THE REGRET [1/?]

Yoon's Corner

“THE REGRET” [Part 1]

 

Author : AngeLody’17 (@melody_choi97)

 

Title : “The Regret”

 

Main Cast :

  • Cho Kyuhyun
  • Kim So Eun

 

Other Cast : Jung Hyerin, Kim Jongwoon/Yesung, Choi Yieun, Cho Ahra, etc…

 

Genre : Romance, Sad, Angst, Conflict, etc…

 

Lenght : Chapter

 

Rating : PG-15

 

Credit Cover : Yoon’s Corner

 

Disclaimer : Karya ini asli hasil dari pemikiran author. Cast seutuhnya milik Tuhan. Dan karya seutuhnya milik author.

 

NB : Mian jika terdapat kesamaan cast, latar, dan alur cerita ‘-‘ Itu terjadi karena ketidaksengajaan. FF ini ASLI hasil dari pemikiran Author (y) DILARANG KERAS MEMPLAGIAT atau MENGCOPY PASTE dan MEMPOST ULANG FF ini dalam bentuk apapun. Hargai kerja keras Author :’3

Abaikan TYPO yang Bergentayangan! :v

 

—–“HAPPY READING”—–

 

 

~Author’s PoV~

 

“Soeun~ah…sebaiknya kita batalkan saja acara pertunangan kita” ujar Kyuhyun tiba-tiba dengan ekspresi wajahnya yang sama sekali tidak terbaca. Sementara gadis yang bernama Soeun itu hanya bisa tersenyum getir nampak tidak terkejut sama sekali dengan apa yang dikatakan oleh kekasihnya itu.

 

Gadis itu sudah mengira hari ini pasti akan terjadi tapi ia sama sekali tidak menyangka akan secepat ini. Apa yang mampu dia lakukan jika kekasihnya mulai ragu dengan perasaannya sendiri dan itulah alasan kenapa namja itu berubah beberapa minggu belakangan ini. Kyuhyun selalu menghindar dan tidak pernah menghubunginya lagi.

 

“Wae ? Apa ini ada hubungannya dengan gadis cinta pertamamu itu ?” tanya Soeun dengan nada suaranya yang dingin berusaha agar menjaga nada suaranya agar tidak bergetar. Dan gadis itu saat ini sedang mati-matian menahan dirinya agar tidak menangis dan terlihat lemah di depan Kyuhyun. Pertanyaan Soeun sontak membuat Kyuhyun terkejut.

 

“Kau…mengetahuinya ?” tanya Kyuhyun dengan nada suaranya yang sedikit tercekat.

 

“Bukan karena selama ini aku diam, aku jadi tidak tahu apa-apa. Aku tahu selama ini kau sering bertemu dengannya. Jadi karena ini kau menghindariku seminggu ini ? Dan sekarang kau ingin membatalkan acara pertunangan kita yang akan diadakan seminggu lagi ?” ujar Soeun sembari tersenyum lirih, ia merasa dirinya terlihat sangat menyedihkan.

 

“Mianhae. Aku hanya tidak ingin menyakitimu dengan berbohong tapi kenyataannya aku lebih mencintai Hyerin dibandingkan dirimu…” ucapan Kyuhyun itu benar-benar menyakiti perasaan Soeun.

 

“Lalu apa artinya hubungan kita selama tiga tahun ini bagimu, Kyu ? Apa aku sama sekali tidak ada artinya untukmu ?” tanya Soeun terdengar lirih bahkan pertahanan gadis itu agar tidak menangis di depan Kyuhyun hancur karena sekarang air mata itu sudah menganak sungai membasahi pipinya, ulu hatinya terasa ngilu seperti ditusuk ribuan jarum dan dadanya begitu sesak seakan-akan udara ditarik paksa dari paru-parunya.

 

Kyuhyun hanya diam, namja itu benar-benar tidak tahu harus menjawab apa. Ia tahu kalau dirinya adalah namja jahat yang tega membatalkan pertunangannya dengan Soeun, padahal dari awal ia sendiri yang mengusulkan pertunangan itu. Tapi mau bagaimana lagi, semenjak ia kembali bertemu dengan Hyerin yang merupakan gadis cinta pertamanya dan itu membuat perasaannya pada Soeun mulai ragu. Dan entah kenapa perasaannya pada Soeun tidak sama seperti dulu, tidak ada lagi perasaan yang membuncah bahagia saat ia bersama gadis itu, semuanya terasa hambar.

 

Kyuhyun beranjak pergi meninggalkan taman samping rumah keluarga Kim itu tanpa mengatakan apa-apa, tapi langkahnya terhenti saat mendengar ucapan Soeun.

 

“Pertunangan kita akan tetap dilaksanakan sesuai rencana. Aku akan tetap datang dan menunggumu di sana…”

 

“Aku tidak akan datang!” sahut Kyuhyun cepat tanpa menoleh ke arah Soeun.

 

“Itu terserah pada keputusanmu, Kyu…karena aku hanya akan memberikanmu dua pilihan. Lanjutkan pertunangan kita dan lupakan gadis itu, maka aku akan memaafkanmu dan menganggap semua ini tidak pernah terjadi. Atau…” Soeun menghentikan ucapannya sejenak, menunduk sembari menatap tangannya yang kini bergetar dan mencengkram ujung dressnya berusaha untuk menenagkan dirinya sendiri.

 

“Atau…Kau boleh pergi bersama gadis itu tapi satu hal yang harus kau ingat, Kyu…Jika suatu hari nanti kau menyesalinya dan ingin kembali lagi padaku, sudah tidak ada kesempatan kedua untukmu karena kesempatan itu akan berakhir saat kau memutuskan untuk pergi meninggalkanku. Jadi, saranku…pikirkanlah pilihan yang akan kau pilih sebelum kau menyesalinya…” lanjutnya lalu menatap punggung Kyuhyun yang kini sedang berdiri memunggunginya dengan tatapan sendunya. Dan sekarang semua keputusan ia serahkan pada namja itu, apapun yang akan Kyuhyun pilih nantinya itu akan menentukan hubungan mereka ke depannya.

 

Kyuhyun terdiam sejenak memikirkan perkataan Soeun padanya, menatap ke depan dengan tatapan kosongnya. Sebenarnya sebelum Soeun memberikannya pilihan, ia sudah memutuskan pilihannya sendiri.

 

“Aku…tetap pada keputusanku dan aku tidak akan pernah menyesalinya…” sahut Kyuhyun dengan mantap meyakinkan dirinya sendiri jika keputusannya itu sudah benar lalu kembali melanjutkan langkahnya meninggalkan Soeun yang kini sudah menangis dengan sedikit terisak sesaat setelah kepergian Kyuhyun.

 

Dan tanpa keduanya sadari, seorang namja yang sedari tadi bersembunyi menyaksikan dan mendengarkan pembicaraan mereka terlihat mengepalkan tangannya hingga buku-buku jarinya memutih sembari menatap punggung Kyuhyun yang semakin menjauh dengan mata yang berkilat marah. Ia adalah Kim Jong Woon, kakak kandung dari Kim So Eun. Rahangnya mengeras, apa yang baru saja ia dengar benar-benar membuat darahnya mendidih seketika.

 

‘Ragu dengan perasaan sendiri ? Cih~ Menjijikkan…’ geramnya dalam hati.

 

Ingin rasanya Jongwoon saat ini mendatangi Kyuhyun dan memukulinya tanpa ampun karena sudah berani menyakiti adiknya dan membuatnya menangis. Tapi tidak! Jongwoon berusaha mengendalikan emosinya sendiri. Ia harus bersabar dan menunggu sampai hari pertunangan itu, ia ingin tahu pilihan apa yang akan Kyuhyun pilih. Soeun atau gadis murahan itu ?

Tidak terasa seminggu telah berlalu dan itu artinya sekarang adalah malam dimana acara pertunangan antara Kyuhyun dan juga Soeun akan segera dilaksanakan. Semua tamu undangan sudah hadir bahkan Soeun juga sudah siap dengan penampilannya yang terlihat sangat cantik dengan balutan gaunnya yang berwarna merah membuatnya terlihat bersinar dan anggun. Namun tidak dengan wajah gadis itu yang sama sekali tidak bersinar, yang terlihat hanya ekspresi gelisah karena menunggu seseorang yang sedari tadi belum juga datang. Siapa lagi kalau bukan Kyuhyun, gadis itu sangat berharap Kyuhyun akan datang. Setidaknya namja itu bisa menghargai perasaannya dan hubungan mereka yang sudah terjalin selama tiga tahun terakhir ini.

 

Tapi harapannya seakan pupus setelah tiga jam ia menunggu. Kenyataan bahwa Kyuhyun yang benar-benar tidak datang, namja itu yang lebih memilih gadis yang bernama Jung Hyerin itu dan meninggalkan dirinya benar-benar mengiris hatinya hingga berdarah-darah. Soeun benar-benar terlihat kecewa dengan Kyuhyun, jadi dirinya memang tidak berarti sama sekali untuk namja itu ? Jadi beginikah akhir dari hubungan percintaan yang telah mereka lalui selama tiga tahun ini ? Benar-benar menyedihkan dan juga mengenaskan.

 

Kini di dalam Hall Gedung itu terlihat sepi karena para tamu undangan yang sudah pulang sejak satu jam yang lalu menyisakan dua keluarga yang merupakan pemilik dari acara.

 

“Bagaimana ini, Tuan Cho ? Putra Anda benar-benar telah mengecewakan kami terlebih ia juga sudah mempermainkan Putriku!” ucap Jungsoo, ayah dari Soeun terlihat sangat kecewa dan juga marah karena merasa sudah dipermalukan akibat Kyuhyun yang tidak datang.

 

“Maafkan kami, Tuan Kim. Aku benar-benar tidak tahu jika akan terjadi hal seperti ini. Mungkin saja telah terjadi sesuatu dengan Kyuhyun hingga ia tidak bisa datang. Sekali lagi aku mohon maaf…” sahut Seunghwan, ayah Kyuhyun menunjukkan penyesalan dan juga prmohonan maafnya akibat ulah putranya. Jujur saja, ia sebagai ayah juga merasa sangat kecewa dengan ulah Kyuhyun dan benar-benar merasa tidak enak dengan keluarga Kim.

 

Sementara itu, Soeun sedari tadi hanya duduk diam dengan wajahnya yang tanpa ekspresi dan juga tatapan kosongnya dan itu membuat Jongwoon dan juga Yieun yang merupakan sahabat baik Soeun benar-benar prihatin melihatnya. Mereka tahu bagaimana perasaan Soeun saat ini, ia pasti merasa sangat hancur karena Kyuhyun yang tidak datang di acara pertunangan mereka. Jongwoon benar-benar tidak tega melihat adiknya yang seperti itu, ini bahkan lebih mengenaskan dari pada melihat Soeun yang menangis.

 

“Soeun~ah…” panggil Yieun pelan pada sahabatnya itu.

 

Soeun beranjak dari duduknya lalu berlari keluar dari dalam gedung membuat semua orang terkejut.

 

“Soeun~ah!!!” panggil Jongwoon berteriak dan berusaha mengejar adiknya tapi gagal karena Soeun sudah pergi dengan membawa mobilnya.

 

“Biarkan dia pergi, Jongwoon~ah…Saat ini Soeun butuh waktu untuk sendiri” cegah Ahra, kakak kandung Kyuhyun menahan Jongwoon yang terlihat ingin mengejar adiknya.

 

Jongwoon menatap Ahra dengan wajah datarnya yang terlihat dingin, “Ini semua karena ulah adikmu itu! Jika sampai terjadi sesuatu dengan Soeun, aku tidak akan pernah memaafkan keluarga Cho terutama adikmu Kyuhyun. Ingat itu!” ujar Jongwoon sinis sembari menatap Ahra dengan tajam lalu pergi meninggalkan gedung itu dengan menaiki mobilnya.

 

Ahra menghela nafas beratnya sembari menatap ke arah mobil Jongwoon yang menghilang di jalan raya dengan tatapan sendunya, “Apa yang sudah kau lakukan, Kyu ? Sekarang kau ada dimana ?” desah Ahra frustasi, ia benar-benar tidak mengerti dengan kelakuan Kyuhyun yang menurutnya benar-benar sudah keterlaluan. Sebenarnya apa yang sudah anak itu pikirkan ?

 

 

———-“o0o”———-

 

 

Sebuah mobil melaju dengan sangat cepat membelah jalanan kota Seoul di malam hari. Sepertinya sang pengemudi benar-benar terlihat sudah tidak peduli dengan keselamatan nyawanya sendiri karena mengendarai mobil dengan kecepatan penuh. Pengemudi itu tidak lain adalah Soeun. Soeun pergi dengan suasana hatinya yang benar-benar buruk, bahkan gadis itu sekarang sedang menangis menumpahkan semua rasa sakit di hatinya.

 

Sama sekali tidak ia pedulikan ponselnya yang sedari tadi terus saja berbunyi yang ia yakini itu pasti dari orangtua dan juga kakaknya. Saat ini ia hanya butuh waktu sendirian untuk menenangkan dirinya.

 

“Jadi inikah keputusanmu, Kyu ? Jadi tiga tahun hubungan yang kita jalani selama ini sama sekali tidak ada artinya bagimu ?” ucap Soeun lirih sembari tertawa dengan air matanya yang terus mengalir membasahi pipi putihnya, saat ini ia sedang menertawakan dirinya sendiri yang terlihat begitu menyedihkan.

 

“Kau yang sudah memilih, Kyu. Jadi hiduplah dengan pilihanmu itu dan kesempatanmu mulai sekarang sudah berakhir…BERAKHIR!!!” lanjutnya di sela-sela isak tangisnya yang terdengar sangat memilukan dan pandangannya mengabur karena air matanya sendiri.

 

Tanpa Soeun sadari sebuah truck besar tengah melaju berlawanan arah dengan mobilnya. Soeun yang terkejut langsung banting stir untuk menghindari truck namun naas mobilnya justru masuk ke dalam jurang.

 

‘DUAARRRR!!’

 

Mobil itu langsung meledak sesaat setelah mendarat di dasar jurang. Kobaran api ang sangat besar menyelimuti seluruh badan mobil menghanguskannya hingga tak tersisa.

Sementara itu di bandara Incheon, Kyuhyun tengah menunggu pesawat keberangkatannya menuju Los Angeles bersama seorang gadis yang diketahui bernama Jung Hyerin. Mereka berencana akan tinggal di LA setidaknya sampai keadaan membaik. Ya~ Anggaplah dirinya pengecut dan juga brengsek karena memilih tidak datang ke acara pesta pertunangannya sendiri dan lebih memilih untuk pergi bersama gadis yang ia cintai, Jung Hyerin. Meskipun Kyuhyun sadar keputusannya itu membuat Soeun terluka dan kesalahannya pasti tidak termaafkan tapi ia berharap apa yang sudah menjadi keputusannya yang ia ambil itu sudah benar.

 

“Oppa, kajja!” ucap Hyerin menyadarkan Kyuhyun dari lamunannya lalu menoleh dan tersenyum kepada gadis yang ia cintai itu sembari mengangguk pelan.

 

“Ne…” sahut Kyuhyun lalu mereka pun beranjak berdiri, namun tiba-tiba ponsel Kyuhyun terjatuh ke lantai membuat benda persegi panjang itu hancur berantakkan.

 

Kyuhyun terdiam, entah kenapa tiba-tiba perasaannya menjadi tidak enak dan pikirannya langsung tertuju pada satu orang dan dia adalah Kim So Eun. Terlebih ponsel itu adalah pemberian gadis itu yang menginginkan agar ponsel mereka sama karena ponsel itu sepasang.

 

‘Pertanda apa ini ? Semuanya baik-baik saja, kan ?’ gumam Kyuhyun dalam hati sembari menatap ponsel yang sudah tidak berbentuk itu. Tapi pikiran itu segera ia tepis, dipungutnya ponsel miliknya itu lalu kembali berjalan bersama Hyerin menuju pesawat yang sudah menunggu mereka.

 

Mulai sekarang ia akan memulai hidupnya yang baru dengan pilihan yang sudah ia pilih untuk bersama Hyerin dan mencoba melupakan semua kenangan masa lalunya bersama Soeun.

 

 

———-“o0o”———-

 

 

Saat ini di kediaman keluar Kim tengah dilanda kecemasan. Bagaimana tidak, karena sudah hampir larut malam tapi Soeun belum juga pulang. Saat ditelfon pun ponselnya mati tidak bisa dihubungi dan hanya ada suara operator yang menyahut. Sebenarnya kemana gadis itu ?

 

“Bagaimana ini, yeobo ? Sampai sekarang Soeun belum juga pulang. Bagaimana kalau sudah terjadi sesuatu dengannya di luar sana ?” ujar Eunhye, ibu dari Soeun kepada suaminya itu dengan wajahnya yang terlihat khawatir.

 

“Sstt~ Tenanglah, yeobo! Jangan berpikir yang tidak-tidak! Sebentar lagi uri Soeun pasti pulang…” sahut Tuan Kim mencoba menenangkan istrinya meskipun raut khawatir terlihat kentara di wajahnya yang sudah berkerut karena dimakan usia.

 

Sementara itu, Jongwoon sedari tadi tidak henti-hentinya mencoba menghubungi Soeun bahkan ia menghubungi semua teman-teman Soeun yang ia ketahui siapa tahu saja saat ini adiknya itu tengah bersama mereka tapi tidak ada satupun di antara mereka yang mengetahui dimana keberadaan Soeun dan itu membuatnya benar-benar khawatir.

 

Hingga terdengar suara telfon rumah yang berbunyi membuat Jongwoon dengan cepat menghampirinya dan mengangkatnya berharap itu adalah telfon dari adiknya.

 

“Yeobosseo~”

 

Jongwoon mengernyitkan alisnya saat bukan suara adiknya yang menyahut tapi suara seorang pria.

 

“…………”

 

“Ne. Maaf jika saya boleh tahu saya sedang bicara dengan siapa ya ?” tanya Jongwoon penasaran.

 

“…………”

 

“Nde ? Polisi ?” Tuan dan nyonya Kim langsung menoleh ke arah Jongwoon saat namja itu menyebut kata polisi.

 

“M-Memangnya ada apa, Sajangnim ?” tanya Jongwoon hati-hati, entah kenapa perasaannya benar-benar tidak enak. Ia merasa sudah terjadi sesuatu hal yang buruk.

 

“…………”

 

“MWORAGO ?!” ucap Jongwoon dengan sedikit berteriak, wajahnya terlihat seperti orang yang sedang terkejut dan itu membuat kedua orangtuanya menatap putranya itu dengan penasaran.

 

“…………”

 

“G-Geurae…gamsahamnida, Sajangnim. Saya akan segera ke sana…” sahut Jongwoon lalu meletakkan kembali gagang telfonnya dengan tangan yang sedikit bergetar. Apa yang baru saja ia dengar dari polisi benar-benar membuatnya shock dan kekhawatirannya benar-benar terjadi.

 

“Itu tadi telfon dari siapa, Jongwoon~ah ? Polisi ? Ada urusan apa polisi menelfon ?” tanya tuan Kim sembari menatap putranya itu dengan tatapan penasaran sementara namja itu hanya membalas tatapan kedua orangtuanya itu dengan tatapan sayunya, ada pancaran kesedihan dari matanya.

 

“Eomma~ Appa~ Tadi itu telfon dari kepolisian. Dan polisi itu bilang…”

 

“Polisi itu bilang apa, Jongwoon~ah ?” desak nyonya Kim.

 

“Polisi itu bilang…k-kalau…kalau Soeun mengalami kecelakaan dan mobil yang Soeun kendarai masuk ke dalam jurang…” ucap Jongwoon melanjutkan membuat kedua orangtuanya terlihat shock, ekspresi yang sama saat tadi ia mendengarnya langsung dari polisi yang menelfonnya. Bahkan nyonya Kim terlihat sudah menangis histeris di pelukan suaminya.

Dan di sinilah mereka sekarang, yaitu di lokasi tempat dimana Soeun mengalami kecelakaan. Tempat itu dipenuhi oleh banyak petugas kepolisian untuk mengamankan di sekitar lokasi kejadian.

 

“Bagaimana dengan adik saya, sajangnim ?” tanya Jongwoon pada salah satu polisi yang bertugas di sana.

 

“Mobil adik Anda masuk ke dalam jurang dan meledak. Sampai sekarang kami masih belum bisa menemukan jasad adik Anda…” jawab polisi itu menjelaskan.

 

“Jasad ? Jadi maksud Anda anak saya sudah meninggal, begitu ? Itu tidak mungkin! Seharusnya kalian sebagai polisi lebih teliti lagi mencarinya. Soeun tidak mungkin meninggal, aku yakin ia masih hidup!” bentak nyonya Kim terlihat tidak terima dan juga percaya dengan ucapan polisi itu.

 

“Tenanglah, yeobo…” ucap tuan Kim berusaha menenangkan istrinya yang terlihat emosi.

 

“Bagaimana aku bisa tenang, yeobo ? Sampai sekarang Soeun belum juga ditemukan. Aku yakin putrid kita masih hidup dan sekarang ia pasti sedang kesakitan, ia butuh pertolongan kita, yeobo…” sahut nyonya Kim menangis terisak di pelukan suaminya.

 

“Kami akan berusaha mencari anak kalian. Tapi kita harus siap dengan kemungkinan terburuk karena dilihat dari bangkai mobil putri Anda yang hangus terbakar sangat kecil kemungkinan untuk putri kalian bisa selamat…” ujar polisi itu lagi mengemukakan pendapatnya berdasarkan hasil penyelidikan dari barang bukti yang ada.

 

“Andwae! Itu tidak mungkin!!” teriak nyonya Kim histeris sebelum tidak sadarkan diri di pelukan suaminya.

 

“Yeobo!”

 

“Eomma!”

 

 

———-“o0o”———-

 

 

Pagi ini langit terlihat mendung, matahari seakan enggan menampakkan cahayanya dan lebih memilih bersembunyi di balik gumpalan awan yang menghitam. Langit seakan ikut mersakan bagaimana suasana hati dari keluarga Kim yang kini tengah berkabung karena kehilangan putri semata wayang mereka.

 

Sudah begitu banyak orang-orang yang datang bertamu untuk menyatakan bela sungkawa mereka atas meninggalnya Kim So Eun. Baik itu dari pihak keluara, rekan bisnis, tetangga, ataupun teman-teman dari Soeun sendiri. Mereka sama sekali tidak percaya bahwa Soeun akan pergi secepat ini, begitu juga dengan nyonya Kim yang masih tidak percaya bahwa putri kesayangannya akan pergi meninggalkannya lebih dulu. Padahal wanita itu serasa baru kemarin ia melahirkannya, menggendongnya dalam rengkuhan tangannya. Semuanya terasa begitu cepat.

 

Bahkan Yieun sedari tadi terus menangis, ia sangat terkejut saat mendapat kabar kalau sahib baiknya sudah meninggal. Semuanya seperti mimpi tapi ini terlalu nyata untuk dikatakan sebagai mimpi. Sementara Jongwoon hanya diam sambil menatap foto adiknya yang dipajang dengan di kelilingi oleh rangkaian bunga mawar dan juga lili putih dengan tatapan kosong.

 

Jadi inikah akhir dari semuanya ? Kenapa rasanya begitu menyakitkan ? Kenapa harus adiknya yang mengalami semua ini ? Jongwoon sangat menyesal, andai saja waktu bisa diputar kembali ke masa lalu ia tidak akan pernah mengenalkan Kyuhyun pada Soeun jika dirinya tahu bahwa semuanya akan berakhir seperti ini. Ia merasa bersalah karena dirinya, ia harus kehilangan adiknya yang paling berharga.

 

Tapi pantaskah ia menyalahkan dirinya sendiri untuk hal ini ? Siapa yang lebih pantas untuk disalahkan ? Yang pasti hanya ada satu nama yang Jongwoon tidak akan pernah lupakan sampai kapanpun. Orang yang sudah melukai hati adiknya terluka dan membuatnya menderita bahkan sampai Soeun meninggal. Dan orang itu adalah Cho Kyuhyun.

 

“Untuk apa kalian ke sini, eoh ?! Pergi kalian dari sini! Dasar pembunuh! Keluarga pembunuh! Kalian sudah membunuh putriku!!” teriakan histeris ibunya membuat Jongwoon sontak tersadar dari lamunannya dan langsung menoleh pada ibunya yang kini sedang marah-marah dengan keluarga Cho yang datang. Melihat keributan itu, Jongwoon langsung beranjak dari duduknya untuk menghampiri ibunya.

 

“Maafkan kami, Ahjumma. Kami ke sini hanya ingin menyampaikan bela sungkawa kami atas kepergian Soeun…” ucap Ahra mencoba menjelaskan niat baik kedatangannya bersama orangtuanya.

 

“Aku tidak butuh perhatian kalian yang sudah membunuh putriku! Lebih baik kalian pergi dari rumahku! Mulai sekarang antara keluarga Kim dengan keluarga Cho tidak ada hubungan apa-apa lagi. Maaf kalian tidak akan membuat putriku hidup kembali. Kka!!!” teriak nyonya Kim mengusir keluarga Cho sembari menatap mereka tajam dengan nafas yang memburu karena emosi.

 

“T-Tapi Ahjumma…”

 

“Sebaiknya kau dan orangtuamu pergi dari sini! Kehadiran kalian tidak diterima di sini dank au perlu ingat satu hal, aku tidak akan pernah memaafkan keluargamu terutama adikmu yang sudah membuat adikku meninggal!” potong Jongwoon menyela ucapan Ahra mengucapkannya dengan wajahnya yang datar dan nada suaranya yang terdengar dingin dan tak terbantahkan.

 

Ahra menghela nafas pasrah, “Baiklah, kami akan pergi. Sekali lagi kami mohon maaf. Kami sungguh menysali dengan apa yang terjadi pada Soeun. Permisi…” pamit Ahra lalu mereka pun pergi meninggalkan kediaman keluarga Kim.

 

Mulai sekarang hubungan antara keluarga Cho dengan keluarga Kim tidak akan sama seperti dulu lagi hanya karena kebodohan satu orang tapi berdampak sangat buruk dalam hubungan keduanya.

“Bagaimana dengan Kyuhyun ? Kau sudah dapat kabar darinya ?” tanya tuan Cho pada Ahra saat mereka berada di mobil dalam perjalanan pulang.

 

“Belum Appa. Aku sudah mencoba untuk menghubunginya tapi ponsel Kyuhyun tidak bisa dihubungi dari semalam…” jawab Ahra sembari menghela nafas beratnya.

 

“Sebenarnya kemana anak itu ? Kenapa dia menghilang begitu saja ?” ucap tuan Cho sambil memijat kepalanya yang terasa pusing akibat ulah dari putra tunggalnya itu.

 

“Dan sekarang keluarga Kim benar-benar membenci keluarga kita…” sahut nyonya Cho dengan wajahnya yang terlihat sedih.

 

“Awas saja jika anak itu kembali! Aku tidak akan mengampuninya!” geram tuan Cho terlihat kesal dan juga marah dengan kelakuan putranya itu.

 

 

—–“TO BE CONTINUE”—–

26 Comments (+add yours?)

  1. Deborah sally
    Mar 20, 2016 @ 12:22:33

    Kyuhyun kejam. Nyesal nanti loh. SOEUN Ditolong DONGHAE OYEAH!

    Reply

  2. cici
    Mar 20, 2016 @ 12:26:47

    kayaknya menarik nih….
    kasihan so eun

    Reply

  3. aryanahchoi
    Mar 20, 2016 @ 14:09:33

    keren ff nya👍 dsr Kyuhyun gue benci ma lho tega bgt ma soeun awas ya lho nanti

    Reply

  4. evamulida96
    Mar 20, 2016 @ 16:29:45

    Di covernya ada gambarnya donghae. apa soeun diselamatin oleh donghae? berharap banget hehehehe
    kyuhyun pengecut.
    ditunggu kelanjutannya

    Reply

  5. sitidiah13
    Mar 20, 2016 @ 19:32:04

    kyuhyun rese banget sih masak udah mau tunangan malah milih jung hyerin semoga tu cewek hianatin kyuhyun trus kyuhyun nyesel sama pilihannya dan semoga so eun selamat dari kecelakaan itu

    Reply

  6. fishcho
    Mar 20, 2016 @ 21:24:10

    Judulnya aja the regret. Pasti kyuhyun nyesal bgt Pasti. Baguslah, kejam bgt dia disini.pengen bejek2 rasanya

    Reply

  7. sucinurulfitroh
    Mar 20, 2016 @ 23:12:17

    Kyuhyun jahat bngt…….. penasaran krlnjtnnya jngn lama lma oke..

    Reply

  8. meivhw88
    Mar 21, 2016 @ 08:17:58

    Baru awal udh nyesek, lanjutkan hahaha

    Reply

  9. lieyabunda
    Mar 22, 2016 @ 03:27:36

    soeun masih hidup kan,,,,
    seru nih ceritanya,,,,
    lanjut

    Reply

  10. eunsang
    Mar 22, 2016 @ 11:22:10

    Lanjut thor: D

    Reply

  11. Entik
    Mar 24, 2016 @ 19:38:48

    So eun masa dia pergi, dan kyu makhluk yang tidak bisa d ampuni.

    Reply

  12. anggunrania
    May 12, 2016 @ 14:42:10

    aku juga ga bakalan ngampunin dia, smoga soeun baik2 aja smoga ada yg nylametin dia

    Reply

  13. christiejaena480
    May 28, 2016 @ 13:55:11

    Yang namanya cinta memang mampi membuat orang seketika menjadi bodoh.

    Reply

  14. sophie
    Jun 03, 2016 @ 05:55:01

    Jahat bgt si kyu

    Reply

  15. inggarkichulsung
    Jun 15, 2016 @ 04:24:42

    Mdh2an So eun msh hidup dan diselamatkan org lain, ia frustasi dan sedih krn kekasihnya slm 3 thn ini tdk pernah menganggap cinta mrk dan pergi begitu sj di hr pertunangan, kyu oppa membuat keluarganya jd bermusuhan dgn keluarga Kim

    Reply

  16. S17
    Jun 22, 2016 @ 10:56:43

    Nyesekknya…. Kyuhyun terlalu hmmh. Tapi So Eun masih hidup kah? atau beneran meninggal di ff ini?😀 next lary aku baca…..
    Terus buat ff KyuSso yah author, atau Haesso atau SJSso intinya maincast ceweknya Kim So Eun :v maksa. Fighting author….

    Reply

  17. anianiyaa
    Jul 14, 2016 @ 15:13:49

    Soeun benaran meninggal itu atau dia bisa selamat???

    Reply

  18. lilare
    Jul 20, 2016 @ 11:49:00

    Daebak..bener ” buat nangis 😭
    Kyuhyun jahat banget disini smoga dy menyesal huahhhh

    Reply

  19. benzematuth
    Aug 20, 2016 @ 13:14:45

    kyuhyun kejamnys dirimu….

    Reply

  20. sri melinda bangun
    Aug 29, 2016 @ 07:21:07

    Andwae,, masa Sso udh ninggal . .
    Hmmm, penasaran sama kelanjutanny

    Reply

  21. kyun
    Oct 14, 2016 @ 07:02:25

    soeun gx mati kan… jasadnya belum ketemu dan dia ditolong oleh donghae ..ea…ngayal sendiri gua…

    Reply

  22. silver
    Oct 14, 2016 @ 14:14:16

    kayaknya menarik nih ceritanya. keren.
    Soeun meninggal? masa sih?
    mudah2an soeun nya ga meninggal.amin..(-_-?)

    Reply

  23. Eunhyoshin88
    Oct 14, 2016 @ 17:13:34

    Kyuhyun jahat banget disini
    Semoga Soeun baik baik aja dan masih hidup
    Keep writing

    Reply

  24. ddianshi
    Nov 24, 2016 @ 19:06:45

    Sial kyuhyun benar2 brengsek >__<

    Reply

  25. kyujinur
    Nov 25, 2016 @ 22:38:04

    Hallo..saya reader yg baru saja berkunjung ke sini…mohon ijin untuk baca“..

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: