Fort Fire

h

.

IJaggys

.

Related Stories: Antarctica Looking For Balenciaga Disyneyland |Honey

.

And thus caught the house on fire trying to set the mood.

.

.

Han Cheonsa membanting pintu mobilnya dengan keras, dan menemukan dua mobil pemadam kebakaran berada di halaman rumahnya. Bunyi sirine terus mengaung, membuat beberapa tetangga di perumahan mewah itu berkumpul di depan rumah mereka.

Dia benar-benar akan menghabisi suaminya.

Dia menemukan Lee Donghae berada di ruang tengah rumah mereka, dengan debu dan asap yang mengotori wajahnya. Disampingnya, Jun—putra mereka, tertawa dengan senang, mengetahui bahwa sebentar lagi dia akan melihat penderitaan Ayahnya di tangan Ibunya.

Beberapa petugas dari pemadam kebakaran masih berada di dalam rumah mereka, menanyakan beberapa pertanyaan dasar kepada Donghae. Asap tebal masih mengepul memenuhi rumah mereka, fire alarm masih berkedip-kedip dan fire sprinklers masih mengeluarkan air dan membuat furniture mewah yang sangat dicintai Cheonsa—menjadi basah.

Donghae disisi lain, merasakan hawa buruk yang telah menyelimuti ruangan itu. Dia tidak merencakan semua ini. Kejadiannya begitu cepat. Dia tengah membuat sebuah tenda dari selimut bersama Jun untuk acara tidur siang mereka, lalu entah ide darimana dia memutuskan untuk menyalakan lilin aroma terapi milik Cheonsa yang berharga fantastis—yang dikirim langsung dari perkemahan Gypsy.

Cheonsa tersenyum manis, kemudian mengucapkan rasa terimakasihnya kepada petugas pemadam kebakaran yang sejak tadi berusaha menahan tawa ketika mengetahui penyebab kebakaran kecil di dalam rumah mewah itu.

Cheonsa menutup pintu rumah mereka, dan berjalan menuju kolam renang yang terletak di bagian belakang rumah mereka. Melihat istrinya telah berubah menjadi si iluminati bermata tiga, membuat Donghae semakin panik. Dengan sengaja dia menarik Jun ke dalam situasi ini agar apapun yang akan dilakukan istrinya itu tidak akan membahayakan nyawanya.

“Jun, jika Ayah tidak bisa melihat hari esok. Percayalah, bahwa kau harus menyelamatkanku dari Ibumu yang kejam.”

Jun hanya tertawa. Melihat orangtuanya melakukan hal konyol, selalu menjadi hiburan tersendiri bagi Jun. Cheonsa berdiri disana, wajahnya terlihat tidak senang dengan apa yang terjadi.

“What a day!” Donghae berusaha senormal mungkin membuka pembicaraan dengan istrinya, dia menyenderkan tubuhnya ke kaca aquarium yang berukuran setengah rumahnya. Dengan tumpukan es buatan, dan suhu dibawah min—untuk Beruang Antartika yang dibelinya tempo hari.

Beruang Antartika itu bernama Bipolar. Merujuk kepada pemiliknya yang memiliki sifat Bipolar bernama Han Cheonsa. Bipolar memang menjadi hadiah pernikahan Donghae untuk si iluminati bermata tiga, dan setelah argument yang panjang. Cheonsa akhirnya setuju untuk membiarkan Bipolar berada di halaman belakang mereka dengan aquarium raksasa sebagai tempat tinggalnya.

Cheonsa tidak menjawab. Matanya masih menatap Donghae dengan tatapan pembunuh berdarah dingin. Jun menarik satu kursi kecil miliknya dari sudut kolam renang, dan menikmati penyiksaan itu dibalik kacamata Elmo-nya.

Cheonsa menunjuk ke arah kepulan asap tebal yang perlahan keluar dari dalam rumah mereka.

“This isn’t what it looks like!” Donghae menjawab dengan panik. Dia memikirkan serangkaian penyiksaan yang istrinya itu bisa lakukan kepadanya.

“It looks like you made a giant blanket fort in the middle of our living room, and put candles in it, and thus caught the house on fire trying to set the mood.” Jelas Cheonsa dengan senyumannya yang mematikan dan begitu mengancam.

“Okay, it is what it looks like.” Bisik Donghae dengan senyuman tanpa rasa bersalah, dan memasang wajah sepolos mungkin—

HONEY, MENGAPA KAU MENENDANGKU KE DALAM KOLAM RENANG?!” Donghae berjerit dengan tidak terima, tapi setelah itu dia melihat Cheonsa membawa Jun ke dalam rumah dan mengunci pintu rumah dalam satu gerakan.

“OH HONEY!”

Jeritan penuh malang itu berhasil membuat Bipolar meloncat-loncat kesenangan dari dalam aquariumnya.

“Oh Bipolar, apa penderitaanku membuatmu bahagia?” Donghae sekali lagi melihat Beruang Antartika itu menunjukan taring-taring tajamnya, dan tertawa dengan senang yang membuatnya semakin jengkel setengah mati dari dalam kolam renang.

“Kau memang cocok menjadi hewan peliharaan istriku.” Umpatnya, dan kembali membuat Beruang Antartika itu menunjukan taring-taringnya dengan senang.

Malam ini dia akan menghabiskan waktunya di kolam renang bersama Bipolar, sungguh menyedihkan.

.

.

-FIN-

.

.

.

Comments are greatly appreciated! For siders…………………………….f words for ya🙂

Personal Blog: https://beckhamlovesbadda.wordpress.com

.

.

xo

IJaggys

Summer Sale Ebooks: Shop Now!

 

 

 

 

.

3 Comments (+add yours?)

  1. jungyoohee
    Jun 10, 2016 @ 10:09:10

    I keep on laughing becuz of Han Cheonsa… both of them have something wrong in their head indeed LOLOL

    Reply

  2. ayumeilina
    Jun 10, 2016 @ 19:12:56

    Bipolar ?????

    yeah selalu menghibur dan selalu bertanya tanya, kenapa Hae sama Cheonsa bisa nikah ???

    Reply

  3. sophie
    Jun 11, 2016 @ 06:50:35

    Emang pasangan aneh sedunia,,,

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: