Special Gift [4/?]

gi

Special Gift part 4

Author           : pipit

 

Cast               : Cho Kyuhyun

Park Hye Soo

Genre                        : Marrige life, Romance

Rating                        : PG 15

 

Length           : Chapter

Part sebelumnya: click disini

Maaf lama menunggu. Langsung aja ya..

Happy reading ..^^, dan hati-hati banyak TYPO bertebaran..!!!!

Ff ini juga sudah di publish di blog pribadi www.duniapipit105.wordpress.com

***

Author POV

Semenjak kejadian di malam itu, hye soo merasa canggung dengan kyuhyun. Ia sedikit memberi jarak ketika ia bertemu dengan kyuhyun. Seperti halnya tadi pagi. Hye soo yang agak canggung ketika berhadapan dengan kyuhyun, memilih menyiapkan sarapan lebih pagi dan makan terlebih dahulu. Sehingga, ketika kyuhyun sarapan ia tidak perlu bertatap muka dengannya dan menyibukkan diri untuk merapihkan rumah. Bukannya ia marah.., tidak..tidak sama sekali. Ia akui, kejadian semalam itu juga akibat kesalahannya. Pantas kyuhyun melakukannya seperti itu, karena ia yang memberi kyuhyun kesempatan. Ia sendiri pun masih tidak mengerti, mengapa ia menerima perlakuan kyuhyun tanpa memberontak. Malah sebaliknya ia justru menikmatinya dan balik merespon kyuhyun

“oh Tuhan.., apa yang kulakukan dengannya. itu sungguh tak pantas. maafkan aku rim-ah..”

Tapi hal ini tidak berlaku bagi kyuhyun. Sepanjang hari sikapnya berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Ia terlalu murah tersenyum hari ini. Banyak yang terkejut sekaligus senang ketika mereka melihat kyuhyun tersenyum. Terutama para pegawai wanita yang memang sudah mengidolakan atasan mereka. Pasalnya kyuhyun jarang sekali tersenyum seperti itu.

Kyuhyun sama sekali tidak bisa konsentrasi bekerja. Ia terus saja terbayang-bayang kejadian semalam bersama hye soo. Bibir kyuhyun tak pernah lepas untuk berhenti tersenyum. Bahkan sesekali ia memegangi bibirnya itu. Walaupun ia juga sadar bahwa hye soo sedikit menjaga jarak dengannya. Terbukti tadi pagi ia harus duduk sendiri untuk sarapan. Ia sendiri tidak marah pada hye soo, ia sangat memaklumi kecanggungan istrinya. Tapi ia janji.., ia tidak akan lama-lama membuat kecanggungan ini berlangsung.

***

Kyuhyun POV

“apa yang membuatmu tersenyum??”

Suara itu mengagetkan lamunan kyuhyun yang tidak disadarinya.

“kau..” ucap kyuhyun kaget. “sedang apa kau di sini? Seharusnya kau mengetuk pintu terlebih dahulu..”

Pria itu melenggang masuk menuju sofa dan duduk santai di tempatnya. “sebenarnya apa yang sedang kau lamunkan hingga membuatmu tersenyum seperti orang gila dan bahkan tidak mendengar ketukan pintu..” dengus siwon. Ya pria yang sedang duduk santai di sofa itu choi siwon.

Kyuhyun bangkit dari duduknya dan mengitari meja untuk menghampiri sahabatnya, siwon. Kyuhyun hanya menanggapi pertanyaan siwon dengan senyuman, lalu duduk di hadapan siwon.

“ckk..ckk, oke fine. Aku tidak akan memaksamu untuk bercerita.” Walaupun sebal, siwon tidak akan memaksa kyuhyun untuk bercerita.

“kau tau kyu.., gerak-gerikmu itu mencurigakan. Kau seperti seorang yang sedang kasmaran.., tersenyum tidak jelas sedari tadi.”

Bukannya marah, kyuhyun justru tertawa. Sedangkan siwon hanya mengernyit bingung..

“begitukah menurutmu won-ah?”

“hah.., memang benar seharusnya sekarang kau sudah diperiksa oleh dokter kejiwaan..”

“kau tau won-ah.., entahlah…, saai ini aku sedang merasa bahagia.”

Seketika siwon yang sedang menggerutu kelakuan kyuhyun, langsung menoleh pada kyuhyun. Ia hanya terdiam menunggu untuk kyuhyun meneruskan ucapannya. ‘mungkinkah ini saatnya kyuhyun bercerita..’. pikir siwon..

“semenjak kejadian malam itu, seolah memberiku suatu harapan yang selama ini aku inginkan.” Ucap kyuhyun pelan.

Siwon semakin bingung dengan ucapan kyuhyun, “apa maksudmu kyu..” tanyanya penasaran.

“ani.., ini belum saatnya aku menceritakannya won-ah. Aku tidak ingin terburu-buru, jika memang sudah saatnya aku pasti akan bercerita.”

Akhirnya siwon membenarkan firasatnya, bahwa memang kyuhyun memiliki cerita yang dirahasiakannya. ‘apa ini menyangkut tentang istrinya?’

“kyu..” panggil siwon pelan-pelan.

“hmm” jawab kyuhyun singkat

“apa ini ada hubungannya dengan istrimu yang sekarang?”

Kyuhyun kaget dengan pertanyaan siwon, pasalnya pertanyaanya memang tepat sasaran. Ia sendiri bingung harus menjawab apa.

“ehmm itu..”

Tok .. Tok .. Tok

Terdengar pintu terbuka disusul sekertaris kyuhyun yang bernama sunny. “maaf presdir, CEO dari Interjay Group telah tiba. Dan saat ini sudah waktunya anda meeting dengan beliau di ruang meeting.

“baiklah..” kyuhyun menjawab sekertarisnya dan menyuruhnya keluar.

“sepertinya kau sedang sibuk.., baiklah aku pulang saja.” siwon menatap kyuhyun intens..”tapi jangan kau pikir aku tidak penasaran atas jawaban dari pertanyaanku barusan. Lain kali ku pastikan kau harus menjawabnya.”

Kyuhyun hanya mendengus, dan tersenyum. Ia tidak menolak ataupun mengiyakan perkataan siwon. Siwon bangkit dan menepuk bahu kyuhyun pelan sebelum pergi meninggalkan kyuhyun.

“won-ah.., ” panggil kyuhyun sebelum siwon benar-benar keluar dari ruangannya. siwon yang sudah membuka pintu pun menengok ke arah yang memanggilnya.

“lalu apa tujuanmu datang kesini kalau tidak ada sesuatu yang penting. bahkan untuk jam makan siang pun sudah lewat.” tanya kyuhyun penasaran.

siwon yang ditanya hanya nyengir tak jelas. setelah itu ia melanjutkan kembali perjalanannya keluar ruangan kyuhyun. dalam hati siwon pun sebenarnya bingung memberikan jawaban apa. pasalnya ia datang karena sebenarnya ia sungguh penasaran dengan kehidupan pribadi kyuhyun. makanya tanpa banyak pikir lagi, ia langsung mendatangi kantor sahabatnya itu. biarlah orang berkata ia sungguh ingin tau urusan orang. tapi memang sifat alaminya seperti itu, mau gimana lagi. dan beruntungnya ia datang ke sini, seperti permainan puzzle.., satu demi satu potongan puzzle tersebut tersusun. begitupun yang terjadi dengan sahabatnya. walaupun ia harus diam-diam mengamati dan mencari tau, mungkin sampai kyuhyun bercerita sendiri padanya.

“huff..” kyuhyun menghembuskan nafas dalam-dalam untuk mereleksasikan tubuhnya ketika siwon benar-benar telah pergi. Setelah itu ia menyusul keluar dari ruangan.

Ternyata asisten kyuhyun, Ryeowook sudah berdiri menunggu kyuhyun. Kyuhyun pun langsung berjalan terlebih dahulu yang diikuti ryeowook. Di depan meja sekertarisnya, kyuhyun berhenti..

“hmm, sunny..” ucap kyuhyun

Sunny cepat-cepat berdiri ketika melihat atasannya berhenti di depannya apalagi memanggilnya. Lagi-lagi ia tidak menyadari bahwa atasannya sudah hampir melewatinya.

“ne presdir. Maafkan saya.., saya tidak begitu memperhatikan anda lewat tadi.” Ucap sunny gugup.

Kyuhyun seakan sudah terbiasa atas kelakuan sekertarisnya hanya memaklumi. Kyuhyun bukanlah seperti CEO yang lain yang gila hormat. Dimana ketika ia lewat, pegawainya harus berdiri dan menghormatinya. Ia tidak seperti itu, ia membebaskan bagaimana pegawainya berprilaku terhadap dirinya. Yang terpenting mereka tetap mematuhi peraturan perusahaan dan bekerja secara optimal, serta memberikan loyalitas terhadap perusahaan. Itu sudah cukup.., hanya saja sikapnya yang tegas dan disiplin.., seolah tidak bisa ditolak atau dibantah serta jarangnya kyuhyun tersenyum membuat pegawainya takut padanya.

“bisakah aku meminta tolong.., ini diluar pekerjaan kantor. Aku dan ryeowook harus segera meeting, jadi tidak bisa mengurusnya.” Ucap kyuhyun ramah.

“baik presdir. Silahkan sebutkan bantuan apa yang bisa saya lakukan..” jawab sunny terkejut dan tak kalah ramah dengan kyuhyun. Ia penasaran bantuan macam apa yang atasannya butuhkan??. Karena atasannya itu sebelumnya tidak pernah meminta tolong padanya, kecuali urusan kantor. Selebihnya pasti ia akan meminta asistennya. Ditambah keramahan yang ditunjukkan kyuhyun, membuatnya sempat berhenti menarik nafas sebentar .

***

Hye Soo POV

“huff lelahnya…” hye soo baru saja duduk di kursi tempatnya bekerja. Semenjak pagi baru sekarang ia bisa duduk senyaman dan selega ini. Pasalnya, semenjak kedatangannya pagi tadi, ia dihadapkan oleh keributan di bagiannya. Ternyata sumber keributan itu adalah karena hera oennie tidak datang. Ia diharuskan di rawat di rumah sakit dan belum sadarkan diri akibat kecelakaan. Dimana letak permasalahannya?? Bukan karena tidak peduli pada hera oennie yang sedang di rawat, tapi untuk saat ini ada presentasi besar yang menentukan perusahaan ini kedepannya, yang seharusnya di presentasikan oleh hera oennie. Tidak sampai bangkrut juga sih, tapi perusahaan cukup merugi, jika kehilangan investor itu.

Hera oennie yang merupakan kepala bagian promosi dan pemasaran perusahaan, yang seharusnya presentasi di depan investor itu ternyata tidak bisa hadir, membuat semua anak buahnya kualahan. Pertama karena bahan presentasi itu ada padanya, kedua hera oennie tidak melibatkan bawahannya dalam membuat bahan tersebut. Sehingga mereka semua pada bingung dan panik. Karena satu jam lagi rapat akan di mulai, dan presentasi pun pasti akan di mulai.

Flashback

“bagaimana ini?” ucap reya panic.

Hye soo sendiri yang melihat kondisi ini juga ikutan panic.

“oya.., aku baru ingat.” Ucap Karin, wanita campuran Indonesia korea. Ia menatap hye soo lama..”hye soo, bukankah kau sempat melihat isi bahan presentasi itu?”

“aku?? Kapan?” Tanya hye soo bingung.

“sepertinya beberapa hari sebelum kau menikah..” ucap Karin

DEG.. ‘mereka tau aku menikah?? Dari siapa?? hah jangan-jangan hera oennie yang bilang. Dasar .., tidak bisa jaga rahasia. Tentu saja aku mengundang hera oennie, karena ia satu-satunya teman terdekatku di kantor.’

“jujur aku tidak ingat pernah melihat isi bahan presentasi itu.”

“yang benar hye soo?”mereka semua kembali panic ketika tadi sempat ada secercah cahaya begitu Karin bicara.

“coba kau ingat-ingat lagi.., entah itu macam obrolan atau lainnya.. yang sempat hera oennie lontarkan.”

Hye soo dan hera oennie memang sangat dekat dibandingkan yang lainnya. Jadi keduanya sering sekali mengobrol mengenai apapun. Hye soo mencoba mereka ulang kegiatan dan obrolan apa saja yang pernah di bahas.

“oh iya aku ingat.., tapi itu tidak mendetail. Hera hanya membicarakannya selewat. Tapi aku tau garis besarnya.” Kata hye soo sambil duduk di meja kerjanya dan buru-buru menyalakan komputer. “ayoo, sebaiknya kalian bantu aku mencari bahan untuk presentasi nanti.., kita tidak punya banyak waktu.”

Setelah hye soo menceritakan garis besarnya pada sesama tim, mereka semua termasuk hye soo sibuk menyiapkan bahan tersebut. Dalam hati hye soo berdoa di setiap tulisannya, agar bahan yang mereka buat ini tidak salah. Mungkin sedikit berbeda dari buatan hera oennie, tetapi mereka berharap bahan ini akan membawa keberuntungan nantinya.

Empat puluh menit kemudian bahan presentasi sudah selesai. Karena tidak ada waktu lagi, semua mendorong hye soo pada ruang rapat agar ia yang mempresentasikannya.

Flashback end

***

Hye soo meluruskan kakinya untuk mengendorkan otot-otot kaki yang tegang tidak lupa sebelumnya ia melepaskan sepatu heelsnya. Ia senderkan tubuhnya pada sandaran kursi.. hye soo memejamkan matanya sejenak, walaupun lega tapi ia masih sedikit was-was atas keputusan hasil dari investor itu.

“hah.. sebaiknya aku kembali bekerja.” Ucap hye soo membuka matanya.

Baru hye soo ingin menggapai computer, ia melihat sebuah amplop di atas mejanya. Yang menarik perhatiannya adalah, amplop itu bukan amplop kerjaan yang bewarna coklat ataupun putih. Melainkan bewarna pink bermotif bunga-bunga. Indah.., itulah gambaran pemikiran hye soo mengenai motif amplop berukuran sedang itu.

“apa ini?”

Hye soo membuka amplop itu pelan-pelan. ‘dua buah tiket bioskop.’

“dari siapa ini?”

Hye soo membolak-balikkan amplop tersebut untuk mengetahui pengirimnya. Ada surat kecil di dalam amplop itu. Segera hye soo membuka dan membacanya.

Tepat pukul tujuh malam kutunggu kau di bioskop itu. Jangan telat.., aka nada supir yang menjemputmu..

 

Kyuhyun

Seketika perasaan berdebar-debar terjadi pada diri hye soo. Terkejut. Tentu saja hye soo tekejut. Tapi setelahnya tidak ada yang menyadari termasuk hye soo sendiri, bahwa hye soo tersenyum kecil setelah membaca surat itu.

‘hah apalagi ini.., kenapa akhir-akhir ini dia selalu membuatku berdebar’ pikir hye soo dalam hati sambil memegangi dadanya.

‘ya Tuhan.., apa yang terjadi padaku?? Kenapa perlakuan manis kyuhyun ini bisa dengan mudah aku terima.. seharusnya aku marah ketika ia berani menciumku. Seharusnya aku tidak menerima ciuman saat itu..dan seharusnya aku tidak berdebar-debar ketika ia mengajakku pergi nonton dibioskop. Aku tidak bodoh dengan alasan kyuhyun mengajakku menonton. Ini seperti kencan. Dan herannya.., ada bagian kecil hatiku sangat senang mengetahuinya.’

Hye soo menggelegkan kepalanya, mencoba mengeyahkan rasa senang yang sempat singgah sebentar..

‘tidak..,ini tidak boleh terjadi. Kyuhyun itu sangat mencintai eun rim.., dan aku sebagai sahabatnya tidak akan mebiarkan ini terjadi. Kyuhyun ataupun aku tidak boleh lebih dari berteman…’

“kau tenang saja rim-ah, aku sahabatmu ini akan memastikan kyuhyun tidak akan pernah berpaling pada siapapun dan hanya tetap mencintaimu. Seperti permintaanmu.., kau memintaku menjaganya.., termasuk menjaga cintanya hanya padamu juga..”

Pemikiran itulah yang terus terlintas di benak hye soo. Dan untuk mencegah kesalahpahaman yang terjadi antara ia dan kyuhyun, hye soo memutuskan akan menjaga jarak dengan kyuhyun. Dimulai dengan malam ini. Ia tidak akan menerima ajakkan kyuhyun untuk menonton bersama.

“maafkan aku kyu.., cara ini yang bisa aku lakukan untuk menjagamu..”

 

TBC

 

Part 4 akhirnya selesai.

Minta komentarnya juga ya untuk pemberi semangat nulis.

Engga bosan-bosannya untuk minta maaf kalau ada kesalahan. Baik antar kalimat, kata perkatanya, ataupun tulisan bahasa koreanya. Terima kasih..

 

See you next part ^^

 

2 Comments (+add yours?)

  1. lieyabunda
    Apr 08, 2016 @ 03:26:42

    sempet lupa ama cerita ini,,, tapi pas baca ampe bagian akhir baru ingat,,,, hehehe

    Reply

  2. anggunrania
    May 12, 2016 @ 15:29:16

    hyesoo masih dibayangi sama eunrim jd dia ga bs bebas mengekspresijakaan perasaannya

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: