Late [2-END]

Title : Late 2/2 END

Author : Andrea Kenza

 

Title : Late

 

Cast :

  • Cho Kyuhyun (Sj)
  • Kang Yumi (Oc)

 

Gendre : Romance, Married Life, sad, Hurt, Two Shot

 

Raiting : PG 15

 

Lenght : Two-Shot

 

WARNING TYPO NYEMPIL!!!! Story ini murni karya gw.

 

Note : Untuk Kyuhyun POV, semua itu adalah roh si Kyuhyun. Baca dengan baik dan cerna maka temen-temen semua akan mengerti isi cerita di bawah. Ff ini sudah gw publish di blog pribadi gw. Untuk menghindari pernah baca disini, atau dimana. Jadi gw cantumkan link blog gw. Silakan lihat di sini https://kenzaandrea11.wordpress.com/ demi menghindari hal yang tidak di inginkan.

 

 

~~Happy Reading~~

 

 

Cho kyuhyun memandang langit gelap dari atas bangunan mewah apartmentnya, ia masih tidak bisa mengerti kenapa bisa melihat kilasan masa lalunya bersama Yumi. Gadis itu membuat hatinya yang selama ini beku bergetar melihat semua kepedihan yang Yumi rasakan.

 

Sejak tadi pria itu berdiri dalam diam, angin malam menerbangkan rambut coklat gelapnya. Ia berkeliaran tanpa tentu arah dan tujuan, diam disini menyaksikan bagaimana sedihnya Yumi karna dirinya. Setahun dua bulan gadis itu ada di sisinya tapi tak pernah sekalipun ia mengeluh, hanya saat dimana gadis itu bilang cinta padanya. Pertama kali Kyuhyun melihat Yumi menangis di depannya. Terakhir kali ia melihat Yumi menangis pada saat Kyuhyun memintanya lenyap. Hanya senyum teduh yang selama ini gadis itu tunjukkan di depannya. Kyuhyun meremas rambutnya kasar. Ia terlalu binggung dengan semua kenyataan ini.

 

“Arrrggghhh…” ia mengeram kesal, entah untuk apa ia kesal.

 

 

~~Late~~

 

 

Kyuhyun POV

 

 

Aku memilih pergi meninggalkan apartment, asal tidak melihat dia menangis aku sedikit lega. Melihatnya menangis aku merasa jadi pria terburuk di muka bumi ini. Aku berjalan entah kemana sendirian. Hingga langkahku terhenti di sebuah tempat. Sungai han. Aku duduk di bangku sendirian disini, mengingat aku kesini berkencan dengan Yong Kyo waktu itu. Kenangan bersamanya, di saat yang sama ada Yumi yang menangis dirumah tanpa ku tau.

 

Air sungai Han begitu tenang, aku mengingat bagaimana dulu aku menghabiskan hari disini. Aku masih duduk disini sendirian, membiarkan panasnya matahari membakar kulit tubuhku. Merasakan ada sosok lain mendekat, aku menoleh kebelakang. Benar, itu aku. Waktu aku dan Yong Kyo berkencan. Aku dan Yong Kyo bersama waktu itu. dimana aku meninggalkan Yumi di rumah. Tangan kami bertautan mesra, aku berjalan duduk di mana sekarang aku duduk. Bisa ku lihat wajahku dulu sangat bahagia bisa menghabiskan waktu bersamanya tanpa ku tau ada gadis lain yang menangis di rumah.

 

Aku memilih bangkit setelah bayangan masa laluku itu duduk di tempat yang sama dengan tempatku duduk tadi. Aku memilih berdiri di samping Yong Kyo melihat dari sini, seperti menjadi penonton. Anehnya aku menonton diriku sendiri berkencan dengan Yong Kyo. Aku terus memperhatikan mereka, tepatnya aku di masa lalu dan Yong Kyo. Mereka berdua sangat menikmati kencan yang jarang aku dan Yong Kyo lakukan. Perlahan wajah kami saling mendekat, namun belum sampai ciuman ponsel Yong Kyo berdering, dia memilih mengambil ponselnya dan berlari menjauh dariku.

 

Aku mengikuti langkah Yong Kyo mencoba mendengar siapa yang di ajaknya bicara. Memang aku dulu sangat penasaran sampai ia harus berlari menjauh menerima telpon. Adakah yang Yong Kyo sembunyikan dariku? Aku makin penasaran.

 

“Oppa..” aku mendengarnya bicara. “Ne, kalung yang oppa berikan aku suka” kalung? Tangan Yong Kyo memengang sebuah kalung yang di pakainya. Aku tak pernah memberinya kalung “Ye, nanti malam kita jadi keluar. Ne Oppa, nado saranghae…” kenapa dia bersemu merah seperti itu saat bicara. Siapa yang di panggilnya ‘oppa’ itu? Aku makin penasaran.

 

Usai menerima panggilan Yong Kyo kembali duduk bersama Kyuhyun yang tak lain adalah aku. Yong Kyo duduk menyandarkan kepalanya di atas bahuku. “Siapa yang menghubungimu? Kenapa harus menjauh?” gadis itu mengecup bibir Kyuhyun sekilas. Tersenyum manis padaku. Membuatku dulu terlena.

 

“Tadi Eommaku” Eomma? Apa tidak salah? Sejak kapan panggilan Eomma berubah jadi Oppa?

 

“Jinjja? Kenapa harus menjauh padaku. Apa ada yang kau sembunyikan dariku?”

 

“Apa Oppa sedang curiga padaku?”

 

“Ani, hanya saja aku merasa kau menyembunyikan sesuatu dariku”

 

“Tidak ada yang ku sembunyikan darimu, Oppa! Kau tau aku, aku yeoja paling jujur dan paling setia padamu!” Kyuhyun tersenyum merangkul tubuh Yong Kyo mesra. Kyuhyun yang dulu larut dalam kencan romantis. Aku masih berdiri menatap diriku sendiri. Kenapa aku bisa sampai sebodoh itu tidak menyadari kebohongan Yong Kyo. Sialan!

 

 

~~Late~~

 

 

Yong Kyo Apartment

 

 

“Oppaahhhh…” desah si wanita

 

“Kau membuatku tergila-gila sayanghhh…”

 

Arwah gentayangan Kyuhyun memandang panas wanita dan pria di depannya. Kekasihnya tengah bergulat penuh gairah panas di atas ranjang bersama pria yang Kyuhyun kenal. Pria yang tak lain adalah temannya di SM sedang mengencani kekasihnya. Bukan kencan biasa, mereka berdua sedang sibuk di atas ranjang empuk memadu kasih. Ingin sekali Kyuhyun menyeret wanita itu dan mencaci makinya. Dada Kyuhyun naik turun melihat kekasihnya bersama temanya Shim Changmin di atas sana. kedua tangan Kyuhyun terkepal kaut. “Wanita jalang! Jadi inikah dirimu?” batin Kyuhyun, mata Kyuhyun memancarkan kemarahan.

 

“Eeuggghhh oppaaaahhh…” desah sang wanita di bawah kurungan namja-nya.

 

“Sebentarhhh changiiihhh…” saut sang pria.

 

“Jadi kau wanita paling jujur dan setia?” Kyuhyun menertawai dirinya. ia tak bisa melihat lebih lama lagi menyaksikan kekasihnya sedang asik memadu kasih dengan sahabatnya. Dia terlalu muak melihat keduanya. Kyuhyun memilih pergi dari sana. Ia ingin sekali bisa di lihat saat ini, ingin memberikan pelajaran pada sahabatnya itu.

 

 

~~Late~~

 

 

Sejak melihat Yong Kyo dan Changmin bercinta di apartment, arwah Kyuhyun terus mengikuti kemana langkah Yumi, kini gadis itu tengah duduk tenang di depan tv sambil melihat suaminya di panggung sedang bernyanyi. Melihat Kyuhyun menyanyi bersama member suju lainnya Yumi tersenyum riang. Setelah Super Junior selesai membawakan sebuah lagu yang berjudul No Other, sekarang giliran girl band yang di naungi Yong Kyo tengah beraksi di atas panggung. Senyum lembut Yumi seketika musnah, ternyata wanita itu juga ada disana. Kekasih suaminya. Wajah redup terlihat terang menghiasi wajah Yumi saat ini. Kyuhyun memandang Yumi dalam diam. Kini dirinya sendiri juga jijik melihat wanita yang ada di tv sana sedang melakukan dance.

 

Andai ia tau, andai dia sadar dirinya di permainkan mungkin Kyuhyun bisa belajar mencintai Yumi. Namun sayang Kyuhyun terlalu mudah di bohongi sampai ia tak tau kalau kekasih yang sangat di cintainya itu tengah menduakannya. Akhirnya acara musik itu selesai sudah. Terlihat Kyuhyun dan Yong Kyo berpengangan tangan mesra. Kyuhyun meruntuki kebodohannya melihat dirinya begitu bodoh.

 

“Nappeun yeoja!!” umpat Kyuhyun menatap benci kelayar tv.

 

 

~~Late~~

 

 

Cho Kyuhyun dan Yong Kyo keluar dari dalam mobil mereka berjalan bergandengan tangan mesra, Kyuhyun dan Yong Kyo masuk kedalam apartment Kyuhyun. Mereka berdua duduk di sofa ruang tengah. Kyuhyun masuk kedapur memberikan Yong Kyo minuman ringan. Kyuhyun menyuguhkan minuman di atas meja, tak lupa ia tersenyum manis. Mereka berdua duduk di atas sofa yang sama. Tangan Kyuhyun merangkul bahu Yong Kyo mesra.

 

“Oppa, untuk apa mengajakku kesini?”

 

“Menurutmu untuk apa?” tanya Kyuhyun balik dengan tangan Kyuhyun mengelus punggung Yong Kyo mesra. Wajah Yong Kyo bersemu merah. Ia mencubit lengan Kyuhyun gemas. Ia tau sekali apa maksud tatapan Kyuhyun padanya. Pandangan keduanya berbeda sampai kini bibir keduanya telah saling mencecapi. Kyuhyun menarik pinggang ramping Yong Kyo dan mendudukan wanita itu di atas pangkuannya. Tangan Yong Kyo juga tak tinggal diam, ia meremas rambut Kyuhyun. keduanya terlarut dalam ciuman panas sampai akhirnya Kyuhyun merebahkan tubuh yeojanya itu di atas sofa dan menindihnya. Apa yang akan kalian pikirkan bila posisi pria dan wanita seperti itu? Authornya tak perlu menjelaskan lebih rinci apa yang terjadi selanjutnya. Pasti kalian tau.

 

 

Kyuhyun POV

 

 

Yumi duduk meringkuk di depan pintu kamar, gadis itu memeluk kedua lututnya seperti orang bodoh disana sendirian. Padahal aku sudah memintanya pergi dari apartment, namun bodohnya dia tetap diam disini. Bahkan aku bisa mendengar desahan demi desahan dari ruang tengah apartment ini. Yumi menyembunyikan wajahnya dikedua lututnya. Dia mendengarnya, mendengar suaminya bercinta dengan wanita lain.

 

“Kang Yumi!! Kenapa kau menjadi bodoh seperti ini? Harusnya kau pergi, harusnya kau meninggalkan aku tapi kenapa masih tetap ada disini? Sebenarnya hatimu terbuat dari apa?” dia tak mendengarku. Bodoh aku bicara dengannya. Aku ikut duduk di sampingnya. Menatap kearahnya. Setelah sekian lama dia mendongkak matanya memerah. Dia menangis. Aku sering melihatnya menangis, dan sebabnya lagi-lagi karna aku.

 

Perlahan ku gerakkan tanganku menyentuh permukaan wajahnya, masih tetap sama Yumi tak mampu ku sentuh. “Eomma… aku kenapa sesakit ini rasanya?” kembali Yumi menengelamkan wajahnya dilututnya. Menangis sesegukan disana. Dadaku di remas mendengar suara tangis gadis ini. Tak ada yang bisa ku lakukan selain menatapnya iba. Untuk kesekian kali dia menangis dan penyebabnya masih sama. Aku.

 

Lelah menangis Yumi bangun dari duduknya, ia berjalan menuju ranjang. Gadis itu meringkuk di atas ranjang dengan mata sembabnya. Berkali-kali jarinya mengusap ponselnya. dengan wallpaper diriku tersenyum manis disana. Ia mengotak atik ponselnya berkali-kali ia melihat wajahku dengan pose berbeda. Dia memandang gambarku dari ponselnya.

 

“Oppa.. kau sangat tampan” bibir tipisnya tersenyum manis namun mata gadis itu menangis. “Apa aku berhenti saja mencintaimu? Tapi aku tidak bisa, aku sudah berusaha tapi tidak mampu. Kau terlalu kuat menarikku sampai aku tak tau apa yang membuatku mecintaimu” tangan Yumi bergerak menghapus tetesan air di wajahnya. “Apa yang harus ku lakukan untuk membuatmu mencintaiku? Kenapa aku seperti bayangan bagimu? Aku lelah menjadi bayanganmu, Oppa..”

 

Tak tahan mendengarnya aku memilih pergi meninggalkan kamarnya. Baru sampai di ruang tengah aku tak melihat lagi diriku yang sedang bercinta dengan Yong Kyo, andai aku tau apa yang jalang itu lakukan di belakangku masihkah aku mencintainya seperti itu? Aku bahkan tak menyadari ada wanita di dalam kamar menangisi diriku yang brengsek ini. Harusnya aku tak melakukannya dirumah. Padahal aku masih ingat meminta Yumi jangan pulang dulu sebelum jam 11 malam. Nyatanya dia ada di dalam kamar mendengarku bercinta. Aku pria brengsek, aku baru sadar diriku sekejam ini.

 

 

~~Late~~

 

 

Masih sama dengan hari-hari sebelumnya Kyuhyun mengikuti kemanapun Yumi, kini gadis itu pergi mengunakan mobil butut peninggalan orang tuanya. Yumi anak yatim piatu setelah kedua orang tuanya meninggal. Ibunya meninggal karna sakit dan ayahnya meninggal karna depresi. Tuan Kang Jungki meninggal karna banyak memiliki hutang, usahanya mengalami kebangkrutan. Pria paruh baya itu mendapat serangan jantung. Tidak kuat akan beban yang menghimpitnya. Hanya ada Yumi, gadis malang yang tak memiliki orang tua. Rumah serta harta bedanya yang lain telah di sita pihak bank. Hanya mobil butut peninggalan sang kakek masih ia gunakan sampai kini.

 

Meski ia menjadi istri seorang super star sekelas Cho Kyuhyun Yumi tidak mendapat biaya hidup dari pria bernama Cho Kyuhyun. Untuk hidup gadis itu mengandalkan bekerja di sebuah cafe, dia menjadi pelayan cafe. Saat kakek dan orang tua Kyuhyun mendatanginya, ia seperti mendapat durian runtuh. Menikah dengan idolanya? Bukankah itu kesempatan langka? Dan tak semua orang beruntung sepertinya. Sudah lama Yumi selalu berhayal memiliki suami Kyuhyun. Impiannya menjadi kenyataan. Sayangnya kenyataan itu tak selalu manis di hayalan. Gadis itu tak bahagia seperti impiannya. Malah sebaliknya. Hanya ada tangis pilu yang menemani kesehariannya.

 

 

~~Late~~

 

 

Sebelum berangkat kerja Yumi tengah sibuk menghitung uang tabungannya. Gadis itu menyisihkan sedikit demi sedikit uang gajinya untuk membeli tiket konser Super Junior, suaminya adalah salah satu member Super Junior. Gadis itu sibuk menghitung dan merapikan lembaran-lembaran uang miliknya. wajahnya berseri saat menghitung uang miliknya. Usai merapikan uang dia menghitungnya dengan cemat. Wajah cerianya berubah sendu.

 

“Aigooo.. eotteokhae…, aku harus cari dimana sisanya? Uang ini belum cukup untuk membeli tiket. Ottoke?” ujarnya frustasi. di sisi lain arwah Cho Kyuhyun masih memandang istrinya itu heran.

 

Segera Yumi mengambil tasnya memasukkan uangnya dan berangkat bekerja. “Jadi dia mengumpulkan uang hanya untuk membeli tiket?” gunam Kyuhyun mengikuti langkah Yumi.

 

 

Cafe

 

 

Sejak tadi Yumi bekerja sampai sudah masuk malam hari. Harusnya gadis itu bekerja delapan jam perhari, namun karna ia minta lembur maka ia masih bekerja. Tidak terlihat kesedihan di wajah cantiknya. Ia masih memasang senyum manis melayani pengunjung. Cho Kyuhyun sejak tadi menatap istrinya itu prihatin. Bahkan ia sangat marah saat Yumi hanya menganjal perut kosongnya dengan roti. Bagaimana bisa kenyang hanya dengan sepotong roti. Itupun dari pemberian temannya. Sebesar itukah keinginan gadis itu untuk menonton konsernya?

 

Pintu cafe terbuka, tanpa melihat siapa yang datang Yumi membungkuk “Selamat datang” ucapnya ramah. Di saat gadis itu mendongkak senyum cerianya langsung lenyap seketika “A—annyeong..” sapa gadis itu gugup.

 

Begitu juga dengan pria yang baru saja datang bersama rombongan Super Junior tak lupa di belakang Kyuhyun ada Yong Kyo disana. “Mari silakan…” kata Yumi tak bisa menyembunyikan kegugupannya.

 

Kyuhyun menatap Yumi sejenak kemudian melanjutkan langkahnya mengikuti para hangeul-nya.” Yumi membungkuk sopan layaknya orang asing tidak saling mengenal. Yumi tersenyum pedih kemudian melanjutkan langkahnya mengikuti di belakang para rombongn artis SM. Diam-diam Yumi melirik kearah Kyuhyun yang tengah duduk berdampingan bersama Yong Kyo, gadis itu tampak manja dan mesra dengan Kyuhyun. Seolah tak ambil pusing Kyuhyun bersikap tak terjadi apapun meski Yumi melihatnya. Pria itu bahkan menghubar kemesraan di depan Yumi. Tanpa takut hati istrinya tergores melihat pemandangan itu.

 

Usai mencatat pesanan para member Super Junior dan member girl band Yumi membawa kertas order itu kedapur. Kakinya serasa lemas melihat suaminya begitu mengangapnya dingin, gadis itu menyandarkan tubuhnya di dinding. Mengelus dadanya terasa sesak ia rasakan.

 

“Yumi-ya… kenapa nasibmu sepedih ini” ujar roh Kyuhyun. pria itu memilih menghindar. Melihat wajah sedih Yumi ia tak sanggup.

 

Dari balik jendela Yumi menatap suami besarta kekasihnya tengah makan bersama. Mereka tampak menikmati makan malamnya. Yumi seperti orang bodoh menatap keduanya penuh minat. Adakah yang lebih bodoh dari dirinya saat ini? Tidak seharusnya ia melihat itu semua. Melihatnya akan menambah luka hatinya.

 

Tak ada yang bisa ku lakukan selain menatapmu dalam diam. Memandang senyummu yang tak pernah untukku. Aku bahagia bisa melihat senyummu meski senyum itu bukan untukku.

 

“Sampai kapan kau memandangnya seperti itu? Kau bodoh Yumi-ya! Sampai kapan kau akan terus bertahan seperti itu?” Yumi tersenyum tipis mendengar omelan sahabatnya Lee Jerin. Gadis satu tempat kerja dengan Yumi. Hanya Lee Jerin yang tau huhungannya dan Kyuhyun. “Aku heran padamu, kenapa bisa bertahan dengan pria seperti itu? Lihatlah dia, tidak sedikitpun merasa bersalah padamu! Harusnya kau pergi darinya dan mencari kebahagiaanmu! Kau sudah tidak memiliki harga diri di depan namja sialan itu. Dengan percaya dirinya ia membawa serta kekasihnya kesini. Hah, jinjja! Nappeun! Aku muak melihat kelakuannya!” omel Jerin jengkel melihat kelakuan Kyuhyun. Tak mampu di pungkiri mendengar segala cacian dan hinaan yang di alamatkan padanya kuping Kyuhyun lumayan panas. Roh pria itu berdiri tepat di samping Lee Jerin.

 

“ARRA!!!!” kata Kyuhyun menyaut geram.

 

“Andai aku jadi kau, sudah ku siram wajah kedua manusia menjijikan itu dengan air melepuh. Terutama namja brengsek bernama Kyuhyun itu. Biar wajah tampannya melepuh. Apa masih jalang itu menyukainya?! Nappeun” Kyuhyun tak menjawab lagi ia memilih melongos pergi mendengar segala bentuk cacian dari Jerin.

 

“Sudahlah, dia tidak salah. Akulah yang salah masuk di kehidupannya. Andai saja aku menolak waktu itu—“

 

“Tetap saja kau istrinya! Kalau memang tidak mau, sejak awal dia menolak bukan begini caranya!” Jerin makin geram Yumi masih saja membelanya “Aku heran padamu Yumi-ya, kau ini mencintai bajingan sepertinya? Hah, seperti tidak ada namja lain saja. Aku tau dia pria tampan, populer tapi bukan berarti kau berkorban begitu banyak! kau itu cantik, sebaiknya lepaskan dia dan hiduplah menjadi dirimu yang dulu. ceria, bukan Yumi yang sekarang ini” kata Jerin marah serta kesal akan sikap Yumi.

 

“Gomawo chingu-ya! Hanya kau yang perduli padaku” Yumi mengengam tangan Jerin lembut “Tapi hanya melihatnya saja aku bahagia. Aku rela jika memang sakit demi bisa bersamanya” Jerin menatap geram Yumi.

 

“Aigo.. Baiklah!!! Terserah padamu, aku malas bicara hanya kau anggap angin lalu olehmu” Jerin pergi dengan wajah menahan kesal. Karna ia terlalu sayang dan kasihan melihat Yumi sampai tak tahan atas pelakuan Kyuhyun pada sahabatnya.

 

Jerin benar, aku bodoh mencintaimu. Tapi bila oksigenku ada padamu, meski sakit ku rasakan aku tetap ingin berada di sampingmu. Dengan cara itu aku masih bisa bertahan hidup denganmu.

 

 

~~Late~~

 

 

Aku berdandan cantik untuk menonton konser Super Junior. Selama berbulan-bulan aku menabung untuk bisa membeli tiket, akhirnya satu mimpiku menjadi kenyataan. Tepat malam ini, hari sabtu. Hari ini bertepatan dengan hari pernikahanku dan Kyuhyun Oppa genap menginjak usia setahun.

 

Tak banyak yang ku minta Tuhan… yang ku minta Cuma satu, sikap Kyu Oppa lebih baik dari sebelumnya.

 

Yumi berdesak-desakan dengan penonton lain demi bisa bertemu idolanya. Padahal Yumi sudah sering melihat Kyuhyun di rumah tapi dia tetap seperti para fans, ingin melihat idolanya beraksi di atas panggung. Ia bahkan tidak membeli air hanya untuk membeli bunga. Buket bunga ia bawa untuk Kyuhyun.

 

Gadis itu memilih baju terbaik yang ia punya, Yumi mengenakan gaun putih selutut rambut di ikat kuncir kuda serta ia memakai sepatu cast. Memang agak kontras memang, antara gaun dengan sepatu yang di kenakannya. Mengingat ia akan berdesak-desakan dengan para penonton lain, ia memutuskan untuk memakai sepatu cast saja.

 

Yumi sama dengan para penonton lain, ia berteriak keras memanggil nama Kyuhyun. bukan hanya dirinya saja yang berteriak disana. Banyak para gadis yang bisa di katakan umurnya di bawah Yumi ikut mengodalakan suaminya. Meski begitu Yumi tetap percaya diri berteriak keras memanggil nama Kyuhyun. Dengan tidak tau malunya Yumi mengatakan ‘saranghae Kyu Oppa’ dengan keras. Andai saja Kyuhyun bisa mendengarnya.

 

Konser 2 jam lamanya itu berakhir. Keringat Yumi bercucuran tak kalah dengan artis di atas panggung. Sebelum pamit semua member Super Junior saling berpengangan tangan dan membungkuk meneriakkan “SARANGHAE!!!” Yumi tersenyum bahagia. Dan menjawab “Nado Saranghae oppa…” tanpa sadar air mata gadis itu kembali menetes. Di samping ia berdiri ada roh Kyuhyun yang mendengarnya. Kyuhyun melihat Yumi menghapus air matanya.

 

“Gadis bodoh” kata Kyuhyun pelan.

 

 

~~Late~~

 

 

Yumi mengambil buket bunga yang tadi di belinya, ia keluar dari toilet setelah konser berakhir. Gadis itu merapikan penampilannya. Ia ingin terlihat sempurna sebelum menemui Kyuhyun. Rencananya ia ingin memberi kejutan pada suaminya itu. Mungkin saja Kyuhyun terharu melihat dirinya menonton konsernya. Yumi bersama fans lain sedang berdiri menanti Super Junior meninggalkan gedung pertunjukan kembali ke hotel. Mereka bersedia berdiri lama menunggu idolanya itu keluar. Mereka rela menunggu meski bisa melihat idolanya itu tak lebih dari beberapa menit. Akhirnya semua member Super Junior berjalan melintasi mereka. Termasuk Yumi. Semuanya melambaikan tangan ramah pada fans. Termasuk Kyuhyun memasang senyum ramah sambil melambaikan tangannya.

 

Kyuhyun menangkap wajah Yumi di antara banyak fans disana. “Kyuhyun Oppa!!!” panggil Yumi berteriak seperti para fans lainnya yang mengidolakannya. Tangan Yumi tertulur dengan bunga bermaksud memberikannya pada Kyuhyun. “Kyu Oppa!!!!” panggilnya lagi lebih keras. Bukannya Kyuhyun tidak mendengarnya. Bahkan pria itu terkejut melihat istrinya ada di deretan para fans. Kyuhyun memilih mengalihkan pandangannya ke arah lain. Melambaikan tangannya pada fans lain.

 

“Oppa…” Yumi tau suaminya itu melihatnya. Namun Kyuhyun memilih mengabaikannya. Roh Kyuhyun yang terus mengikuti Yumi memandang Yumi pedih. Ia sangat tau bagaimana perjuangan gadis itu sampai bisa ada di barisan penonton. Sampai gadis itu rela kerja lembur hanya untuk sebuah tiket. Namun apa yang Kyuhyun lakukan? Dia mengabaikannya seakan tak melihat wajah istrinya.

 

“Mianhe Yumi-ya..” lirih Kyuhyun pelan. Ia ingin sekali bisa mengulang waktu, mengambil bunga yang yumi serahkan padanya waktu itu. kembali Kyuhyun melihat Yumi menangis karna dirinya.

 

 

Kyuhyun POV

 

 

Yumi berjalan dengan buket bunga di tangan kirinya. Aku terus berjalan mengikutinya dari belakang. Bahkan gadis itu menahan haus seharian berjemur demi bisa membeli buket bunga itu. Yumi duduk di halte bus. Gadis itu memandang bunga di tangannya.

 

“Harusnya aku tidak membelinya. Aku bahkan haus sekali seharian, tidak membeli minum hanya untuk membeli bunga ini” Yumi menghapus kasar air matanya. Disaat bersamaan bus datang Yumi masuk kedalam bus meninggalkan bunga itu di kursi halte bus.

 

Yumi duduk termenung menyandarkan kepalanya di jendela bus, tatapan matanya kosong. Pasti dia sangat kecewa, bukan hanya kecewa atas perlakuanku waktu itu namun juga sakit.

 

“Andai saja aku bisa memutar waktu” batin Kyuhyun memandang wajah istrinya.

 

 

~~Late~~

 

 

Cho Kyuhyun menikmati minuman ringan. Setelah pulang dari konser. Pria itu tak mendapati istrinya di rumah. Pasti Yumi masih ada di gedung pertunjukan itu, pikirnya. Tak lama pintu apartmentnya terbuka menampakkan Yumi datang dengan wajah kusutnya.

 

Tidak seperti biasanya, Yumi tidak menyapa Kyuhyun. Gadis itu memilih diam dan berjalan melewati Kyuhyun “Jam berapa ini?” langkahnya terhenti mendengar suara Kyuhyun. Yumi menoleh kearah Kyuhyun memandang Kyuhyun datar. Biasanya ia akan tersenyum manis menelan segala rasa pahit yang di rasakannya. Namun untuk kali ini ia tidak bisa. “Kau tidak punya mulut? Aku tanya, jam berapa ini? Dari mana?”

 

Yumi belum berniat menjawab. Gadis itu diam sesaat memandang wajah Kyuhyun dengan pandangan datar tanpa expresi. Kemudian Yumi duduk di sofa dimana Kyuhyun sedang duduk.

 

“Haruskah aku menjawab?” nada ketus keluar dari bibir Yumi. Wow, ada kemajuan. Biasanya Yumi akan menjawab dengan manis, semanis madu pada sosok pria di depannya. “Bukankah Oppa tadi melihatku ada dimana.” Kyuhyun menelan ludah mendengar jawaban Yumi “Bahkan Oppa melihat aku memanggilmu” Yumi tertawa getir “Tapi kau abaikan” gadis itu menundukkan kepalanya “Hari ini aku menonton konsermu, tepat dihari pertama ulang tahun pernikahan kita” Kyuhyun memandang Yumi tak berkedip. “Sejak jam 10 pagi aku sudah bersiap menonton konsermu. Aku membeli bunga itu dengan harga mahal. Sampai seharian ini aku menahan rasa haus dan laparku. Demi bunga itu. Berharap Oppa akan menerimanya. Aku lelah sehabis menonton konsermu. Tapi aku tetap menunggu di depan gedung, berharap kau akan melihatku. Harapanku terkabul, kau melihatku tapi sayangnya kau abaikan. Sekeras apapun aku memanggilmu, oppa tetap mengabaikan keberadaanku disana. Aku tak ada artinya di matamu, tapi di mataku kau sungguh berarti untukku, Oppa. Sangat!” gadis itu menangis pilu di depan Kyuhyun “Aku mencintaimu Oppa…” Kyuhyun memilih pergi meninggalkan Yumi seoarang diri.

 

Adakah cara lain untuk membuatmu mencintaiku? Aku berharap ada cara membuatmu mencintaiku seperti kau mencintai Yong Kyo.

 

Untuk pertama kalinya Yumi mengatakan isi hatinya. bukan mendapat jawaban, pria itu pergi meninggalkannya. Jangan tanya ia kecewa atau tidak. jawabannya sudah pasti. Pria itu tidak mencintainya. Kyuhyun hanya mencintai Yong Kyo.

 

 

~~Late~~

 

 

Kembali lagi mata indah Yumi memerah sehabis menangis. Yumi menbasuh wajahnya setelah menangis semalaman, kali ini ia lagi-lagi tidak tidur. Sebelum ia berangkat kerja ia menyempatkan menyiapkan sarapan untuk Kyuhyun. usai menyiapkan sarapan ia menutupnya dengan tudung saji. Di atas tudung saji itu berisi memo kecil.

 

Kyuhyun bangun setengah jam setelah Yumi berangkat bekerja. Pria itu mengambil air di dalam kulkas mata tajam Kyuhyun melihat sebuah note kecil di atas tudung saji itu. ia meletakkan airnya di atas meja makan. membaca pesan dari Yumi.

 

Oppa, aku sudah siapkan sarapan nasi goreng kimchi kesukaanmu. Makanlah, aku sudah berangkat kerja. Annyeong oppa…^^)

 

 

Bibir Kyuhyun membentuk senyum membaca kertas itu. ia meletakkan note itu membuka tundung saji itu. benar, diatas meja sudah tersaji makanan kesukaannya. Kyuhyun mendudukan dirinya di salah satu kursi dan mulai menikmati masakan istrinya.

 

Roh Kyuhyun menatap geram dirinya sendiri “Harusnya kau malu pada gadis itu! Dengan tidak tau dirinya kau memakan masakannya!” kata Kyuhyun mengomel pada kenangannya itu.

 

 

~~Late~~

 

 

Usia pernikahan Kyuhyun dan Yumi telah menginjak usia satu tahun dua bulan. Tak banyak yang berubah dari Kyuhyun dan Yumi. Kehidupan mereka masih sama. Kyuhyun masih mengacuhkan Yumi, meski pria itu tau Yumi mencintainya. Yumi pulang kerja langsung masuk kedalam apartment. Tubuhnya letih, ingin segera berbaring diatas kasur empuknya. Baru saja ia masuk kedalam apartment rasa letih itu seakan lenyap dari tubuhnya. Melihat pemandangan menyakitkan di depan matanya. Kyuhyun dan kekasihnya Yong Kyo tengah memadu kasih di ruang tengah. Dengan posisi Yong Kyo di atas pangkuan Kyuhyun. Yong Kyo yang melihat Yumi langsung membenarkan letak pakaiannya ketempatnya semula.

 

“Oppa…” Yong Kyo mengelap bibirnya dengan punggung tangannya sisa ciuman panas keduanya. “Nugu?” Kyuhyun terlihat panik ingin menjelaskan bagaimana.

 

“Dia—“

 

“Istri Kyu Oppa” mata Yong Kyo seketika melotot horor mendengar pengakuan Yumi.

 

“KANG YUMI!!!!” bentak Kyuhyun menyeret tubuh wanita itu masuk kekamarnya. Yumi mencoba melawan dengan meronta tapi kekuatannya tak sebanding dengan Kyuhyun. tanpa belas kasihan pria yang berstatus suaminya itu menyeretnya masuk kekamar mendorong tubuh Yumi hingga ia tersungkur kelantai.

 

“Appo!!!” Yumi meringis atas perlakuan kasar Kyuhyun.

 

“HARUSNYA KAU TAU DIRIMU ITU SIAPA!!!” teriak Kyuhyun sarat akan amarah. Pria itu marah padanya.

 

 

BLAM

 

 

Kyuhyun menutup pintu kasar menyusul Yong Kyo yang sudah tak ada lagi di apartmentnya. Pria itu berlari menyusul Yong Kyo tanpa memperdulikan istrinya yang menangis di dalam kamar.

 

 

~~Late~~

 

 

 

Kyuhyun balik ke apartment membuka pintu kasar menatap wanita yang masih memiliki status sebagai istrinya itu tajam. Dulu ia memang masih bisa diam karna Yumi tak pernah ikut campur urusannya tapi kali ini amarahnya tersulut bagai bom yang di sulut sumbunya. Cepat atau lambat akan meledak.

 

Yumi tau suaminya itu sedang marah bahkan cara menatapnya berbeda lain dari sebelumnya. Yumi membalik tubuhnya, ia tengah sibuk menyiapkan makan malam untuk suaminya “Oppa sudah pulang, sebentar lagi makan malam siap” seakan tak terjadi apapun Yumi memasang wajah cerianya.

 

 

BRAKHHH..

 

 

“OPPA!!!” pekik Yumi ketakutan.

 

Kyuhyun melempar bahan masakan yang telah Yumi siapkan di atas meja. “Kau benar-benar membuatku habis kesabaran!” mata Kyuhyun memandanganya tajam. Seakan ingin membunuh Yumi perlahan dengan tatapan itu “Kenapa kau mengatakan hal itu padanya?”

 

“Bukankah itu be—“

 

 

BRAKKKHH

 

 

Ucapan Yumi tersendat melihat Kyuhyun kembali melempar peralatan dapur di depannya “Kata siapa kau istriku? Aku tak pernah menganggapmu seperti itu! Jangan bermimpi Kang Yumi! Selama ini aku mencoba bersabar padamu, bila sampai Yong Kyo memutuskan hubungan denganku, aku akan buat perhitungan denganmu” ancam Kyuhyun.

 

“Oppa… aku menci—“

 

“Aku tidak butuh cintamu! Aku tidak ingin melihatmu ada di dekatku! Aku membencimu!” bentak Kyuhyun. Yumi menelan ludah mendengarnya. “Dengarkan aku baik-baik Kang Yumi, tak sekalipun kebaikanmu bisa membuatku goyah dan mencintaimu. Jangan berharap terlalu banyak dariku. Sebaiknya kau sadar diri siapa dirimu”

 

Kyuhyun meninggalkannya kekamar. Keadaan dapur kacau. Setelah Kyuhyun masuk kedalam kamarnya Yumi ambruk duduk di lantai dapur. Air matanya tah henti-hentinya menetes. Berkali-kali Yumi memukul dadanya. Tagannya bergerak membersihkan kekacauan di lantai.

 

“Appo…” kembali tangan mungilnya memukul keras dadanya. “Hikkkss..”

 

 

~~Late~~

 

 

Kyuhyun POV

 

 

 

Setelah membersihkan kekacauan di dapur, Yumi duduk termenung di kursi meja makan. Gadis itu seperti patung menatap kedepan sejak tadi. Air matanya meleleh. Pertengkaran terhebat selama aku dan dia menikah. Kyuhyun keluar dari kamar, ia mendekati meja makan dan duduk tepat di depan Yumi. Aku berdiri memandang wajahku sendiri. Aku masih memasang wajah angkuh karna memang saat itu aku masih sangat marah. Memandang gadis di depanku itu dingin penuh kebencian. Yumi tak sekalipun mendongkak, ia terlalu takut menatapku.

 

“Kau membuat hidupku hancur, aku bersabar selama ini padamu. Tapi ku rasa kali ini aku tidak sanggup lagi.” ucapku dingin tak berperasaan.

 

“Lepaskan aku! Biarkan aku pergi! Ku mohon…” nadaku waktu itu memohon pada Yumi “Aku tidak sanggup lagi hidup denganmu. Tak pernah sekalipun aku mencintaimu. Kehadiranmu di hidupku hanya membebaniku saja” Yumi yang tengah duduk menunduk dalam. Air matanya bagai sungai nil, mengalir deras. Tangannya terkepal di bawah meja makan. rasanya aku ingin memotong lidahku saja melihat diriku yang kejam padanya. Tuhan.. apa maksudmu mengingatkanku atas tindakan masa laluku? “Selama ini aku tersiksa hidup denganmu. Menatapmu saja aku tak bisa, kau bisa bersama pria yang kau cintai. Kau bisa memulai hidupmu bersama pria baik yang juga mengharapkanmu. Bukan aku orangnya. Bukan aku yang bisa membahagiakanmu. Aku tak pernah mencintaimu. Pernikahan ini hanya wasiat dari kakekku. Aku tidak pernah mencintaimu. Aku hanya mencintainya. Jadi ku mohon… lepaskan aku…” aku bicara seperti itu pada gadis yang sangat tulus mencintaiku. Tuhan… aku sungguh kejam.

 

Yumi menghapus air matanya, gadis 21 tahun itu mendongkak menatap suaminya dengan mata merahnya “Bisakah oppa bahagia tanpa aku?” seharusnya aku tidak mengangguk namun mengeleng. Tapi apa ini? Aku mengangguk mantap mendengarnya.

 

“Karna itu lenyaplah dari hidupku” pintaku waktu itu, masih menatap Yumi dingin. “Aku tidak ingin melihatmu lagi, kepergianmu adalah kebahagiaanku” harusnya aku tidak mengatakan itu. Yumi-ya.. mian..

 

 

 

“Arra, aku tau. Mian, selalu membuatmu tersiksa melihat keberadaanku di dekatmu.” Ujar Yumi pedih. Kenapa baru sekarang aku menyadari kesedihannya. Kenapa tidak dari dulu, Tuhan.. “Bila memang itu mau Oppa, aku tidak bisa bertahan lebih lama. Menebalkan wajahku di depanmu, tak punya harga diri di depanmu, aku merasa lelah” Yumi menunduk dalam mencoba meredam tangisnya aku hanya bisa menyesal atas ucapanku kala itu. “Aku tidak bisa memaksamu untuk mencintaiku seperti aku mencintaimu. Tapi asal Oppa tau, aku benar-benar mencintaimu. Meski cinta yang ku rasakan ini hanya di isi rasa sakit dan pedih. Namun aku tidak pernah menyesal menjadi istrimu. Pernah menjadi istrimu aku bahagia. Maaf karna aku kehidupan oppa hancur” Bulir-bulih air mata menetes di atas tangan Yumi. “Mianhae saranghae oppa…” Yumi bangkit dari duduknya meninggalkan ku yang masih duduk mematung mendengar pengakuannya. Pertengkaran terakhir kami, pertengkaran sebelum aku menjemput ajal. Aku bahkan tak sanggup mengucapkan kata maaf langsung padanya. penyesalan terdalamku adalah tak pernah punya kesempatan mencintainya seperti dia mencintaiku.

 

Rohku terus berjalan mengikuti Yumi keluar rumah. Langkahnya terhenti saat ia sampai di depan gedung apartment. Dia mendongkak menatap ke atas bangunan gedung. Di saat seperti ini ia masih mampu tersenyum, aku takut melihat senyumnya. “Aku masih berharap dia menyusulku” gunamnya. Wajahnya sungguh pucat. Aku terus menatapnya dalam diam. tak ada yang bisa ku lakukan.

 

Yumi melangkah dengan kepala menunduk, ia terlihat kacau menuju mobil. Gadis itu masuk kesebuah mobil Mercedes butut. Tatapan matanya kosong. “Oppa, kau ingin aku lenyap? Kenapa kau begitu jahat padaku Oppa? Apa salahku?” tangisnya nyaring ku dengar. “Kemana aku harus pergi bila kau juga tak menginginkan aku?” kata Yumi frustasi. Terdengar pedih menyayat hatiku.

 

“Yumi-ya… sebaiknya tenangkan dirimu” sia-sia aku bicara dia tak mendengarku. “Sebaiknya kau berhenti dulu. Kau kacau tidak baik menyetir” ucapku lagi, sayang tak ada gunanya aku bicara toh Yumi tidak mendengarku.

 

Mobil mulai bergerak meninggalkan gedung apartment. Entah kemana Yumi akan pergi aku masih setia duduk di sampingnya.

 

 

~~Late~~

 

 

Mobil terus bergerak menyusuri jalanan entah Yumi ingin kemana, ia tak punya tujuan dan arah. Gadis itu menyetir sendiri, perasaan gadis itu campur aduk tak menentu. Ia terus mengerakkan kemudi mobil tanpa tujuan pasti.

 

“Bila lenyapnya aku dari sisimu, asal Oppa bahagia aku rela” ucap gadis itu lirih.

 

Gerak bola mata Yumi gelisah seperti mencari sesuatu. Kaki Yumi menginjak gas mobilnya lebih dalam ia mengendarai mobilnya dengan kecepatan tak biasa. Kyuhyun yang duduk di kursi penumpang panik. “Yumi-ya! Apa yang kau lakukan? Pelankan mobilmu!!! Ya!!! HENTIKAN!!! YUMI-YA!!!!” Kyuhyun panik. Yumi tak mendengar seberapa keras ia berteriak. Tatapan Yumi gamang dengan wajah datar dan mata sembab. Ia terus mengendarai mobilnya dengan kecepatan mengila. “YUMI HENTIKAN!!! KAU MAU MATI?! KU BILANG HENTIKAN!!!!” teriak Kyuhyun untuk kesekian kalinya.

 

Tepat saat mobil truk muncul di arah berlawanan Yumi membanting stir kekanan menghantam truk itu.

 

“KANG YUMI APA YANG KAU LAKUKAN!!!!” teriak Kyuhyun mencoba meraih stir tapi usahanya sia-sia.

 

 

BRAKKKHHH

 

 

BRUKKK

 

 

Mobil Yumi terguling beberapa kali hingga akhirnya berhenti setelah membentur pagar pembatas jalan dengan cukup keras. Mobil itu terbalik. Mobil Mercedes itu tergeletak mengenaskan di tengah jalan raya. Darah segar mengalir membasahi wajah cantik Yumi. “Kyu Oppa..” Ia masih bisa menyebut nama Kyuhyun sebelum ia benar-benar hilang kesadaran. Perlahan-lahan mata Yumi tertutup kedua tangannya terkulai lemas lepas dari stir kemudi.

 

“YUMI!!!!” teriak Kyuhyun memanggil nama istrinya.

 

 

Kyuhyun langsung bangun dari atas ranjangnya. Nafasnya naik turun setelah ia baru saja bangun, mimpi itu sangat mengerikan. Dada Kyuhyun terpompa naik turun tak beraturan. Ia duduk di atas ranjang dan mengusap wajahnya. Keringat bercucuran deras. Jam sudah menunjuk pukul pukul 3 dini hari. Kyuhyun meraba seluruh tubuhnya. “Hah.. mimpi apa itu” gunam Kyuhyun masih shock.

 

 

KRINGGG…KRINGGG… KRINGGG

 

 

Ponsel Kyuhyun berbunyi nyaring. Ia melirik nama kakak perempuannya di sana. Kyuhyun mengangkat panggilan kakaknya itu. Perasaan jangal menyelimuti pikiran Kyuhyun. Tidak biasanya nuna-nya menghubunginya selarut ini.

 

“Ne, Nuna. Ada apa?” kening Kyuhyun mengkerut “Siapa yang sakit?”

 

‘Datang saja! Datanglah kerumah sakit Seoul! Sekarang!!!’ tegas nuna Kyuhyun.

 

“Memang siapa—“

 

‘Datang saja! Sekarang!’

 

“Arra…” Kyuhyun memilih mengalah menuruti kemauan kakaknya itu. Kyuhyun bangkit dari tempatnya menuju kamar mandi sebelum pergi kerumah sakit seperti mau nunanya itu.

 

 

~~Late~~

 

 

Seoul Hospital

 

 

“Yumi meninggal 3 jam yang lalu. Pihak rumah sakit baru menghubungi Eomma sekitar jam 1 pagi tadi” Kata Cho Ahra kakak Kyuhyun. “Yumi meninggal karna kecelakaan” Kyuhyun teringat mimpi itu. Mimpi buruk yang baru saja ia alami. Bahkan dia ada di mobil yumi saat kejadian itu.

 

 

Kaki Kyuhyun seperti kesetrum, pria itu lemas mendengar penuturan nuna-nya. Dia duduk di lantai dingin rumah sakit, tepatnya di ruang unit gawat darurat. Seluruh tubuh Yumi sudah di tutup kain putih. Gadis itu pergi untuk selamanya. Kyuhyun meneteskan air matanya. Cho Arha merangkul bahu adiknya itu, ia juga tak kalah kaget mengetahui kenyataan yang menimpa adik iparnya. Ahra memeluk Kyuhyun mencoba menenangkan adiknya itu. Gadis cantik itu meninggal di usia ke 21 tahun.

 

“Kyun-ah, kau harus bisa menerima kenyataan ini. Relakan Yumi, dia telah pergi”

 

 

Yumi meninggal karna kecelakaan mobil, dari hasil penyelidikan polisi dan saksi di tempat kejadian, Yumi memang berniat menabrakkan dirinya. Gadis itu meninggal saat dokter melakukan penyelamatan. Sayang di saat itu Yumi mengalami serangan jantung, mengakibatkan ia kehilangan nyawa. Luka yang di derita Yumi juga cukup parah. Pendarahan di otak. Gadis itu telah menyusul kedua orang tuanya.

 

Kyuhyun tak bicara apapun, ia hanya bisa menangis. Air mata pria itu tak henti-hentinya menetes. Bahkan ia tak memperdulikan ucapan kakaknya. Sebagai seorang penyanyi ia tak perduli orang-orang memandang kearahnya. Bahkan Dokter saja bisa mengenali siapa dirinya. Kyuhyun Super Junior. Kyuhyun tak memperdulikan imange-nya sebagai penyanyi top. Ia ingin menangis sekencang yang ia bisa. Kyuhyun menangisi wanita yang tak pernah ia harapkan. Pria itu menangis sesegukan menangisi istri yang tak pernah ia cintai. Jangankan cinta, ia bahkan berulang kali menyakiti wanita baik hati itu.

 

“Hikkss…hikkksss…. Yumi-ya.. ANDWAEEEE!!!!! HAJIMA JEBALL!!!!!.” Kyuhyun berteriak histeris.

 

 

Wanita yang Kyuhyun tangisi tengah menatap ke arah pria yang sejak tadi menangis tiada henti. Gadis dengan gaun putih itu berjalan mendekat dan membungkuk di depan Kyuhyun. Gadis cantik yang kini hanya tinggal jiwa itu memandang pedih suaminya.

 

“Bukankah kau ingin aku lenyap Oppa? Aku menuruti maumu. Aku mencintaimu, maka aku mengabulkan keinginanmu. Ku harap kau bahagia seperti katamu. Tanpaku kau bahagia. Saranghae Kyuhyun Oppa…” setetes air mata jatuh dari mata indah Yumi. Ia meninggalkan Kyuhyun yang masih menangisi kepergiannya.

 

“Yumi-ya.. mianhae… mianhae jeongmal mianhae….” Langkah kaki Yumi berhenti ia membalik tubuhnya mengharap Kyuhyun. Yumi tersenyum tulus “Sebelum kau meminta maaf, aku telah memaafkanmu. Aku memilih pergi saat kau memintaku lenyap. Aku tak bisa hidup tanpamu maka ku pilih jalan meninggalkanmu. Aku tidak bisa hidup di dunia yang sama denganmu Oppa, maka ku pilih melihatmu dari duniaku sekarang” Yumi membalik tubuhnya berjalan menjauh dengan air mata membanjiri pipinya.

 

“Saranghae Yumi-ya…”

 

 

Yumi tetap melangkah menjauh memejamkan matanya dalam. Sudah sejal lama ia ingin mendengar kata itu dari Kyuhyun. Kini baru di dengarnya setelah ia pergi dari sisi Kyuhyun untuk selamanya. “Nado saranghae Kyuhyun Oppa…” setetes air mata jatuh namun Yumi tidak berhenti melangkah menjauhi Kyuhyun.

 

 

Aku tau jalan yang ku ambil ini salah. Aku tak punya harapan lagi untuk bisa memilikimu, namun aku hanya ingin kau tau bagaimana aku mencintaimu. Membuang segala harga diri dalam diriku untuk mendapatkanmu. Sayangnya jodoh kita memang singkat. Aku tak bisa ada di sampingmu lebih lama. Aku tidak tau apa jalan yang ku ambil ini adalah jalan yang benar, yang ingin ku mau sudah kau lihat. Kau melihat bagaimana besarnya aku mencintaimu selama ini. Aku tak menyesal mencintaimu, aku hanya menyesal kenapa kau tak kunjung mencintaiku. Aku terpuruk, dalam pusaran cinta tanpa ujung.

 

Bila di kehidupan yang akan datang,Tuhan masih memberiku kesempatan untuk lahir lagi kedunia. Aku berharap aku tak mencintaimu. Mencintaimu sangat menyakitkan.

 

Meski banyak luka yang kau torehkan dalam hatiku, aku bahagia. Bahagia menjadi isrtimu meski hanya status. Aku bahagia bisa melihatmu, bisa menatapmu lebih dekat. Tau kebiasaanmu. Aku bahagia memilikimu meski aku hanya bayangan untukmu. Bayangan yang tak akan pernah kau anggap. Aku setia seperti bayangan, mengikutimu dengan cintaku. Sayang sebuah bayangan tak akan pernah ada artinya. Seperti itulah aku. Aku bayangan, bayangan yang selalu mengikutimu.

 

 

~~Late~~

 

 

Kyuhyun mengantar kepergian istrinya untuk yang terakhir bersama dengan para member Super Junior yang lain. Pria itu membawa bingkai foto istrinya di depan jenasah Yumi. Wajah pucat Kyuhyun tak mampu di sembunyikan. Pria itu tidak henti-hentinya menangis dan mengucap kata maaf. Pria itu berjalan sekuat mungkin untuk mengantar kepergian istrinya tuk yang terakhir kalinya.

 

Mata Kyuhyun memerah dan sembab, bahkan lingkaran hitam di matanya begitu mencolok terlihat di wajah tampannya. Dengan kemeja putih dan jas hitam ia mengantar kepergian Yumi ketempat peristirahatannya terakhir.

 

“Yumi-ya… apa kata maaf bisa menebus rasa bersalahku padamu? Kau membuatku tahu, menjadikanku pria brengsek karna selalu menyakitimu. Kenapa tidak lebih awal kau beritahu aku kenyataan yang tak pernah ku lihat? Apa memang kau ingin balas dendam padaku? Andai aku tau lebih awal maka aku pasti menatapmu. Belajar mencintaimu. Seperti kau mencintaiku. Harusnya kau beri aku kesempatan untuk mencintaimu bukannya pergi secepat ini dan meninggalkan duka mendalam karna kehilanganmu di sisiku. Harusnya kau bertahan untukku. Harusnya kau memukulku! Aku terlambat. Terlambat mencintaimu” Kyuhyun terus melangkah memeluk bingkai foto istrinya. Gadis itu telah meninggalkannya untuk selamanya. “Jutaan kata maaf tidak akan bisa membuatmu kembali disisiku. Harusnya aku yang lenyap dari hidupmu bukan kau yang lenyap meninggalkanku Yumi-ya… harusnya kata musnah tak pernah terucap dari lidahku. Aku sangat menyesal. Kau benar-benar musnah dari sisiku sekarang.” Air mata Kyuhyun menetes deras. Pria itu tak malu menangis di depan banyak orang. Seakan dirinyalah yang paling kehilangan gadis itu. Bila menelisik kebelakang, rasanya tidak mungkin. Tapi mimpi itu merubah segalanya. Kyuhyun menyadarinya. Dirinya yang kejam pada istrinya. Pria itu terlambat menyadari ia membutuhkan Yumi sekarang. Bahkan istrinya tak memberikannya kesempatan untuk mengatakan maaf secara langsung padanya. Kyuhyun tak bisa meski hanya untuk mengucap kata ‘maaf’ langsung pada istrinya.

 

 

~~Late~~

 

 

Bukan hanya pihak SM saja yang terkejut atas pengakuan Kyuhyun. begitu juga para hyung-nya di Super Junior. Kyuhyun mengakui ia telah menikah. Kini ia duduk di depan para wartawan untuk membuat pengakuan. Dengan wajah pucat Kyuhyun duduk di di depan ratusan media yang bersiap meliput pengakuan mengejutan dari Kyuhyun. Baru kemarin Yumi dimakamkan, kini Kyuhyun bersiap mengucapkan kebenaran di depan publik.

 

Saya Cho Kyuhyun Super Junior telah menikah. Menikahi gadis bernama Kang Yumi, gadis yang telah meninggalkan saya untuk selamanya. Gadis cantik yang tak pernah saya perkenalkan ke publik selama ini. Saya juga meminta maaf atas semua pihak yang merasa terluka atas kebohongan saya ini. Terutama para fans dan juga Yong Kyo, saya minta maaf…

 

Kyuhyun melangkah pergi setelah mengucapkan kebenaran. Ia tau hal ini bisa menghancurkan karier yang telah ia bangun susah payah. Namun ia tak ingin lagi menjadi pengecut, sudah cukup Yumi tidak di ketahui publik selama ia hidup. Dan kini ia talah di ketahui publik, itu dari mulut Kyuhyun langsung. Meski tak mampu membuat gadis itu kembali kesisinya. Namun Kyuhyun lega, ia mengakui istrinya di depan semua orang. Baginya sekarang Yumi telah di ketahui menjadi istrinya. Mungkin saja pihak management akan marah, namun ia sudah pasrah tak perduli lagi. Hati Kyuhyun ikut pergi di bawa Yumi kealamnya yang baru.

 

Tanpa bicara lebih dulu dengan para member lain di Super Junior. Kyuhyun melakukan hal yang mengemparkan dan membuat para Fansnya di seluruh dunia kesal sekaligus kecewa. Disaat dirinya telah memiliki istri pria itu terlibat hubungan dengan Yong Kyo. Bukan hanya Kyuhyun yang di hujat, kekasihnya Yong Kyo tak lepas dari amukan haters. Gadis cantik itu juga terkena imbasnya dari pengakuan Kyuhyun itu.

 

Kyuhyun super Junior mengakui dirinya telah menikah. Bagaimana nasib hubungan kasihnya bersama Yong Kyo?

 

 

Akankah Cho Kyuhyun bertahan di SM? Setelah skandalnya ini terungkap?

 

 

Bagaimana nasib Kyuhyun Super Junior setelah ini?

 

 

Kyuhyun Selingkuh dengan Yong Kyo.

 

 

Yumi gadis berhati mulia menikahi setan seperti Cho Kyuhyun yang tak layak di cintai.

 

Berbagai judul artikel muncul di berbagai media setelah pengakuan mengejutkan Kyuhyun. Hampir semua fans menghujat pria itu. Bukan hanya itu Yong Kyo juga tak kalah menjadi bulan-bulanan para fans. Nasib hubungan Kyuhyun dan Yong Kyo juga tak jelas. Hidup keduanya seakan di ujung tanduk. Bukan hanya hidup tapi juga karier keduanya terancam hancur karna masalah ini.

 

 

~~Late~~

 

 

Cho Kyuhyun Apartment

 

 

Kyuhyun berdiri di jendela kaca apartmentnya. Air mata pria itu mengalir perlahan, tempat dimana Yumi selalu berkeliaran. Pikirannya di penuhi dengan wajah Yumi. Wajah sedih gadis itu, menangis untuk pria sepertinya.

 

“Jeongmal mianhe… Yumi-ya” Kyuhyun menyesap wine di tangannya tanpa gelas ia langsung menengaknya dari botolnya. Tubuhnya kurus serta bulu halus di dagunya mulai tumbuh subur. Ia tak terurus seperti gelandangan tak makan berhari-hari. “Hikksss…hikks..” Kyuhyun menyatuhkan dirinya di lantai. Meringkuk disana dengan kepala tertunduk

 

Berapa kali sudah ku katakan, aku sudah memaafkanmu oppa.. Terimakasih karna sudah mengakuiku sebagai istrimu meski itu juga menghancurkan hidup dan kariermu. Jeongmal mianhe Oppa…

 

Gandis cantik berambut panjang dengan gaun putih duduk disamping Kyuhyun. wanita itu menyentuh buliran air mata di wajah Kyuhyun. “Aku bahagia kau juga mencintaiku. Tapi sedih melihatmu seperti ini karna aku” tangan Yumi tak bisa menyentuh bulir air mata di wajah suaminya. Sama seperti yang ingin Kyuhyun lakukan dulu saat melihatnya menangis.

 

Ketika aku terlambat menyadari, namun saat aku tersadar aku menyesal. Menyesal kehilanganmu begitu cepat. Menyesal terlambat menyadari betapa kau mencintai aku. Betapa aku menyesal telah kehilanganmu tanpa bisa mengucapkan kata maaf sebelum kau pergi selamanya dari hidupku— Cho Kyuhyun.

 

 

The End

 

 

Ayoo yang nebak Kyuhyun mati atau koma salah. Yang bener Kyuhyun itu mimpi. Dan kenapa Kyuhyun bisa mimpi masa-masa yang ia telah lewati dulu? Itu karna Yumi. Yumi meninggal saat Kyuhyun tidur dan membawa arwah Kyuhyun melihat bagaimana dirinya dulu bertahan bersama suami kaya Kyuhyun. Yumi ingin Kyuhyun tau kalau dia itu sakit, menderita dan sedih. Yumi ingin Kyuhyun melihat bagaimana Yumi tersiksa karna perbuatan Kyuhyun sendiri. Apa sudah paham penjelasan gw? Semoga saja kalian paham ye…^^ Yang kecelakaan waktu itu bukan Kyuhyun, melainkan Yumi. Karna itu Kyuhyun tidak melihat Yumi datang pada saat di rumah sakit atau pas dia di makamkan. Itulah misteri disini. Kenapa bisa begitu? Kan gw bilang, itulah misterinya yang tak pernah bisa di jawab dengan logika kwkkwk😀 namanya juga misteri wkwkwk😀 Sengaja gw tidak memfokuskan tentang pekerjaan Kyuhyun dan para member suju lainnya. Disini gw hanya ingin Kyuhyun menyadari betapa ia bodoh telah menyia-nyiakan istrinya. Memang penyesalan itu selalu datang di akhir.
Sekian penjelasan gw, semoga temen-temen yang masih binggung atau puyeng bisa paham maksud gw dalam story ini.

 

Terimakasih untuk adminnya yang bersedia meluangkan waktu buat publish tulisan abal-abal gw ini🙂 gw pamit dulu. sampai jumpa di story-story selanjutnya🙂 Andrea Kenza pamit…^^)

5 Comments (+add yours?)

  1. shoffie monicca
    Sep 12, 2015 @ 14:33:36

    hah kyu km jd nyesel kn mknya jngn sm menyia2kn istri wlou diluar sn byk cwe yng lbh cntik lbh sglanya dri pd istrimu itu blm tntu baik..nahkn skrng yumi dh mninggl kn nyeselkn..

    Reply

  2. fakeinspirit
    Sep 12, 2015 @ 21:28:49

    Authoorr ff revenge adain sequelnya please;(

    Reply

  3. Eunsang
    Sep 13, 2015 @ 00:23:55

    Gak tau nasib mata nanti pagi niii,,
    penyesalan memang datang belakangan.nice deh pokoknya ni ff😀

    Reply

  4. anggunrania
    Sep 16, 2015 @ 00:33:00

    ah terharu aku bacanya ;(

    Reply

  5. Anisa
    Oct 16, 2015 @ 16:20:54

    Terharu bc nya ='( sequel dong thor pgn tau nsb kyuhyun stlh di tinggal yumi =(

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: