Around of Love [5/?]

IMG_20150708_094904

Around of Love(part 5)

Title : Around of love

Genre: Romance,

Rating : 15+

Cast: – Lee Donghae as himself

  • Sonia Wulandari as himself

Lenght : chapter

Support Cast : – Park Jung Soo as Leeteuk Super Junior

  • All member SJ
  • Sajangnim SMEnt
  • Family Sonia
  • Family donghae
  • Etc ….

 

 

Happy Reading J!!!!

 

Sonia father POV

“hi! Mr. Darwin. Nice too meet you!”ucap Mr, lee CEO SMEnt saat aku memasuki ruangannya.

nice too meet you too lee-ssi! Tak perlu berbahasa asing. Aku bisa berbahasa korea!”ucapku langsung duduk.

“kapan anda tiba di Korea? Ini adalah pertemuan pertama kita bukan?! Sedari dulu aku selalu ingin bertemu dengan Investor terbesar di perusahaan ini. perusahaan anda sudah banyak membantu kami!”

“aku kemari karna hal mendesak. Semenjak aku menanamkan modal disini, baru kali ini saham SM menurun drastic hanya karna artikel. Bagaimana kau menjelaskannya!”

“apa anda mendengarnya??”

“apa kau pikir aku hanya menanamkan modalku begitu saja tanpa pernah ingin tahu bagaimana perusahaan itu?!”

Sukses! Sepertinya jawabanku yang sakartis langsung membuatnya menatapku heran. Apa dia bermain2 dengan ku?! Apa dia tak tahu siapa yang dijadikannya kambing hitam demi mengurus masalah yang dibuat artisnya! Anakku! Dan semuanya akan terkena dampaknya.

jwisinghamnida Mr, Darwin! Seperti yang sudah anda lihat perkenmbangannya. Semuanya sudah kami urus! Beberapa artikel sudah kami cekal dan perlahan kondisi perusahaan kembali normal!”

“ceritkan padaku masalah yang sebenarnya. Leeteuk-sii?? Dia leader boyband utama perusahaan ini bukan?! Mengapa dia bisa terlibat scandal seperti ini? siapa gadis itu?!”

Aku kembali mencoba berpura-pura tenang dan bersikap tak tahu apapun.

jwisinghamnida! gadis itu ialah kekasih yang selama ini di rahasiakannya dengan kami semua. dan saat kepergok oleh fans didepan umum. barulah kami membahas dengan leeteuk dan mengeluarkan pernyataan pada masyarakat agar tak berlarut-larut!”

Aiisshh! Kekasih? Kenapa pernyataan yang diberi Sonia dan lelaki ini berbeda?? Siapa yang berbohong??

Tidak! Tidak mungkin Sonia mengatakan kebohongan padaku. walaupun sikapnya keras kepala dan tak ingin mengalah tapi dia bukan wanita yang bisa berbohong! Ditambah sikapnya yang baru pertama kali kulihat! Dia membela dan seakan meminta padaku untyk melindungi orang2nya.

Sejak kecil aku mengenalnya. baru kali ini dia membela seseorang dan membiarkan diriku menghardiknya. Oh tuhan! Itu bukanlah sikapnya! Apa dia benar2 menganggap penting 2 orang itu? dan benarkah dia mencintai seseorang yang bahkan aku tak mengenalnya. benarkan satu orangnya lagi hanya sahabatnya?! Sebenarnya bagaimana perilaku kedua orang itu sehingga bisa membuat putri ku menjadi seperti ini.

Donghae POV

Sial!! aku tak menyangka ini langkah yang akan diambil SM. Dan bagaimana bisa mereka mengeluarkan pernyatan itu?! apakah leeteuk berbohong pada mereka dan mengatakan Sonia adalah kekasihnya. Oh tuhan! Aku memang membiarkannya.

Apa aku membiarkan dia untuk menyimapan perasaannya pada Sonia sangat amat susah hingga membuatnay jadi seperti ini? pacaran??! Jangan gila!! Apa leeteuk tidak menghargaiku sedikitpun? Apa ini yang kudapatkan karna berdiam diri saja?

Tadi aku menelpon Sonia.membuatku bertambah kaget ayahnya lah yang mengangkat! Apa ayahnya berada di korea? Apa karna masalah ini? anaknya menjadi perbincangan public!> aissh shit! Imejmu di mata ayahnya pasti bertambah buruk. Dia mematikan sambungan tanpa memberi waktu untukku menjelaskannya! Aku hanya bisa memperkenalkan diriku. ohh donghae. apa yang kaulakukan pada gadismu?! Inikah kesan pertama yang kauberikan pada ayah gadismu. Berita buruk anaknya bersama orang lain!dan parahnaya berita berkencan!

“DIMANA SEBENARNYA TEUKKI HYEONG?? Kenapa belum tiba di dorm?!”teriakku tak sabar menunggu.

Bayangkan! Dari aku tiba di dorm pagi tadi. Pemotretan yang kubatalkan utuk menunggunya. Meminta penjelasan hingga sore hari. dia belum juga tampak. Ku hubungi ponselnya tak aktif. Tak ada satupun yang bisa menghubunginya.

Aku terus menunggu di ruang tengah dengan berbagai pikirna yang ada di benakku. Aku tak perduli dengan eunhyuk dan kangin yang berada di dorm. Mereka sedari tadi mencoba menenangkanku.

YAA!! tenanglah!! Dia pasti tiba!”ucap eunhyuk yang berada di sampingku.

mwoya?? Ini sudah sore! Apa dia sengaja menghindar dariku!? Apa kini dia baru benar2 merasa bersalah?!”ucapku sengit.

hae-ah. jaga ucapanmu! Kau tahu sendiri teukkie hyeong bukan orang seperti itu! kau adik kesangannya! Bagaiaman mungkin kau berpikiran kotor seperti itu! seharusnya kau lebih tahu dibandingkan kita !”ucap kangin kini ikut bergabung dan duduk didpanku.

“adik kesayangan?? Jangan bercanda!! Bila begitu dia takkan melakukan ini padaku!!”teriakku geram pada kangin.

Sebenarnya aku tak bermaksud untuk berteriak padanya. hanya saja saat ini dadaku terasa sesak dan tak bisa mencari sasaran yang sebenarnya.

“aku tak bermaksud untuk melakukan hal itu padamu donghae-ah!”terdengar suara parau yanga sangat kukenali.

Aku menoleh keasal suara dan mendapati leeteuk yang baru saja tiba di dorm bersama menager hyeong! Aku beranjak dari tempatku dengan kesal menghampirinya dan …

Bukkhh!! Satu tinjuan mendarat di wajahnya. Aku sangat ingin memukulnya agar dia sadar! Aku tak perduli siapa dan hubungan apa yang kumiliki dengannya! yang jelas dia sudah membuat diriku terutama Sonia pastinya pusing dengan masalah ini. aku tak tahu apa yang terjadi dengan Sonia karna dia.

YAA!!! NEO MICHEOSSEO??!”teriak menager hyeong padaku sambil membantu leeteuk untuk kembali berdiri.

“kita sudah berjanji menjaganya bukan?! Bukan membuatnya dalam posisi sulit!! Menjalin hubungan??? Apa kau bercanda??! Apa yang kau katakana pada sajangnim jungsoo-ssi!!”ucapku sambil mengepal tanganku menahan pukulan kedua untuknya.

yaa donghae-ah. tenanglah!! Bicarakan baik2!!”ucap eunhyuk meremas bahuku.

“kau sadar apa yang baru kau lakukan padanya?!”ucap kangin kini berada dianara leeteuk dan diriku.

“duduklah!”ajak menager hyeong.

Aku sempat menolak tapi dia menarik tanganku paksa menuju tempat duduk begitu pun dengqan yang lainnya. Kini aku menatap intens leeteuk yang berada di depanku. Dia terlihat begitu tak bersemangat.

“baik! ini semua tidak seperti yang kalian pikirkan. Jungsoo terpaksa melkukannya. Sooman sajangnim mengancam akan membeberkan identitas gadis itu sehingga terlihat jelek. Dia juga mengetahui hubungan Sonia-ssi dan dirimu donghae-ah. tak perlu ku jelaskan kau sendiri tahu apa keputusan yang diambilnya bukan?!”

“bagus bila dia tahu. aku bisa mengatakan dia adalah yeojachingu ku. Bukankah ini terlihat lucu?! Dia kekasihku tapi mengapa mereka mengatakan dia adalah kekasihmu hyeong?? Waeyo??? Kenapa kau menyetujuinya?? Kenapa kau mengambil tindakan secepat itu?!?! kecerobohan itu kau yang membuatnya!! Kalau saja kau tak mengunggah postingan yang sama dan tak terlalu mencolok. Mungkin kita bisa menghindarinya. INI SEMUA SALAHMU!!”teriakku menatap leteuk nyalang.

Plaaakk! Tamparan yang tak terlalu keras mendarat di pipi kananku yang diberikan eunhyuk menyadarkanku atas kata2ku yang tak disenangi semua orang.

“lihat kau berbicara pada neo hyeong!! Sopan dan jangan menyalahkannya dengan berteriak donghae-ah!!”kata eunhyuk.

Aku menatapnya tajam sesaat namun kembali menatap leeteuk yang juga menatapku.

“kau benar! Ini salahku. Kau berhak menyalahkanku!! Aku bisa saja menutup mulutku. Masalah ancaman yang disampaikannya! Aku bisa dengan mudah membalikkan posisi itu! tapi aku menolaknya saat itu. aku terbawa nafsu dan pikiran kotor ku. Kupikir cara itu memberiku celah untuk bisa bersama denagn Sonia-ah. aku pikir aku akan bisa perlahan membuat Sonia-ah mencintaiku walaupun aku tahu itu tak mungkin! Aku pikir dengan cara itu hubungan kalian akan berakhir dan Sonia-ah berada disisiku!”ucapnya nanar.

Deg!! Benarkah ini leeteuk yang kukenal? Benarkah ini leader yang kukenal? Benarkah ini hyeong yang kukenal!?

“bagus! Kau mengatakannya padaku!! kau tahu kau terlihat seperti sampah Jung soo-ssi!!”ucapku sinis

Aku memanggilnya dengan bahasa formal! Rasanya aku benar2 muntah bila memanggilnya hyeong setelah apa yang dialakukan dan katakana. Pikiran busuknya itu.

hyeong!!!”

            “leeteuk-ah…”

Lirih semua orang yang berada di ruangan ini tak percaya dengan penuturan leeteuk barusan. Mereka pasti mengaggap kini leeteuk benar2 gila.

“tapi, aku sadar aku salah! aku tak seharusnya mengatakan hal itu! aku seharusnya diam saja! hal bodoh yang kulakukan dengan menerima penawaran itu bahkan membuat semua orang geger! Aku sama sekali tak berani bertemu dengan kalian karna ini! aku terlalu takut akan kekecewaan kalian padaku! hal bodoh itu saja bahkan aku tak tahu bagaimana cara mengembalikannya lagi. Dunia sudah mengetahuinya!! Dunia bahkan terus melontarkan kata selamat yang membuat hatiku semakin tersayat! Pikiran setan yang telah menyesatkanku. Aku sangat ingin meminta maaaf pada kalian teruatama neo, donghae-ah, dan Sonia-ah,!”ucapnya terisak dia menangis.

Penuturannya membuatku tertawa geli.

“kau tahu hyeong!! “ ucapku menahan kata2kumenghela nafas panjang. Rasanya aku bisa kembali memanggilnya hyeong! Aku sendiri tak tahu mengapa perubahan itu begitu cepat. Ada rasa iba tapi rasa kecewaku melebihi rasa ibaku padanya.

“Aku selalu menrutuki diriku karna merasa bersalah padamu merebut Sonia. Kau yang bertemu dan mencintainya terlebih dahulu. Tapi aku merebutnya darimu! Karna itu aku selalu tak berdaya melarang ataupun iri pada kedekatan kalian yang selalu membuatku cemburu! Artikel itu membuatku ingin marah tapi aku hanya bisa memasang senyum malaikat seakan aku tak sakit membacanya! Lelaki mana yang tak cemburu saat kekasihnya terlibat artikel dengan orang lain terlebih lagi itu sahabatnya dan hyeongnya…..

“tanpa kau mengatakannya aku bisa tahu kau mencintainya sejak kita konser di Indonesia. kau begitu sumringah. Tapi aku menepis perasaan itu aku tetap melanjutkan perbinanganku dngannya. Aku sama sekali tak menyangka aku bisa mencintainya. karna rasa cintaku aku tak ingin kehilangannya dan tetap diam berpura-pura aku tak tahu kau mencintainya. untuk rasa hormatku padamu hyeong! Aku tak mengeluh sedikitpun saat aku terlalu dekat dengannya. bodohnya lagi! aku mengatakan taka pa bila kau mencintainya. asalkan kita bisa menjaganya bersama. Kata terbodoh yang pernah kukatakan. Seharusnya aku yang akan menjaganya! Hanya aku! Aku tak perlu meminta bantuanmu!! , , , , tapi, dari semua perasaan yang kutahan. Ini balasan yang kudapatkan. Kau menghianatiku hyeong!!” ucapku ikut terisak.

mianhe donghae-ah….. jeongmal mianhe!! mian karna aku mencintainya!! mianhe!!”

Oh My God!! Apakah pintu tak kalian kunci?!”lirih kangin.

wae??, , , OMG!! Sonia-ah!!” kejut menager hyeong!!”

sontak kami semua menatap kearah pintu dan melihat Sonia yang berdiri menatp kami dengan membekap mulutnya. Aku melihat ada air mata di yang jatuh dari mata indahnya. Astaga! Bagaimana bisa dia bisa ada disini. Kenapa aku tak menyadarinya sama sekali kehadiran Sonia disini. Kurasa dia mendengar semuanya. bila dia tak mendengar! Tak mungkin ekspresinya kini terlihat begitu kaget!

Sonia-ah!!”ucapku berusaha bangkit dan menghampirinya.

Betapa kagetnya aku saat melihatnya kini. aku melangkah mendekat dan sekamin mendekat kearahnya, tapi , , , , dia memundurkan kakinya. Membuatku mengurungkan niatku untuk mendekapnya kepelukanku. Apa dia marah padaku? apa dia kecewa padaku? kenapa dia menjauh dariku? Kenapa responnya seperti ini.

eunhyuk-ah. kangin-ah. cha!! biarkan mereka bicara bertiga!”ucap menager hyeong yang terdengar olehku.

a,,,, a,,, aniya. manger-nim. A,,,aku akan berbicara dengan teukkie oppa sebentar saja!”ucap Sonia gugup pada meneger dengan senyum yang dipaksakan untuk sopan santunnya.

Hyeong?? Bukan aku?? Waeyo?? Apa …….”

soni,,,,

            “empat mata!”sambung Sonia lagi kini padaku. tatapannya tepat didepanku.

Tak lama kemudia leeteuk berada di sampingku bahkan melewatiku mendekati Sonia. Aku melihat dia melihat kepadaku seklas! Tapi kemudia mereka pergi dari hadapanku menuju kamar teukki hyeong yang berarti juga kamarku. Apa yang mereka bicarakan? Berdua?

“bu ,,,, bukan aku?? Tapi teukkie hyeong?!”lirihku masih saja menatap pintu kamar leeteuk.

donghae-ah. duduklah! Kurasa mereka butuh waktu bicara!”ucap kangin menghampiriku dan memegang pundakku.

uri sonia sangat shock. Kuharap kau tak beranggapan aneh!”lirih eunhyuk padaku.

Sonia POV

Terlaku banyak kejutan yang kualami kini. bermula dari artikel itu. kehadiran ayahku, kedudukan ayahku di SM serta yang paling berat bagiku adalah mendengar percakapan yang tak seharusnya kudengar.

2 lelaki yang kuhargai keberadaannya. 2 lelaki yang kupercaya dan memiliki tempat tersendiri di hatiku. Kata yang selama ini kutakuti. Bahkan untuk membayangkannya saja sudah mengerikan. Kini aku harus mendengarnya.

Awalnya kedatanganku hanya ingin memberitahu mereka semua terutama Donghae tentang kedatangan ayahku dan apa yang bisa dilakukan ayahku tentang artikel ini. tapi, saat aku datang aku melihat pintu yang terbuka dan langsung masuk mendengar keributan mereka. bahkan aku mendengar teriakan donghae dari depan pintu.

Terlalu panas suasana diantara mereka hingga tak menyadari diriku masuk. Saat itulah aku mendengar semuanya. bagaimana mungkin? Leeteuk?? Donghae?? astaga!! Apakah ada masaoah yang lebih rumit dari ini. mengapa semua nya menimpaku diwaktu yang bersamaan.

Kini, aku ingin berbicara bersama leeteuk bedua! Kurasa tepat saat aku lebih memilih leeteuk untuk pertama kalinya. aku mengetahui posisinya dan aku merasa aku harus berbicara dengannya lebih dulu. Dia hanya menundukkan kepalanya tak berani menatap mataku. Kami duduk di kursi yang menatap jendela. Aku membuka jendela berharap angina segar memasuki kamar ini.

saat aku melihat sekeluruhan kamar ini. baru pertama kalinya. kamar leeteuk dan donghae bersama. Ruangan ini lebih didominasi warna kesukaan leeteuk yaitu putih. Hanya tempat tidur donghae yang berwarna biru. Selebihnya seluruh benda diruangan ini berwarna putih. Foto yang digantung di setiap meja mereka. bahkan aku melihay fotoku dan donghae berdua dengan ukuran frame yang lumayan besar di samping computer donghae. ahh bukan hanya disitu. Disini banyak foto yang terdapat wajahku. Bersama semua member, bersama donghae, bersama leeteuk. Yang paling membuatku terkesan. Frame diriku yang berada di atas tempat tidur donghae dengan ukuran jumbo. Kapan dia melakukan ini? ini sungguh mengelikan! Sedikit senyum yang menghiasi wajahku ketika menatapnya.

Ahh tidak!! Sadarlah Sonia! Ini bukan situasi untuk melihat kamar ini.

mianhe!! jeongmal mianhe!!”

Lirihan leeteuk yang membuatku kembali menatapnya yang masih saja tertunduk. Dia sungguh merasa bersalah?! Untuk apa? Kuyakin dia tak bermaksud?! Aku percaya dirinya takkan melkukan hal bodoh! Tapi dia melakukannya! Dia mengatakan kebohongan yang tak seharusnya! Oh tuhan! Aku tak seharusnya menyalahkannya! Aku bahkan tak memiliki hak itu! situasi selama ini pasti juga membuatnya sulit melebihi diriku.

Aku mecoba mengenggam tanganku berusaha untuk menyuruhnya menatapku. Perasaannya begitu lembut. Dia terlalu taku melukai seseorang. Aku percaya dia tak berniat sama sekali untuk menghancurkan hidupku.

oppa, kau orang baik! jangan seperti ini!”ucapku pelan.

aniya, aku bukan orang baik!! aku jahat Sonia-ah. aku bahkan berusaha merebutmu dari donghae!! kau sudah dengar sendiri percakapan kami bukan?!”ucapnya kini dengan suara meninggi.

Aku melihat ada tetesan air mata yang mulai jatuh ke pipinya. Oh tuhan! Jangan menangis. Air matamu terlalu berharga untuk dikeluarkan hanya karna aku.

aniya, kau tak pernah merebutku dari donghae!”

“kau dengar sendiri aku yang memperumit masalah ini! aku bahkan lancang mengatakan kau kekasihku di depan sooman sensaengnim!! Kau tahu aku sangat malu bertemu denganmu!”

“sunguh aku baru tahu kau menyukaiku selama ini. kau tak perlu merasa seperti ini bertemu denganku. Justru akulah yang seharusnya merasa malu bertemu dengan kalian setelah ini. aku bukanlah siapa-siapa! Aku tak berhak untuk masuk kehidupan kalian seperti ini. lihatlah muka memar yang ada di sudut bibirmu! Itu semua karna diriku. kau tahu betapa menyedihkannya melihat diriku sendiri?!

Aku sangat tersanjung dengan perasaanmu. Mungkin suatu saat nanti aku bisa memamerkan pada keturunanku bahwa leeteuk seorang leader boyband dunia. Park Jung Soo yang sangat disukai jutawan penggemar justru menyukaiku. Tapi, aku sungguh minta maaf! aku benar2 minta maaf telah menyakitimu. Aku tak bisa menerima hatimu. Aku terlalu mencintai pria bernama lee donghae! aku sudah menjalin kasih dengannya! aku memang mencintaimu. Sebatas sahabat yang sangat berharga! Aku tak bisa kehilanganmu. Aku tak bisa melihatmu bersedih! Aku bahagia ketika kau tersenyum. Aku bahagia ketika kau tak memakai topengmu untuk menjadi dirimu sendiri.”

Sonia-ah…. “

            “benar!! Aku Sonia-ah. adikmu. Sahabatmu!! Aku memang egois. Jadi aku mohon untukmu menghentikan perasaanmu. Kau orang baik yang pantas bersanding dengan orang yang lebih baik juga!!”

Setalah aku mengatakannya. Aku melihat dia menatapku cukup lama dan menarik nafas sangat dalam lalu kembali duduk yang tegap dan percaya diri. Kurasa dia sudah cukup lebih baik.

jeongmal mianhe!! aku pasti sudah membuatmu begitu pusing dan shock dengan pengakuanku. Kejadian ini aku sungguh meminta maaf padamu dan pada donghae-ah. !!”

“kau tahu betapa malunya aku untuk bertemu denganmu saat ini setelah apa yang kulakukan pada kalian. Mungkin bila aku tak mengatakan kebohongan. Semua ini takkan seperah ini. tapi kau tetap ada disampingku. Memberiku nasihat tanpa ada rasa kebencian sama sekali. hatimu begitu tulus. Aku sungguh iri pada donghae yang berhasil menaklukkanmu! Tapi bisakah aku meminta satu hal padamu?!”

aku mengernyitkan dahiku tak mengerti tapi kemudian aku tetap mengangguk dan tersenyum padanya.

“dikehidupan mendatang! Berjanjilah kau akan bersamaku selamanya! Menjadi wanitaku!”

oppa , , , ,”lirihku

“berjanjilah! Kita takkan tahu apa yang terjadi kedepan tapi kumohon untuk yang satu ini kau harus berjanji padaku!”’

chua!!! Seperti yang kau bilang! Kita takan tahu apa yang akan terjadi kedepannya! Bila dikehidupan mendatang aku ditakdirkan untuk bersamamu! aku tak bisa melawan takdir”ucapku berdiri dan menjulurkan tanganku dan disambut dengannya tanpa kami bersalaman dengan senyum.

Donghae POV

Apa yang mereka bicarakan? Kenapa lama sekali? apa saja yang dilakukannya?

“berhentilah bolak-balik seperti itu! kau membuatku pusing!”ucap menager hyeong

Aku kembali duduk pada kursiku tapi tak lama kemudian aku kembali berdiri menatap jendela sambil bertanya-tanya pertanyaan yang sama selalu dipenuhi otakku. Aku sangat tak tenang! Sudah setengah jam mereka disana. Tak ada tanda seseorang yang keluar. Apa berbicara selama itu? apa tindakan yang diambil Sonia? Semoga semuanya tidak menghancurkan hubunganku dengannya. aku tak tahu harus bagaimana bila semua itu terjadi. aku tak bisa.

hae-ah. tenangkan dirimu! Sonia-ah dan teukki hyeong butuh waktu untuk menyelesaikan masalahnya. Kupikir tindakan Sonia-ah untuk berbicara terlebih dahulu dengan teukkie hyeong tepat! dia benar2 hancur!”ucap eunhyuk membuat emosiku kembali memuncak berbalik menatapnya tajam.

“kau pikir aku tak dalam keadaan kacau huh???” ucapku sinis.

YAA!!!!” teriak kangin menghentikan pembicaraan ku dengan eunhyuk yang bila dilanjutkan pasti akan timbul perkelahian kembali.

Drrrrrttttttt ,,, drrrrttt deringan ponsel terdengar. Asal suara dari ponsel meneger hyeong tak perlu basa basi dia langsung keluar mengangkat ponselnya. Sepertinya penting karna sebelum keluar dia menatap kami satu persatu. Ahh sudahlah! Aku tak ingin emikirkan itu dahulu. Ada hal yang lebih penting yang harus kupikirkan saat ini.

Ceklek..

Suara pintu leeteuk terbuka. Sontak aku langsung berjalan mendekat kearah pintu melihat Sonia dan leeteuk keluar bersamaan. Sonia menatapku dengan senyum. Ahh tidak! Kumohon jangan tersenyum untuk waktu ini.

ohh!! kenapa rambutmu berantakan?? Apa yang kalian lakukan?? Apa yang kau lakukan pada Sonia-ah. hyeong?!”tanyaku satu persatu sambil kembali merapikan rambut Sonia yang kulihat berantakan.

Ahh tidak!! Pikiran kotorku kembali memuncak. Tadi kulihat keadaannya baik2 saja. lalu ada apa dengan rambutnya.

Plaakk… jitakan keras mendarat di kepalaku dari kangin yang menghampiri kami.

“buang pikiran kotor mu itu!”ucapnya padaku. “bagaimana? Gwenchanna??!”sambung kangin pada Sonia dan leeteuk.

Leeteuk mengangguk tersenyum lalu menatapku. “donghae-ah.. nae……….”

            “narawa!!”ucapku dingin sambil menarik tangan Sonia kembali memasuki kamarku bersama leeteuk.

Aku sengaja mengacuhkan leeteuk. Kurasa kekesalanku belum hilang padanya. aku sedang tak mood berbicara dengannya kini.

Aku menutup pintu dan Aku berbalik dan menatapnya yang sedang berjalan mendekati meja riasku yang terdapat banyak frame foku dan dirinya.

“kapan kau mengambil ini?? kenapa aku tak tahu? kepalaku terlihat besar disini!”ucapnya sambil mengambil salah satu frame dirinya yang tengah cemberut sambil menatap diriku.

Oh aku jadi teringat. Saat itu aku secara paksa mengambil fotonya tiba-tiba menggunakan kamera ponselku. Hahaha. itu sungguh lucu bila melihat kembali ekspresinya.

Ahh tidak!! Ayolah donghae!! ini bukan saatnya mengingat hal itu ada hal yang lebih penting. Kenapa kau cepat sekali mengalah dengan wanitamu bahkan hanya dengan ekspresinaya saja.

“kau mendengar semuanya?? neo gwenchanna?? Mianhe. Aku sangat khawatir! kenapa kau lebih dulu berbicara dengan teukkie hyeong. Apa yang kalian bicarakan”ucapku sambil melingkarkan tanganku di pinggangnya.

“tadinya aku memang sangat terkejut. Tapi aku sudah bisa mengendalikannya setelah berbicara dengan teukkie oppa!!”

Kembali senyum yang tadi kuukir untuknya mendadak memudar. Aku melepaskan tanganku dari pingangnya. Berjalan mendekati jendela yang terbuka.

aku merasakan tangan hangatnya melingkar di perutku. Dia memelukku dari belakang dengan membenamkan kepalanya di bahuku dari belakang.

waeyo?? Ini tak seperti donghae oppa yang kukenal!”

“inilah aku! Aku yang tak suka setiap kali kau menyebut nama teukkie hyeong berlebihan. Bersikap dengannya berlebihan. Serta mendahulukan dirinya dibandingkan diriku! ini lah aku!! Aku yang pencemburu dan tak berniat membagi wanitaku dengan siapapun!”ucapku sembali membalikkan tubuhku hingga bisa melihat wajahnya yang lekat menatapku. Aku memegang pundaknya dengan kedua tanganku. “Sonia-ah. neo…. Nanyeoja!! Kau milikku! Aku tak ingin hal ini terjadi untuk kedua kalinya. sudah cukup menderita selama ini aku menahanya! Jebal changi-ah!”

Aku tak tahu bagaimana aku terlihat kini didepannya. Aku dapat merasakan pandanganku mulai memudar akibat genangan air mata yang hanya menunggu untuk jatuh. Aku menatapnya dengan penuh harapan jawaban darinya. tatapan mencoba memohon untuknya menerima diriku yang kini.

Tak lama kulihat bibirnya tersungging keatas. Senyuman yang ditujukannya untukku dia mulai melingkarkan kedua tangannya di leherku.

“pengecut!!”

Hanya satu kata yang disebutnya kemudian mendaratkan bibirnya yang lembut dan manis di bibirku. Oh tuha! Dia menciumku terlebih dahulu. Benarkah ini?? dia tak pernah menciumku terlebih dahulu di bibir hanya di pipi dan kening. Masalah bibir, akulah yang lebih dulu bermain. Tapi kini.. oh tuhan!

Tak perlu lama. aku mengambil alih permainan menciumnya lebih dalam dan mengabsen satu persatu di dalam mulutnya. Sungguh manis, bibirnya sangat manis. Tanganku mulai berpindah. Satunya berada di pinggangnya sedangkan satunya lagi berada di tengkuknya untuk memperdalam ciuman kami. tak puas dengan ciuman bibirnya. Aku menurunkan kepalaku untuk mencium lehernya yang jenjang putih mulus ini. ahh bukan hanya mencium bahkan menhisap dan menggigit pelan sehingga tampak bercak merah keunguan hasil karyaku. Dia terus mengacak rambutku merasakan sensasi yang kami buat. Oh tuha. Helusan tangannya di kepalaku kembali membuatku terangsang terlebih lagi dia bermain di telingaku. Daerah sensitife tubuhku. Suara desahannya membuatku tak berhenti-hentinya bermain dengan leher dan bibirnya.

geumanhe!! aku ingin keluar dari sini dengan bebas! Bila kau terus membuat tanda seperti ini membuatku malu dihadapan oppadeul!”ucapnya menghentikan aktifitas kami secara tiba-tiba.

Aku tersenyum dan melihat hasil karyaku di leher jenjangnya tampak merah keunguan. Ahh andai saja aku tak menggunakan akal sehatku dan status kami yang belum pantas. Aku pastinya akan kembali menariknya kedalam pelukanku dan membuatnya menginap disini. Terlebih lagi saat ini kami berada di kamar. Ohh tuhan!! Lee donghae!! sadarlah.

Aku membuka lemariku dan mengambil syal lalu menghampirinya dan memakaikan dilehernya yang indah.

“berbaikanlah denganya! Ini bukan salahnya! Semuanya akan kembali seperti semula”kata Sonia.

Aku menghentikan aktifitasku tapi masih tetap memegang syal dengan menariknya sehingga wajahnya dan wajahku kembali sangat dekat hingga aku merasakan hembusan nafasnya yang begitu wangi.

“kau mau membunuhku, eoh??? Ingat!! Aku milikmu dank au milikku. Aku sama sekali tak marah justru senang malihat sikapmu yang begitu posesive. Tapi aku tak ingin menghancurkan pertemanan kalian. Berbaikanlah dengannya. kalau kau tak ingin! Lakukanlah demi diriku! Neo Yeoja!! orang yang kau cintai!”

Aku menimbang-nimbang perkataannya.

ayolah!! Dia hyeong yang paling kau sayangi dan tempat pertama untuk dirimu bercerita. Aku yakin kau menyayanginya dan tak bisa memusuhi. Dia adalah hyeong mu sama seperti donghwa oppa! bahkan mungkin lebih!”

donghae oppa!!! donghae-ah., , , , Lee DongHae-ssi, , , , hmmm ,,,, eoh.. oppa-ah.. jebal!! Eoh ???!!”ucapnya yang terdengar manja sambil mengalungkan tangannya di leherku dan memutar-mutarkan kepalana.

Aissshh!! Darimana dia belajar menggodaku seperti ini?? gaya grilly nya sungguh membuatku tersenyum dan tak habis pikir. Bagaimana bisa aku menolaknya setelah dia melakukan hal ini?! bagaimana dia bisa tahu cara untuk menjinakkanku.

“apa kau ingin kembali menggodaku, eoh?!?! Jangan salahkan aku bila kau tak bisa pulang mala mini!”

Setelah mengatakan hal itu. tanpa menunggu jawaban darinya aku kembali melumat bibirnya. Seraya kembali melepaskan syal yang telah kupasangkan melepaskannya kesembarang tempat. Mendapat balasan darinya kembali membuatku menegang. Oh tuhan! Detak jantung ini tak pernah beruah setiap kali bertemu dengannya. selalu berdetak lebih kuat dan tak normal.

ahh. aku lupa!!”ucapku tersentak mengingat sesuatu langsung melepaskan tautan bibir kami menatapnya.

neo gwenchanna?? Abhoenim berada di korea bukan??”ucapku sambil mengusap bibirnya yang memerah akibat ulahku diikuti dengan anggukan darinya.

“sepertinya kesan pertama dariku untuknya kurang menyenangkan. ditambah dengan scandal ini. aku hanya sempat memberitahu diriku lewat telpon dan langsung terputus. Kurasa perkenalanku ku lewat telpon membawa bencana dan membuatnya bingung. apa yang dikatakannya? Apa kau membicarakan yang sebenarnya? Apa yang membuatmu begitu sedih saat menerima telpon darinya.”

“semuanya akan baik2 saja. memang dia sangat marah dan membentakku. Tenanglah! Aku sudah kebal dan dia tetap tak bisa melupakan dia adalah ayahku. Kuharap dia saat ini bertindak sebagai ayahku!”

“apa dia bisa menyukaiku setelah apa yang kulakukan pada anaknya?! Aku khawatir dia membenciku dan tak bisa mempercayaiku?!”

“sudahlah! Aku tak ingin membahas hal itu lagi!”ucapnya tersenyum sambil ingin berbalik meninggalkan ruangan ini. tapi tertahan oleh tanganku.

Dia kembali berbalik menatapku. Aku mengambil syal yang terletak dilantai lalu kembali memakaikannya menutupi lehernya yang kemerahan.

“lehermu yang indah ini hanya aku yang bisa melihatnya!”

eoh!! Aku sangat menyukai donghae nae namja yang kulihat ini!”ucapnya kembali mengalungkan tangannya lalu mencium pipiku sekilas dan menatap mataku dengan senyumnya yang kubalas tak kalah dengan manisnya.

Cekleeekk!!!

donghae-ah,,, Sonia-ah! , , ada , , , , , , ,”ucap eunhyuk yang tiba-tiba masuk kedalam kamar.

Sontak aku membulatkan mataku melihat dia masuk tanpa izinku. Kami langsung melepaskan kemesraan yang tadi kami ciptakan lalu menatapnya dengan salah tingkah.

YAA!! HYUKJAE-AH!!! kau mau mati?!”ucapku dengan penuh penkanan akibat ulahnya yang sembarangan ini.

HYEONG!!!!!!!!”teriak eunhyuk .

Gawat!!

Tak lama kemudian semua orang datang mendekati eunhyuk menatap kearah kami.

mwo??? mwo?? mwo???” ucapku merasa tak enak ditatap seperti itu.

Apa aku tersangka bagi mereka semua? ahh tolonglah!

Sonia-ah. neo gwenchanna?!”ucap kangin yang berjalan maju mendekat kerah kami.

yaa!! hyeong! Kenapa kau meghawatirkannya?! Aku tak melakukan apapun! aku bukan tersangka!” ucapku kesal setelah membaa pikiran kotor mereka semua.

hahaha! gwenchanna oppa! dia tak melakukan apapun! hapuslah pikiran kotor kalian semua!”ucap Sonia.

“kami tidak bodoh Sonia-ah. untuk apa kau memakai syal donghae! apa yang terjadi pada lehermu?! kenapa rambut donghae terlihat sangat kacau? terlebih lagi kalian tertangkap bermesraa saat aku masuk!”ucap eunhyuk ikut maju dan menyelidik kami seperti detektif.

Plakk!! Jitakan keras menager hyeong mendarat mulus dikepala eunhyuk membuatnya meringis kesakitan dan membuatku tertawa.

“mereka melakukannya atas dasar perasaan. Carilah pasangan agar kau tak iri! Tapi jangan membuat masalah!”ucap meneger hyeong pada eunhyuk menyindir halus pada permasalahan kami yang membuatnya kalang kabut mengurusi semua ini.

lee sajangnim memanggilmu dan jungsoo-ah menghadapnya! Palli!!”ucapnya lalu membalikkan badannya meninggalkan kami.

Satu persatu mereka meninggalkan kami berdua.

hyeong!! Masukalah! Tak mungkin kau mengenakan itu menemuinya. Ini juga kamarrmu!”ucapku sambil menggenggam tangan Sonia untuk keluar dari kamar ini.

Aku tahu saat ini Sonia menatap heran sambil tersenyum padaku. aku juga tahu perasaan leeteuk saat aku memanggilnya. Jujur ini sangat sulit untukku. tapi semua yang dikatakan Sonia benar. Permusuhan ini percuma saja, taka da pihak yang diuntungkan.

Sonia POV

Apa secepat itukah dia merubah sikapnya?? Karna diriku?? ahh tidak! Itu memang murni sikapnya. Aku hanya perantara. Aku tahu dia bukan tipekal orang ynag suka bermusuhan hatinya masih putih bersih dan polos. Aku tahu kemarahannya sesaat ungkin rasa kecewanya pada hyeong yang paling dipercayanya. Tapi dia tak bisa membenci seseorang terlebih lagi leeteuk. Ohh!! itu sungguh bukan sikapnya.

“apakah member lain sangat sibuk hari ini?! aku tak melihat siapapun kecuali kalian!”ucapku saat aku duduk bergabung dengan mereka sedangkan donghae mengambil air minum.

sonia-ah. aku sungguh terkejut mendengar semuanya! apa yang akan dilakukan nya pada mereka? sajnganim bahkan menurutinya!”ucap menagernim

Sesaat aku bertanya maksudnya. tetapi sepertinya aku tahu maksudnya. apa dia sudah mengetahui semuanya?

nado!!”ucapku.

“apa yang kalian bicarakan?!”kata kangin

aniya.!! donghae-ah, aku pergi dahulu. Kau pergi bersama jungsoo-ah ! apa kalian memakai van atau mobil pribadi?!”teriak menagernim pada donghae yang berada di dapur.

“aku akan pergi dengan mobil teukkie hyeong! kau pergilah hyeong!”ucap donghae masih focus pada kegiatannya.

“aku dengar dari donghae oppa, kyuhyun-ah sedang memulai hubungan dengan olawan main game nya! Apakah mungkin?!”ucapku setengah tak percaya bila mengingat pembicaraan tentang kyuhyun.

“ahh. dia sengaja memacari gadis yang bahkan belum pernah ditemuinya itu agar lawannya memberitahunya cara menang bermain starcraf. Dia selalu kalah melawan gadis itu! makanya dia memakai cara itu!”ucap kangin santai sambil menonton TV nya.

Aku hanya bisa menggelengkan kepalanya. Aissh! Hanya demi game dia sampai berbuat seperti itu. dasar bocah itu maniak game.

“bocah itu memang keterlaluan! Aku kasihan pada gadis itu!!”

yaa!! hyeong!! Sonia-ah!!”teriak seseorang yang berasal dari pintu dengan suara teriaknya saja cukup merdu dan kutahu itu pasti kyuhyun.

Dia terlihat kurang senang. Sepertinya dia mendengar ucapan kami.

yaa!! aku tak mempermainkan gadis itu! hanya saja gadis itu yang bodoh karna tak menyadarinya!”ucapnya membela diri pada kami.

Pletak!! Jitakan mendarat di kepala kyuhyun dari donghae yang membawa minuman untukku lalu dengan wajah tanpa dosanya pada kyuhyun dia kembali duduk disampingku dan memberikan minuman tadi untukku.

“kkkkk ,,, kalau donghae yang tidak menjitakmu! Aku yang akan melakukannya!! Berteriak pada orang saat masuk! Tidak ada sopannya sama sekali!”ucap kangin terkekeh.

“apa kau sibuk? bagaimana kita bertanding PSP kali ini?!”ucap kyuhyun sambil ikut duduk disebelahku dengan senyumannya.

kyu-ah. apa kau ingi tidur di ruang tamu?! Jangan duduk didekatnay dengan jarak sedekat ini!”ancam donghae dengan penuh penekanan membuatku terkekeh.

Dengn wajah kesal. Kyuhyun mengalah dan duduk di dekat eunhyuk yang sibuk menonton TV. Dia pasti mengganggu eunhyuk dan membuat beberapa hal konyol.

“kurasa aku akan dimarahi habis-habisan dengan sajangnim! sepertinya itu lebih baik agar aku bisa mengatakan padanya untuk mengklarifikasi statement yang baru dikeluarkannya!”ucap donghae manarik nafasnya kasar lalu tersenyum kearahaku.

“sebenarnya ,,,,….”

donghae-ah. kajja!!”ajak leeteuk selesai siap-siap. “Sonia-ah kami pergi dulu!”pamitnya lagi padaku.

“apa kau ingin kuantar atau menungguku disini? Aku jamin takkan lama!”ucap donghae sebelum beranjak.

aniya. aku juga akan segera kembali! Hanya saja aku ingin biara dengan kyuhyun sebentar! Tentang hera!”ucapku diikuti dengan anggukannya.

“denganku?? waeyo??!”sambung kyuhyun.

Sepertinya telinganya sangat panjang hingga hanya namanya saja disebut dia langsung nyambung. Yaa! sebenarnya dari beberapa waktu lalu aku ingin memastikan sesuatu antara kyuhyun dan hera,adikku. Yang selalu membuatku bingung saat dia menceritakannya padaku. aku sudah berada disini. Jadi sekalian saja aku mengatakan padanya.

Diikuti dengan anggukan donghae dia mulai beranjak pamit padaku dan yang lainnya lalu pergi bersama leeteuk. Kuharap taka da hal buruk yang terjadi. tadi sebenarya aku ingin menagatakan bahwa dia kemungkinan akan bertemu ayahku. Tapi leeteuk tiba-tiba datang menyuruhnya pergi. Kurasa itu tak penting! Dia akan tahu sendiri nanti.

kyuhyun-ah. kau baru berlibur ke London 2 minggu lalu bukan?!”ucapkumemandangi punggungnya yang asyik menonton bersama eunhyuk dan kangin.

Mendengar kembali suaraku yang dia yakini ingin menyelidikinya. Berbalik dan menatapku.

ne! waeyo??” tanyanya bingung.

Aku menarik nafasku sabar dengan sikapnya yang tak tahu apapun. lalu mengambil ponselku melihatkan sebuah foto hera padanya. “kau mengenalnya?!”ucapku.

ne! geromnikka! Kami tak sengaja bertemu waktu itu. kami sempat mengunjungi beberapa tempat wisata bersama. Kebetulan dia bisa berbahasa korea dan aku sama sekali tak bisa berbahasa inggris. Jadi ,,, yaa!! begitulah! Aku meminta bantuanya!”

“kenapa kau berlibur ke Inggris bila kamu tak bisa berbahasa inggris?! Lalu kenapa kau harus bertemu dan meminta bantuannya?! Apa kalian sampai sekarang masih berkomunikasi?!”

yaa!! yaa!! kenapa kau memarahiku? Kenapa kau ingin tahu urusanku?! Apa kau menyukaiku?! Mian!! Aku sudah memiliki kekasih!”

Aisshh!! Pria ini benar2 tak bisa membaca ekspresiku kali ini. apa dia tak lihat aku sedang menahan emosiku untuk tak berteriak dengannya. kenapa dia bercamda disaat yang tidak tepat.

jwisinghamnida kyuhyun-ssi!! Aku juga sudah memiliki kekasih! Dan kalau kau menyadari memiliki kekasih kenapa kau masih merayu wanita ini?!”

waeyo? Dia cantik! Baik. pintar! Tipeku! Aku akan memutuskan kekasih yang tak jelasku untuk mendapati wanita yang berasal dari Indonesia ini!!”menadadak dia diam dan membulatkan matanya. Sepertinya dia baru sadar.

OMMO!!! Dia berasal dari negaramu! Dan tunggu!! lihatkan aku sekali lagi fotonya!!”ucapnya lalu mengambil langsung handphoneku tanpa persetujuan padaku.

aigoo!! Kyuhyun-ah kau akan berurusan dengan KAKAK KANDUNGNYA!!”ucap kangin yang ternyata juga ikut melihat dan mendengar kami terkekeh.

“wanita yang ingin kau dekati adalah adik Sonia-ah. kekasih neo hyeong!! chukkae, berusahalah mendapatka hati kakaknya terlebih dahulu!”sambung eunhyuk yang juga ikut terkekeh dan tertawa.

Aku menyilangkan tanganku didepan dadaku sambil menatapnya tajam. Dia melihatku salah tingkah dan cengengesan menyadari kebodohannya.

Sonia-ah. kenapa kau sangat cantik dan anggun sekali hari ini?! kau wanita yang menakjubkan! Aku akan mendukungmu bersama donghae hyeong!! fighting Sonia-ah!”ucapnya sambil beranjak dan segara berlari menuju kamarnya menghindariku.

YAA!! KYUHYUN-AH!! yaa!! , , , yaa!!! , , kyuhyun-ah!! yaa!!”teriakku sambil menyusul dan mengetok pintu yang ditutupnya rapat.

YAA!!! KYUHYUN-AH!! yaa!! , , jangan kau hubungi adikku lagi bila kau hanya ingin mempermainkannya seperti wanita yang lain!! yaa!! awas kalau kau berani!! Yaa!! CHO KYUHYUN!!”

Donghae POV

anyyeonghaseyo sajangnim!!”sapa kami berdua saat mamasuki ruangnnya.

Ahh tidak. Ini bukan ruangnnya sajangnim. tapi ruangan rapat! Ruangan besar terdapat meja berbentuk U ini bukan hanya berisi sajangnim di kursi kekuasaannya. Melainkan seseorang yang tak kukenal menatap kami seperti , , , ??? menyelidik kami berdua.

Tak lupa kami memberi salam kepadanya dan duduk didepannya.

“perkenalkan diri kalian pada investor SMEnt ?! ini pertama kalinya dia datang ke SMEnt!”ucap sajangnim

Kami kembali berdiri dan mengucapkan salam, memperkenalkan diri lalu kembali duduk dengan sopan. Suasana disini sangat canggung! apa karna kehadiran pria setengah baya ini?! tunggu!! tunggu!! wajahnya seperti sangat familiar tapi, aku yakin aku tak pernah bertemu dengannya. aneh! perasaan apa lagi ini.

“dia datang kemari ingin bertemu dengan kalian. Sekaligus mendengar langsung scandal yang baru saja terjadi! dia , , ,”

Lee Donghae-ssi, ku dengar ayahmu sudah tiada?! Dan hyeongmu memiliki perusahaan distribusi di China?! Bagaimana dengan neo eomanim??!”tanya lelaki itu

Bagaimana tidak terkejut ? sepertinya lelaki ini sangat dan sangat berpengaruh bagi perusahaan ini hingga berani memotong ucapan sajnagnim! Ditambah kini ekspresi sajangnim tak bisa berkata-kata lagi. dan , , , dia menanyakanku? Apakah dia menyelidikiku?

ne presdir! Hyeong tinggal bersama eommanim di korea! Hanya sesekali pergi ke china dan aku sering mengunjunginya!”

leeteuk-ssi, aku membaca bio mu. kau cukup pandai di dunia hiburan ini sehingga mampu merubah status sosialmu dan keluargamu! Tapi aku kecewa membaca scandal mu ini!”ucap lelaki itu tajam pada leeteuk.

Lee SooMan-ssi. aku ingin kau menghapus statement mu dan buat cerita yang sesungguhnya tentang anakku yang telah kau campur adukkan kedalam hal ini!”ucap lelaki itu pada sajangnim.

Baik aku dan leeteuk langsung menatapnya bingung. anak?? Siapa anaknya?? Apa mungkin ??? Sonia?? Ahh tidak!! Yang benar saja! tapi selain leeteuk sonialah tokoh dalam hal ini. ahh tidak!! Tidak!! Itu mustahil.

Kami berdua serentak langsung menatap sajangnim yang ingin mengeluarkan suara. tapi dia terlihat sangat hati-hati tidak seperti dia berbicara pada anak didiknya yang seenaknya.

jwisinghamnida presdir! Tapi, masyarakat sudah mengetahui dan berita itu ditanggapi dengan positive. Bagaiaman bila kita merubahnya dan membuat semua orang bingung!”ucap sajangnim hati-hati.

“aku tak mau tahu hal itu! seharusnya kau memperhitungkan semuanya bila membuat kebohongan! Kau memaksa anak didikmu sendiri untuk berbohong demi melindungi seseorang!! Itu anakku!! Kau tahu apa yang kulakukan bila kau tak merubahnya! Aku akan mencabut investasiku dan menyebarkan berita buruk mengenai perusahaan ini. bukan hanya itu saja aku akan mempengaruhi semua investor untuk mencabut dananya! Arrasseyo??!!”tegas lelaki itu dengan penuh penekanan.

jwisinghamnida!! tapi saya benar2 tak tahu bila gadis itu adalah anak anda presdir!!”

“seharusnya kau menyelidiki latar belakang keluarganya! Segera lakukan press conference bila kau tak ingin hal buruk terjadi pada perusahaanmu!”

Astaga!! Ini benar2 nyata. Tidak salah lagi. yang mereka omongin adalah kekasiku Sonia anak dari lelaki ini. ternyata dia investor disini?! Kenapa aku tak tahu sama sekali? aku dan leeteuk hanya saling menatap tak menyangka dengan apa yang baru saja terjadi.

“anda ayah Sonia-ah??!”lirihku manatap lelaki itu tapi masih terdengar jelas olehnya.

Perkataanku membuatnya hilang focus pada sajangnim dan kini menatapku dengan tatapan penyelidikannya itu. astaga!! Aku benar2 mati kali ini. kenapa aku tak mengenali calon ayah mertuaku? Pantas saja wajahnya familiar! Dia mirip dengan wajah kekasihmu lee donghae babo!!

Dia hanya menatapku lalu kembali berbicara pada sajangnim. aku hanya melihat dari sini bersama leeteuk. Ayahnya benar2 terlihat menyeramkan tapi dia mampu melindungi anaknya. Benar firasatku! Tak mungkin ayahnya membenci Sonia yang jelas2 anaknya. Mungkin ayahnya hanya kecewa dengan tindakan yang diambil Sonia tapi dia masih memantau kehidupan anaknya.

Yang kukhawatirkan ialah bagaimana ayahnya kini menilaiku? Aku sungguh khawatir bila dia tak menyukaiku?/

Entah bagaimana akhirnya sajangnim meninggalkan kami bertiga di dalam ruangan ini dengan prustasi. Mungkin dia merasa tak berkuasa untuk melawan orang yang lebih berkuasa darinya. kuyakin dia akan memutar ulang otaknya untuk menyelesaikan ini. aku tak memperdulikan kesulitanya. Sajangnim benar2 bersalah! Dia memojokkan leeteuk untuk mengakui hal yang tak seharusnya diakuinya. Itu sungguh masalah! dan dia akan menyelesaikannya sendiri.

miannatta ajhussi!! aku akan kembali memperkenalkan diriku dngan cara yang pantas. Annyeonghaseyo ajhussi! lee donghae imnida!”ucapku kemabali menunduk.

Begitupun dengan leeteuk melakukan hal yang sama denganku.

“apa yang kalian lakukan pada anakku hingga berubah seperti itu?! kenapa kalian memasukkannya kedalam masalah kalian! Jujur! aku tak menyukai salah satu diantara kalian! Aku tak perduli siapa kekasihnya. Yang aku perdulikan bagaimana kalian menjaganya! Tapi satupun taka da yang bisa!”ucapnya.

leeteuk-ssi, seberapa dekat hubunganmu dengannya?! apa kau menyukainya? Dan kau ,, lee donghae, mengapa kau diam saja saat kekasihmu digosipkan dengan orang lain! apakau sungguh mencintainya?!”

Tak ada satupun dari kami yang berani menjawab. Ayahnya benar2 terlihat sangat marah dan kecewa. Mulutku terasa diberi perekat agar tak bisa berbicara. Bagaimana aku menjawab yang sebenarnya tetapi taka da yang terlihat jelek?! Bagaimana bila aku mengatakan yang sebanrnya justru leeteuklah yang dianggap buruk?! Bagaimana bila aku salah berkata dan membuatnya semakin tak menyukaiku?

Dia beranjak berdiri dengan kecewa setelah membuang nafasnya kasar.

“yang jelas aku sangat mencintainya dan tak ingin kehilangannya! Kuharap kau merestui kami dengan apapun yang akan terjadi aku akan melindunginya!”ucapku pelan yang pastina masih terdengar olehna sebelum pergi berbalik dari pintu keluar itu.

“temui aku bersamanya mala mini sebelum aku kembali ke Indonesia. aku ingin bicara seberapa serius kau dengan anakku!”ucapnya lalu menghilang di balik pintu itu.

Berdua??! Ohh! aku tidak bodoh, yang dimaksud berdua itu aku dan Sonia.

miannatta! Aku membuatmu dalam posisi sulit!” ujar leeteuk dengan menepuk pundakku’

nado miannatta! Aku memukulmu tanpa mendnegar penjelasan darimu! Kuharap kita bisa seperti dulu lagi hyeong!!”ucapku dengan senyuman yang sedikit terpaksa karna pikiranku masih terpaku pada ayah Sonia.

tbc –

.

.

Woooaaahhh! Cerita ini murni milik saya dan cast yang ada di dalamnya murni milik diri mereka masing2 dan Tuhan YME…

Ceritanya panjang dan sudah lama saya buat Cuma belum nemu titik terang tentang ending. Jadi, yaaaa beginilah jadinya…. FF pertama saya yang saya upload,,, mohon kritik dan saran yang membangunnya yaa para reader.

Saya akan sangat berterima kasih bila kalian meninggalkan jejak di postingan saya maupun di akun social saya lainnya seperti FB, Twiiter, IG. Gmail. Dan lainnya.

Yang mau bertanya ataupun menyapa author akan langsung author jawab kok di sosmed.

FB: Sonia Wulandari

IG: @sonia_js1004

Twitter: @soniawulandar16

Email: soniawulandari13081998@Gmail.com

 

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: