Have I Told You

de

Have I Told You

Nama:Askashinzie

Judul: Have I told You

Tags: Shin Hyesun | Cho Kyuhyun | Others cast

Genre: Romance

***

Aku shin Hyesun,seorang gadis biasa tanpa apapun.aku hanyalah seorang ballerina yang tidak di lengkapi dengan kelebihan apapun,yang ku bisa hanyalah menari,balet khususnya.

Umurku 18 tahun,besar di panti asuhan,sedari dulu di dunia ini aku tak punya apa-apa,bahkan orang tua.Yang ku miliki saat ini hanyalah namjachinguku,Cho Kyuhyun.Dialah satu-satunya sesuatu yang ku punyai didunia yang luas ini.

Sudah lama aku berpacaran dengannya,hampir dua tahun.Meski begitu banyak rintangan.Namjachinguku,Cho Kyuhyun adalah anak dari pemilik Cho Corp,tentunya dialah pewarisnya.Orang tuanya,Khususnya ibunya sangat tidak suka denganku yang tidak punya apa-apa,sungguh seperti cerita drama saja.Namun aku bersyukur,sampai sekarang pun,entah karena apa,dia tetap mempertahankanku-sebagai yeojachingunya.Cho Kyuhyun Kau adalah Hartaku.

Hari ini adalah hari yang cukup penting bagiku.Hari yang menentukan apakah aku boleh terus menari atau,aku harus berhenti dari balet.Hari kompetisi yang menawarkan beasiswa untuk juaranya tentunya.Beasiswa yang sangat ku inginkan ,karena aku ingin terus menari.

Ku berdiri di luar gedung ‘angkuh’ kompetisi ini.Meskipun 30 menit lagi di mulai,aku belum bisa berkonsentrasi sepenuhnya.Karena,hartaku,Cho Kyuhyun belum juga terlihat batang hidungnya.Bukankah dia sudah berjanji akan datang menyaksikanku?Trus saja ku nanti dia,berharap dia lekas datang menyapaku.

Setiap kontestan,di beri satu undangan VIP untuk seorang yang special baginya.Aku?tentu saja undangan itu untuk Kyuhyun.Siapa lagi orang yang ku punya selain dia,di saat kontestan lain memberikan undangan itu untuk eomma atau appanya,aku memberikannya pada namjachinguku,karna tidak ada eomma atau appa yang bersedia datang.

“Hyesun,cepat masuk 30 menit lagi kompetisi akan di mulai,cepat bersiap!”suara itu,Yoon Seosangnim,berhasil membuyarkan lamunan penantianku untuk Kyuhyun.Aku yang tadinya berdiri di depan gedung ‘angkuh’ ini bergegas masuk untuk bersiap.Ku ganti bajuku dengan baju kebanggaanku ini. “Kau terlihat cantik ketika mengenakan baju balet ini,Hyesun”.Begitulah yang ku ingat tentang Kyu.

Apa mungkin dia sudah datang?Ku lihat dia dari belakang panggung.Kursi yang seharusnya untuknya,kursi nomer 43 itu,tetap kosong.apa dia tidak akan datang?Kyu……

~Di waktu yang sama di tempat yang berbeda~

“Lepaskan aku,,,,.lepaskan!” aku memberontak sekuat tenaga,tapi sia-sia karena empat orang kini tengah mengunci tubuhku ini.Jas yang kini tengah rapi  ku kenakan ,jadi berantakan karena gerakan perlawananku kepada pria bertuxedo hitam dengan badan yang sungguh amat atletis ini.

Seorang wanita menyeringai dengan evilnya kepadaku “Jangan pernah lepaskan dia!” perintahnya pada empat pria bertuxedo yang mengunciku. “Ibu,kumohon lepaskan aku!”.Yak,wanita dengan seringai evil ini adalah ibuku. “Melepaskanmu agar dapat menyaksikan pertujukkan bodoh itu,Tidak akan Tuan Cho!”Bentaknya padaku.Wanita ini meskipun dia ibuku ,kenapa dia jahat sekali?Ku coba untuk memberontak lagi.Ingin rasanya aku menghajar empat orang ini dan berlari menuju kursi nomer 43-ku.Hyesun.

Namun sekeras apapun aku memberontak ,,sia-sia saja.Tubuhku tetap dikunci oleh empat pria ini. Wanita tadi berjalan mendekati meja di dekat ranjangku,mengambil sebuah benda dari Hyesun. “Kursi VIP nomer 43”Ucap wanita itu dengan dingin”Tanpa ini kau tidak bisa kesana Tuan Cho!”

Sebenarnya apa yang dia maksud?Apa yang akan dia lakukan dengan undangan itu?Dia Berjalan dan berhenti di depanku  lagi.”ibu,apa yang akan kau lakukan?”Tanyaku dengan nada yang lirih.Ku harap dia akan sadar kalu anaknya ini sudah tak berdaya lagi.Tapi…

Krek..Krek

Wanita itu,ibuku malah menyobeknya menjadi bagian-bagian kecil dan menghamburkannyan di bawah kakinya..Tubuhku melemas seketika..Tanpa undangan itu,aku takkan bisa menyaksikan tuan putriku di atas panggung.Empat pria tadi merenggangkan tangannya,membiarkanku aku lepas dari kekangan mereka.Aku terjatuh lemas.Berlutut ,memunguti undangan berharga yang kini hanya menjadi kertas-kertas kecil yang tak berguna.Rasanya air mataku ingi keluar .“Hyesun,,,” gumanku dengan lirih.

“Sudah tinggalkan saja dia.”Setelah mengatakannya,wanita itu pergi dari hadapanku.Di ikuti dengan empat pria tadi.Mereka lalu mengunci ku dalam kamar memuakkan ini.Mengunci pintu dengan rapatnya,bahkan semut pun takkan mampu mencari celah untuk melewatinya.Sungguh amat evil,wanita yang ku sebut ‘ibu’ itu.

Aku masih berlutut memunguti kertas-kertas kecil ini., “Hyesun,,mianhae”.Kini,apa yang harus ku lakukan,aku telah berjanji akan datang,tapi kini benda yang dapat membuka pintu pertujukkan itu,sudah tak berguna lagi.”Hyesun!!!!!!!!!”Teriakku frustasi.

Aku berdiri di depan cermin dan mengamati diriku sendiri.”Kau sangat bodoh Cho kyuhyun” ucapuku lemah.

Aku sudah tak berdaya lagi tanpa undangan itu.Dan,,,aku juga muak berada di kamarku ini.Ku tatap pintu kamarku.Biarpun ku dobrak pintu ini,hingga mati pun takkan pernah terbuka sedikitpun..Aku terus berfikir.Berfikir.Aku tahu,,jalan satu-satunya keluar dari rumah memuakkan ini adalah jendela.

Ku buka jendela kamarku..Sedetik kemudian kurasakan ngeri,karena kamarku berada di lantai tiga,Tak ada tangga atau pun tali yang dapat ku gunakan untuk turun.Lagi-lagi hanya tersedia satu jalan.Loncat.

Hal terakhir yang dapat ku pilih.Biarpun rasa takut kini menguasai ku,entah itu takut sakit atau bahkan takut mati karena harus loncat dari sini.Tak ku pedulikan lagi.Hal ini adalah satu-satunya hal yang dapat ku lakukan untuk Hyesun.Keluar dari rumah memuakkan ini dan pergi ke gedung kompetisi,adalah tekadku saat ini.

Ku kumpulkan seluruh keberanianku.Hana,dul,set,ku pejamkan mataku ,bersiap untuk loncat dari lantai tiga kamarku.

Bruuk…

Lama ku kumpulkan tekad,tapi hanya berapa detik aku sudah ada di atas tanah.Hmmp,,,sakiit juga.Tapi aku tak peduli dengan rasa sakit ini,karena dalam otakku yang ada hanyalah fikiran tentang Hyesun.Aku ingin menyaksikan penampilannya.

~Di Gedung Kompetisi~

Hatiku gusar,perasaanku tak tenang.Bagaimana tidak Satu-satunya cahaya harta dalam hidupku,dia tidak menunjukkan keberadaannya.Bukankah dia sudah berjanji akan menyaksikankanku?Kyu,cepatlah datang!

“Hyesun,sebentar lagi giliranmu.Tunjukkan yang terbaik,seosangnim yakin kau yang terbaik!”Ucap seosangnim mencoba memberiku semangat.Tatapan Yoon seosangnim begitu teduh dan hangat,memberiku beberapa ketenangan.

“Ne,seosangnim”

Aku hanya bisa menunduk,berfikir…apakah aku bisa bersinar sedangkan sianarku tak ada didekatku?

Kontestan itu kan segera menyelesaikan tariannya,dan setelah itu giliranku.Tapi aku belum bisa mengumpulkan 100% konsentrasiku,karena Kyu,kau membawanya.Tapi dimana dirimu saat ini Kyu?

Bahkan sampai aku memberikan hormat kepada para juri ,kursi nomer 43 itu tetap kosong tak berpenghuni.Ku kumpulkan hati dan perasaanku,segera aku menari.

Balet,,,,hanya inilah keahlianku.Ku lenggangkan tubuhku mengikuti irama music yang berdentang.Meski hati dan fikiranku tak sepenuhnya ada di panggung ini,tarianku cukup bagus,menurutku.Namun pikiran akan Kyuhyun,kenapa ia tidak datang?Pikiran ini terus menyerang konsentrasiku.Alhasil,,,seketika kurasakan bahwa terdapat gerakan baletku yang salah.Hal ini membuatku bingung,hingga aku hanya dapat terdiam.Aku terdiam dalam gerakanku. “Tuhan,apa yang harus ku lakukan?”

Masih terdiam aku,karna kebodohanku,eotteokhae?Tiba-tiba ingatanku kembali pada Kyuhyun.

~FlashBack~

Plok…plok…plok….

Suara tepuk tangan itu membahana di tempat latihanku.Meskipun hanya sepasang saja yang menautkan tangannya untuk bertepuk ,tapi suaranya cukup keras dan menggema keseluruh ruangan. “Kyu..”

Namja pemilik tepuk tangan tadi bergegas menghampiriku. “Hyesun-ah kau hebat!!”Dia duduk tak jauh dariku.Aku menghampirinya dan duduk di sampingnya. “Apa maksudmu?Kau mengejekku?”

“Aniyo,chagi.Kau memang hebat,tarianmu indah”katanya sambil menatapku. “Tapi aku melakukan beberapa kesalahan dalam gerakanku tadi…”Ucapku dengan muka murung.

Dia mengangkat wajahku,hingga ku dapat menatapnya. “Meskipun kau lakukan kesalahan,orang lain takkan menyadarinya.Karena gerakannmu itu terlalu indah chagi”

~FlasBack end~

Sedetik kemudian aku mulai tersadar,Kyu..meski kau tak ada,namun aku tetap merasakan kehangantanmu.

Para dewan juri nampaknya mulai heran dengan gerakanku yang terhenti.Aku,aku harus segera melanjutkan tarianku agar mereka tak menyadari kalau aku melakukan kesalahan. “Tuhan,ku mohon mereka tidak menyadari kesalahanku.” Ucapku dalam hati.Aku pun melenggangkan tubuhku lagi,mengikuti alunan musik yang menuntut akan gerakan lemah gemulai yang indah.Dalam hati,tak henti-hentinya aku berdoa agar mereka tak menyadari kesalahanku tadi.Kompetisi ini penting,sangat penting.

Gedung ini.Gedung dengan seribu ‘keangkuhan’ yang terpapar jelas dari segi manapun. “Kau yang tak layak,tak perlu ada disini”,begitulah yang terucap oleh gedung angkuh ini.Aku berjalan keluar dari gedung ini.Tak jauh dari belakangku,Terdapat yeoja kontestan yang sama denganku,tengah memegang sebuah tropi.Dan yang paling membuatku iri,di samping kanan dan kirinya,eomma.appa dan namjachingunya tengah bahagia akan apa yang dapat di raih yeoja cantik itu.

Aku hanya dapat menghela nafas menyaksikan kebahafiaan yeoja di belakangku itu. “Kau memang hebat sayang.”ucap seorang perempuan yang tak lain adalah ibunya.Hemmp,menyenangkan sekali hidup yeoja itu.Sedangkan aku,..hanya sendiri.Tak ada orang di samping kanan dan kiriku.

Aku hanya dapat menunduk mengamati langakah kakiku sendiri.Hanya sendiri.Terus berjalan menjauh dari gedung ‘kengkuhan’ ini.Lagi-lagi aku hanya dapat menghela nafas,untuk dapat sedikit menenangkan diriku sendiri.Namun,sesuatu memerintahku agar aku mendongakkan kepalaku.Menatap lurus pada apa yang ada di depanku.

Tak ku sangka,kini sebuah senyuman yang sangat hangat tangah mengarah kepadaku.Senyuman yang sangat ku nantikan,kini hanya tertuju padaku dengan begitu hangatnya.Aku hanya dapat mengernyitkan dahiku. “Kyu,,”.Tak jauh dariku,dengan jarak sepuluh meter,langkah yang membawa senyuman terhangat itu,kian medekat,hingga berada di hadapanku.Aku masih diam tak bereaksi.

Dia membungkukkan badannya,mensejajarkan tinggi kami dan berkata “Mianhae Hyesun-ah,aku terlambat!” Detik kemudian aku memeluknya.Dengan begini,rasanya aku telah menyalurkan semua gunda gulanaku dan menyerap kebahagian dari hangat tubuhnya.

Aku tak kuasa menahan air mataku lagi,Dia melepaskan pelukanku dan mengangkat wajahku.Menghapus air mataku dengan kedua tangannya.Menangkup ke dua pipiku dengan kehangatan tangannya “Bagaimana hasilnya?”.Ia bertanya tanpa mengalihkan pandangannya dariku.

Aku bergesas mengambil sesuatu di dalam tasku.Dan ku keluarkan tropi kemenangku.

Dia melepaskan kedua tangannya dari pipiku dan mengambil alih tropi yang ku pegang. “Juara satu,kompetisi balet se-Korea Selatan.”Dia membaca dengan keras tulisan yang tertera di bagian bawah tropi itu. “Kau memang tuan putriku,Hyesun-ah”Ucapnya dan menggandeng tanganku untuk semakin menjauh dari gedung ‘keangkuhan’ ini.Sebelum benar-benar menjauh,Ku tatap lagi gedung ‘angkuh’ tempatku bertaruh masa depan.Dan aku,dengan percaya diri mengucapkan “Aku berhasil!”

Kini aku tengah mengaitkan lenganku ke lengan namjachinguku.Namja cahaya harta dalam hidupku.Meski tidak seperti yeoja juara kedua tadi,yang samping kanan dan kirinya terdapat eomma dan appa yang menyanyanginya,Aku sangat bersyukur,meski aku hanya seorang yeoja yang di sebelah kirinya hanya ada namjachingunya.

Cho Kyuhyun–Aku bahagia.

 

-END-

3 Comments (+add yours?)

  1. nadia
    Jul 16, 2016 @ 09:37:24

    bagus thor keren^^b bikin sequel thor!

    Reply

  2. nadia
    Jul 26, 2016 @ 15:05:30

    keren thor..
    bikin sequel dong! klo bisa chaptered sekalian..d^^b

    Reply

  3. josephine azalia
    Oct 04, 2016 @ 20:22:18

    sequel/chapter

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: