[Serendipity] Finally We Meet

k

Author: ilana hawa

Judul: [Serendipity] Finally we meet

Cast: Cho Kyuhyun | Han Jihyun

Genre: Fluff

***

Playhouse. Salah satu dari banyaknya klub malam mewah di Los angeles. Memiliki banyak ruang privasi dan menjadi club yang kerap di kunjungi beberapa artis terkenal Amerika. Dan di salah satu ruang privasi club tersebut, tampak Kyuhyun seorang diri tengah bersandar di sebuah sofa berwarna putih dengan gelas minuman di tangannya yang sesekali ia teguk.

Ruangan yang juga terlihat mewah dengan suasananya yang tenang tanpa musik menghentak, tanpa para gadis yang menggodanya dengan pakaian minim serta cahaya lampunya yang temaram. Kyuhyun menghela nafas entah untuk yang keberapa kalinya sambil terus memandang dan menggoyang-goyankan gelas minumannya.

Kesadaran Kyuhyun sedikit terusik manakala ponselnya bergetar di atas meja. Pria itu meletakan gelas minumannya seraya mengintip siapa yang menghubunginya kali ini. Bibirnya berdesis melihat Choi Serra yang menelepon.

“Kyuhyun? Kau dimana? Kenapa susah sekali mengangkat teleponku?!”

Kyuhyun memejamkan matanya ketika rentetan pertanyaan Serra membuat telinganya berdengung. Gadis cerewet itu selalu tak pernah berubah.

“Kau mencariku? Ada apa?”

“Kau sibuk?”

Kyuhyun bergumam pelan. Ia mengerutkan kedua alisnya mendengar suara-suara bising di sebrang telepon “Kau sedang di klub malam?”

“Heum. Playhouse. Aku sedang bersama Kevin. Kau tahu tempatnya kan? Datanglah. Aku akan mengenalkanmu secara langsung pada Kevin.”

Tut. Panggilan terputus sebelum Kyuhyun mengatakan penolakannya.

“Bagaimana aku bisa menemuimu jika kau sedang bersama pria lain.” Kyuhyun berbicara pada ponselnya yang sudah mati. Pria itu menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ingatannya terbang pada sosok Kevin. Pria Amerika yang sering di bicarakan Serra dan tengah dekat dengan gadis itu. Itu juga yang membuat Kyuhyun uring-uringan sejak menginjakan kaki di LA. Kyuhyun cemburu? Mungkin saja. Yang pasti dirinya merasa perhatian Serra telah terbagi.

Masih memegang ponsel, Kyuhyun menggeser jarinya membuka foto-foto kebersamaan mereka yang begitu penuh gelak tawa. Namun tanpa diduga ia justru menemukan foto Han Jihyun saat di bandara.

“Han Jihyun. Aku hampir melupakannya. Kenapa kami belum juga bertemu ya?” Kyuhyun meraba gambar Jihyun yang tengah menatapnya. Bukan, menatap kameranya.

Kyuhyun sontak berjengit saat daun pintu di depannya tiba-tiba menjeblak lebar. Dari cahaya lampu yang temaram, Kyuhyun bisa melihat seseorang masuk ke dalam, berlari ke arahnya dan membuat Kyuhyun sontak terjungkal kebelakang dengan tubuh orang misterius itu menindih tubuhnya.

“Hei! What are you doing?!”

   “Whoever you please help me.”

Kyuhyun mengerjapkan matanya mendengar itu suara seorang gadis. Dirinya sedikit tidak nyaman karena gadis itu menyembunyikan wajah di dadanya dan nafasnya yang tak beraturan. Namun pengucapan inggris gadis tersebut membuat Kyuhyun penasaran.

“Kau orang Korea?”

“Kau juga orang Korea?” Gadis itu langsung mendongak dengan senyum sumringah. Namun sedetik kemudian wajahnya berubah terkejut “Cho Kyuhyun?”

Kyuhyun hanya bisa mematung melihat siapa yang berada di depannya sekarang. “Han Jihyun?”

Entah apa yang di rasakan dan di pikirkan oleh mereka saat ini. Yang pasti sesuatu terasa mengembalikan ingatan Kyuhyun dan Jihyun pada adanya takdir di antara mereka.

“A-apa yang kau lakukan disini?” Jihyun tak menyangka bisa bertemu Kyuhyun dan pria itu yang akan ia mintai bantuan.

“Kau sendiri?” Kyuhyun memperhatikan posisi Jihyun di atas tubuhnya “Apa yang kau lakukan sekarang?”

Jihyun mengikuti arah mata Kyuhyun. Gadis itu tersenyum manis lalu bangkit duduk.

“Sorry.”

Kyuhyun berdeham pelan, bangkit duduk dan bersandar pada sofa. Matanya tak lepas dari sosok Jihyun di sampingnya. Ia mengenakan dress berwarna Maroon dengan rambut yang di ikat asal. Kyuhyun mendengus mengingat ia baru saja memikirkan Han Jihyun tapi tanpa terduga gadis itu sudah ada di depan matanya.

“Kenapa kau masuk ke ruangan ini? Kau mengikutiku ya?”

“Kau pikir aku memiliki waktu untuk mengikutimu?” Jihyun memandang Kyuhyun malas.

“Ah, Benar juga. Kau sibuk bertunangan.” Kyuhyun menenggak minumannya sambil tersenyum remeh.

“Kau harus menolongku.” Jihyun merampas gelas minuman Kyuhyun dan meletakannya di atas meja. Gadis itu memperlihatkan wajah serius ketika Kyuhyun menatapnya bingung “Aku terlanjur berada di ruangan ini dan hanya kau yang harus melakukannya. Ada tiga orang pria berjas mengejarku dan ku rasa mereka mengikutiku hingga kesini.”

“Pria berjas? Siapa mereka? Kenapa mereka mengejarmu?”

“Akan ku ceritakan nanti. Sekarang bantu aku berpikir bagaimana caranya aku bisa lolos dari mereka di dalam ruangan ini.”

Kyuhyun menatap Jihyun lekat. Dari sorot matanya, pria itu bisa melihat ada kegelisahan yang terpancar. Entah apa yang sebenarnya terjadi dan mengapa mereka mengejarnya, yang Kyuhyun tahu, ia senang bisa bertemu Han Jihyun lagi.

“Kau percaya padaku?”

“Apa?”

“Aku akan membantumu dengan caraku. Kau mempercayaiku?”

Walau tak mengerti namun Jihyun tetap mengangguk.

“Diam dan jangan bicara apapun.”

Dan selanjutnya Jihyun hanya bisa menahan nafas saat Kyuhyun memakaikan jaket di tubuhnya, menarik ikat rambutnya sehingga membuat rambutnya tergerai. Jihyun juga menggigit bibirnya, ketika Kyuhyun berjongkok karena harus melepaskan sepatu high heels-nya.

“Mereka hampir tiba di ruangan ini.” Kyuhyun melirik ke arah pintu di ikuti Jihyun. Mereka samar-samar bisa mendengar suara kekacauan di luar.

“Apa yang harus kita lakukan?” Gumam Jihyun.

Kyuhyun tersenyum melihat gadis di depannya tampak khawatir. Namun dalam kepala Kyuhyun hanya penuh dengan pertanyaan, takdir benar-benar terjadi pada mereka?

“Dalam hitungan ketiga, kau kalungkan tanganmu pada leherku. Mengerti?”

Jihyun mengangguk.

“Kita mulai. Satu…dua…tiga!”

Pintu ruangan itu kembali terbuka dan munculah tiga pria berjas yang mengitari matanya keseluruh ruangan lalu memfokuskan pandanganya pada dua orang yang tengah berciuman. Pria itu terlihat berlutut di depan wanitanya yang duduk di sofa dan tengah mengalungkan kedua tangannya pada leher si pria. Memperhatikan dengan seksama dan menghela nafas melihat pakaian yang di kenakan wanita itu.

“Kita pergi. Sepertinya putri Tn. Han tidak berada disini. Ayo!”

Pintu kembali tertutup dan suasana ruangan itu pun kembali sunyi. Jihyun dan Kyuhyun masih pada posisi seperti tadi. Mereka berciuman. Bukan ciuman panas dan banyak pergerakan, hanya bibir mereka yang saling bersentuhan.

Jihyun membuka matanya ketika Kyuhyun mengakhiri ciuman mereka. Matanya menangkap wajah pria itu yang terlampau dekat, bahkan hembusan nafasnya masih terasa.

“Aku harus berterima kasih atau tidak dengan caramu membantuku?”

“Kau cukup harus senang dengan yang kulakukan tadi.”

Kyuhyun masih berlutut dan sebelah tangannya pun masih berada di tengkuk Jihyun. Mungkin dia akan membiarkan ini tetap berlagsung, selama Jihyun juga belum melepaskan kedua tangannya. Kyuhyun tersenyum dalam hati mengingat ini belum pernah ia lakukan pada Choi Serra.

“Kau lancang sudah mencium seorang gadis yang memiliki tunangan.”

“Bukankah alasan kau berada di ruangan ini karena kau kabur dari acara pertunanganmu?”

Jihyun terkesiap menyadari Kyuhyun mengetahui semuanya. “Bagaimana kau tahu?”

“Tidak ada putri Tuan Han disini. Kau tidak dengar itu?” Kyuhyun menyeringai “Kau pasti terbuai dengan adegan barusan.”

“Tidak ada yang istimewa dari ciuman seorang pria di club, karena dia pasti sedang mabuk.”

“Benarkah? Perlu kau tahu, tidak seperti itu ciuman seorang pria yang sedang mabuk.” Kyuhyun tersenyum miring melihat Jihyun yang diam karena ucapannya. Pria itu melepaskan kedua tangan Jihyun dari lehernya dan kembali duduk di sofa.

Sementara Jihyun tanpa sadar menelan salivanya, seraya mengarahkan matanya pada Kyuhyun. Walau ini bukan ciuman pertamanya, namun ia merasakan sesuatu yang hangat di hatinya.

“Terima kasih untuk bantuanmu.” Jihyun bergeser mendekati Kyuhyun yang tengah menuang minuman ke dalam gelas dan hanya tersenyum simpul “Boleh ku beri saran untukmu?”

“Saran?”

“Heum. Kau harus lebih banyak belajar. Ciumanmu terlalu pasif. Kau terlihat jelas belum pernah melakukannya.” Jihyun menyeringai kemudian mengambil gelas yang berada di tangan Kyuhyun dan meminumnya.

Kyuhyun terkekeh sambil menopang dagu, memandang Jihyun yang benar-benar telak mempermalukannya. Gadis itu bahkan tertawa tanpa rasa bersalah. Jika Kyuhyun tahu Jihyun akan mengatakan itu, mungkin bibir mereka tidak hanya sebatas ‘bersentuhan’.

“Setidaknya kau harus berbangga hati karena sudah mendapatkan ciuman pertamaku yang bahkan belum kuberikan pada Choi Serra”

“Kau belum mengatakan perasaanmu?” Jihyun mengubah posisi duduknya menghadap Kyuhyun.

“Entah harus tetap mengatakannya atau tidak. Yang ku lihat Serra sedang dekat dengan pria lain.”

“Lebih tampan darimu?”

“Kurasa iya. Dia bisa menarik semua perhatian Serra dariku.”

“Kau sedang cemburu ya? Kau bahkan baru saja menciumku.” Gumam Jihyun sambil bergegas memakai sepatunya. Raut wajahnya serius tapi sesungguhnya gadis itu hanya bergurau.

Kyuhyun tertawa pelan. Han Jihyun. Setiap ucapannya selalu membuat dirinya tak bisa berkata-kata.

“Kau akan pergi sekarang?”

Jihyum bergumam seraya kembali mengikat rambutnya.

“Pakai saja jaketnya.” Seru Kyuhyun cepat ketika melihat Jihyun akan melepaskan jaket miliknya. “Walau saat ini kau berada di negara dengan kehidupannya yang bebas dan banyaknya para gadis yang berpakaian jauh lebih minim, tapi kau tetap gadis Korea yang harus menjaga diri.”

“Kau tahu? Aku senang bisa bertemu denganmu lagi.” Jihyun tersenyum manis hingga kedua dimplenya yang terlihat. “Sampai jumpa, Cho Kyuhyun.” Dan Jihyun pun beranjak meninggalkan ruangan itu.

Kyuhyun hanya bisa tersenyum menatap pintu dimana Jihyun baru saja melewatinya. Pria pun bergumam pelan.

“Senang bisa bertemu denganmu lagi. Aku semakin yakin ada benang takdir di antara kita.”

 

 

End

Desclaimer: Selalu. Cerita ini murni imajinasiku. Jadi, selamat membaca^^

7 Comments (+add yours?)

  1. chocogrill
    Dec 04, 2016 @ 15:11:39

    jadi..? apakah kyuhyun sudah sadar perasaan dia terhadap jihyun? ingin rasanya menyatukan kyu dgn jihyun😁

    Reply

  2. Hwang Risma
    Dec 04, 2016 @ 18:23:01

    Unmyeong cheorom~ aku yakin mereka berjodoh😀 wkwkwk sudahlah persatukan mereka ✌😁

    Reply

  3. ddianshi
    Dec 05, 2016 @ 10:48:03

    Apa2n ini cuma segini aja? huuuffffttt akankah mereka bertemu lagi dan bisa bersama?

    Reply

  4. Rrin'sLove
    Dec 06, 2016 @ 07:08:04

    kisah ini menarik
    sangat hahaha
    aku suka alurnya gak terburu2
    wow
    Han Jihyun
    apakah kau masih mengharapkan Dongek ?
    aduh kabur dari pertunangan wkwkwk
    yg ujung2nya ketemu Kyu juga hmmm
    인연의 ?? 아ㅏㅏㅏ 좋아^^

    next story nya ditunggu yaaaa ^^~~

    Reply

  5. maygarden
    Dec 07, 2016 @ 21:07:28

    hallo aq may.kak ijin ikut baca ,suka bgt sama cerita nya ,han jihyun kabur dr pertunagan nya ,pengen tau di mana lg mereka bakalan ketemu lg …kakak punya blog sendiri engak ,kalau ada boleh tau engak apa blog nya..

    Reply

  6. aryanahchoi
    Dec 07, 2016 @ 23:51:44

    di tunggu next part nya eon huahhhhh kyuji cocok bgt tau keren panjangin dong eon

    Reply

  7. Ilana Hawa
    Dec 08, 2016 @ 08:53:21

    annyeong chingudeul~ gomawo buat kalian yg suka dan sudah menyempatkan waktu buat bca ff aku yg masih bnyak bnget kekurangannya^^ next aku akan buat ff yg jauh lebih baik dan bisa secepatnya buat blog sendiri. gomawo~

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: