Love On That Day [7/?]

on

Love On That Day

Author   : Rizhan

Judul   : Love On That Day

Tag : Kyuhyun, Han Ryena, Na Young, Siwon

Genre   : romance,angst, married life

Rating   : PG-13

Length : chapter

“Kita tak pernah tahu, apa yang coba Tuhan berikan, ketika Dia menunda apa yang sebenarnya ingin kita segerakan.”

~Han Rye Na ~

***

Aku berkali-kali mengatakan pada hatiku “ wahai hati janganlah pernah kehilangan harapan” dengan itulah aku memeluk harapanku…bahwa suatu saat kau akan berbalik mencintaiku                                                                                                        _Rye Na_

 

 

     #flashback#

“aku rasa aku menyukai Han Rye Na kyu, aku hanya akan menunggu sampai dia bersedia melepasmu, jadi sampai saat itu tiba bisakah kau memperlakukannya dengan baik? Karna jika tidak, aku yang akan membawanya pergi darimu.”ucap Siwon serius

“ bawa saja dia, aku tak peduli . sahut Kyuhyun

“Kau yakin ?kenapa aku tidak melihatnya demikian? Kau peduli, kau tahu itu, jangan menyangkalnya.”

Kyuhyun tanpa sadar mengepalkantangannya.sial! dia ingin mengatakan tidak,tapi bibirnya justru tak mengeluarkan apa-apa. Seakan dirinya membenarkan apa yang dikatakan Hyung-nya barusan.

“berikan aku jawaban secepatnya, apa kau ingin menggenggam atau melepakans tangannya. ku harap kau mengingatnya Kyu, karna meskipun kau adikku, aku tetap tak bisa membiarkanmu menyakiti wanita yang kucintai.”tantang Siwon.

Siwon baru saja mengambil langkah untuk pergi, namun Suara Kyuhyun mampu membuatnya berbalik kembali.

“ jika aku ingin menggenggam tangannya, apa kau akan melepaskan Rye Na ? Tanya Kyuhyun

“ha ha ha…apa kau bercanda? Tentu saja tidak,aku sudah menjatuhkan hatiku padanya, kau piker aku akan melepaskannya begitu saja ?”ejek Siwon

“lalu tak akan ada gunanya memberikanmu jawaban, apa aku akan menggenggam atau melepasnya, silahkan…bawa saja dia pergi dariku Hyung, aku mencintai Na Young, kau tahu pasti itu.” Kyuhyun berlalu pergi setelah mengatakan itu. Tanpa tahu, bahwa suatu saat mungkin ia berusaha mati-matian untuk menarik perkataan itu. Dia menyerahkan begitu saja gadis yang tanpa ia sadari ternyata berharga baginya .

Mengingat itu, membuat Kyuhyun tanpa sadar mengepalkan tangannya. Dia tak mengerti, seharusnya perkataan Siwon tak berefek apa-apa untuknya, Rye Na tak pernah berarti apa-apa untuknya bukan? Namun yang terjadi justru sebaliknya,ia merasa kesal, ia seolah tak rela. Dan ia tak tahu mengapa.

“lepaskan aku Kyu…semua orang melihat kita.” Ucap Rye Na pelan.

“kenapa, tidak ada yang salah jika seorang suami memegang tangan istrinya. “jawab Kyuhyun datar.

“ada apa denganmu….mereka bahkan tidak tahu bahwa kita telah menikah.” Jawab Rye Na berbisik pelan.

 

“ lepaskan” ucap Rye Na sembari menarik tangannya. Mereka sudah berada di dalam ruangan kerja Kyuhyun sekarang. Rye Na memegang tangannya yang memerah, Kyuhyun terlalu kuat menariknya tadi. Ia mendongakkan kepalanya, dan hal pertama yang ia lihat adalah wajah memerah Kyuhyun yang sedang menahan amarah.

“ kau bahkan tak berteriak saat Hyung memelukmu, aku hanya memegang tanganmu,tapi lihat bagaimana berlebihannya reaksimu. Apa kau begitu nyaman dengan pelukan Hyung ku? “ tebak Kyuhyun

“ setelah berminggu-minggu akhirnya kau membahas pelukan itu ? wae? Apa kau penasaran kenapa kami berpelukan? “ tantang Rye Na

“ aku sungguh tak peduli, asal kau tahu.” Jawab Kyuhyun

“ ahh,,,,aku benar-benar merasa bodoh, setelah kejadian malam itu, hamper setiap hari aku berfikir bagaimana aku mengatakannya padamu, bahwa pelukan itu bukanlah apa-apa, aku dan Siwon tak seperti yang kau fikirkan, tapi aku bahkan tak bisa mengatakannya, karna kau sekalipun tak pernah bertanya tentang pelukan Kau semakin dingin padaku dari hari ke hari, aku bertanya-tanya mengapa,,,,,tapi hari ini aku tahu, kau memang benar-benar tak peduli. “ ucapnya lirih

“berhenti bersandiwara,kau tahu itu tak berefek untukku bukan ?”

“aku tak pernah bersandiwara Cho Kyuhyun!, aku berusaha keras menunjukkan diriku yang sebenarnya padamu, tapi sedikitpun kau tak pernah melihatnya. Karna apa? Karna aku terlalu hitam di matamu.” Rye Na benar-benar lelah untuk membuat Kyuhyun melihat dirinya.kini Butiran air mata justru berlomba saling jatuh di pipinya. Dia menghapus kasar air mata di pipinya, dia benci terlihat lemah, sekalipun itu di depan orang yang dicintainya.

Kyuhyun paling benci melihat seorang wanita menangis. Namun justru dia yang berkali-kali membuat wanita di depannya ini menangis. Dia sakit melihatnya,dia ingin berjalan menghampiri wanita itu dan merengkuhnya ke dalam pelukannya. Namun egonya mencegah untuk melakukan itu.

Dan kali ini, kurasa air matamu benar-benar berefek untukku Rye Na ya………….

Kyuhyun berjalan perlahan, menghadapkan tubuh Rye Na padanya, dia memegang kedua bahu wanita itu, mencoba agar Rye Na mau melihat wajahnya.

“apa aku bisa mempercayaimu? Bahwa kau tak bersandiwara ? jika kau menjawab ya…maka aku akan mempercayaimu sepenuhnya.” Ujar Kyuhyun serius.

Rye Na tak mengatakan apa-apa, dia hanya terus menatap tepat di manik mata Kyuhyun. kemudian Kyuhyun mengerti bahwa Rye Na memberikan jawaban melalui tatapan itu,dan ia mempercayainya sepenuhnya.

#######
Gadis itu merengut kesal, dia baru saja selesai memasak sarapan untuk suaminya. Tapi melihat langit yang menggelap di luar sana, membuatnya kecewa. Dia sedang bahagia bahagianya hari ini, Rye Na rasa dia semakin dekat dengan harapannya, hubungannya dengan Kyuhyun sepertinya akan segera membaik. Tapi sepertinya langit sedang tak ingin berbagi bahagia dengannya. Rye Na masih sibuk melihat langit yang mendung, saat sebuah tangan membalikkan tubuhnya.

“ emmn,,,,,bisa tolong ikatkan dahiku?” ujar Kyuhyun. dia menggaruk-garuk lehernya yang memang tidak gatal. Tentu saja Kyuhyun masih canggung pada Rye Na.

Rye Na terkekeh pelan, dia meraih dasi Kyuhyun dan mencoba mengikatkannya. Rye Na terus saja tersenyum sembari mengikatkan dasi itu. Kali ini,dia tak kan lagi menyembunyikan senyumnya saat tingkah Kyuhyun membuatnya bahagia. Setelah ini Rye Na akan membuka diri sepenuhnya pada Kyuhyun. akan Rye Na pastikan, Kyuhyun jatuh cinta padanya.

Kyuhyun sudah memutuskan untuk memperbaiki hubungannya dengan Rye Na. sepertinya gadis itu memang tak seburuk yang ia fikirkan. Kyuhyun masih tak lepas memandang wajah Rye Na yang tengah sibuk mengikatkan dasinya. Wajah itu begitu cerah pagi ini, tersenyum begitu manisnya, meski Butir-butir keringat tampak memenuhi dahi wanita itu. Kyuhyun tanpa sadar mengangkat tangannya dan mengelap peluh di dahi wanita itu. Namun perbuatannya justru membuat terkejut keduanya.

“ ahh….ada keringat di dahimu.” Ujar Kyuhyun menjelaskan, meski Rye Na sama sekali tak bertanya. Reflek Rye Na menyentuh keninginya.

“ mungkin karena aku menghabiskan banyak waktu di depan kompor tadi.” Jawab Rye Na kikuk.

Kyuhyun tersenyum, kembali menghampiri Rye Na, dia berusaha menghalau rasa canggung yang beberapa saat menyergapnya. Kembali diusapnya kening wanita yang kini berdiri tegang di depannya. Kyuhyun sengaja berlama-lama menatap Rye Na, meski yang ditatapnya justru sedang menundukkan kepalanya dalam-dalam.

“ aku belum pernah melihat sisimu yang ini? Sejak kapan seorang Rye Na gugup di depanku ?” Tanya Kyuhyun menggoda.

“ kau piker karna siapa aku seperti ini? “ balik Rye Na

“ aaaah….apa kau menyalahkanku sekarang ?” ujar Kyuhyun pura-pura menebak

“kau……tak pernah sekalipun bersikap baik padaku, tentu saja aku masih terkejut dengan perubahanmu.” Jawab Rye Na asal. Dia hanya berniat untuk bercanda tapi sepertinya Kyuhyun tak beranggapan seperti itu. Kyuhyun hanya diam tak lagi menyahuti omongan Rye Na.

Ahh,,,sepertinya aku salah bicara….bagaimana jika Kyuhyun kembali marah….

“ ah…Kyu aku sama sekali tak bermaksud seperti itu. “

“ gwencana…aku pun sebenarnya masih merasa canggung padamu, tapi aku sudah memutuskan untuk memperbaiki hubungan kita. Sepertinya banyak hal yang tak kutahu tentangmu. Kau…aku ingin mengenalmu lebih jauh. “ ungkap Kyuhyun.

 

Aku ada rapat sampai malam, kau makanlah duluan. Tak usah menungguku

                                                                                                                                           Send

 

 

Kyuhyun mengirimkan pesan singkat itu pada Rye Na. dia benar-benar akan pulang larut malam nanti. Dia tak ingin Rye Na terlambat makan hanya kerena menunggunya. Hubungan mereka sudah sangat membaik satu bulan ini. Rye Na benar-benar gadis yang mengejutkan. Dia benar-benar berbeda dari apa yang selama ini Kyuhyun pikirkan. Kyuhyun tak tahu pasti, tapi Rye Na seperti sengaja memasang topeng sebagai gadis angkuh dan licik selama ini, entah untuk apa.

Rye Na :

Aku akan menunggumu. Dan jangan melarangku,aku hanya melakukan apa yang ingin aku lakukan kau tahu itu. ^-^

“ Gadis itu, selalu saja keras kepala. Dia hanya melakukan apa yang ingin dia lakukan. Dia tak menerima perintah dari siapapun. Dan anehnya aku menyukai sikapnya itu.” Batin Kyuhyun

Rapat berjalan sangat membosankan, biasanya Kyuhyun tak keberatan berapapun lamanya rapat berjalan. Tapi tidak malam ini, dia benar-benar ingin rapat ini cepat selesai. Dan entah kenapa, dia ingin cepat pulang sekarang, ada seseorang yang tengah menunggunya kini. Han Rye Na, gadis itu pasti tengah menantinya pulang sekarang. Itulah mengapa,ia melarang Rye untuk menunggunya, Kyuhyun sendiri tak tahu kapan rapat sialan ini akan selesai. Kyuhyun masih sibuk dengan pikirannya saat sang direktur yang tak lain adalah ayah Rye Na menanyakan pendapatnya.

“ ne sajangnim….?” Sial, Kyuhyun benar benar tak mendengar apa yang para orang tua itu bicarakan.

“ ahh,,,sepertinya kau sudah tidak focus, baiklah kita akhiri saja rapatnya sekarang. Sepertinya sudah banyak dari kalian yang kelelahan “ ucap direktur menutup rapat.

Akhirnya, selesai juga. Batin Kyuhyun. ia menjadi orang pertama yang keluar dari ruangan setelah sang direktur tentu saja. Terlihat jelas, bagaiamana tidak sabarnya dia untuk sampai ke rumah.

“ aku pulang” salam Kyuhyun

Tak ada sahutan. Hanya hening yang menjawab salamnya. Kyuhyun berjalan mengelilingi rumah, mencoba mencari keberadaan Rye Na, dia baru akan memasuki kamar mereka saat matanya tak sengaja menangkap tubuh Rye Na yang kini meringkuk di atas sofa. Gadis itu pasti ketiduran saat tengah menunggunya. Kyuhyun berjalan menghampiri Rye Na, dilihatnya lekat-lekat wajah Rye Na, diusapnya pelan pipi wanita itu.

“ gadis bodoh, sudah kukatakan jangan menungguku.” Ucap Kyuhyun

Rye Na tertidur sangat pulas, bahkan Kyuhyun tak tega untuk membangunkannya. Kyuhyun akhirnya memilih untuk memindahkan saja Rye Na ke kamar mereka. Kyuhyun belum mandi, ia juga belum makan, tapi yang ingin dilakukkannya kali ini hanyalah menemani gadis itu tidur, sambil memeluknya.

TBC

 

 

 

4 Comments (+add yours?)

  1. rizkia
    Nov 19, 2016 @ 23:46:06

    Duuuh penasaran sama masa lalu nya
    pasti ada sesuatu makanya rey na angkuh gitu d awal ceritanya

    Reply

  2. lieyabunda
    Nov 21, 2016 @ 03:16:10

    wah,, kyu udah perhatian…..
    lanjut

    Reply

  3. josephine azalia
    Nov 21, 2016 @ 20:16:39

    arrrghhhhhhhhhhhhhh LANJUTKAAAAAAAAAANNNNNNNNNNN

    Reply

  4. ddianshi
    Nov 25, 2016 @ 07:59:56

    Aaah so sweet sangat🙂 semoga kebahagian mereka tidak ada yanh mengganggu🙂 jauhkan dari siwon dan nayoung >_<

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: