Life is (Not That) Hard [9-END]

kyufall4

Nama : Nona Fiksi

Judul Cerita : Life is (Not That) Hard part 9 -END

Cast : Cho Kyuhyun, Moon Hyemi, etc.

Genre : Romance, Life

Rating : PG-15

Length : Chapter

 

Hello, this is Nona Fiksi speaking eh writing. Ini pertama kalinya aku kirim FF ke Super Junior Fanfiction. Semoga fanfict ini berkenan. Base cerita ini terinspirasi dari Skandal yang dialami Eunhyuk dan belakangan response netizen mulai positif terhadap Eunhyuk. Semoga kisah ini bisa menginspirasi kita semua untuk selalu bersabar, terus berbuat baik dan jangan menyerah. Selamat menikmati ~

Fanfict ini juga di post di wadahfiksi.wordpress.com

***

Prat 8 Preview

“Kyu…AAARRGGHHH…ngghhhh…ngghhhh…NGAAAHHHHHH” tepat ketika dorongan terakhir yang dilakukan oleh Hyerim, Baby Joon berhasil keluar bertepatan dengan para Suster yang mulai memasuki ruangan. Niatan Kyuhyun untuk memarahi tenaga medis yang sangat terlambat datang sirna ketika melihat sebuah tubuh mungil keluar dari dalam perut sang istri, menangis kencang.

“Kau berhasil sayang, Kau yang terbaik…” ujar Kyuhyun sambil mengecup kening Hyerim.

Hyerim tersenyum lemah, wajahnya semakin memucat dan tenaganya semakin habis. Tak lama matanya terpejam.

“Dok…pasien mengalami pendarahan….” ujar seorang suster yang membuat Kyuhyun terpaku.

***

PART IX

Hyerim membuka matanya dan melihat hamparan rumput yang sangat luas, sebuah jembatan dan sebuah pohon besar berwarna hijau yang sangat bersinar di ujung jembatan itu. Kaki Hyerim melangkah menuju jembatan tersebut. Sungguh, Pohon besar itu sangat bersinar dan membuat Hyerim penasaran ingin melihatnya dari dekat.

Ketika kaki Hyerim akan menginjak permukaan jembatan tersebut, sebuah tangan menariknya. Dengan kaget Hyerim menoleh dan pemandangan yang Ia lihat selanjutnya lebih membuatnya kaget lagi. Kakak lelakinya tersayang, Moon SaWon. Mata Hyerim mendadak tergenang air mata, rasa rindu yang teramat sangat terhadap sang kakak memuncak.

“Won Oppa……” kata Hyerim tak lagi mampu berkata-kata, sang Kakak langsung memeluk adiknya tersayang. Tangis Hyemi pecah dipelukan sang Kakak.

“Won Oppa…apakah ini semua berarti aku sudah meninggal?” tanya Hyemi disela-sela tangisnya.

“Apa kau sudah siap kalau aku membenarkan dugaanmu?” tanya SaWon pada sang adik.

“Aku belum siap, Baby Joon baru saja lahir. Tapi kalau memang itu maumu aku yakin Kyuhyun dapat mengurus Baby Joon” ujar Hyemi lagi.

“Apa kau mencintai Kyuhyun, Hye?” tanya SaWon.

“Aku tidak tahu Oppa, semua terjadi begitu cepat. Setelah aku sadarkan diri dari kecelakaan tiga tahun lalu, yang kudapati hanya Kyuhyun yang memohon padaku untuk menikah dengannya. Kulihat Ayah dan Ibu juga menyetujuinya. Namun setelah menikah dan hidup dengannya, aku sudah tidak bisa membayangkan hidupku tanpa Kyuhyun. Apakah itu yang selama ini orang-orang bilang cinta?” tanya Hyemi lagi. SaWon tersenyum, adiknya tidak berubah, tetap menjadi Hyemi yang polos dan lugu.

“Aku mengenalmu dengan sangat Hye dan aku pun sudah mengetahui kisah hidup kalian. Ingat saat-saat dimana kau berusaha keras membangkitkan semangat hidup Kyuhyun? Kau bukan orang yang dapat berbuat seperti itu pada sembarangan orang Hye. Kau mencintainya Hye, kau hanya tidak menyadarinya” ujar SaWon menjelaskan.

“Oppa…menurutmu apabila aku memilih untuk disini bersamamu, apakah Kyuhyun dapat merasakan kalau aku mencintainya?” tanya Hyemi bingung.

SaWon hanya menjawabnya dengan sebuah senyuman.

***

Istrinya berhasil melewati masa kritisnya setelah Sang Ibu dan Ibu Mertuanya menyumbangkan darahnya untuk Hyerim. Namun hingga saat ini Hyerim masih tertidur pulas. Meski tidak ada yang perlu dikhawatirkan, Kyuhyun tetap merasa tidak tenang sampai Hyerim membuka matanya. Sejak selesai mendapatkan penanganan dan dipindahkan ke ruang rawatnya, Kyuhyun belum beranjak sedikitpun dari sisi Hyerim. Sang Ibu dan mertua tersayangnya sudah berulang kali menyuruhnya beristirahat karena total sudah hampir dua hari Kyuhyun tidak mendapatkan cukup tidur. Namun bukan Kyuhyun namanya kalau tidak keras kepala.

Perlahan-lahan Hyerim berusaha membuka kedua matanya, samar-samar Ia lihat langit-langit kamar berwarna putih kemudian pandagan beralih ke sekelilingnya yang Ia sadari adalah sebuah kamar rumah sakit. Tak lama pandangannya beralih ke samping tempat tidurnya dimana sang suami terlelap dalam posisi menelungkup disamping tempat tidurnya. Wajah sang suami yang terlihat sangat lelah dengan kedua matanya dihiasi oleh kantung mata yang semakin menghitam dan hembusan nafas yang teratur menandakan suaminya tertidur cukup nyenyak.

Hyerim tak tahan melihat kondisi suaminya, tangan kanannya yang bebas dari jarum infus Ia gunakan untuk mengusap wajah suaminya. Dalam hatinya Ia kembali bersyukur masih diberikan kesempatan kedua untuk berkumpul lagi dengan suami dan anaknya. Jemari lentik Hyerim mulai menelusuri wajah suaminya yang tampan, hidung yang tinggi, pipi yang sejak menikah dengannya jadi terlihat semakin berisi dan bibirnya yang selalu berhasil memberikan kecupan-kecupan manis dan kata-kata yang selalu Hyemi rindukan.

“Aku mencintaimu Kyu, terima kasih untuk selalu berusaha hidup lebih lama dariku. Terima kasih untuk selalu disisiku.” ujar Hyemi dalam hati.

Tak lama tubuh suaminya menggeliat, Hyemi buru-buru menarik tangannya dan menutup kembali kedua matanya.

“Hye…apa kau tidak lelah tidur terus? Ini sudah hampir seharian kau belum juga membuka matamu. Kuhitung sampai tiga kalau tidak membuka mata maka kau akan kuhukum, arrasseo?” ucap Kyuhyun pada sang istri yang sedang berpura-pura belum sadarkan diri.

“Hana….Dul….Set….hah baiklah kau yang memaksaku memberikan hukuman ya” kata Kyuhyun sambil mencium bibir istrinya. Namun betapa kagetnya Kyuhyun ketika ciumannya dibalas oleh sang istri. Kyuhyun segera menarik wajahnya dan menatap sang istri.

“Kau…Hye…apakah ada yang sakit? Apa kau baik-baik saja?” tanya Kyuhyun memeriksa keadaan Hyemi. Namun kedua tangan Hyemi malah melingkar di leher Kyuhyun.

“I miss you and Baby Joon…” ucap Hyemi tepat di telinga kanan Kyuhyun sebelum akhirnya mengecup pipi kanan suaminya. Belum hilang rasa kaget Kyuhyun, sang istri kembali menarik lehernya dan menyisakan jarang kurang dari 5cm didepan wajahnya.

“Aku mencintaimu Cho Kyuhyun…” Ujar sang Istri yang membuat Kyuhyun tidak tahan untuk kembali mengecup bibirnya, kali ini bukan hanya kecupan singkat melainkan Ia mengulumnya dengan lembut sambil berterima kasih dalam hati pada Tuhan yang telah mengembalikan istrinya.

***

Gelak tawa memenuhi ruang Hyerim, para hyungdeul Kyuhyun datang menjenguk keponakan mereka. Kedatangan seorang saja rasanya sudah cukup ribut, apalagi semuanya datang disaat yang bersamaan. Kyuhyun sudah mati-matian melarang Hyungdeul nya untuk membesuk Hyerim bersamaan karena menurutnya Hyerim butuh istirahat dan juga quality time dengan Baby Joon.

Ngomong-ngomong soal Baby Joon, Ia terlahir sempurna dengan wajah hampir 75% seperti Kyuhyun dan Hyemi sampai kesal dibuatnya karena Ia hanya disisakan dibagian mata saja yang mirip dengan Baby Joon-nya. Momen-momen Hyemi melihat Baby Joon untuk pertama kali dan menyusuinya adalah momen paling mengharukan baik untuk Kyuhyun maupun Hyemi sendiri. Tepat ketika Baby Joon terlelap didekapan Hyemi, membuat Kyuhyun menitikkan air mata melihatnya. Perjuangan sang Istri yang Ia ketahui sangat berat akhirnya berbuah manis.

“Kyu, apa Baby Joon akan menjadi nama paten untuk anakmu?” tanya Eunhyuk penasaran.

“Ani Hyung, namanya Cho Won Joon. Kuambil Won dari kakak lelaki Hyemi, Moon SaWon untuk Baby Joon agar kelak Ia dapat tumbuh menjadi lelaki yang baik seperti SaWon Hyung” ujar Kyuhyun yang segera membuat kedua mata Hyemi memanas dan terlihat genangan air mata di pelupuknya.

“Aish keluarga ini hobi sekali menangis. Yak Cho Hyemi, berhenti menangis terus. Sebelum melahirkan menangis, saat melahirkan berteriak, memeluk baby joon pertama kali juga menangis lalu sekarang pemberian nama Baby Joon pun kau menangis. Aish…keluarga ini penuh drama” ejek Henry panjang lebar.

“Yak Henry-ya. Kau tidak boleh berkata begitu pada Hyemi!” jitakan Leeteuk mendarat di kepala Henry.

“Ish…Hyung..aku hanya membeberkan fakta,keluarga ini senang sekali membuang airmatanya. Tidak seperti kau hyung, ditolah oleh Min Hye noona saja kau tidak menangis ya Hyung?” ujar Henry polos.

“Ne???” ujar Kyuhyun serempak dengan semua orang diruangan itu kecuali Leeteuk tentunya.

“Hyung, kau dengan…wanita ular…maksudku Min Hye?” tanya Donghae yang juga berkunjung setelah mendapatkan ijin dari tempatnya melakukan program Wajib Militer.

“Hyung…kucarikan ratusan aktris cantik untukmu asal bukan Min Hye, oke?” ujar Siwon menimpali.

“Yak yak yak! Henry-ya, sudah kubilang jangan kau beritahu yang lain! Tenang semua, tenang…tarik nafas…hembuskan…relax…saat itu aku sungguh-sungguh hanya mencoba peruntungan. Seperti yang kalian ketahui di hari keberangkatan Min Hye ke Amerika, Haneul memutuskan hubungan denganku. Saat itu aku yang sedang galau berpikir kenapa tidak dengan Min Hye. Tapi aku bersyukur Ia menolakku. Tidak bisa kubayangkan hidup dengan wanita yang hidup dalam kepalsuan sepertinya” ujar Leeteuk menjelaskan.

“Kudengar dari kerabatku di California, Min Hye terlibat kasus diskriminasi yang Ia lakukan pada seorang fansnya yang berkulit gelap. Dan hal tersebut yang menyebabkan album pertamanya terjual tidak sampai 100,000 copy dan perusahaannya mengalami kerugian kemudian memutuskan kontrak secara sepihak dengannya” Jihoon akhirnya membuka suara memberikan informasi yang Ia dapatkan dari sepupunya di California.

“Bahkan untuk kemalangan seperti itu rasanya belum cukup untuk menghukumnya atas apa yang sudah Ia lakukan pada Kyuhyun dan Hyemi dulu “ kata Heechul kesal.

“Sudahlah Hyung, biar bagaimanapun aku tetap harus berterima kasih pada Min Hye, karena tanpa rencana jahatnya aku tidak akan pernah bertemu dengan Hyemi” ujar Kyuhyun sambil memeluk sang istri dan mengecup keningnya.

“Omong-omong Kyu, apakah kau berencana mengumumkan kelahiran anakmu ini ke media massa? Sepertinya itu akan membantu pemulihan nama baikmu, walaupun selama ini nama baikmu sudah kembali seperti sedia kala” ujar Donghae.

“Untuk apa Hyung, toh aku sudah bukan dan juga tidak ingin kembali menjadi seorang public figure. Aku tidak akan mengumumkannya Hyung. Aku dan Hyerim berencana mengundang masyarakat dibelakang Rumah Sakit ini, kami akan mengadakan syukuran kecil-kecilan dengan mereka Hyung” ucap Kyuhyun yang disertai anggukan sang istri.

“Apakah ini daerah dengan ekonomi yang memprihatinkan yang kau bicarakan waktu itu?” tanya Leeteuk.

“Ya Hyung kau benar. Di daerah itu aku kembali mendapatkan semangat hidupku dan di daerah itu juga Hyerim pertama kali mengajakku pergi. Aku ingin berbagi kebahagiaan ini dengan mereka” lanjut Kyuhyun menjelaskan.

Hyerim memandang suaminya dengan tatapan kagum.

“Aku tak menyangka kau masih mengingatnya Kyu…” ucap Hyerim.

“Aku tidak pernah melupakannya sayang, program CSR kantor kita pun kupusatkan di daerah tersebut” ucap Kyuhyun menjelaskan.

“Kau yang terbaik sayang” lanjut Hyerim sambil mengecup pipi suaminya.

“Yak…bisa tidak kalian tahan untuk tidak bermesraan paling tidak sampai kami pulang?” pinta Leeteuk geram dan disambut oleh gelak tawa semua orang di ruangan tersebut.

***

3 Tahun Berlalu

Kyuhyun duduk terdiam di meja makan. Matanya mengikuti gerak-gerik sang istri yang masih sibuk menyiapkan makan malam untuknya dan Won Joon. Namun Kyuhyun merasa ada yang tidak beres terjadi pada istrinya. Sejak tadi Ia pulang kantor, tidak biasanya sang istri minim mengeluarkan kata-kata. Biasanya Hyemi akan cerewet menanyakan bagaimana pekerjaan di kantor, bagaimana proyek-proyeknya atau sekedar bercerita keseharian Won Joon dirumah.

Tangan Hyemi dengan lincah menata makanan yang sudah Ia buat diatas meja. Ia tahu sejak tadi Kyuhyun terus memperhatikannya, namun rasa bersalah membuatnya takut untuk menatap suaminya. Kyuhyun akhirnya tidak tahan. Ia menahan tangan Hyemi ketika wanita itu akan duduk.

“Katakan padaku apa yang terjadi Hye” pinta Kyuhyun tegas, sorot matanya menatap Hyemi tajam pertanda bahwa Ia serius mengkhawatirkan istrinya.

“Tidak ada apa-apa Kyu, ayo kita makan..” kata Hyemi sambil membuka piring Kyuhyun namun dengan segera Kyuhyun menahannya.

“Tidak akan ada yang mulai makan sebelum kau jawab pertanyaanku, Hye” pinta Kyuhyun lagi. Hyemi berdiri dengan air mata menggenangi kedua matanya kemudian beranjak menuju kamar mereka.

“Ahjumma…Ahjumma…aku titip Won Joon sebentar. Joon-ah, kau makan dulu dengan Ahjumma ne?” ucap Kyuhyun memanggil asisten rumah tangganya dan mengusap kepala Won Joon sebelum beranjak menyusul sang istri.

Hyemi berdiri menghadap jendela kamar mereka, ketika Kyuhyun masuk, bahu Hyemi bergetar dan suara isakan tangis terdengar. Hal ini semakin membuat Kyuhyun takut dan yakin sesuatu telah terjadi pada istrinya.

“Hye….hei…katakan padaku apa yang terjadi?” tanya Kyuhyun berusaha selembut mungkin mengatur tone suaranya. Hyemi berbalik menghadap Kyuhyun kemudian memeluknya erat.

“Maafkan aku Kyu, kumohon maafkan aku….hiks…” ujar Hyemi yang kemudian disusul dengan pecah tangisnya.

“Maaf soal apa Hye? Jelaskan padaku, Sayang” ujar Kyuhyun lagi. Hatinya terasa diremas-remas, tingkat kekhawatirannya meningkat drastis. Hyemi mengeluarkan sesuatu dari kantongnya, benda seperti stick berukuran kecil yang sangat familiar dimata Kyuhyun. Tak lama Kyuhyun membelalak kaget melihat dua strip yang tertera pada benda bernama testpack itu.

“Maafkan aku Kyu, aku tahu kesepakatan kita memberikan adik untuk Won Joon ketika Won Joon berusia lima tahun nanti. Tapi sejak hari anniversary kita empat bulan lalu aku kehabisan pil kontrasepsi dan aku selalu lupa membelinya apalagi meminumnya sehingga jadi seperti ini. Kumohon maafkan aku Kyu….” ujar Hyemi terisak memohon maaf dari sang suami.

“Dan kau pikir aku akan marah untuk berita ini?” tanya Kyuhyun pada sang istri yang masih terisak di pelukannya. Kepala sang istri terasa mengangguk-angguk.

“Memang kau tidak marah?” tanya Hyemi polos yang membuat Kyuhyun tidak tahan untuk mengecupnya berkali-kali.

“Mendapatkan tambahan anggota keluarga adalah sesuatu yang membahagiakan, untuk apa aku harus marah, Sayang? Sepertinya hormon sensitive Ibu Hamil mu mulai bekerja…” ucap Kyuhyun sambil kembali mengecup kedua pipi sang istri.

“Tapi Won Joon belum genap tiga tahun Kyu…” kata Hyemi masih takut-takut.

“Sayang, apa kau tau alasanku menunda anak kedua sampai Won Joon berusia lima tahun?” tanya Kyuhyun lagi dan Hyemi langsung menggeleng.

“Karena aku belum siap melihatmu menjerit kesakitan ketika proses melahirkan. Berjanjilah padaku untuk Baby kali ini kau mau dioperasi saja ya ya ya?” pinta Kyuhyun sambil mengelus lembut perut Hyemi yang terlihat masih rata.

“Kyu, sayangku. Tidak semua Ibu memiliki anugerah untuk bisa melahirkan anaknya secara normal. Ketika aku memiliki kesempatan itu, aku ingin merasakan setiap momennya walaupun itu sangat menyakitkan dan kali ini aku tidak takut menghadapinya karena aku yakin kau akan ada disisiku seperti sebelumnya kan?” ucapan Hyemi membuat Kyuhyun merasa bangga atas sifat keibuan Hyemi yang meningkat sejak Ia mengandung Won Joon dulu.

“Tentu saja. Tapi tetap aku harus memintamu berjanji untuk mengatakan apapun yang terjadi padamu, tidak ada yang boleh kau tutup-tutupi termasuk ketika kau merasa tidak sanggup lagi di hari kelahiran nanti. Aku tidak mau melihatmu berada diambang maut untuk yang kesekian kalinya, Sayang. Berjanjilah padaku…” ujar Kyuhyun sambil memeluk Hyemi erat.

“Ne, Appa. Sekarang ayo kita beritahu Won Joon kabar gembira ini” ujar Hyemi seraya melepaskan pelukan Kyuhyun dan berusaha menariknya pergi menghampiri Won Joon.

“Tunggu…aku mau bicara dulu dengan Baby” kata Kyuhyun sambil berlutut dan membuka kaos yang Hyemi kenakan sampai batas perut atasnya.

“Halo Baby, ini Appa, apakah kau sudah bisa mendengarkan Appa. Ketika kau terlahir nanti, kau akan memiliki Appa yang tampan, Eomma yang cantik dan baik hati serta seorang kakak lelaki yang akan sangat menyayangimu. Tumbuhlah dengan baik Baby, jangan repotkan Eommamu apalagi membuatnya kesakitan, arrachi?” ujar Kyuhyun sambil mengecup perut Hyemi pelan.

“Terima kasih Cho” kata Hyemi.

“Untuk?” tanya Kyuhyun.

“Won Joon, cinta dan perhatianmu serta Baby ini” kata Hyemi sambil mengecup pipi sang suami.

“Aku mencintaimu Cho Kyuhyun” ujar Hyemi sambil mengecup bibir suaminya.

“Aku mencintaimu lebih dari hari kemarin Cho Hyemi” jawab Kyuhyun ditengah-tengah ciumannya dengan sang istri.

 

Well, who said life is hard? Life…is not that hard I think.

Cho Kyuhyun

 

Life is not that hard when you have someone to hold you when you fall down

Moon (Cho) Hyemi

 

END

 

Maaf ya kalau part terakhirnya panjang banget. Semoga ceritanya berkenan. Kunjungi wadahfiksi.wordpress.com untuk cerita-cerita lainnya. See you again!

9 Comments (+add yours?)

  1. uchie vitria
    Feb 24, 2016 @ 14:29:55

    astaga akhirnya mereka mendapatkan kebahagiaan dan keadaan
    jadi terharu banget
    semua masalah bisa terlewati semua kebahagiaan bisa digapai
    seneng dengan akhir yang bahagia

    Reply

  2. soofiatj
    Feb 24, 2016 @ 17:10:07

    SATU HAL YANG GAK BISA KUPERCAYA ADALAH : KYUHYUNKYUHYUN BERSIKAP NORMAL SEPANJANG FF INI!
    😂😂
    Overall, you have done a great job. Menyampaikan Isi cerita dalam satu paket yang jelas dan tidak terlalu berbelit-belit. Didn’t find any typos entah ada atau enggak (mataku rabun jadi kadang gak begitu awas).
    Untuk kedepan mungkin pembacamu menginginkan drama yang lebih kompleks di banding ini, jadi mungkin kamu bisa elevated skill kamu dalam menulis dan menyampaikan drama yang bikin pembacamu lebih gregetan.
    🎉🎉👍you have done a great job!

    Reply

    • Nona Fiksi
      Feb 25, 2016 @ 08:20:24

      Thank you so much for the input. I’ll try to do it next time, more complex but hopefully can resolve it one by one hihihi. Thanks again soofiatj🙂

      Reply

  3. melisa ep
    Feb 25, 2016 @ 15:35:08

    kurang gereget chingu hemhem tapi makasih deh udah bisa cuci mata buat baca ini ff hehe

    Reply

  4. lieyabunda
    Feb 26, 2016 @ 03:43:07

    akhirnya happy ending,,, meski dibikin tegang dulu…..hehehe

    Reply

  5. Angelica SparKyu Sakurada
    Feb 27, 2016 @ 17:30:20

    yeay happy ending🙂

    Reply

  6. sitidiah13
    Feb 27, 2016 @ 20:14:01

    daebak maaf kalo di part2 sebelumnya aku gak komen,jadi aku komen langsung aja ini untuk part 1-9 ok.aku kira kyuhyun beneran mau bunuh diri krn ada bunyi “brakk” and aku kira kyu gak penyanyi,aku kira kayak ff yang bercerita tentang seorang direktur ato apa,tapi aku suka yang ff kayak gini lebih mudah bayanginnya hehehe and selamat atas kelahiran nya baby joon dan selamat datang buat anggota baru keluarga cho

    Reply

  7. ammy5217
    Feb 29, 2016 @ 14:21:03

    Ahhh keren thor…..😍😍
    Setiap masalah pasti ad jalan keluarnya,,dan setiap kesulitan pasti ad kemudahan….seperti kehidupan kyu n hyerim

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: