I’ll Beat Your First Love

I’ll Beat Your First Love

 

Author: Kyurin

Length: One-shoot or ficlet

Rating: General

Genre: School life, Romance.

Cast: Cho Kyuhyun/your imagination as Jang Kyujin, Lee Juyeon as you.

 

“Aku tidak peduli kalau orang memanggilku Playboy atau apapun. Aku hanya mencoba menggantikan orang pertama yang singgah di hatiku. Tapi belum ada yang bisa menyamainya.” Tulis Kyujin di buku tulisnya lalu menutupnya. Tapi ketika ia memasukkan buku itu ke dalam tas, tanpa sengaja buku itu terjatuh dari tas ransel miliknya. Seorang yeoja mengambil buku tersebut lalu membuka buku itu. Tanpa ia sengaja ia membaca apa yang seharusnya ia tidak baca.

_ _ _ _

Aku berlari menuju seorang namja yang tengah berjalan santai di samping teman-temannya. Aku menyelip di antara mereka dan menghentikan langkahku tepat di depan namja itu dengan senyum.

“Hai! Kau Kyujin, kan? Namja paling terkenal di sekolah?” Aku mengulurkan tanganku. Dia tidak menyambutnya dan malah memandanginya .

“Ne. Waeyo?” Aku menggeleng pelan. “Hanya ingin berkenalan. Namaku Juyeon. Salam kenal.” Ucapku sambil tersenyum. Teman – temannya menertawaiku sambil berbisik-bisik sedangkan dia hanya memandangku dengan tatapan aneh. Aku tahu kau pasti berpikir, aku adalah orang yang aneh. Aku tidak peduli. Aku tetap mempertahankan posisiku. Tanpa mengatakan apapun dia pergi meninggalkanku. Dia.. tidak menghiraukanku.

_ _ _ _

Aku mengikuti langkah Kyujin yang terhenti di sebuah toko CD game. Aku tersenyum ketika melihat penjaga toko tersebut tersenyum padaku. Aku terus mengikuti Kyujin. Dia pasti mencari strcraft. Aku menelusuri satu persatu rak disana. Starcraft.. Starcraft… Ah! Ini dia. Aku segera berlari ke arah Kyujin. Aku memberikan CD game yang kutemukan itu tepat di depan wajahnya dan menggoyang – goyangkannya.

“Ini kan yang kau cari Kyunnie?”Tanyaku sambil tersenyum. CD itu CD Starcraft edisi terbaru yang baru keluar kemarin. Dia mengambil CD yang kupegang dengan wajah datar yang sama sekali tidak berubah dan pergi ke kasir. Aku hanya memperhatikannya sampai dia selesai membayar CD itu. Lalu mengikutinya.

“Kyunnie.. tunggu aku.” Aku berlari kecil mengikutinya yang sudah keluar dari toko. Kau dingin sekali Kyu. Aku akan mengubahmu.

_ _ _ _

Bel pulang sudah berbunyi. Aku segera keluar kelas dan mencari Kyujin di kelasnya. Tapi kelasnya kosong karena sudah 5 menit lebih dulu pulang. Aku segera mencarinya. Aku langsung berlari ke gerbang sekolah dan tersenyum begitu melihatnya disana.

“Kyujin! Ayo pulang bersama!” Teriakku. Aku tahu dia tidak mendengarku. Aku yang awalnya hanya berjalan cepat berlari menghampirinya. Namun, tanpa sengaja aku malah jatuh tersungkur di tanah karena tersandung. Aku mencoba untuk duduk. Lutut, siku sebelah kanan dan daguku sedikit terluka. Perih.. Tanpa persetujuanku, air mata membuat pandanganku jadi tidak jelas. Lukanya memang terasa perih tapi aku rasa, air mataku jatuh bukan karena tubuhku yang terluka tapi karena Kyujin yang awalnya tepat berada di depanku terus berjalan lurus tanpa menoleh sedikitpun ke arahku. Dia.. tak menganggapku..

_ _ _ _

Hari ini libur tapi karena aku punya sedikit keperluan, aku datang ke sekolah. Selesai menyelesaikan urusanku, aku melihat Kyujin yang tengah duduk di kantin dan sedang sibuk dengan laptopnya.

“Kyujin-ah.. Apa yang sedang kau lakukan?” Tanyaku basa- basi. Aku menatap Kyujin yang tengah sibuk dengan laptop dan memakai headset. Bodoh. Dia pasti tidak bisa mendengarku. Aku hanya tersenyum miris. Akhirnya aku memilih untuk mengeluarkan roti yang kubeli di jalan ke sekolah di atas meja di sebelah tangannya. Lalu aku meninggalkannya. Jangan bercanda. Aku tidak mungkin benar – benar pergi. Aku bersembunyi di balik dinding dekat sana dan memperhatikan punggungnya. Hanya ingin memastikan kalau ia memakan rotinya. Aku menunggu sampai lebih dari setengah jam namun belum juga mendapati dia memakan roti tersebut. Tiba- tiba terdengar suara perut yang lapar. Aku melihatnya melirik ke arah roti. Aku tersenyum senang dan langsung bersembunyi begitu melihat ia memeriksa sekelilingnya. Setelah memastikan bahwa semuanya anan, dia memakan roti tersebut dengan lahapnya. Aku nyaris berteriak senang kalau aku tidak membekap mulutku sendiri. Ah! Joha!

_ _ _ _

Aku mengikuti langkah Kyujin yang tengah berjalan pulang dari kunjungannya ke toko buku. Aku terus mengikutinya meskipun dia sudah naik bus dan duduk di sebelahnya.

“Kenapa kau terus mengikutiku?”Aku menatapnys dengan tatapan polos.

“Mwo?”

“Kenapa kau terus- menerus menguntitku? Apa kau tidak punya urusanmu sendiri? Aish.. Aku bahkan tidak tahu namamu.”Aku tertegun. Dia tidak mengingatku? Ani, Dia tidak mengenalku. Aku menundukkan kepalaku pelan.

“Aku hanya ingin.”Jawabku pelan. Selang 15 menit aku memperhatikan wajahnya, aku yang penasaran menarik sebelah earphonenya dan memasangnya di telingaku. Dia nyaris protes dan langsung mengatupkan mulutnya begitu aku meminta ijinnya. Lagu Kyuhyun mengalun di telingaku.

 

 

 

[My thoughts, Your Memories – Kyuhyun]

Several seasons have already passed, Since I let you go

My heart that hurt like death is slowly getting better

I tried placing someone other than you in my heart

But, Whoever I meet. I couldn’t find the old me, who passionate about love

 

The days we laughed and cries a lot, my friends try to help me bury it with alcohol

As I uncomfortably smile with my head down, I wonder if we forget about those days

 

I was foolish, I was too young, I pushed you away, I thought that was for you

If only I met you a little later, Would we have not break up?

 

I know I won’t be able to erase you but I can’t hold onto you

My heart aches as I see you turning away after you told me goodbye

I’ll probably fall asleep, exhausted from crying about the faded memories

How many more colds night di I have to spend to forget you?

 

I was so foolish, I was too young, But you smiled for me, you were my dream and my everything

Even If it hurt, if only I knew you would be happy by my side, would we have not broke up?

Would we still be in love?

[English Translation]

 

Mataku yang berkaca- kaca sejak ½ lagu diputar membiarkan setetes airmataku menetes begitu saja. Hatinya masih milik pacar pertamanya. Cinta pertamanya. Makanya dia memiliki banyak mantan. Dia ingin melupakannya. Makanya, dia tak menganggapku. Makanya, dia dingin padaku. Air mataku semakin banyak. Aku melepaskan earphone yang kupinjam. Aku menghapus air mata yang mengalir semakin banyak. Lalu menarik earphone yang kupegang dan menariknya pelan hanya sampai earphone yang dipakai oleh Kyujin terlepas.

“Ya!” Aku menarik nafas dalam – dalam.

“Dengar Kyujin.” Ucapku dengan suara serak.

“Namaku Lee Juyeon. Perhatikan gadis yang tengah menangis ini dengan seksama. Karena, aku ingin kau mengingat wajahku saat ini ketika aku sudah mengalahkan cinta pertamamu yang masih belum bisa disamakan oleh mantan – mantanmu itu. Hiks.”Aku menatap matanya lekat.

“Aku memang tidak tahu siapa cinta pertamamu, bagaimana sikapnya dan perlakuannya padamu sampai kau bisa tergila-gila padanya. Hiks. Tapi yang pasti aku menyukaimu dan akan mengalahkannya. Kau memang tidak menyukaiku bahkan mungkin membenciku, tapi aku akan membuatmu menyukaiku. Camkan itu!” Ucapku tegas dan segera menghapus sisa-sisa air mataku dan langsung turun dari bus ketika bus berhenti sesaat setelah aku selesai berbicara. Tanpa memedulikan tatapan Kyujin dan orang-orang di sekitarku, aku terus berjalan. I’ll beat your first love!

 

-The End-

3 Comments (+add yours?)

  1. yumi
    Oct 02, 2015 @ 22:45:03

    Aaaah need sequel bangetttt ini ngegantung endingnya T.T duh buat kyu jatuh cinta dong thor sama juyeon. Bagus ff nya aku suka

    Reply

  2. Laili
    Oct 03, 2015 @ 16:57:36

    Wah… salut sama Juyeon yg yakin bgt bisa ‘beat his first love’. Keren ceritanya. Sequel dong…. hehe xD
    Keep writing, thor…🙂

    Reply

  3. Y♥NGIE
    Oct 03, 2015 @ 22:56:28

    yaaaah gantung! krg pjg crita’a thor!!! gmn klanjutan juyeon berjuang dlm mendapatkn cinta’a nih!! sequel please❤

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: