kyuhyun membacanya perlahan.

 

 

 

Hi, dear…

 

 

Haruskah ku tanyakan kabarmu sekarang? Apa itu perlu? Ku rasa tidak perlu ya, ku rasa aku bisa menebak bagaimana keadaanmu saat ini. Namun meski begitu aku tidak akan meminta maaf ataupun memohon pengampunan darimu. Karna aku tak akan pernah melakukannya.

 

“Brengsek wanita sialan! Masih bisa dia bacara seperti ini setelah menghancurkan hidupku” Umpat Kyuhyun dengan rahang mengeras.

 

Kau tau, berapa lama ku habiskan waktu untuk menulis satu persatu kata ini hingga menjadi sebuah tulisan yang mampu kau baca seperti sekarang. Banyak waktu yang ku buang dan banyak air mata menetes hanya untuk menulis semua ini.Untung saja kau tidak melihatku menangis saat menulisnya. Akan sangat memalukan bila kau melihatku terpuruk.

 

“Aku bahkan sangat ingin air mata darah keluar dari matamu itu” geram Kyuhyun tertahan.

 

Sudah, lupakan tentang kesedihanku ini. Pasti kau ingin tau kenapa aku menghancurkan pernikahan kita, iya kan? Mata! Sepertinya tebakanku benar. Selama ini aku selalu bungkam. Menyimpan segalanya sendiri. hanya melihat tanpa bisa berbuat apapun. Aku merasa menjadi wanita bodoh. Bodoh karna pria sepertimu. Bodoh karna mencintaimu.

 

“Aku lebih bodoh karna di buat seperti ini olehmu!” saut Kyuhyun penuh amarah

 

Biar kau tidak penasaran kenapa aku menolak menikahimu waktu itu, bukan karna aku tidak mencintaimu. Apa yang ku ucapkan waktu itu bohong. Aku sangat mencintaimu, melebihi apapun. Bahkan aku rela memberikan tubuhku untukmu seorang. Bukti cintaku padamu memberikan semua yang ku miliki. Tapi, ku rasa kau tidak cukup hanya mencintaiku. Setelah 7 bulan itu cintaku serasa sirnah untukmu. Semua angan bahagia bersamamu bagai asap yang Menguap begitu saja.

 

“Apa maksudnya?” batin Kyuhyun tak mengerti

 

Apa kau sadar apa yang telah kau lakukan padaku selama enam bulan belakangan ini? Atau perlu ku ingatkan lagi?

 

“Memang apa yang telah ku perbuat?”

 

Kyuhyun terdiam sesaat mencoba mengingat apa saja yang telah ia lakukan selama 7 bulan belakangan ini bersama kekasihnya itu.

 

Kau tidak ingat?! Baiklah, akan ku segarkan ingatanmu. Kau ingat saat ku kenalkan pada temanku yang bernama Lee Je-rin? Apa nama Je-rin mengingatkanmu sesuatu?

 

Detak jantung Kyuhyun serasa berhenti membaca nama Je-rin di kertas putih itu. Ia mengingat semuanya sekarang. Pria itu menelan ludahnya kuat.

 

 

 

Flash Back

 

 

“Aku masih sangat mencintaimu, Kyu. Aku rela bersamamu meski menjadi yang kedua untukmu.”

 

Kyuhyun menatap yeoja di depannya tak percaya. Ia tak habis pikir kalau Je-rin akan merendahkan dirinya.

 

“Tapi—“

 

Mata Kyuhyun membulat saat Je-rin melepas gaunnya di hadapan Kyuhyun tanpa malu. “Apa kau masih belum percaya? Tubuhku ku relakan untuk membuktikan ucapanku. Aku sangat mencintaimu” bujuk Lee Je-rin tersenyum lembut.

 

Kyuhyun menelan ludah menatap tubuh wanita setengah telanjang di depannya. Harusnya ia tak mengikuti Je-rin dan mengantarnya pulang. Tapi semua itu telah terjadi, tak ada gunanya menyesal sekarang. Je-rin mendekat ia menarik leher Kyuhyun mendaratkan bibirnya di bibir Kyuhyun.

 

Meski tak ingin tapi— ini tak sanggup Kyuhyun cegah. Perlahan tangan Kyuhyun merangkak naik menarik tubuh Je-rin. Perlahan ia mulai membalas ciuman Je-rin larut akan kenimatan yang di tawarkan Je-rin. Tubuh gadis itu menempel dengannya. Perminan bibir keduanya semakin mengebu sarat akan nafsu. Kyuhyun buta akan nafsu hingga ia melupakan kekasihnya senejak untuk bersama Je-rin.

 

 

Flash Back Off

 

 

Ne, ku rasa ingatanmu sangat bagus.Sial! Air mataku menetes meski hanya menulis nama sialan yang berkedok sahabat. Aku muak pada kalian berdua. Muak dengan sandiwara kalian di depanku. Mengutuk kalian sampai keakar. Cintaku telah kau rubah menjadi serpihan kebencian.

 

 

Flash Back

 

 

Di sebuah cafe Yumi dan Je-rin bertemu. Mereka sedang asik menikmati makan siangnya. Lee Je-rin baru seminggu ini pulang dari prancis. Mereka telah berteman selama 6 tahun lalu. Mereka berpisah telah lima tahun lalu dan baru sekarang bisa bertemu lagi.

 

“Kapan namja-mu datang?” tanya Je-rin tak sabar.

 

“sebenar, dia namja yang sibuk” balas Yumi sambil mengunyah makananya.

 

“Kau mencintainya? Ku lihat kau sangat mencintainya. Sudah sejam kita disini tapi dia tidak datang tapi kau tidak merasa kesal. Ku pikir kau begitu mencintainya”

 

“Tentu saja! Aku sangat mencintainya!” balas Yumi malu-malu

 

“Aish, Jinjja kau ini!”

 

Pria dengan kemeja putih berdasi berjalan kearah meja 36. Pria itu terlihat terburu-buru. Ia bahkan tak sempat mengenakan jasnya. Tanpa kata pria itu langsung mendaratkan ciuman di kepala sang kekasih.

 

Mian aku telat” sesalnya mengambil tempat di samping yeoja-nya tanpa melihat siapa yang bersama wanitanya lebih dulu.

 

Mata gadis bernama Je-rin itu sontak berubah pucat. Ia shock melihat siapa namja itu. Mata gadis itu terus menatap Kyuhyun saat mencium Yumi.

 

“Dia chingu-ku. Kyu, kenalkan temanku Je-rin, Je-rin-a ini Kyuhyun namja-ku” Tak jauh berbeda Kyuhyun juga tak kalah kaget. Mata keduanya saling menatap kaget. “Apa kalian saling kenal?” suara Sora mengejutkan keduanya.

 

Kyuhyun tersadar “Aniyo..” jawabnya spontan. Namun Je-rin tersenyum getir mendengarnya. Mereka dulu sempat dekat namun karna kepindahan Je-rin ke Prancis mereka tak behubungan lagi. kini keduanya bertemu kembali dalam situasi yang berbeda. “Kyuhyun, senang berkenalan denganmu” ucap Kyuhyun mengulurkan tangan. Di sambut dengan senyum palsu Je-rin.

 

“Lee Je-rin” Balas gadis itu pelan. Mereka berdua seolah tak pernah mengenal sebelumnya.

 

 

Makan siang itu berubah menjadi canggung, Yumi tak curiga sedikitpun. Ia melirik kekasihnya yang lebih banyak diam. namun sedikitpun ia tak merasa curiga. Berbeda dengan Kyuhyun dan Je-rin, mereka berdua terlihat sesekali melirik. Sayang Yumi tak menyadarinya. Ada yang aneh antara kekasih dan sahabatnya.

 

 

Flash Back Off

 

 

Kyuhyun meremas rambutnya kuat. Ia tak menyangka hal ini akan di ketahui Yumi padahal mereka menyembunyikan hubungan itu begitu rapat. bahkan sikap Yumi tidak mencurigakan sama sekali. Bila ia tau hubungannya dengan sahabatnya itu lalu kenapa gadisnya tak marah? Bisa saja Yumi memukul atau mengamuk. Itu semua tak terjadi.

 

 

Aku yang tidak peka pada kalian. Ternyata setelah pertemuan kalian, setelah berpisah lama membuat kalian menjalin hubungan di belakangku. Pantas, kau selalu pulang telat. Tak seperti itu sebelum Je-rin hadir di antara kau dan aku. Dengan berbagai alasan kau membohongiku. Aku masih bisa bertahan dan setelah ku tau alasannya, aku sadar kau tak lagi untukku. Apa kau sudah mengerti alasanku? Alasanku membatalkan pernikahan kita?! Sebelum kau melamarku aku telah lebih dulu tau. Tau hubunganmu dengannya!

 

“Ya Tuhan…”Kyuhyun tak percaya dirinya telah di tangkap basah. Bukan umpatan lagi keluar dari mulutnya namun penyesalan. Rasa bersalah teramat besar menganjal hatinya.

 

Aku berusaha menutup rasa sakitku. Aku memberimu kesempatan. Mungkin kau benar-benar mengharapkanku dan menganggap Je-rin hanya mainanmu sesaat. Namun persepsiku itu salah besar. Semakin hari kau semakin menjauh dariku. Bahkan kau menjadikannya sekertarismu. Kalian berdua sangat hebat. Sangat serasi dan menjijikan. Ingin sekali ku cakar wajah kalian berdua dengan kuku-kukuku yang tajam. Menendang menampar kalian berdua meluapkan segala rasa sakit dan marah yang ku rasakan. Bila ku lakukan semua itu maka aku yang bodoh. Aku tak ingin menjadi wanita bodoh untuk kedua kalinya.

 

Kau tak Ingin tau bagaimana aku bisa tau hubungan kalian? Biar ku jelaskan.

 

 

Flash Back

 

 

*Sayang, mian aku ada meeting. Nanti ku hubungi lagi. Saranghae..*

 

Sebuah pesan singkat di baca Yumi. Sejak dua jam dia menunggu di meja restaurant. Kekasihnya ingkar janji lagi. sejak sebulan ini ia merasa berbeda, merasa pria itu menyembunyikan sesuatu. Tapi lagi-lagi ia berusaha untuk tetap positif thingCho Corps. Gadis itu menghela nafas. Berusaha bersabar. Ia bangkit tanpa memakan pesanan yang telah ia pesan. Selera makannya hilang. Gadis itu beranjak menuju kasir dan membayarnya.

 

Ia melangkah kesebuah apartment mewah milik Je-rin. Gadis itu tinggal di kamar 3210. Lama Yumi menunggu di depan pintu tak kunjung ada yang membuka. Ia mendesah kasar. Cuaca malam yang dingin menyapa permukaan kulit gadis itu. ia mengeratkan mantel cream yang di kenakannya. Sudah lima belas menunggu tapi tak kunjung pintu terbuka. Ia lelah, memilih pulang.

 

Lift terbuka, Yumi keluar bersama yang lain. Gadis itu melangkah kelobby apartment mewah itu. belum lama ia melangkah kakinya serasa akan lemas. Mata gadis itu memanas seketika. Dadanya sakit melihat pemandangan itu. Kekasihnya membatalkan makan malam bersamanya tapi apa ini? ia malah melihat Kyuhyun-nya bersama wanita lain yang sangat ia kenal. Hatinya bagai di hujam ribuan paku. Perih.

 

Ia tak ingin ketahuan. Bodoh bukan? Seharusnya Kyuhyun yang takut melihatnya bukan dirinya yang takut di lihat oleh Kyuhyun. Yumi menyembuyikan dirinya di dinding apartement. Ia menutupi wajahnya dengan rambut panjangnya yang tergerai. Melihat dari celah rambut, menyaksikan kekasihnya itu merangkul pinggang wanita lain begitu mesra.

 

Yumi tertawa miris setelah kedua orang itu menghilang di balik dinding.

 

 

Flash Back Off

 

 

Melihatmu berdua dengannya. tertawa bersamanya bahkan kau merangkulnya begitu mesra. Kalian tanpak serasi.

 

Amarah Kyuhyun menguap entah kemana saat ini. bahkan Yumi sempat memujinya dengan Je-rin. Pria itu tak menyangka bila Yumi tau sebelum ia melamar gadisnya. Ia tersenyum miris. Bodoh! Pantas saja Yumi mengatakan dendam. Ia ingin membalas dendam dengan mempermalukannya di hadapan orang banyak. Yumi sukses melakukannya. Kyuhyun mengakuinya.

 

Aku duduk di jembatan seperti orang linglung mengetahuinya pertama kali. Aku menangis, aku berteriak, meraung bagai singa pesakitan disana sendirian. mungkin orang yang melihatku mengira aku ini gila. Namun aku tidak perduli. Aku hanya ingin meluapkan amarahku.meluapkan segala rasa sakit di hatiku. Bodohnya aku karna mencintaimu. Kau sukses membuatku ingin mati kala itu.

 

Aku memilih tidak pulang ke apartment kita. Aku menenangkan diriku selama seminggu di rumah orang tuaku. Bukan cemas aku bilang ada dirumah orang tuaku kau malah menyuruhku untuk disana. Kenapa? Apa takut ku ganggu bersamanya? Hahaha.. kau memang sangat manis Kyuhyun sayang…

 

 

Apa salahku padamu? Apa aku tak ada artinya lagi untukmu?

 

 

Mianhe..” ucap Kyuhyun tertahan. Ia tak tau harus berucap apa sekarang. menyesal? Alasan basi.

 

 

Di saat kita makan bersama, kau aku dan Je-rin. Kalian nampak sangat bagus berakting di hadapanku. Bersikap layaknya teman, dari tatapan mata kalian aku bisa melihat kalian penghianat. Munafik! Menjijikan sekali.

 

Aku diam bukan berarti suka. Aku sakit melihatmu tersenyum, bersamanya di kala aku tak tau. Sayangnya aku tau semuanya. Aku menyuruh orang membuntuti kalian. Aku ingin tau apa yang kau dan dia lakukan. Kau bahkan tidur di sana, menghabiskan malam bersamanya. Kau pikir aku tidak tau semuanya? Tolol! Kau berpikir aku tidak tau. Aku sengaja menghubungimu malam-malam saat kau menginap di sana. Mengatakan bahwa aku sakit. Ku pikir kau akan datang mencemaskanku. Tidak kau tidak datang, kau memilih bersamanya di banding mencemaskanku yang sakit.

 

Namun besoknya saat kau pulang memasang wajah cemas. Cih, menjijikan. Aku tersenyum perih menyembunyikan amarah yang berkobar dari jiwaku. Tapi aku tetap memasang topengku. Memasang ketegaran hatiku. Suatu saat nanti kau pasti kembali padaku. Aku selalu berharap akan hal itu. berharap kau menatapku yang mencintaimu.

 

Harapanku hanya tinggal harapan. Kau makin menjadi. Menjalankan peranmu dengan sangat baik. Membohongiku,terus, terus, dan terus. Luka, sakit hati, serta di hianati semakin dalam ku rasakan. Kau bahkan tak tau apa yang telah ku lalui untuk tetap bertahan hingga hari pernikahan kita.

 

Ku tekankan pada hatiku. Pada diriku sendiri, di saat itu tiba, aku tak akan pernah meneteskan air mata lagi untukmu. Kau tau kenapa? Air mataku lebih berharga hanya untuk menangisi penghianat sepertimu. Penghianat, pria bajingan, tak punya hati yang paling ku cintai. Kalian berdua sama. Sama-sama pintar berakting. Ku ucapkan selamat atas keberhasilan kalian berdua PENGHIANAT!

 

Kepala Kyuhyun makin pening membaca umpatan kasar Yumi padanya dan Je-rin. Gadis itu seolah menumpahkan amarahnya di kertas itu. Bahkan kini Yumi jijik terhadapnya.

 

Mungkin setelah gagal menikah denganku kau bisa menikahinya nanti. Ku rasa kalian serasi menjadi pasangan. Aku merestuinya.

 

Kyuhyun mendesis membaca kalimat terakhir itu. Bahkan ia sudah tak bertemu dengan Je-rin setelah pembatalan pernikahan.

 

 

Flash Back

 

 

Kyuhyun melangkah gontai dalam keadaan mabuk berat setelah pernikahannya yang gagal. Ia merebahkan tubuhnya di ranjang. Tak lama ponselnya berbunyi. Ia melirik siapa yang menghubunginya kala itu. Matanya menatap acuh ponselnya membiarkannya berdering tanpa memperdulikannya. Hampir sepuluh kali ponselnya berdering dengan ID yang sama tertera di layar. Dengan marah Kyuhyun meraih ponselnya.

 

“Brengsek! Biarkan aku tidur!” bentaknya mengumpat. Di sebrang sana kaget akan umpatan Kyuhyun.

 

‘kau kenapa? Apa salahku?’

 

“Aku batal menikah! Semua media mencariku tidak bisakah kau membiarkanku juga tenang? Untuk apa kau mengangguku?” Ceroscos Kyuhyun marah tak meredan nada suaranya yang meninggi.

 

‘Kau marah karna batal menikah atau kau—‘

 

“Semuanya! Kau! Kang Yumi! Semuanya membuat kepalaku serasa mau pecah! Berhenti mengangguku”

 

‘Jadi kau menyalahkan aku?’ nada tak terima terdengar dari sebrang

 

“Lalu siapa yang salah? Nega?” suara Kyuhyun makin meninggi “Kau yang memulainya! Kau yang membuatku mengabaikannya! Bisa saja Yumi marah padaku karna aku lebih sering bersamamu dari pada bersamanya!”

 

‘Kau juga menikmatinya kan? Jangan sok suci! Kau sendiri yang suka bersamaku dari pada yeoja-mu itu! Aku bahkan rela menjadi wanita simpanan untukmu!’ suara di sebrang sana tak kalah garang.

 

“AKU MENGHIDUPIMU! SEGALANYA KU BERIKAN PADAMU! MATERI DAN SEMUA KEPERLUANMU KU URUS! KAU MASIH MERASA DIRIMU RUGI? SIAPA YANG BERSEDIA BERSAMAKU? BUKAN AKU YANG MENAWARKAN TAPI KAU YANG MENAWARKAN DIRIMU UNTUK TETAP BERSAMAKU MESKI KAU TAU AKU MEMILIKI KEKASIH. DAN DENGAN SUKA RELA TELANJANG DI DEPANKU. AKU INI BUKAN LAKI-LAKI SUCI, JADI APA HARUS KU SIA-SIAKAN TUBUHMU YANG TELANJANG DI HADAPANKU?” Kyuhyun mengatakannya tanpa jeda dengan berteriak.

 

BRAKKHH

 

 

Ponsel Kyuhyun hancur berkeping setelah ia lempar kedinding kamarnya. Mata pria itu memancarkan kemarahan. Ia mengeleng kuat setelahnya.

 

“Tidak! Yumi tidak tau semua ini. Aku yakin dia tidak tau” jelas di wajahnya memancarkan ketakutan luar biasa.

 

 

Flash Back Off

 

 

Di hari di mana kau melamarku di hari itu aku berusaha mengabaikan rasa sakit hatiku. Mencoba menerimamu kembali mencoba membuang rasa sakit hatiku. Aku salah, kau tak berubah. Kau memberiku kalung berlian untuk ku kenakan saat hari pernikahan kita. Mataku pedih. Hatiku berteriak. Begitu pintarnya kau membuatku terbang keatas langit tapi kau menjatuhkanku dari atas kedasar jurang penyiksaan.

 

Aku tak ingin menjadi wanita bodoh. Menangis, meraung bagai singa kesakitan menjelang ajal. Tidak, aku tak ingin lagi terpuruk. Sekuat hati ku tekankan pada diriku untuk membalas segala rasa sakit yang kau buat. Aku ingin kau merasakan apa yang ku rasakan. Bagaimana tersiksanya aku saat kau hianati. Bagaimana marahnya aku saat kau lebih memilih bersamanya.

 

 

Flash Back

 

 

Kyuhyun & Yumi Apartment

 

Yumi menuang air kedalam gelas milik Kyuhyun. Mereka sarapan seperti biasa. Memang sudah jadi kebiasaan Yumi yang menyiapkan segala keperluan Kyuhyun layaknya istri melayani suami.

 

“Hari ini apa sibuk? Sudah lama kita tidak pergi bersama” ucap Yumi pelan.

 

“Arra, akan ku jemput. Kau mau kemana?”

 

“Lotte world”

 

Ne..? Kita bukan anak belasan lagi. Cari tempat yang lain”

 

“Tapi aku mau kesana” Yumi merajuk memasang wajah mengemaskan. Kyuhyun tersenyum tak bisa menolak keinginan kekasihnya itu.

 

Arra arra.. kau ini memang pintar sekali membuatku pasrah”

 

 

Setelah kepergian Kyuhyun senyum itu lenyap seketika. Wajah yang tadinya terlihat begitu bahagia hilang sudah setelah hilangnya Kyuhyun dari tempatnya duduk. Ia meraih ponselnya menghubungi seseorang. Tak butuh waktu lama panggilannya di angkat.

 

 

“Je-rin-a, kau dimana?”

 

‘Aku mau berangkat kekantor. Namja-ku sebentar lagi datang’

 

Namja-ku? Kyukhyun-kah itu yang di panggil namja-ku?Yumi tersenyum miris. Dadanya di remas hebat, namun ia tetap mengontrol suaranya agar tak mencurigakan.

 

“ah.. kapan kau akan mengenalkannya padaku? Aku penasaran”

 

‘Tenang saja nanti kau akan tau bila sudah waktunya’

 

Aku sudah tau jalang. Namja yang kau sembunyikan itu adalah priaku! Dasar murahan. Pelacur! Maki Yumi dalam hati.

 

“Baiklah, ku tunggu hari itu tiba.”

 

‘Ada apa kau menghubungiku sepagi ini Yumi-ya?’

 

“Ah aku sampai lupa dengan apa yang ingin ku ceritakan Kyuhyun dan aku nanti malam akan pergi kencan.” Tutur Yumi terdengar bahagia di telinga sebelah. Ia sengaja mengatakannya. Membuat Je-rin marah. Walau pada akhirnya dirinyalah yang terbakar di akhir.

 

‘Oh ya.. wah aku ikut senang. Apa aku boleh ikut?’ nada di sebrang terdengar bercanda

 

Aniyo!” tegas Yumi tanpa sadar.

 

‘Haha.. Jinja! Apa aku sebodoh itu ikut berkencan dengan kalian berdua. Baiklah, sudah dulu ya. Namja-ku sudah datang menjemputku. Ku harap nanti dia bisa datang. Annyeong Yumi-ya..’

 

Telpon itupun terputus. Yumi menunduk dalam. Tak seharusnya ia kekanakan seperti ini tapi apa mau di kata, ia melakukan hal mengelikan itu. Mencoba membuat Je-rin marah meski pada akhirnya ialah yang akan terluka.

 

 

~~Revenge~~

 

 

Jarum jam telah menujuk pukul depalan malam tapi Kyuhyun tak nampak menjemput Yumi yang telah berdandan cantik. Gadis itu sengaja berdandan sangat cantik hanya untuk kencan dengan Kyuhyun. Ponselnya berbunyi menandakan pesan masuk. Mata gadis itu membulat. Goresan pisau kembali menghujam hatinya. Kekasihnya pergi bersama selingkuhannya. Ia mencoba bertahan. Ia menekan panggilan satu. Nomor ponsel Kyuhyun.

 

“Odiga? Kenapa tidak menjemputku? Kau lupa punya janji?” terdengar nada ketus Yumi.

 

‘Ah, sayang,. Maaf aku ada meeting mendadak. Aku sampai lupa’ suara Kyuhyun terdengar gagap.

 

“Kenapa tidak bilang kalau kau tidak bisa datang? Jadi aku tidak akan berdandan seperti ini”

 

“Mian, besok kita pergi bagaimana? Yakso”

 

“Arrata..”

 

 

Ke esokan harinya

 

 

Kembali Yumi menelan pil pahit. Ia duduk menunggu di ruang tengah apartmentnya. Tanganya mengepal menandakan ia sudah sangat marah. Jelas terlihat dari mata amarah besar yang siap meledak. Sudah pukul sebelas malam Kyuhyun belum pulang dan tak menghubunginya.

 

Gadis itu tau kenapa Kyuhyun tak datang, ia bersama Je-rin menghabiskan waktu di apartment pelacur itu. Pintu terbuka. Namun Yumi tak berniat melihat siapa yang datang. Matanya membulat saat mawar merah menyapa matanya tiba-tiba.

 

Mian..” ucap Kyuhyun dengan wajah menyesal. Yumi begitu muak dengan sandiwara kekasihnya. Tapi ia tak menunjukkan amarah. Seakan ia begitu bahagia mendapat seikat besar mawar merah.

 

Ia mengambil bunga itu mencium harumnya. “Sudah ku maafkan” ucapnya dengan senyum di buat semanis mungkin. Mari kita bermain mulai sekarang. Siapa yang akan tetap bertahan atau tumbang nantinya. Batin Kang Yumi tersenyum penuh arti.

 

Tanpa menunggu waktu lagi kedua bibir mereka bertemu. Yumi merasa jijik tapi ia tetap membalas setiap ciuman Kyuhyun di bibir tipisnya. Gadis itu mengalungkan kedua tangannya di leher Kyuhyun.

 

“Kau memang yang paling mengerti aku. Saranghae..” ucap Kyuhyun lalu mengendong Yumi menuju kamar mereka.

 

Nado saranghae..” balas Yumi. Ia tau akan seperti apa malam yang akan di lewatinya bersama Kyuhyun. Aku memang sangat mencintaimu tapi itu dulu. Sekarang hanya ada kebencian yang mengisi hatiku. Rasa cinta itu telah padam.

 

 

Flash Back Off

 

 

Di kala kau menciumku. Di kala kau menyentuh tubuhku. Yang ku rasakan adalah rasa jijik telah di sentuh lagi olehmu. Aku berusaha tegar menerima perlakuanmu padaku. Ini demi balas dendamku. Lima hari menjelang pernikahan kita. Malam di mana kita melakukannya untuk terakhir kalinya, ku lakukan dengan penuh rasa cinta tanpa mengingat segala penghianatan dan sandiwaramu. Aku tulus, aku melenyapkan segala rasa benciku. Membiarkanmu menjamah tubuhku. Memuaskan nafsumu sebagai pria dewasa. Dan kali terakhir, anakku merasakan sentuhan ayah biologisnya.

 

“Anak..”

 

Bagai di tersabar petir melihat tulisan ‘anakku’ di kertas itu. Tangan Kyuhyun bergetar hebat. Apa dia sedang hamil? Apa? Hamil? Kapan? Kenapa gadis itu tidak memberitahukannya? Lalu kenapa dengan bodohnya ia malah lari di hari pernikahan. Menolak menikah dengannya. bahkan mengatakan bila ia tak mencintai Kyuhyun.

 

 

Kau kaget? Sama aku juga, ku pikir aku tidak akan hamil. Ternyata Tuhan memberikanku hadiah yang tak terduga. Padahal aku telah mengonsumsi obat pencegah kehamilan tapi kenapa bisa aku hamil juga? Awalnya juga aku tidak percaya. Sampai ku beranikan diri memeriksakan diriku kedokter. Kau tidak percaya? Di surat yang ku kirim, ku sertakan bukti keterangan kalau aku memang benar-benar mengandung anakmu.

 

Kyuhyun memeriksa amplop yang di robeknya tadi. Benar. Ia menemukan amplop kecil berwarna putih. Bahkan tempat dimana Yumi memerikasakan diri tertera di amplop itu. Pria itu meremas rambutnya kasar. Ia tak membaca isinya tangannya bergetar hebat. Gadis itu sukses membuat dunia Kyuhyun jungkir balik.

 

Kyuhyun menunduk dalam. Ia tak habis pikir Kyuhyun memilih jalan ini untuk membuatnya terlihat hancur. Jika tujuannya itu ia berhasil membuat Kyuhyun terpuruk dan mengenaskan. Ia meremas surat itu. ia frustasi harus berbuat apa? Marah? Siapa yang harus ia marahi? Dirinya sendiri? Bagaimana caranya? Bahkan Yumi mengirimkan lengkap dengan foto USG.

 

Mata Kyuhyun melirik surat yang belum selesai ia baca.

 

Tenanglah.. aku mengatakan semua ini bukan untuk memintamu bertanggung jawab. Namun sebaliknya. Aku ingin kau menderita menyesal telah kehilangan dua orang sekaligus.

 

Nee? Tidak menuntut tanggung jawab dariku?” Kyuhyun tersenyum getir membaca sebait tulisan itu.

 

Sudah cukup selama tujuh bulan aku kau sakiti. Tak akan ku biarkan kau menyakiti ku lagi dan anakku. Tak perlu mencemaskannya. Ku pastikan dia tau nanti kenapa aku memilih meninggalkanmu memilih hidup tanpamu. Ku rasa anak ini bisa mengerti alasannya kenapa aku melakukannya. Dia tidak butuh appa sepertimu.

 

Kau mungkin menganggapku gila, terserah apa anggapanmu terhadapku. Aku tidak perduli. Aku juga sudah mengambil jalan pintas membuat nama baik keluargaku dan keluargamu jadi hancur. Tapi aku puas, terutama bisa membuatmu hancur. Hancur seperti yang pernah ku alami saat bersamamu.

 

Rasa sakitku, pedihku dan marahku terbalaskan sudah. Aku telah mengambil keputusan yang tepat meninggalkanmu. Mempermalukanmu di pernikahanmu sendiri. Bagaimana rasanya? Sekarang siapa yang telah membuat pernikahan kita hancur? Aku atau kau sendiri?

 

Mulut Kyuhyun terkatup. Ia bahkan tak mampu menjawab pertanyaan Yumi. Dirinya-lah yang membuat pernikahannya hancur. Membuat Yumi meninggalkannya. Itu semua salahnya.

 

Masihkah kau menyalahkanku atas kesalahanmu? Kau yang menanamkan kebencian itu. Andai kau mengakui dan mau jujur padaku mungkin aku tak akan mengambil jalan ini. Mempermalukan diri sendiri di depan orang banyak. Membuat diriku terlihat bodoh di mata orang-orang dengan berlari tanpa alas kaki.

 

Tak ada yang mampu menghentikan keputusanku ini. Tekatku telah bulat. Membuang dirimu dari hatiku.Seperti kau membuangku untuk memilihnya. Membungkus kenangan manis kita dan melemparnya jauh kedasar laut. Tak ada lagi cinta, tapi setidaknya ada satu harapan untukku tetap kuat bertahan. Aku memilikinya.memiliki anak yang bisa ku sayang nanti. Aku, tak ingin menjadi Yumi yang dulu. Walau dunia mengutukku karna terlihat mencampakanmu di hadapan semua orang, aku tidak perduli.

 

Orang lain tak tau bagaimana sakitnya aku saat melihatmu memilih wanita jalang itu dari pada aku. Bagaimana terlukanya saat aku menunggumu mengharapkan kehadiranmu. Bagaimana remuk dadaku saat aku harus berbagi pria dengan wanita lain. Mereka tak tau deritaku. Mereka hanya bisa melihat dan menghujatku. Seharusnya kau yang di hujat, di benci, di hina. Bukan aku. Namun akulah peran antagonisnya disini. Mereka melihat akulah yang salah. Lari dari pernikahan, menolakmu di depan banyak orang. Seakan akulah yang salah. Pernahkah kau berpikir saat itu, bagaimana perasaanku? Namun rasa sakitku yang membuatku tegar, kuat akan segala yang nantinya ku hadapi. Aku telah siap kehilanganmu. Siap melepasmu, meski harus menyakiti diriku sendiri. Sepertinya melepasmu adalah pilihan terbaikku. Sial, kenapa menulis ini air mataku tumpah lagi.

 

Kau yang merubahku menjadi monster, hatiku serasa beku akan kebencian akibat penghinatanmu. Cintaku serasa mati perlahan di karnakan dirimu.

 

Jangan minta aku minta maaf atas kesalahan yang tak ku perbuat. Bukankah kau yang harusnya meminta maaf padaku?!

 

Andai kita bertemu kembali dalam keadaan yang berbeda, ku harap kau tak menyapaku atau merasa kenal denganku lagi. Di saat itu terjadi, aku telah melupakanmu. Menganggapmu orang asing. Mengubur kenangan indah kita. Membakar semua bukti tentang cinta kita. Tak ada yang perlu untuk di kenang. Tak perlu menoleh kebelakang. Semuanya hanya kenangan tanpa arti, yang harus ku musnahkan dalam pikiranku. Memulai semuanya tanpamu. Hanya ada aku dan anakku kelak. Tanpa dirimu..

 

Bukankah aku wanita yang baik? Biasanya gadis lain akan meminta pertanggung jawaban kekasihnya atas kandungannya. Tapi itu tidak berlaku denganku. Biar aku yang merawatnya, membesarkannya. Kau jangan takut, aku tidak akan meminta pertanggung jawaban apapun padamu, sekarang ataupun nanti. Akan ku besarkan dengan caraku. Mencintainya seperti aku dulu mencintaimu.

 

Mungkin itu semua tidak akan mudah untukku, tapi aku yakin, dan Tuhan selalu memelukku di saat aku butuh dirinya. Dia akan menjaga kami tanpa kau ikut campur menjaga kami.

 

Nikmatilah hari bersamanya tanpa harus bersandiwara di hadapanku lagi. Kalian tanpak serasi. Dan sama-sama kompak dalam menutupi hubungan kalian. Aku mendadak kagum pada usaha kalian berdua. Semoga hanya aku wanita yang kalian tipu.

 

Selamat tinggal,Kyuhyunku…

 

Terimakasih atas semua keindahan yang pernah kau janjikan untukku. Terimakasih untuk cintamu. Terimakasih atas penghianatanmu. Terimakasih karna kau telah menanam benih di rahimku. Dialah kekuatanku sekarang untuk tetap bertahan. Anakku.. tolong, jangan akui dia. Cukup aku yang terluka akan penghianatanmu jangan sampai dia juga merasakan seperti yang ku rasakan.

 

Good bye.. My love..

 

 

Cho House

 

 

Kyuhyun masuk kedalam rumah dengan langkah kaki gontai. Rambut acak-acakan, serta pakaian belum ia ganti sejak 2 hari lalu. Pria itu masuk kedalam rumah. Baru saja ia menutup pintu suara Appa-nya telah menyapa telinganya.

 

“Dari mana saja kau?” terdengar suara ayahnya membentak tak bersahabat. Di ikuti Sungkyu di belakang Tuan Cho.

 

Neo—“ terlihat Sungkyu menahan ucapannya. Ia tak menyangka adiknya itu setega itu.

 

Wae?” jawab Kyuhyun dengan nada malas.

 

 

PLAK

 

 

Kyuhyun POV

 

 

Brengsek! Apa lagi ini? kenapa Appa menamparku? Apa dia belum cukup hanya mengomel saja. Aku menatap kearah appa tajam. Tak terima dia menamparku seperti ini. Tidak taukah ia masalah yang ku hadapi cukup berat akhir-akhir ini.

 

“Appa!” bentakku tak terima. Wajahku panas karna tamparan kerasnya.

 

PLAK

 

Sekali lagi papa menamparku. Sialan! Ada apa sebenarnya “APPA!!” pekikku menahan segala kekesalan.

 

Neo—“

 

 

Brakkhhh

 

 

“Buka matamu lebar-lebar! Kau, kau anak tidak tau diri” ku punggut setiap lembar foto di lantai. Ini pasti ulah Yumi. Sial dia memang gadis keji. Dia tak cukup membuatku hancur dengan kepergiannya. Sekarang di juga mengirimkan fotoku saat bersama Je-rin pada Appa! Ku rasa dia belum cukup menyiksaku.

 

“Ternyata kau yang bermain di belakangnya! Pantas saja dia tidak ingin menikahimu.” Sungkyu juga ikut membuat suasana makin keruh saja. Harusnya ia menutup mulutnya itu saat ini.

 

“Jangan ikut campur, hyung” balasku dingin. Dia berdecak meremehkan.

 

“Kau masih angkuh rupanya! Aku perduli padamu! Kau adikku! Dan—“

 

“CUKUP!” teriakku tak bisa ku tahan lagi. “CUKUP! AKU TAU! INI SEMUA SALAHKU, DAN YUMI SUDAH PUAS DAPAT MEMBALAS SAKIT HATINYA PADAKU. PUAS!” tanganku mengepal nafasku memburu. Aku juga stres berat sekarang ini. Tidak bisakah ia memahamiku sedikit saja. “Bahkan dia membawa anakku pergi” tambahku dengan suara sangat pelan.

 

MWO? Anak?! Jadi—“

 

“Dia hamil. Dia bahkan tidak memberitahuku sebelumnya. Dia sengaja membatalkan pernikahan kami. Dia ingin membalas segala rasa sakit karna penghianatanku.”

 

“Kau memang pantas menerimanya!” kata Appa tajam lalu pergi meninggalkanku dan Sungkyu yang masih berdiri di depanku.

 

Ne! Appa benar” jawabku lemah.

 

“Pantas Yumi pernah menanyakan masa lalumu dengan Je-rin padaku. Jadi ini maksudnya menanyakan Je-rin.” Sungkyu tersenyum miris. “Kau ketahuan dari awal. Kau yang membuat semuanya rumit. Harusnya kau bisa memilih antara Yumi dan Je-rin. Tidak seharusnya kau melakukan ini.” tidak ada gunanya lagi bicara sekarang. Yumi telah pergi. Dia tak memberiku kesempatan meminta maaf.

 

Arra! Aku tau aku salah” balasku lemah.

 

“Hmm..” Hyung mengeleng menatapku prihatin. Di tepuknya bahuku mencoba memberiku kekuatan.

 

“Apa rencanamu?”

 

“Yumi tak akan pernah mau menikah atau memberikan anak itu untuk ku akui. Dia tak menginginkan ku lagi”

 

“Tak ada yang bisa ku katakan, buah dari hasil perbuatanmu. Kau kehilangan wanita sebaik Yumi dan juga anakmu”

 

“Aku menyesal. Sungguh..”

 

“Tak ada gunanya.” Sungkyu kembali menepuk bahuku “Aku pergi, tak ada yang bisa ku bantu. Yang bisa membantumu hanya dirimu sendiri”

 

“Diamana kau Yumi-ya? Kau puas sekarang sudah membuatku hancur?”

 

 

Paris, Prancis

 

 

Kang Yumi Pov

 

 

Butiran salju bagai kembang gula menempel di rambutku. Malam ini lebih dingin dari malam sebelumnya. Salah satu kota romantis di dunia. Tempat inilah pertama kali aku bertemu dengannya. Aku duduk di menatap indahnya menara eiffel Malam natal di kota paris. Banyak orang yang datang kesini untuk liburan bersama keluarga bahkan kekasih mereka. Aku? Aku disini sudah tiga bulan sejak meninggalkan rumah. Aku bekerja di sebuah butik dan aku bekerja sebagai desingner. Malam natal yang menyedihkan harus ku lalui sendiri tanpa keluarga. Hanya dengannya. Berdua saja. Bersama anak dalam kandunganku.

 

Kehamilanku telah menginjak empat bulan. Tak ada penyesalan lagi dalam hidupku. Meski keluargaku tak mudah menerima keadaanku ini. Tapi mereka berusaha mengerti keadaanku dan tidak lagi menyalahkan atau memojokkan diriku. Ku pilih tinggal di kota ini, menetap disini bersama anakku nantinya.

 

Rasa takut sempat menghantuiku. Bagaimana kalau aku tak mampu hidup sendiri tapi seiring berjalannya waktu aku mampu melakukannya. Kini aku sudah mulai menata hidupku dari awal hanya berdua. Tanpanya tentu saja. Dia telah menjadi masa lalu untukku. Melupakan semuanya adalah keputusan terbaik.

 

Tak sedikitpun aku menyesal, mengandung tanpa suami. Tak membuatku menyesalinya. Aku mencintai calon bayiku. Seperti dulu aku mencintai appa-nya. Akan ku rawat dengan sebaik mungkin, memberikannya cinta terbaik. Tanpa ia merasa kekurangan cinta dariku meskipun tanpa appa-nya.

 

Begini lebih indah dari pada harus mengikat diriku bersamanya. Hanya ada kebohongan, kepedihan, air mata dan penghianatan. Mungkin banyak yang mengangapku bodoh, atas keputusan yang ku ambil. Tapi aku tidak merasa seperti itu. Aku akan merasa bodoh bila terus bersamanya. Mencintai pria yang jelas-jelas tak mencintaiku lagi.

 

Cukup sampai disini kisahku bersama Cho Kyuhyun. Semuanya akan menjadi masa lalu yang hanya akan ku kenang di masa depan. Masa depanku bersama anakku kelak. Membangun keluarga kecil meski tak lengkap seperti keluarga lain.

 

 

END

 

 

 

Terimakasih bersedia baca 🙂 maaf bila tidak memuaskan. Terimakasih banyak untuk adminnya yang sudah mau publish tulisan abal-abal gw ini 🙂 Andrea Kenza pamit dulu pai..pai..^^

21 Comments (+add yours?)

  1. cici
    Sep 10, 2015 @ 19:21:19

    Hai..hai…kk andrea
    Ciee ff kesayangan di publish juga disini
    Wkwkwk

    Reply

  2. cutmasrurah
    Sep 10, 2015 @ 19:30:23

    Iya aku pernah baca di flyingncff.

    Reply

  3. Nam Hyunchan ELF
    Sep 10, 2015 @ 19:48:55

    huwaaaa sequel please… pengen baca kisah kelanjutan yumi setelah melahirkan..please sequel

    Reply

  4. wonkyu27
    Sep 11, 2015 @ 02:32:39

    Huaaaaaaa nangis masa kaaa T.T sedih bgt ampun idih huhu😢😢😢 Kyuhyun jahat bgt najis amit amit sialan bgt😢😢

    Reply

  5. dsd
    Sep 11, 2015 @ 06:35:47

    kereenlah gw suka alurnya,,sukasukasuka bngeeeeeeeeeeettyt

    Reply

  6. Park
    Sep 11, 2015 @ 08:54:32

    Huuuàa andrea muncul juga ff km disni 😀 popknya keren dah. Salah zatu ff favorite 😀

    Reply

  7. Eunsang
    Sep 11, 2015 @ 12:38:57

    Huaaa 😥 kyuhyun jahat bener!!
    Dibuat squel dong thor

    Reply

  8. ovi
    Sep 11, 2015 @ 19:00:24

    seru nih ff’a…,
    tapi klo end’a cuma mpe sini doank gantung bgt jadi’a…,
    butuh sequel nih Thor…,
    d tunggu y Thor sequel’a, pasti seru bgt nih…,
    ok Thor 😉

    Reply

  9. LLA
    Sep 11, 2015 @ 22:35:41

    Endingnya menyeblkan q kn pengen happy ending sequelnya dong thor pleaseeee,,,tpi ff nya keren bgttttt

    Reply

  10. Purwanti
    Sep 11, 2015 @ 22:35:58

    huuaaaaa….mewek tengah malam gara2 baca FF ini

    Reply

  11. fakeinspirit
    Sep 12, 2015 @ 05:53:57

    AUTHORRR aku bacanya kesel sendiri-_-ayoo dong sequel aku penasaraann pleasee;((

    Reply

  12. minrakyu
    Sep 12, 2015 @ 07:00:07

    iyh…si kenza nongol disini.. udah lama loh g ke blognya kenza..
    semangat terus yah nulisnya..

    Reply

  13. shoffie monicca
    Sep 12, 2015 @ 10:07:27

    author sequel donk plis ak pngn liht kyu ps dh ditingglin sm yumi trs pngn liht yumi ngurus anknya…

    Reply

  14. murakami
    Sep 12, 2015 @ 13:23:51

    sedih banget bacanya ampe nangis T.T salah kyuhyun sendiri sih kenapa dia selungkuh udah lagi selungkuhnya sama sahabatnya pacarnya sendiri lagi T.T please need squelnya T.T

    Reply

  15. resha
    Sep 17, 2015 @ 18:32:22

    i like i like…….. bagus bgt ….. jujur aku jadi darting baca nya.

    Reply

  16. Aimee Cho
    Sep 22, 2015 @ 15:31:45

    Aduh kak Kenza…
    Harus ada sequel…ok???
    Peace…

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: