Destiny

digital_photography_wallcoo_com_wild_grass_11_2

TITLE :

CAST :

  • Cho kyuhyun
  • Han seung ren

 

GENRE : PG-15

LENGHT : ONE-SHOT

AUTHOR : ELIZABET HAN

GENRE : SAD , ROOMANCE MAYBE

 

 

Annyeong… aku bawa ff baru lagi hahaha maaf ngirim kesini lagi, oh iya sebelumnya ini pernah aku publish di blog pribadi aku http://www.koreanstreet08.wordpress.com

Yodah langsung aja, dari pada kelamaan. Jangan lupa buat RCL dan no copast ya ini hasil dari pemikiran aku sendiri

 

 

 

 

 

***

“bukankah ada yang bilang bahwa kadang tuhan hannya mempertemukan bukan mempersatukan, lalu apakah itu juga akan terjadi kepada kita?”

 

****

 

“paman tampan, aku ingin es krim” ucap seorang yeoja kecil kepada lelaki yang dipanggil paman tampan.

“baiklah, tapi ini sudah malam waktunya kau tidur. Bagaimana kalau membeli es krimnya nanti pagi?” Ucapnya sambil merapikan surai indah gadis kecil itu.

“eum…baiklah paman tampan.” Ucapnya dengan senyum yang terkembang sempurna dibibir indahnya.

“cha..tidurlah.” ucapnya sambil merapikan selimut dan berlalu pergi.

Perkenalkan, dia cho kyuhyun. Orang yang dipanggil paman tampan oleh anak panti asuhan yang dia tempati. Ya dia tinggal di panti asuhan, lebih tepatnya dia sudah 21 dia sudah tinggal di tempat itu, dia sudah berjanji bahwa dia akan tetap tinggal ditempat itu. Menurutnya sudah banyak kenangan yang tertinggal dipanti asuhan ini, salah satunya kenangan tentang seorang yang dia cintai.

 

****

Februari 2011

 

“yakk…jelek!! ayo temani aku!” teriak seorang yeoja.

“yakk…bisakah kau tidak berteriak dan tidak memanggilku jelek!” ucapnya kesal.

“tidak bisa,, oh ayolah jelek temani aku ketoko buku.” Ucap wanita itu manja.

“aigoo..hentikan aksi merujukmu itu bakpao, menggelikan. Baiklah, tapi aku mendapaptkan imbalan kan?”

“perhitungan sekali, baiklah aku akan mentraktirmu 1 buku, kau puas” ucap wanita itu kesal

“tunggu, aku ganti baju dulu bakpao.” Ucap nya diakhiri dengan senyum kemenangan.

Ya, seperti itulah persahabatan yang terjalin antara cho kyuhyun dan han seung ren, saling teriak, mengejek, tetapi meraka saling menyangai satu sama lain. Bahkan salah satunya ada yang menaruh hati.

“yakk…jelek kau lama sekali, kau seperti wanita yang sedang ingin berkencan, aigoo jelek.” Teriak seung ren jengkel.

“sabar bakpao,,,kau itu cerewet sekali.” Ucap kyuhyun, dan dia keluar dengan kemeja biru yang dia lipat hingga siku dan celana jeans berwarna hitam.

“jelek, kita akan ketoko buku atau apa? Kenapa pakaianmu seperti itu.” Ucap seung ren bingung.

“kita akan ketoko buku bakpao, bukankah kau yang bilang sendiri.” Ucap kyuhyun jengkel.

“ahahaha…iya.” ucapnya sambil menggaruk belakang telinganya yang tidak gatal.

“sudahlah ayo kita ketoko buku.”

“ayo..jelek” ucap seung ren sambil menggandeng tangan kyuhyun.

 

****

Tanpa terasa pipiku memerah

“oh ayolah han seung ren, kau jangan seperti itu. Apa kau ingin membunuhku secara perlahan seung ren-ah? Kenapa kau menggandeng tanganku seperti itu.” Ucapku dalam hati.

Kamipun, pergi menuju halte terdekat untuk ketoko buku.

“jelek, kenapa bisnya lama sekali eoh, huftt.” Ucapnya sambil meniup poni, kebiasaan dia jika sedang kesal, aigoo lucunya. Tanpa sadar, aku pun tersenyum sendiri.

“tunggulah, ah itu dia datang.”

Kami pun memilih duduk dibelakang.

“bakpao, buku apa yang ingin kau beli?”

“novel, jelek.”

“bukankah koleksi novelmu sudah banyak?”

“belum, koleksi novelku belum banyak.”

Gila…dia sudah punya satu ruangan sendiri untuk koleksi novelnya, tapi dia bilang belum banyak. Bahkan suster kepala memarahinya karena koleksi novelnya itu.

“kau yakin, koleksi novelmu belum banyak?” ucapku mencoba meyakinkan.

“aku yakin, lalu kau akan membeli buku apa jelek?”

“tidak ada yang menarik, aku tidak jadi beli buku.”

“baguslah, aku tidak harus mentraktirmu.” Ucap nya diakhiri dengan senyum yang menawan menurutku.

“pfttt…hey bakpao apa kau sudah memilih novelmu?”

“sudah, ayo kita pulang jelek.” Ucapnya.

Lihatlah berapa novel yang dia beli, 5 novel sekaligus aigooo, setelah membayar kami pun memutuskan untuk kembali ke panti asuhan

“jelek gomawo sudah menemaniku membeli buku.”

“sama-sama bakpao.”

“sudahya jelek, aku mau membaca buku dulu.” Ucapnya sambil berlalu pergi.

 

****

Juli 2012

Waktu berjalan begitu cepat bukan? Dan sekarang adalah hari kelulusanku dan juga seung ren, ah sudah tiga Tahun aku dan dia bersekolah di sini di anyang high school.

“JELEK!”

“ada apa?”

“selamat, kau mendapat nilai terbaik, aku iri”

“hahaha ternyata kau bisa iri bakpao, oke terima kasih, dan kau juga bakpao selamat kau juga lulus.”

“jelek, apa kau tahu. Aku sudah bertemu dengan orang tua kandungku, dan dia ingin aku pindah bersama mereka.”

DEG!

“kau serius bakpao?”

“serius jelek, ahh aku sangat gembira.” Ucapnya dengan senyum yang lepas

“selamat bakpao, dan kapan kau akan pindah?” ucapku dengan senyum miris.

“besok aku akan pindah jelek.”

Ahh kenapa sakit sekali, apakau sangat senang bakpao? Aku turut bahagia bakpao, walau jujur aku sakit.

Dan sekarang aku berada didepan panti, aku mengantar kepergian wanita yang aku suka, wanita yang mampu membuatku kalang kabut karena sebuah senyuman, dan hari ini aku melepasnya pergi.

“bakpao, kau jaga diri baik-baik ya.”

“tenanglah jelek, kau tidak usah khawatir.” Ucapnya dengan senyum.

Setelah berpamitan denganku dan anak panti dan suster kepala, dia pun langsung pergi.

 

September 2015

 

Tiga tahun dia pergi, dan tanpa ada kabar satu pun, dia seperti mengilang ditelan bumi, aku merindukannya, merindukan suaranya, tawanya, matanya, semua yang ada pada dirinya aku merindukannya.

“bakpao bagaimana kabarmu? Apa kau sehat? Apa kau nyaman tinggal disana? Tidak ada yang menyakitimukan bakpao?” ucapku lirih.

“JELEK!” suaranya, apa aku berhalusinasi lagi.

“YAK JELEK!” tepat teriakan itu behenti dan ada seseorang yang menepuk pundakku, saat aku berbalik dan aku melihatnya, ini nyatakan? Aku tidak bermimpikan? Tanpa tunggu lama akupun langsung memelukknya.

“yak bakpao! Kenapa kau baru datang?”

“yak aku dan anakku tidak bisa bernafas bodoh!”

DEG~ apa katanya? Anak? Dan benar saja saat aku melepaskan pelukanku aku melihat anak kecil dalam gendongannya.

“kau sudah menikah jelek? Kapan? Dan kenapa kau tidak mengundangku? Apa kau membenciku?” ucapku lirih.

“jelek tidak seperti itu, aku menikah dua tahun lalu di italia, bukan tidak ingin mengundangmu, tapi jaraknya jauh jadi tidak mungkin dan jelek akku sama sekali tidak membencimu.” Ucapnya diakhiri dengan senyum yang sangat lembut.

Tuhan kenapa rasanya sakit sekali, aku pun mencoba untuk tersenyum.

“ah seperti itu, selamat bakpoa dan siapa nama bakpao kecil ini.” Ucapku mencoba tersenyum.

“ah terimakasih jelek, perkenalkan dia kim janey, dia cantik bukan?”

“ya dia cantik seperti ibunya, oh ya dimana suamimu?”

“dia ada di italia, aku meminta izin untuk berkunjung kesini, membawa janey, sebentar lagi aku akakn pulang.”

“kenapa sebentar sekali?”

“ah jelek maaf aku harus pulang, sudah waktunya. Ah aku masih merindukanmu” ucapnya lalu memelukku dan meninggalkanku sendiri, ya sendiri. Mungkin benar apa yang dikatakan orang bahwa kadang tuhan hanya mempertemukan bukan mempersatukan.

 

END

Ahh akhirnya selesai, aneh ya haha maklum yang butanya juga aneh, jangan lupa rclnya.

 

 

4 Comments (+add yours?)

  1. shoffie monicca
    Sep 29, 2015 @ 17:29:30

    autor ada sequel nya ngga ffnya endnya gntung

    Reply

  2. Laili
    Sep 29, 2015 @ 21:33:07

    Nice story, tpi bakalan lebih bagus lagi klo EYD nya diperhatikan. Penggunaan huruf kapital juga tanda baca. Pas ketemu kata ‘jelek’ atau ‘bakpao’ kok rasanya kurang enak dibaca ya… Mungkin lebih bagus klo diberi kata ‘jelek/bakpao’ di beberapa kalimat aja. Jangan semua kalimat juga. Aduh, kok jdi comment pjg lebar gini…
    Keep writing… 🙂

    Reply

  3. esakodok
    Sep 30, 2015 @ 14:33:46

    hiyahhh….perasaan yg dibangun bertahun tahun..hancur dalam hitungan detik

    Reply

  4. Y♥NGIE
    Oct 03, 2015 @ 23:32:29

    ya aloooooh jleb bgt sumpah! cb versi full story’a long story psti lbih seru! byk konflik’a. dsni kcepetan. trs ada bbrp yg slh ktik jg. ending’a kt aq msh gantung dh soal’a ud aj cm gt. gtw dsna ngap aj suami’a. perpanjang plisss😀

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: