Rasa Terpendamku, Percaya Diriku, dan Kecemburuanku.

bambi-pink-soft-grunge-tumblr-Favim.com-2261717

Nama: gyuyomi88

Judul Cerita: Rasa Terpendamku, Percaya Diriku, dan Kecemburuanku

Tag: Cho Kyuhyun, Lee Donghae, Choi Hyemi

Genre: Friendship, Slice of Life, Romance

Rating: PG-13

Length: One-Shot

Catatan Author: Typos, HANYA FANFIC SEDERHANA TENTANG KEJADIAN YANG PERNAH SAYA ALAMI. If you like it, go read it!

.

.

.

Sore hari yang cerah. Secerah senyuman para penghuni teras yang kini tengah duduk sambil menyesap kopi mereka.

 

Pemandangan teras rumah yang tidak begitu indah jika dilihat oleh orang biasa. Hanya ada sebuah laptop, 3 cangkir kopi, 3 buah kursi, dan 3 insan yang tentunya sedang menduduki kursi sambil meminum kopinya.

 

Namun siapa sangka? Bagi ketiga insan tersebut, bisa berkumpul bertiga seperti ini adalah hal terindah dalam hidup mereka. Yah, walaupun ‘indah’ dalam kamus mereka memiliki definisi yang berbeda – beda.

 

Salah satu dari ketiga insan tersebut ialah Choi Hyemi, seorang gadis berumur 18 tahun yang saat ini tengah menempuh kuliah di Kyunghee University sekaligus pemilik rumah yang kini sedang dipakai untuknya mengerjakan tugas kelompok.

 

Tugas kelompok? Tentu saja ia tak mengerjakannya sendirian. Di sampingnya telah duduk sosok pria berhidung bangir dengan wajahnya yang kelihatan polos namun tetap tampan, Lee Donghae namanya.

 

Dan yang duduk di samping Donghae adalah sosok pria berwajah manis dengan kulitnya yang putih pucat, berambut sedikit ikal, dan jangan lupakan bola mata bulat yang terlihat seperti elang itu. Ialah Cho Kyuhyun. Pria yang sejak dulu Hyemi sukai.

 

Hyemi hanya bisa mendengus dan mendengus kala menatap laptop yang masih tertutup dan kedua pria di hadapannya bergantian.

 

“Kapan kita akan mengerjakan tugas ini? Ya ampun, bahkan laptopku masih tertutup begini..” Hyemi mendumel sambil mulai mengambil laptopnya di atas meja. Tatapannya terus ia layangkan pada kedua berandalan itu. ‘Kenapa mereka diam saja sih?’ batin Hyemi kesal.

 

Kyuhyun yang dari tadi asyik memainkan game di handphonenya pun lama – lama jadi merasa tidak enak pada Hyemi. Ia ingin mencegah tangan Hyemi yang sudah terulur ke arah laptop, namun ternyata Donghae juga melakukan hal yang sama dengannya. Sehingga tangan mereka bertiga saling menyenggol satu sama lain. Terjadilah tragedi senggol – menyenggol.

 

Donghae melotot pada Kyuhyun “Kau mau apa?” tanyanya langsung.

 

Kyuhyun tak menjawab, ia hanya menaikkan kedua bahunya lantas menarik kembali tangannya. Ia pun melanjutkan game yang sempat ia pause tadi.

 

Donghae juga melakukan hal yang sama. Ia menarik tangannya dan mulai kembali menyesap kopi yang masih mengepul itu. Suasana pun semakin canggung. Apalagi tadi Hyemi sempat menyenggol tangan Kyuhyun.

 

Hyemi tersenyum sembari membuka laptop. Tak bisa ia pungkiri bahwa jantungnya sungguh sudah berdetak tidak karuan dari awal Kyuhyun datang.

 

“Kalian berdua kenapa sih? Jangan bertatapan terus, nanti saling suka lho.” Ledek Hyemi ketika secara tidak sengaja menangkap gelagat Donghae yang terus melirik sinis ke arah Kyuhyun. Kyuhyun pun sama. Saat ia tahu kalau Donghae meliriknya, ia ikut melirik lebih sinis ke arah Donghae lengkap dengan wajah datarnya.

 

“Aku tidak apa – apa. Tadi aku hanya ingin membuka laptopmu, tapi ternyata kau juga ingin membukanya..” Jelas Donghae. Ia masih saja meniup – niup kopinya dengan perasaan sedikit gugup.

 

Hyemi mengangguk. Matanya melirik ke arah Kyuhyun, berharap pria itu juga membalas perkataannya seperti Donghae. ‘Ah.. jangan harap dia akan membalas perkataanmu Hyemi, dasar bodoh! Pria sepertinya tak akan suka dengan wanita sepertimu tahu.’ lagi – lagi Hyemi hanya bisa bicara dalam hati.

 

Sebenarnya Hyemi tahu apa penyebab semua kecanggungan ini. Waktu itu secara tidak sengaja, ia mengaku pada teman – temannya bahwa ia menyukai Kyuhyun. Dan saat itu, Kyuhyun sedang berada di belakangnya. Hyemi yakin karena ulahnya itu, Kyuhyun jadi diam seperti sekarang dan berpura – pura tidak mendengar apapun.

 

Berbeda dengan Donghae. Suasana canggung ini Donghae yakin karena suatu hari, secara tidak sengaja ia mendengar kalau Hyemi menyukai seorang pria. Dan Donghae yakin kalau pria itu adalah dirinya! Entah Donghae mendapat kesimpulan darimana kalau pria yang disebutkan ciri – cirinya oleh Hyemi itu adalah dirinya. Sayangnya Donghae tidak mendengar kelanjutan pembicaraan Hyemi dengan teman – temannya bahwa pria yang Hyemi sukai adalah seorang Cho Kyuhyun.

 

Ini semua hanyalah kesalahpahaman!

 

Sepuluh menit berlalu. Mereka masih asyik dengan dunianya masing – masing. Hyemi dengan laptopnya, Donghae dengan kopinya, dan Kyuhyun dengan handphonenya. Sungguh suasana yang sangat canggung.

 

Sampai akhirnya Hyemi mengeluarkan suara. “Hm, Kyu! Bagaimana menurutmu kalau aku memasukkan artikel ini ke dalam presentasi kita?”

 

“Hn.” Gumam Kyuhyun singkat sambil terus memainkan game.

 

“Menurutku ini sangat bagus! Ya ya sangat bagus!” Sahut Donghae bersemangat. Ia sampai tak sadar kalau cangkir yang masih terisi kopi itu berceceran sedikit ke arah Kyuhyun dan menyebabkan layar handphone Kyuhyun terkena cipratan kopinya.

 

Kyuhyun yang mulai jengah dengan tingkah Donghae pun langsung mempause gamenya. “Hei! Kau tidak lihat ya, layar handphoneku terkena kopimu!” Seru Kyuhyun marah. Donghae memang menyebalkan menurutnya. Daritadi selalu mencari perhatian Hyemi. Tidakkah Donghae tahu bahwa Kyuhyun itu cemburu melihat tingkah Donghae yang selalu mencari perhatian Hyemi?

 

“Loh? Aku kan tidak sengaja. Kenapa begitu saja marah?” Donghae menjawab dengan nada menyindir. Donghae juga tidak suka Kyuhyun saat tahu kalau bocah ini diam – diam suka menggambar wajah Hyemi di handphonenya.

 

‘Enak saja, Hyemi kan menyukaiku.. tidak akan aku biarkan Kyuhyun mengambilnya.’ Pikir Donghae waktu itu.

 

Jadi sebenarnya siapa yang salah di sini? Hyemi si pemendam rasa? Donghae si percaya diri? Atau Kyuhyun si pencemburu?

 

Dan lagi – lagi Hyemi lah yang harus melerai keduanya. “DIAAAAAM! Kalian berdua salah! Kau, Donghae!” Hyemi berteriak sambil menunjuk Donghae. “Kau salah karena menumpahkan kopimu di handphone Kyuhyun!”

 

Hyemi mengambil napas sebentar kemudian berteriak lagi sambil menunjuk Kyuhyun. “Dan kau, Kyuhyun! Kau salah karena begitu saja kau sudah marah!” Hyemi menyudahi teriakannya sambil memandang geram kedua pria yang kekanakkan itu. Ia sungguh lelah mendengar perdebatan yang tidak kunjung selesai tadi antara Donghae dan Kyuhyun.

 

Astaga. Donghae merinding saat mendengar suara Hyemi yang begitu menggelegar saat marah. Donghae, dengan segala kepolosannya bergumam. “Ya ampun.. kalau begini caranya, aku tidak mau membalas cintamu Hyemi..”

 

Kyuhyun yang mendengar itu sontak mengernyitkan dahinya “Apa maksudmu? Cinta siapa yang tidak kau balas?”

 

Hyemi yang tadinya marah juga jadi membulatkan matanya.

 

“Huh? Bukannya Hyemi mencintaiku? Waktu itu gosip beredar kalau kau menyukai seorang lelaki. Bukankah itu aku?” tanya Donghae dengan tampang tak berdosanya.

 

“Apa?!” Suara nyaring Hyemi terdengar.

 

“Terlalu percaya diri. jelas – jelas pria itu adalah aku. Tenang saja Hyemi, aku sedang berusaha membalas cintamu.” Ucap Kyuhyun datar sambil kembali fokus dengan gamenya

 

“Apa?!” Kali ini Donghae yang berteriak. “Kyuhyun? Apa benar kau menyukai si muka datar ini?” tanya Donghae pada Hyemi kemudian.

 

“I-itu.. hei! Bukankah seharusnya kita mengerjakan tugas – tugas ini hah?!” Hyemi melotot ke arah Kyuhyun yang masih saja setia dengan handphonenya dan juga ke arah Donghae yang masih memasang wajah polos ke arahnya.

 

“Untunglah kau tidak menyukaiku..” Gumam Donghae sambil mengelus dada. Ia tidak jadi menyukai Hyemi karena ia sudah tahu sifat Hyemi jika sedang marah.

 

“Untunglah kau sadar..” Sindir Kyuhyun.

 

“Cepat kerjakan atau kubanting handphonemu Cho Kyuhyun!” Teriak Hyemi lagi.

 

“Baiklah sayang.” Goda Kyuhyun sambil tersenyum jahil yang pada akhirnya berhasil membuat kedua pipi Hyemi memerah dan membuat bulu kuduk Donghae merinding karena ini baru pertama kalinya Donghae melihat Kyuhyun si muka datar tersenyum serta menggoda perempuan!

 

Antara rasa yang terpendam, percaya diri, dan kecemburuan ternyata bisa menghasilkan pemandangan sore hari di teras rumah yang sangat indah, bukan?

.

.

.

-END-

 

Gimana? So simple kan? Yeah begitulah kisah akhir waktu aku lagi di dalam posisi Hyemi. Hehe monggo direview^^

2 Comments (+add yours?)

  1. qalitaaa
    Aug 28, 2016 @ 21:01:01

    Wah enak tu jdi hyemi. Di kelilingi namja ganteng.

    Reply

  2. kylajenny
    Aug 08, 2017 @ 07:24:01

    Kkkkk si ikan percaya diri bgt… sekuel dong thor hehe

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: