DON’T WAKE ME UP

DDDD

(DONGHAE / ONESHOOT) DON’T WAKE ME UP

 

tittle     : Don’t wake me up

genre   : Sad, Hurt, Romance

lenght : Oneshoot

rated   : 16+

cast   : Lee Donghae, Jung Yoo Mi, Other

author : Memey

 

blog   : http://leehyunheeblog.wordpress.com

 

 

ttaraaaa!! Ane balik lagi dengan FF terbaru 😀😀. Don’t bash ne !! Kasih komentar di akhir cerita. Gomawo 😘😘

 

Warning: tulisan italic merupakan cerita dalam mimpi jung yoo mi.

Semua alur cerita dari sudut pandang author.

 

 

 

^^ HAPPY READING GUYS ^^

 

 

 

 

” Tolong jangan bangunkan aku….”.

 

 

 

Jung yoo mi gadis cantik blasteran korea – indonesia ini baru saja pulang dari kantor. Sesampai di kamar ia melepas syal rajut berwarna putih dan tas selempang di sudut kamar. Ia menguap sejenak. Rasa lelah dan mengantuk terus saja menyerang dirinya saat berada dalam perjalanan pulang. Untung saja jalanan seoul agak lenggang.

 

 

Setelah merapikan, ia berbaring di ranjang empuknya. Matanya menerawang langit – langit kamarnya yang berwarna biru. Tiba – tiba air mata menetes di sudut matanya yang bulat.

 

 

“Donghae oppa…”. Gumamnya lirih.

 

 

“Aku merindukanmu oppa… apa kau baik – baik di sana ?”. Tanyanya pada langit – langit kamarnya. Seolah – olah ia sedang berbicara pada donghae. Yoo mi pun tersenyum manis dan memejamkan mata, air matanya perlahan menetes dan semakin lama ia terisak dalam senyumannya. Perlahan gadis itu tertidur dan menuju alam mimpi.

 

 

Dan di dekat ranjang gadis itu ada sesosok bayangan putih yang tak terlihat kasat mata manusia, bayangan putih itu perlahan memudar dan menghilang dan meninggalkan sesuatu di sebelah gadis itu.

 

 

Jung yoo mi tiba – tiba sudah berada dalam padang rumput yang luas. Di depannya terhampar ribuan bunga matahari . Di sisi kirinya terdapat sebuah danau bening yang mengalirkan literan air, banyak ikan – ikan kecil di sana. Sejenak gadis itu tertegun menatap apa yang ia lihat. Kepalanya menengok kanan – kiri seperti mencari seseorang.

 

 

“Aku disini sayang….”. Tiba – tiba suara indah milik seorang pria tampan mengalun indah ke telinga yoo mi. Gadis itu pun berbalik, dan menghadap pria itu. Yoo mi mendekat dan pria berbaju putih itu pun ikut mendekat. Gaun putih dan rambut coklat yoo mi ikut melambai – lambai mengikuti langkahan kakinya. Keduanya saling tersenyum manis di bawah langit senja.

 

 

“Apa aku sudah berada di duniamu oppa?? “. Tanya yoo mi saat sudah berada di depan donghae.

 

 

Donghae hanya tersenyum dan mengacak pelan rambut gadis itu dengan sayang.

 

 

“Kau hanya bermimpi sayang… aku yang meminta pada tuhan untuk mempertemukanmu…”. Jawab donghae pelan.

 

 

Donghae menarik pelan gadis itu dalam pelukannya yang sedikit hangat.

 

 

“Kau masih seperti angin musim semi yoo mi – ah… aku begitu merindukanmu disini”. Ucap donghae lirih.

 

 

“Aku juga merindukanmu oppa…”.

 

 

Donghae pun melepaskan pelukan hangat itu, dan beralih menggenggam tangan gadis cantiknya.

 

 

“Ayo kita kesana yoo mi – ah ! Aku sudah menyiapkan sesuatu yang indah di sana”. Ajak donghae sambil tersenyum indah. Meskipun wajahnya kini sedikit pucat tapi tidak menghilangkan ketampananya. Yoo mi pun mengangguk, dan mereka pun berjalan di ujung tebing yang di bawahnya terhampar luas bunga – bunga cantik nan indah.

 

 

Mereka berdua pun duduk di bawah pohon rindang. Tangan mereka masih bertautan erat.

 

 

Donghae perlahan melepaskan genggamannya, yoo mi yang awalnya menikmati indahnya pemandangan disini sedikit tersentak, ia pun menoleh untuk melihat donghae dan ternyata sedang berbaring dengan alas rumput yang empuk.

 

 

“Berbaringlah dan gunakan lenganku sebagai bantal”. Donghae masih tersenyum, dan yoo mi pun ikut berbaring.

 

 

 

Mereka pun tersenyum dan saling berhadapan.

 

 

Ketika matahari mulai terbenam, di sinari cahaya senja, donghae dengan lembut mencium bibir plum gadis itu. Donghae melumat lembut tanpa ada niatan menyakiti gadisnya. Yoo mi pun membalas lumatan donghae.

 

 

Rasa saling merindukan yang amat dalam mereka tumpahkan dalam ciuman manis itu. Sesekali mereka berganti posisi agar memudahkan yoo ki mengambil oksigen tanpa melepaskan tautan mesra mereka.

 

 

Merasa cukup puas, mereka menghentikan ciuman yang di isi rasa cinta itu. Donghae mengusap bibir yang sedikit bengkak akibat perbuatannya. Yoo mi bersemu merah.

 

 

Donghae kembali menggenggam tangan yoo mi. Ia menatap gadis itu. Waktunya sedikit lagi akan habis.

 

 

“Yoo mi sayang ini adalah tempatku sekarang. Tahan kekhawatiranmu padaku, aku baik – baik saja”. Ucap donghae sambil menatap gadis itu lembut. Yoo mi mulai berkaca kaca, hal ini yang sedari tadi menjadi pemikiran yoo mi. Ia takut kehilangan prianya. Ia ingin ikut dengan donghae.

 

 

“Yoo mi sayang hiduplah dengan baik setelah ini.. jika perlu carilah penggantiku tanpa perlu kau takut aku akan menghilang dari sisimu. Aku tak akan meninggalkanmu yoo mi-ah aku akan selalu hidup dalam jantungmu. Sekarang jantung itu adalah milikmu. Aku ikhlas memberikan jantung itu kepadamu karena aku mencintaimu”. Tangan donghae perlahan meremas bahu yoo mi yang sedikit bergetar menahan tangisan.

 

 

“Kembalilah yoo mi-ah waktuku sudah habis sekarang”. Donghae perlahan berdiri.

 

 

“Don’t wake me up oppa”. Pecah sudah tangisan yoo mi. Ia berusaha mendekati donghae yang perlahan menghindarinya.

 

 

“Oppa jangan pergi… aku masih ingin bersamamu oppa!! Tolong jangan buat aku untuk bangun di mana tak ada dirimu disisiku oppa…”.

 

 

Kaki yoo mi melemas dan terduduk begitu saja di hamparan rumput. Donghae yang melihat itu tak kuasa melihat gadisnya seperti itu, tetapi ia harus pergi sekarang.

 

 

“Maafkan aku sayang… selamat tinggal”. Ucap donghae terakhir kalinya, sebelum sosoknya menghilang bersamaan tenggelamnya matahari di ufuk barat.

 

 

 

“OPPA……”.

 

 

 

 

 

Yoo mi terperanjat dan langsung terduduk begitu saja di atas kasurnya. Ia melihat jam yang berada di atas meja nakas. Pukul menunjukkan 05.00 KST.

 

Rasa sesak masih menyeruak dalam diri yoo mi. Ia masih tak ingin percaya dengan semua ini. Bahwa ia harus kehilangan sosok tercintanya. Matanya menoleh ke sisi kanan yang biasa di tempati oleh pria itu saat berkunjung di apartemennya. Tangannya meraba bantal favorite pria itu. Bantal berkarakter nemo berwarna oranye itu sudah menetap di kamar gadis itu sejak 2 tahun. Sesaat tangan yoo mi seperti menyentuh sesuatu. Ia pun menyibak selimut tebalnya dan di sana ada sebuah surat berwarna pink pucat. Ada nama di pucuk suratnya. Sebelum membuka dan membaca surat itu, yoo mi menyenderkan kepalanya di kepala ranjang agar merasa nyaman, dan mulai membaca surat misterius itu.

 

Dari: Lee Donghae kekasihmu yang tampan.

 

Apa kabar yoo mi – ah? Kau pasti baik – baik saja sekarang setelah kau bertemu denganku dalam mimpimu yang indah 😃.

 

Aku begitu merindukanmu yoo mi sayang hingga aku meminta kepada tuhan untuk memberiku waktu bertemu denganmu, bukan hanya bertemu saja aku juga meminta kepadanya agar aku bisa menyentuhmu sayang. Dan tuhan berbaik hati padaku dan memberiku waktu sampai matahari tenggelam saja 😞 tapi gwenchana yang terpenting aku bisa bertemu denganmu.

 

Aku bertemu denganmu bukan hanya ingin menyampaikan rasa sayangku saja yoo mi-ah.

 

Yoo mi-ah jangan menangis sayang.. tersenyumlah sekarang. Karena jika kau menangis tak ada yang mengusap air matamu saat ini hingga kau sanggup membuka hatimu untuk yang lain.

 

Yoo mi – ah mianhae.. jeongmal mianhae sayang.. aku meninggalkanmu sendiri di dunia ini. Dunia kita berbeda sekarang. Tapi kau jangan takut sayang kau tak akan sendiri, aku akan selalu berada di sekelilingmu aku masih bisa melihatmu dan menjagamu dari tempatku berada. Aku yang akan selalu mendoakanmu dalam keadaan apapaun.

 

Terkadang cinta membutuhkan pengorbanan di dalamnya. Meskipun itu harus merelakan nyawa sekalipun. Jika aku yang mengorbankan jantungku untukmu kau hanya perlu menjaganya dengan baik. Aku mengorbankan itu hanya ingin kau hidup lebih lama di banding aku yoo mi-ah. Meskipun aku masih di sisimu saat itu aku akan meninggalkanmu juga karena penyakit itu yoo mi sayang. Maafkan aku yang menyembunyikan masalah penyakit ini kepadamu aku hanya tak ingin kau terbebani. Sirosis hati penyakitku yoo mi-ah, penyakit sialan yang terus menyerangku sejak aku berumur 20 tahun, berarti sudah 5 tahun aku terus berjuang melawan penyakit itu. Tapi kini 2 tahun sudah aku tak merasakan sakit lagi, kau juga kan ? .

 

Seperti di mimpimu sayang.. aku hanya ingin kau hidup dengan baik. Carilah penggantiku untuk menemanimu di masa depan. Jalanmu masih panjang yoo mi sayang. Teruslah menjadi yoo mi yang periang, penyayang, dan selalu memberi kebaikan kepada setiap orang. Selalu menebar senyum seperti angin musim semi yang sejuk, selalu cantik seperti sakura.

 

Usap air matamu sayang!! Aku tak sanggup untuk tidak mengusap air matamu sekarang juga. Tersenyumlah, sambut hari yang akan datang.

 

Selamat tinggal yoo mi – ah!! Jika kau ada waktu luang sempatkanlah waktumu untuk berkunjung di tempatku.

 

Terima kasih telah menjadi bagian hidupku selama ini. Rasa cinta dan kasih sayangmu akan selalu terkenang.

 

Ps: kekasihmu yang selalu tampan dan manis ☺.

 

 

 

******* DON’T WAKE ME UP *******

 

 

 

 

 

END.

 

 

Ottokhae ?

Agak baper butuh snickers pas nulis bagian surat weehhh. Maafkan aku ongek oppa 😭.

 

Terima kasih telah membaca FF full sad(?) Ini 😄😄. I need your comment guys !!

 

Papayyyy see you next time 👋👋👋 *BawaPulangOngek*

 

6 Comments (+add yours?)

  1. Gaemotional Cho
    Mar 07, 2016 @ 22:47:04

    donghae meninggal kan? Astaga yoomi nya kasian -_- tapi, ini nggak ada sequel?

    Reply

  2. Entik
    Mar 07, 2016 @ 22:50:14

    Mana bisa cari pengganti, kalo fi tinggalin dengan cara seperti itu.

    Reply

  3. shendyzang
    Mar 08, 2016 @ 06:28:48

    Keren thor bagus, penulisannya juga rapi dapet bgt feel ..
    Ngomong-ngomong aku readers baru follback ya thor🙂

    Reply

  4. lovevy
    Mar 09, 2016 @ 08:51:32

    Keren keren
    Harapnya ada sequel ^^
    good job

    Reply

  5. uchie vitria
    Mar 09, 2016 @ 11:45:58

    walaupun hanya dalam mimpi tapi masih diberi kesempatan buat ketemu dengan orang tercinta itu udaa luar biasa

    Reply

  6. yeonlee
    Mar 13, 2016 @ 08:14:03

    Ini udah pernah di posting di wp? Kayanya pernah baca deh thor. Kenapa dari kemarin updatenya yang sedih mulu. Sekali-kali yang happy ending thor hehe. Hwaiting!!

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: