Hawaii

hjk

Written By: Ki Whona

Hawaii (Sequel of Because They All)

Cast:Cho Kyuhyun,Cho Yoonju,Cho Jaehyun,EXO | Genre : Married life, comedy | PG-15 | Vignette

 

***

 

Its time~

Jika sebagian besar orang saat bangun tidur akan langsung bergegas ke kamar mandi, lain hal nya dengan yang dilakukan oleh seorang pria beristri dan beranak satu Cho Kyuhyun. Hari libur yang dimilikinya selalu dimulai dengan memandangi wajah istrinya ketika tertidur. Entahlah, menurutnya kegiatan itu adalah sebuah kewajiban dan rutinitas yang harus dilakukan ketika dia bangun lebih awal dari istrinya.

“ Cantik ” tangan yang kokoh itu mengusap lembut pipi sang istri.

“ Aku tahu Cho ”

“ Eoh, kau sudah bangun sayang? ” bibir itu membentuk senyumat hangat menyambut pagi istri tercintanya dan sang istri hanya memberikan anggukan sambil mengeratkan pelukannya kepada pria manjanya, seolah-olah pria ini adalah sebuah barang antik yang tidak boleh disentuh siapapun bahkan tidak boleh didekati sekalipun.

“ Cho~ ”Yoonju mensejajarkan wajahnya dengan suaminya.

“hmm”

“Jadi boleh? ”

“Boleh apa Yoon? ” Kyuhyun balik bertanya sambil terus mengusap lembut pipi istrinya.

“Hawaiiiii~” dan Kyuhyun hanya memberikan anggukan sebagai tanda setuju.

“Gomawo”  Yoonju sudah kembali menenggelamkan wajahnya pada dada bidang Kyuhyun.

“Coba setiap pagi kita seperti ini, kau yang begitu manis dan tidak cerewet, bocah kesayanganmu yang tidak berisik. Nyaman sekali” Kyuhyun kembali menutup matanya dan mengeratkan pelukannya. “ Aku cerewet karena kau sulit untuk bangun Cho”

“ Itu karena aku lelah Yoon” pagi yang manis memang jarang dilakukan kedua orang ini, melakukan obrolan ringan dengan saling tetap mendekap pasangan masing-masing seolah jangan ada yang menjauh membuat pagi mereka kali ini menjadi sempurnya.

“EOMAAAAAA, AKU LAPAAAAARRR” sebuah teriakan yang mengintrupsi morning kiss pasangan ini dari luar. Tanpa membuka pintu pun mereka sangat hafal siapa bocah yang berada diluar. Bocah kecil dengan sikap dan wajah yang begitu mirip dengan pria yang berada dalam kamar.

“Issshh, bocah itu, kenapa selalu mengganggu, sudah hiraukan saja, ayo kita lanjutkan” Kyuhyun lebih memilih pura-pura tidak mendengar dan melanjutkan aktifitasnya sedangkan wanita yang menjadi partnernya ini hanya menahan tawanya sambil tetap melanjutkan morning kiss dengan suaminya ini.

“APPAAAAAA, BERHENTI MENAHAN EOMMAAAA, AKU INGIN SARAPAN” dengan suara yang begitu melengking bocah itu terus berteriak dan jangan lupa dengan tangannya yang terus memukul pintu kamar kedua orang tuanya seolah-olah memberi tahu bahwa ada kebakaran yang terjadi.

“ishhhhhhh, YAAAAKKKKK BISAKAH KAU DIAM???” kini Cho Kyuhyun sudah dalam posisi duduknya, dia masih tidak rela kegiatan pagi indahnya di ganggu.

”Dia hanya diam jika keinginannya dituruti cho” Yoonju kini sudah beranjak dari kasur

“yakk, kau mau kemana?”

“ Aku? tentu saja membuat anakmu itu diam Cho”

“tidak usah, dia akan berhenti dengan sendirinya” Kyuhyun berusaha mencegah tangan istrinya yang akan membuka pintu kamar mereka

“ iya, akan berhenti ketika rumah kita menjadi abu” Yoonju membuka pintu kamar dan meninggalkan Kyuhyun yang masih betah duduk di tempat tidurnya dengan kekesalan di ujung kepalanya.

***

“Eomma, sampai kapan berada di Hawaii?”

“molla, tapi tidak lebih dari satu minggu” Yoonju yang kini sedang sibuk merapihkan perlengkapan bocah kecilnya ini.

“kau tidak apa tinggal sementara bermasa kakek dan nenek mu?” Yoonju berhenti melakukan aktifitas memasukan baju anaknya sambil menatap sendu anaknya yang sedang duduk diatas tempat tidurnya, ini adalah pengalam pertama Yooonju meninggalkan anak laki-lakinya lebih dari satu hari.

“tentu~~~ pergilah lebih lama” bocah itu sepertinya begitu gembira akan di tinggalkan orang tuanya.

“wae? Kenapa kau begitu senang?” wanita itu kini telah selesai merapihkan barang bawaan anaknya dan memilih mendaratkan bokonya di sebelah bocah tampannya ini.

“ani, aku hanya senang tinggal bersama Harabe, dia pasti akan membelikan ku main yang banyak, Ice Cream, Cake, Candy. Kikikiki” Yoonjae begitu bahagia membayangkan akan mendapatkan hal-hal itu semua dari kakeknya

“Cihh, pantas saja. Jika kau makan terlalu banyak, gigimu akan sakit”

“ani~~ itu alasan Eomma saja yang tidak mau membelikanku banyak makanan manis” kini ibu dan anak itu sudah mulai menatap sengit satu sama lain. entah belajar dari mana, tetapi bocah itu selalu pandai melawan kata-kata Yoonju dan Kyuhyun. Tapi jika dipikir, bukan anak Cho Kyuhyun jika tidak seperti itu.

“itu karena ayahmu yang pelit, bukan karena aku yang tidak mau membelikan”

“kalian berdua sama saja”

“Cih, sebenarnya berapa umurmu? Mana ada bocah berbicara seperti itu”

“itu karena aku terlalu pintar Eomma dan memang kalian itu pasangan yang pelit” bocah itu kini sudah menyilangkan kedua tangan di dadanya bergaya bak seorang dewasa menceramahi anak kecil.

“Siapa yang pelit?” suara bass itu muncul dibalik pintu kamar yang tertutup sedikit.

“Appa” dengan mudahnya bocah itu menunjuk ayahnya yang kini sudah berdiri dihadapan mereka.

“bocah kecil, aku ini ayah yang baik dan dermawan, mana bisa dibilang pelit” dengan tampang menjengkelnya kyuhyun membela diri.

“ani, ani, ani bahkan tadi Eomma bilang Appa yang pelit. Tapi menurutku kalian berdua memang pelit” bocah itu selalu bahagia bisa menggoda ibu dan ayahnya, dia tidak tahu bahwa kedua orang tuanya saling menatap satu sama lain seolah memberikan isyarat.

“baiklah, karena kau bilang kami ini pelit,jadi kau sekarang cukup diam dirumah dan kami berdua akan pergi berbelanja untuk kebutuhan kami sebelum ke Hawaii, Yoon berdiri dan cepat bersiap” dengan wajah mengejek kyuhyun menarik lengan Yoonju untuk meninggalkan kamar anaknya. Sama sengan Yoonjae yang suka menggoda kedua orang tuanya, Kyuhyun dan Yoonju pun begitu senang menggoda bocah mereka satu-satunya.

“ANDWAEEEE, aku ikut appa” Bocah itu dengan cepat meloncat dari atas tempat tidurnya dan menarik unjung baju ayahnya

“Ani, kau cukup dirimah dan menunggu kami” kedua pasngan itu saling menatap melemparkan kode, seolah mengerti, kini giliran Yoonju yang melanjutkan

“betul, kau cukup dirumah dan tunggu kami. Kau bisa menonton acara kartun favoritmu sambil menunggu kami, ayo Cho kita pergi” Yoonju berbalik dan mengapit tangan Kyuhyun sambil berjalan keluar kamar.

”HUWAAAAAAAAAAA,KALIAN JAHAAAAAATTTTTT,AKU INGIN IKUT APPA,EOMMA.AKU INGIN IKUUUTTTT” cara terakhir Yoonjae untuk mendapatkan keinginannya, adalah menangis.

“HAHAHAHAHA” kedua pasangan ini begitu bahagia melihat anak mereka yang akhirnya kalah dan menangis.

***

Yoonju POV

Akhirnyaaaaaa, aku bisa ikut ke Hawaii, meskipun aku harus membayarnya dengan mahal. Tapi tak apa, selamaaku bisa bertemu dengan EXO. Ah, membayangkannya saja sudah membuatku bahagia.

“Cho, haruskah aku membeli baju renang baru? Lihat! Baju renang itu sangat bagus” aku mengarahkan telunjukku ke salah satu baju renang.

“kau Gila? Itu terlalu seksi! Kau pakai yang itu saja” apa dia sudah gila? Menyuruhku untuk memakai jaket saat berenang

“kau gila Cho?” lihat, bahkan di tempat umum pun dia selalu mencari masalah. Jika bukan karena menjaga identitasnya depan umum, sudah ku teriaki bocah tua ini.

“yak, dengar NONA YOONJU, tidak ada baju renang, tidak aja baju seksi, tidak ada hot pants semuanya tidak ada, kau hanya boleh mengenakan dress dibawah lutut atau baju yang tertutup. Aku tidak ingin artis SM yang lain melihat tubuhmu !” lihaatt apa maksudnya? Dia pikir kita akan pergi ke gunung?

 

“CHO, tapi kita itu akan pergi keHawai, kenapa banyak sekali hal tidak bolehnya?” “ikuti saja, atau kau tidak boleh ikut” jawaban macam apa itu? kenapa begitu tidak adil. “Eomma, Appa. Kalian ke Mall ingin belanja apa ingin ribut? Jika ingin ribut lakukanlah dirumah setelah kita berbelanja” aku sampai lupa jika kami pergi tidak hanya berdua. Jika bukan karena diingatkan Yoonjae, mungkin aku akan menjambak rambutnya setelah ini.

***

Jika kebanyakan wanita yang telah mengunjungi pusat perbelanjaan akan begitu senang ketika sampai dirumah, maka lain halnya dengan Yoonju yang nampak begitu murung. Setelah dia, suami dan anaknya sampai di rumah mereka. Wajah wanita itu nampak begitu kesal dan ocehan-ocehan kecil terus keluar dari mulutnya.

“apa-apaan ini, sebnernya kita akan pergi ke hawai apa ke puncak everest, mengapa dia membelikan pakaian-pakaian seperti ini” ocehan-ocehan tersebut terus keluar sebagai protesnya terhadap sang suami yang sama sekali tidak mengizinkan istrinya membeli sehelai pakaian yang disukainya.

“wae? Kenapa kau dari tadi hanya mengoceh saja?” kini Kyuhyun sudah mendaratkan bokongnya di shofa merah mereka. Yoonjae? Jangan ditanya, dia sudah tidak perduli dengan kekesalan ibunya atau tingkah ayahnya, dia sudah terlalu bahagia dengan cup ice cream dan mainan-mainan barunya.

“sebenarnya, kau niat tidak mengajak ku ke Hawai Cho?” kini Hyunju sudah duduk menghadap suaminya yang sedang membalas beberapa pesan masuk ke handphonenya.

“memang kenapa nona?” Kyuhyun berbalik menghadap istrinya setelah dan meletakkan Handphone di atas meja sampingnya.

“demi tuhan Cho, kau bukanlah orang polos atau buta fashion. Kau fikir kita akan mengunjungi puncak Everest sehingga hanya membelikanku baju-baju tebal seperti ini?” oceh Yoonju sambil menunjuk beberapa bag yang berisi pakaiannya. Sedangkan Kyuhyun hanya bisa menahan tawanya melihat apa yang dilakukan istrinya, sebenarnya Kyuhyun hanya ingin menjahili istrinya, karena kesal mengetahui istrinya ingin ikut pergi ke Hawaii untuk melihat dongsaeng-dongsaengnya.

Lagi pula, Kyuhyun bukanlah tipe suami yang dengan mudah memperbolehkan istrinya memakai pakaian seksi di tempat umum, apalagi Hawaii Kyuhyun sangat hafal sekali jika tingkah jahil istrinya keluar maka bukan tidak mungkin, istrinya tersebut akan menjadi pusat perhatian mata para laki-laki lain.

Maka jangan harap Yoonju bisa mengenakan pakaian terbuka ketika mereka disana dan lupakan minidress apalagi bikini sexy. Maka jika tetap ada barang-barang itu dalam koper, maka Kyuhyun akan dengan senang hati memilih mengurung istrinya di hotel selama mereka di hawai di bandingkan harus melihat laki-laki lain memperhatikan istrinya.

 

 

-END-

 

 

Seperti yang dibilang di FF sebelumnya “ because They All” kalau ceritanya memang sengaja pendek karena memang sengaja dibikin per chap. Untuk setiap komentar kalian sangat membantu dalam memberika masukan. Kalau ada yang mau chit-chat silahkan di @qonitaamaliasuhendar. Atau yang mau main ke rumah baru aku (rumah sebelumnya aku bakar) juga boleh di ryeonanana.wordpress.com jangan sungkan buat ngerusuh karena aku juga suka ngerusuh. maaaf-maaf aja ya jika Typo bertebaran. Karena setiap pembuatan FF selalu disela-sela pengerjaan tugas kuliah jadi kebut-kebutan. Hahaha *ngeless aje. Bye~~~

2 Comments (+add yours?)

  1. lieyabunda
    Dec 23, 2016 @ 03:37:25

    suka pas mereka jahilin anak sendiri,,, kocak…

    Reply

  2. DOMPHI
    Dec 23, 2016 @ 19:30:58

    Andai gue jd anak cho, mngkn gue udah babak belur di tabok ortu 😂

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: