7 Years Of Love

7 years of love

Title: 7 Years Of Love

Author: Sung Rimin

Main Cast:

  • Cho Kyuhyun
  • Park Sungrin
  • Yesung

Genre: Sad, AU

Lenght: Oneshoot

Rating: T

A/N: Maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan kata dan kesamaan alur. Tapi cerita ini murni dari pemikiran otak dan imajinasiku saat mendengarkan lagu yang sama dengan judul cerita ini. Don’t Be Silent Readers, Please Comment and Happy Reading J

Summary: Always Wait And Love You

***

 

Malam kelam yang sunyi. Hanya terdengar suara jangkrik dan burung hantu. Ditemani dengan cahaya bulan yang terang menderang dan taburan hiasan bintang disampingnya.

Seorang laki-laki duduk termenung dibangku taman. Ia sendirian, hanya ada lampu taman disampingnya. Duduk menundukan kepala sambil memegang satu tangkai bunga sakura yang sangat cantik seperti baru dipetik dari pohonnya. Entah dari mana ia dapatkan bunga secantik itu. Bahkan di Korea pun tak ada satupun pohon sakura yang tertanam, bunga itu hanya ada di Jepang saja!

“Kyuhyun-ah” Suara seorang gadis menggema. Ia memanggil lelaki yang sedari tadi duduk diam memandangi rerumputan dibawah.

“Cho Kyuhyun?” Serunya lagi.

“Yak Cho Kyuhyun!” Gadis itu menepuk pundak Kyuhyun yang membungkuk. Kyuhyun pun tersadar dari lamunannya.

Mata Kyuhyun menangkap manik mata milik seorang gadis yang tengah berdiri disampingnya. Mata hitam milik Kyuhyun tak berkedip sedetikpun. Matanya tak mau lepas dari mata gadis itu. Terus ia pandangi bahkan lebih dalam. Seakan-akan gadis itu adalah barang berharga yang telah hilang dan baru ia temukan lagi.

Kyuhyun bangkit dari duduknya. Ia berdiri perlahan dengan tatapan masih tertuju pada mata gadis itu. Setitik air mata sudah hadir dipelupuk matanya, tinggal menunggu waktu kapan turunnya air mata itu. Kyuhyun semakin mendekat kearah gadis itu. Ia memperhatikan sudut-sudut wajah gadis itu. Lama, sangat lama ia memperhatikannya. Dimata Kyuhyun, gadis itu tak berubah sama sekali setelah 7 tahun ia meninggalkannya. Kyuhyun masih mengingat jelas wajah gadis ini dengan jelas. Ia tak pernah melupakannya, ia terus mengingat dan mengingatnya.

“Park Sungrin?” Kyuhyun menyentuh pipi gadis yang dipanggilnya ‘Park Sungrin’. Air matanya sudah tak bisa tertahan dan keluar begitu saja.

“Kau benar-benar Park Sungrin?” Tanya nya sekali lagi.

“Ne” Jawab Gadis itu sambil menitikkan air mata.

“Kau benar Park Sungrin yeojachinguku ku? Orang yang selama ini aku tunggu kehadirannya?” Bibir Kyuhyun bergetar. Isakan tangis Kyuhyun semakin deras.

“Ne Kyuhyun. Aku yeojachingumu yang selama ini menghilang dari kehidupanmu. Orang yang kau tunggu selama 7 tahun. Aku kembali Kyuhyun-ah, aku kembali!!” Gadis itu mengagguk meyakinkan Kyuhyun. Tangis bahagia menyelimuti dirinya. Gadis itu menangis sambil tersenyum. Cantik sekali saat ia memperlihatkan senyumannya. Senyuman tulus dari dalam hatinya, bukan dari bibirnya saja.

Kyuhyun tersenyum karena dia yakin gadis yang berada didepannya benar Park Sungrin, yeojachingunya yang pergi dari dunianya selama 7 tahun. Ia benar-benar merindukan sosok gadis yang hampir 3 tahun menemaninya, mengisi kekosongan dalam hari-harinya, memberi keceriaan dalam hidupnya dan memberi kebahagiaan dalam hatinya. Mau seberapa lama gadis itu pergi, asalkan ia mau kembali, Kyuhyun berjanji akan selalu menunggunya karena rasa sayang yang telah ia miliki tak akan pudar dengan begitu saja.

Kyuhyun memeluk erat tubuh mungil Sungrin. Memeluknya erat, sangatlah erat, seperti ada perekat yang menempel di tubuh mereka. Melepas rindu yang selama ini tertahankan dan merasakan kasih sayang yang sempat menghilang. Ternyata rasa sayang itu masih tumbuh setelah 7 tahun berjauhan tanpa adanya komunikasi. Mungkin beberapa orang akan dengan mudahnya melupakan seseorang dalam jangka waktu selama itu, tapi mereka tidak! Sampai detik ini juga mereka masih saling mencintai dan menyayangi. Tak ada yang berkurang sedikitpun walau terhenti oleh waktu. Mengerti satu sama lain adalah kunci utama bertahannya suatu hubungan.

“Sungrin-ah!” Suara seorang pria yang berjarak tak jauh dari tempat Kyuhyun dan Sungrin berada. Kyuhyun terpaksa melepaskan pelukannya dari Sungrin karena merasa terganggu dengan suara tersebut. Sungrin mengedarkan seluruh pandangannya keseluruh sudut taman tersebut dan terpaku saat melihat sesosok namja dengan pakaian serba hitam. Ia mengenali sosok pria tersebut. Sangat mengenalinya, dan ia yakin Kyuhyun pun mengenalinya.

“Yesung??” Gumam Sungrin. Matanya membulat dengan apa yang ia lihat.

“Sedang apa kau disini?” Lanjutnya.

“Memang tak boleh kalau aku disini?” Tanya Yesung. Ia mendekat kearah Kyuhyun dan Sungrin.

“Bukan tak boleh, tapi bukankah kau masih banyak pekerjaan di Jepang?”

“Memang masih banyak. Aku kesini karena aku ingin menjagamu” Yesung menarik sudut bibirnya yang membentuk ‘Evil Smirk’ dan menaruh tangannya disaku celananya.

“Apa maksudmu ingin menjaga Sungrin?” Tanya Kyuhyun yang mulai bingung dengan perkataan Yesung.

“Ah Cho Kyuhyun! Kau ada disini? Sudah lama aku tak berjumpa denganmu!” Yesung menghampiri Kyuhyun ingin memeluknya, tetapi ditepis oleh Kyuhyun.

“Cepat katakan!”

“Kyuhyun-ah! Maafkan aku, bukan maksudku ingin mengkhianatimu. Aku tau kalau kau mencintai Sungrin entah sudah berapa lama. Kalian juga sudah berpacaran entah berapa tahun lamanya. Tapi, ini masalah cinta Kyu! Aku tak bisa menolak!” Tutur Yesung panjang lebar. Kyuhyun sudah merasa geram, ia mengepalkan kedua tangannya, ingin sekali ia menghajar wajah orang yang dihadapannya. Kyuhyun sudah tau apa maksud dari perkataan Yesung. Sungrin hanya bisa terdiam. Hampir saja ia menjatuhkan air mata untuk yang kedua kalinya. Tapi ia tahan. Sedari tadi ia hanya bisa menutup mata, menahan seluruh butiran air mata yang hendak keluar. Ia menggenggam kuat tangannya. Ia benar-benar tak sanggup dengan apa yang akan terjadi selanjutnya.

“Aku telah bertunangan dengan Sungrin. Ini cincin pertunangan kami!” Yesung mengamit tangan Sungrin. Dan memperlihatkan cincin yang melingkar manis di jari Sungrin.

Kyuhyun benar-benar kecewa dengan Yesung. Tega-teganya ia mengkhianati persahabatan mereka berdua. Cuma karena cinta. Hanya cinta! Yesung tau kalau Kyuhyun belum memutuskan hubungannya dengan Sungrin, tapi kenapa Yesung tega merebut Sungrin begitu saja. Bahkan sudah bertunangan! Kyuhyun benar-benar kecewa, sangat kecewa.

“Apa benar kau sudah bertunagan dengan Yesung?” Kyuhyun bertanya dengan Sungrin. Air mata sudah tak bisa ia tahan lagi. Ia benar-benar masih sangat mencintai Sungrin, tapi entah kenapa ia menduakan cintanya, padahal kata-kata ‘Putus’ belum terlontar dari bibirnya.

Sungrin tertunduk, ia tak bisa mengatakan sepatah kata pun. Ia benar-benar tak tega dengan Kyuhyun. Ia mulai menyesal dengan keputusannya beberapa bulan yang lalu –menerima pinangan dari Yesung-. Ia mulai berfikir, kenapa ia bisa menerima pinangan dari Yesung? Apa ia kesepian di Jepang? Mungkin, karena Sungrin tak sempat berkomunikasi dengannya.

Air mata masih terus menggenangi kelopak matanya. Tubuhnya bergetar karena isakan tangis yang tak kunjung berhenti. Masih menundukan kepalanya, ia tak berani memandang wajah Kyuhyun yang sangat marah dan kecewa. Sungrin sudah kehabisan kata-kata. Ia bingung harus berkata apa?! Pertanyaan Kyuhyun masih belum dia jawab. Tapi akhirnya, Sungrin hanya menganggukan kepalanya tanpa melihat manik mata Kyuhyun.

Kyuhyun sangat geram karena Sungrin sama sekali tak menatapnya. Ia menangkup wajah Sungrin agar setara dengan wajahnya. Ia melihat mata Sungrin yang tergenangi air mata begitu juga sebaliknya. Yesung yang sedari tadi berada dihadapan mereka mulai mundur perlahan, membiarkan mereka berdua menyelesaikan masalahnya. Membiarkan mereka berdua melepas rindu bersama, membiarkan mereka berdua melepas rasa sayang yang masih melekat, dan melepas rasa cinta yang masih tertanam dihati mereka.

“Tatap mataku Sungrin-ah!! Tatap!! Apa menatapku begitu susah bagimu sekarang?? Apa kau sudah lupa denganku?? Aku selalu menunggumu tapi kenapa ini balasannya?? Kenapa ini balasannya Sungrin-ah? Kenapa? Jawab aku Sungrin-ah! Jawab! Aku mohon!”

“Mianhae Kyuhyun-ah! Mianhae…” hanya kata-kata itu yang dapat ia lontarkan.

“Kenapa Sungrin-ah? Kenapa? Aku butuh penjelasan mu! Bukan permintaan maaf mu!”

“Aku tak bisa menjelaskannya sekarang Kyu-ah! Aku tak bisa! Suatu saat nanti kau pasti akan mengetahuinya sendiri.”

“Aku ingin sekarang Sumgrin-ah” Mohon Kyuhyun.

“Aku tak bisa Kyu.. Aku mohon mengerti lah!”

“Ne” Kyuhyun menjauhkan wajahnya dari Sungrin. Wajah dinginnya mulai terlihat kembali. Dia tak biasanya memasang wajah seperti ini apabila ada Sungrin dihadapannya.

“Kau marah padaku?” Tanya Sungrin heran.

“Sungrin-ah” panggil Yesung dari kejauhan sana. Sungrin menolehkan kepalanya kearah sumber suara tersebut.

“Lebih baik kau berkata jujur sekarang. Aku akan pergi dari sini dan membiarkan kalian berdua menyelesaikan masalah kalian. Maaf telah mengganggu kalian.” Tutur Yesung dengan bijak. Yesung segera pergi menaiki mobil nya dan melaju pergi meninggalkan taman.

Hening seketika, tak ada satupun yang berbicara. Hanya ada desiran angin yang bertiup menerbangi beberapa dedaunan yang jatuh keatas rumput yang hijau. Kyuhyun dan Sungrin terdiam seribu bahasa. Ingin sekali Sungrin mengungkapkan isi hatinya sekarang, tapi entah mengapa mulut ini terasa sangat berat untuk mengeluarkan kata-kata. Bahkan hanya berbicara 1 kata seperti ‘A’ terasa sulit baginya.

“Kyu…”

“Kyuhyun…”

“Kyuhyun-ah…”

Sudah 3 kali Sungrin memanggil nama Kyuhyun, tapi Kyuhyun sama sekali tak merespon. Kyuhyun hanya berdiam diri dihadapan Sungrin sambil memalingkan wajahnya dari Sungrin. Betapa sakit hatinya melihat Kyuhyun memperlakukannya seperti ini. Ya walaupun ia tahu, Kyuhyun sedang marah saat ini karena perbuatannya yang tak mau jujur pada Kyuhyun. Ia yang mulai dan ia yang harus mengakhiri.

“Kyuhyun-ah” panggilnya lagi. Ia berharap kali ini Kyuhyun mau menjawab panggilannya tersebut. Sedari tadi Sungrin menundukkan kepalanya, ia benar-benar takut melihat wajah dingin Kyuhyun. Ia terus memainkan jari-jarinya sambil menahan air mata yang ingin keluar dari pelupuk matanya.

“Kenapa kau tak menjawab juga Kyu-ah? Tolong jawab aku!” butiran air mata mulai menggenangi pelupuk mata Sungrin. Badannya mulai bergetar karena tak kuat menahan air mata yang ingin menerobos keluar dari pelupuk matanya.

“Apa?” jawab Kyuhyun singkat. Kyuhyun benar-benar benci apabila ada wanita menangis. Ia akan melakukan apapun asalkan wanita itu tidak menangis lagi. Ia juga rela membunuh nyawanya sendiri asalkan wanita itu berhenti menangis.

Sungrin tertegun dengan apa yang baru saja ia dengar. Kyuhyun menjawab panggilannya. Ternyata Kyuhyun memang tak berubah sama sekali. Ini adalah sifat Kyuhyun yang Sungrin sukai. Mengutamakan wanita, atau ‘Ladies First’. Mana ada seorang wanita yang menolak apabila seorang lelaki mempunyai sifat seperti itu? Pasti tidak ada! Apalagi Kyuhyun sangat tidak suka apabila ada wanita yang menangis.

Sungrin masih diam tertunduk. Mengunci bibir nya rapat-rapat. Masih diam memandangi rerumputan dibawahnya. Air matanya sudah tidak mengalir lagi, tapi bekas aliran air matanya masih membekas di kedua pipinya.

“Yak Sungrin-ah! Mwoeyo?” tanya Kyuhyun lagi. Masih tak ada jawaban.

“Sunrin-ah” Kyuhyun menghampiri Sungrin lalu memeluknya erat. Mungkin Kyuhyun benar-benar geram melihat tingkah laku Sungrin yang hanya berdiam diri dan tak mengeluarkan sepatah kata pun.

“Mianhae Sungrin-ah.. Mianhae…” Kyuhyun pun mulai terisak dalam pelukan Sungrin. Sungrin membelalakan matanya karena isakan tangis Kyuhyun yang pecah.

“Untuk apa kau meminta maaf? Bukan kau yang salah! Tapi aku yang salah! Aku yang seharusnya minta maaf, bukan kau!”

“Mian Sungrin-ah.. Mian…” Kyuhyun masih terus mengatakannya.

“Maaf untuk apa?” Kyuhyun melepaskan pelukannya dari Sungrin, mengusap seluruh air mata yang mengalir dipipi. Ia juga menghapus jejak air mata yang masih timbul dikedua pipi Sungrin.

Mata Kyuhyun beralih kepada langit diatas. Dimana terdapat bulan dan bintang yang terus menghiasi dunia. Ingin rasanya Kyuhyun menjadi bulan dan Sungrin menjadi bintang. Agar mereka selalu bersama sampai bumu ini lenyap. Tapi itu takkan mungkin, ia sudah ditakdirkan menjadi manusia, begitu juga Sungrin. Dan ini takdir mereka selanjutnya. Benar-benar perih rasanya menghadapi takdir seperti ini. Ingin rasanya ia memutar waktu agar ia bisa memperbaiki kesalahannya. Andai itu bisa, ia akan lakukan walaupun resiko nya akan sangat berat.

Masih memandangi langit. Sebenarnya ia sedang menahan air mata yang hendak keluar lagi dari pelupuk matanya. Tapi ia tahan, karena ia tak mau menagis lagi dihadapan Sungrin. Ia juga sedang memikirkan jalan keluar yang terbaik untuk mereka, lebih tepatnya untuk Sungrin. Dia rela tidak bahagia seumur hidupnya, asalkan Sungrin bahagia selamanya.

“Sekali lagi aku ingin meminta maaf padamu!” Kyuhyun mulai membuka suaranya.

“Maaf untuk apa Kyu-ah?”

“Maaf karena kesalahanku!” perkataan Kyuhyun sungguh sangat menggantung. Membuat Sungrin kebingungan.

“Jawablah yang benar kyu! Jangan menggantung seperti ini!”

“Kau tidak salah Rin-ah! Aku yang salah!”

“Sudahlah lupakan! Aku membencimu!!” geram Sungrin. Sungrin berbalik membelakangi Kyuhyun. Ia hendak melangkah pergi, tapi tangannya ditahan oleh Kyuhyun. Sungrin menghentikan langkah kakinya, tapi tidak berbalik keposisi awal.

“Andai 7 tahun yang lalu aku bisa ikut denganmu ke Jepang, mungkin ini tak akan terjadi. Andai 7 tahun yang lalu aku bisa menemanimu, menjaga mu, melindungimu, pasti ini juga tak akan terjadi. Pasti kau masih tetap bersama ku dan tetap menjadi milikku. Itu kesalahnku yang pertama.”

“Yang kedua. Sebenarnya aku berbohong padamu. Sebenarnya aku bisa ikut denganmu ke Jepang karena teman ku mengajakku study bersama di Jepang. Tepatnya di Osaka, sama seperti mu, hanya berbeda University saja. Tapi aku menolaknya. Karena aku ingin melihat seberapa kuatnya cinta mu padaku dan berapa besar sayang yang kau miliki untukku.”

“Yang ketiga soal komunikasi. Masalah ini aku benar-benar minta maaf padamu. Masalah ini yang membuat hubungan kita hancur seperti ini. Mungkin aku terlalu sibuk sampai-sampai tak bisa menghubungimu. Mengirim e-mail pada mu saja aku tidak bisa. Aku benar-benar manusia bodoh! Benar-benar bodoh”

Tangis Sungrin pecah. Sungrin menghambur kepelukan Kyuhyun. Ia benar-benar tak sanggup mendengar cerita kyuhyun yang begitu mengiris hatinya. Dosa apa ia sampai bisa menduakan cinta Kyuhyun yang begitu tulus untuknya. Keputusannya memang lah salah! Ia menyesal! Sangatlah menyesal! Mungkin kata maaf tidak lah mampu untuk menghapus rasa sakit yang teriris di hati Kyuhyun.

“Itu bukan kesalahan mu Kyuhyun-ah! Itu bukan kesalahanmu! Kau tak salah.. Tapi aku yang salah. Kebohonganmu adalah suatu kebaikan, hanya saja aku yang salah mengartikan. Sikap mu selama 7 tahun ini juga tak salah, hanya aku saja yang tak mengerti apa maksudnya. Maaf Kyuhyun telah men…” kata-katanya terhenti. Kyuhyun menutup bibir Sungrin dengan jari telunjuknya. Ibu jarinya juga senantiasa menghapus air mata yang mengalir di kedua pipi Sungrin. Kyuhyun mencium kening Sungrin. Menandakan ia benar-benar tulus mencintai dan menyayangi Sungrin. Tak peduli seberapa sakitnya menerima kenyataan pahit seperti ini, asalkan Sungrin bahagia, ia juga bahagia.

“Jangan kau bahas lagi masalah ini. Aku tak ingin kau meminta maaf dengan ku lagi, karena memang aku yang salah! Bukan kau! Kau tak perlu meminta maaf padaku. Dan jangan memperjelas masalah yang ada. Biar aku yang mengetahuinya sendiri. Walaupun tadi si boneka chukky itu bilang kau harus jujur padaku, aku tetap tak akan mau mendengarnya. Aku bahkan tak akan segan-segan meninggalkanmu dan membencimu seumur hidupku” Sungrin tersenyum mendengar kata-kata Kyuhyun tadi. Dan mungkin dikejauhan sana seseorang juga tersenyum sambil meneteskan air matanya. Mungkin karena ia merindukan sebutan nama tersebut sampai-sampai ia meneteskan air matanya. Ia jadi merindukan masa-masa disaat mereka berbagi canda dan tawa. Ia tak mengerti kenapa akhirnya menjadi seperti ini.

“Oh iya, aku punya sesuatu untuk mu!” ucap Kyuhyun dengan nada yang sedikit ceria.

“Apa itu?”

Kyuhyun mengambil setangkai bunga sakura yang berada disamping bangku taman yang tadi ia duduki.

“Tara!! Kau masih ingat tidak dengan bunga ini? Setangkai bunga sakura yang kita petik bersama di Jepang seminggu sebelum keberangkatanmu!”

“Ne aku ingat! Kau masih menyimpannya? Ya tuhan aku benar-benar tak menyangka! Aku fikir bunga ini sudah layu” Sungrin mengambil bunga tersebut dari tangan Kyuhyun. Matanya berkaca-kaca hampir menangis, tapi ditahan. Ia benar-benar tak menyangka, Kyuhyun menepati janjinya untuk merawat bunga ini sampai ia kembali.

“Gomawo Kyu-ah” Sungrin tersenyum simpul. Benar-benar seperti bidadari. Bahkan bidadari akan kalah cantiknya dengan Sungrin, itu menurut Kyuhyun. Ia mungkin akan benar-benar merindukan senyuman Sungrin setelah ini. Tak ada lagi canda tawa bersama Sungrin. Ia harus kuat menjalani semua ini. Demi Sungrin!

“Ne. Oh iya hari sudah malam. Tak baik untuk wanita sepertimu masih berkeliaran diluar seperti ini. Aku yakin boneka chukky itu sedang menunggumu. Percayalah padaku, dia pasti akan menjagamu seperti aku menjagamu, bahkan lebih baik. Bahagia lah bersamanya dan malam ini aku nyatakan sebagai malam terakhir kita bersama layaknya seorang kekasih. Aku dan kau sudah tidak bisa menjadi ‘Kita’. Bahagialah bersamanya. Saranghaeyo …”

Kyuhyun pergi meninggalkan Sungrin. Sungrin masih berdiri menggenggam bunga sakuranya. Ya, hubungannya telah berakhir sekarang. Hubungan yang telah terjalin bertahun-tahun lenyap sudah. Dan masa depannya kini bukan bersama Kyuhyun, tapi dengan orang lain.

“Mianhae Kyu.. Semoga kau cepat mendapatkan pendamping yang jauh lebih baik dari diriku. Nado saranghaeyo Cho Kyuhyun”

Dan seketika satu kelopak bunga sakura terjatuh mengenai rumput. Bertanda semua benar-benar telah berakhir tanpa adanya rekayasa.

End

 

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: