[Donghae’s Day] ONE FINE SPRING DAY

22

Title :
ONE FINE SPRING DAY

Author :
Ifkaristhy Panaya Purba

Main Casts :
Park Hyomi / Chassey Park
Lee Donghae (Super Junior)

Supporting Cast :
member Super Junior

Genre :
Comedy, Memories, Happy Ending

Length :
Oneshot (4,489 words)

Rating :
PG-13

“YAA~ kenapa aku tidak boleh menciummu hari ini kan ulang tahunmu?! Ini hadiah untukmu!”

“yayaya aku tau, tapi kita kan masih kecil. Ciuman itu dosa tau! Tunggu aku 20 tahun lagi baru boleh kau menciumku!”

“Kenapa lama sekali~ baiklah aku tunggu, aku akan mencium pipi mu dugong! Tapi 20 tahun kedepan umurmu berapa ya? 30? 40?”

“YAA~YAA~ FISHY BABO! Kau tidak bisa menghitung hah?!”

“AWW APPO!”

INCHEON AIRPORT

“Finally! I’m HOME, I’m back Korea!” teriak kecil seorang wanita dengan rambut panjang dengan sedikit gelombang dibagian bawah yang baru saja tiba di pintu kedatangan dari AS. Wanita itu memakai coat coklat serta boots senada dengan sun glassesnya.

“CHASSEY PARK! WELCOME HOME!” seru Haneul yang melihat kedatangan teman lamanya saat di AS. Haneul dan Hyomi nama korea dari Chassey Park yang merupakan koreografer ternama bukan di Asia tapi di dunia. Park HyoMi telah bekerja sama dengan nama-nama dunia seperti Beyonce, Neyo, dan nama-nama besar lainnya. Hyomi merupakan koreografer jenius dengan umur yang masih tergolong muda.

o 0 o

“Chassey Park seorang koreografer holywood paling terkenal seantero jagad dunia kembali ke Seoul karna terbawa demam K-POP! Kekeke~” ejek Haneul yang sedang memacu Audi putihnya sambil melirik kursi penumpang sebelahnya.

“Ya~ Haneul-ah! Ini karna perusahaan itu sanggup membayar mahal untuk tarian karyaku dan asal kau tahu aku sama sekali tidak pernah tahu artis-artis K-Pop..”. Hyomi memang tidak tahu sama sekali tentang artis-artis asal kelahirannya yang sekarang sedang menjadi fenomena baru. Wonder girls, hanya mereka yang Hyomi tahu karna pernah bekerja sama dengan Akon yang merupakan partner kerjanya.

“dan yaa Haneul-ah! Jangan panggil aku Chassey! Ini Korea! Panggil aku Hyomi!” lanjut Hyomi.

“Super Junior, Shinee, SNSD, BoA, dan lainnya. Mungkin kau akan bekerja dengan salah satu diantara mereka. Aigooo aww kau beruntung sekali Hyomi-ah! Sapa tahu kau akan menjadi pacar.. Siwon ya Siwon dengan abs nya yang… YAK APPO!” pekik Haneul yang segera mendapat jitakan tepat di kepalanya dari sahabatnya.

“Jangan berbicara tentang pacar denganku~ apalagi dengan tampang mesummu itu!”.

“Yak~! Harusnya kau yang jangan bicara! Kau seperti turis yang baru datang. Bahasa Koreamu itu buruk sekali Hyomi!”.

STAR CITY APARTMENT

CHAKAMMAN!” Hyomi menahan pintu lift apartemen yang hampir tertutup dengan tangan kanannya.

“KYAAA~!” seorang pria dengan postur badan tegap serta memakai penyamarannya yang lengkap terkejut karna melihat ada tangan yang menerobos masuk disela-sela pintu lift yang tertutup tanpa melihat badan dari si pemilik tangan karna terhalang pintu yang tertutup.

Aigoo.. Mianhe~!” ucap Hyomi yang masuk ke dalam lift yang otomatis terbuka karna ulahnya. Sedangkan pria yang ada di dalam lift tersebut hanya tersenyum kikuk dan memperhatikan gadis di depannya yang sibuk dengan smartphonenya tampak menelfon seseorang. Hyomi tampak cantik walaupun dengan gaya casual. Ia hanya memakai t-shirt longgar Reebook bewarna putih dengan bawahan hotpants jeans serta Adidas Wings Jeremy Scoot.

“Yaaa! KIM HANEUL! Mengapa kau berikan apartement seperti ini!” pekik Hyomi kepada orang yang sedang berbicara dengannya melalui smartphonenya.

“…..”.

“YAK! MEWAH KATAMU?! Kau tahu aku tidak bisa pergi kemana-mana. Kau tahu apartement ini dikerubuti oleh gadis-gadis remaja yang selalu berteriak-teriak..”.

“…..”.

“Yayaya aku tidak perduli mau Super Juniorlah, Supermanlah, Batmanlah, Robinlah, atau Jokerlah yang tinggal disini, yang jelas aku sangat terganggu Haneul-ah! Yaa~yaa~!”.

TUT TUT TUT

“Haissh signalnya!” Hyomi mendengus kesal karna sambungan terputus karna sinyal yang terganggu, karna mereka sedang di lift.

Agassi, mianhaeyo!” ucap seorang pria yang disampingnya yang menggunakan penyamaran lengkap. Dia merasa bersalah karna sebenarnya Ia adalah salah satu penyebab ketidaknyamanan Hyomi. Dia adalah Donghae salah satu member dari boyband yang membuat apartement tersebut ramai karna Elf.

“Wae?” tanya Hyomi.

TING

Pintu lift terbuka tanpa mendengar jawaban dari Donghae, Hyomi langsung pergi karena Ia sebenarnya sudah terlambat untuk latihan.

Mianhe yeoppo yeoja! Kekeke~ tapi mengapa aku merasa begitu mengenalnya ya?! Yang jelas dia cantik, apakah ini love at the first sight? Aigoo aku sudah telat!

o0o

SM ENTERTAIMENT OFFICE

“Hello! I’m Chassey Park! Nice to meet you all!” perkenalan dari Hyomi kepada semua anggota Super Junior. Donghae yang melihatnya tersenyum manis karna mengetahui dia yang menjadi koreografer untuk comeback mereka. Dia yang bisa membuat jantung Donghae seperti ingin keluar saat melihatnya.

Hyung! Apa dia tidak bisa berbicara dengan bahasa Korea. Aigoo yeoppeoyo~ aku tak akan bisa konsentrasi bila yang melatih seperti ini!” seru Yesung kepada manajer yang mengantar Hyomi.

Gamsahamnida! Anneyoong! Park Hyomi imnida!” perkenalan Hyomi dengan bahasa Korea cukup membuat wajah Yesung memerah karena malu. Hyomi mengerti apa yang dikatakan Yesung. Ditambah Hyomi mengeluarkan killer smile dan smile eyesnya tambah membuat otak Yesung terhenti.

“mari kita mengenalkan diri juga! Urineun Super Juni-OR!” seru leader Leeteuk yang membuat perkenalan serta diikuti 9 member lain pada akhir nama grup mereka.

Hyomi tampak berfikir keras karena pernah mendengar nama ini sebelumnya. Sampai akhirnya Ia mengingatnya. Super Junior adalah boyband yang tinggal satu apartement dengannya. Donghae hanya tersenyum senang melihat perubahan wajah Hyomi yang terlihat berpikir lalu beberapa menit kemudian dia membentuk huruf ‘O’ dibibirnya dengan mimik kaget.

Aigoo~Kyeopta~! Park Hyomi mungkin kita berjodoh!^^

                                                                                                            o 0 o

“ONE.. TWO .. THREE.. FOUR..LIKE THIS~~!”. Hyomi kini fokus melatih boyband yang menjadi leader dari Hallyu Star yang akan comeback beberapa bulan lagi. Hyomi sekarang sibuk dengan memikirkan gerakan-gerakan dan lebih sibuk lagi menghafal satu-satu nama member Super Junior.

“Eunhyuk oppa kakimu jangan terlalu kaku!” tegur Hyomi yang melihat kesalahan dari member yang paling tinggi yang berada di formasi depan. Oppa? Ya sejak awal perkenalan Hyomi dan Super Junior mereka meminta Hyomi memanggil mereka dengan sebutan Oppa, termasuk Kyuhyun magnae evil yang hanya berbeda beberapa bulan dengan Hyomi. Agar lebih akrab katanya.

“HAHAHA sejak kapan Lee Hyuk Jae menjadi tampan dan berbadan tinggi seperti top model?! KEKEKE~” dengan tawa khas evilnya Kyuhyun tertawa keras menyadari kekeliruan Hyomi yang memanggil Siwon dengan nama Eunhyuk diikutin dengan tawa member lain kecuali Eunhyuk. “YAAK APPO EUNHYUK~AH AH YEYEYE.. APPO HYUNG” koreksi Kyuhyun karna mendapat death glare dari Eunhyuk karna memanggilnya tanpa sebutan hyung.

“Ah..Mianhe Oppa!” Hyomi segera meminta maaf karna kekeliruannya. “Bagiku Eunhyuk oppa juga tak kalah tampan dengan Siwon Oppa hehe~ ayo kita lanjutkan!” Hyomi menghibur Eunhyuk dengan puppy eyes dan killer smilenya.

CHAKKAMAN! WOOKIE-AH! Aku tidak bisa bernafas! Aku baru saja dipuji oleh wanita yang kecantikannya menandingi SNSD! Aigoo~Aigoo~” seru Eunhyuk sambil memegang dadanya seakan orang yang terkena serangan jantung sambil menatap Ryeowook yang disampingnya. “Yayaya~ Uri Cassanova beraksi..” kali ini Sungmin menimpali Eunhyuk dengan wajah malasnya.

Hyung uri Hyomi terlalu baik sehingga dia takut melukai hatimu, tetap saja kau urutan terakhir soal ketampanan!” jawab Ryeowook dengan evil laughnya.

o 0 o

Malam ini member Super Junior kembali dengan jadwal personalnya. Ryeowook dan Sungmin kembali siaran di Sukira, Kang In latihan drama musikalnya, Kyuhhyun dengan program barunya di MBC, serta Leeteuk, Shindong, dan Eunhyuk dengan Strong Heartnya. Sisanya? Choi Siwon masih bergulat dengan dramanya di Cina dan Yesung dengan Handel n Gretelnya. Donghae? Seorang diri di dorm dengan iPadnya. Dia sudah menyelesaikan semua scene.

Aigoo, aku tinggal sendiri disini~ siapa yang harus kususul? Sebaiknya ke Handel n Gretel saja bertemu Yesung hyung..” Donghae menghembuskan nafas kasarnya dan beranjak keluar dorm dan saat Ia berjalan menuju lift…

“HYEMI~AH!” teriak Donghae.

“Hah? Anneyong! Nuguya? Apa..hmm..KYA! DONGHAE OPPA! Mianhe keke~” Hyomi sempat lupa namun sebenarnya bukan pada fisik Donghae tapi nama Donghae.

“Yaa Hyemi! Mengapa kau pikun sekali?” ucap Donghae sambil tersenyum kikuk.

Aigoo Oppa, maklumilah aku. Aku harus mengingat 10 orang dalam waktu yang masih singkat…ah aniyya..11 orang! Dengan oppa yang suka berkunjung..hmm..” Hyemi tampak berpikir keras nama yang Ia maksud.

“Heechul hyung!” Donghae mengingatkan dengan wajah datarnya.

“NAH! Itu maksudku. Ah oppa kau di lantai 11 juga? Atau?” tanya Hyemi.

“Iya.. kita berjodohkan? Kekeke~ kau mau kemana?” Donghae sedikit menggoda Hyemi dengan wink mautnya.

“Aku mau mencari makan… aku lapar..” Hyemi memegang perutnya sambil menggigit pelan bibirnya.

Aigoo~ kasihan~ baiklah aku antar berbahaya bagi gadis cantik sepertimu berjalan sendirian di Seoul!”.

“Yayaya~~ Virus Cassanova effect…”.

o 0 o

“MWO? KAU DARI MOKPO JUGA?!” pekik Donghae yang kaget mendengar jawaban Hyomi.

“Yayaya Oppa! Hati-hati makannya kau bisa tersedak nanti, aku bisa habis diamuk Elf jika oppa mati karna tersedak keke~” ejek Hyomi sambil menyodorkan gelas air ke Donghae. “Ya aku dari Mokpo, tapi aku pindah ke US karna appa dan eomma bercerai. Hmm cukup! Sekarang ceritakan tentang dirimu, oppa!” lanjut Hyomi.

“Ayo ceritakan lagi!” bujuk Donghae sedikit memohon dengan puppy eyesnya.

Hyomi tidak menjawab pertanyaan malah memberondong Donghae dengan berbagai macam pertanyaan. Hyomi bertanya dengan wajah yang sumringah, keingintahuannya mengalahkan sasaeng fans. “Andwe! Eh oppa apa benar kau mantan Jessica? Lalu Yoona? Aigoo~ lalu apa ada member SNSD lain? Haissh~ saat aku mencari informasi di google gossip itu selalu ada dimana-mana? Apa itu benar?….YAK APPO! HAISH!”.

Donghae menghentikan pertanyaan Hyomi dengan jitakan di kepala Hyomi. Mereka mulai dekat sejak malam itu. Di satu sisi, Donghae yang sudah merasakan perasaan sukanya kepada Hyomi semakin bercanda dan yang membuat Donghae merasakan sesuatu yang lebih, Ia merasa bahwa Ia bertemu cinta masa kecilnya lagi. Sifat Hyomi saat mengingatkan Donghae pada Dugong kecilnya.

o0o

STAR CITY APARTMENT

“Yaa Lee Donghae darimana saja kau? Bukannya hari ini kau tidak ada jadwal?” tanya Siwon yang baru datang dari China. Siwon kembali untuk mempersiapkan comebacknya lagi sehingga menyediakan sela-sela waktu di tengah kesibukannya syuting drama terbarunya.

“SIWONIE~ Entah kenapa aku sangat merindukanmu! Chagiaa~!” Donghae dengan wajah berserinya lari dan meloncat kepelukan Siwon yang berdiri melipat tangan menunggu di depan pintu seperti ayah yang menunggu anak gadisnya yang pulang malam.

Eunhyuk mulai tersenyum dengan gummy smile nya menunjukan sedikit kecurigaan. “Fishyku kenapa kau begitu senang? Pasti ada sesuatu.. apa kau berkencan dengan seorang gadis? Member girlband apalagi? Yak Donghae-ah jangan permainkan member-member girlband pendatang yang di bawah umur!”.

“YAK~ Kau kira aku sepertimu! Hyung, aku ingin jujur.. hmm… sepertinya aku….menyukai….Hyomi..” ujar Donghae sambil menggosok-gosok tengkuknya, meminimalisir gugupnya yang sedang ingin jujurnya pada kedua hyungcouplenya.

“MWO?!!” respon serempak dari Siwon dan Eunhyuk yang terkaget-kaget dan menjawab dengan nada tinggi. Keduanya langsung menatap Donghae dengan mata melotot dan mulut terbuka.

“YAK!!! Jangan berteriak! Kau ingin membuat member paling manis di Super Junior ini tuli~ haisssh!” jawab Donghae sambil menggosok-gosok kupingnya. “atau jangan-jangan…KALIAN MENYUKAI HYOMI JUGA..AH ANDWE! Aku tidak masalah bersaing dengan si monkey ini, tapi denganmu Siwon! ANDWEE!” Donghae menggeleng-geleng kuat kepalanya.

Eunhyuk menjawab dengan mendengus kesal “Ya maksudmu aku tidak pantas menjadi sainganmu ikan mokpo?! Aish~”.

“Donghae-ah, kalau soal menyukainya aku yakin semua uri hyung dan uri dongsaeng menyukainya. Aku pun menyukainya, Hyomi begitu cantik bahkan Hae Gyo noona pun tertandinginya tapi aku hanya menganggapnya sebagai yeojadongsaengku. Bahkan aku tidak punya nyali untuk mempunyai hubungan yang lebih dengannya, dia begitu polos bahkan lebih polos dari SeoHyun. Aku takut menyakitinya!” jelas Siwon.

“Aku juga merasa seperti itu, walaupun baru beberapa hari mengenalnya, aku merasa begitu dekat sejak lama dengannya karna sifatnya yang seperti malaikat. YAK~ DONGHAE! Awas saja kalau kau berani menyakitinya! No more monkey love fishy again~!” Eunhyuk menimpali dengan penjelasan menurut pandangannya ditambah dengan bahasa inggrisnya yang….buruk.

“Arraseo! Selain itu aku merasa kalau dia itu dugongku! Kalian pernah ku critakan kan?! Aku merasakan ini sejak pertama bertemu dengannya dan kalian tau..Hyomi juga pernah tinggal di Mokpo saat Ia kecil”. Ungkap Donghae.

“Ah jinjjayo?! Tapi jika dia bukan dugongmu itu, apakah kau akan tetap menyukainya?” tanya Siwon. Donghae mengangguk perlahan tapi pasti. Ia terlihat sedikit berfikir dan menjawab dengan didahului hembusan kasar nafasnya, “Tapi aku sangat berharap.. ah ani..aku yakin kalau dia dugongku..hatiku mengatakannya..”.

“Tapi kau harus menyelidikinya dulu, karna jika kau salah dia bisa mengira kalau kau menyukainya hanya karna mengira dia adalah cinta masa kecilmu dulu!” jelas Eunhyuk. “Ah lagian kau sangat babo chagi, kau selalu memanggilnya dengan sebutan dugong tanpa tahu namanya, alamatnya, nomor telefon, orang tua,…..” lanjut Eunhyuk pada Donghae sambil mendorong-dorong kepala Donghae dengan ujung jari telunjuknya pelan.

Donghae langsung menatap wajah Eunhyuk dan beteriak padanya,“YAK~ saat itu aku masih kecil belm berpikiran dewasa kelewat dewasa sepertimu! Saat itu kami hanya memanggil nama panggilan khas kami tanpa ingin tahu hal-hal lain..” jawab Donghae.

o 0 o

SM ENTERTAIMENT OFFICE

Harooga myuht dari dwego,

A day becomes months
Uhnjenganeun nae mamedo oneul gateun sae bomi ol tende…

It seems that even in my heart too a new spring has come…

 

Ajoo muhlli, ajoo muhlli muhn gose inneyo

You are in such a far away, far away, far off place
Geudaeui maeireun bomnarira miduh

I believe to you every day is spring
Ajoo muhn nal, ajoo muhn hootnal geudae nareul mannamyuhn

On a far off day, a very far off future, if you see me again
Neul hamkkeyuhddago yegihae jwuh

Tell me we were always together

 

Aigoo Ryeowook oppa…Daebak!” seru Hyomi pada Donghae yang sedang menikmati di ujung ruangan dekat pintu masuk. Hyomi yang terkagum-kagum mendengar suara Ryeowook yang sedang latihan untuk acara off-air duduk disebelah Donghae. Keduanya terhanyut dalam pikirannya masing-masing. Donghae hanya tersenyum menjawab pertanyaan Hyomi tanpa mengalihkan pandangannya dari sosok Ryeowook.

“Lagu ini judulnya apa oppa?” tanya Hyomi.

“One Fine Spring Day, ini lagu solo Ryeowook. Kau menyukainya?” jawab Donghae dengan ramah disertai senyuman manisnya.

“ Sangat! Lagunya sangat indah. Tapi aku tidak menyukai musim semi..”. Hyomi menghembuskan nafasnya dengan kasar dan tatapannya mulai berubah menjadi tatapan sedih yang menerawang jauh.

“Kenapa?” tanya Donghae heran sambil melirik gadis disebelahnya.

Hyomi menjawab dengan tatapan nanar dan membuat Donghae berhenti bernafas untuk sejenak. “Karna di musim semi aku melihat orang yang kucintai untuk terakhir kalinya..hmm..Ah mataku kelilipan, aku kembali ke ruang dance ya oppa! Anneyong!”. Hyomi pergi meninggalkan Donghae dengar air matanya yang mulai jatuh.

“Ya~HYOMI-AH!” panggil Donghae. Ingin sekali Ia mengejar gadis itu, tapi kakinya tertahan saat pelatih vokalnya memanggilnya.

Musim semi? Hyomi-ah apakah kau dugongku?! Musim semi adalah tepat disaat terakhir aku melihatmu, saat ulang tahunmu dan lagu ini….aku yang menulisnya saat aku ingat padamu. Saat aku duduk di taman tempat kita biasa bermain dan tempat terakhir aku melihatmu, menikmati musim semi bersama.

o 0 o

Seiring berjalannya waktu hubungan Hyomi dan Donghae semakin dekat. Donghae selalu menyelidiki apakah Hyomi adalah orang yang sama dengan Hyomi. Semakin hari Donghae yakin bahwa Hyomi adalah cinta pertamanya dulu, semakin banyak persamaan yang mengingatkan Donghae pada dugongnya. Namun Donghae tidak mempunyai nyali untuk bertanya langsung. Ia menunggu saat yang tepat.

Gomawo oppa kau mau mengantar aku ke acara pertunangan temanku. Ah aku seperti Eun So saja dijemput dan diantar. Aku jadi iri dengannya. Oppa carikan aku pacar!”.

“Ya apa kau tak lihat lelaki tampan disebelahmu ini? Apa aku tak cukup?”. Donghae merespon ucapan Hyomi dengan senyuman maut dan puppy eyesnya yang mematikan, namun sebenarnya Donghae memang serius untuk menyuruh Hyomi hanya melihat kepadanya saja.

Hyomi memutar matanya tanpa menghiraukan perkataan Donghae. Hyomi duduk dikursi penumpang sebelah Donghae yang sedang memacu kendaraannya. Bukannya menjawab pertanyaan Donghae, Ia malah membuka tasnya untuk mencari kalung penghias lehernya.

“YAK! PARK HYOMI! CHASSEY PARK! Aku berkata jujur! Kau tidak perlu mencari laki-laki lain, karna aku jodohmu.. apa kau bisa merasakannya?.. Hyo..” Donghae melirik kearah Hyomi dan seketika menghentikan racauannya.

CIIIITT~~~~~

Donghae menghentikan laju mobilnya dengan tiba-tiba. Wajah Donghae yang tadinya sangat terlihat bahagia saat menggoda Hyomi berubah menjadi wajah kaget saat melihat kalung yang digunakan Hyomi.

Flashback

“Apa itu?” tanya seorang anak laki-laki yang memperhatikan gadis kecil disebelahnya yang tampak senang memperhatikan bandul dari kalung yang dipakainya.

Gadis kecil itu menjawab tanpa melihat anak laki-laki yang seumuran disebelahnya masih dengan senyumnya. “Ini dibuatkan appa untukku. Dia ingin aku seperti lumba-lumba ini kemanapun mereka pergi mereka akan setia dan kembali”.

“Tapi lumba-lumba itu terlalu manis untukmu! Kau itu lebih mirip dugong! Hahaha…”

“YAK! FISHY!!!”.

FlashbackEnd

o 0 o

BRAAAK~

Pintu kamar Eunhyuk dibuka dengan kasar oleh Donghae. Donghae terlihat tersengal-sengal dan mulai bersiap untuk mengungkapkan suatu bukti lagi bahwa Hyomi adalah dugongnya. Eunhyuk hampir menjatuhkan laptop dipangkuannya karena terkejut melihat kedatangan Donghae.

Setelah Ia melihat kalung bergandul lumba-lumba yang dipakai Hyomi. Ia bersikap seolah tidak terjadi apa-apa. Donghae hanya memuji kalung itu dan bertanya kalung itu dia dapatkan dari mana. Jawaban Hyomi sama persis dengan jawaban gadis kecil yang pernah ditanya 20 tahun lalu. “Dari appa.. kalung ini dibuatnya sendiri loh.. hebatkan?!”. Jawaban ini tambah membuat Donghae yakin. Namun Ia hanya bersikap biasa saja di depan Hyomi dan mengantarnya ke pertunangan teman Hyomi.

Monkey! Kau tahu..hosh..hosh.. kau tahu… hosh aku menemukan dugong ku! Hosh..” Donghae menghempaskan dirinya kasar ke tempat tidur Eunhyuk sambil tersengal-sengal karena Ia berlari dari lantai 1 sampai lantai 11 dorm, karena lift sedang rusak dan Ia disuruh menunggu 15 menit untuk dapat menggunakan lift. Donghae memilih untuk berlari.

“YAK! LEE DONGHAE-SSI! KAU INI! Tenangkan dulu dirimu baru cerita! Haish~ jinjaa~” Eunhyuk mendengus sebal sambil mengerutkan dahinya dan Donghae kini tersenyum-senyum bahagia sambil menghapus keringat di dahinya dengan punggung tangannya.

“Yayaa! Apakah kau sudah gila ikan mokpo?! Sekarang kau tersenyum-senyum sendiri! Kau mau cerita atau tidak? Jika tidak maka keluarlah. Aku ingin melanjutkan film yadong yang ku tonton!”. Donghae segera mengubah posisinya disebelah Eunhyuk dari berbaring menjadi bersila dan menatap mata Eunhyuk dengan senyum 5 jarinya. Lalu Ia mulai bercerita tentang apa yang terjadi tadi.

“Mwo?! Chukkae My Fishy!” Eunhyuk tersenyum dengan gummy smilenya. “Tapi perlu kau pastikan lagi..ah ya 2 minggu lagi musim semi! Maka kau bisa langsung membuktikannya, bukankah kau sudah menunggu-nunggu musim semi tahun ini?!” lanjut Eunhyuk.

Donghae tampak berpikir sebentar dan menepuk dahinya sendiri, “Yaaa! Benaaar! Aigooo~ kenapa aku bisa lupa?!!”.

“YAYAYA! DONGHAE BABO! Mengapa kau tidak kau tidak cari tahu saja tanggal lahir Hyomi?! Bukankah kau berjanji akan bertemu kembali saat ulang tahunnya untuk memberikan…YAK! KAU AKAN.. ANI ANI..ANIYYA! JANGAN CIUM INNOCENT HYOMI-KU!”

“BINGO!~ SEJAK KAPAN KAU PINTAR?!!….” Donghae memuji Eunhyuk atas idenya yang merupakan cara yang paling efektif untuk mengetahui apakah Hyomi adalah orang yang ditunggu Donghae selama ini. Tetapi selang beberapa detik air muka Donghae berubah, “MWO?! APA KAU BILANG? ‘HYOMI-KU’?!!!”. Lalu selanjutnya mereka mulai bergulat di tempat tidur Eunhyuk seperti ahjumma-ahjumma di pasar yang berebut baju yang di diskon.

CKLEKK~

“YAK! APA YANG KALIAN LAKUKAN?!!!!!” pekik Kyuhyun yang melihat Donghae yang seperti terlihat ingin menarik celana Eunhyuk. “YAK HYUNG! CARILAH WANITA! LAKUKAN DENGAN WANITA! JANGAN SEPERTI ITU!” Kyuhyun reflek menutup matanya dan menutup pintu kamar Eunhyuk kembali dengan kasar.

                                                                        o 0 o

Setelah persiapan comeback Super Junior yang sangat panjang yang memakan waktu berbulan-bulan akhirnya tugas Hyomi telah selesai. Super Junior siap kembali dengan 6 jib yang sangat ditunggu-tunggu oleh Elf sebutan bagi fandom resmi Super Junior. Tepat saat musim semi, musim yang selalu ditunggu-tunggu Donghae disetiap tahunnya. Namun tahun ini adalah tahun yang paling Ia tunggu-tunggu, musim semi tahun ke-20. Ia akan kembali bertemu dengan Dugong-nya, yang Ia yakini bahwa dia adalah cinta pertamanya bukan cinta monyetnya saja.

Donghae sudah yakin bahwa sebenanya dia telah bertemu sosok yang Ia tunggu-tunggu, yaitu Hyomi. Saat Eunhyuk menyuruh Donghae mencari tahu tanggal lahir Hyomi, Ia langsung mencari tahu. Hyomi atau Chassey Park merupakan koreografer yang cukup terkenal di dunia walaupun diumurnya yang masih tergolong muda. Jadi bukan persoalan yang sulit untuk mencari tahu tanggal lahirnya di situs-situs internet. Hasil pencarian Donghae membuatnya sangat yakin bahwa Hyomi adalah dugongnya yang telah hilang dulu. Tanggal lahirnya sama dengan hari ulang tahun dugongnya dahulu, tanggal dimana mereka bertemu terakhir saat musim semi.

Sedangkan Hyomi, waktunya di Seoul tinggal beberapa hari lagi sebelum Ia kembali ke US. Ia akan menunggu sampai 1 minggu comeback the leader of hallyu star. Ia juga harus memenuhi janjinya pada seseorang di hari ulang tahunnya nanti dan segera kembali ke US.

MOKPO, 1 MEI 2012

                  Setelah lama menunggu akhirnya aku sampai juga pada musim semi tahun ini. Saengil Chukkae hamnida dugong, Park Hyomi. Bisa dibilang aku menunggu seseorang yang tidak jelas dalam waktu yang lama, yang bahkan namanya saja aku tidak tahu. Babo fishy ya!. Dan soal hadiah itu? Ya! Aku akan membrinya hadiah itu~kekeke~ Jeongmal Saranghae Park Hyomi-ah

Hyomi berbeda hari ini. Gayanya tidak seperti biasanya, American style, yang terlihat casual namun chic tapi Ia sangat cantik dengan dress putih tanpa lengan diatas lutut dan coat hitam sependek dressnya dan silleto hitam, tak lupa Ia memakai kalung lumba-lumbanya. Ditambah dengan rambut panjangnya yang di biarkan terurai. Ia keluar dari mobilnya dan berjalan ke sebuah taman. Dilihatnya dari belakang seorang laki-laki yang sedang duduk di kursi taman. Semakin dekat dan semakin dekat, akhirnya Ia dapat melihat dengan jelas seorang laki-laki dengan kemeja putih dengan lengan yang dilipat dan bahawan jeans hitam menggenggam sebuah box birthday cake dan siap dengan pemantiknya. Ia tersenyum memandangi cake yang Ia siapkan sendiri.

“KYA~ DONGHAE OPPA! Kenapa kau ada disini?!” pekik Hyomi kaget karena saat Ia sudah tepat ada di depan laki-laki itu.

Donghae sangat bahagia begitu Ia melihat kehadiran Hyomi. Tidak terlihat ekspresi terkejut diwajahnya karna sejak sebelumnya Ia yakin bahwa Hyomi adalah dugongnya. Donghae langsung menyalakan lilin dengan pemantik di tangannya. “Saengil chukkae hamnida..saengil chukka hamnida.. saranghaneun uri Hyomi.. happy birthday to you~~YEAAH!” Donghae bernyanyi dengan membawa birthday cake di tangannya.

“Hyomi~ah make a wish!” suruh Donghae. Hyomi hanya menuruti Donghae sambil menangis dan saat Ia membuka matanya dan meniup lilin-lilin diatas birthday cakenya. Setelah itu Donghae meletakan kembali birthday cakenya di ujung kursi taman dan mengambil seikat bunga matahari, bunga yang disukai dugong sejak kecil. Lalu Ia mulai menatap Hyomi menangis dan berkata dengan lembut, “Saranghae Park Hyomi, Jeongmal Saranghaeyo Chassey Park!” ucap Donghae dengan lembut disertai senyumannya yang sangat tulus.

“Yayaya uljima~ uljima jangan menangis di hari ulang tahunmu..”. Donghae merangkul Hyomi dan membawa ke pelukannya dan mengusap-usap bagian belakang kepalanya. Hyomi tidak membalas pelukan Ia hanya menangis. Karena Hyomi tidak berhenti menangis, Donghae melepaskan pelukannya dan menatap wajah Hyomi lalu menangkup wajah Hyomi dengan tangannya. “Dugongku, apakah kau menyuruhku menunggu dan datang ke taman ini setelah 20 tahun untuk melihatmu menangis? Aigoo~”. Donghae tersenyum kecil.

“Oppa mian..mianhe..jeongmal mianhee!” jawab Hyomi ditengah-tengah tangisannya.

“Kau salah apa Hyomi?! jika karna kau yang tiba-tiba menghilang sejak terakhir kita bertemu aku sudah memaafkanmu! Uljima~”. Donghae menghapus airmata Hyomi dengan ibu jarinya.

Hyomi melanjutkan penjelasnnya dengan ragu-ragu, “Aku..aku..aku bukan orang yang kau cari..!”.

“Appa maksudmu Hyomi~ah? Jangan membuat aku bingung..” tanya Donghae. Hyomi lalu membuka tas jinjingnya dan mengambil sebuah surat dan menyuruh Donghae untuk membacanya.

Dear fishy,

Fishy Anneyong! Apa kau menepati janjimu?!

Ah bagaimana ya rupamu sekarang?! Apa wajahmu masih seperti ikan gobi di aquarium pasar ikan itu?! Hahaha..

Fishy, jeongmal mianhaeyo! Aku tidak bisa menemuimu, saat kau membaca surat ini menurut dokter-dokter itu mungkin aku sudah tidak ada di dunia. Mungkin aku sudah bersama bada, anjingmu. Apakah kau sudah menemui pengganti bada?

jeongmal mianhe! Aku menghilang tiba-tiba. Aku tidak menemanimu bermain lagi. Appa terlalu pemaksa fishy, Ia ingin aku ikut dengannya.

Jeongmal mianhe! aku tidak bisa menepati janjiku. Mianhe. Aku mempunyai otak yang tidak dapat berkompromi, ia tidak bisa melanjutkan perkerjaannya ditubuhku ini.

Gomawo Fishy, kau mau menjadi teman bermainku.

Gomawo, karna kau telah selalu mengakui diriku sebagai pacarmu walaupun saat itu kita belum mengerti apa-apa.

Gomawo, telah menungguku, selama itu.

Gomawo telah menepati janjimu. Gomawo..Jeongmal gomawoyo!

Dikehidupan selanjutnya aku berjanji untuk menunggumu, mencarimu, dan menemuimu untuk menagih hadiah yang kau janjikan dulu..^^

Fishy anneyong! Semoga aku menemuimu dikehidupan selanjutnya!

Ps: wanita cantik yang sekarang ada di depanmu itu adik kembarku, hmm aku merestuimu bila kau jatuh cinta padanya. Jagalah dia! Awas kalau kau menyakitinya.. dan jangan coba-coba memberikan hadiahmu itu padanya! ;p

Park Hyori-

Donghae terduduk lemas dikursi taman setelah membaca surat yang Ia baca. Ia menitikkan airmatanya. Hyomi hanya bisa memandang Donghae dengan tatapan nanar dengan matanya yang masih berkaca-kaca.

“Oppa, mianhe! Jeongmal mianhe… orang yang kau tunggu selama ini Park Hyori saudara kembarku. Onnie meninggal saat umurnya 15 tahun karna kanker otak. Kami berpisah sejak umur 3 tahun. Aku ikut dengan appa di US bersama istri barunya dan eomma disini dengan onnie. Sejak mengetahui onnie sakit, appa membawanya ke US untuk pengobatan..tapi..” Hyomi menghentikan kata-katanya dan kembali menangis. “onnie meninggal. Dia tidak mau membagi sel kanker itu padaku. Ia harus menderita sendiri..”.

Donghae menguatkan dirinya dan mulai berdiri dan merengkuh tubuh Hyomi ke pelukannya. Hyomi kali ini membalas pelukan itu. Donghae dan Hyomi menangis bersama di dalam pelukan. “Hyomi-ah, uljima~ ini bukan salahmu. Ini memang sudah takdir. Uljima~” Donghae berbisik lirih menenangkan Hyomi yang menangis. Perlahan Hyomi mulai melepaskan pelukan Donghae dan menatap Donghae dengan tatapan lembutnya.

“Oppa, gomawo telah menemani onnie ku saat aku tak ada. Oppa, mianhe.. jika saja aku tahu lebih awal..” Hyomi lalu menghembuskan nafasnya dengan kasar dan memegang tangan kanan Donghae, “Oppa gomawo sudah menepati janjimu pada onnie, tugasku sudah selesai sebagai partner kerja atau sebagai adik dugong kecilmu. Aku harus kembali ke US oppa. Oppa gomawo untuk segalanya..”. Hyomi melepaskan tangan Donghae dengan lembut dan mengambil tas jinjingnya di bangku taman dan bersiap untuk meninggalkan Donghae.

“Jangan pergi! Jebal! Aku tidak mau menunggu lagi. Aku lelah. Aku tidak mau kehilangan lagi. Aku tidak mau ditinggalkan untuk kedua kalinya oleh orang yang kusayangi. Jebal!”. Suara Donghae menghentikan langkah kaki Hyomi. Mata Donghae masih berkaca-kaca dan tangannya mengepal.

Hyomi pun berbalik dan menatap Donghae dengan tatapan lembut dan mata sembapnya. “Oppa, aku Park Hyomi, bukan Park Hyori!” ucap Hyomi sambil menggeleng kepalanya pelan.

Saranghae..Jeongmal saranghae Park Hyomi..! Apakah kau tidak mendengar? Park Hyomi..bukan Park Hyori..” balas Donghae dengan tatapan sendunya.

Hyori mulai tersenyum dan menghapus airmatanya serta menghempaskan tas jinjingnya kembali ke bangku taman, dan berjalan mendekati Donghae yang pipinya masih basah dengan air matanya. “Oppa uljima, Aigoo~ kau benar-benar prince of tears..” ucap Hyomi sambil menghapus airmata Donghae. Tiba-tiba tangan Donghae menahan kedua tangan Hyomi.

“Jadi apa jawabanmu?” tanya Donghae.

“Apakah tadi itu pertanyaan? Tadi itu pernyataan Lee Donghae-ssi! Kekeke~”. Hyomi tertawa dengan evil laughnya ajaran Kyuhyun.

“Haish, baiklah.. Hyomi Park maukah kau menjadi wanita yang paling beruntung di dunia dengan menjadi yeojachingu Lee Donghae Super Junior? Maukah kau menjadi wanita yang jika berkencan harus berpura-pura menjadi staffku? Maukah kau menjadi wanita yang sabar menghadapi kecemburuan Lee Hyuk Jae?..” tanya Donghae sambil menunjukan killer smilenya.

“HAA~ terlalu banyak beban sepertinya jika aku mau..” jawab Hyomi sambil melirik ke arah lain.

Mata Donghae melotot mendengar jawaban dari Hyomi. “YAK~! Aku saja mau menjadi namjachingu Park Hyomi alias Chassey Park seorang koreografer dunia, bahkan aku akan sabar jika kau harus dance couple dengan Justin Bieber~!”.

Aigoo~ apakah aku pernah menawarkanmu untuk menjadi namjachingu-ku?….”. Donghae menunjukan aegyonya seperti anak kecil yang tidak diberikan permen oleh ibunya. “Ah kyeopta! Keke~ aku mau Lee Donghae BABO!” jawab Hyomi sambil mengeluarkan lidahnya seraya mengejek laki-laki yang ada di depannya. Tiba-tiba Donghae menahan tubuh Hyomi dengan kedua tangannya di samping kedua lengan Hyomi….

CHU~~

Donghae mencium bibir mungil Hyomi dengan satu gerakan cepat.

“YAK! HAISH~ JINJA~ OPPA! KAU MEREBUT FIRST KISS KU?!”. Hyomi melotot dan memukul kecil dada Donghae.

“YAK~ AKU MENUNGGU SELAMA 20 TAHUN KARNA ONNIEMU, AKU BAHKAN MENOLAK ADEGAN KISSING DALAM DRAMA-DRAMA! APAKAH AKU HARUS MENUNGGUMU LAGI?!”. Donghae membalas teriakan wanita yang dicintainya itu sejak pertama kali bertemu dan menariknya kepelukannya dan memeluknya seakan tidak mau melepasnya lagi.

“Apakah ini juga pertama untukmu, oppa?”

“Untuk seorang wanita ini pertama kali, tapi untuk…YAA APPO, Jagiyaa~!” gerutu Donghae dengan mengerucutkan bibirnya karena dahinya mendapat sebuah hadiah jitakan dari Hyomi.

Dugong! Hmm.. Hyori-ah.. gomawo untuk kenangan yang begitu indah. Gomawo telah mempertemukanku dengan adikmu yang cantik ini. Aku berjanji akan menjaganya seumur hidupku, mencintainya selalu. Kau tau kan aku tidak pernah ingkar? Keke~ Mianhe Hyori, aku menciumnya. Aku tidak membawa hadiah ulang tahun kekeke~. Maka aku membrikan hadiah….hmm hadiah yang tak akan pernah dilupakan seumur hidupnya. Sampai jumpa dikehidupan selanjutnya Park Hyori!

 

 

THE END

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: