Wedding Dress

 

CRrR6AEU8AAZ6xS

Author : Cahyaniendah

Tittle   : Wedding Dress

Genre   : Romance, AU

Rating : PG – 13

Length : One Shoot

Casts :

– Cho Kyuhyun

– Kim Yeon Ju

– Other

Ini adalah Fanfiction pertama yang aku publish, ini murni hanya hayalan seorang gadis ELF. Entah kenapa feel seorang Cho Kyuhyun lebih menyentuh dan dapat feelnya di banding bias aku sendiri yaitu Kim Jong Woon alias Yesung. Maaf jika ada kesalahan kata alias typo di ff ini, karena aku hanyalah gadis biasa yang apa adanya dan bukan ada apanya/?.

Comment dan Like kalian sangat dibutukan gadis apa adanya ini/? Di mohon untuk memberikan kritik dan saran nya ya Chingu!!♡Gomawo~ oh iya jangan lupa follow ig ku ya @chyniendh dan Fb Endah Cahyani … pasti langsung di follback ko.

Dont Plagiat please! ♡

***

Sinar matahari pagi menerobos masuk lewat celah-celah ayunan pelan gorden putih milik Yeonju. Gadis itu terusik karena sinar hangat itu, ia perlahan membuka kelopak mata sipitnya.

“Omo!! Jam berapa sekarang?!” pekiknya kencang.

“Hahh, syukurlah.” desah Yeonju pelan.

Senyum mengembang di bibir tipisnya. Ia masih tak menyangka bahwa ia akan menjadi istri sah Namja tampan pujaannya sejak di Senior High School. Mimpinya untuk menjadi pendamping hidup seorang Cho Khyuhyun akhirnya terwujud, meski banyak sekali perjuangan yang harus ia lewati untuk sampai ke saat ini. Ia harus menanggung malu karena harus menempel layaknya permen karet dengan Kyuhyun.

Sangat sulit mengambil hati namja pintar dan dingin sepertinya. Sampai suatu saat, ia menyerah untuk mendapatkan hati namja tampan itu. Satu bulan ia cuti untuk menghindari namja itu, ia menyerah karena mendengar bahwa namja itu berpacaran dengan teman sekelas nya yang merupakan gadis populer.

Mendengar desas-desus itu Yeonju lemas, ia tak napsu makan, tidur, belajar bahkan mandi. Banyak anak kampus yang membicarakan mereka. Yeonju sadar ia hanya gadis biasa yang teropsesi dengan Cho Kyuhyun. Lantas ia memilih menyerah setelah 4 tahun bertarung. Ia merasa lawan nya kali ini cukup berat. Tapi ternyata yang ia dengar selama ini…..

 

Flasback….

 

“Semua itu hanya gosip.” kata Kyuhyun pelan.

“Nde?” tanya Yeonju tak paham.

“Kau sudah melakukan hal tak berguna yang merugikan diri mu sendiri karena gosip murahan itu. Tak aku sangka, gadis pintar seperti mu termakan gosip.” ejek Kyuhyun.

“Aku masih tak paham kyu-ah.” tanya gadis itu lagi.

“Tks, apa otak mu terbentur saat cuti? Kenapa kau jadi lamban seperti ini My Assistant?” ejek namja itu lagi.

“Kyaa!! Apa hanya itu yang kau katakan setelah satu bulan kita tak bertemu?! Palli jelaskan apa yang kau maksud tadi kyu-ahh?” pinta Yeonju.

“Hufftt, baiklah aku jelaskan. Tapi, kau harus jujur pada ku. Aku tahu kau berbohong mengenai alasan mu cuti itu. Jadi bisakah kau jelaskan yang sebenarnya? Assistant mana boleh berbohong sama Bos nya?” tanya Kyuhyun panjang kali lebar.

“Nde? A-ahh soal i-itu. Eummm kyu, aku akan jujur pada mu semuanya. Jadi, aku mohon dengar baik-baik. Aku tidak akan mengulangi nya.

Hanya anggukkan yang kyuhyun berikan. Gadis itu meremas pelan tali tas selempang yang ia pakai. Ia mengatur napas nya.

“J-jadi kyu, a-aku sudah menaruh hati pada mu sejak di Senior High School. Mianhae, aku lancang mencintai mu, padahal aku hanya Assistant mu. Aku sadar itu, tapi aku tidak bisa mengatasi perasaan ini. Aku sudah terlanjut mencintai mu semenjak kita satu kelompok di kelas Park Ssaem waktu itu. Aku igat betul, kau mengajari ku banyak hal. Sehingga aku tambah pintar, meski tak sepintar diri mu. Dan dari kelasnya Park Ssaem juga yang membuat aku menjadi Assistant mu sampai sekarang. Yang selalu menempel pada mu layaknya permen karet. Mianhae kyu memanfaatkan status itu untuk selalu menempel pada mu, aku tau aku tidak secantik Ahn Yoomi pacar mu itu. Tapi aku juga punya perasaan, kau betul aku berbohong tentang alasan cuti itu. Karena alasan yang sebenarnya adalah diri mu. Aku cemburu kyu, aku tidak bis mendengar merek selalu membicarakan mu dangan Yoomi. Aku menyerah.”

Gadis itu berhenti sejenak, mata nya tak berani menatap Kyuhyun langsung. Air mata nya sudah mengalir deras di pipi putih nya.

“Aku menyerah untuk mendapatkan hati mu, karena menurut ku Yoomi lebih pantas dengan mu Kyu. Aku yakin dengan perkataan anak kampus bahwa kalian pacaran kerena aku sering melihat mu berduaan. Kalian tertawa, kau tersenyum ceria saat bersamanya. Berbeda saat bersama ku, kau dingin dan bicara seadanya dengan ku. Maka aku menyimpulkan bahwa kau memang menjalin hubungan dengan Yoomi tanpa bertanya pada mu. Mianhae kyu untuk semuanya. Dan sekarang kau tak perlu khawatir lagi, karea aku tidak akan menempel seperti dulu. Aku sudah memikirkan nya satu bulan ini. Aku akan…”

Chuppp…

Ucapan Yeonju terputus. Sebuah benda lunak milik kyu mendarat tepat di bibir tipisnya. Gadis itu terkejut dengan tindakan tiba-tiba kyu. Tubuhnya kaku tak mampu bergerak. Matanya melihat dengan jelas mata terpejam namja idaman nya. Ini yang ia mimpikan tiap malam. Ini yang selalu ia hayalkan tiap dekat dengan kyuhyun.

“Ternyata ini rasanya saat di kecup seorang Cho Kyuhyun, ya hanya kecupan biasa!” ungkapnya dalam hati.

“Ya tuhan mimpi apa aku semalam?! Aku bagaikan mimpi! Tapi, ini kenyataan aku bisa merasakan deru nafas nya menerpa pipi ku. Omo!! Eottokhae Eomma??!” eluh Yeonju dalam hati.

“Cukup sampai di sana permainan nya gadis bodoh.” ucap Kyuhyun pelan.

“Aku tidak ingin kelewatan. Sedikit lagi aku akan bersabar.” lanjutnya.

“Kau tidak perlu meneruskan curhatan mu tadi. Aku sudah tahu semuanya, kau fikir aku tidak bisa merasakan arti sikap mu selama ini?”

“J-jadi?!” kata Yeonju terkejut.

“Yaa, aku sudah tahu tentang perasaan mu. Aku sengaja tak peduli selama ini pada mu karena….”

“K-karena aku juga memiliki perasaan padamu. Aku baru mengetahui perasaan itu saat kau jauh dari ku, saat kau cuti tak bermanfaat itu. Selama ini memang aku merasakan hal yang aneh saat di dekat mu. Tapi, aku tidak yakin apa itu. Aku bukan orang yang mudah jatuh cinta, tapi entah kenapa saat bersama mu aku merasakan hal yang beda. Dan aku ingin memastikan perasaan ku pada mu dengan cara aku mencoba menerima kehadiran Yoomi di samping ku. Tapi yang aku tak merasakan hal yang aku rasakan saat bersama mu. Hal yang membuat ku tambah yakin dengan perasaan ini karena aku merasa hampa saat kau tidak ada disampingku Kim Yeon Ju si Assistant pintar ku. Jadi kau harus bertanya dulu baru menyimpulan. Aku sama sekali tidak ada hubungan dengan Yoomi” ungkap Kyuhyun panjang kali lebar.

“Yaa!! Kenapa kau menangis lagi heng? tambah deras pula.” tanya kyu panik.

Kyuhyun mengusap pelan air mata yang ada di pipi putih gadis itu. Sedangkan gadis itu masih menatap kyuhyun tak percaya dengan apa yang namja itu katakan barusan. Otak pintarnya tak berfungsi semenjak ia cuti galau satu bulan kemarin.

“Aku tidak mimpi kan kyu? Aku tidak salah dengar kan?” tanya gadis itu pelan.

“Harus kah aku mencium mu? Tks, aku tak menyangka kau mengkode ku untuk mencium mu lagi, ternyata otak mu mesum ya. Kkkkk.” ejek Kyuhyun dengan kekehan jailnya.

“A-ahh aniya! Kau yang mesum kyu! Aku tahu kau megoleksi majalah itu kan? Dan kau menyembunyikan nya di bawah tempat tidur mu!” ucap Yeonju tak mau kalah.

“Nde!! YAA! Kau tau dari mana heng? Kau memata-matai ku heng? Kau! Aihh sial!” tanya Kyuhyun kesal.

“Tks, aku ini assistant pintar mu! Jadi aku tau luar dalam mu. Hahaha.” kata Yeonju dengan tawa mengejek.

Seketika Kyuhyun menyilangkan tangan nya di badan ideal nya. Ia menatap tak percaya ucapan gadis itu. Sangat mengejutkan.

“Kau sungguh mengerikan Kim Yeon Ju.” kata Kyuhyun bergidik ngeri.

“Tapi kau cinta kan?” tanya Yeonju.

“Tidak jadi.” jawabnya dingin.

“Kyaa!! Kau memang menyebalkan Cho Kyu Hyun! Jangan lari kau!” pekik Yeonju.

 

Flasback Off….

 

“Kyu, kita ke butik dulu atau toko perhiasan?” tanya Yeonju bingung.

“Toko perhiasan saja.” jawab Kyuhyun.

“Baiklah, akhirnya kita bisa bersama mencari cincin untuk pernikahan kita. Aku sangat senang kyu.” ucap Yeonju senang.

“Kyu nanti aku ingin wedding dress ku warna putih dan desain nya sederhana ya kyu. Kira-kita butik yang kita pilih ada tidak ya?” tanya Yeonju.

“Pasti ada, kau tak perlu khawatir.” jawab Kyuhyun.

Hanya anggukan yang diberikan Yeonju, ia sebal dengan Kyuhyun yang masih setia dengan tab nya. Ia merasa di dua kan, ia tidak tau apa yang namja itu kerjakan. Menyebalkan.

“Ayo, palli kyu!”

“Iya.”

Mata Yeonju berbinar melihat banyak cincin yang mengagumkan di depan matanya.

“Kyu menurut mu yang ini bagus tidak?”

“Heumm.”

“Kyu, bagus tidak?” tanya Yeonju lagi.

“Heumm.” hanya deheman yang keluar dari bibir namja itu. Kyuhyun sibuk menatap layar tab nya. Entah apa yang ia sibukkan sampai mengacuhkan calon istrinya itu.

“YAA!! Kalau kau sibuk kembali saja ke kantor sana. Aku bisa sendiri.” kata Yeonju kesal.

Gadis itu berlari keluar toko perhiasan mahal itu. Ia menyetop taxi dan bergegas pergi.

“YAA! Kim Yeon Ju! Mau kemana kau?! Aishh!” pekik Kyuhyun kesal.

“Dasar namja menyebalkan, pekerjaan pekerjaan terus yang di lakukan. Ini kan masalah penting untuk kita dari setadi hanya aku yang aktif memilih, dia hanya hemm hemm saja. Sangat menyebalkan!” eluh Yeonju dengan wajah kesal.

Drttt drtt drtt drrttt

Dilihatnya nama penelpon di layar benda persegi panjang milik gadis itu. My Boss, itu lah nama yang muncul di handphone nya. Tanpa ba bi bu Yeonju langsung menonaktifkan handphonenya.

“Pak, kita ke alamat ……….” pinta Yeonju pada supir taxi.

“Baik, Nona.”

 

~0-0~

 

“Aihhss! Kenapa tidak bisa di hubungi?!” kata Kyuhyun kesal.

“Dasar ngambekkan! Huh, dimana gadis itu.” lanjut nya.

Drtt drttt drtt

“Yoboseyo? Oh nde, aku akan segera ke kantor.” ucap Kyuhyun menanggapi orang yang meneleponnya.

Kyuhyun bergegas pergi ke kantor dengan mobil mewah nya dan tidak mengejar Yeonju.

“Kyu bagaimana dengan desain wedding dress untuk Yeonju? Apakah sudah rampung?” tanya Minwoo.

“Sudah, hanya saja perlu polesan sedikit lagi.” jawab Kyuhyun.

“Baguslah, aku rasa desain pertama mu ini akan bagus. Secara, kau mencoba mendesain lagi setelah sekian lama kyu, akhirnya bakat terpendam mu tersalurkan berkat gadis mu itu.” kata Minwoo.

“Nde, eomma hanya mengizinkan aku mendesain untuk nya dan istri ku saja.”

“Tapi, satu masalah muncul Minwoo-yaa.” eluh Kyuhyun dengan wajah frustasinya.

“Ada apa heng?”

“Yeonju ngambek, dia pergi saat kita sedang memilih cincin. Aku sedang sibuk mengarahkan desainer butik untuk wedding dress nya.

“Kenapa kau tak jujur saja kyu?” tanya Minwoo polos.

“YA! Pabo! Aku kan mau membuat kejutan untuknya, mana mungkin kan aku memberitahunya kalau aku sibuk mendesain wedding dress nya!” pekik Kyuhyun.

“Ah iya, mianhae aku lupa”

Hanya cengiran yang Minwoo berikan untuk membalas ucapan Kyuhyun.

 

3 days letter…..

 

“Yeon-ahh, mau sampai kapan kau bersembunyi di tempat ku heng? Aku bahkan berbohong dengan semua keluarga mu. Kau tidak bisa seperti anak kecil, ingat Yeon-ahh kau akan menjadi istri seorang Cho Kyu hyun 2 hari lagi.” ucap Eunji.

“Aku masih sebal dengannya Ji-ahh, bisa-bisa nya dia membiarkan aku sendirian mencari baju pengantin, bahkan cincin nya pun juga. Dia seakan-akan tidak peduli dengan pernikahan ini. Saat dia menemaniku, yang aku dapat malah acuhan dia. Namja itu sibuk dengan tab nya. Aku juga punya perasaan Ji-ahh.” eluh Yeonju dengan air mata yang entah sejak kapan mengalir bebas di pipi putihnya.

“Huhffft, cobaan pernikahan memang seberat ini ya. Aku tau sifat mu Yeon, kau bukan tipe orang yang pengambek seperti ini. Sudah jangan menangis.” kata Eunji.

Ting nong ting nong

Eunji segera membuka pintu apartemennya tanpa melihat siapa yang bertamu di layar intercome.

Ceklekk…

“Omo!” ucap Eunji terkejut.

Kyuhyun menerobos masuk tanpa permisi, ia melangkahkan kaki lebarnya ke dalam apartemen untuk mencari gadis nya.

“K-kyu..” kata Yeonju terkejut.

“Pulang sekarang! Kau sudah terlalu lama bermain-main dengan ku.” ucap Kyu dengan penekanan di setiap katanya.

Tanpa menunggu jawaban gadisnya Kyuhyun pun langsung menggendong paksa Yeonju ke dalam mobilnya. Mobil mewah itu melesat cepat meninggalkan apartemen Eunji.

Sunyi, hanya deruman mobil yang terdengar. Keduanya membisu, tak ada yang memulai pembicaraan. Yeonju tak berani menengok kearah Kyuhyun, ia meremas pelan ujung baju nya, ia bingung harus bersikap seperti apa.

“Keluarlah, sementara kau tinggal bersama Eomma, aku yang akan mengurus semuanya.” pinta Kyuhyun.

Yeonju keluar dari mobil itu tanpa menjawab apapun. Ia melangkah cepat ke pintu rumah mertuanya itu. Dibukanya pintu rumah besar itu, dan ia disambut dengan beberapa pelayan.

“Omo! Uri Yeonju, kau kemana saja sayang? Eomeonim khawatir.” tanya eomma Kyuhyun.

“Mianhae Eomeonim, aku tidak bermaksud membuat Eomeonim khawatir, hanya saja aku butuh sendiri akhir-akhir ini.” jawab Yeonju jujur.

“Aku mengerti Yeon-ahh, anak ku itu memang sedikit menyebalkan. Maafkan dia ya sayang? Kau tau, dia seperti orang yang frustasi saat kau pergi.”

“Dia yang membuat aku pergi Eomeonim, sangat menyebalkan.” eluh Yeonju.

“Yasudah, kau istirahat sana. 2 hari lagi kau akan menikah dan besok kau harus menjemput Eomma dan Appa mu di bandara kan? Pasti butuh tenaga ekstra.” ucap Eomma Kyuhyun dengan senyuman.

“E-eh, ahh Eomeonim bisa saja, iya besok mereka akan tiba di korea. Kalau begitu aku pamit keatas dulu ya eomeonim.” jawab gadis itu kaku. Ia berjalan menaiki anak tangga dengan rona merah yang menghiasi pipi putihnya.

Ceklekk

Kamar calon suaminya sangat rapih, bahkan aroma kyuhyun terasa sangat tajam di kamar ini. Seketika hati nya berdetak cepat, ia sangat merindukan namjanya. Yeonju mengedarkan pandangannya kesegala arah kamar ini. Senyuman tipis menghiasi wajahnya. Foto nya bersama Kyuhyun bertengger rapi di meja kamar ini.

Yeonju menyentuh ranjang berseprai putih milik calon suaminya itu, di letakkannya tubuh ramping Yeonju ke ranjang berukuran king size itu. Mata nya terpejam, di hirupnya dalam aroma Kyuhyun di kamar ini. Tak butuh waktu lama untuk nya terlelap menghampiri alam mimpi.

Bulan sudah muncul menggantikkan tugas matahari, jam sudag menunjukkan pukul 22.00 Kst. Tapi, namja tampan itu masih berkutat dengan lembaran-lembaran serta matanya menatap serius laptop di depannya.

“Kyu, sudahlah. Biar aku yang mengerjakannya, kau butuh istirahat kyu. Ingat, besok kau akan menikah bodoh! Masih saja mengurusi pekerjaan. Pantas saja Yeonju kabur waktu itu.” ucap Minwoo menasihati.

“Bisakah kau tutup mulut cerewet mu itu?” ucap Kyuhyun pelan.

“Sebagai sahabat, aku hanya mengingatkan saja Kyu-ahh. Kau memang keras kepala, aku kasihan dengan Yeonju.” kata Minwoo dan namja itu segera pergi sebelum di makan Kyuhyun.

“Aishh menyebalkan dia, aku seperti ini juga untuk Yeonju.” ucapnya entah pada siapa.

 

~0-0~

 

Prokk prokkk prokkk

Gadis cantik itu berjalan bersama laki-laki parubaya yang biasa gadis itu panggil Appa. Dituntunnya pelan ia kearah namja tampam bertuxedo hitam yang sangat pas di badannya. Ketegangan terpancar dari raut wajahnya, namja itu harap-harap cemas menanti kedatangan gadisnya untuk berdiri disampingnya. Waktu menjadi terasa lama saat ini untuknya.

“Tenang Cho Kyuhyun, kenapa kau seperti ini, sangat memalukan. Yeonju sayang, hanya kau yang bisa membuat aku seperti ini.” eluhnya dalam hati.

“Cho Kyuhyun. Aku serahkan dia sepenuhnya pada mu nak. Tolong jaga dan rawat dia dengan baik, kasihi dan sayangi dia.” pinta Appa Yeonju.

“Arraseo, Abeonim.” ucap Kyuhyun tegas.

Tangan Kyuhyun sekarang sudah menggantikan posisi tangan Appanya yang menggenggamnya tadi.

Senyuman mengembang di wajah putih Kyuhyun. Sedangkan Yeonju hanya diam dengan pandangan kosong. Namja itu bingung, kenapa Yeonju terlihat berbeda dari biasanya. Wajahnya terlihat sedang memikirkan sesuatu.

“Kyu, Mianhae.”

Hanya kalimat itu yang Yeonju ucapkan sebelum ia berlari kencang meninggalkan altar. Melepaskan genggaman tangan Kyuhyun, semua terlejut dengan tindakkan gadis itu.

Kyuhyun diam mematung di altar, ia sangat terkejut dengan tindakan Yeonju barusan. Tak pernah ia fikirkan kalau Yeonju akan setega ini padanya. Meninggalkan nya di altar pernikahan mereka.

“Kyu! Kenapa kau diam saja? Kejar Yeonju! Pabo!” pekik Eomma nya kencang.

“E-eomma, kaki ku tidak bisa bergerak, aku merasa aneh dengan tubuh ku.” ucap Kyuhyun dengan serak. Mata namja itu merah, air matanya sudah jatuh tanpa permisi melewati pipi nya.

“Kyu, Mianhae.”

Kalimat itu menggema di telinga Kyuhyun. Air mata nya semakin deras.

“Ya Tuhan kenapa bisa seperti ini.” kata Eomma Yeonju dengan sedih.

“Apa yang dipikirkan anak itu Yeobo?” tanyamya pada suaminya.

“Molla.” hanya kalimat itu yang Appa Yeonju katakan.

“Yoboseyo? Nde?!! Kau tidak bercanda kan Minwoo?” ucap Eomma Kyu terkejut.

“Ada apa mertua?”

“Y-yeonju, d-dia kecelakaan.”

“Mwo??!”

“Kyu!!”

Kyuhyun berlari cepat tanpa mempedulikan panggilan ibunya. Ia segera menghubungi Minwoo untuk tahu dimana posisi Yeonju sekarang.

Bau anyir darah sangat tercium, bagaimana tidak. Kepala gadis itu mengeluarkan darah yang sangat banyak, baju pengantin putih yang ia kenakan sudah ternodai dengan darah nya. Ambulan belum datang untuk menolong gadis itu, Minwoo sudah tidak tahan dengan ketelatan ambulan sialan itu. Saat ia ingin membawa Yeonju ke mobilnya, Kyuhyun dengan cepat mengambil alih Yeonju dan segera memasuki mobil Minwoo.

“Cepat!” pinta Kyuhyun pada Minwoo.

Ia pandangi wajah pucat gadisnya, dilihatnya darah di sekujur baju pengantin yang ia desain sendiri untuk Yeonju. Airmata Kyuhyun jatuh tak tertahankan, ia menangis kencang. Tak peduli tentang harga diri nya sebagai seorang Cho Kyuhyun yang Cool dan tampan.

“Mianhae Yeonju ya, mianhae sayang.”

“Ku mohon bangun, kenapa kau tega meninggalkan ku di altar sendirian? Apa salah ku sayang?”

“Kenapa kau hobi sekali meninggalkan aku heng? Ingat saat kau cuti dulu? Aku seperti orang gila asal kau tahu. Hiks hiks.”

“Aku janji, aku tak akan memaksa mu untuk menikah dengan ku, asal kau tetap hidup sayang. Meski nanti kau bukan dengan ku lagi, asal kau masih ada dalam jarak pandang ku. Akh tidak apa-apa, Aku mohon bertahanlah.” ucap Kyu serak.

“K-kyu.”

“Sayang? Ku mohon bertahan lah, sebentar lagi kita sampai.”

“Jangan banyak bicara sayang, kau sedang kritis.”

“K-kyu, M-ian-h-hae, g-oma-wo, s-sara-ng-hae.”

“Yeonju!! Sayang bukalah mata mu! Yaa!! Jangan seperti ini!! Jangan meninggalkan aku untuk kedua ketiga kalinya! Cukup saat kau ngambek waktu itu dan saat dialtar! Kali ini jangan! Ku mohon!”

“YEONJU!!”

 

“Yaa!! Kyu!! Bangunlah! Aku disini pabo, tak usah berteriak seperti itu.”

“Y-yeonju? Kau?” tanya Kyu bingung.

Ia masih menggunakan seragam kantornya, dan sekarang ia melihat kesekeliling. Ini kantornya, dan disini ada Yeonju yang membawa tas kecil.

Dilihatnya alroji ditangan kirinya.

“Jam 1 dini hari?”

“Ini tanggal berapa Yeon-ahh?” tanya Kyuhyun.

“Tanggal sehari sebelum kita menikah, besok kita akan menikah! Kau lupa?” jawab Yeonju.

“Anniya, hanya saja a-aku.” ucap Kyuhyun terbata.

“Kau sangat berkeringat kyu.”

Dengan teliti Yeonju mengusap kening Kyuhyun yang berkeringat. Kyuhyun memperhatikan wajah gadis nya dengan pandangan lurus.

“Ahh, syukurlah itu hanya mimpi. Aku tidak bisa membayangkan jika itu kenyataan, bisa gila aku ditinggal Yeonju.” ucap Kyuhyun dalam hati.

“K-kyu, makan lah. Besok kita akan menikah, aku tak ingin kau lemas saat di altar. Dan aku benci saat kau masih bekerja padahal kita akan menikah besok!.” ungkap Yeonju kesal.

“Dan apa tadi kau mimpi buruk kyu? Kau sangat gelisah dan memanggil nama ku kencang sekali? Apa kau memimpi kan aku?” tanya Yeonju bertubi-tubi.

“Ah, aku sangat lapar.” ucap Kyuhyun mengalihkan pembicaraan.

“Kya!! Kau mengalihkan pembicaraan heng? Cepat ceritakan pada ku! Kalau tidak aku akan kabur…”

“YAA!! Berhenti mengatakan kabur dan kabur! Aku tidak suka kau meninggalkan aku Yeon-ahh, kejadian yang kemarin itu yang terakhir kalinya kau meninggalkan aku. Aku mohon pada mu.” pinta Kyuhyun pelan.

“Kau kenapa kyu? Kau jadi aneh dan banyak bicara. Hahaha, Arraseo. Aku janji itu yang terakhir, asal kau hargai perasaan ku Kyu. Hanya itu yang aku minta. A-aku sangat menyayangi mu.”

“Nado, aku akan berusaha menjadi suami yang baik untuk mu, Yeonju sayang.”

“Aku juga akan berusaha menjadi istri yang baik untuk mu kyu.”

“Ohh iya, karena kejadian itu kita kan belum sempat membeli cincin dan weddinh dress nya kyu.” ucap Yeonju panik.

“Sttt, kau tidak perlu khawatir. Aku sudah menyiapkan semuanya. Bahkan wedding dress nya aku yang mendesain sendiri. Aku bahkan rela kerja siang malam hanha untuk satu wedding dress sederhana sesuai permintaan mu itu.” aku Kyuhyun.

“Mwo? K-kau serius kyu? Omo! Aku sungguh terkejut kyu, kau bisa mendesain? Sungguh aku sangat senang.” ungkap Yeonju gembira.

“Itu adalah bakat rahasia ku, semoga kau puas dengan wedding dress nya besok.” harap Kyuhyun

“Aku tidak sabar kyu!”

“Gomawoyo, kau rela kerja siang malam hanya untuk ku. Mianhae kyu, aku yang egois, aku bahkan tidak tahu apa yang kau kerjakan sampai bisa mengacuhkan ku. Aku malas bertanya, jadi hasilnya salah paham. Mianhae.” sesal Yeonju.

“Aku juga minta maaf, aku sempat mengacuhkan mu.”

Dipeluknya erat gadis tercintanya itu, Yeonju sangat merindukan pelukan hangat ini.

“Kyu, aku sangat merindukan mu.” ucap Yeonju malu.

“Aku lebih lebih merindukan mu.” jawab Kyuhyun yang membuat gadis itu merona.

“Jeongmal?”

Dilepasnya pelukan kerinduan itu. Ada guratan kekecewaan di wajah Yeonju.

“Kau tak mempercayai calom suami mu heng?” tanya Kyuhyun menggoda.

Di dekatinya wajah gadis itu agar dekat dengan wajah nya. Deru kasar napas Yeonju maupun Kyuhyun saling menerpa wajah keduanya.

Kyuhyun memejamkan mata nya, semakin lama semakim tipis jarak mereka. Dikecupnya bibir tipis gadisnya dengan lembut. Yeonju membalasnya dengan perasaan gembira.

“Ouhh, mian aku mengganggu. Permisi.” kata Minwoo kencang.

Keduanya sama sekali tak menggubris ucapan Minwoo, mereka merasa dunia sedang jadi miliknya merdua.

“Hosh, hosh, hosh. Kyu, aku kehabisan napas.” eluh Yeonju polos.

“Tks, baru segitu saja kau sudah mengeluh, kau harus siap lebih dari ini saat malam pertama kita nanti sayang.” goda Kyuhyun.

“Kya!! Mesum!”

“Meski mesum kau tetap cinta kan?”

“Aishh menyebalkan!”

End♡

 

 

3 Comments (+add yours?)

  1. sophie
    Jun 20, 2016 @ 11:13:48

    Kya nyah pernah baca ff ini,,pernah diposting dii blog sebelah yah,,,

    Reply

  2. esakodok
    Jun 21, 2016 @ 23:08:54

    minwoo jd obat nyamuk..kekeke
    hafuh..yeonju…kadang wanita memang marah duluan sebelum berpikir..kekeke…

    Reply

  3. josephine azalia
    Oct 04, 2016 @ 20:38:41

    kyk pernah baca di blog laen…
    anyway seru sih! keep writing author!! 🙂
    ciayociayociayociayo

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: