[Donghae’s Day] Promise

cute-heart-tie-love-promise-finger-love-pretty-

Promise

*kalian bisa baca ff Rien di sini ^^ => http://riechanieelf.wordpress.com/ *

Author : Rien Rainy (@Riechanie_ELF)

Cast :

  • Lee Dong Hae Super Junior as Lee Dong Hae
  • Cho Hyo Na (OC)

Genre : romance, sad

Rated : T

Length : ficlet

HAPPY READING~!!!

ENJOY~!!!

DON’T BASH AND PLAGIAT~!!!

—Promise—

“Janji dahulu… Janji sekarang… Kita sudah dipertemukan dan disatukan kembali…”

—Promise—

Seakan ada sekat diantara keduanya saat ini. Kedua orang yang masih saja betah hanya saling memandang satu sama lain ditemani hembusan lembut angin. Suasana tak seramai saat pertama kali melepas orang yang berdiri didekat pagar tersebut, tak seramai itu hari ini hingga membuat keduanya mendapatkan waktu yang cukup luang.

Sekat yang tak terlihat semakin membuat keduanya menyelami keadaan masing-masing. Sosok gadis berambut sebahu yang masih terlihat sama seperti terakhir kali mengantarkannya, masih dengan dress biru muda dengan liris bunga-bunga dibawahnya dan dengan mengenakan bandana putih menghiasi rambut tipisnya yang bermain dengan angin.

Pandangan masih sama juga didapati gadis itu pada pria dihadapannya saat ini, pria yang terakhir kali dilihatnya dengan gaya rambut yang berbeda. Dia sungguh ingat dulu pernah meledek tampilan diluar biasanya, meledeknya dengan ledekan menggoda dan berakhir dengan kekehan kecil. Dahulu tawa itu sangat dirindukannya saat memandang ada banyak pigura tentang mereka, “Hyonnie…”

Keheningan mulai terpecah, pria dihadapannya tak tahan hanya dengan memandang hingga dia berani memanggilnya dengan sebutan sayang. Cho Hyo Na yang biasa sekali mendapatkan panggilan Hyonnie, gadis berambut sebahu yang tak pernah memakai bandana kalau tak dia pinta, kali ini gadis yang tak suka diatur itu mulai menuruti permintaannya.

Selangkah, dua langkah, tiga langkah, lalu entah kelangkah berapa hingga keduanya menjadi cukup dekat. Dekat dan tak terlalu jauh, jarak yang cukup aman dan cukup baik untuk bisa saling melempar pandang dan menahan segala suara yang sudah berteriak ingin keluar dari bibir masing-masing.

Mungkin tatapan keduanya menyiratkan kerinduan, mungkin tatapan keduanya menyiratkan cinta, dan mungkin keduanya ingin melakukan kontak fisik pada biasanya seperti berpelukan atau saling mengacak rambut satu sama lain.

Hingga salah satu tangan mereka terangkat seakan menembus sekat tak tampak itu dan berhasil menggapai lembutnya helaian rambut Hyo Na. Dia berhasil menyentuhnya hingga membuat wajahnya melukiskan senyuman yang biasa dirindukan Hyo Na, “Hae-ya…”

Hanya ada lirihan kecil yang bisa keluar dari bibirnya, panggilan biasa yang selalu dia teriakan pada pria bersurai brunette yang biasa dipandanginya. Lee Dong Hae itu adalah Hae yang sudah dua tahun ini dia rindukan siang dan malamnya.

Dan keduanya pun terlihat berpelukan, Hyo Na menenggelamkan wajahnya di dada bidang milik Dong Hae sedangkan Dong Hae mengelus punggung itu dengan lembut. Getaran yang awalnya terasa pelan mulai terasa jelas, Hyo Na menangis di dalam pelukannya. Mungkin itu perasaannya yang rindu dan kehilangan karena tak bisa memeluk prianya.

Pelukan yang kini mulai terasa erat dari biasanya, hangat dari biasanya, dan menimbulkan sensasi lebih dari biasanya. Dong Hae bersyukur dia dapat melihat gadis ini saat dia keluar dari masa wajibnya selama dua tahun, “Hyonnie…” lagi-lagi lirihan kecil yang tak mampu terlanjut keluar dari bibirnya.

Hyo Na hanya menganggukan kepalanya pelan lalu meremas bagian depan baju Dong Hae seakan tak mengizinkan pria yang memeluknya ini melepasnya. Tidak untuk sekarang karena dirinya merasa belum terpuaskan, dia masih sangat ingin memeluk Dong Hae sama seperti saat melepasnya dulu.

“Hae-ya…”

“Cho Hyo Na…”

“Lee Dong Hae…”

Lalu wajah itu terangkat oleh kedua tangannya, pipinya sedikit sembab membuat dia mengusap jejak air mata dipipinya dengan lembut lalu menyunggingkan senyuman manisnya untuk Hyo Na dan mengecup cukup lama dahi gadis itu.

“Bukan Cho tapi Lee Hyo Na…”

Dan kembali membawanya dalam dekapan hangatnya lagi. Suasana diluar memang cukup sepi, jadi tak masalah bagi keduanya hanya berpelukan melepas perasaan rindu yang tertahan selama ini, keduanya masih merasa waktu itu terasa banyak dan berjalan cukup cepat.

Lagi, jarak itu tercipta diantara keduanya. Kedua tatapan yang berbeda itu saling menautkan satu sama lain, Hyo Na yang dengan bola matanya yang hitam dan Dong Hae yang sedikit coklat. Keduanya seakan berbicara dibalik tatapan itu, tak ada suara berarti kecuali kata-kata yang sempat keluar yang menggumamkan nama mereka masing-masing.

Usapan terasa lagi di rambut Hyo Na membuat gadis itu merapatkan matanya dan sedikit menyunggingkan senyuman kecil. Senyuman untuk pria yang dicintainya selama ini dan dia bahkan rela menunggu kembalinya, menunggunya dengan janji yang dahulu sempat terucapkan.

Aku baik-baik saja, kan?

Kau baik sama seperti terakhir kalinya.

Aku sudah memenuhi janjimu, kan?

Kau sudah memenuhinya sama seperti kau mengucapnya dulu.

Jadi apa janjiku sudah kujalankan dengan baik?

Kau sudah menjalankannya. Kau menjalankannya dengan baik, Lee Dong Hae.

Lalu apa boleh aku memintamu menempati janji dahulu?

Janji? Janji kemarin yang aku ucapkan padamu juga maksudmu?

Iya, kau masih ingat, ‘kan?

“Hae-ya… aku siap hanya denganmu…”

Dan terlepas dari kalimat Hyo Na itu membuat Dong Hae akhirnya dapat tersenyum lebar dan memeluk gadisnya lebih erat lagi. Kali ini tak aka nada yang bisa memisahkan mereka berdua, tidak itu waktu dan keadaan seperti dahulu. Dong Hae yakin kali ini kebahagiaan terakhirnya ada pada Hyo Na. Yah, Cho Hyo Na yang dia cintai…

.

.

.

.

END

Baiklah… ini ending… dan sepertinya aku cukup kalut menuliskan hal semacam ini… belum lagi besok Dong Hae memang akan pergi wamil… dan, ah… sungguh, aku akan tetap menunggunya dengan membuat tulisan tentangnya… :”) Kalian tentu akan menunggunya juga, kan?🙂

Hm, terlepas dengan genre yang aku angkat dan cerita yang kupikir cukup pasaran ini… maafkan aku jika ini terlihat ambigu dan tak jelas… intinya aku mengangkat tema jika Hae sudah kembali dari wamilnya… *plak*😄 heheheheh~

Entahlah? Aku juga tidak mengerti mengapa ingin membuat cerita yang seperti ini… dan sebelumnya maafkan aku jika banyak yang tidak mengerti… aku juga ingin meramaikan event ini karena aku juga ingin mendedikasikan cintaku lewat tulisan pada Dong Hae… :”)

Yah, semoga dia baik-baik saja… semoga kegiatannya lancar… dan, karena ini berdekatan dengan ulangtahunnya… Happy birthday Hae oppa~!!! ^^ {} ah, aku sungguh tak tahu lagi akan berbicara apa disini… TT.TT aku terlalu memasukan perasaanku dan syukur sekali jika perasaanku tersampaikan dengan baik disini… TT.TT :’’’’

Baiklah, sebelum menutup ini… aku ucapkan terimakasih untuk eonnideul yang sudah bersedia memposting ff ku ini dan terimakasih yang sama untuk orang-orang yang membaca dan sempat memberikan komentarnya…🙂 bye… ketemu di ffku yang lainnya, yaaa~!!!

1 Comment (+add yours?)

  1. teukkie
    Oct 25, 2015 @ 05:34:06

    donghae bener2 nepatin janjinya🙂
    keren thor

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: