I Want You, Baby.

nh

Author: Cho HyuChan

Tittle  : I Want You, Baby [Ficlet]

Rating: PG-15 | Genre : Romance, Married Life | Lenght: Vignette|Main Cast : | Shin Na Young & Cho Kyuhyun

 

_oOo_

Hujan deras mengguyur Seoul malam ini. Dua sosok manusia tengah sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. Seorang gadis sedang sibuk memasak, sedangkan sang pria sedang berkutat dengan laptopnya. Pria itu, Cho Kyuhyun, bertekad untuk menyelesaikannya pekerjaannya malam ini juga. Usahanya pun terbayarkan setelah berjam-jam berada di depan laptop, kini ia bisa beristirahat karena pekerjaannya telah selesai. Ia pun merenggangkan otot-ototnya. Kemudian ia mencium bau masakan dari arah dapur. Lantas ia langsung melenggang pergi ke arah sumber bau itu. Ternyata benar istrinya, Shin Nayoung, sedang memasak sesuatu dan mengenakan apron pink kesukaannya.

Nayoung merasakan sepasang tangan kekar melingkar di pinggangnya. Ternyata itu adalah Kyuhyun yang memeluknya dari belakang, sembari kepalanya bertumpu pada pundak Nayoung. Kyuhyun menghisap sebanyak-banyaknya aroma Nayoung yang kini sudah menjadi candu untuk hidup Kyuhyun. Bahkan kini aroma Nayoung lebih menarik perhatiannya daripada aroma masakan yang Nayoung buat.

“Apa yang sedang kau masak, sayang?”

“Sosis. Kau duduklah disana, pasti kau lelah karena berada di depan laptop selama berjam-jam kan?”

Okay, My beloved wife”

Sepeninggal Kyuhyun, Nayoung langsung memegangi dadanya yang bergemuruh. Padahal sudah dua bulan ia menikah dengan Kyuhyun, tapi tetap saja jantungnya berdegup tidak karuan saat menerima perlakuan manis dari Kyuhyun.

_oOo_

Kyuhyun kini tengah duduk di sofa dan mengutak-atik channel televisi. Berharap ada acara yang menarik untuk ditonton.

“Nah, ini dia sudah jadi.” Nayoung langsung duduk di sebelah Kyuhyun sambil meletakkan piring berisi sosis panas yang baru saja diangkat dari wajan.

“Kenapa lama sekali sih?” Ujar Kyuhyun yang kini sudah mengambil piring berisi sosis itu ke pangkuannya.

Jeyoung langsung menyipitkan matanya ke arah Kyuhyun dan langsung mengambil alih piring itu. “Kalau tidak mau ya sudah.”

“Kau ini tidak bisa diajak bercanda ya?”

Sambil meletakkan kembali piring itu di pangkuan Kyuhyun, Jeyoung pun mendesah. Entah kenapa belakangan ini Jeyoung mudah sekali marah karena hal-hal kecil. Kyuhyun tersenyum melihat Nayoung yang sedang marah. Menurutnya Nayoung terlihat lucu, itu membuatnya terlihat seperti anak kecil.

“Terima kasih ya istriku sayang.” Ucap Kyuhyun sembari tersenyum manis dan menatap Nayoung.

Nayoung salah tingkah dibuatnya. Senyuman Kyuhyun dan kalimat manis itu? Oh, Nayoung tidak mungkin bisa menolak pesona keduanya. Nayoung berusaha untuk tetap biasa saja, namun apa daya wajahnya memberikan respon yang lain. Pipinya bersemu merah seperti tengah menggunakan blush on padahal Nayoung tidak memakai make up apa pun saat ini.

“Kau tau? Kau terlihat makin cantik saat wajahmu bersemu. Aku suka itu” Kyuhyun mengerlingkan sebelah matanya.

Oh Tuhan, bisakah Nayoung meminta untuk menghilang dari tempat ini. Wajah Nayoung pasti sudah terlihat seperti kepiting rebus sekarang. Kyuhyun masih tersenyum dan menatap ke arah Nayoung. Nayoung kini melempar pandangannya ke arah lain, jika ia melihat mata Kyuhyun ia takut wajahnya akan jauh lebih merah lagi. Kyuhyun memang sengaja menggoda Nayoung, itu merupakan hal yang ia sukai ketika berada di rumah dengan Nayoung. Ah tidak, bahkan ia sering menggoda Nayoung dimana saja. Tak peduli jika itu di tempat umum.

“Aish, kau ini bicara apa sih. Cepat makan sosisnya, nanti sosisnya dingin.” Nayoung langsung mengambil sosis dan memasukkannya ke mulut. Ia mencoba mengalihkan rasa malunya.

“Kau benar.” Kyuhyun pun mulai mengambil sosis dan memakannya. Nayoung pun merasa lega karena Kyuhyun tidak meneruskan aksinya ‘menggoda Nayoung’.

Kini keduanya menonton TV dalam diam sambil memakan sosis. Tiba-tiba Kyuhyun menarik kepala Nayoung dan menyandarkannya di dadanya. Nayoung terkesiap dan langsung memandang ke Kyuhyun, seolah tatapannya bertanya ‘ada apa?’.

“Kita jarang menghabiskan waktu hanya berdua seperti ini bukan? Aku dan kau terlalu sibuk dengan urusan masing-masing, sampai-sampai untuk memiliki waktu berdua saja terasa sulit.” Ucap Kyuhyun, seolah bisa membaca pikiran Nayoung.

Baru saja Nayoung ingin membuka mulut, Kyuhyun sudah menyelanya. “Aku mohon, biarkan kita berada dalam posisi ini. Apa kau tidak nyaman berada pada posisi ini, hm?”

Kyuhyun memohon dengan tatapan yang meneduhkan dan nada bicara yang sangat lembut. Bagaimana mungkin Nayoung bisa menolaknya. Sebenarnya Nayoung menyukai posisi dimana kepalanya bertumpu pada dada bidang Kyuhyun, bahkan sangat menyukainya. Itu membuatnya merasa aman dan nyaman. Tapi jika ia berada dalam posisi ini, detak jantungnya menjadi lebih cepat dibanding yang biasanya dan ia takut Kyuhyun akan mendengar detak jantungnya yang abnormal ini.

“Hm baiklah. Mungkin tidak masalah jika hanya beberapa menit.” Ujar Nayoung sambil membenarkan posisinya. Jangankan untuk beberapa menit, seharian berada pada posisi ini pun Nayoung rela. Tapi gengsinya terlalu tinggi untuk mengakui itu.

Kyuhyun pun tersenyum mendengar perkataan istrinya. Tangan kirinya membelai rambut Nayoung dengan sayang, sedangkan tangan kanannya ia gunakan untuk memasukkan beberapa potong sosis ke mulutnya. Fokus mereka kini kembali beralih ke televisi.

Tangan Kyuhyun dan Nayoung bersamaan mengambil sosis di piring. Nayoung terus meraba ke piring, namun ia tidak mendapatkan apa pun. Ketika Nayoung melihat ke piring ternyata sosisnya sudah habis. Kemudian tepat setelah itu Kyuhyun menyodorkan sosis ke depan muka Nayoung.

“Aku yang mendapat sosis terakhir, Nyonya Cho”

“Kau….” dengan lincah Nayoung mengambil sosis itu dari genggaman Kyuhyun. “Sekarang tidak lagi, Tuan Cho.”

Kyuhyun memegang kedua pergelangan tangan Nayoung dan mendorongnya. Sontak tubuh Nayoung terdorong ke belakang. Kini jarak diantara mereka berdua terlampau dekat, dengan posisi Kyuhyun berada di atas Nayoung. Nayoung pun hanya bisa terdiam. Wajah Kyuhyun perlahan mendekat, semakin mengikis jarak diantara mereka. Jantung Nayoung mendadak berdegup kencang. Ia tak tau apa yang harus dilakukan, kemudian ia memejamkan matanya.

1 detik

2 detik

3 detik

Tidak ada apa pun yang terjadi. Nayoung pun membuka matanya. Ia melihat sosis yang tadi ada di tangannya kini berpindah ke bibir Kyuhyun. Kyuhyun pun menatap Nayoung sambil menaik-turunkan alisnya. Jadi Kyuhyun melakukan itu untuk mengambil sosis dari Nayoung. Yang benar saja, ini tidak bisa dibiarkan. Nayoung langsung memajukan wajahnya ke wajah Kyuhyun, dan mengambil sosis di bibir Kyuhyun dengan bibirnya. Bibir Nayoung sempat menyentuh bibir Kyuhyun sekilas. Setelah itu Nayoung mengunyah sosis yang berhasil ia rebut dari Kyuhyun. Kini Kyuhyun yang dibuat kaget oleh Nayoung.

“Kau lihat, Tuan Cho? Siapa yang berhasil mendapatkan sosis terakhir.” Nayoung tersenyum penuh kemenangan. Ia merasa bahwa ia telah berhasil mengalahkan suaminya. Nayoung bisa membalikkan rencana Kyuhyun. Apakah Nayoung bangga? Tentu saja.

“Kau harus bertanggung jawab, Nyonya Cho. Akibat ulahmu kini aku jadi lapar.”

“Itu tidak masalah. Aku bisa memasakkan beberapa sosis lagi untukmu.” Nayoung tidak menyadari perubahan sorot mata dari seorang Cho Kyuhyun.

“Tapi aku tidak ingin makan sosis.”

“Lalu kau ingin makan apa?”

Kyuhyun memajukan wajahnya dan berbisik ke telinga Nayoung “Kau. Aku ingin memakanmu saat ini juga.”

Ucapan Kyuhyun sontak membuat tubuh Nayoung mematung. Belum sempat Nayoung berpikir jernih, dengan cepat Kyuhyun sudah mengangkat tubuh Nayoung dengan mudahnya dan membawanya menuju kamar mereka.

“Bersiaplah, sayang. Karena aku jamin ini akan menjadi malam yang panjang untuk kita” ucap Kyuhyun dengan smirk andalannya. Nayoung langsung menelan ludah saat mendengar perkataan Kyuhyun. Ia tau bahwa suaminya ini tidak pernah main-main ketika mengatakan sesuatu. Sepertinya untuk malam ini Kyuhyun tidak akan membiarkan Nayoung untuk tidur. Yap, Nayoung harus siap untuk itu. Tetes hujan yang jatuh dari langit Seoul tetap setia menemani kegiatan kedua insan itu sampai pagi.

 

-FIN-

 

 

Annyeong Chingudeul! Sebelumnya aku mau berterima kasih sama admin yang sudah bersedia memposting FF aku yang anta ini. Aku masih sangat butuh masukan dari readers semua nih, jadi aku sangat mengharapkan masukan dari kalian demi FF yang lebih baik lagi ke depannya. Ohiya, btw ini Ficlet pertama aku. Yang aku buat di hari menjelang UTS huhuhuu. Bagi yang berminat untuk mengunjungi wp aku bisa klik link ini : https://chohyuchanposts.wordpress.com/

Happy Reading!^^

Don’t Copy and Paste!

 

2 Comments (+add yours?)

  1. Ayu Dian Grace
    Dec 03, 2016 @ 14:50:43

    Hi author-nim
    masih ada beberapa beberapa typo ya
    tapi over all ini bagus banget makna nya juga dapet
    ceritanya ringan dan mudah di mengerti. Pemilihan kata2nya juga tepat

    Reply

  2. ddianshi
    Dec 05, 2016 @ 10:26:11

    Wow so sweet 🙂 kyuhyun emang rajanya kalo soal begituan ya 😀 tp agak kurang greget thor terlalu simple 🙂 tp untuk keseluruhan its oke^^

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: