Ahjumma, Please be My Eomma [1/?]

 af3e90a4337b2bbbb819da14ee74c6a1

Cast    : Cho Kyuhyun

               Park Jinyoung

               Kang Minhyuk

               Cho Hyunoo

Genre : Family, Romance, Complicated

Rating            : PG 15

Length: Series

Author: ADJ

            This Story is Mine….Please Don’t Copy the story and Give me Comment and Like J.Happy Reading ^^ J

***********

            Matahari pagi sudah sangat bersinar terang diluar sana, dan waktu pun kini sudah menunjukkan pukul 8 pagi yang membuat sebuah rumah mewah dikawasan elit kota Seoul itu mulai terdengar gaduh.

“Hyunoo, aigoo pakai kaosnya dulu. Jangan berlari terus seperti itu”. Seorang wanita paruh baya yang merupakan pekerja di rumah itu hanya bisa menghela nafasnya, melihat tingkah laku anak majikannya yang setiap hari selalu membuat kepalanya pusing dan gemas sekaligus terhadap anak kecil itu.

“Shireo Imo….”. Cho Hyunoo, nama anak kecil berusia 5 tahun itu tertawa senang melihat wanita yang sudah merawatnya sejak kecil itu kembali harus mengejar-ngejarnya pagi ini. Anak tampan itu baru saja selesai mandi, dan ia baru mengenakan celana panjangnya tapi anak kecil itu sudah berlari keluar dari kamarnya tanpa memakai kaosnya terlebih dulu. Dan Han Hyonsu, nama wanita paruh baya itu hanya bisa menggelengkan kepalanya kewalahan dengan tingkah tuan mudanya yang selalu membuatnya berolahraga karena mengejar anak laki-laki itu hanya untuk memaksanya memakai kaosnya.

“Pakai dulu Hyunoo, aigoo kau tidak kasihan kepada Imo eoh”. Han Hyunsoo mengelap keringat yang mulai bercucuran dari wajahnya. Menatap anak laki-laki yang kini sudah duduk di kursi makan dengan PSP ditangannya dengan wajah kesal sekaligus gemas. Oh bagaimana tidak, setiap anak itu libur sekolah pasti ia harus mengejar-ngejar Hyunoo keseluruh penjuru rumah besar milik tuannya itu hanya untuk memaksa Hyunoo memakai pakaiannya ataupun menyuapi Hyunoo. Anak kecil itu selalu tidak bisa diam jika dirinya libur sekolah, dan Han Hyosu sangat lebih memilih anak itu sekolah setiap hari karena jika Hyunoo sekolah, ia cenderung lebih mudah diatur daripada hari libur seperti ini. “Hyunoo pakai dulu kaosnya..YAK…YAK Hyunoo”. Teriak Hyonsu saat melihat Hyunoo kembali berlari dengan tawa yang terdengar dari mulutnya, membuat wanita yang sudah sangat dekat dengan keluarga ayah anak kecil itu ingin sekali mengikat anak kecil itu agar tidak berlari terus.

“Hahahha Imo kajja tangkap aku, Kajja Imo..hahahahah, eoh…”. Hyunoo menghentikan langkah kakinya saat dirasakannya tubuh kecilnya itu menabrak tubuh seseorang yang ada dihadapannya. Dengan pelan anak lelaki itu mendongakkan kepalanya dan senyuman polos langsung mengembang diwajahnya melihat siapa yang kini berdiri dihadapannya itu. “APPA…”. Seruan riang dari Hyunoo membuat pria yang dipanggil Appa olehnya itu hanya mendengus pelan. Pria tampan yang sudah rapi dengan pakaian kantornya itu mengacak gemas rambut Hyunoo lalu menggendong tubuh anak kecil itu dan membawanya ke ruang makan.

“Apa lagi yang kau lakukan pada Imo hari ini?”. Cho Kyuhyun, pria berusia 31 tahun itu menatap putranya yang tengah asyik memainkan PSPnya. “Hyunoo?”. Kyuhyun sedikit mengeraskan suaranya melihat putranya yang mengacuhkan pertanyaannya itu, membuat Hyunoo seketika langsung mendekap PSPnya dan menatap Ayahnya yang sedang menunggu jawabannya itu.

“Aku tidak melakukan apa-apa Appa…”. Jawab Hyunoo dengan tatapan polosnya yang membuat Kyuhyun menghela nafas pelan. Pria itu menghampiri Hyonsu lalu mengambil kaos yang dipegang oleh wanita paruh baya itu. Kyuhyun mendudukkan Hyunoo di kursi makan lalu memakaikan Hyunoo kaos yang membuat anak kecil itu mengerucutkan bibirnya. Sedangkan Han Hyonsu tersenyum senang melihat anak kecil itu menerima dengan pasrah perlakuan ayahnya yang tengah memakaikan anaknya kaos. Oh Cho Hyunoo memang nakal tapi jika sudah berhadapan dengan Cho Kyuhyun, anak tampan itu hanya bisa diam dan menuruti dengan pasrah apa yang dikatakan oleh ayahnya.

“Pakai kaos saja kenapa harus membuat Imo mengejarmu dulu eoh?”. Kyuhyun membungkukkan sedikit badannya dan menatap sang anak yang tengah mengerucutkan bibirnya. Kesal karena keinginannya untuk tidak memakai kaos pagi ini gagal begitu saja. “Kalau kau tidak memakai kaos nanti kau bisa sakit, Hyun”. Kyuhyun mengelus pelan rambut anaknya lalu duduk disamping putranya itu dan meminum kopi yang sudah tersaji dihadapannya.

“Tapi hari ini kan Hyunoo tidak sekolah Appa, Jadi kenapa pakai bajunya tidak nanti-nanti saja?”. Hyunoo menatap ayahnya yang sedang minum kopi itu. Anak kecil itu meletakkan PSPnya lalu menopang dagu pada kedua tangannya menanti jawaban sang ayah atas pertanyaannya.

“Memangnya pakai baju itu kalau kau sekolah saja?. Oh berarti kalau hari libur pakai bajunya nanti-nanti saja, kau juga harus memainkan PSP mu itu nanti-nanti saja kalau begitu”.

“Shireo….”. Hyunoo langsung mendekap PSPnya yang membuat Kyuhyun tersenyum simpul memperhatikan sikap anaknya itu.

“Sekarang lebih baik minum susumu itu”. Kyuhyun mendekatkan segelas susu coklat kehadapan Hyunoo yang langsung diterima oleh anak itu. Kyuhyun memperhatikan anaknya yang langsung meminum susu coklat itu dengan cepat. Mengingatkannya dengan seseorang yang juga akan meminum dnegan cara yang sama jika sudah berhadapan dengan susu coklat. Kang Hyena, istrinya dan juga ibu kandung Hyunoo yang kini sudah bahagia disurga sana. Kyuhyun sangat mengingat bagaimana wanita cantik itu sangat menyukai susu coklat dan apapun yang berhubungan dengan coklat. Wanita itu akan langsung antusias jika sudah bertemu dengan coklat, membuat Kyuhyun kadang harus mengeluarkan uang banyak saat wanita itu merengek meminta dibelikan coklat mahal dari beberapa negara ketika mereka honeymoon dulu. Tapi bagi Kyuhyun, uang tidak pernah menjadi masalah jika digantikan dengan senyum cerah yang terpancar dari wanitanya itu. Rasanya Kyuhyun sangat rela jika harus menukarkan saham-saham perusahaannya hanya untuk kebahagiaan wanita itu. Tapi sayangnya pria itu tidak bisa lama melihat kebahagiaan yang selalu dipancarkan oleh Hyena, karena wanita itu sudah lebih dulu meninggalkannya saat Hyunoo lahir kedunia ini. Wanita itu bahkan hanya melihat sekilas putra mereka sebelum akhirnya Hyena menghembuskan nafas terakhirnya karena pendarahan hebat saat melahirkan Hyunoo, dan Kyuhyun sama sekali tidak bisa melupakan saat-saat dimana wanitanya itu berjuang keras untuk melahirkan putra mereka hingga akhirnya menutup mata untuk selama-lamanya.

“Appa….”. Kyuhyun tersentak dari lamunanya dan menatap anaknya yang tengah mengerjap polos dengan gelas kosong yang berada ditangannya.

“Waeyo?”. Kyuhyun tersenyum lembut lalu mengambil gelas dari tangan Hyunoo dan meletakkannya di meja. Pria itu mengambil roti lalu mengolesinya dengan selai dan memberikannya kepada Hyunoo.

“Appa, hari ini bolehkah aku ikut Appa bekerja?”. Tanya Hyunoo hati-hati yang membuat Kyuhyun langsung menatap anaknya itu dengan tatapan penolakan. “Appa….jebal, aku ingin bertemu dengan Minhyuk Samchon”. Rengek Hyunoo yang membuat Kyuhyun kembali memberi tatapan penolakannya.

“Nanti malam Appa akan mengantarkanmu kerumah Halmeoni kalau kau ingin bertemu dengan Samchon”. Tegas Kyuhyun yang membuat Hyunoo mengerucutkan bibirnya. Kyuhyun mengambil sendok lalu memakan nasi gorengnya tanpa menghiraukan wajah anaknya yang sudah cemberut itu. Kang Minhyuk, adik iparnya itu memang sangat dekat dengan Hyunoo. Hampir setiap hari saat pulang kerja Minhyuk akan selalu mampir kerumahnya hanya untuk bertemu dengan Hyunoo. Entah itu datang untuk memberikan Hyunoo mainan ataupun datang untuk bermain dengan Hyunoo. Bahkan jika hari libur Minhyuk sering mengajak Hyunoo pergi keluar yang membuat anak itu akhirnya sangat dekat dengan pamannya.

“Appa……”. Rengek Hyunoo. Anak kecil itu menggoyangkan tangan Kyuhyun dengan pelan membuat ayahnya itu mendesah pelan lalu menatapnya. “Aku juga ingin bertemu dengan Jinyoung Ahjumma”. Ucap Hyunoo memohon yang membuat Kyuhyun mengerutkan keningnya saat nama salah satu pegawai diperusahaannya itu disebut oleh Hyunoo.

“Siapa tadi kau bilang?”. Tanya Kyuhyun memastikan. Pria itu sedikit heran bagaimana anaknya itu bisa mengenal Park Jinyoung. Seingatnya pegawainya itu tidak pernah bertemu dengan Hyunoo, bahkan Kyuhyun belum pernah mengajak anaknya itu ke perusahannya jadi bagaimana bisa Hyunoo bertemu dengan gadis berusia 22 tahun itu.

“Jinyoung Ahjumma….Ahjumma yang sangat cantik itu Appa”. Ucap Hyunoo dengan mata berbinar. “Aku bertemu dengannya saat Minhyuk Samchon mengajakku ke rumahnya. Appa tahu, Jinyoung Ahjumma itu sangat baik dan juga cantik. Didekat rumahnya juga ada taman bermain yang menyenangkan Appa”. Tutur Hyunoo dengan wajah antusiasnya membuat Kyuhyun semakin mengerutkan keningnya. Ia memang tahu jika Minhyuk berteman dekat dnegan Jinyoung, bahkan gadis itu itu bekerja diperusahaannya karena rekomendasi dari Minhyuk. Tapi Kyuhyun benar-benar tidak tahu kalau Hyunoo ternyata sudah bertemu dengan Jinyoung apalagi anak kecil itu terlihat sangat menyukai gadis itu. “Ya Appa boleh ya? Aku janji tidak akan nakal nanti”. Ucap Hyunoo memohon dengan kedua tangan yang disatukan. Anak kecil itu mengerjapkan matanya pelan yang membuat Kyuhyun akhirnya menghela nafas pasrah. Pria itu memang tidak bisa menolak permintaan Hyunoo, jika anaknya sudah menunjukkan wajah memohon seperti itu.

“Baiklah, tapi Hyunoo harus janji jangan menganggu pekerjaan Minhyuk Samchon ataupun Jinyoung Ahjumma, arra?”.

“Oke Appa….”. Pekik Hyunoo senang. Pria kecil itu mengembangkan senyumnya lalu menyantap roti yang ada dihadapannya, membuat Kyuhyun mengusap gemas rambut anaknya itu.

**********

Cho Empire’s Building, at 09.00 P.M KST.

            Cho Hyunoo menatap bangunan yang baru saja dimasukinya bersama ayahnya itu dengan takjub. Tangan mungilnya menggandeng tangan ayahnya dengan erat dan tatapan matanya menjelajah kesuluruh penjuru gedung dengan mata berbinar.

“Appa…..”. Hyunoo menggerakkan tangan Kyuhyun yang membuat pria yang sedang membalas sapaan dari para pegawainya itu menundukkan kepala dan menatapnya. “Ini tempat kerja Appa?”. Tanya Hyunoo yang dijawab dengan anggukan oleh Kyuhyun. “Woahh Appa ini daebak, kenapa Appa tidak pernah mengajak Hyunoo kesini?”.

“Ini bukan tempat bermain jadi untuk apa Appa mengajak Hyunoo kesini?”. Jawab Kyuhyun yang membuat Hyunoo menganggukkan kepalanya lucu. Entah anak itu mengerti atau tidak apa yang dimaksud oleh ayahnya atau, tapi sekarang anak itu sudah sibuk melihat-lihat gedung bertingkat yang berdiri megah itu. Membuat Kyuhyun mengembangkan senyumnya saat setiap pegawai yang dilewatinya menatap putranya itu dengan gemas. Ini memang pertama kalinya Hyunoo dibawa ke perusahaannya tapi mayoritas pegawai yang sudah lama bekerja diperusahaannya itu sudah mengetahui Hyunoo, karena saat anak kecil itu berulang tahun yang pertama Kyuhyun mengundang seluruh pegawainya untuk menghadiri pesta ulang tahun putranya itu.

“SAMCHON….”. Kyuhyun tersentak saat Hyunoo melepaskan pegangan tangannya dan berlari begitu saja menuju Minhyuk yang membuat beberapa pegawainya tertawa kecil melihat tingkah laku anaknya itu.

“Omo Hyunoo….”. Kyuhyun hanya bisa menggelengkan kepalanya saat adik iparnya itu langsung menggendong anaknya dan mengangkat tinggi tubuh Hyunoo yang membuat anak itu tertawa kencang. “Aigoo Samchon merindukanmu Hyunoo”. Ucap Minhyuk dan langsung mencium pipi chubby anak lelaki itu dengan gemas. “Hyung, tumben sekali kau membawa Hyunoo?”. Minhyuk menatap Kyuhyun yang kini sudah berada dihadapannya.

“Hyunoo ingin bertemu denganmu jadi ya aku mengajaknya setelah dia merengek saat sarapan tadi”.

“Woahh uri Hyunoo ingin bertemu dengan Samchon eoh?”. Minhyuk menatap Hyunoo yang langsung dijawab dengan anggukan manja oleh anak itu. “Ah tapi apa Hyunoo tidak bersekolah hari ini?”.

“Aniyo Samchon, hari ini aku sedang libur sekolah”. Jawab Hyunoo. Anak lelaki itu melingkarkan tangannya pada leher Minhyuk yang membuat Kyuhyun mengembangkan senyumnya dan mengusap rambut anak itu.

“Ah baiklah kalau begitu, Hyunoo ikut ke ruangan Samchon ne?”.

“Ne Samchon, kajja…kajja Samchon”. Ucap Hyunoo antusias yang membuat Minhyuk dan Kyuhyun tertawa pelan.

“Hyung, aku bawa Hyunoo keruanganku”. Ucap Minhyuk yang dijawab dengan deheman ringan dan anggukkan kepala oleh Kyuhyun. Setelah melihat Minhyuk membawa Hyunoo keruangannya, Kyuhyun kembali melangkah kakinya untuk menuju ruangannya. Pria itu melangkahkan kakinya santai seperti biasa, tapi tetap saja selalu bisa membuat para pegawai wanita diperusahaan itu dibuat terpesona olehnya. Walaupun Kyuhyun adalah seorang duda beranak satu tapi tetap saja pesona dari ketampanan pria itu masih terasa sangat besar. Bagaimana tidak, diusianya yang sudah mencapai kepala tiga pria itu masih tetap tampan dan berwibawa. Belum lagi dengan kekayaan yang dimiliki oleh pria itu, membuat dirinya masuk dalam jajaran CEO paling terkenal di Korea Selatan bahkan Asia karena selalu menjadi bahan pembicaraan baik wanita maupun pembisnis-pembisnis lain diluar sana.

“Pagi Sajangnim….”. Sapaan hormat dari salah satu pegawainya itu membuat Kyuhyun kembali mengembangkan senyum dan menganggukkan kepalanya pelan. Pria itu menolehkan kepalanya ke kanan, melihat para pegawainya yang sudah mulai bekerja dari balik kaca ruang kerja mereka masing-masing dilantai 11 itu. Baru saja ia akan menuju lift untuk kelantai 12 tempat dimana ruang kerjanya berada, namun langkah kakinya terhenti saat pria itu melihat sebuah ruangan yang pintunya terbuka dan menampilkan seorang gadis yang tengah duduk dibalik komputer yang ada dihadapannya dengan tangan yang memegang sebuah gelas berisikan susu coklat. Untuk sesaat Cho Kyuhyun terpaku ditempatnya melihat bagaimana gadis itu meminum susu coklat yang ada ditangannya itu dengan santai dan tatapan mata yang fokus pada layar komputer yang ada dihadapannya. Membuat sebuah kenangan yang pernah dilaluinya itu tiba-tiba berputar kembali pada memori otaknya.

“Sayang, sebaiknya kau habiskan susu coklatmu dulu baru setelah itu kau lanjutkan lagi pekerjaanmu itu”. Kyuhyun menghampiri Hyena dan melihat istrinya itu menatap layar laptop berisikan laporan pekerjaannya sambil meminum susu coklat yang baru saja dibuatkan oleh Kyuhyun. Wanita itu masih menatap fokus layar laptopnya sambil sedikit demi sedikit meminum susu coklat itu yang membuat Kyuhyun menggelengkan kepalanya.

            “Tanggung Oppa, hanya tinggal membacanya satu kali lagi dan setelah itu selesai sudah laporanku ini”. Ucap Hyena dengan senyum cantiknya. Wanita itu kembali meminum susu coklatnya yang membuat Kyuhyun terkekeh pelan dengan tangan yang sudah mengusap rambut wanita itu lembut.

“Hyena….”. Desis Kyuhyun pelan. Pria itu masih menatap gadis itu dengan tatapan yang sulit diartikan, hingga akhirnya Kyuhyun langsung mengalihkan pandangannya dengan cepat saat gadis itu mendongakkan kepalanya dan melihat keberadaannya.

“Sa..sajangnim…”. Gadis dengan kartu pegawai bernamakan Park Jinyoung itu langsung berdiri dan meletakkan gelas susu coklatnya. Gadis cantik itu menghampiri Kyuhyun dan langsung membungkuk sopan pada pria itu dengan perasaan takut-takut karena atasannya melihatnya yang sedang meminum susu disaat waktu bekerja. “Maaf Sajangnim saya tadi itu…itu…”.

“Bisa keruanganku sekarang?bawa laporan yang kemarin aku minta kepadamu”. Ucap Kyuhyun tegas yang membuat Jinyoung menganggukkan kepalanya dan langsung membungkuk sopan saat Kyuhyun berjalan menuju lift. Jinyoung menatap punggung Kyuhyun dan helaan nafas lega meluncur begitu saja saat pria itu sudah masuk kedalam lift. Jinyoung mengelus dadanya lega, tadinya ia pikir akan mendapatkan teguran karena bosnya itu melihatnya sedang meminum susu sambil bekerja.

“Hah untung saja…”. Lega Jinyoung. Gadis itu kembali keruangannya dan langsung megambil laporan yang sudah ia kerjakan kemarin itu untuk diberikan kepada Kyuhyun.

*****TBC*****

“Kenapa aku baru menyadari jika gadis itu terlihat mirip dengan Hyena?”.

“Ahjumma, please be my Eomma”

“YAK CHO HYUNOO……”.

“Aku ingin Ahjumma jadi Eommaku Appa….”.

“Aku menyukaimu Jinyoung-ah…”.

“Hyung, aku mencintainya….”

“Tidakkah kau merasa dia mempunyai perasaan itu kepadamu karena kau mirip dengan mendiang istrinya? Bukankah ia pernah beberapa kali berkata kepadamu….”.

“Maaf tapi aku merasa ciuman itu tidak berarti apa-apa untukku. Jika kau sudah tidak ada urusan lagi bisakah kau keluar dari rumahku. Kau tahu bukan dimana pintu keluarnya?….”.

***********

 

8 Comments (+add yours?)

  1. J.Na Kim
    May 23, 2016 @ 14:16:47

    Kenapa pendek sangat u.u hyunoo oh hyunoo .. prince of ff :v

    Reply

  2. Nikyu
    May 23, 2016 @ 18:58:15

    Haduh,kayaknya nextnya udah ada konflik nih.
    Jadi penasaran!

    Reply

  3. arni07
    May 23, 2016 @ 23:29:41

    pasti hyunoo sangat menggemaskan dan menyebalkan,wkwkwk,kasian imonya harus lari lari,wah kyuhyun kayaknya merasa de javu

    Reply

  4. sophie
    May 25, 2016 @ 11:20:27

    Koq cepet amat tw2 udah tbc,,,diwait next part nyah :))

    Reply

  5. lieyabunda
    May 26, 2016 @ 02:07:40

    kyu tertarik ato enggak yaa,,,,
    lanjut

    Reply

  6. mandashadow
    May 26, 2016 @ 14:04:58

    Kependekan kkkkk ,,,, hyunoo menggemaskan
    IH, duda bok😀 gemess aku kkkkk
    Di tunggu kelanjutannya🙂 ini kayaknya akan ada perang saudara wkwkwk authornim fighting🙂

    Reply

  7. Sinar
    May 26, 2016 @ 20:09:17

    Lanjut2.. Bakalan jd cinta segitiga kayanya… Senyum2 sendiri pas bayangin kyuhyun bawa anaknya ke Gedung SM :v

    Reply

  8. yanteuk
    May 30, 2016 @ 10:04:26

    apa kyu bakalan jatuh cinta sama jiyoung. hyuno nakal banget hahahhaha tapi menggemaskan.

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: