Word’s I Couldn’t Say

j

 Word’s I Couldn’t Say

Author: AnchovyEvil

Cast: Cho Kyuhyun, Kim Eun Gi and other

Genre : Sad Romance

Sebenarnya ini adalah ff lanjutan dari Heart. Tapi maaf kalo ending atau alur ceritanya ga sesuai harapan. Sorry for typo. Disarankan untuk baca FF sebelumnya yaitu Heart disini https://superjuniorff2010.wordpress.com/2016/04/04/heart/. Happy reading

∞∞∞

Sinar mentari menyusup masuk diantara tirai-tirai ditemani semilir angin. Aroma obat-obatan terasa sangat kuat. Dinding putih itu tetap sama sejak terakhir kali dia menetap di tempat ini. Seorang gadis dengan sabar menyisir rambut kecoklatan dihadapannya. Pria itu hanya diam memandang keluar jendela, sambil sesekali mengangkat tangannya. Tangan putih pucat itu seperti ingin menangkap sinar mentari yang menerpa wajah mulusnya. Si gadis menghentikan kegiatannya saat seorang dokter dan perawat memasuki ruangan itu.

“Selamat pagi tuan Cho..” sapa si dokter ramah

Pria yang dimaksud tak bergeming. Dia tetap memandang lurus ke depan.

“Selamat pagi dokter..” balas gadis di samping pria itu.

“Ah.. nona Cho.. bagaimana kabar anda? tidakkah anda juga perlu beristirahat?” tanya sang dokter dengan mengecek kesehatan pria bermarga Cho itu

Aniyeo dokter, saya baik-baik saja. Bagaimana perkembangannya?” tanyanya penasaran

“Em… tekanan darah dan suhu tubuh stabil.Semuanya bagus.” jawab sang dokter.

Sang dokter dan perawat itu pun meninggalkan ruangan setelah memberikan resep dan menyuntikkan beberapa obat.

“Kyu.. kau dengar kan? dokter mengatakan bahwa dirimu telah sembuh.” ujar si gadis. Dia memandang wajah pria di hadapannya dengan mata sendu.

“Ayolah Kyu… kenapa kau tak mengeluarkan sepatah kata pun? bahkan kau tak memakan sarapan yang telah disiapkan? apa yang terjadi sebenarnya pada dirimu?” tanyanya penuh kekhawatiran.

Pintu kamar kembali terbuka. Seorang pria dan wanita paruh baya memasuki ruangan.

“Bagaimana keadaan adikmu Ahra-yah?”tanya wanita paruh baya dengan meletakkan beberapa barang bawaannya di atas meja.

“Masih sama seperti 1 tahun yang lalu. Bahkan beberapa hari ini dia tak ingin makan” jawabnya dengan nada sinis.

“Apa dia masih tak ingin membuka mulutnya?” tanya si lelaki paruh baya dengan berdiri dihadapan pasien

“Itu kan yang Aboeji inginkan?” tanya Cho Ahra kakak dari Kyuhyun.

“CUKUP CHO AHRA!!! ini hanya sebuah kecelakaan.” bentak wanita paruh baya.

“Jika ini sebuah kecelakaan, dokter pasti telah menyembuhkan Kyuhyun.” ujar wanita berambut hitam itu.

“Ini hanya trauma ringan Ahra-yah. Jangan dibesar-besarkan.” pinta sang ayah.

“He’h.. Aboeji.. anda sebut ini trauma ringan? trauma apa yang membuatnya sampai tak bicara dan seperti mayat hidup ini? ini terlalu lama. Dia tak berkeinginan untuk sembuh. Sebenarnya apa yang terjadi padanya, Eomma… Aboeji?” tanya Ahra frustasi.

Dia sangat mengenal Kyuhyun, adik laki-lakinya itu akan menceritakan apapun yang dialaminya. Mulai sifat overprotektif orang tuanya, tekanan pekerjaan, berbagai perjodohan, bahkan kisah cintanya bersama gadis bernama Kim Eun Gi.Yah.. cinta pertama Kyuhyun, Ahra baru ingat semenjak Kyuhyun dirawat di rumah sakit, dia tak melihat gadis itu. Apakah ini ada kaitannya dengan Eun Gi?. Pikiran itu seketika muncul dibenak Ahra.

∞ at N Cafe ∞

Lelaki tinggi dengan gummy smile miliknya membukakan pintu cafe. Dia mempersilahkan seorang gadis memasuki ruangan cafe itu terlebih dahulu. Lelaki dengan jas berwarna navy itu menarik sebuah kursi untuk si gadis. Kemudian dia duduk dihadapan sang gadis.

“Kau ingin makan apa?” tanya si Gadis saat menatap buku menu dihadapannya.

“Apapun yang menurutmu baik untukku.” jawabnya sambil bertopang dagu memandang sang gadis.

“Lee Hyuk Jae-shi…” ucapnya belum usai karena telunjuk si lelaki telah mendarat di bibir merahnya.

Don’t call me like that.” pinta si lelaki namun disambut tawa renyah dari si gadis

Wae?” tanyanya heran.

“Jangan gunakan bahasa inggrismu yang aneh itu.” pintanya tersenyum.

“Selama itu dapat membuat My Eun Gi tersenyum akan ku lakukan.” jawabnya serius.

Gadis bernama Eun Gi itu pun tersenyum dan memanggil pelayan untuk memesan makanan. Selama menunggu pesanannya datang Hyuk Jae dan Eun Gi bercengkrama dengan santai bahkan sesekali Hyuk Jae membenarkan tatanan rambut gadis yang disayanginya itu.

“Oh iya Eun Gi-yah.. orang tuaku merindukanmu, bahkan Halmoeni menanyakanmu tanpa henti tiap hari. Hyuk Jae-yah­ kapan kau mengajak cucu menantuku yang paling manis itu kemari? Aku sangat merindukannya melebihi rasa rinduku padamu.” ujar Hyuk Jae dengan ekspresi mirip sang nenek

“Hahahaha.. oppa..jebal.. jangan membuatku tersedak nantinya.” pinta Eun Gi sambil tertawa. Hyuk Jae menyodorkan segelas air putih untuk gadisnya.

“Kau benar. Aku sudah lama tak berkunjung. Gara-gara harus dinas luar. Nanti aku akan mencari hari kosong untuk berkunjung.” ujar Eun Gi sambil menyesap sup dagingnya.

Tanpa mereka sadari seseorang datang menghampiri meja keduanya.

“Kim Eun Gi..” panggil seseorang yang membuat si pemilik nama langsung menoleh kepadanya

“Ahra unni.. bagaimana kabarmu? Long time no see…” ujar Eun Gi langsung memeluk wanita dihadapannya.

Saat kedua wanita sedang berbincang-bincang, Hyuk Jae memilih untuk duduk terpisah dan memainkan smartphone miliknya. Dia tak ingin mengganggu.

“Eun Gi-yah.. Kemana saja kau selama ini? aku menghubungimu tapi tak pernah bisa.” ujar Ahra sambil menyesap minumannya.

“Aku ada tugas ke luar negeri unni.. Ada apa unni mencariku?” tanya Eun Gi heran

“Apa hubunganmu dengan lelaki itu?” tanya Ahra dengan menatap Hyuk Jae yang sibuk memotret dirinya sendiri.

“Dia… dia adalah tunanganku.” jawab Eun Gi sedikit khawatir.

“Tunangan?? lalu bagaimana dengan Kyuhyun?” tanya Ahra

“Kyuhyun? ah.. bagaimana keadaannya? apakah dia sudah menikah dengan salah satu gadis pilihan Ahjushi ?” balas Eun Gi menatap Ahra.

“PLAK!!” sebuah tangan mendarat tepat diwajah mulus Eun Gi. Hyuk Jae langsung berlari mendekati Eun Gi. Dia memeriksa keadaan Eun Gi.

“Hei Nona.. apa salahnya sehingga kau menamparnya?” tanya Hyuk Jae berang. Namun tertahan oleh genggaman Eun Gi.

“Aku tak menyangka kau meninggalkan Kyuhyun hanya untuk lelaki seperti ini?” cecar Ahra emosi

Unni.. sepertinya Kyuhyun oppa tak menceritakan detailnya dengan lengkap. Aku memilih berhenti untuknya karena dia terlihat bahagia dengan gadis pilihan ahjushi. Apakah aku salah membiarkannya terbebas dari ikatan bersamaku?” ujar Eun Gi sambil meneteskan air mata.

“Aku ingin besok kau menemuiku. Aku ingin mendengarkan selengkapnya darimu.” jelas Ahra kemudian meninggalkan keduanya.

at Eun Gi Apartment ∞

Gwencanha?” tanya Hyuk Jae penuh kekhawatiran.

“ Aku baik-baik saja. Pulanglah.. ini sudah larut.” jawab Eun Gi sambil menunduk.

“Ceritakan padaku apa yang terjadi.” pinta Hyuk Jae sambil menggenggam tangan Eun Gi.

Gadis itu meneggelamkan kepalanya di pelukan Hyuk Jae. Dia menangis tiada henti mengingat rasa sakit yang telah lama dikuburnya. Hyuk Jae hanya menepuk bahu Eun Gi dengan perasaan sayang. Dia diam tak berseuara agar Eun Gi dapat meluapkan segala kegelisahan hatinya. Hyuk Jae sangat mengenal Eun Gi. Gadis kecil yang disukainya saat kelas 6 Sekolah Dasar. Mungkin bisa disebut cinta monyet. Tapi, perasaannya itu tak berubah hingga dewasa. Malah makin bertambah. Gadis kecil tetangganya itu kini telah berubah menjadi gadis mandiri dan bertambah cantik.

Dia bertemu lagi dengan Eun Gi saat gadis itu telah menjadi kekasih orang lain. Hyuk Jae tetap bersahabat dengan Eun Gi tanpa menunjukkan rasa sukanya. Dia juga yang menemani Eun Gi di masa-masa sulitnya saat dia harus memutuskan hubungannya dengan lelaki yang tak tegas Cho Kyuhyun.

Saat Eun Gi mulai terlelap, Hyuk Jae merebahkannya di atas tempat tidur. Usai menutup pintu kamar Eun Gi, dia berjalan menuju dapur untuk meneguk segelas air dingin. Kemudian dia berusaha memejamkan mata di atas sofa ruang tengah.

at S Apartement- Gangnam district ∞

Eun Gi menarik nafasnya dengan sangat berat, tangannya digenggam oleh Hyuk Jae. Lelaki itu memberi aba-aba agar Eun Gi segera memencet bel pintu di hadapannya. Tak perlu menunggu lama pintu dihadapan mereka terbuka dan muncullah seorang wanita berambut hitam panjang.

“Masuklah.” pinta Cho Ahra yang membukakan pintu.

Unni.. kenapa kau ingin bertemu di apartemen Kyuhyun?” tanya Eun Gi heran.

“Aku ingin menunjukkan sesuatu kepadamu. Bisakah lelaki ini, menunggu di sini saja” pinta Ahra

“Kenapa anda sangat sinis padaku?” tanya Hyuk Jae heran.

“Tenanglah oppa.. aku sangat mengenalnya.” ujar Eun Gi berusaha menenangkan.

Ahra mengajak Eun Gi memasuki sebuah ruangan. Dia mempersilahkan Eun Gi untuk duduk.

“Maaf atas sikapku yang kemarin. Aku terbawa emosi melihatmu bersama lelaki lain.” ujar Ahra dengan tenang

“Tak apa unni.. mungkin Kyuhyun belum menceritakan segalanya.” jelas Eun Gi.

“Ceritakan padaku Eun Gi-yah… apa yang membuatmu putus dengan Kyuhyun.” pinta Ahra sambil menggenggam tangan Eun Gi.

Gadis itu menceritakan kisahnya yang tragis meninggalkan orang yang sangat ia cintai. Saat hanya dia yang menunggu tanpa ada kabar. Tanpa mereka sadari, mata keduanya sama-sama meneteskan butiran hangat.

“Setelah aku mendengar Kyuhyun oppa membelikan cincin untuk gadis itu, keesokan harinya aku meminta putus unni.” ucap Eun Gi mengakhiri kisahnya.

“Dia benar-benar licik. Park Hera. Dia menggoda Kyuhyun untuk mendapatkan kontrak dengan agensi model kenalan Kyuhyun. Kau tahu, dongsaeng ku itu bodoh. Dia ingin melihat kau cemburu.” terang Ahra.

“Maksud unni apa?” tanya Eun Gi heran

“Akan ku ceitakan yang sebenarnya terjadi.” jawab Ahra.

∞ Flashback on∞

“YAK!!! Uri dongsaeng!!!” panggil Ahra sambil membuka pintu kantor Kyuhyun.

Ahra menatap Kyuhyun terduduk lemas di sofa.

Wae? apakah kau bangkrut?” tanya Ahra heran.

Noona.. kau memang terlalu meremehkan otak jeniusku. Ini bukan masalah bisnis. Ini adalah masalah hati.” jawab Kyuhyun tak bersemangat.

“Apa yang terjadi? ada masalah dengan hubunganmu dan Eun Gi?” tanya Ahra sembari duduk dihadapan adiknya.

“Aku merasa Eun Gi tidak mencintaiku. Dia tak pernah menunjukkan rasa cemburunya noona. Itu sangat membuatku frustasi.” keluh Kyuhyun sambil memijit dahinya.

“Kenapa kau berkata seperti itu?” tanya Ahra heran.

“Aku selalu mengujinya, dia tak marah jika aku terlambat datang, dia tak kesal jika aku melupakan janji. Bahkan dia tak berontak ataupun menangis saat ku ceritakan hubunganku dengan para gadis pilihaan Aboeji.” jelas pria itu frustasi.

“Kau gila?? apakah jika dia tak marah, tak kesal dan tak merajuk itu tanda dia tak mencintaimu?” ujar Ahra kesal.

“Begini saja, lamar dia sekarang juga. Jika dia tak menerimamu, maka itu tanda dia tak mencintaimu lagi.” usul Ahra.

“Tentu. tapi aku harus menyelesaikan misi pembuktian. Akan ku buktikan pada Aboeji bahwa Eun Gi adalah istri yang tepat untuk Cho Kyuhyun.” jelas Kyuhyun lalu pergi meninggalkan ruangannya.

Setelah beberapa minggu berlalu. Kyuhyun menemui Ahra untuk menceritakan kelanjutan hubungannya. Lelaki itu bercerita dengan raut bahagia bahwa dia telah berhasil membuat Kim Eun Gi kekasihnya cemburu saat melihat Kyuhyun bersama gadis lain. Sebenarnya Ahra sangat kesal dengan sikap adiknya yang terlalu jahil itu. Tapi, memang begitulah sifat Kyuhyun yang sangat jahil seperti evil.

“Lalu, apa rencanamu selanjutnya?” tanya Ahra penasaran.

“Aku akan melamar Eun Gi. Tapi, sebelum itu aku harus terbang ke Beijing selama 2 minggu untuk mengurus cabang disana. Aboeji mengatakan kepadaku, bahwa jika cabang disana menerima keuntungan 100 kali lipat. Beliau akan langsung menerima Kim Eun Gi sebagai menantunya.” jawab Kyuhyun sambil mengemas pakaiannya.

“Aku tak meragukan kemampuanmu untuk meraup keuntungan, tapi apakah kau sudah memberitahu Eun Gi tentang rencana ini?” Ahra terlihat khawatir.

“Ini adalah kejutan Noona. Sepulang dari sana aku akan langsung melamarnya. Kau lihat kotak merah itu?. Didalamnya adalah cincin milik Eun Gi.” jelas Kyuhyun terlihat sangat gembira.

Ahra terlihat ikut bahagia saat memandang wajah adiknya yang berseri. Dia sangat paham tentang hubungan adiknya dengan gadis bernama Kim Eun Gi.

Selang beberapa minggu kemudian, bukan kabar bahagia yang di dengar Ahra, justru kabar bahwa adiknya mengalami kecelakaan hebat dan berakhir koma di ranjang rumah sakit. Kyuhyun tak sadarkan diri selama 3 bulan.

∞ Flashback off ∞

“Di bulan selanjutnya, Kyuhyun membuka matanya. Namun dia menutup rapat bibirnya hingga saat ini genap 1 tahun dia di rawat di rumah sakit.” jelas Ahra sambil meneteskan air mata

Eun Gi menundukkan kepalanya tanpa dapat berkata apapun. Dia terlihat terpukul mendengar penjelasan Ahra tentang keadaan Kyuhyun. Saat Ahra meninggalkan ruangan, dia berpesan agar Eun Gi menyalakan remote di hadapannya. Dengan pelan gadis itu meraih remote dan layar putih dihadapannya menyala. Menampilkan wajah Kyuhyun yang ceria mengenakan kemeja biru laut dengan lipatan di bagian lengannya. Lelaki itu terlihat mengenggam sebuah kotak kecil.

“a.. a.. a.. ehm..em.. hehehe” suara kekehan yang dirindukan oleh Eun Gi

“Aku tahu ini sangat konyol dan tak seperti diriku. Kim Eun Gi.. ah. aniyo. Eun Gi-ah.. Aku tahu bahwa diriku adalah lelaki yang tak bisa menyampaikan perasaan dengan baik. Tapi ku harap dirimu mampu menerima sinyalku. Ah.. Aku sangat paham bahwa dirimu sangat pengertian terhadapku. Bahkan meskipun akhir-akhir ini aku tak mengucapkan kalimat romantis padamu, kau masih memberikan pehatian dan kasih sayang yang lebih untukku.. Gomawo.” ujar Kyuhyun dalam video.

“Saat Anniversary kita, aku sangat tahu kau berada di taman. Aku tahu kau melihatku dan meneleponku. Namun, aku kecewa padamu. Kau tak menunjukkan rasa marah ataupun cemburu ketika aku bersama wanita lain. Sebagai lelaki terlebih kekasihmu aku sangat tak suka hal itu. Aku ingin kau lebih menunjukkan perasaanmu yang lain. Entah kau marah, benci, bahkan cemburu. Ah.. aku tahu kau sangat menjaga perasaanku, kau tak ingin menyakitiku dengan sifat cemburumu. Tapi aku ingin kau menunjukkannya bahkan kapanpun kau mau. Aku akan tetap menatapmu dan mencintaimu. Aku sangat bahagia saat kau terlihat resah ketika makan malam di apartementmu.. Jadi Kim Eun Gi-shi.. Will you marry me?” Kyuhyun membuka kotak merah itu dan menunjukkan cincin itu dihadapan kamera.

Gadis itu terpana dengan kata-kata yang dikeluarkan Kyuhyun. Jadi selama ini lelaki itu sangat mencintainya dan tak pernah berubah.

“Sepertinya kata-kata ini sudah bagus.. aku akan mengucapkannya dihadapan My Love… Aku tak sabar menemuinya. Ah.. dia mengirim pesan. Sampai jumpa besok.. Eun Gi-yah..” gumam Kyuhyun sambil memandangi handphonenya, kemudian dia mematikan rekaman.

Eun Gi mulai meneteskan air mata. Dia benar-benar terpukul. Ternyata selama ini dia salah menilai kekasihnya. Bahkan saat ini telah menjadi mantan kekasih. Kyuhyun bekerja keras agar orang tuanya mau merestui Eun Gi.

Mworago?!! Bagaimana itu bisa terjadi? apa yang membuat Kyuhyun melakukannya?” bentak Ahra di samping ruangan. Kakak Kyuhyun itu terlihat panik dan benar-benar linglung.

Unni.. Waegeure?? Kyuhyun oppa.. wa.. wae?” tanya Eun Gi terbata-bata.

“Kyuhyun mencoba bunuh diri lagi. Dia terlepas dari pengawasan.” jawab Ahra sambil terisak.

“Ayo kita melihatnya Unni,,!” pinta Eun Gi histeris.

Hyuk Jae yang melihat Eun Gi menangis merasa kecewa, karena dia berjanji untuk membuatnya bahagia. Tanpa diduga tangan Eun Gi ditarik oleh Hyuk Jae.

Oppa.. jebal.. biarkan aku bertemu dengannya. Aku sangat mencintainya. Ini semua salahku..” pinta Eun Gi terlihat sangat ingin di lepaskan.

Mianhe Eun Gi-yah..” ujar Hyuk Jae dengan tatapan sendu.

“Kau laki-laki yang egois. Bagaimana bisa kau menghancurkan kebahagian wanita yang kau sayangi.” cecar Ahra berusaha melepaskan tangan Hyuk Jae dari Eun Gi.

Tanpa diduga tangan satunya milik lelaki itu menarik lengan Ahra.

Mianhe.. aku tak bisa membiarkan dua wanita yang tak terkontrol emosinya untuk menyetir.” ujar Hyuk Jae.

Setelah beberapa menit, mereka pun telah sampai di rumah sakit. Ahra dan Eun Gi terlihat berlarian menuju kamar Kyuhyun. Lee Hyuk Jae terpana melihat perubahan sikap Eun Gi. Selama ini lelaki itu berpikir Eun Gi telah melupakan Kyuhyun yang tak bertanggung jawab itu. Namun kenyataannya berbeda, Eun Gi tak pernah bisa melupakannya.

Saat didepan pintu ruangan Eun Gi berpapasan dengan ayah Kyuhyun yang terlihat akan masuk ruangan. Gadis itu terlihat takut untuk menatap orang yang sangat menentang hubungannya dengan sang kekasih. Namun yang terjadi sungguh diluar dugaan. Pria paruh baya itu membukakan pintu untuknya.

Tanpa berpikir panjang, Eun Gi memasuki ruangan. Banyak alat medis yang terpasang ditubuh Kyuhyun. Dengan tubuh bergetar dia mendekati lelaki yang terbaring tak sadarkan diri itu. Tanggannya menggenggam erat tangan Kyuhyun.

Op.. Oppa… Mianhae.. Mianhayeo..” ujarnya terisak

Tanpa diduga Kyuhyun membuka mata. Dia tersenyum memandang Eun Gi.Gadis yang sangat dicintainya. Seakan tau apa yang ada dipikiran sang pasien, seorang perawat pun melepaskan alat bantu pernapasan yang menutupi mulut Kyuhyun.

Na.. gwencanha.. mianhae.. Eun Gi-ah.. aku sangat merindukanmu.. aku tak ingin menyakitimu seperti itu.” tutur Kyuhyun dengan pelan.

Eun Gi hanya terisak mendengar kata-kata Kyuhyun. Dia tetap menggenggam erat tangan lelaki separuh hidupnya itu.

“Banyak kata yang ingin ku sampaikan padamu.”ucap Kyuhyun pelan.

“Nanti saja Oppa.. saat kau telah sehat kembali.. Aku berjanji akan selalu menemanimu.” pinta Eun Gi.

Gomawo.. telah menetap dihatiku, Mianhae…karna telah menyakitimu.. Saranghae..” ujar Kyuhyun pelan kemudian menutup mata untuk selamanya.

Tangis Eun Gi pun pecah bersama anggota keluarga yang lain. Hyuk Jae berusaha menenangkan Eun Gi di dalam dekapannya. Gadis itu kini terluka lagi, kehilangan seseorang yang tak dapat dilihatnya lagi tuk selamanya. Kali ini waktu tuk menyembuhkannya tak akan pernah dapat ditentukan lagi. Dalam sebuah hubungan tindakan memang penting namun kata-kata yang meyakinkan untuk sebuah perasaan itu juga utama.

#FIN

2 Comments (+add yours?)

  1. Monika sbr
    Nov 13, 2016 @ 14:24:26

    Ffnya sedih banget, padahalkan Eun gi baru aja mengetahui kalau sebenarnya kyuhyun berniat melamarnya tapi pas bertemu kembali, kyuhyunnya malah pergi utk selamanya.

    Reply

  2. ddianshi
    Nov 27, 2016 @ 21:45:51

    Kalo menurut aku sih alurnya kecepetan tp oke buat ceritanya🙂 uh eungi kurang komunikasi nih sama kyuhyun -_- mangkanya tanya dulu yang jelas biar ambil kesimpulan yang benar >_<

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: