Ghost Healer [2/?]

Title : Ghost Healer | Ep 02 : You’re a Ghost’s Healer?

Author : Im Cho Sun

Genre : Fantasy, Romance, Comedy | Rating : PG-15 | Main Cast: | Bok Sung Ah (OC) & Cho Kyuhyun | Additional Cast : Tuan Jang, Sungmin, and some stranger that I picks in the street ^^

***

 

Kyuhyun’s POV

            Sekarang sudah tepat tujuh hari sejak aku menginjakkan kakiku di dunia manusia. Ini sudah satu minggu, tapi kenapa aku masih belum menemukan yeoja itu eoh? Dimana dia sebenarnya?! Kenapa aku, yang seorang pangeran ini, bersusah payah untuk mencarinya? Aish! Tapi bisa apa aku?! Segalanya sudah menjadi kacau di kerajaan. Semua orang berlomba-lomba untuk mendapatkan tahta. Untungnya aku tahu lebih dulu kalau dengan merebut kekuatan spiritual milik Ghost’s Healer terkuat didunia bisa membuatmu langsung menjadi raja iblis tanpa harus melalui pemilihan terlebih dahulu. Hmm, ini sudah tujuh hari, aku benar-benar harus cepat menemukannya sebelum yang lain datang untuk menangkapnya.

Aku sudah mengelilingi dunia manusia ini tanpa henti. Manusia berkulit hitam, berambut keriting, bermata biru, bahkan manusia yang memakai jubah seperti selimut sudah aku temui, tapi tetap saja aku tidak bisa menemukannya diantara mereka. Aish~ Sebenarnya dimana yeoja itu?!

Hari pertamaku datang kemari, aku cukup mengalami kesulitan. Yah, walaupun sebenarnya itu tidak terlalu menggangguku. Saat pertama kali aku datang kemari, aku tiba di sebuah tempat yang penuh dengan hamparan pasir. Entah didepanku, kanan, kiri, maupun di belakangku, yang aku lihat hanyalah pasir. Suhunya pun hampir sama panasnya dengan negeri asalku. Setelah itu aku pun langsung terbang untuk mencari seseorang yang bisa aku tanyai dimana aku bisa menemukan Ghost’s Healer terhebat di dunia manusia. Tapi sayangnya saat aku bertemu dengan manusia, ternyata mereka tidak bisa melihatku dan berkomunikasi denganku karena hanya orang-orang yang mempunyai kekuatan roh lah yang bisa melihat dan berkomunikasi denganku. Cih~ Menyebalkan… Untunglah saat itu aku langsung menemukan manusia yang bisa melihatku. Kenapa aku bisa tahu? Itu karena kami saling berbalas pandang dan dia pun langsung terduduk di tengah jalan saat melihatku.

 

Flashback

 

“Yak! Ahjusshi! Akhirnya aku bisa menemukan seseorang yang bisa melihatku. Ada hal yang ingin aku tanyakan padamu.”Ucapku dengan senyum sumeringah karena telah berhasil menemukan seseorang yang bisa aku ajak berkomunikasi disini.

“K-K-K-K-K-K-K-Kau siapa?”Balasnya dengan mata yang berkedip dengan sangat cepat dan tubuh yang gemetaran. Ada apa dengan ahjusshi ini? Apakah ketika manusia akan bicara mereka selalu begini? Aku memang mengerti ucapannya tapi kenapa dia menyebutkan huruf ‘K’ berulang kali?

“Abatta! Aku belum memperkenalkan diriku! Namaku Museil Lotusion DaRomance, tapi kau bisa memanggilku dengan ‘Sion’. Aku adalah Putra Mahkota Negeri Iblis. Tujuanku datang kemari adalah untuk mencari Ghost’s Healer terkuat di bumi ini. Hmm, tapi siapa ya namanya? Aku sedikit melupakan hal itu. Kalau tidak salah namanya ada sangkut pautnya dengan buah-buahan…”

“P-P-Putera Mahkota Nege—“Ucapnya terputus lalu memejamkan matanya. Ige mwoya? Kenapa dia malah tidur? Aku bahkan belum mengatakan hal yang ingin aku tanyakan padanya. Apakah manusia memang selalu tidur dimanapun dan kapanpun mereka mau eoh?

“Ada orang pingsan!! Cepat hubungi 911!!”Teriak seseorang lalu langsung menghampiri tempat kami. Apa itu pingsan? Apakah manusia mengatakan tidur dengan kata pingsan? Hmm, tapi kalau ahjusshi ini tidur disini, bukankah akan mengganggu orang-orang yang akan lewat? Ckckck… Aku tidak mengerti sama sekali dengan jalan pikiran manusia. Sebaiknya aku segera pergi dari sini.

 

Flasback End

 

Sekarang aku sedang berada di sebuah tempat yang cukup dingin bagiku. Disini terdapat banyak sekali bangunan-bangunan tinggi dan saat aku memperhatikan orang-orang yang ada disini, rata-rata mereka memiliki rambut hitam dan bermata sipit. Saat aku sedang melacak aura kekuatan roh yang dipancarkan oleh manusia, aku menemukan sebuah aura yang menunjukkan kekuatan roh yang cukup kuat tapi terkadang Ia menghilang dan muncul kembali. Ketika aku menyelidiki dari mana asal aura itu, aku menemukan seorang yeoja yang sedang menjemur pakaian di halaman belakang rumahnya. Tapi tunggu dulu! Apakah radarku sudah tidak berfungsi lagi? Mana mungkin gadis jelek, pendek dan dekil itu mempunyai kekuatan roh. Hanya dengan melihatnya saja, aku bahkan ragu kalau gadis itu bisa merasakan keberadaanku.

 

“Yak! Apa yang kau lakukan disana eoh?!”Seru yeoja itu tiba-tiba dan sukses membuatku terlonjak kaget.

“Kau bicara padaku?”Balasku yang masih kaget karena tidak menyangka kalau dia bisa melihatku, bahkan berbicara padaku.

“Kenapa kau terus-terusan terbang di atas rumahku eoh? Cepat turun kemari!”Teriaknya sambil berkecak pinggang. Apa itu? Dia berani berteriak padaku?! Tapi tunggu sebentar, kenapa dia tidak tertidur seperti manusia-manusia lain yang bisa melihatku? Jangan-jangan… Dia yang sering disebut-sebut orang sebagai manusia tidak normal?!

Dengan perlahan aku pun mendaratkan diriku ke hadapannya. Rambutnya dikuncir kebelakang dan dia pun hanya memakai kaos oblong berwarna putih dan celana pendek. Hmm… Sudah dipastikan, dia pasti manusia aneh karena hanya dia yang berpenampilan seperti ini dari sekian banyak manusia yang aku temui.

“Mwo? Mwo?! Apa yang sedang kau lihat? Aish~ Sudahlah! Apa maumu kemari eoh?”Ujarnya sambil menatap sinis padaku. Aku memang tahu kalau dia adalah manusia yang aneh, tapi kenapa dia terus-terusan berteriak padaku eoh? Memangnya apa yang telah aku lakukan padanya? Aku kan datang hanya untuk bertanya.

“Yak! Kenapa kau terus berteriak padaku eoh?! Aku datang kemari hanya ingin menanyakan sesuatu! Apa kau mengenal salah satu Ghost’s Healer dari bumi?”Tanyaku langsung to the point padanya. Aku benar-benar tidak mau terlibat lebih lama lagi dengan yeoja yang suka berteriak ini.

“Untuk apa kau mencarinya, Iblis jelek?!”

“M-M-Mwo?!! Aku?! Iblis jelek?!! Kau bercanda ya?! Aish! Sudahlah! Cepat beritahu aku dimana Ghost’s Healer berada!”

“Dasar bodoh! Dari tadi dia juga sudah ada disini!.”

“Jeongmalyo?! Eodi? Eodisseo!?”Ujarku sambil melihat sekeliling kami dengan sedikit terkejut dan antusias.

“Disini!! Didepanmu!!”Ucapnya sambil menepuk-nepuk dadanya. Hah? Dia adalah… Maldo andwae… Itu tidak masuk akal!

“Ne? Maksudmu…”

“Aku adalah Ghost’s Healer, pabo!!”

“Kau?! Si yeoja jelek, kumuh dan bau ini adalah seorang Ghost’s Healer?! Jangan bercanda!! Hwahahaha!!”Ucapku lalu tertawa terbahak-bahak. Maldo andwae! Bagaimana bisa bocah ingusan ini memiliki kekuatan roh besar yang bisa membuatnya menjadi Ghost’s Healer eoh? Tidak mungkin~

“M-Mworaguyo? Gadis jelek, kumuh dan bau katamu? Dasar makhluk aneh!“Tanyanya sambil tetap menatapku dengan sinisnya. Cih~ Aku baru tahu ada manusia yang sekurang ajar dia. Dia bahkan tidak bicara formal padaku padahal aku sangat yakin kalau umurku itu jauh diatasnya.

“Makhluk aneh? Heh! Asal kau tau saja aku ini adalah Putera mahkota negeri Iblis! Dan tujuanku datang kemari adalah untuk memakanmu agar aku bisa menjadi raja iblis. Jadi, apakah kau bersedia menjadi makanan dari orang terhormat sepertiku?”Ujarku sambil mengeluarkan Taiga, pedang hitam yang selalu aku bawa kemana-mana. Kenapa aku mengeluarkannya? Itu karena aku mulai bisa merasakan kekuatan roh yang perlahan-lahan muncul dari yeoja didepanku ini. Ternyata sejak tadi dia menekan kekuatannya agar aku tidak bisa merasakannya.

“Dasar bodoh, memangnya setelah mendengar hal itu aku akan diam saja dan menyerahkan diriku eoh? Serang dia Vulpecula!”Serunya dan seekor rubah raksasa berwarna keemasan keluar dari cahaya yang tiba-tiba muncul di belakang yeoja ini. Woah~ Apakah ini kekuatan Ghost’s Healer itu eoh? Lumayan juga, aku jadi bersemangat melawannya. Dengan menggunakan Taiga dan ilmu sihirku aku berhasil menebas tubuh monster yang dipanggil oleh yeoja itu.

“Apa hanya begitu saja kekuatanmu eoh? Kalau iya, kau akan sangat mengecawakanku nona Ghost’s Healer…”Ucapku sambil memberikan sebuah smirk padanya. Dia menatapku sebentar lalu mulai tersenyum meremehkanku.

“Cih~ Jangan bangga dulu Tuan Aneh, tujuanku mengeluarkan rubah tadi adalah untuk mengetahui kemampuanmu. Asal kau tahu saja, dengan kau menebas tubuhnya tadi aku sudah bisa merasakan sebesar apa kekuatanmu.”

“Memangnya kenapa? Walaupun kau sudah tahu, kau tidak akan bisa menang melawanku. Cepat keluarkan saja semua kemampuanmu itu dan kehabisan energi. Jika sudah begitu aku akan mudah untuk memakanmu.”

“Hah~ Kita lihat saja nanti siapa yang akan bertahan dan menjadi pemenangnya. Hydra – Tucana – Corvus – Serpens – Pavo – Musca – Apus – Lacerta – Hydrus – Grus – Cygnus – Columba – Monoceros – Scutum – Canes – Venatici – Camelopardalis – Aquila – Lupus, datang dan jawablah panggilan tuanmu. Hancurkan semua perangai buruk yang ada di bumi ini!”Serunya dan berbagai monster pun muncul dari belakangnya. Mulai dari Naga, Kadal, Ular, Elang, sampai Serigala ada didepanku sekarang dengan ukuran 20 kali lipat lebih besar dari pada yang biasa aku lihat selama ini. Yeoja ini benar-benar memiliki kekuatan yang luar biasa dan aku pun jadi luar biasa ingin memiliki kekuatannya.

 

Author’s POV

 

            Tentu saja pertempuran yang sangat sengit diantara keduanya pun tidak bisa terhindari lagi. Bahkan semua orang yang mempunyai indra keenam pasti bisa merasakan aura mengerikan yang berasal dari rumah Sung Ah. Walaupun rumah itu sudah dilindungi oleh segel agar tidak ada aura mencurigakan yang keluar dari sana tetap saja segel itu masih kurang untuk menahan kekuatan milik Sung Ah dan sang pangeran iblis yang saling beradu sekarang.

Hampir semua makhluk yang ada di dalam rumah Sung Ah pun tak bisa berhenti melihat pertarungan itu. Walaupun mereka ingin menolong Sung Ah, tapi mereka tidak bisa melakukan apa-apa karena Sung Ah telah mengekang mereka untuk sementara sampai pertarungannya selesai. Ia tidak ingin mereka mencampuri urusannya dan menjadi terluka. Apalagi lawannya sekarang adalah seorang putera mahkota negeri iblis, dia benar-benar harus berhati-hati agar pertarungannya tidak akan melibatkan makhluk lain.

 

“Yak! Kenapa kau menahan kekuatanmu eoh?! Cepat keluarkan semua kemampuanmu!”Seru Kyuhyun yang merasa kesal karena Sung Ah tidak kunjung mengeluarkan seluruh kekuatannya.

“Cih~ Dasar bodoh! Seharusnya kau itu merasa beruntung karena aku tidak mengeluarkan kekuatanku sampai seratus persen. Kalau tidak, kau pasti sudah mati sekarang, setan bodoh!”Balas Sung Ah tak mau kalah sambil terus mengeluarkan bola api bewarna hijau dari tangannya dan menyerang musuh didepannya dengan sekuat tenaga.

“Goyangihwajae! Segera segel jiwa liar yang berkeliaran di dunia hampa ini…”Gumam Sung Ah merapalkan mantranya sambil menggenggam sebuah kalung tasbih bewarna biru ditangannya. Tak lama kemudian, muncul 88 monster dari balik tubuh Sung Ah dan menyerbu sang pangeran iblis itu berbarengan.

“Mwo?! Kau mau main keroyokan eoh?! Baiklah! Akan aku hancurkan semua monstermu ini cenayang jelek!”Balas Kyuhyun lalu menebas semua monster itu satu persatu dengan Taiganya. Akan tetapi saat Ia sedang sibuk menghadapi monster-monster tersebut, tiba-tiba sebuah benda bundar terbang kearahnya dan melingkar di lehernya. Benda bewarna biru itu pun kemudian memunculkan cahaya sapphire yang sangat terang dari setiap permatanya.

“Yak!! Cenayang jelek!! Apa ini?!! Apa yang kau lakukan padaku eoh?!!! Aaargh!! Aaaaarrghhh!!!!!!!”Teriak Kyuhyun sambil menahan sakit yang menyerang sekujur tubuhnya. Permata itu bagaikan menembus masuk kedalam lehernya dan menghancurkan tubuhnya dari dalam.

“Nona!! Nona!! Apakah anda baik-baik saja?!”Ujar seorang pria paruh baya yang segera menghampiri Sung Ah yang telah terkulai lemas di tanah karena terlalu banyak kehabisan energi.

“Gwenchana… Ah, sebelum anda menolongku, tolong selamatkan kucing itu dulu…”Ujar Sung Ah dengan sekuat tenaganya sambil menunjuk kearah seekor kucing hitam yang tergeletak tak jauh didepannya.

“Tapi nona, itu kan—Nona! Nona!! Sungmin-ah! Cepat bawa Nona Sung Ah kedalam!!”Teriak Tuan Jang saat Sung Ah kehilangan kesadarannya. Dengan secepat kilat, sebuah bayangan putih pun langsung datang ketempat Tuan Jang dan Sung Ah berada.

“Tuan Jang, apa yang akan kita lakukan pada kucing—Ah, anni! Tapi pangeran negeri iblis itu?”Tanya Sungmin sambil membawa Sung Ah dipunggungnya.

“Aku juga tidak tahu, tapi kita percayakan saja hal ini pada Nona Sung Ah. Mungkin dia punya alasan yang kuat untuk menolong kucing ini.”Ujar Tuan Jang lalu mengambil kucing berkalung tasbih biru itu dari tanah.

 

Sung Ah’s POV

 

            “Ah~ Appa! Tubuhku sakit sekali! Apa yang terjadi?!”Gumamku saat telah membuka kedua mataku. Walaupun aku sudah merasa agak baikan sekarang, tapi tetap saja rasa sakit yang telah aku terima dari pertarungan barusan masih belum hilang. Dengan perlahan aku pun melangkahkan kakiku ke lantai dan berjalan pelan karena kondisiku belum benar-benar pulih. Saat aku sudah berdiri di daun pintu kamarku, Tuan Jang yang berada di ruang tamu pun langsung menghampiriku. Terlihat dengan jelas dimataku raut kekhawatirannya yang Ia tujukan padaku. Walaupun kami tidak mempunyai hubungan darah tapi Tuan Jang sudah merawatku sejak lahir jadi aku sudah menganggapnya sebagai kakekku sendiri.

“Oh! Nona Sung Ah! Apa Anda baik-baik saja?”Ucapnya dengan penuh kekhawatiran sedangkan aku hanya diam dan tersenyum untuk menenangkannya.

“Aku tidak apa-apa… Ah, iya. Dimana kucing yang aku minta untuk dibawa masuk tadi?”Ujarku sambil melihat sekeliling untuk mencari keberadaan seekor kucing hitam yang aku pungut tadi.

“Ah~ Dia ada di ruang meditasi. Aku menaruhnya disana karena hanya tempat itu yang memiliki segel terkuat disini selain kamar Anda. Aku melakukannya karena mungkin saja dia akan kembali ke wujud aslinya.”

“Aish~ Gwenchana… Dia tidak akan bisa kembali ke wujud aslinya tanpa seizinku karena aku menggunakan Nekogamishu. Aku tidak menyangka kalau oleh-oleh dari sahabat kakek yang berasal dari Jepang 50 tahun yang lalu akan sangat berguna seperti ini. Abatta! Tuan Jang~ Bisakah buatkan aku bubur abalone? Energi terkuras sangat banyak karena pertarungan tadi. Ah iya. Tolong siapkan juga beberapa hidangan ikan ne? Walaupun dia itu kucing jadi-jadian tapi tetap saja seleranya akan sama seperti kucing pada umumnya kan?”Setelah mendengar ucapanku tadi Tuan Jang langsung menuju ke arah dapur dan menyiapkan makanan yang aku pesan tadi. Sedangkan aku tengah menuju kebagian belakang rumahku yang bahkan aku sendiri jarang pergi kesana. Itu karena aku memang sangat malas untuk melakukan meditasi. Tentu saja aku akan lebih memilih menonton drama didalam rumah dari pada melakukan hal membosankan seperti itu.

Tempat meditasi dirumahku ini hanyalah sebuah ruangan berukuran 5×5 meter dan terkesan sangat kosong. Hanya ada sebuah lukisan, meja, bantal duduk dan lampu disini. Tapi tentu saja aku tidak akan memungkiri bahwa energi yang terdapat diruangan ini sangatlah besar. Sayangnya itu tersegel dan hal itulah yang paling membuatku malas melakukan meditasi. Untuk membuka segelnya saja akan memakan waktu sampai empat jam. Punggungku benar-benar tidak kuat untuk duduk dengan tubuh tegap selama itu.

Saat aku menggeserkan pintu ruangan ini ke kanan terlihat seekor kucing hitam tengah tertidur diatas sebuah bantal duduk yang tepat berada di tengah ruangan, tempat biasanya aku duduk saat bermeditasi. Dengan perlahan aku mulai mendekatinya dan duduk di hadapannya. Untuk beberapa detik aku hanya memperhatikan kucing hitam ini lalu mulai mendekatkan telapak tanganku untuk mengelusnya. Akan tetapi…

“Yak! Jangan sentuh aku manusia rendahan!”Ujar kucing hitam itu dengan sinisnya. Woah! Apa ini?! Kemampuan bahasanya tidak menghilang? Aku pikir dia hanya akan bisa mengeong seperti kucing pada umumnya.

“Kau bisa bicara? Daebak!”Ucapku takjub sedangkan dia hanya membuang mukanya dariku kemudian menguap dengan mulut yang terbuka lebar.

“Tapi kenapa kau tidak kaget dan menyerangku?”Tanyaku heran saat menyadari reaksinya sangat berlainan dengan apa yang ada dibayanganku. Kenapa dia tidak kaget saat terbangun menjadi seekor kucing? Padahalkan dia…

“Aku sudah bosan melakukannya selama berjam-jam. Apa kau tahu? Kau itu baru sadar setelah 16 jam, pabo! Bahkan aku saja hanya memerlukan waktu 3 jam untuk kembali sadar tapi kau telah menghabiskan lebih dari setengah hari untuk bangun dari pingsanmu itu. Inilah kenapa aku tidak menyukai manusia sepertimu. Kalian itu sangat lemah…”Ucapnya tanpa melihat kearahku.

“Tapi kenapa kau bisa kalah dengan manusia lemah sepertiku ini eoh?”Balasku tanpa melakukan apa-apa padanya. Walaupun dia sudah aku ubah menjadi kucing tapi sifatnya tetap saja angkuh. Benar-benar seperti pangeran sejati.

“Itu karena aku lengah tadi. Lagi pula kenapa juga kau merubahku menjadi kucing seperti ini? Bukankah tadi kau bisa langsung membunuhku saja eoh?”

“Memangnya kenapa aku harus membunuhmu? Menghilangkan nyawa seseorang dengan sengaja itu bisa dijerat hukuman penjara hingga 20 tahun. Apalagi jika sudah direncanakan terlebih dahulu, aku bisa mendapatkan hukuman gantung.”

“Aish! Memangnya candaanmu itu lucu? Aku tidak tahu apa tujuanmu yang sebenarnya merubahku menjadi seperti ini. Tapi satu hal yang perlu kau ingat bahwa aku akan segera memakanmu dan menjadi raja iblis terkuat sepanjang sejarah! Dan pada saat itu aku akan melakukan invasi ke dunia manusia, membuat keonaran, menghancurkan gedung-gedung, membakar segala yang ada kemudian— //*Pletak!!*//”Ucapannya terhenti seketika saat aku menjatuhkan jitakanku telak diatas kepalanya. Tentu saja dia menjerit-jerit kesakitan sambil berlari kesana kemari untuk menghilangkan rasa sakitnya.

“Itu hukuman karena telah berkata yang tidak-tidak. Asal kau tau saja, selama aku masih ada disini, kau tidak akan bisa menghancurkan dunia manusia.”Ucapku sambil mendongakkan kepala dan memandangnya rendah. Dan Ia pun hanya bisa menatap mataku dengan penuh kekesalan.

“Cih~ Dasar gadis sombong”

 

To Be Continued…

Disclaimer :

It’s mine! The story pure from my own mind😀😀😀

Kyaa!! Ini FF Chapter-Fantasy author yang kedua setelah Magic Namja ^_^

Walaupun kayaknya nggak bakal terlalu banyak chapternya tapi doain author bisa nyelesainnya yahh😉😉

Semoga kalian suka! Happy Reading!! Kamshamnida!! *bow*

1 Comment (+add yours?)

  1. lieyabunda
    Nov 14, 2016 @ 03:19:37

    hampir lupa ama cerita yg sebelum nya…. heee
    ternyata sung ah hebat juga…
    lanjut

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: