Everything Will Change [3/?]

ever

Author : Rhizka

Judul : Everything Will Change

Cast : Cho Kyuhyun, Han Eun Ji, Lee Donghae, Shin Jihyun | Genre : Romance, Angst, Married Life | Rating : PG-13 | Lenght : Chapter

“Cintailah sesuatu yang dapat membuatmu mengerti apa arti hidup sebenarnya. – Dendelionous”

***

 

 

Angin terus saja berhembus kencang melewati seluruh bagian permukaan bumi, begitu pun kehidupan yang  selalu saja dapat terlewati detik demi detik dengan begitu singkat.

Eunji..rambutnya ia biarkan digerai dan berantakan diterpa kencangnya angin karna ia berada di atas balkon kamarnya sekarang, suasana sore hari dan matahari yang hampir tenggelam menimbulkan bias cahaya jingga yang sangat cantik, hanya dengan melihat wajahnya sekarang orang-orang pasti sudah bisa menebak bahwa gadis cantik ini sedang mempunyai beban yang sangat berat, hanya saja Eunji sangat pintar menyembunyikan ekspresi wajahnya saat dihadapan orang lain termasuk orang-orang terdekatnya.

“Huh..” helaan nafas Eunji terdengar sangat berat, gadis itu selalu saja merenungkan bagaimana kehidupannya dimasa depan tanpa ada satu orang pun yang tau kecuali sang maha penciptanya.

Tok Tok Tok

Eunji segera menoleh kan kepalanya ketika mendengan pintu kamarnya diketuk dan membuyarkan semua pikiran yang ada di otaknya saat itu.

“Ne” Eunji berjalan membuka pintu kamarnya. Dan ternyata ahjumma Min lah yang mengetuk pintu kamarnya.

“Eunji-ah appa mu ada dirumah dan memintamu ke ruang kerjanya sekarang, sepertinya appa mu akan bicara serius, ia datang kesini tanpa ada pemberitahuan dulu dan langsung masuk ke ruang kerjanya” dengan nada khawatir ahjumma Min mengatakan itu kepada Eunji.

“Tidak apa-apa ahjumma, terimakasih sudah memberitahuku” tentunya Eunji sudah tau apa maksud tujuan ayahnya kesini dan langsung ingin menemuinya.

Sebelumnya ayah memang tinggal bersama Eunji dirumah ini, tetapi sejak ibu  tirinya memutuskan pindah ke Busan karna tidak ada yang merawat nenek disana sejak kakek meninggal, ayah pun memutuskan untuk ikut tinggal bersam ibu di Busan dan pergi ke kantor jika memang ada yang harus ia hadiri seperti rapat petinggi perusahaan atau acara-acara resmi perusahaan dan lain-lain. Sementara rumah ini hanya ditinggali oleh ahjumma Min dan pengawal-pengawal ayahnya selama 4 tahun sejak Eunji pergi ke London.

***

Tok Tok Tok

“Appa ini aku Eunji” sebelum masuk ke dalam ruang kerja ayahnya Eunji mengetuk pintu terlebih dulu, ayahnya pasti bosan menunggu karna ia cukup lama menyiapkan secangkir kopi kesukaan ayahnya terlebih dulu.

“Ne Eunji masuklah” setelah dapat lampu hijau untuk masuk Eunji pun masuk ke dalam ruang kerja ayahnya.

“Appa, aku sangat merindukanmu” begitu masuk Eunji langsung berhambur ke pelukan ayahnya ini setelah meletakkan kopi nya di meja ayahnya tentunya.

“Hahaha anak appa sudah tumbuh dewasa dan memjadi cantik ternyata” ucap ayah yang juga rindu kepada anaknya ini dan terus mengusap lembut rambut Eunji.

“Kenapa appa baru datang sekarang!! aku menunggumu sejak kemarin, justru Jungkook yang sudah kesini satu jam setelah aku sampai hahaha” ucap Eunji yang tidak habis pikir dengan kejadian kemarin saat adiknya itu berlari ke kamarnya dan langsung memeluknya tanpa ia tau noona nya baru saja sampai dari London, itu kebetulan yang sangat langka pikirnya.

“Hahaha anak itu benar-benar penuh dengan keberuntungan, kemarin appa sedang menghadiri acara diperusahaan bersama ibu, maka dari itu appa tidak datang kesini kemarin karna appa pikir akan mengganggumu jika kesini setelah acara selesai, mengingat acara itu selesai cukup larut malam” ucap ayahnya yang menjabarkan alasannya karna tidak langsung menemui anaknya kemarin.

“Ne aku mengerti, aku hanya bercanda saja, sekarang kenapa appa memintaku untuk berbicara disini ? tidak biasanya appa” Tanya Eunji yang sedikit bingung karna baru pertma kalinya ayahnya mengajaknya berbicara di ruang kerjanya, biasanya mereka akan mengobrol dengan santai di ruang tv atau di taman.

“Appa  ingin berbicara serius tentang pernikahanmu nanti maka dari itu appa memilih berbicara disini saja agar lebih focus, sekarang silahkan kau duduk” ucap ayahnya yang wajahnya berubah menjadi serius, wajah yang selalu di waspadai Eunji agar ia tidak salah bicara dan membuat ayahnya marah.

“Ne.. appa” ucap Eunji sambil menggigit bibir bawahnya karna merasa grogi, karna sudah pasti jika ayahnya seperti ini maka perkataannya sudah tidak bisa terbantahkan lagi.

“Sebelumnya apakah kau sudah punya rencana ingin bekerja di Rumah Sakit mana setelah ini ?”

“Ne.. aku sudah di rekrut di Seoul National University Hospital, dan aku akan bekerja di departemen penyakit dalam disana” jawab Eunji dengan yakin.

“Baguslah kalau begitu, appa harap kau bisa professional bekerja dan menjadi dokter yang baik seperti keinginanmu, satu hal yang paling penting adalah jadilah dokter yang bertanggung jawab kepada semua pasienmu nanti” ucap ayah yang memberikan masukan kepada  anaknya agar menjadi orang yang lebih baik kedepannya.

“Ne.. ini adalah pertama kalinya ku bekerja, aku rasa akan sangat sulit nantinya tapi aku akan mencoba yang terbaik” jawab Eunji yang merasa mendapatkan kembali kekuatan nya setelah mendengar nasihat ayahnya itu.

“Appa sudah membiarkanmu menuruti keinginanmu menjadi seorang dokter, sekarang appa ingin kau menuruti keinginan appa untuk menikah dengan Cho Kyuhyun. Kau sudah bertemu dengannya kemarin kan ?” ucap ayahnya yang Eunji tau bahwa ayahnya ini sudah mulai masuk ke inti pembicaraan.

“Ne sudah, sebelumnya apakah aku boleh bertanya.. apa alasan appa ingin aku menikah dengan Kyuhyun ?” Eunji langsung melanjutkan kalimatnya setelah mendapatkan anggukan kepala dari sang ayah. Ya Eunji ingin tau alasan sebenarnya dari ayahnya.

“Sebenarnya sejak kau masih sekolah, appa sudah memperhatikanmu Eunji-ah. Appa tau kalau kau menyukai pria itu dan bagaimana perilaku dia  terhadapmu” ucap ayahnya  yang wajahnya berubah menjadi terlihat sedih karna mengetahui bagaimana anaknya yang selama ini tidak ia perhatikan secara langsung.

“Maka dari itu appa ingin mengembalikan kebahagiaanmu dengan menikahkanmu dengan Cho Kyuhyun, appa sudah mengetahui sikapnya selama ia bekerja di perusahaan, sebenarnya ia adalah pria yang baik dan bertanggung jawab. Appa akan melakukan apa saja jika ia tidak mau menikahimu” ucap ayahnya yang membuat hati Eunji merasa diaduk, rasa marah, sedih, terharu, perasaannya tidak tentu saat ini, ayahnya berbuat seperti ini  semua demi dirinya.

“Tidak appa, aku tidak apa-apa jika tidak menikah dengan Kyuhyun, aku sudah ingin melupakannya saja, appa juga tidak harus mengorbankan orang terbaik perusahaan hanya karna aku” balas Eunji yang terlihat yakin mengucapkan kata-kata itu karna ia merasa bukan apa-apa jika  ayahnya sampai memecat Kyuhyun yang notabennya adalah termasuk orang terbaik yang perusahaan ayahnya miliki.

“Bukan hanya itu alasan ayah Eunji-ah, Cho Kyuhyun itu adalah tipe orang yang pekerja keras, appa akan mempercayakan perusahaan appa jika ditangan seorang Cho Kyuhyun selama Jungkook menyelesaikan pendidikannya dan mengambil alih perusahaan. Appa juga sudah menjanjikan perusahaan yang berada di Busan untuknya jika dia bersedia menikahimu.” Ucap ayanhnya panjang lebar yang tentunya membuat hati Eunji terasa seperti teriris. Benarkah ayahnya melakukan semua ini demi kebahagiaannya atau semata-mata hanya untuk menyelamatkan perusahaannya saja.

“Appa bukankah itu berarti sama saja kau menukarkan anakmu sendiri dengan perusahaan.” Eunji berbicara parau dengan airmata yang terbendung di pelupuk matanya.

“Bukan seperti itu Eunji-ya, appa sungguh ingin membuatmu bahagia. Appa yakin jika kalian sudah menikah dan tinggal bersama nanti cepat atau lambat Kyuhyun akan mencintaimu sayang.” Ucap ayah yang meyakinkan Eunji sambil memegang tangannya.

“Tapi appa bagaimana jika Kyuhyun tetap tidak akan mencintai ku, dan aku mulai lelah untuk membuatnya mencintaiku, apa yang harus aku lakukan.” Tanya Eunji langsung kepada kemungkinan yang terburuk.

“Katakan itu pada appa, appa akan menarik perusahaan dari tangannya dan memastikan bahwa ia akan menjadi pengangguran seumur hidupnya.” Eunji terbelalak mendengar perkataan ayahnya yang menurutnya kejam dan tidak berperikemanusiaan itu.

“Bagaimana appa bisa melakukan itu kepada seseorang ? Bukankah itu ter – “ Ucap Eunji yang langsung berdiri membalas perkataan ayahnya itu dan langsung dipotong oleh ayahnya.

“Maka dari itu kalian harus saling mempertahankan hubungan kalian jika kau tidak ingin hal itu terjadi pada Kyuhyun.” Ucap ayahnya dengan tegas dan tidak bisa terbantahkan

Eunji terdiam setelah mendengar perkataan ayahnya itu yang terdengar seperti perintah untuknya, Eunji paling tidak suka dengaan sifat ayahnya  yang satu ini. Jika ayahnya meminta sesuatu darinya maka itu bukanlah permintaan melainkan perintah yang harus dijalani.

“Baiklah aku akan melakukan apa yang appa ingingkan, aku permisi.” Setelah mengucapkan kata-kata tersebut Eunji langsung pamit dan meninggalkan ruangan itu tanpa mau melihat wajah ayahnya. Eunji pasrah, ia malas berdebat lebih jauh lagi.

Ayahnya Eunji termenung dikursi kerjanya setelah Eunji pergi, ia tau dirinya sangat jahat melakukan ini kepada anaknya  sendiri dan Kyuhyun tetapi ia yakin bahwa anaknya  akan bahagia dengan Cho Kyuhyun, tidak tau kenapa dirinya bisa seyakin ini.

***

Hari ini adalah hari pertama Eunji melaksanakan tugasnya sebagai seorang dokter, dia menunjukkan kesiapannya dengan bangun lebih pagi untuk bersiap-siap hingga pukul 07.00 pagi Eunji sudah tampak rapih dengan kemeja putih polosnya yang dipadukan dengan blazer panjang dan celana jeans panjang tak lupa ia juga hanya memakai make up tipis yang  terlihat sangat natural untuknya, cukup simple memang tetapi itulah yang eunji inginkan, ia tidak ingin terlihat terlalu mencolok mengingat ia adalah dokter baru di Rumah Sakit itu.

“Hallo ahjumma, Good Morning.” Sapa Eunji seraya menarik bangkunya untuk duduk didepan meja makan. Melihat Eunji dalam  suasana hati yang sangat baik hari ini ahjumma berfikir apakah tidak terjadi sesuatu kemarin saat  ayahnya datang ? ya mungkin memang tidak ada yang  terjadi pikir ahjumma.

“Ne.. Good Morning tuan putri cantik, wah sepertinya hari ini kau sangat bersemangat sekali ya.” Puji ahjumma Min untuk majikannya itu.

“Ah ahjumma jangan bicara seperti itu, bahu ku jadi terasa seperti ingin melayang hahaha.” Canda Eunji, ya dirinya memang ingin terlihat baik-baik saja hari ini karna ia akan memulai hidup barunya menjadi seorang dokter.

“Haha ne.. silahkan dimakan sarapannya, mian ahjumma tidak bisa menemanimu sarapan kali ini karena ahjumma akan pergi ke swalayan untuk membeli bahan makanan, kulkas mu sangat kosong untuk sarapan hari ini saja ahjumma memasak seadanya.” Ucap ahjumma Min yang terkejut saat pertama kali melihat isi kulkas sudah kosong padahal kemarin ia melihat masih cukup bahan makanan untuk hari ini.

“hehe mian ahjumma kemarin malam aku kelaparan jadi aku mencoba memasak sendiri tapi berkali-kali gagal.” Ucap Eunji dengan cengiran yang di mulutnya sudah penuh makanan.

“Astaga Eunji kenapa kau tidak telpon ahjumma saja, ahjumma akan datang dan memasakan makanan untukmu.” Ucap ahjumma Min yang terkejut mendengar perkataan Eunji. Seharusnya ia memang tinggal disini saja agar Eunji mudah menemuinya saat ia dibutuhkan, pikir ahjumma. Ya semenjak Eunji kembali dari Inggris ia memang ingin tinggal sendiri dirumah ini, ia merasa sudah dewasa dan tidak perlu lagi penjagaan yang ketat seperti dulu.

Dia a juga meminta ahjumma Min untuk tinggal dirumahnya sendiri saja dan datang untuk menyiapkan sarapan kemudian pulang setelah menyiapkan makan malam untuk Eunji. Setelah sekian lama tinggal bersamanya dirumah ini, biasanya ahjumma Min akan pergi kerumahnya jika Eunji pergi sekolah walau hanya sebentar untuk menemui keluarganya tapi sekarang Eunji meminta kepada ayahnya untuk memberikan kebebasan kepada ahjumma Min karna dirinya tidak ingin merepotkan  wanita paruh baya tersebut dan ayahnya pun menyetujuinya.

“Gwaenchana ahjumma, lagipula aku tidak mungkin tega membangunkan ahjumma tengah malam hanya untuk datang kesini dan memasakkan makanan untukku. Aku ini sudah dewasa ahjumma jadi jangan terlalu memikirkanku ya, ahjumma juga harus memperhatikan kesehatan ahjumma.” Ucap Eunji untuk menenangkan ahjumma Min.

“Ne kau memang sudah dewasa, ibumu pasti senang melihatmu tumbuh dewasa dan menjadi dokter yang cantik.” Ucap ahjumma Min seraya membelai rambut Eunji. Dan Eunji membalasnya dengan senyuman.

“Baiklah ahjumma pergi dulu ya, kau hati-hati dijalan.” Ucap ahjumma yang beranjak dari kursinya menuju pintu.

“Ne ahjumma, ahjumma juga harus hati-hati ya.”

Setelah menghabiskan sarapannya Eunji pun bersiap untuk pergi ke Rumah Sakit Universitas Seoul, baru saja ia keluar dari pintu rumahnya dan menuju mobil yang sudah terparkir cantik di samping rumahnya ia mendengar suara klakson mobil dari luar gerbang rumahnya, penasaran akhirnya Eunji pun berjalan membuka gerbangnya, seketika ia melebarkan mata cantiknya itu ketika ia tau siapa orang yang ada didalam mobil itu.

“Cho Kyuhyun ? sedang apa kau pagi-pagi disini ?” ucap Eunji yang terheran-heran. Sementara itu Kyuhyun langsung memutar bola matanya ketika mendengar pertanyaan Eunji.

“Menurutmu ? cepat masuk aku tidak punya banyak waktu.” Balas  Kyuhyun yang semakin membuat Eunji bingung.

“Apa kau ingin mengajakku pergi atau bagaimana ? tolong katakan yang jelas.” Ucap Eunji dengan nada kesal.

“Kau ini bodoh atau apa, bukankah hari ini kau ingin ke Rumah Sakit. Kenapa kau malah berfikir aku ingin mengajakmu pergi.” Ucap Kyuhyun yang tak kalah kesal karna seorang dokter yang sedang diajaknya berbicara ini sangat lambat dalam berfikir.

“Aahh.. jadi kau ingin mengantarku ? jika iya.. kau berangkat saja duluan aku akan pergi sendiri dengan mobilku.” Ucap Eunji yang memang berencana pergi menggunakan mobilnya karna sudah lama ia tidak berkeliling sendiri di Seoul. Sementara itu Kyuhyun yang sudah tidak tau lagi ingin berkata apa untuk memecahkan keras kepala Eunji  ini akhirnya keluar dari mobilnya dan berjalan mendekati Eunji dan mencondongkan wajahnya dihadapan Eunji

“Bukankah sudah ku bilang jika aku tidak punya banyak waktu.” Ucap Kyuhyun di depan wajah Eunji  dengan nada yang sangat rendah. Setelah berbicara Kyuhyun langsung memundurkan tubuhnya dan membukakan pintu mobil.

“Ada yang ingin aku bicarakan. Cepat masuk!!” Dengan nada perintah Kyuhyun meminta Eunji masuk ke dalam mobilnya, sedangkan Eunji hanya bisa memasang wajah kesalnya dan masuk kedalam mobil.

Hening kembali menghiasi keduanya di dalam mobil, Eunji yang masih kesal dengan sikap Kyuhyun tadi lebih memilih diam, ia pun memang tidak berniat bicara karna Kyuhyun mengatakan bahwa ia yang ingin bicara sesuatu,  Eunji memfokuskan pandangannya kepada jendela mobil dan melihat pemandangan kota Seoul dari dalam mobil. Sementara itu Kyuhyun masih bingung ingin memulai pembicaraan dari mana.

Flashback

“Eomma.. anakmu pulang.” Ucap Kyuhyun kencang dari arah pintu.

“Eoh anakku sudah pulang, apa kau lapar ? ingin ibu siapkan makanan ?.” ucap ibu Kyuhyun kepada anaknya yang baru saja pulang kerja.

“Ne eomma, aku sangat lapar.” Ucap Kyuhyun dengan nada memelas seraya mengusap-usap perutnya yang lapar.

“Hahaha baiklah tunggu sebentar ya anakku sayang.” Ibu Kyuhyun langsung pergi ke pantry dan menyiapkan makanan untuk Kyuhyun, sementra itu Kyuhyun melihat ibu nya dengan pandangan yang sendu, ia menebak-nebak bagaimana reaksi ibu nya nanti setelah ia mengatakan bahwa ia akan menikah dengan Eunji, ya tentu saja ibunya akan sangat senang mengingat umur Kyuhyun yang memang sudah sepantasnya membangun rumah tangga, apalagi yang akan dinikahinya adalah Eunji yang notabennya adalah pelanggan setia rumah makan ibunya ketika ia berusaha mendekati Kyuhyun saat sekolah menengah dulu. Yang Kyuhyun khawatirkan saat ini adalah bagaimana jika ibunya mengetahui bahwa pernikahan ini hanyalah perjanjian antara Kyuhyun dengan atasannya yaitu ayahnya Eunji, pasti ibunya akan sangat mendengarnya.

“Nah ini makanannya.” Kyuhyun kembali dari lamunannya ketika ibunya sudah berada di depan mejanya dengan membawa makanan dan meletakkannya di meja.

“Kamsahamnida eomma, wah ini pasti sangat enak.” Kyuhyun mencoba untuk membuat suasana yang baik sebelum mengatakan tujuannya.

“Ne, makanlah pelan-pelan.. tidak akan ada yang mengambilnya darimu.” Ucap ibu Kyuhyun yang melihat anaknya makan terburu-buru.

“Eomma ini sangat enak.” Ucap Kyuhyun dengan mulut yang penuh dengan makanan. Setelah Kyuhyun menghabiskan makanannya ia pun memulai pembicaraan.

“Eomma apakah toko nya sudah tutup ? “ Tanya Kyuhyun basa-basi.

“Ne sudah tutup sejak kau datang tadi, kau ingin membicarakan apa ?.” ucap ibu Kyuhyun yang mengerti jika anaknya ini ingin berbicara sesuatu kepadanya.

“Eomma.. aku akan menikah.. dengan Eunji.” Ucap Kyunhyun to the point.

“Apa ?? Eunji ? Eunji yang sering datang kesini ?” ucap ibu Kyuhyun terkejut, benarkah Eunji yang dia maksud, pikirnya.

“Ne eomma, Han Eunji.” Ucap Kyuhyun meyakinkan ibunya.

“Astaga Kyuhyun-ah eomma sangat senang kau menikah dengan Eunji, dia adalah gadis yang sangat baik, dan sangat pemberani. ah eomma sangat merindukannya, apakah ia sudah pulang ke Korea ? ibu sedih sekali saat membaca surat darinya yang mengatakan bahwa ia akan pergi ke Inggris untuk melanjutkan kuliah.” Ucap ibu Kyuhyun yang mengungkapkan kerinduannya terhadap Eunji. Sementara itu Kyuhyun hanya terus memperhatikan ibunya.

“Ne eomma dia sudah ada di Korea 4 hari yang lalu, tapi eomma..” ucapan Kyuhyun terhenti karna ibunya terlalu antusias dan memotong ucapannya.

“Benarkah ? kenapa dia belum menemuiku juga sampai saat ini.” Ucap ibu Kyuhyun yang terlihat sedikit kecewa.

“Dia sedang menyiapkan dirinya bekerja di Rumah Sakit sebagai dokter eomma, mungkin dia sibuk dan belum sempat kesini.” Ucap Kyuhyun menenangkan ibunya.

“aahh.. jadi dia akan menjadi seorang dokter ?” Pertanyaan ibunya ini dibalas dengan anggukan dan senyuman dari  Kyuhyun.

“Wahh kau benar-benar sangat beruntung bisa mendapatkannya Kyuhyun-ah, oh ya apa kau ingin bicara sesuatu tadi ?” Tanya ibu Kyunhyun karena ia merasa memotong pembicaraan anaknya tadi karna terlalu senang.

“Aniya eomma tidak ada apa-apa.” Jawab Kyuhyun yang tidak tega memberitahu ibunya jika pernikahan ini adalah sesuatu yang tidak diinginkannya.

“Kalau begitu bisakah kau katakana pada Eunji jika eomma ingin menemuinya ?” Tanya ibu Kyuhyun.

“Ne eomma, aku akan bicara padanya besok.”

Flashback End

Setelah diam cukup lama akhirnya Kyuhyun pun memutuskan untuk memulai pembicaraan .

“Ekhm.. aku sudah membicarakan rencana pernikahan kita kepada ibuku, ia bilang ia ingin bertemu denganmu.” Ucap Kyuhyun yang bahkan hanya beberapa kalimat tetapi butuh waktu lama untuk mengatakanya. Setelah mendengar ucapan Kyuhyun itu dengan reflex Eunji langsung saja memutar kepalanya dan mencondongkan sedikit tubuhnya ke arah Kyuhyun dengan pandangan yang antusias seperti anak kecil yang baru saja dibelikan  mainan baru oleh ayahnya. Kyuhyun pun reflex memundurkan tubuhnya melihat reaksi Eunji yang berlebihan itu.

“Benarkah ? kapan ? ah aku sangat merindukan ahjumma.” Ucap Eunji yang memang sudah lama tidak melihat ahjumma hana ibu Kyuhyun, terakhir kali mereka bertemu kurang lebih 4 tahun yang lalu.

“Aku akan menjemputmu sore ini setelah pulang dari kantor.” Ucap Kyuhyun.

“Aniya, mungkin aku tidak akan pulang sore hari ini. Aku akan pergi menemui ahjumma sendiri saja jika aku sudah melihat jadwal ku.” Ucap Eunji yang tidak yakin jika dirinya bisa pulang cepat hari ini.

“Terserah kau saja. Kau tidak berencana membuat ibuku jatuh pinsan kan karna kau tidak bisa menjaga rahasia kan.” Ucap Kyuhyun yang curiga kepada Eunji.

“Aniya.. tentu saja tidak.” Ucap Eunji, “memangnya kapan aku tidak bisa menjaga rahasia” lanjut Eunji berbisik namun seperti nya masih bisa di dengar oleh Kyuhyun.

“Aku bisa mendengarnya.” Ucap Kyuhyun yang membuat Eunji langsung menutup mulutnya.”

Mereka berdua sampai di RS. Universitas Seoul dan Eunji pun keluar dari mobil kemudian Kyuhyun pun melanjutkan perjalanan menuju perusahaan.

***

RS Universitas Seoul

Eunji memasuki RS tersebut dan langsung  menuju aula dimana dokter-dokter baru seperi dirinya diperkenalkan dari mulai identitas sampai prestasi yang dimiliki. Eunji terlihat sangat gugup berdiri di depan pintu aula dengan mengepalkan tangannya seraya berdoa, setelah terasa lebih tenang ia pun memasuki aula tersebut. Ia melihat belum banyak dokter senior yang datang sehingga perasaan gugupnya pun berkurang, saat ia berjalan memasuki aula tiba-tiba seseorang menepuk bahunya yang membuatnya membalikkan tubuhnya. Ternyata seseorang  yang menepuk bahunya itu adalah kepala dari departemen penyakit dalam yaitu professor Kim.

“Ah.. Anyeonghaseyeo professor Kim.” Ucap Eunji sambil membungkukkan badannya.

“Ne, senang melihatmu lagi disini. Bagaimana kabarmu ?” Tanya professor Kim.

“Aku baik-baik saja prof. walaupun saat ini aku sedang gugup sampai kaki ku gemetar haha.” Canda Eunji yang mencairkan suasana sekaligus mengatasi ke gugupannya.

“Hahaha gugup itu wajar apalagi dokter baru sepertimu, tapi aku akan mempercayakanmu bergabung ke dalam Tim Departemen Penyakit Dalam karena kau adalah dokter yang baik dan pintar.” Ucap professor Kim.

“Ah tidak prof. aku masih perlu banyak bimbungan darimu dan juga dokter senior lainnya, dan aku siap menanggung resiko sebagai dokter baru.” Ucap Eunji yang yakin bahwa dirinya siap menjadi suruhan dokter-dokter senior nanti.

“Hahaha ne.. kau juga harus mempersiapkan mental  sebagai dokter baru, terkadang kau akan berfikir kenapa aku harus menjadi dokter jika pekerjaanku seperti pelayan hahaha itulah yang aku pikirkan saat aku baru menjadi dokter di  Departemen ini dulu, tapi kau sangat beruntung karena akan ada satu dokter baru juga hari ini  yang akan masuk ke Departemen Penyakit Dalam. Baiklah sekarang duduklah dikursimu, sudah banyak yang datang dan akan dimulai sebentar lagi.” Ucap professor Kim yang membuat Eunji lega sekaligus penasaran siapa partnernya nanti.

“Baik prof.” Eunji terus bertanya-tanya siapa partner nya itu, dan kenapa ia belum datang juga padahal rapat dan pelantikan sudah akan  dimulai.

Anyeonghaseyeo, maaf aku terlambat.” Seorang pria baru saja membuka pintu dan langsung membungkukkan badannya, Eunji berfikir apakah orang itu partnernya, ketika pria  itu menegakkan tubuhnya kedua mata Eunji membulat sempurna setelah melihat wajah pria itu.

“Lee Donghae ??

 

 

To Be Continue ^^

 

Gomawo buat yang udah nunggu FF ini, jangan lupa like dan coment ya karna masukan dan saran sangat berguna bagi author baru seperti aku ^^

Neomu kamsahamnida #bow

 

2 Comments (+add yours?)

  1. lieyabunda
    Feb 17, 2017 @ 04:12:09

    ada donghae juga,,,,
    bakalan seru nih
    lanjut

    Reply

  2. kim nana
    Mar 09, 2017 @ 13:01:49

    ditunggu next chapnya tor.. whaiting 😄

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: