We Are Super Junior

 

superjunior_devil

Title         : WE ARE Super Junior
Author     : Arni Hanifah Santi
Cast         : Super Junior
Genre       : Friendship, Family
Length     : Oneshot

Summary : Seperti 10 jari yang menjadi satu. Tak ada yang lebih baik ataupun buruk. Dengan itu, kami merasa satu. Super Junior adalah grup yang seperti itu.

HAPPY READING

DON’T LIKE , DON’T READ , DON’T BLAME

**WE ARE SJ**

5th November 2015

Super Junior, Siapakah yang tak mengenal nama itu? Sangat begitu familiar di kancah industri music bahkan perfilman. Penghargaan pun mereka dapat dimana – mana.

Sebuah kemenangan yang dihasilkan dari bekerja di ruang latihan dengan tiap malam dan hari. Tidak akan ada yang lupa bagaimana kerja keras yang mereka lakukan dulu. Menelan mentah – mentah hinaan yang hanya mereka balas dengan sebuah senyuman.

Super Show dimulai, warna biru yang menghampar tak terhenti.

“E.L.F 10 tahun kita bersama….terima kasih karena telah setia sampai saat ini….. Terima kasih telah memberikan kami nafas dan terus memberi kami oksigen….memberi semangat dan cinta yang penuh untuk kami…. Agar kami bisa bernafas dengan lega “ Leetuk mengambil nafas panjang. Tersenyum haru setelah mengucapkan kata – kata itu.

Sama seperti member SJ lainnya, E.L.F pun merasakannya. Hanya ada air mata haru di penghujung acara. Tak ada yang lebih baik ataupun buruk, mereka hanya ingin waktu berhenti sekarang juga.

 

**WE ARE SJ**

“ya! Kyuhyun berhentilah menindih ku. Kau fikir kau tidak berat huh” teriak shindong kesal. Namun, yang dibentak hanya semakin menjadi – jadi sambil menyunggingkan smirk evilnya.

“kau sudah menghubungi Kibum?” Tanya leetuk pada SiWon yang serius menyetir.

“sudah. Tapi Kibum bilang dia ada jadwal malam ini dan tidak bisa datang karena sudah tanda tangan kontrak” jawab SiWon sambil tetap memasang wajah serius karena kondisi jalan yang tertutupi hujan. Ya, salah – salah jika SiWon tidak memeperhatikan jalan , mobil akan berakhir di pembatas jalan tol.

“Hankyung Hyung tidak bisa di hubungi. Tapi, jika kulihat dari artikel yang menunjukkan jadwalnya hari ini. Hankyung Hyung sedang menjalani pemotretan untuk majalah High Cut dan syuting drama terbarunya di China” sungmin memainkan layar I-Pad miliknya “selain itu, ada jadwal recording show. Sepertinya jadwalnya penuh Hyung” ujar sungmin.

“mustahil Hankyung Hyung bisa datang dengan jadwal sepadat itu” sahut kyuhyun yang masih bergulat dengan shindong.

“lalu, bagaimana dengan Zhoumi?” Tanya leeteuk.

“Yesung Hyung memberikan pesan” ujar SiWon melihat sekilas I-Phone nya. Karena takut tidak konsentrasi menyetir, SiWon memberikannya pada leetuk.

“apa isinya Hyung” Kyuhyun sedikit mendekatkan tubuhnya kedepan. Sudah lelah dia bertarung melewan Shindong yang tubuhnya lebih besar daripada dirinya

“Zhoumi juga tidak bisa datang, dia tadi menghubungi Yesung dan meminta maaf karena produser dramanya tak mengizinkannya untuk mengosongkan jadwal dramanya” leetuk memandang semua orang yang ada di mobil.

“ini kabar yang sangat buruk” keluh shindong.

“lebih buruk dari yang ku bayangkan” tambah kyuhyun.

** WE ARE SJ **

Semua member keluar dari mobil sambil menenteng tas mereka masing – masing. Wajah mereka kusut bercampur kecewa. Kesepuluh laki – laki ini melangkahkan kakinya masuk kedalam Dorm.

Mereka sudah ada di depan pintu, percaya atau tidak mereka mulai was – was. Ternyata pintunya tidak terkunci.

“Hyung jangan – jangan ada pencuri. Bukankah tadi pagi kau mengunci pintunya?” Tanya Eunhyuk ketakutan

“tidak ada yang tertarik dengan leluconmu” potong Kyuhyun yang lansung mendapat pukulan dari donghae.

Dengan perlahan – lahan kesepuluh namja itu mulai memasuki rumah.

“Hyung, kau merasa ada yang aneh tidak? Mulai dari pintu yang tidak terkunci, lampu ruang tamu yang menyala dan sekarang TV yang menyala” ujar Ryeowook yang sedari tadi diam.

“Hyung, aku mendengar suara orang bertengkar dari arah taman belakang” ujar Kyuhyun.

Leetuk berlari kearah pintu belakang. Membukanya dengan selebar mungkin. Leetuk terkejut melihat apa yang ada di hadapannya, begitupun member yang lain.

“berhenti menggeliti ku Henry. Perutku mulai sakit” Zhoumi berusaha menghindar dari terkaman henry yang tengah mengejarnya.

“cepat berikan remote TV nya padaku atau kau akan ku kejar dan aku tidak akan berhenti menggelitikimu” walaupun sudah lelah kejar – kejaran. Tapi, Henry tetap bersikukuh ingin mendapatkan remote itu.

“baiklah, baiklah ini remotenya” pada akhirnya ia memberikan remotenya. Dia tak mau mati konyol hanya gara – gara tertawa. Bisa menjadi berita utama di TV dirinya. dan yang pasti wajahnya akan terpampang di halaman depan Koran ‘Artis terkenal tewas hanya karena tertawa’ itukan tidak lucu.

“seharusnya kau lakukan itu dari tadi hyung” ujar Henry penuh kemenangan.

“Skak mat!” pekik Kibum senang. Pria dihadapannya bersedekap dada. Bagaimana bisa dia kalah dari Kibum.

“ya pabo – ya! Ini sudah permainan kelima kalinya dan kau masih juga kalah huh” Heecul memekik garang, menggelengkan kepalanya pelan, tak habis fikir dengan cara permainan Hankyung.

“Kibum hanya beruntung tadi, aku hanya memeberinya kesempatan. Ayo kita ulangi” ujar Hankyun membela diri.

“jika kau kalah lagi akan sangat memalukan Hyung”

“KALIAN” teriak Leetuk tak percaya. Dia menatap kearah Heecul, Hankyung, Kibum, Henry dan Zhoumi yang juga menoleh kearah Leetuk.

“Leetuk Hyung…. Apa kabar?” Hankyung lansung memeluk erat Leetuk. Rasanya sudah sangat lama.

“SiWon Hyung dramamu bagus “ puji Kibum yang langsung mendapat pelukan erat dari Hyungnya.

“kalian semua sehatkan?” ujar Hankyung pada seluruh member.

“kami semua masih muda tentu saja sehat kecuali Leetuk Hyung. kau itu Hyung yang seharusnya menjaga kesehatan. Kau terlihat menua akhir – akhir ini” ujar Kyuhyun santai dan langsung mendapat dethglare dari semua member.

“kau ini…. Masih saja tidak berubah, hilangkan sifat bandelmu itu” Hankyung memeluk kyuhyun erat. Lama sekali rasanya tidak seperti ini.

“ hei, guys ini WHOAAA” teriak Henry saat tubuhnya ditarik kyuhyun dan di peluknya.

**WEARE SJ**

Sembari menunggu pergantian hari, para member Super Junior berkumpul di ruang tengah untuk bersantai, kecuali Ryeowook, Hankyung, Yesung dan Heecul karena mereka ditugaskan untuk memasak.

Leetuk, Donghae, dan Zhoumi duduk dibawah lantai kayu terlibat perbincangan santai yang kadang di selingi tawaan Donghae yang tidak berhenti, kadang juga terlihat Leetuk yang akan memukul kedua adiknya itu.

Sementara itu, Kyuhyun dan Shindong tengah adu playstation. Sungmin yang mendukung Kyuhyun dan Eunhyuk yang mendukung Shindong.

“ya pabo – ya , seharusnya kau bisa lebih cepat dari ini” hardik Eunhyuk. Shindong melirik dari ekor matanya terlihat kesal.

“berisik” keluh shindong.

Eunhyuk merebut stik yang di pegang Shindong.

“biar aku saja” ujar Eunhyuk. Shindong menahannya, tak rela dengan permainannya yang di ganggu dan malah berakhir menjadi rebutan yang tak terelakkan.

“kau akan mati” dan di mulailah aksi perguatan antara Eunhyuk dan Shindong.

“skak mat” ujar siwon sembari bersedekap tangan. Menatap puas papan caturnya. Dan tersenyum penuh kemenangan menatap wajah kekalahan Kibum.

“ya! Hyung berkelahilah di luar, Tubuh kalian menyenggol papan catur” ujar Kibum makin kesal.

“Hyung pura – puralah kalah, kau tahukan bagaimana Kibum Hyung jika sudah kalah. Kau ingatkan terakhir kali kau main dengannya” Henry berbisik tepat di pendengaran SiWon, mengingat – ingat kejadian beberapa waktu silam.

“dia hampir membunuhku” ujar siwon pelan.

“dan dia hampir membuatku kehabisan nafas karena aku mendukungmu” tambah Henry bergidik ngeri.

“ayo kita ulangi” ujar Kibum mulai menyusun caturnya. “ kali ini aku akan menang”

Henry menatap SiWon, mengintrupsinya ‘ lakunlah apa yang kukatakan kalau kau tak ingin mati’. SiWon mengangguk takut.

 

**WE ARE SJ **

6th November 2015

Berbagai hidangan tersedia di meja makan yang panjang. Tak lupa pula sebuah cake yang menjadi pelengkap hidangan malam ini. Malam ini akan menjadi perayaan yang istimewa bagi mereka. Kelima belas namja ini sudah duduk di kursi mereka masing – masing.

“semuanya, bolehkah aku bertanya?”

Meja makan yang sedari tadi riuh langsung terdiam ketika mendengar suara Hangkyung.

“kenapa kalian mengundang ku ke acara ini? Aku bukanlah bagian dari Super Junior lagi? Aku butuh alasan kalian” ujar Hankyung dengan suara tercekat. Pertanyaan inilah yang dari tadi mengaganngu fikirannya.

Semuanya terdiam.

“Hyung, aku selalu berfikir bahwa aku sendiri. Bahkan sejak aktivitas group di mulai. Aku selalu membangun fikiran bahwa alangkah baiknya jika kita selalu bersama. Menghabiskan waktu bersama saat waktu senggang, mengeluarkan amarah jika suasana tidak baik adalah moment yang sangat bagus. Melihat ekspresi setiap wajah Super junior benar – benar sangat manis. Dan kau adalah bagian dari Super Junior itu sendiri Hyung” ujar Shindong memulai. Ada setitik air yang mengalir di pipinya, Ryeowook memegang bahu pria itu,

“kau tak akan pernah bisa melupakan kenangan yang kau ukir bersama kami. Itu semua salahmu Hyung, kau membuat kami tidak ingin melepasmu dan kau selalu membuat kami menderita dengan merindukanmu. Tapi, akan ada saat dimana kau harus bertanggung jawab Hyung. Dan inilah saatnya” ujar SiWon parau. “ aku selalu berdoa untuk hari ini dan aku berterima kasih pada tuhan yang mengabulkannya.”

Semua member menangis.

“tak ada yang lebih baik ataupun buruk selain 13 + 2. Kau mengerti kan ucapan ku Hyung.” Ujar kangin

“ pertama kali aku melihat seorang Hangkyung, seseorang yang meninggalkan Negara asalnya dan pergi ke korea untuk mengejar impiannya, yang terlintas difikiranku adalah betapa tegarnya orang ini. Sejak saat itu, aku berjanji pada diriku sendiri bahwa aku akan selalu berada di sampingnya, menjaga mimpinya. Tidak peduli apapun masalah yang kami hadapi, aku akan mampu mengatasi bersamanya, dan aku berharap kapanpun dia merasa sedih, ia akan selalu ingat bahwa ia masih memilikiku” ujar Heecul tak terbendung lagi,

Perasaan menyesal yang selalu menyelimuti diri Heecul, bagaimana dia tidak bisa membantunya saat itu, bagaimana dengan bodohnya dia membiarkan pria itu pergi, dan bagaimana dengan bodohnya dia tidak dapat menahan tangan yang begitu rapuh itu, dengan bodohnya dia hanya menangis menatap kepergiannya.

“Seperti 10 jari yang menjadi satu. Tak ada yang lebih baik ataupun buruk. Dengan itu, kami merasa satu. Super Junior adalah grup yang seperti itu. Sudahkah cukup alasan ini untukmu Hangkyung” Tanya Leetuk menyudahi kesedihan ini.

Hangkyung mengangguk

“aku mengerti sekarang…. Karena , WE ARE SUPER JUNIOR. Terima kasih semuanya karena tidak pernah melupakanku dan masih menganggapku bagian dari kalian”

“baiklah… sekarang sudah saatnya di puncak perayaan” ujar Leetuk mencairkan suasananya. Ditengah meja makan panjang ini telah tersedia
kue tiga tingkat dengan bertuliskan

‘happy anniversary Super junior 10th

“walaupun hanya ada makanan sederhana, kita tetap harus bersyukur. Sekarang, aku mohon pada setiap member SJ untuk membuat permohonan sebelum kita meniup lilinnya”

Semuanya menangkupkan tangan, memanjatkan doa yang terbaik untuk mereka saat ini.

“aku tidak setuju dengan ucapan Leetuk Hyung yang mengatakan ini makanan sederhana. Ini semua terlihat luar biasa. Lihatlah ada nasi goring Beijing special buatan Hankyung Hyung” cela Shindong. Hangkyung tertawa renyah.

“benar, ini jauh lebih enak daripada yang SJ-M makan di China” seru Donghae.

“kalian jangan memujinya terus. Tak sadarkah kalian telinga dan kepalanya sudah membesar hampir menyamai kepala Yesung hyung. Aku bahkan bisa membuat yang jauh lebih baik dari ini” sahut Kyuhyun. Sungmin yang duduk disebelahnya menyenggol lengannya.

“sadarkah dirimu telah mengejek kedua Hyungmu?” Tanya sungmin sedikit terkekeh.

“memangku sengaja “ ujar kyuhyun santai.

“Kyuhyun buka mulutmu” ujar Heecul, pria itu menyodorkan potongan daging yang sudah di eksperimenkan dengan banyak campuran bumbu dapur.

“kau ingin membunuhku Hyung? Kau fikir aku tidak tahu dengan eksperimenmu. Lihatlah, warnanya saja sampai berubah” pekik Kyuhyun bergidik takut. Dia tidak bisa membayangkan daging itu menyentuh lidahnya dan masuk kedalam perutnya.

Heecul mencengkram tangan Kyuhyun.

“ini pembalasan dendamku, kau hampir membuatku mati karena kekurangan cairan.” Heecul semakin mendekatkan sumpitnya pada Kyuhyun yang terus mengelak.

“habisi dia Hyung, buahahahah…. Balaskan dendam kami Hyung” koar Eunhyuk.

“ya! Eunhyuk – ah kenapa kau mendukungnya, dasar monyet bodoh ini”gerutu Kyuhyun. Dia sudah sangat tersudut sekarang. Bahkan sungmin juga ikut membantu Heecul memegang tangannya.

“selamat atas penderitaanmu” sahut Eunhyuk tertawa dengan penuh kemenangan “ Ya! Kau panggil aku apa tadi? Eunhyuk – ah , monyet bodoh”

“nasimu keluar semua Eunhyuk” gumam donghae.

“oh iya…”Eunhyuk membersihkan bajunya yang diikuti gelak tawa para member SJ.

“dasar monyet jorok!” hardik kyuhyun

 

FIN!

Akhirnya selesai juga…. Author selalu mengharapkan ini akan terjadi ditahun ini, tahun depan dan tahun selanjutnya…real 15 Member…

 

Full Super Junior Moment ^_^

 

 

 

 

 

 

 

 

6 Comments (+add yours?)

  1. ichaquotestory73
    May 14, 2016 @ 17:01:44

    Daebak…!!!😂

    Reply

  2. kyunnie28
    May 14, 2016 @ 21:10:46

    I hope so…
    Selama ELF msh ada,,smg SJ ttp berdiri tegak mskipun badai mghadang,,smpai mrka mnikah & pny klrg sdri2,,smpai mrka menua & keriput….

    Reply

  3. Sora
    May 15, 2016 @ 20:41:35

    selalu berharap yg terbaik buat mereka..

    Reply

  4. fanatwiksparkyu
    May 16, 2016 @ 14:18:07

    hiks ff nya bikin terharu…pling seneng baca ff tentang semua member sj seperti ini…gomawo author jangan kapok bikin lg yg kyak gini yea,,

    Reply

  5. Riram
    Jun 09, 2016 @ 01:56:54

    Semua hal yg gue harapkan tentang SJ13+2 ada di sini. Thanks a lot. Semoga mereka kumpul bareng2 lagi, bersatu lagi. Aamiin

    Reply

  6. chintya
    Jun 23, 2016 @ 13:08:32

    aku benar berharap ini yang terjadi dengan suju oppa disana, cita – citaku adalah mereka bisa mengadakan konser dengan formasi yang lengkap, dan berbagi kehangatan di atas panggung, walaupun cuma 1 hari konser. hikzzzz. makasih ya author yang uda buat cerita ini.. semoga apa yang kita harapkan kalo mereka berkumpul lagi, jadi kenyataan… aminnn o:)

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: