Around of Love [3/?]

IMG_20150708_094904

Around of Love (Part 3)

Title : Around of love

Genre: Romance,

Rating : 15+

Cast: – Lee Donghae as himself

  • Sonia Wulandari as himself

Lenght : chapter

Support Cast : – Park Jung Soo as Leeteuk Super Junior

  • All member SJ
  • Sajangnim SMEnt
  • Family Sonia
  • Family donghae
  • Etc ….

 

 

Happy Reading J!!!!

 

 

Leeteuk POV

“lagi pula aku percaya kau takkan mengambilnya dariku. Kalau pun iya, aku akan bahagia bila akhirnya Sonia-ah memilihmu bukan diriku asalkan dia bahagia. Yang terpenting bagiku dia tak menangis karnaku.”

benarkah yang berbicara padaku saat ini donghae yang kukenal. Dia begitu dewasa demi waniya yang dicintainya.

donghae-ah. tetaplah percaya pada apa yang kau percayai kini! seperti katamu, aku memang menyukai Sonia-ah. tapi tidak mencintainya sebagai yeoja melainkan sebagai yeodongsaeng!. Aku akan menjaganya walaupun kau tidak memintanya. Di korea! Dia hidup mendiri menjauhkan dirinya dari harta yang diberikan kedua orang tuanya. Menahan kerinduan bertemu orang tuanya dan dia kesepian. Oleh karna itu kita berdua harus benar2 melindunginya. Kau kekasihnya, kau mencintainya. bahkan kau rela meberikan nyawamu untuk kebahagian kalian!”

Donghae menatapku dengan senyum yang tulus. Benar2 tulus. Aku membalas senyuman itu. lalu dia menutup matanya mencoba tertidur sedangkan aku terus menatap wajahnya dengan matanya yang telah terlelap itu.

Perbincangan ini sungguh dalam dan berat. Aku sendiri tak tahu apa yang kukatakan padanya sesuai dengan perasaanku. Tapi, perkataan itu bisa membuatnya lega dan tersenyum tulus padaku. ya tuhan. Aku benar2 tak ingin menyakitinya tetapi aku juga tak bisa menyakiti diriku sendiri seperti ini. donghae-ah mianhe ,, jeongmal mianhe hyeongmu ini memang sangat brengsek.

 

 

Sonia POV

Sungai Han memang terlalu indah untuk didatangi. Musim semi yang mulai tiba benar2 menyegarkan. Selagi menunggu seseorang aku duduk menghadap sungai yang luas ini. mengingat kejadian2 yang membuatku merubah hidupku total.

Aku menghirup udara yang menyegarkan ini. saat musim dingin aku tak bisa menghirup udara sebebas ini karna tak ingin flu. Saat aku datang pertama kali di Korea aku sungguh bodoh tak melihat cuaca dan menuggu beku di bandara dengan pakaian ku yang tak sesuai. Saat itu namja itu datang dan menggenggam tanganku menghangatkan tubuhku dengan pakaian dan syalnya. Menemaniku membeli kebutuhan serta kepiindahanku. Benar2 saat yang indah.

5 bulan aku di korea. 4 bulan aku berpacaran dengan Donghae dan itu sungguh menyenangkan. hanya satu yang mengganjal di pikiranku setiap kali kami bersama. Dia tak pernah terlihat nyaman. Bukan karna berbicara dan menghabiskan waktu bersamaku. Tetapi karna melihat dia yang bersikap sembunyi-sembunyi dan penyamaran yang membuatnya risih. Dia terlalu bersikap hati2. Sungguh! Aku tak mempermasalahkan apapun keputusannya ataupun hal yang dilakukannya. Aku hanya tak sua melihat kecemasan diwajahnya. Membuatku berpikir akulah penyebab kecemasannya itu. karna dia berkencan bersamaku hingga kecemasannya atas penggemarnya muncul.

Tiba2 aku tersontak kaget saat seseorang mencium pipiku dari arah belakang. Tak perlu menoleh. Aroma tubuhnya yang seperti bayi menyadarkan diriu itulah donghae. dan dia kini duduk disampingku dengan senyum yang mengambang di wajahnya. Dia menggunakan penyamaran dengan syal yang hampir menutupi wajahnya serta penutup kepala berbahan rajut warna biru kesayangannya.

Aku melingkarkan tanganku pada sebelah tangannya lalu menyandarkan kepalaku ada bahunya. Aku benar merindukannya. Sudah hampir 2 minggu kami tak bertemu. hahaha! memang itu waktu singkat mengingat profesinya dan diriku. tapi entah mengapa. Aku selalu merindukanya bahkan setelah dia ada disampingku dan itu membuat raca cintaku semakin besar padanya.

“apa kau benar2 merindukanku?!”tanya donghae.

“apakah kau tidak??”tanyaku masih tetap tidak merubah posisiku.

nan , , , hhmm , , neomu neomu neomu boghosippo changi-ah!!”ucapnya antusias sambil mendaratkan bibirnya di bibirku singkat.

“bagaimana pemotretanmu tadi? Apakah berjalan lancar?!”tanyaku mengembalikan posisiku semula sambil memberikan 2 cofe yang kubawa sedari tadi untuk kami minum.

Dia mengangguk senang sambil menatapku dan menyeruput cofe yang kuberikan. Dreett!! Dreett!! Ponselku tiba2 berdering menandkan ada pesan yang masuk.

 

From leeteuk oppa

Apa kau sudah membaca berita dispach yang baru saja dikeluarkannya?? Mianhe! kuharap kau tidak terbebani! Aku akan mengurusnya!

Aku menggerutkan keningku. Apa maksudnya? Kulirik donghae yang juga ikut membaca pesan itu ikut bertanya padaku. dia lalu mengeluarkan ponselnya lalu melihat berita harian dispach seperti yang dikatakan leeteuk.

OMG! Benarkah yang kami baca saat ini? kenapa bisa ada berita konyol seperti ini. ‘bertemu di Kona Beans, Leeteuk Suju menggandeng wanita bersamanya’ itu berita awal yang kami baca dari sumber dispach baru diterbitkan sejam lalu. Disuguhkan dengan beberapa foto.

‘bertemu di Cafe miliknya, leeteuk Suju pergi bersama wanita’ ‘Leeteuk Suju tertangkap berkencan di Kona Beans’ ‘bersama. Leeteuk enteng menggandeng wanita didepan publik’ judul berita lainnya. Dan lebih parahnya wanita itu aku!!!

2 hari lalu. Saat itu kami memang pergi bersama ke Kona Beans. Ibunya leeteuk memintaku untuk menemuinya. Dia memberikan makanan rumahan untukku. Hanya sekedar itu tak lebih. Dia memang tidak menyamar saat itu! dan pertama kalinya dia tak menyamar saat bersama ku didepan publik. Tapi tak ada yang special. Berita bodoh yang mengatakan berkencan?? Hahah! Sungguh tak berbobot.

Aku melihat ekspresi datar donghae! Aneh! kenapa ekspresinya seperti itu?! yeojachingunya digossipkan untuk pertama kalinya dengan hyeong nya sendiri. dia justr bersikap datar dan seakan tak tahu apapun? Tunggu!! Ekspresi datarnya ini menunjukkan dia marah atau dia sama sekali tak perduli?

“apa kau marah padaku??!”ucapku ragu menatapnya.

Dia menatapku lalu tertawa geli dengan pertanyaanku. Apa yang lucu?

“kenapa aku harus marah?? ini hanya gossip. Dibiarkan akan menghilang! Ini sudah biasa menimpa kami. lambat laut akan menghilang!”ucapnya enteng sambil memasukkan ponselnya kembali ke sakunya.

Aku kembali menggerutkan keningku.

gwenchanna! Aku takkan marah pada gossip murahan itu! aku percaya padamu dan tekkie hyeong!”katanya tersenyum sambil merentangkan tangannya di bahuku.

Sudahlah! Dia memang benar! Itu gossip murahan! Dan aku bangga pada donghae karna percaya padaku takkan melakukan hal gila seperti pada artikel ini. lagi pula ini bagus! Kami tak perlu bertengkar ataupun berdebat hanya karna hal ini.

Tapi, kenapa aku merasa aneh? bukannya aku ingin dia marah atau mencurigaiku. Hanya saja reaksi nya terlalu dingin. Seakan dia membiarkan semuanya. bahkan dia tak menginginkan penjelasan dariku kenapa aku ke Kona Beans saat itu.

—–

Siang ini aku berada di Kona beans. Kebetulan jadwal cuti bulananku berada di hari ini. leeteuk ingin bertemu dan menyuruhku datang lalu langsung keruang VVIP dia sudah memberitahu ibunya juga pelayan disana dengan kedatanganku sehingga mereka bisa langsung mengantarku ke runag VVIP cefe ini.

Sebenarnya semenjak gossip itu keluar. leeteuk terus ingin bertemu denganku menjelaskan semuanya. dari pesannya aku menyadari dia merasa bersalah padaku jujur, aku tak terlalu perduli akan kata orang diluar sana. Tetapi hanya saat inilah aku dan dia sama2 memiliki jadwal kosong!

Benar kata donghae! 2 minggu berita itu dirilis. Kami membiarkannya tak mengeluarkan statment apapun. Lambat laun mulai mereda.

sonia-ah, mianhe!! apa kau lama menungguku?!”sapa leeteuk saat baru saja tiba. Dia terengah-engah. Kutebak dia pasti terburu-buru kemari.

“tenangkanlah dirimu oppa! Apa kau habis berlari dari Dorm mu??”candaku sambil melihatnya duduk.

Kami tertawa bersama. Dia melepaskan masker dan topi serta syal yang menutupi wajahnya untuk menyamar tadi.

ahh! Sonia-ah. apakah kau baik2 saja?? kudengar banyak yang menghujatmu di akun social milikmu! Mereka jadi mencari informasi tentangmu!”

gwenchanna! Mereka berbuat seperti itu karna mereka mencintaimu dan ingin kau mendapatkan yang terbaik. Lagi pula informasi tentangku tak begitu penting. Aku hanyalah gadis indonesia yang juga ELF jadi aku tahu apa yang mereka rasakan!”

Dia tersenyum tipis. Tampak dia masih merasa bersalah padaku.

aigoo, oppa!! Jangan memakai wajah seperti itu! kau terlihat seperti benang kusut! Gwenchanna!! Lagi pula berita itu sudah mulai mereda!”

“aku sungguh tak enak! Terlebih lagi pada donghae!”

“aku melihat berita itu pertama kali saat bersama donghae! dia mengatakan itu sudah biasa menimpa kalian. Biarkan! Maka semuanya akan mereda! Dia sama sekali tak masalah!”

jeongmal??! Syukurlah! Aku sempat merasa tak enak padanya!”

Aku tersenyum tipis lalu meminum cofe yang kupesan tadi.

“beberapa hari ini aku mendengar berita buruk tentangmu! Neo gwenchanna oppa??

Tanyaku khawatir. bagaimana tidak? Beberapa netizen mengatakan bahwa dia bermusuhan dengan BoA. Artis semenagemnt juga temannya. Terlebih lagi saat dia mengunggah foto percakapannya dnegan BoA yang menurutku. Leeteuk sudah berniat baik dengan menunjukkan pujian juga dukungan tapi tampak BoA sendirilah yang menjaga jarak. Terkadangsaat aku membaca beberapa artikel aku menggerutu sendiri betapa bodohnya mereka yang membuat artikel ini.

Lagi. leeteuk dianggap meremehkan dan iri pada kyuhyun. Dongsaeng nya sendiri. semua orang tahu betapa dekatnya dukungan dan persahabatn mereka. bahkan kyuhyun sangat menghormati leeteuk hyeong yang dipanutinya. Kata2 yang dilontarkan saat menilai variety show baru kyuhyun itu hanyalah candaannya ttapi netizen menganggap leeteuk iri dengan kyuhyun?? Sungguh! Saat membacanya membuatku tertawa.

Yang paling besar dan mengenai lubuk hati malaikan seperti leeteuk adalah komentar buruk yang diberikan netizen untuk keluarganya yang telah meninggal! Sunguh membuatku marah! Apa netizen tersebut tak memiliki hati nurani?? Menjelekkkan keluarga yang telah meninggal pada seseorang. Itu sungguh perlakuan binatang!

Leeteuk sempat marah dan meminta dukungan untuk melawan netizen. Bahkan menurutku dia sangat dan sangat berhak untuk marah!

“disaat semua orang bertanya padaku ‘waeyo??’ kau justru mengatakan ‘gwenchanna??’. Naega jinja gwenchanna! Gomawo Sonia-ah. kau sudah bertanya padaku! membuatku merasa lebih baikan!”

Kali ini aku merasa dia benar2 tertekan. Wajahnya tersenyum tapi suaranya bergetar dan sorotan matanya tak sekuat sebelumnya. Dia terlihat begitu rapuh. pasti berita mengenai keluarganya begitu menyakitkan baginya. Terutama keluarga yang dibicarakan itu telah tiada. Seperti membuka duka lama! membuka penderitaannya yang telah lama berjalan. Memperjelas kenyataan bahwa ayahnya terlihat kejam dimata public. Bukan hanya satu atau dua orang yang mengetahuinya tapi seluruh dunia. Itu hal yang menyakitkan!

Tekanan pekerjaan dan kini keluarga yang menimpanya. Semua menjadi satu seperti batu yang besar langsung mengarah padanya. Kini, dia sedikit menunduk dan semakin menunduk. Walau wajahnya tak manatapku tapi aku mendengar ada isakan tangis disana. Apa dia benar2 terluka begitu dalam?

Aku meraih tanganna dan menggenggamnya erat berusaha untuk menghiburnya. Sungguh melihatnya seperti ini benar2 membuatku juga ikut terlarut dalam kesedihannya. Aku sungguh tak tega melihatnya seperti ini.

“hikss nan molla!! , , , bagaimana pun aku berusaha keras! semuanya percuma. Bagaiman pun aku susah payah merubah imejku semuanya hilang begitu saja! sungguh! Aku tak mengapa bila aku tak menerima pujian. Tapi bisakah mereka hanya diam dan tak menghujatku? Mereka tak tahu kerja kerasku selama ini? mereka tak tahu kehidupanku sebenarnya. Tapi kenapa mereka seenaknya mengatakan hal2 yang membuat orang sakit hati?? mengapa mereka begitu membenciku??, , hikss!!”isaknya kini menatapku dengan tatapan berair.

Dia benar2 terluka dan menangis. Aku sungguh tak tega. Tanpa kusadari melihatnya menangis air mataku juga ikut menangis bersama dengannya.

oppa, ingatlah!! Mereka tak membencimu. Mereka menaruh perhatian yang mendalam padamu. mereka memperhatikan dan mengamati setiap yang kau lakukan! Bukan benci namanya ketika seseorang memperhatikanmu!”

“sekali saja aku berharap mereka tak memperhatikanku! Apakah aku salah berharap begitu?? Aku tak ingin menyakiti orang2 disekitarku dengan komenar buruk mereka tertuju padaku. sungguh! Aku tak apa bila mereka mengatakan hal buruk memang untuk diriku sendiri tanpa membawa nama orang lain. Dengan begitu orang2 takkan tersakiti. Hanya aku yang akan menderita! itu lebih mudah dari pada membawa nama orang lain! kali ini kembali membawa nama keluargaku?? Apa yang harus kulakukan?!?! hikss ,, hikks.,,,”

oppa!!! , , , , “

“kalau kau jadi diriku? bagaimana kau bisa tahan keluargamu sendiri yang dihujat?? Ini sudah berlangsung lama! tetapi gossip itu masih panas! dan benar2 manyakitkan!! Aku tak tega melihat ibuku dan in young noona terus menangis membaca berita itu. aku benar2 tak tahan lagi.”

oppa!! jangan lakukan apa yang ada di pikiranmu sekarang! jebal!! Itu salah!”

Ntah kenapa. Melihat matanya sekarang! aku seperti tahu apa yang ada dipikirannya dan itu benar2 hal gila.

“aku benar2 tersiksa. aku benar2 ingin lepas dari semua ini dan melakukan hal yang kusuka. apakah salah bila aku keluar dari Industri ini?? dengan begitu aku tak mengkhawatirkan apapun!”

“aku sungguh tak percaya kau benar2 berpikiran seperti itu!! oppa , listen to me!! Kau ingin keluar dari dunia yang membesarkan namamu. Dunia yang membuat kau dicintai banyak orang! Dunia yang membuatmu terpenuhi secara meteril. Ahh bukan hanya kau! Tapi keluargamu juga bukan??! Kalau kau keluar?? Bagaimana penggemarmu?? Bagaimana super junior tanpa dirimu?? Bagaimana neo dongsaeng? Apakah kau ingin melihat lebih banyak air mata yang tumpah akibat tindakan cerobohmu!!”

“sudah kukatakan! Mereka tidak membencimu! Mereka berjasa untukmu! membuatmu lebih kuat!! Mereka hanya tak mengenalmu! Perhatikan betapa kuatnya kau sekarang karna mereka?? betapa suksesnya kau karna mereka yang melontarkan kata jahat padamu!! dimana park jung soo yang kukenal? Dimana leeteuk yang dikenal penggemarnya berhati malaikat?! Buktikan pada mereka hal yang mereka lakukan itu salah! penggemarmu memberi dukungan! Apapun yang kau lakukan! Mereka akan mendukungmu!”

Sungguh! Aku benar2 tak percaya pada pikirannya!

Cukup lama aku berusaha menyemangatinya dan menghiburnya. Aku memberi penuturan yang membuatnya tak melakukan hal bodoh! Hingga kulihat dirinya kembali tenang dan dapat tersenyum didepanku.

“bagaimana kita jalan2 ?? suasana hatimu lebih tenang!”usulku.

Bukan dengan maksud lain! aku sungguh khawatir bila ibunya melihatnya dalam keadaan seperti ini. ibunya pasti sangat sedih! Lagi pula dia sepertinya benar2 membutuhkan udara segar!

Perlahan tapi pasti dia mengangguk dan berdiri sembari memasang kembali masker, kaca mata hitam dan topi. Kali ini dia tidak meninggalkan syalnya. Saat kutanya! Katanya cuaca tidak mendukung! Panas! maklum musim dingin benar2 menghilang!

Kami kelauar dari café dengan santai tanpa halangan! Sepertinya taka da yang mengenali leeteuk. Kami memutuskan untuk berjalan-jalan tanpa tujuan.

Akhirnya leeteuk sendiri yang memutuskan untuk melihat festifal musim semi. Ada festival yoido cherry blossom. Kami jalan bersama menelusuri setiap sudut dari jalanan ini. mencoba untuk ikut larut dalam suasana yang meriah ini. sungguh padat dan bahkan aku sempat tertinggal dengan langkah kaki jung soo. Yang benar saja! kalau aku tertingal dan terpisah dengannya disini. lantas bagaimana caraku untuk pulang?

Leeteuk POV

Dimana sonia?? Kenapa aku tak menemukannya disampingku?? disini terlalu ramai. Bahkan untuk jalan sedikit sulit dan berdesakan. Aku menghentikan langkahku mencari sosok sonia yang ternyata berada jauh dibelakangku mencoba menembus keramaian yang ada. Aku mencoba mendekat kearahnya. Menggenggam tangannya agar lebih mudah berjalan dan perlahan kutarik dan berhasil menembus keramaian disekitar.

Dia tersenyum berterima kasih karna aku membantunya. Kami terus berjalan menikmati festifal masih dengan genggaman tanganku pada tangannya agar dia tak pergi jauh dari hadapanku.

Walaupun dia tak merasakannya. Tapi aku merasakan jantungku berdetak lebih kencang setiap kali aku bersamanya. Menyentuh tangannya membuat sensasi sendiri dalam diriku. entahlah! aku sungguh bersyukur saat ini! walaupun tak dapat memilikinya tetapi aku masih dapat melihatnya. Kuputuskan untuk memendam perasaanku demi dirinya dan dongsaengku.

Dari sini kami dapat melihat banyak wisatawan asing yang sedang memotret pemandangan yang ada. dari sini juga kita dapat melihat sungai Han degan jembatan megah yang membelah kota seoul. Disini sangat cocok untuk sepasang kekasih agar terlihat lebih romantic. Banyaknya bunga yang bermekaran lebih awal dari perkiraan.

Berjalan agak jauh dari tempat festival kami menemukan banyak jajanan pinggir jalan khas korea serta pernak pernik aksesoris dan pakaian. Disini lebih ramai dari pada tempat festival mungkin karna banyak nya orang2 yang ingin berbelanja dengan harga yang lebih murah.

oppa, pakai ini!! terlihat sama sepertimu duckie oppa!!”candanya sambil menunjukkan padaku topi bebek.

Dia mengejekku dan kami kembali tertawa melanjutkan perjalanan mencicipi kue2 beras korea dan lelah berjalan kami singgah di coffe shop sembari untuk beristirahat dan minum.

ohh ada pororo!!”ucapnya membuatku tersentak kaget dan ikut melirik kearah yang dimaksudkannya.

Benar2 di luar cofe ini ada seseorang yang menyamarkan dirinya dengan boneka pororo. Aku melihat Sonia sangat senang hingga dia berjalan keluar cofe denagan antusias mengejar pororo tersebut hingga dia tak sadar tas yang dibawanya tertinggal. Aku mengikutinya dengan membawa tas nya.

“bisakah aku berfoto denganmu?? aku penggemarmu!!”pinta Sonia pada boneka itu dengan menunjukkan wajah aegyo nya. Pororo itu mengangguk.

oppa, fotokan aku bersama dengannya ne??”pintanya sembari mengatur gayannya untuk berfoto.

Aku hanya menggelengkan kepalaku tak habis pikir dengan tingkahnya. Lalu mengeluarkan ponselku untuk memotonya. Beberapa foto berhasil di abadikan. Aku, Sonia dan pororo. Tokoh animasi yang sepertinya sangat disukainya.

donghae-ah akan iri melihat kedekatanmu dengan pororo itu!”ucapku sembari melanjutkan perjalanan kami.

jeongmal?? Aku menantikannya!! , , , ahh! aku akan meng-uploadnya!”ucapnya sambil sibuk memainkan ponsel.

nado! Aku akan mengupload bonekanya, jadi kau hanya mengupload fotomu dengan dirinya. Arra??!”

            “arra!! Aku bukan gadis bodoh! Aku tak ingin sasaeng fans mu menyerangku! Aahahah!!”

Sambil berjalan kami sibuk pada ponsel masing2. ‘tokoh animasi PORORO sungguh berjasa untuk korea! Banyak yang menyukainya!’ caption pada gambar yang ku-upload

Brrukk!! Keasikan melihat ponselku tak sengaja aku menabrak seseorang dan membuatku terjatuh. Yang membuatku cemas sekarang ini. topiku terlepas dari kepalaku dan orang disekitar langsung melihat kearahku.

leeteuk oppa??”bisikan orang2 yang terdengar olehku.

Aku memakainya cepat dan berdiri menatap Sonia yang terlihat sangat cemas dengan tatapan orang2 dia juga tak menyangka ini akan terjadi.

oppa, apa yang kau lakukan disini? Apakah kau berkencan? Oppa,, oppa!!”sederet pertanyaan oang2 mulain menghampiri kami.

Aku memandang Sonia seakan memberi isyarat ‘mari kita kabur! Apakah kau sudah siap?!’ . sepertinya dia mengerti dan mengangukkan mantap kepalanya. Aku menggenggam erat tangannya lalu mencoba menerobos kerumunan.

oppa, siapa dia??!”

“apakah dia yeojachingu mu??”

“apakah kalian benar2 berkencan?”

“jelaskan pada kami oppa!”

Aaiisshh!! Bagaimana ini?? mobilku terparkir cukup jauh dari sini? Kerumunan ini terlalu banyak. Sorotan mata menatap kami intens sambil menunjukkan kamera ponselnya. Gawat! Ini benar2 gawat!! Bagaimana ini?? akan menjadi masalah!

aaawww!!”teriak Sonia.

Aku terkejut dan melihatnya ternyata terkena cakaran fans yang mencoba menghentikan kami. ahh!! ini benar2 gawat! Bukan hanya dia. Bajuku saja ditarik2 oleh mereka. bagaimana ini? ini bisa membahayakan kami berdua.

Tak perduli lagi. aku terpaksa menarik tangan Sonia lebih keras dari sebelumnya. Menembus semua orang. Berlari dari kejaran orang2 dan akhirnya tiba di mobil. Kami berhasil kabur dari keramaian itu! tapi sialnya, mobil ini tak bisa bergerak maju ataupun mundur. Mau didepan ataupun dibelakang terlalu banya orang. Tak mungkin aku terus mengemudi. Bisa2 aku menbarak beberapa orang dan membuatku masuk penjara. Itu lebih menimbulkan masalah besar.

yoboseyo?? Menager hyeong!! Jemput aku sekarang! aku berada di ********** banyak sasaeng fans disini. Aku berada didalam mobilku. Palli!!! Tak usah banyak bertanya!”ucapku pada ponselku.

Sudah tahu aku dalam keadaan panic. Dia malah banyak bertanya dan meneriakiku membuatku bertambah kesal dengannya.

Aku benar2 tak tahu apa yang harus kulakukan kini. kami hanya berdiam didalam mobil. Sedikir rasa lebam kurasakan pada tanganku akibat kerumunan tadi. Sambil terus memperhatiakn orang2 yang terus saja bertengger pada mobilku dan menungguku untuk keluar.

mianhe!! gwenchanna??!”

gwenchanna!! Ige otthoke oppa??”

menager hyeong akan segera menjemput kita! tenanglah!”

aniya! kau yang seharusnya tenang! Ekspresimu kini ustru membuatku benar2 takut!”

jeongmalyo?? mianhe!! aku benar2 tak menyangka ini akan terjadi!”

Dia menyentuh tanganku membantuku untuk bisa tenang! Sentuhan hangat tangannya sungguh membuatku perlahan tenang dan menarik nafas dalam2. Menutup mataku agar tak melihat betapa banyaknya gerumunan.

Satu jam berlalu. Aku mendengar seseorang mengetuk pintu mobilku. Aku terbangun dan membuka mataku melihat manager hyeong! Syukurlah akhirnya dia datang! Aku melirik kearah Sonia dan melihat sopir pribadiku juga ada disini untuk membantu kami. perlahan aku membuka pintu dengan bantuan menager dan sopirku kami meninggalkan mobilku menuju mobil Van perusahaan.

neo gwenchanna??!”tanyaku setelah kami berada di mobil dan perlahan berjalan meninggalkan lokasi dan kerumunan orang2.

Dia mengangguk dan tersenyum yang menurutku dipaksakan agar aku tak khawatir padanya.

jung soo-ah. Mwohaneun Geoya??? Kenapa kalian bisa tertangkap seperti ini?!”ucap kesal menagerku.

hyeong! Mianhe!”

“apa yang harus kita lakukan? Beritanya saja bahkan sudah keluar di SNS hanya menunggu berita online! Dan itu benar2 musibah!”kata menager

Tampak jelas sekali menager hyeong menarik nafas dalam2.

“aku tahu kalian sangat dekat! Tapi ingatlah situasinya! Kau seorang idol! Beberapa minggu ini kau juga sudah digosipkan dekat dengan wanita yang tak lain Sonia-ssi lagi! dan Sonia-ssi. Mianhe! aku tahu kau orang baik tapi seharusnya kau juga tak bisa berkeliaran dengan jung soo-ah. mengingat scandal kalian dan ketenarannya. Ditambah kau berpacara dengan donghae-ah. menurut kalian apa mungkin sajangnim membiarkan berita ini lagi?”

Ahh benar!! Selain para member dan Sonia. Menager kami semua tahu hubungan donghae dan Sonia. Hanya agency dan media yang tak mengetahuinya.

mianhe menagernim. Tapi, menurutku semuanya akan baik2 saja. tinggal memberi penjelasan bahwa aku dan teukkie oppa berteman akrab!”kata Sonia.

ahh !! dia benar hyeong!!! Aku akan mengklarifikasinya lewat akun SNS ku!”ucapku antusias merasa apa yang dikatakan Sonia memang benar adanya.

yaa!!!”teriak menager membuatku tersentak kaget. Dia justru kembali menrik nafasnya. Apa salahku? Kenapa dia berteriak keras padaku?

“kalian sudah seperti orang berkencan! Apa kalian tidak menyadarinya?? Arasseo! Kalian tidak menyadari karna memang tidak apa2 antar kalian! Tapi ingat! Setidaknya itulah yang public tahu saat ini KALIAN BERKENCAN!”ucap menager memandang lekat kerarahku denagn penuh penekanan di 2 kalimat terakhir. Aisshh!!

Dreeett!!dreett! aku mendengar ponsel menager bordering. Dia mengambil ponselnya lalu menatapku intens seakan mengatakan padaku ‘matilah kau jungsoo-ah’

Tatapannya yang mematikan seakan memberiku dugaan bahwa yang menelponnya adalah sajangnim. siapa lagi yang akan menelpon dan mampu membuat menegerseperti ini. akan tidak masuk akal bila dia tak menelpon.

yeoboseyo sajangnim!! ahh jwisinghamnida. aku akan memberitahunya nanti! Mianhe!! dia terlihat sangat pucat sekarang! sepertinya dia shock akibat ini. aku akan menyuruhnya menemuimu secepatnya setelah dia bangun dari tidurnya. Ahh ne!! jwisinghamnida sajangnim! jeongmal jwisinghamnida! aku akan menjaganya ebih ketat lagi. jwisinghamnida,”ucapnya ditelpon. ‘bohong’

Ahh untunglah dia bisa bohong. Saat pertama kali menjawab telpon dia sempat menjauhkan telponnya dari telinga. Kuyakin sajangnim sedang marah besar soal ini. dia ingin menemuiku?? Andwey!! Dia sedang kesal padaku. bisa2 aku jadi makanannya dan mendapat berbagai ancaman yang memenuhi otakku lagi. aisshh!! Menagerku memang pintar memberi alasan yang tepat.

Sonia POV

Ahh sial!! aku sungguh tak enak pada menger dan teukki oppa. dia terlibat scandal lagi. kami kelaur untuk menenangkan pikirannya.tapi saat kami keluar malah ini yang terjadi. aigoo.

Mereka mengantarku hingga kegedung apartementku. Setelah berpamitan dan meminta maaf ada mereka aku segera turun dan memasuki apartementku.

Sungguh hari ini aku benar2 melakukan suatu kebodohan gila.

omona!!”kagetku terperanjat saat masuk kedalam apartement milikku.

Bagaimana tidak? Saat aku melangkah masuk kedalam apartementku aku melihat sosoknya sedang bersantai sambil menonton TV tanpa memberitahuku tentang kehadiranku. Apa yang dilakukan donghae disini? kuakui! Dia memang mengetahui password apartement ini. dia bahkan pernah menginap beberapa kali disini! tapi itu ada batasnya.

aigoo, Sonia-ah!! gwenchanna??”tanyanya khawatir.

Dia menghampiriku dan melihat tanganku yang sedikit lebam akibat ulah kerumunan tadi. Tapi sebenarnya aku sama sekali tak merasakan sakitnya. Dia menarik tanganku untuk duduk di sofa dan pergi mengambil kotak P3K ku, mengompres lebam ini dengan teliti. Raut wajah kekhawatirannya selalu menghiasi wajahnya saat ini.

“aku sudah membaca artikel internet itu!”ucap datar donghae.

Dia tak menatapku dan terus mengompres lebam ditanganku. Sungguh! Aku benar2 terkejut. Bagaimana ini? ini terjadi belum lebih dari 2 jam. Tapi beritanya benar2 terlebar luas.

oppa-ah, aku bisa jelaskan! Ini tak seper , , , ,”

neo gwenchanna??? “tanyanya sendu kini menatap mataku. Benar2 menatapnya.

eoh?????”

Dia bangkit dan duduk disampingku dan meraih tanganku. Digenggam erat.

“ini akan baik2 saja! kau tak perlu cemas dan merasa takut! Aku akan menjagamu!”

“takut??”

uri ELF. sementara ini mereka mungkin akan murka dan terus memantau kami semua termasuk dirimu. Akan ada banyak ancaman juga kiriman yang menyeramkan. Kuharap selama dirumah atau diluar kau lebih berhati2. Sementara aku dan teukkie hyeong! Akan mengurus ini! percayalah! Semuanya hanya sementara!”

aku bukan takut dengan penggemar kalian. Aku juga seorang ELF tentu saja aku mengerti perasaan mereka semua. mereka hanya menjaga kalian dan ingin kepastian tentang kalian. Aku hanya takut tanggapan orang lain tentang kalian karna diriku. aku khawatir dengan teukki oppa. dan hubungan kia berdua. Terutama perasaanmu membaca berita ini! itu yang paling kukhawatirkan. Aku sama sekali tak mengira kau tak ingin tahu penjelasan tentangku. Mengapa aku pergi bersamanya? Mengapa berita itu bisa muncul? Bukan kah ini aneh?? ini tak seperti hubungan sepasang kekasih! Aku sama sekali tak melihat raut kecemburuanmu padaku. entah! Kenapa aku sangat ingin mendengarmu bertanya dan cemburu! Itu membuatku berpikir seakan-akan kau tak ingin aku pergi darimu dan kau benar2 mencintaiku.

            “changi-ah… Sonia-ah!!”ucap donghae membangukanku dari lamunanku.

eoh??? Hmm. Nan gwenchanna.!! Aku lebih kuar dari pikiranmu!!”ucapku berusaha tersenyum dan memberikan 2 jempol kupadanya.

Setidaknya ini lebih baik. kau mengkhawatirkan keadaanku. Yaa!! itu lebih baik!

“yang perlu kau khawatirkan bukan diriku melainkan teukkie oppa! dia dimarahi oleh menagernya!”ucapku sambil beranjak menuju dapur mengambil minuman untuk kami.

Setidaknya aku harus mengalihkan pembicaraan ini. sungguh tak nyaman.

“apa kau taka da jadwal setelah ini?! apakah kau menginap disini lagi?!”

waeyo?? Apa kau mengharapkannya?!”

geromnikka! Sudah 2 minggu aku tak bisa melihat wajah ini. bertemu denganmu tadi siang! Itupun hanya sebentar”

“hahaha!! jeongmal??nado neomu neomu bogoshippo. Bahkan aku sangat tersiksa tak bisa melihat wajah yang sangat cantik ini, mata yang selalu menatapku. Merasakan hembusan nafas yang keluar dari hidungmu. Bibir yang tipis dan sangat menggodaku. Mulut yang selalu menyebut namaku dan tawaan yang memuat duniaku bahagia!, , , berapa lamapun aku disampingku takkan membuatku bosan untuk bersama denganmu. jauh darimu bagaikan menuju neraka yang tak bisa ditemuimu disuraga yang indah!”ucapnya lembut menatapku dengan penuh arti.

Ahh sungguh. Kekesalanku yang tak bisa kuungkapkan padanya mendadak sirna. Dia terkadang begitu kekanakan. Lalu mendadak menjadi dewasa. Tapi satu hal yang tak pernah berubah. Keromantisannya. Tatapan mata yang sendu itu takkan pernah kulupakan. Detak jantung yang lebih cepat setiap kali aku bersamanya. Senyuman yang selalu menghiasi wajahku walau apapun yang terjadi padaku, bisa menatapnya sungguh membuatku bahagia.

Aku merasakan dia mulai menarik pinggangku mendekatkan jarakku dengannya. tatapannya yang intens membuat taka da jarak diantara kami. aku merasakan hidungna mulai menyentuhku. Tahu apa yang akan terjadi, aku menutup mataku dan bibirnya mulai menyentuh bibirku. Kecupan yang dibiarkannya cukup lama seakan-akan meyaknkan bahwa yang dikatakannya benar2 ada. terbesit kerinduannya yang kurasakan.

Kecupan itu berubah menjadi ciuman yang lembut saat dia menyentuk tengkukku dan memperdalam ciuman kami. menjajal semua yang ada didalam mulutku. Yang bisa kulakukan saat ini?? membiarkannya!

Entah apa yang ada dipikiran kami saat ini. yang jelas kami sama2 ingin melepaskan kerinduan karna tak bertemu sekian lama dan mencurahkan kasih sayang pada pasangan masing-masing. Perlahan dia menjatuhkanku hingga terlentang tanpa melepaskan tautan bibirnya dan kini dia menindihku. Tanganku muali berada diatas kepalanya mengacak rambutnya sesuai dengan ritme ciuman kami.

Drreeettt!!! Dreeeettt!!dreeeettt!! kini aku baru menyadari ponselku bordering berulang kali menghentikan aksi kami berdua. Donghae melepaskan ciumannya dan mulai menjauhkan jaraknya denganku. kembali berdiri dan meraih ponselku yang berada di meja melihat siapa yang menelponku dan menganggu kami?

‘ayah’. Benarkah yang kulihat di layarku kini ? Ayahku terus menelponku. Aku tak mengangkatnya dan mematikan ponselku. Sungguh aku malas berbicara dengannya.

Hubunganku dan ayah tak baik. bahkan terbilang sangat buruk. Masih untung aku dianggap putri oelhnya setelah apa yang kulakukan merusak impiannya menjadikanku pewaris semua perusahannya. Yaa!! aku memutuskan menjadi pegawai pemerintah setelah kuliahku selesai dan itu berhasil membuatku didepak dari saham keluarga dan bertengkar hebat dengan ayahku.

Selama aku di korea saja aku tak pernah berbicara dengannya melalui telpon. Bahkan saat aku di Indonesia setelah tamat kuliah dan menentukan pekerjaanku. Aku dipaksa pulang ke rumah kediaman keluarga besarku. Bersama ibu dan adikku. Ayahku?? Setiap kami berbicara hanya perdebatan kecil yang terjadi. sekarang dia menelponku? Untuk apa? Aku tak memiliki waktu untuk mengurusi hal2 tak penting.

“kenapa tak diangkat? Itu ayahmu bukan?? Dia jarang menghubungimu! Sebaiknya kau angkat!”ucap donghae disampingku. Sepertinya dia melihat layar ponselku dan mengetahui perubah mimic mukaku.

“aku sedang tak ingin rebut dengannya di telpon!”ucapku dingin.

Yaa!! donghae mengetahui masalahku dengan ayahku. Saat aku menanyakan tentang ayahya yang telah tiada. Mendadak pembicaraan kami berganti tenatang khubunganku dan ayahku yang berbanding terbalik dengan hubungan donghae dan ayahnya yang begitu dekat dan akrab.

“siapa tahu ada berita penting! Angkatlah! Dia ayahmu! Tak sopan bila kau mengabaikannya! Kau mengatakan sendiri bahwa dia tak pernah menghubungi semenjak kau berada di korea. Dan ini pertama kalinya bukan?!! Kurasa benar2 penting!”nasehatnya.

“bila ada sesuatu yang terjadi dirumah. Ibu atau adikku sudah menghubungiku. Kurasa taka da yang penting dia menghubungiku!”

Sonia-ah! “

            “geumanhe!!! Aku tak ingin membahas ini” kataku sambil menoleh kerahanya. Memberi tanda aku benar2 tak ingin membicarakan ayahku “apa kau sudah makan?? Aku akan membuat makanan untukmu!”sambungku sambil berdiri dan merapikan rambutku yang dibuat berantakan akibat ulahnya menciumku tadi.

hmm. aku sudah makan! Ini sudah lewat jam makan malam tentu saja aku sudah makan!”

Langkahku berhenti ketika mendengarnya. aku sedikit tersenyum dan berbalik menatapnya.

“jangan bohong! Kau tahu betapa berisiknya perutmu saat kau menciumku?!”godaku lalu kembali berjalan menuju dapur. Menahan tawaku untuk menertawakannya yang tersipu malu. Hahaha!

Mengambil bahan di kulkas! Aku tak perlu memasak kali ini! hanya perlu memanaskannya saja! masakan dari ibunya leeteuk masih ada untukku dan bisa kembali kugunakan.

“apa ibuku datang mengunjungimu? Kenapa ada masakan rumah disini?”tanyanya.

Astaga! Aku sedikit tersentak dengan kehadirannya yang tiba2 memelukku dari belakang saat aku mengemas piring.

aniya, Park ajhumma yang memberikannya beberapa waktu lalu!”ucapku santai.

Dia mendadak melepaskan pelukannya dan kini mensejajarkan tubuhnya dengan diriku menatapku dengan intens. Apa-apaan dia!

eomonim leeteuk hyeong?? “tanyanya.

Aku mengangguk tanpa menatap dan sibuk menata piring di meja makan diikuti dengan langkahnya yang duduk di meja makan.\

“cobalah! Makanan nya enak!”kataku juga ikut duduk di meja berhadapan dngannya sambil mengambil makanan dengan sumpitku dan menyuapkannya.

“enak!”

Kami makan bersama dan itu rasanya sungguh menyenangkan! seperti kami membentuk sebuah keluarga kecil, makan malam bersama, tertawa bersama dan nantinya sebuah rumah yang dipenuhi suara tawa anak2 yang mirip denganku ataupun donghae! sebuah impian besarku bersamanya. Memulai suatu hubungan yang serius dan tak main2. Itulah prinsip kami berdua! Tapi, sekali lagi itu harus dipikirkan matang2. Banyak yang harus diperhatikan, mental maupun profesi kami.

-Tbc –

 

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: