[Eunhyuk’s Day] Dark

PicsArt_1444781302236

Dark

 

Cast: -Lee Hyukjae-Eunhyuk SJ as King

-Hwang Rise as Queen Hwang (OC)

-Kim Kibum SJ as Kim Kibum

-Max Changmin DBSK as Changmin

 

Author: Rana Kim | ranakim9387

 

Genre: Romance, saeguk

 

Length: Oneshot

 

Rating: PG-15

 

 

Cm satu kata aja,

 

Eeeeeenjooooooooy!! :*

 

—————————–

 

 

 

Orabeoni… Itukah kau?

 

————–

 

Aku terus menerus muntah beberapa hari ini. Aku tak tahu kenapa. Sepertinya aku juga tak salah makan. Entahlah. Kurasa aku sakit.

 

” Mama, perlu hamba panggilkan tabib? ”

 

Itu Dayang Yoon, orang yang ditugaskan Raja merawatku.

 

Aku menggeleng. Wajah wanita yang hampir setengah abad usianya itu terlihat cemas.

 

Aku memang sakit. Selain muntah-muntah, pencernaanku juga sedang tak beres. Namun aku lebih suka begini. Aku sedikit cemas memikirkan putraku, tapi aku tahu dia pasti baik – baik saja.

 

Sebentar. Apa dunia sudah hampir kiamat? Kenapa semua berputar? Kenapa semua gelap?

 

Ricchie-ya…

 

Orabeoni… Ini suara Kibum Orabeoni…

 

Ricchie-ya, ayo, kita pulang…

 

Orabeoni, kau menjemputku… Aku… Senang sekali…

 

.

.

.

.

.

 

——————

 

Raja bergegas ke Paviliun Kembang Naga. Hatinya berkecamuk tak tenang. Entah apa yang terjadi, tapi dia merasakan firasat buruk.

 

” Rise! Rise! ”

 

Bahkan para kasim belum sempat mengumumkan kedatangannya, Raja sudah menerobos masuk.

 

” Rise! ”

 

Matanya terbelalak. Wanita tersayangnya tergeletak tak sadarkan diri di kasur besar. Di samping wanitanya itu Dayang Yoon menangis tersedu.

 

” Panggil tabib istana! ” bentaknya. Pengawal pribadinya langsung bergegas keluar ruangan.

 

” Apa yang kau lakukan pada Rise-ku, hah? ” cercanya sambil menarik kerah jeogori Dayang Yoon. Matanya berkilat-kilat. Wajahnya merah penuh kemarahan.

 

Dayang Yoon menangis dan meminta maaf.

 

” Hamba tak tahu, Cheona. Mama pingsan tiba-tiba. ”

 

” Bohong!! ”

 

” Ampun, Cheona. Hamba benar-benar tak tahu. Tapi beberapa hari ini Mama memang sakit. ”

 

Perlahan Raja melepaskan cengkeramannya, dan mundur dengan terhuyung. Pikirannya menggelap, dan lantas seketika teringat beberapa selirnya yang sering berkata nyinyir tentang Hwang Rise, permaisurinya yang baru.

 

Tabib datang tak lama kemudian.

 

” Cheona. ”

 

” Periksa Rise-ku! Dan segera obati agara dia cepat sehat lagi! ”

 

Raja keluar ruangan.

 

.

.

.

.

.

.

 

Istana dipenuhi warna putih. Ratu Hwang mangkat. Upacara kematian baru saja selesai. Jenazah siap dikebumikan.

 

Suara tangis memenuhi seluruh penjuru. Iring-iringan panjang mengantarkan jenazah Ratu ke bukit tempat di mana ia akan disemayamkan. Cuaca juga tak begitu baik. Mendung dan gerimis sejak pagi hingga sesiang ini belum berhenti juga. Apakah langit turut berduka atas kematian sang ratu? Atau malah sebagai confetti sambutan selamat datang?

 

Lee Hyukjae. Raja Joseon yang kini memerintah. Dia tak peduli apakah langit hujan gerimis karena menyambut kedatangan ratunya di alam langit atau turut sedih atau malah tersenyum mengejeknya. Dia tak peduli. Itu bahkan bukan urusannya. Untuk apa ia perhatian pada emosi alam?

 

Dia masih berdiam diri di ruang kerjanya. Menatap kosong ke pojok kamar dengan air muka yang keruh dan gelap.

 

” Apa penyebab kematian ratuku, Changmin-ah? ”

 

Suaranya terdengar dingin.

 

” Keracunan makanan, Cheona. Mama muntah dan diare selama beberapa hari. Dari laporan tabib, terakhir kali sesaat sebelum Mama meninggalkan dunia ini. ”

 

” Sial!! Istana begitu ketat!! Seharusnya tak ada kasus seperti ini! ”

 

Raja Lee Hyukjae melempar barang-barang tak tentu arah. Ruangan kacau. Guci-guci pecah.

 

” Bangsat! Siapa yang berani meracuni Rise-ku?! ”

 

” Ampuni hamba, Cheona. Namun, sebuah sendok beracun ditemukan di kamar salah satu selir.. ”

 

Raja Lee Hyukjae menggelap lagi.

 

” Penjarakan dia! Juga selir-selir lain yang berkata buruk soal Rise! ”

 

” Tapi belum ada penyelidikan… ”

 

” Jangan membantah! Lihat pada siapa kau berbicara! Siapa yang raja di sini, hah? ” marahnya lagi.

 

SRAAANGGGG!!

 

Raja menarik keluar pedang Changmin dari sarungnya, dan dengan cepat mengarahkan bagian yang tajam ke leher Changmin.

 

Changmin tak bergerak.

 

” Sekali lagi, dan kepalamu akan menggelinding di kakiku, dan tanpa segan akan kupakai untuk sepak bola, Changmin-ah. ”

 

” Ampuni kelancangan hamba, Cheona. ”

 

” Cepat laksanakan perintahku. Dan jangan beri mereka makan! Biarkan mereka mati kelaparan dan saling memakan bangkai temannya! ”

 

Changmin menunduk, dan berlalu untuk melaksanakan titah raja yang keji.

 

————-

 

Hwang Rise batal dikebumikan. Tubuhnya mulai kaku. Kulitnya juga makin pucat dan dingin. Ciri khas orang mati.

 

” Rise-ku. Rise sayang. Bangun, Rise. Bangunlah, Ratu-ku. ”

 

Raja tertidur kelelahan. Entah sudah hari keberapa dia tidur sambil memeluk jenazah Hwang Rise di tepian liang lahat. Orang yang tak mengenalinya pasti sudah mengira dia gila. Rambut awut-awutan, baju kusut penuh tanah di mana-mana, dan menangis tidak jelas sambil memeluk mayat. Apalagi yang bisa dipikirkan orang?

 

Sudah hampir seminggu Raja di situ. Mengabaikan semua urusan kerajaan. Entah sudah berapa orang yang membujuknya pulang ke istana. Tak ada satu pun yang berhasil.

 

Raja sangat, sangat, sangat mencintai Ratu Hwang. Apa pun ia tinggalkan demi ratu tercintanya. Ia tak peduli. Tangannya bahkan sudah kotor, penuh darah dan hal-hal menjijikkan lainnya untuk mendapatkan wanita itu. Dan setelah semua usaha yang ia lakukan, pantaskah ia kehilangan wanitanya? Mereka baru satu tahun bersama!

 

” Cheona. Maafkan aku. “

 

Hwang Rise nampak cantik dan berseri. Dia tak lagi terlihat pucat dan sakit. Dia terlihat, betul-betul sehat. Pakaiannya juga, indah sekali.

 

Raja merasakan hangat di hatinya.

 

Ratu Hwang membungkuk hormat, lalu melangkah menjauhi Raja. Di sampingnya ada Kim Kibum.

 

Raja terheran-heran. Kenapa Kim Kibum? Bukankah pria itu sudah ia lenyapkan?

 

” Maafkan aku, Cheona. Aku ingin bersama suamiku lagi. “

 

Ratu Hwang merangkul lengan Kim Kibum mesra. Raja masih linglung.

 

” Selamat tinggal. “

 

.

.

.

.

.

.

 

Raja terbangun. Dia masih ingat mimpinya tadi.

 

” Rise. Kau memintaku melepaskanmu, benar ‘kan? ” gumamnya sedih. ” Kau juga meminta maaf padaku. Apa kau mau menyindirku? Hahaha! ”

 

Pedih. Pedih sekali. Dia merasa, ada yang menuang air garam di atas luka yang tertoreh di dadanya.

 

” Rise-ku. Tidak. Bukan kau yang harus minta maaf, Ratuku. Aku. Akulah yang minta maaf padamu. Maafkan aku. ”

 

Sedikit terhuyung, Raja bangkit dan berdiri. Meninggalkan bukit, meninggalkan ratunya, meninggalkan semua kenangan, hidupnya, nafasnya, semua cinta dan hatinya di sana.

 

–END–

 

AAAAAK akhirnyaaa bs ikut ngirim pas SE di sjff yeaaaah!! /*seneng banget

 

Ceritanya ga jelas yaaa? Aneh yaa?

 

Maaaaap!! 🙏

 

Terinspirasi dr slh satu lembaran gelap sejarah, yg udh sukses bikin author sedih-baver ga ketulungan, eeeh, mlh jd ide bwt plot ff ini..

 

Waiting for your RCL readeeers! Muahh muah muahhhhh :** 😘😘😘

 

 

6 Comments (+add yours?)

  1. choi sena
    Oct 21, 2015 @ 14:30:19

    butuh versi panjangnya
    si raja trus gimana?

    Reply

  2. Entik
    Oct 21, 2015 @ 23:02:48

    Raja nya salah juga cinta itu gk mesti memiliki.
    Udh berdarah2 buat dapetin ratu ehmm tau nya malah d tinggl pergi selama nya.

    Reply

  3. Yoohee
    Oct 22, 2015 @ 15:11:36

    Asikkk genre’a saeguk pula😀 gk biasanya kkk sukaaa syg gk ada full versinya hihihi

    Reply

    • ranakim9387
      Oct 24, 2015 @ 15:01:37

      Hehehe tengkiyuuu yaaah seneng deh kalo pd sukaa.. Full versionnya lg dibikin dear, tunggu yaa.. Nanti bakal aku kirim ke sini jugaa… Boleh juga kalo mau mampir hihihi 😉😉

      Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: