Chasing Chanyeol

IMG_1171

.

The Office

 In related stories with: {1} {2} {3} {4} {5} {6} {7} {8} {9}

.

A man lives for himself, but a hero lives for others.

.

.

Sudah satu minggu kebelakang ini, mereka berempat tidak bisa bernafas dengan bebas di dalam kantor. Alasannya adalah, Park Chanyeol.

Satu minggu yang lalu, Cho Kyuhyun baru saja menerima mahasiswa internship lagi. Namanya Park Chanyeol, dia memiliki semangat juang yang berkobar dan rasa ingin tahu yang tinggi. Sangat berbanding terbalik dengan Sehun, yang lebih menyukai kegiatan tidur siang di dalam tenda berbentuk buah nanas bersama Bosnya yang agung, Lee Hyukjae.

Dalam hari pertamanya, Chanyeol berhasil merebut hati Kyuhyun dengan kualitas kerjanya yang sangat terlatih. Kyuhyun segera mengangkatnya sebagai salah satu asisten temporer, yang mengurus segala sesuatu dari menangani berkas dokumen, hingga menendang Sehun yang sedang mencuri roti bekas di pantry.

Dimana hal itu sangat menjengkelkan. Untuk mereka berempat tentunya.

“Kemarin si telinga alien itu baru saja memutuskan koneksi internet di ruang kerjaku, karena aku tertangkap sedang menyebarkan gossip panas di kantor ini. Sungguh tidak berperikemanusiaan.” Ryeweook datang dengan berapi-api, karena insiden kemarin dia merasa menjadi tidak kompeten sebagai ketua perserikatan gossip terpanas di kantor ini.

“Pagi tadi saat aku sedang mencuri roti milik Bos Tanduk Macan untuku dan Bos Hyukjae, si telinga alien datang dengan membawa borgol juga dia menyita roti curianku! Aku benar-benar sangat lapar.” Sehun merangkak keluar dari tenda nanasnya, dia memasang wajah pura-pura sakitnya, dan mengambil diam-diam sisa susu Stroberi milik Hyukjae dari empat hari yang lalu.

“Dua hari yang lalu, dia dengan sengaja memanggil Kyuhyun ketika aku tengah memakai kartu kreditnya untuk membeli bantal Candy Crush. Si telinga alien itu harus diberi pelajaran setimpal, atas rasa sakit yang harus aku rasakan ketika melihat bantal Candy Crush itu tidak menjadi miliku.”

Cheonsa, si iluminati bermata tiga kini duduk diatas tumpukan koleksi bantal Candy Crushnya dengan ekspresi wajah yang terluka. Membayangkan bantal Candy Crushnya berada di pelukan orang lain, sangat menyayat hatinya.

“Kalian semua masih lebih baik. Si kuping alien itu dengan sengaja menahanku pergi. Bahkan aku sampai memohon dan menitikan air mata suci ini.” Hyukjae, menundukan wajahnya dengan sedih. Dia tengah memakai masker wajah berwarna hitam yang dibelinya dari situs gipsi online, membuatnya terlihat seperti montir yang terkena cairan oli hitam. Buruk rupa dan berminyak.

“Memangnya kau akan pergi kemana?” Tanya Ryeweook dengan wajah gossip panasnya.

“Ke pekan majalah dewasa nasional.” Jawab Hyukjae sambil menitikan air matanya, dan membuat Ryeweook serta Cheonsa hampir menyiramnya dengan kopi panas.

“Mari kita gulingkan dia, Bos. Penderitaan yang begitu perih ini harus kita akhiri, dan jerami yang begitu pilu harus kita cabut lalu kita tenggelamkan di laut kepastian.” Sehun mengepalkan tangannya dengan sungguh-sungguh, membuat tiga atasannya menatapnya dengan aneh. Sehun pasti sudah tertular kebodohan Hyukjae dengan sempurna.

“Bagaimana jika kita jual saja dia, seperti kita akan menjual Sehun waktu itu?” Selain menjadi biang gossip, Ryeweook juga sangat mencintai uang. Hyukjae dan Cheonsa saling menatap satu sama lain, sebelum akhirnya Hyukjae mengacungkan tangannya, dan menunjuk ke arah si murahan  Sehun yang tengah menikmati susu basi di dalam tenda nanasnya.

“Apa dia bisa kita jual juga? Hasilnya akan sangat menguntungkan untuk kita semua. Juga yang bisa dia lakukan hanyalah menjadi duri dalam daging.” Saran Hyukjae dengan wajah tanpa rasa bersalah, membuat Sehun kembali memulai dramanya yang berlebihan.

“Aku pikir kita adalah kepompong yang selalu bersama dalam sedih maupun senang hingga kita berubah menjadi kupu-kupu, Bos!” Kira-kira itu adalah satu dari puluhan jeritan puitis yang dilayangkan Sehun. Sehun yang polos dan lugu, kini telah berubah menjadi si murahan Sehun, dan semuanya karena Lee Hyukjae.

A man lives for himself, but a hero lives for others.” Ucap Hyukjae dengan wajah seriusnya, yang entah mengapa berhasil membuat Sehun menyetujui perjanjian penjualan dirinya sendiri. Sungguh murahan.

“Aku dengar Chanyeol selalu berada di ruangan Kyuhyun ketika jam makan siang, untuk memeriksa apakah kita berempat masih berada di kantor atau sudah berada di rumah bola.” Cheonsa mengerutkan keningnya dengan serius.

Jika Chanyeol terus berada disini, maka kesempatan mereka berempat untuk berenang di dalam kolam bola warna-warni di toko mainan itu, tidak bisa terjadi lagi.

Semenjak kejadian sensasional di toko mainan itu. Mereka berempat memutuskan rumah bola itu menjadi markas rahasia diluar kantor.  Setiap jam makan siang mereka berempat akan menyelinap kabur untuk berendam di dalam kolam bola warna-warni, seraya merencanakan kejahatan mereka di dalam kantor. Kejahatannya tentu saja dengan mengelabui Kyuhyun, bos mereka yang sebenarnya.

Hmm, baiklah. Kita semua akan bersembunyi di ruangan Tanduk Macan, menunggu hingga si telinga alien datang dan kita akan langsung meringkusnya kemudian menjualnya, uang hasil penjualannya akan kita bagi rata.”

Semua mengangguk setuju mendengar rencana jahat Hyukjae, terutama Sehun yang terlihat begitu bersemangat menyingkirkan Chanyeol, saingan terberatnya di kantor ini.

Mereka semua akhirnya berlari dengan cepat menuju ruangan Kyuhyun yang kosong. Dengan sigap Cheonsa mematikan semua lampu disana, dan bersembunyi di bawah meja kaca milik kekasihnya.

Hyukjae dan Sehun bersembunyi di balik sofa dengan satu karung bermotif nanas, dan tali tambang yang sekali lagi mereka curi dari gudang properti. Sementara Ryewook bersiap memborgol Chanyeol, kali ini dia tampil kembali dengan kostum daun kesayangganya. Tentu saja kostum itu hasil curian Sehun.

Ruangan itu begitu gelap hingga mereka hanya bisa mengandalkan insting pendengaran mereka, dan ketika pintu itu terbuka–dengan sigap mereka semua keluar dan menendang sang korban. Sehun bahkan dengan sangat senang menutup wajah korban dengan karung nanas.

“Rasakan ini dasar kau alien beracun!” Ryewook dengan sengaja duduk di atas tubuh korban, dengan kostum daunnya. Cheonsa sibuk mencekik leher korban, memikirkan bantal Candy Crush limited editionnya berada di pelukan orang lain membuatnya berubah menjadi iluminati bermata tiga.

Hyukjae disisi lain tertawa senang sambil menari tarian suku gipsi yang dilihatnya di YouTube, masih dengan wajahnya yang memakai masker hitam.

Mereka semua tenggelam dalam pembalasan dendam yang menyenangkan, ketika pintu itu kembali terbuka dan membuat mereka membeku ditempat. Kecuali Hyukjae, karena dia masih tenggelam dalam tariannya.

“Maaf, apa yang sedang kalian lakukan?” Park Chanyeol menatap mereka berempat dengan bingung. Kini mereka bertiga saling menatap satu sama lain dengan tatapan penuh horor dan rasa takut. Ryewook secara perlahan bangkit dari duduknya dan berpura-pura menjadi sebatang daun di balik pot bunga di sudut ruangan.

Sehun tersenyum takut dan memutuskan kembali merangkak di dinding. Kemudian Cheonsa, dia tertawa kecil dan memutuskan untuk berubah menjadi batu di bawah meja kaca.

Kini hanya Hyukjae yang masih tenggelam dalam tariannya.

“Hey! Kalian bertiga! Mengapa berhenti? Kita bahkan belum melakukan ritual tarian dewa matahari untuk keselamatan kita dari si tanduk—” ucapan Hyukjae terhenti ketika, sang korban membuka karung nanas dari kepalanya– dan kini Cho Kyuhyun, sang korban yang malang, menatapnya dengan senyuman khas pembunuh berdarah dingin, sebelum teriakan penuh pilu dari Hyukjae kembali memenuhi ruangan itu.

“BOS! JANGAN LEMPAR TUBUH SUCI INI KE JENDELA! INI LANTAI 7 BOS!! BOSS SI BUSUK RYEWEOOK BERUSAHA MENJADI DAUN! SI MURAHAN SEHUN TENGAH MERANGKAK DI BAWAH KAKIMU-DAN BOS, SI ILUMINATI CHEONSA TENGAH MENCURI KARTU KREDITMU! ARRRRRGH JANGAN LEMPAR AKU DENGAN TEMPAT SAMPAH!!”

Dimana drama penculikan itu berhasil membuat Chanyeol tertawa puas, dengan satu tangan merekam semuanya dari balik kamera ponselnya–sebagai arsip untuk laporannya nanti.

Kantor ini memang menyenangkan.

.

.

-FIN-

.

.

Park Chanyeol

lk

A living true spy for Kyuhyun. Mahasiswa Internship terbaru kesayangan Kyuhyun, karena memiliki kinerja disiplin yang bagus dan menjabat sebagai mata-mata untuk 4P (Cheonsa, Hyukjae, Sehun, Ryeweook) Chanyeol akan menjadi musuh dan saingan terbesar Sehun.

.

.

.

Comments are greatly appreciated!

xo

IJaggys

Summer Sale Ebooks: Shop Now!

 

2 Comments (+add yours?)

  1. missrumii
    Jan 13, 2017 @ 17:33:48

    Yaa Chanyeol!
    author tadi malem aku baca lagi buku yang aku beli yang isinya kumpulan fanfiction. Aku baca yang judulnya The President. Selalu terpesona sama cerita itu, waktu aku liat authornya ternyata Ijjagys.
    Waah emang berbakat banget!!!

    Reply

  2. Jung MinHee
    Jan 13, 2017 @ 23:00:42

    Another stupid character in a chaos office 😂😂

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: