Life is (Not That) Hard [4/9]

kyufall4

Nama : Nona Fiksi

Judul Cerita : Life is (Not That) Hard part 4

Cast : Cho Kyuhyun, Moon Hyerim, etc.

Genre : Romance, Life

Rating : PG-15

Length : Chapter

 

Hello, this is Nona Fiksi speaking eh writing. Ini pertama kalinya aku kirim FF ke Super Junior Fanfiction. Semoga fanfict ini berkenan. Base cerita ini terinspirasi dari Skandal yang dialami Eunhyuk dan belakangan response netizen mulai positif terhadap Eunhyuk. Semoga kisah ini bisa menginspirasi kita semua untuk selalu bersabar, terus berbuat baik dan jangan menyerah. Selamat menikmati ~

Fanfict ini juga di post di wadahfiksi.wordpress.com

***

Preview Part 3

“Buwahahahahahaha Yak Hyerim-ah! Hahahahaha aigoo perutku…bwhahahahahaha Yak Hyerim-ah…kenapa kau bisa berpikir seajaib itu hahahahaha” ujar Kyuhyun sambil terbahak.

“Yeokshi Hyerim-ah! Gomawo ne…” kata Kyuhyun menepuk lembut tangan Hyerim yang tanpa Ia ketahui si empunya tangan sudah melonjak kegirangan dalam hatinya.

***

PART 4

Sekelompok Orang Melakukan Aksi Protes di depan Gedung KBS Menuntut Untuk Pencabutan Nama Cho Kyuhyun Dari Panelis Acara Hidden Singer Karena Skandal Terakhirnya.

Sebuah judul yang tentunya sangat menyakitkan apabila dibaca oleh Kyuhyun dan keluarganya. Sudah genap satu minggu Kyuhyun kembali beraktivitas di dunia entertainment dan sudah satu minggu itu juga terror-terror semakin gencar Ia terima. Mulai dari aksi pelemparan telur ke mobil Kyuhyun ketika Ia baru saja keluar dari Rumah Sakit, petisi-petisi yang memintanya untuk bunuh diri yang tentu saja dengan sengaja ditempelkan di depan gedung SM Entertainment sampai terakhir yang ramai diberitakan media, aksi protes di depan gedung KBS untuk acara baru yang akan Kyuhyun hadiri.

Beruntung Kyuhyun masih berada dirumah pagi ini ketika berita ini muncul. Kyuhyun menghela nafasnya berat dan menarik kembali selimutnya hingga menutupi seluruh kepalanya. Sudah sejak berita itu muncul Ia menolak untuk keluar kamarnya, terlebih beranjak dari tempat tidurnya. Pikirannya melayang pada kecelakaan yang Ia alami di awal bergabungnya Ia dengan Super Junior. Terbesit satu pikiran dalam benaknya, seharusnya Ia tidak menerima donor untuk katup jantungnya, seharusnya waktu itu Ia dibiarkan mati saja. Semua pikiran itu silih berganti seperti rol film dalam benak Kyuhyun.

Tak lama Ia teringat sesuatu dan segera beranjak dari dalam selimutnya. Tangannya meraih telepon genggamnya dan dengan lincah mengetikkan satu deret nomor.

“Hyerim-ah…..apa dengan menuruti keinginan mereka untuk menghilang dari dunia ini aku dapat memuaskan mereka semua?…………” kata Kyuhyun terbata-bata disela air mata yang mulai menggenangi kedua matanya. Tak lama matanya terasa berat dan Ia memejamkan matanya, mengosongkan semua pikirannya. Yang Kyuhyun inginkan paling tidak Ia mendapatkan enam puluh menit saja untuk beristirahat dari semua terror-terror yang Ia terima.

 

***

Matahari sudah kembali terbenam dan lampu-lampu kota Seoul sudah saling mendahlului untuk menyala terang. Kyuhyun perlahan membuka matanya, melihat sekitarnya dan mencoba mengenali sekelilingnya. Ia menemukan sesosok gadis yang duduk di samping tempat tidurnya melemparkan senyumnya yang lembut pada Kyuhyun.

“Kau sudah bangun?” tanya gadis itu lembut, tangan gadis itu reflek terulur merapihkan rambut Kyuhyun yang menutupi dahinya.

“Eoh….” jawab Kyuhyun singkat. Janganlah ditanya bagaimana kondisi hatinya saat ini. Menyedihkan. Hanya dengan senyuman dan sentuhan tangan dari gadis yang sudah satu minggu ini Ia rindukan, hatinya langsung bekerja melebihi kapasitas normal.

“Ini kubawakan untukmu” ucap gadis itu sambil mengeluarkan sebuah botol kecil.

“Ige Mwoya?” tanya Kyuhyun bingung.

“Racun” jawab gadis itu santai.

“Heeee???” Kyuhyun luar biasa terkejut mendengar jawaban gadis itu.

“Kau kan tadi meneleponku ingin mati, jadi kubawakan ini untukmu. Kau harus tau racun ini cukup mematikan, kata orang yang membuatnya racun ini adalah campuran dari bisa ular dan racun ikan Fugu jadi tidak sampai 15 menit kau sudah akan mencapai apa yang kau inginkan” gadis itu dengan tampang tak berdosa menjelaskan isi botol tersebut.

“Kau sungguh ingin aku mati ya?” tanya Kyuhyun sendu.

“Bukan aku, tapi kau kan? Aku hanya membantu. Sebagai sahabat aku hanya bisa men-support apa yang sudah menjadi keputusan sahabatku bukan? Daripada kau loncat dari tempat kemarin, belum tentu langsung menemui ajal, bisa jadi kau malah akan menderita cacat fisik permanen” ujar gadis itu menjelaskan lagi.

“Hahahahaha yeokshi Hyerim-ah!” kata Kyuhyun seraya mengusap pucuk kepala Hyerim dengan lembut.

***

Kyuhyun membuka pintu kamarnya dan mengantar Hyerim ke ruang makan. Ibunya sudah memanggil mereka untuk makan malam. Hyerim yang sering datang ke Rumah Sakit menjenguk Kyuhyun tentu sudah cukup dikenal kedua orangtua Kyuhyun dan sejujurnya mereka senang sekali akan kehadiran Hyerim dalam hidup anaknya. Hyerim satu-satunya wanita yang berhasil membuat Kyuhyun melahap habis makanannya dan membuat Kyuhyun melupakan adiksinya pada soju dan wine.

“Annyeonghaseyo Eommonim” kata Hyerim menyapa Ibu Kyuhyun dan membungkukkan badannya.

“Ne…ayo duduk Hyerim-ah, kupanggilkan dulu suamiku untuk bergabung makan malam bersama” Ibu Kyuhyun membalas sapaan Hyerim kemudian bangkit menghampiri suaminya.

Tak lama berselang Ayah dan Ibu Kyuhyun keluar bersama dari ruang kerja Ayah Kyuhyun. Ayah Kyuhyun terlihat menggengam sesuatu di tangannya.

“Annyeonghaseyo Abonim” sapa Hyerim sambil kembali membungkukkan badannya.

“Hyerim-ah…senang melihatmu kembali” kata Ayah Kyuhyun membalas sapaan Hyerim.

“Appa…apa yang kau bawa itu?” tanya Kyuhyun penasaran akan benda yang berada dalam genggaman ayahnya.

Tak lama Ayah Kyuhyun membuka kain beludru merah yang menutupi benda tersebut. Sebuah pistol.

“Appa….igeo…pistol?” kata Kyuhyun sedikit ngeri melihatnya.

“Ne Kyuhyun-ah, dengan semakin banyaknya teror yang kita terima, Appa rasa ini saatnya Appa mulai memikirkan proteksi untuk keluarga kita, Kyuhyun-ah” kata Ayah Kyuhyun sambil membersihkan pistol tersebut.

Baik Kyuhyun dan Ibunya masih terkesima melihat benda yang selama ini hanya mereka lihat di film-film action itu ada dihadapan mereka. Saking asiknya memperhatikan sang Ayah yang membersihkan permukaan pistol tersebut, mereka melupakan kehadiran seorang Hyerim ditengah-tengah mereka yang mulai merasa sesak di dadanya.

Hyerim berusaha mengatur nafasnya. Tidak, keluarga ini tidak boleh tau apa yang terjadi padanya. Namun semakin Ia berusaha untuk tidak menatap pistol tersebut, semakin matanya mencari keberadaan pistol tersebut. Dadanya mulai terasa sesak, nafasnya mulai terasa berat dan terputus-putus, badannya mulai gemetaran. Hyerim berusaha menggengam erat pinggiran kursi yang didudukinya, Ia berusaha keras melawan semua gejala yang sudah sangat lama tidak Ia rasakan ini, gejala yang selalu membawa Hyerim pada trauma beratnya.

Tak lama tangan Hyerim menggenggam tangan Kyuhyun dan seketika membuat Kyuhyun menoleh ke arahnya danmendapati gadis itu sudah gemetar hebat dan sedang berusaha mengatur nafasnya.

“Hyerim-ah gwenchana? Hyerim…gwenchana?” tanya Kyuhyun panik melihat wajah Hyerim yang semakin pucat.

“Gwen…cha…na…” jawab Hyerim terbata-bata, berharap Kyuhyun dan keluarganya tidak mengkhawatirkannya. Namun kondisi Hyerim yang semakin kesulitan bernafas, belum lagi badannya yang semakin bergetar hebat tentu saja membuat Kyuhyun dan kedua orangtuanya khawatir.

“Bibi Park, minta Han Ahjussi untuk segera menyiapkan mobil!” teriak Kyuhyun dengan panik. Dan itu adalah baris kata terakhir yang dapat Hyerim dengar, sebelum semuanya menjadi gelap.

***

Seorang gadis terbaring lemah di ranjang Rumah Sakit Seoul. Nafasnya sudah tampak teratur dan badannya sudah tidak lagi bergetar, rona merah pun mulai terlihat di kedua pipinya. Tanda bahwa semua kesakitan yang Ia alami beberapa jam yang lalu sudah terlewati. Namun kedua matanya masih asik tertutup dan kesadarannya belum juga didapatkannya.

Sementara Kyuhyun masih menunggu dengan cemas disamping ranjang gadis itu. Tangannya tak pernah Ia lepaskan dari tangan gadis itu. Sungguh Ia belum pernah merasa khawatir yang berlebihan seperti tadi. Dengan mata kepalanya sendiri Ia melihat gadis yang lambat laun mulai mengisi hatinya terlihat sangat kesakitan dengan nafas yang kesulitan Ia gapai. Bahkan seingat Kyuhyun saat mantan pacarnya, Min Hye pingsan karena kelelahan melakukan rehearsal pun Ia tidak sepanik ini. Kejadian tadi sungguh membuatnya tidak ingin lagi melepaskan genggamannya pada gadis yang masih asik tertidur dihadapannya.

Mendadak Kyuhyun teringat sesuatu, Ia segera beranjak dari sisi Hyerim dan mengeluarkan telepon genggamnya.

“Hyung, aku butuh bantuamu….” ujar Kyuhyun pada managernya.

***

Sudah tiga jam berlalu namun tidak ada tanda-tanda Hyerim memperoleh kembali kesadarannya. Kyuhyun pun tidak beranjak dari sisi Hyerim sejak terakhir Ia menelepon managernya. Tak lama pintu ruangan dimana Hyerim dirawat terbuka, seorang wanita paruh baya tampak memasuki ruangan tersebut. Namun kehadiran wanita tersebut tidak juga membuat Kyuhyun bergeming dari posisinya. Matanya terkunci pada wajah Hyerim yang terlihat sangat tenang saat tertidur.

“Annyeonghaseyo….” sapa wanita itu lembut.

Kyuhyun mengalihkan perhatiannya kearah wanita paruh baya tersebut.

“Apakah kau yang bernama Kyuhyun-ssi?” tanya wanita itu. Sementara Kyuhyun menjawabnya dengan anggukan ragu. Dalam hati Ia bertanya siapa wanita ini.

“Ah perkenalkan saya Han Chae Won, Hyerim Eomma” wanita itu memperkenalkan diri sebagai ibunya Hyerim.

“Ah Annyeonghaseyo Ahjumma” ucap Kyuhyun membungkuk grogi. Ia tidak menyangka wanita dihadapannya adalah Ibu dari gadis yang mulai Ia cintai ini.

“Bagaimana kondisi Hyerim?” tanya Ibu Hyerim dengan lembut dan sangat tenang.

“Kata dokter Hyerim mengalami shock yang berlebihan karena satu situasi, bisa dibilang mengarah ke trauma berat yang pernah dialaminya sehingga membuat kondisinya seperti ini. Tapi dokter tadi sudah memberikan obat penenang dan juga vitamin untuk Hyerim sehingga kondisinya pasti akan membaik” Kyuhyun menjelaskan dengan hati-hati agar Ibu Hyerim tidak menjadi khawatir.

“Ah syukurlah kalau begitu” kata Ibu Hyerim kemudian mendekat ke arah Hyerim dan mengecup dahi Hyerim.

“Ahjumma, maaf sebelumnya kalau saya lancang bertanya. Apakah benar Hyerim memiliki trauma berat? Apa saya boleh mengetahui trauma apa yang Hyerim miliki?” tanya Kyuhyun sedikit takut-takut. Ibu Hyerim menghela nafasnya lalu tersenyum lembut.

“Rupanya Hyerim belum menceritakan padamu ya? Padahal kupikir Ia sudah menceritakannya karena Hyerim sering sekali menceritakan dirimu pada kami. Sebelumnya boleh Eomma bertanya?” jawab Ibu Hyerim memanggil dirinya sendiri dengan sebutan Eomma supaya lebih akrab didengar.

“Ne?” jawab Kyuhyun kaget. Dalam hatinya ada sedikit rasa senang karena sudah diperbolehkan memanggil wanita yang terpenting dalam hidup Hyerim ini dengan sebutan Eomma, jujur saja Kyuhyun agak sedikit kurang nyaman memanggilnya dengan Ahjumma.

“Apakah sebelum berakhir di rumah sakit ini Hyerim mendengar suara letusan atau melihat pistol dan sejenisnya?” tanya Ibu Hyerim pada Kyuhyun.

“Letusan? Pistol? Aaahh…tadi kami memang sempat tidak sengaja melihat sebuah pistol” jawab Kyuhyun sedikit berbohong. Ia tidak mungkin menceritakan kalau Ayahnya yang memiliki pistol tersebut. Bisa-bisa nanti Ibu Hyerim berpikiran negatif terhadap keluarganya.

“Kurasa sudah saatnya kau tahu semuanya Kyuhyun-ah, tapi setelah kau tau semua ceritanya berjanjilah padaku satu hal. Kumohon padamu untuk tetap bersedia menjadi teman Hyerim” ucap Ibu Hyerim dengan tatapan memohon.

 

-TBC-

10 Comments (+add yours?)

  1. soofiatj
    Feb 19, 2016 @ 14:58:50

    Menurutku, kenapa Hyerim begitu paham dengan kondisi Kyuhyun saat ini adalah karena dia pernah mengalami hal yang sama frutratingnya, sama traumatisnya dengan yang Kyuhyun alami. Bener gak? *sotoy*

    Reply

  2. Laili
    Feb 19, 2016 @ 17:00:18

    Rahasia apa nih? Hyerim trauma berat kek gitu gara2 knp? Makin penasaran…

    Reply

  3. lieyabunda
    Feb 21, 2016 @ 03:24:25

    ada rahasia apa sih,,,,,

    Reply

  4. uchie vitria
    Feb 24, 2016 @ 13:53:16

    makin parah aja sich terornya
    maksudnya apa coba
    pasti ada seseorang yang pengen kyuhyun hancur

    Reply

  5. ama_kyu's koswara
    Mar 01, 2016 @ 15:02:21

    trauma apa yaa?? gk terpikir hyerim sama pnya trauma berat…

    #kyu telpn siapa ya??

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: