At Library

SONY DSC

At Library

Author : Icha Savitrie – Altryana N.R.

 

Cast: Cho KyuhyunPark Yuna – Han Min Gi Cho Ahra – Lee Sungmin

Genre : Romance, Sad | Rating : PG-13 | Lenght : Oneshot

 

*** 

”Sudah ratusan buku yang kubaca, tetapi tak ada satu pun buku yang bisa mengajarkanku untuk melupakanmu,”Cho Kyuhyun

 

“Mungkin saat ini hatimu belum terbuka sedikitpun untukku, Tuan Cho! Tapi suatu saat nanti, aku yakin kalau aku akan menempati ruang paling luas di dalam hatimu,”Park Yuna

 

 

* * *

 

 

Seoul – South Korea

 

 

 

Cho Kyuhyun, putra kedua keluarga Cho, yang tengah menikmati hari liburnya dari pekerjaannya sebagai seorang dokter ahli di sebuah rumah sakit ternama di Seoul, di perpustakaan pribadi miliknya, terlihat duduk di atas sebuah kursi seraya memegang sebuah buku tetapi pandangannya tidak mengarah pada buku yang ada di tangannya, tapi ke arah luar, menembus kaca jendela yang ada di hadapannya, entah kemana.

 

”Sudah ratusan buku yang kubaca, tetapi tak ada satu pun buku yang bisa mengajarkanku untuk melupakanmu,” desah Kyuhyun tiba-tiba seraya menutup buku yang tengah di pegangnya.

 

“Tentu saja, Oppa. Aku kan memang tidak mudah untuk di lupakan,” ucap seorang gadis dengan senyuman lebar yang terpatri di wajah manisnya. Tangannya sibuk memindahkan beberapa buku yang tidak satu ukuran dengan yang lain dan merapikan buku yang tergeletak begitu saja ke tempatnya semula.

 

Kyuhyun mendesah lelah sebelum akhirnya menoleh memandang ke arah seorang gadis yang sejak pagi tadi sudah berada di sana, sedang memegang sebuah buku yang tebalnya mungkin melebihi hak sepatu yang saat ini tengah dipakainya. “Memangnya aku pernah mengingatmu, eo?” ucapnya datar, lalu kembali membuka buku yang tertutup di tangannya. Membuat gadis bermarga Park—yang sedang menjalani hukumannya membereskan perpustakaan karena kalah taruhan saat bermain catur melawan putra kedua keluarga Cho pagi tadi—itu mempoutkan bibirnya, sehingga menambah kesan imut di wajahnya.

 

Tapi sepertinya Kyuhyun tidak terlalu memperdulikan tingkah aneh gadis yang sudah sering kali membuatnya pusing, terlebih satu bulan belakangan ini, sejak pertemuan keduanya di acara pertunangan kakak perempuannya, Cho Ahra.

 

Karena tidak kunjung diperdulikan oleh Kyuhyun, gadis itu mulai meninggalkan buku-buku yang sedang dibereskannya, lalu memilih mendekati tempat dimana namja itu sedang duduk kemudian mulai merajuk seperti biasanya jika permintaannya tidak dipenuhi. Ia menarik-narik lengan sweater abu-abu yang sedang dipakai oleh Kyuhyun. “Oppa,” panggilnya.

 

“Ehm?” jawab Kyuhyun tanpa memandang ke arah gadis itu.

 

“Oppa?” panggilnya lagi.

 

“Ehm?”

 

Gadis itu terdiam sejenak sebelum akhirnya membuat sebuah love-sign dengan kedua tangannya seraya mengucapkan satu kata. “Saranghae,”

 

Kyuhyun terdiam sejenak menatap gadis yang baru berusia delapan belas tahun di depannya, sebelum akhirnya menutup bukunya, dan tiba-tiba bangkit dari posisi duduknya kemudian mendorong gadis itu hingga menabrak tembok yang ada di belakang tubuhnya, kemudian mendekatkan bibirnya di telinga gadis itu. “…aku sudah mendengar kata itu dari bibir jutaan gadis, Nona park… bisiknya yang membuat gadis yang berada di hadapannya saat ini melebarkan matanya.

 

“A-aku tahu. T-ta-tapi kan… Kau kan belum pernah mendengarnya dariku secara langsung, Tuan Cho!” seru gadis itu seraya mencoba mengatur nafasnya dan juga detak jantungnya yang berlompatan tidak jelas karena efek bisa berada sedekat ini dengan Kyuhyun, putra dari sahabat Appa-nya yang di pertemuan pertama mereka sebulan yang lalu sudah sangat menarik perhatiannya.

 

Kyuhyun menaikan sebelah alisnya. “Benarkah? Sepertinya aku sudah mendengarnya tadi…”

 

Yuna—nama gadis itu—segera mempoutkan bibirnya kembali, seraya mencoba melepaskan dirinya dari kungkungan Kyuhyun tapi kemudian malah melingkarkan kedua tangannya di leher namja kelahiran bulan februari itu. “Lalu, apa jawabanmu, Oppa?” tanyanya seraya menatap mata namja itu dalam-dalam.

 

Kyuhyun terdiam sejenak, memperhatikan mata gadis yang berada dihadapannya.

 

“Mianhae, Yuna-ya. Tapi sepertinya Min Gi belum sempat mengembalikan kunci yang dimilikinya untuk membuka pintu hatiku, sehingga hatiku masih tertutup untuk orang lain, jadi sekarang sebaiknya kau—gadis yang masih dibawah umur—simpan perasaanmu dan kembalilah membereskan perpustakaan ini, Nona Park,” ucapnya seraya melepaskan kedua tangan gadis itu dari lehernya lalu menjauh darinya dan segera duduk kembali di tempatnya semula kemudian membuka bukunya dan kembali membacanya.

 

Yuna tersenyum sedih menatap Kyuhyun dengan tatapan sendu. Ada sebuah rasa sakit di dadanya saat mendengar penolakan dari Kyuhyun, terlebih saat namja itu menyebutkan nama seorang gadis. Ya, dia memang sudah mendengar dari Ahra, putri pertama keluarga Cho, bahwa Kyuhyun saat ini sedang patah hati gara-gara seorang gadis bernama Min Gi—Han Min Gi lebih tepatnya—sahabatnya sejak kecil yang juga merupakan cinta pertama Kyuhyun.

 

Yuna menghembuskan nafas lelah. Lalu perlahan ia melangkahkan kakinya untuk mengembalikan buku yang masih ia pegang ke tempatnya semula. “Mungkin saat ini hatimu belum terbuka sedikitpun untukku, Tuan Cho! Tapi suatu saat nanti, aku yakin kalau aku akan menempati ruang paling luas di dalam hatimu,” ucapnya seraya mendesah lirih, lalu kemudian berlalu dari hadapan Kyuhyun.

 

Perlahan, Kyuhyun mengalihkan pandangannya sejenak dari buku yang sedang ia baca ke arah gadis yang sedang berjalan menjauhinya—keluar dari perpustakaan pribadi miliknya. “Tapi sayangnya hatiku tidak seluas yang kau kira, Nona Park. Dan sayangnya hati ini sudah tertutup untuk siapapun seiring dengan alunan piano yang membawa sepasang anak manusia ke altar saat itu,” lirihnya seraya menutup matanya. Setetes air bening tanpa sadar turun dari matanya.

 

 

***

 

 

Dua bulan yang lalu,

 

 

“Kyuhyun-ah,” seru seorang gadis cantik, saat Kyuhyun sedang duduk di dalam perpustakaan pribadinya, menikmati hari liburnya seperti yang biasanya ia lakukan.

 

“Nde?” seru namja itu kemudian menutup buku yang sedang dibacanya dan segera memfokuskan perhatiannya pada gadis cantik di hadapannya. “Waeyo Min Gi-ya?”

 

“Coba tebak?”

 

“Apa?”

 

“Ayooo coba tebak,”

 

Kyuhyun mengerutkan dahinya tidak mengerti perkataan gadis bernama lengkap Han Min-Gi. “Apa yang harus ku tebak, Min Gi-ya?” tanyanya.

 

Min Gi berdecak. Karena namja yang berprofesi sebagai dokter ahli dan mempunyai IQ di atas rata-rata itu ternyata bisa sangat bodoh seperti ini. Perhatikan aku. Ku beritahu. Ada yang berbeda padaku hari ini. Dan kau harus menebaknya, Tuan Cho,”

 

“Coba kulihat,” ujar Kyuhyun, lalu mengedarkan pandangannya ke seluruh tubuh gadis yang sudah di kenalnya semenjak ia kecil itu. “Sepertinya tidak ada,”

 

“Kau yakin?” tanya gadis itu dengan senyum lebar yang menghiasi wajah cantiknya.

 

Kyuhyun mengangguk. Tapi tak lama kemudian, matanya melebar saat melihat gadis itu mengangkat tangan kirinya dan menunjukan sebuah benda yang melingkar dengan indah di salah satu jari tangannya. Cincin.

 

“Kau—“

 

Gadis itu mengangguk.

 

“Sungmin hyung…”

 

Min Gi mengangguk lagi. “Nde. Sungmin Oppa melamarku kemarin malam. Dan bulan depan aku akan menikah, Kyuhyun-ah!

 

DEG!

 

Kyuhyun terdiam. Hatinya tiba-tiba mencelos. Pikirannya melayang entah kemana. Dan pandangan matanya tiba-tiba saja kosong saat mendengar pekikan ceria Min Gi saat menyampaikan berita itu.

 

Menikah?

 

Apa itu berarti aku…

 

“Kyuhyun-ah? Waeyo? Kau tidak senang aku akan menikah, eo?”

 

…telah kalah langkah dari Sungmin hyung?

 

“Kyuhyun-ah,”

 

Kyuhyun tersadar dari lamunannya. Ia tersenyum kecil untuk menutupi hatinya yang remuk. “Tentu saja aku senang. Selamat, Min Gi-ya. A-aku harap kau selalu bahagia bersama Sungmin Hyung,” ucapnya seraya memeluk Min Gi—mungkin untuk yang terakhir kalinya—dengan erat.

 

Gadis itu segera melepaskan pelukannya. Lagi-lagi ia menunjukkan senyum bahagianya yang membuat Kyuhyun semakin merasakan sakit didadanya. “Aku harus pergi, Kyuhyun-ah. Sungmin Oppa sedang menungguku di luar bersama dengan Ahra Eonnie. Kami akan segera mencari gaun pengantin untuk ku kenakan di hari pernikahanku. Aku sangat tidak sabar,

 

Kyuhyun mengangguk pelan tanpa sedikitpun mengomentari perkataan gadis itu. Dan sesaat kemudian yang ia tahu, ia melihat gadis yang selama ini menguasai hatinya berjalan keluar dari perpustakaan pribadinya dan mendekati seorang namja manis yang menyambutnya dengan senyum seraya menunjukkan gigi kelincinya, dari celah pintu perpustakaan yang tidak tertutup sempurna.

 

Namja bergigi kelinci itu menggandeng Min-Gi dengan mesra kemudian mengajaknya pergi. Dan sebelum pergi, namja itu sempat menoleh ke arah Kyuhyun yang masih terdiam di tempatnya, kemudian mengangguk dan tersenyum manis.

 

Kyuhyun masih terdiam di tempatnya saat kakaknya, Ahra menghampirinya dan menepuk bahunya. Namja itu menoleh dengan pandangan datar andalannya.

 

“Kau… Baik-baik saja, Kyu?” tanya Ahra hati-hati.

 

Kyuhyun tidak menjawabnya dengan kata-kata. Ia hanya mengangguk pelan lalu kemudian kembali menatap ke arah lain. Ahra menatap sejenak namja di hadapannya untuk memastikan keadaannya, kemudian akhirnya ikut menganggukkan kepalanya.

 

“Baiklah, kalau kau butuh teman cerita aku ada di kamarku, okay?” ucap gadis itu sebelum akhirnya beranjak meninggalkan Kyuhyun sendirian.

 

Dan sesaat kemudian, ketika pintu perpustakaan itu tertutup, yang terdengar dari sana hanyalah suara tangisan pedih dari seorang namja yang telah menyimpan perasaannya secara diam-diam selama beberapa tahun terakhir terhadap sahabatnya yang sebentar lagi akan menikah. Tangannya yang sedang menggenggam erat sebuah buku tiba-tiba saja terangkat dan tak lama kemudian buku itu melayang begitu saja ke arah jendela sehingga menyebabkan kaca jendela itu pecah.

 

Ia menelungkupkan badannya di atas meja. Meluapkan seluruh emosinya yang sedang menguasainya.

 

“Min Gi-ya. Andai saja waktu itu aku yang lebih dulu menyatakan perasaanku padamu, apakah saat ini aku yang akan menikah denganmu?” ucapnya lirih.

 

 

THE END

 

 

P.S.

Ini adalah cerita pertama dari seri Picture’s Story yang dibuat barengan sama Altryana N.R.

[ Baca cerita lainnya di http://smil3leery.wordpress.com ]

 

FF ini juga di post di account wattpad :

@smil3leery [ http://wattpad.com/smil3leery ]

 

Dan jangan lupa kunjungi juga account wattpad Altryana N.R. di @chubby_kim28 [ http://wattpad.com/chubby_kim28 ]

Terima kasih.

 

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: