Blank Word [7/?]

j

BLANK WORD

Kim Yerry

Romantic, AU | Chapter

Cho Kyuhyun, Cho Chaerim (OC), Song Hyena (OC), Kim Yesung

***

Chapter 7

 

8 tahun kemudian

Chaerim masih enggan beranjak dari kasur empuknya, makin sinar matahari memancar, makin Chaerim menarik selimutnya menutupi seluruh tubuhnya, sesosok namja mungil berjalan memasuki kamar Chaerim dan berjalan perlahan menghampiri Chaerim, namja mungil itu naik kekasur Chaerim dan menarik selimut yang menutupi tubuh Chaerim, namja berumur 8 tahun itu mendekatkan wajahnya ditelinga Chaerim

“eomma” panggil namja mungil itu lembut

“hmm” jawab Chaerim masih enggan membuka kedua matanya

“sekarang sudah jam 10” bisik namja mungil itu membuat Chaerim sontak membuka matanya

“mwo!’ teriak Chaerim histeris bergegas bangun

“eomma telat” jerit Chaerim panik membuat namja mungil tersebut terkekeh

“tenang eomma, eomma tidak perlu repot – repot bangun, karena appa sudah datang” jelas namja mungil tersebut membuat Chaerim menatapnya bingung

“mwo?”

“appa sudah pulang, tanpa perlu kita jemput ke bandara” jelas namja mungil itu, pintu kamar Chaerim terbuka, dan nampaklah sosok yang membuat Chaerim shok

“cho kyuhyun!” teriak Chaerim tidak percaya, Kyuhyun tengah berdiri disamping pintu, sambil menyilangkan kedua tangannya didada dan menatap Chaerim tanpa berkedip

“kapan kamu datang?” Tanya Chaerim heran

“5 jam yang lalu, dan 3 jam aku menunggu dibandara seperti orang bodoh, akhirnya dari pada menunggu aku memutuskan untuk pulang sendiri, dan 2 jam aku menunggu diluar rumah, apa kamu sering seperti ini?” Tanya kyuhyun kesal

“kamu pulang kerumah sendiri? Kamu ingat jalan kerumah ini? Apa ingatan mu sudah pulih?” Tanya Chaerim beranjak dari baringnya dan menghampiri kyuhyun

“ani, tapi tak tau kenapa tempat ini pertama kali yang ingin ku datangi” jelas kyuhyun salah tingkah membuat Chaerim menatap kyuhyun tajam, kemudian sebuah jitakan keras mendarat indah dikepala kyuhyun

“apa yang kamu lakukan!” teriak kyuhyun menatap Chaerim tidak terima

“ingat kyu, aku Chaerim, yeoja pintar yang tidak bisa kamu tipu, kamu bahkan ingat semuanya dengan jelas, kenapa pura – pura lupa ingatan, dan membiarkan aku sendiri selama 8 tahun ini” gerutu kesal

“bagaimana kamu tau aku pura – pura? Bahkan eomma percaya aku hilang ingatan” Tanya kyuhyun heran

“kamu tidak cukup pintar untuk menipuku” jelas Chaerim sambil tersenyum penuh kemenangan

“eomma” rengek namja mungil yang tadi ditelantarkan Chaerim karena kemunculan kyuhyun

“ye, Chahyun, wae?” Tanya Chaerim sambil menatap Chaeyun lembut

“aku ingin pergi berkencan dengan eomma hari ini, jadi ayo kita siap – siap” rengek Chaeyun membuat Chaerim terkekeh

“araseo, Chaeyun harus mandi dulu” bujuk Chaerim sabar, kyuhyun menatap heran Chaerim dan Chaeyun

“bocah ini mengajak kamu kencan? Chaeyun, appa baru pulang dan kamu sudah ingin pergi tanpa bermanja – manja dengan appa” protes kyuhyun

“aku mau mandi bersama eomma” rengek Chaeyun tidak memperdulikan nada keberatan kyuhyun

“mwo!!?” teriak kyuhyun tidak terima

“jangan berteriak di depan Chaeyun, keluar dan diamlah, jadilah appa yang baik” omel Chaerim membuat Chaeyun tertawa penuh kemenangan

“ayo eomma” ajak Chaeyun sambil menarik tangan Chaerim

“ye hyun~ah” jawab Chaerim sambil mengikuti anaknya, kyuhyun menatap Chaerim dengan jengkel

“sebenarnya darah daging siapa Chaeyun itu, kenapa dia terlihat memusuhi ku, apa dia benar putra ku?” gerutu kyuhyun kesal

“appa jangan ikut kencan ya” teriak Chaeyun sebelum memasuki kamar mandi

“mwo!” teriak kyuhyun tidak terima

***

Chaerim sedang menikmati pemandangan malam dari balkon kamarnya, Chaerim merenggangkan tubuhnya, seharian menemani Chaeyun membuatnya lelah, tapi Chaerim merasa bahagia, benar – benar merasa menjadi eomma sesungguhnya, tiba – tiba seseorang memeluknya dari belakang membuat Chaerim terkesiap dan mulai meras ketakutan

“tenanglah ini aku” ucap kyuhyun pelan membuat Chaerim menghembuskan nafas lega

“wae?” Tanya Chaerim tidak berniat melepaskan pelukan kyuhyun

“sudah lama kita tidak menikmati malam dengan pose seperti ini” guman kyuhyun sambil menghembuskan nafas berat membuat Chaerim terkekeh

“berhentilah meracau yang tidak jelas,apa pernah kita berdua dalam hubunganyang semesra ini, cepatlah lepaskan pelukan mu kyu, jika Chaeyun melihat dia akan memukul mu sampai mati karena telah berusaha merayu eomma nya” canda Chaerim, kyuhyun tersenyum lembut

“Chaeyun sudah tidur, jadi tidak apa – apa, aku merindukan saat – saat kita menghabiskan malam bersama” jelas kyuhyun

“hey apa kata – kata itu tidak terdengar seperti kita memiliki hubungan khusus sebelumnya, orang – orang akan salah paham dengan apa yang kamu katakan” protes Chaerim

“gomawo telah merawat Chaeyun dengan sangat baik” ucap kyuhyun tulus

“kamu tau, Chaeyun seperti kamu, dia benar – benar seperti kamu, kamu tau apa yang dikatakannya menjelang tidur setiap malamnya?” Tanya Chaerim semangat

“apa?” Tanya Kyuhyun penasaran, Chaerim tidak pernah melewatkan waktu seharipun tanpa videocall dengan Kyuhyun, selama Kyuhyun diamerika, sehingga setiap hari Kyuhyun bisa melihat perkembangan dan pertumbuhan anaknya

“dengar eomma, jangan pernah ketakutan karena appa tidak ada disamping eomma, Chaeyun akan melindungi eomma, selama Chaeyun masih hidup, Chaeyun akan selalu disamping eomma untuk melindungi eomma” jelas Chaerim membuat kyuhyun terkekeh

“dengan adanya Chaeyun, aku merasa tidak memerlukan kamu lagi disamping ku untuk melindungi ku” jelas Chaerim membuat kyuhyun melepaskan pelukannya

“mwo?” jerit kyuhyun tidak terima, Chaerim berbalik menghadap kyuhyun dan tersenyum lembut

“sudah saatnya kamu pergi mencari Hyena, aku rasa dia menunggu mu, cari Hyena dan hidup berbahagialah bersamanya, eomma sudah mulai menyesal dengan perbuatannya, eomma melakukan semua itu karena eomma masih mengira bahwa kamulah orang yang membuatku tidak bisa punya anak ” jelas Chaerim, kyuhyun menatap Chaerim tajam

“aku tidak apa – apa, aku sudah terbiasa tanpa kamu disamping ku, aku sudah bisa melindungi diri ku sendiri, dan lupakan lah janji mu untuk terus melindungi ku salama kamu hidup” pinta Chaerim sambil membelai rambut kyuhyun lembut

“kamu harus ke salon besok, lihat rambut mu telah panjang, aku masuk dulu, besok kegiatan ku sebagai seorang eomma kembali di mulai” jelas Chaerim sambil beranjak meninggalkan kyuhyun

“bagaimana jika sebenarnya alasan ku bisa bertahan hidup melawan koma ku saat itu karena aku ingin terus disamping mu, melindungi mu” Tanya kyuhyun membuat Chaerim menghentikan langkahnya

“apakah kamu tau , aku bisa bertahan hidup sampai sekarang, karena aku ingin terus melindungi mu” Tanya kyuhyun

“lupakan kyu, pergilah, cari Hyena, aku tau kamu sangat mencintainya” ucap Chaerim sambil membalikan badannya menatap kyuhyun yang memunggunginya, kyuhyun membalikan badan dan menatap Chaerim dengan lembut

“aku mencintai Hyena, ya, aku sangat mencinta Hyena, dulu aku mencintai Hyena tapi juga tidak bisa melepaskan mu, aku mencintai Hyena, tapi aku bertahan hidup tanpa dia sampai saat ini, apakah perasaan seperti itu masih pantas disebut cinta? Aku bertahan hidup hanya dengan mendengar kamu menangis disisiku, meminta ku untuk mengingat janji ku pada mu, selama aku diamerika setiap hari kamu selalu menghubungi ku mengabari pertumbuhan dan perkembangan Chaeyun, aku sudah terbiasa dengan adanya kamu dihari – hari ku, dan jika kamu tidak ada di hari – hari ku, aku seperti akan mati, salahkah jika aku mulai mencinta mu” Tanya kyuhyun sambil menatap Chaerim dengan tatapan yang tulus

“kamu pasti sudah tau kyu, aku tidak pernah bisa mencintai mu” jawab Chaerim membuat Kyuhyun sangat terluka

***

Kyuhyun menatap Chaeyun yang sedang melahap makanannya dengan lahapnya, rupa anak itu benar – benar 50 % dirinya, terlintas sebuah ide di otaknya

“Chaeyun” panggil kyuhyun pelan, karena Chaerim berada di tempat yang dekat dengan mereka

“hm” jawab Chaeyun singkat sambil terus mengunyah makanannya

“apa kamu ingin punya dongsaeng?” Tanya kyuhyun menatap Chaeyun penuh harap

“ani” jawab Chaeyun cuek

“mwo? Kamu tidak ingin punya dongsaeng? Coba bayangkan jika kamu punya dongsaeng, kamu tidak akan kesepian” rayu kyuhyun, Chaeyun menatap appanya

“selama eomma disisi ku, aku tidak akan pernah kesepian, lagian aku tidak mau perhatian eomma terbagi, dengan kemunculan appa saja perhatian eomma berkurang, apalagi jika Chaeyun punya dongsaeng” jelas Chaeyun membuat kyuhyun menganaga heran

“apa yang sedang kamu ajarkan pada anak ku?” Tanya Chaerim curiga

“hanya meminta pendapat tentang dongsaeng baru” jawab kyuhyun santai

“mwo! Kamu menanyakan itu pada anak kecil, kyu otak mu kemana, benar – benar appa yang tidak baik” omel Chaerim

“lagian 8 tahun diamerika apa membuatmu benar-benar lupa, kalau aku tidak bisa memiliki anak” bisik Chaerim kesal, membuat Kyuhyun tersadar akan kesalahannya

“lagian appa, meyerahlah dalam merayu eomma, bukankah appa tadi malam sudah ditolak mentah – mentah, aku melihat semuanya tadi malam appa” jelas Chaeyun sambil tersenyum aneh

“mwo!?” teriak kyuhyun dan Chaerim bersamaan

“apa kamu yang mengajarkan dia seperti itu?” Tanya kyuhyun kesal

“ani, itu bakat alami yang kamu turuni padanya” jawab Chaerim santai membuat kyuhyun makin kesal

“appa, eomma hanya milik ku, jadi jangan berharap banyak” jelas Chaeyun membuat Chaerim terkekeh dan kyuhyun kesal

“eomma, sekolah kami megadakan piknik, sebenarnya aku ingin ikut, tapi mengingat ada appa yang genit disini, aku tidak yakin meninggalkan eomma berduaan dengan appa” jelas Chaeyun

“mwo” teriak kyuhyun tidak terima

“hyun~ah, bukankah itu kegiatan sekolah, kamu harus ikut, bukankah kamu senang mengikuti acara seperti itu, tenang lah appa tidak akan macam – macam dengan eomma, kamu tau kan appa seperti kamu yang selalu ingin melindungi eomma” bujuk Chaerim lembut, kyuhyun menatap Chaerim takjub

“araseo, appa” panggil Chaeyun

“hm” jawab Kyuhyun singkat

“sebenarnya aku tidak suka appa masuk kedalam kehidupan kami, tapi setidaknya untuk sekarang aku tenang meninggalkan eomma dirumah karena ada appa yang akan melindungi eomma” jelas Chaeyun membuat kyuhyun menganga shok dan Chaerim terkekeh pelan

“anak ini kenapa dewasa sekali” guman kyuhyun ketakutan

“araseyo, appa akan melindungi eomma, jadi sekarang cepatlah makan dan berangkat sekolah, kali ini appa yang akan mengantarmu” jelas Chaerim lembut

“kenapa harus appa?” Tanya Chahyun tidak suka

“bagaiman bisa dia berkata seperti itu pada appanya sendiri?” Tanya Kyuhyun heran

“sabarlah, 8 tahun kamu membiarkannya tumbuh tanpa seorang appa, sangat wajar jika dia harus beradaptasi denganmu” omel Chaerim membuat kyuhyun terdiam

TBC

3 Comments (+add yours?)

  1. lieyabunda
    Jan 31, 2017 @ 04:23:00

    chahyun mengejutkan sekali,,,, tapi hati udah berpaling ke chaerim…
    lanjut

    Reply

  2. Murnialbatul
    Jan 31, 2017 @ 20:48:27

    Tu anak hebat amat yah….
    Next
    Makasi

    Reply

  3. Kim yerry
    May 23, 2017 @ 18:50:06

    Hehehe gomawo ,senangnya ada yg baca

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: