Everything Will Change [2/?]

ever

Author : Rhizka

Judul : Everything Will Change

Cast : Cho Kyuhyun, Han Eun Ji, Lee Donghae, Shin Jihyun | Genre : Romance, Angst, Married Life | Rating : PG-13 | Lenght : Chapter

“Cintailah sesuatu yang dapat membuatmu mengerti apa arti hidup sebenarnya. – Dendelionous”

***

 

“Jangan pernah perlihatkan wajahmu lagi didepan ku” ucap Kyuhyun dengan nada sambil menahan amarah. Setelah itu ia langsung lari mengejar kekasihnya. Tanpa Kyuhyun tau gadis yang baru saja ditinggalnya menangis terisak sambil meluapkan kekesalannya juga yang dia pendam.”Cho Kyuhyun brengsek!! seharusnya kau berterimakasih padaku  karna telah menyelamatkan mu dari wanita munafik seperti dia.”

Flashback End

***

6 Months Later

Seorang gadis memakai kemeja kotak-kotak merah tipis dipadukan dengan celana jeans hitam dan kacamata hitam yang bertengger manis di hidungnya terlihat baru saja sampai di Bandara Internasional Incheon Korea Selatan. Ya dia  adalah Han  Eunji yang baru saja pulang dari London, di  satu sisi ia merasa sangat senang bisa kembali lagi ke Negara kelahirannya, di satu sisi lagi ia merasa khawatir karena ia sudah pasti akan menjalani kehidupannya yang berat disini.

Gadis itu sedang menunggu seseorang untuk menjemputnya sekarang, ia memutuskan untuk pergi ke cafe sambil menunggu seseorang yang menjemputnya dan memesan Mochaccino minuman kesukaannya.

“Jadi kau disini” suara bass itu menghentikannya yang baru saja akan menyesap minumannya. Eunji reflek menurunkan minumannya  dari mulutnya dan melihat seseorang berdiri di depannya, lalu ia mendongakkan kepalanya penasaran siapa orang yang tidak sopan itu. Seketika Eunji melebarkan matanya ketika ia tau siapa orang  yang ada dihadapnnya saat ini.

“Jadi kau yang menjemputku, apa ayahku yang menyuruhmu ?” untungnya Eunji dapat langsung merubah ekspresi wajah terkejutnya dengan ekspresi wajah tenang.

“Tidak usah banyak tanya, saat ini aku sedang sibuk, cepatlah.” ujar Kyuhyun dan langsung berjalan meninggalkan Eunji yang masih terdiam di kursinya.

“Yak !! bahkan aku belum meminumnya.” Ucap Eunji yang bingung ingin memilih tetap diam dicafe itu dan menghabiskan minuman kesukaannya atau pergi mengikuti Kyuhyun yang bahkan tidak berbalik dan hanya melambaikan tangannya seperti berkata “TERSERAH”.

“Isshh bahkan dia tidak membawakan koper ku.” Gerutu Eunji yang dengan berat hati akhirnya lebih memilih mengikuti Kyuhyun, karena ia berfikir akan repot lagi jika ia naik taxi atau  semacamnya, toh Kyuhyun kesini juga untuk menjemputnya.

“Apa kau tidak ada niatan untuk membantuku ? hah.. sepertinya ayah salah mengirimkan orang untuk menjemputku.” keluh Eunji yang merasa frustasi dengan sikap Kyuhyun yang bahkan lebih mengerikan dari terakhir mereka bertemu. Bahkan pertanyaan demi pertanyaan yang dilontarkan Eunji tidak dijawab sama sekali oleh Kyuhyun, ia hanya masuk ke dalam mobil dan membukakan bagasi tanpa harus repot-repot melihat Eunji yang kesusahan memasukkan koper-kopernya.

Setelah semua barang dimasukkan ke bagasi Eunji langsung berjalan ke depan dan akan membuka pintu mobil tetapi ia terhenti dan memutuskan untuk duduk di bangku belakang, mood nya sedang buruk dan tidak ingin bertambah buruk dengan melihat wajah Kyuhyun. Setelah Eunji masuk Kyuhyun pun langsung menjalankan mobilnya, Kyuhyun yang sedikit aneh melihat tingkah Eunji itu hanya bisa melihatnya melalui kaca, ia melihat gadis itu menyandarkan kepalanya dibangku dan memejamkan matanya, apakah ia sangat kelelahan pikir Kyuhyun.

“Apa kau sudah memutuskannya ?” Kyuhyun dibuat terkejut karena objek yang dilihatnya sejak tadi tiba-tiba berbicara, ia langsung mengarahkan pandangannya lagi kedepan.

“Aku ingin bertanya dulu padamu, pasti kau kan yang menyuruh ayahmu untuk aku menikahimu ?” Tanya Kyuhyun langsung tanpa basa-basi.

“Nan molla” Eunji sempat terdiam sejenak sebelum ia menjawabnya. Kemudian  hanya keheningan yang ada di dalam mobil itu.

Setelah beberapa menit menempuh perjalanan seoul akhirnya mereka sampai di rumah Eunji dan ayahnya ini, Kyuhyun merasa aneh karena tidak ada tanda-tanda gadis itu membuka pintu mobilnya dan keluar. Karna penasaran Kyuhyun pun menengok ke belakang dan melihat gadis itu tertidur dengan tenangnya.

Kyuhyun melihat gadis itu dengan lekat, cantik pikirnya.. kenapa wanita secantik ini bisa begitu terobsesi kepadanya yang bahkan jika dibandingkan dengannya sudah pasti ia tidak ada apa-apanya, ia hanya seorang pegawai di suatu perusahaan. Kyuhyun langsung membangunkan Eunji dengan cara memukul-mukul bangku dihadapan Eunji dengan kencang sehingga menimbulkan suara yang cukup keras untuk membangunkan Eunji. Dan benar saja setelahnya Eunji bangun karena merasa terganggu.

“Kita sudah sampai tuan putri” ucap Kyuhyun yang membuat Eunji melihat sekitarnya untuk memastikan apakah  ia benar sudah sampai di rumahnya, setelah ia yakin bahwa itu benar rumahnya Eunji pun mengambil tas yang ada disampingnya.

“Gomawo sudah mengantarku, tolong buka bagasinya” ucap Eunji yang tidak ingin berbasa-basi lagi karna ia sudah benar-benar lelah sekarang.

“Aku menerima tawaran itu” kata-kata Kyuhyun otomatis menghentikan Eunji yang ingin membuka pintu mobil.

“Mwo ?” Eunji berkata seolah ia tidak mengerti.

“Aku akan menikahimu” jawab Kyuhun yang membuat Eunji menegang, ia tidak mengira bahwa Kyuhyun akan menyetujui perkataan ayahnya.

“Kita bicarakan ini lagi nanti, sekarang tolong buka bagasinya” bukannya Eunji ingin menghindar atau semacamnya, ini karna ia benar-benar butuh istirahat sekarang. Ia pun segera membuka pintu mobil dan berjalan menuju bagasi untuk mengambil koper-kopernya.

“Kita perlu bicara banyak tentang ini, ada banyak pertanyaan diotakku saat ini, tapi sepertinya kau sangat kelelahan sekarang. Aku akan menghubungimu lagi nanti.” ternyata Kyuhyun ikut turun dan membantu Eunji  mengeluarkan koper-kopernya dari bagasi. Sementara Eunji hanya terdiam melihat apa yang Kyuhyun lakukan dan ini adalah kalimat terpanjang Kyuhyun yang  pernah diucapkannya untuk Eunji, Wah debak.. pikir Eunji.

“Ah.. kamsahamnida” Eunji tersadar dan melihat semua kopernya sudah ada dihadapannya, kemudian ia menundukkan kepalanya dan berterimakasih.

“Ada alasan kenapa aku menerima semua ini, ku harap kau tidak salah paham” ucap Kyuhyun yang tidak ingin gadis dihadapannya ini berfikir yang  tidak-tidak.

“Ne” ucap Eunji, dan setelah mengatakan itu Kyuhyun langsung pergi masuk kedalam mobilnya dan menjalankan mobilnya, sementara itu Eunji terdiam dan hanya melihat kepergian Kyuhyun dengan aneh, baru saja ia bersifat baik padanya tetapi beberapa detik kemudian berubah dingin kembali, ia memang tidak bisa menebak sifat Kyuhyun.

Eunji berbalik menatap sebuah rumah megah yang sudah lama ditinggalinya ini, ia sangat merindukan rumah ini. Ia pun langsung menekan bel yang ada disamping pagar.

“Ya ini dengan rumah keluarga Han, siapa disana ?” seseorang menjawab dan Eunji mengenal suara ini, sepertinya orang dirumahnya tidak ada yang tau jika hari ini ia kembali selain ayahnya.

“Ahjumma ini aku Eunji, tolong bukakan pintunya” dengan nada riang Eunji menjwabnya.

“Eunji ? astaga Eunji ?” seketika matanya melebar saat mengetahui siapa orang yang berada di luar pagar sekarang seraya membukakan pintu pagar untuk Eunji.

“Anyeong ahjumma, sudah lama ya” ucap Eunji setelah dibukakan pintu olehnya. Ahjumma itu langsung memeluk majikannya itu tanpa rasa canggung.

“Astaga Eunji aku sangat merindukanmu, kenapa tidak ada yang memberi tahu jika kau kembali hari ini ? ah jika diberi tahu aku akan memasak banyak untukmu hari ini” dengan nada menyesal ahjumma itu mengunggapkan kekesalannya karena tidak ada yang memberitahunya soal ini.

“Gwaenchana ahjumma, aku juga sangat lelah hari ini dan  ingin istirahat saja dikamar.” ucap Eunji untuk menenangkan ahjumma min.

“Ya kau pasti sangat lelah setelah menempuh perjalanan jauh, biar ahjumma yang membawakan koper mu” Eunji memang sudah dianggap seperti anak sendiri olehnya karna ia dipercaya merawat Eunji sejak masih kecil dan mengetahui apa saja yang terjadi padanya sampai sekarang.

Eunji sejak ia masih berumur 3 tahun ia sudah ditinggalkan oleh ibunya, ibunya meninggal karna penyakit yang  dideritanya. Sejak saat itu ia diutus untuk menejaga dan mengurus Eunji. Dengan kondisi keluarga yang seperti itu Eunji tumbuh menjadi anak yang pendiam dan menutup dirinya dari dunia luar, ia hanya ingin membaca dan menonton film yang disukainya dikamarnya dan tidak pernah membawa temannya ke rumah.

Ayahnya pun memutuskan untuk menikah lagi dengan seorang wanita yang sudah mempunyai satu orang anak laki-laki, ibu tiri dan adik tirinya mengurus Eunji dengan sangat baik walaupun pada awalnya Eunji menolak keberadan mereka tetapi ibu dan adik tirinya itu tetap bersabar dan akhirnya dapat mengembalikan kondisi mental Eunji ke keadaan yang baik, Eunji merasa keluarga yang sudah lama mati kembali hidup dengan adanya ibu dan adik tirinya ini, tidak seperti yang kebanyakan orang bilang bahwa ibu dan saudara tiri itu mengerikan baginya ibu dan saudara tirinya itu adalah anugrah yang diberikan tuhan untuk mengembalikan kebahagiaan keluarganya dan pasti ibunya di surga juga sangat  senang melihat keluarganya bahagia.

Eunji langsung menjatuhkan tubuhnya dikasur begitu ia sampai dikamar yang sudah lama tidak ia tempatinya ini, ia sangat merindukan kamarnya ini pikirnya. Eunji menatap langit-langit kamarnya begitu banyak pikiran di otaknya saat ini dan rasanya  seperti mau meledak, mungkin  sebaiknya ia menetap saja di Inggris dan sembunyi dikota terpencil dan tidak kembali lagi kesini, ide gila itu tiba-tiba muncul diotak Eunji tapi seberapa jauh ia bersembunyi cepat atau lambat pasti ayahnya akan menemukannya mengingat ayahnya mempunyai jaringan yang luas.

Terlalu banyak berfikir yang tidak-tidak akhirnya Eunji perlahan menutup matanya untuk melupkan sejenak semua masalah yang dijalaninya saat ini dan ia berfikir akan menjalani itu semua seperti air mengalir saja, entah bagaimana akhirnya ia akan tetap menjalaninya.

“Oh My God, Yak.. Nunaa !!” baru saja ia memejamkan matanya beberapa detik yang lalu, ia kembali harus membuka matanya karena mendengar suara dobrakan pintu kamarnya dan suara berisik yang ia ridukan itu, ya siapa lagi kalau bukan adik tirinya Jeon Jungkook.

“Nuna-ya kenapa tidak bilang jika hari ini kau pulang hah !” Jungkook langsung berlari dan memeluk nuna nya yang sedang berbaring itu.

“Jungkook-ah, nuna baru saja ingin tidur sekarang, kau benar-benar datang di waktu yang tidak tepat, sekarang cepat keluar.” usir Eunji yang mencoba menggoda adiknya ini.

“Yak.. nuna jangan seperti itu, kau tidak tau ya aku ini sangat merindukanmu nunaa” keluh Jungkook yang tidak ingin keluar dari kamar Eunji.

“Hahaha.. nuna bercanda, aku juga sangat meridukanmu adikku tersayang” ucap Eunji seraya membalas pelukan adik kesayangannya.

“Kenapa appa tidak memberitahuku jika nuna pulang hari ini ? untung saja tadi aku disuruh ibu untuk mengantarkan makanan kesini dan ahjumma min mengatakan jika nuna sudah pulang, appa jahat sekali” ucap Jungkook dengan air mata yang sudah terbendung dan siap meluncur di pipi nya.

“Hei buka seperti itu, mungkin appa sedang  sibuk dikantor dan tidak sempat memberitahumu. Sudah-sudah sekarang kau sudah bertemu denganku kan jadi tidak usah menangis ya”ucap Eunji yang terkejut melihat adiknya yang ingin menangis dan langsung mengubah posisi dari tidur menjadi duduk tanpa melepaskan pelukannya. Eunji terus mengusap puncak kepala Jungkook agar adiknya ini merasa tenang.

“Bagaimana sekolahmu hari ini ?” tanya Eunji

“Aku baik-baik saja, disekolah aku adalah anak yang paling pintar jadi nuna tidak usah  khawatir” ucap Jungkook yang menerbitkan senyum di bibir Eunji.

“Wah.. jinja ? adik nuna memang yang terbaik” ucap Eunji sambil mengeratkan pelukannya.

Setelah banyak bercerita, Eunji dan Jungkook pun tertidur dengan posisi kepala Jungkook yng berada dilengan Eunji dan tangannya tetap memeluk Eunji seakan tidak mau membiarkan Eunji pergi lagi darinya, ia benar-benar sangat merindukan nuna nya ini. Tanpa mereka sadari ahjumma min memperhatikan keduanya dengan tersenyum dan memutup pintu kamarnya dengan hati-hati agar tidak mengganggu mereka yang sedang tertidur, ia  pun segera kembali ke dapur untuk memasak karna setelah bangun nantipasti keduanya akan langsung berlarian mencari makanan karna sejak tadi mereka memang belum makan siang.

To Be Continue ^^

 

Huh.. lumayan menguras pikiran hehe, baru bisa lanjutin lagi setelah sekian lama T.T Gomawo buat yang udah nunggu FF ini, jangan lupa like dan coment ya karna masukan dan saran sangat berguna bagi author baru seperti aku ^^

Neomu kamsahamnida #bow

 

1 Comment (+add yours?)

  1. lieyabunda
    Feb 16, 2017 @ 04:23:14

    kyu nerima karna terpaksa yaa,,,

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: