The Past

jusr

Author : ABCD

The Past

Cast : Cho Kyuhyun, Song Hae Rin (OC) | Genre : General PG-13 | Oneshoot

***

 

Hae Rin berdiri di depan ranjangnya sambil memperhatikan baju mana yang akan ia pakai untuk pergi keluar bersama Kyuhyun.

Sore tadi, ia mendapat telepon mengejutkan. Kyuhyun tiba-tiba mengajaknya pergi keluar untuk membeli sesuatu. Ia bilang, ia ingin membeli hadiah. Tentu saja Hae Rin langsung setuju untuk pergi dengannya.

Ia melihat kalender yang berada di meja belajarnya. 23 Mei. Hari ini adalah hari ulang tahunnya. Apakah Kyuhyun ingat? Apakah karena itu Kyuhyun mengajaknya pergi?

Setelah lama memilih, dengan pasti ia mengambil dress cantik berwarna biru pastel. ia segera memakainya dan memakai riasan pada wajahnya. Ia tidak ingin membuat Kyuhyun menunggu terlalu lama. Ia segera turun dan menghampiri Kyuhyun disana.

“ayo” ujar Hae Rin ketika sudah berada di depan Kyuhyun.

Kyuhyun mengangkat kepalanya dan melihat tepat pada wajah Hae Rin.

“apa kau memakai make up?” tanyanya sambil menahan senyum.

Hae Rin terlihat gugup dan tersenyum canggung. Ia memang jarang sekali memakai make up dan pakaian pun lebih sering memakai kaos dan jeans. Ia lebih suka yang terlihat simple.

“hahaha… itu sedikit terlihat aneh, Ta-”

“ya! aku memakainya karena pergi denganmu,” napasnya langsung tercekat ditenggorokan. Hae Rin merutuki dirinya yang sudah keceplosan. “y-ya, karena kau terlihat… pokoknya, aku tidak mau menjadi bulan-bulanan orang lain seperti waktu itu.” Hae Rin berkata dengan gugup.

“karena mereka bilang aku tidak pantas berada disekitarmu” lanjutnya dengan suara pelan.

Kyuhyun hanya menatapnya dengan tersenyum. Ia mendengar pula apa yang dikatakan oleh Hae Rin meskipun nyaris tidak terdengar. Tapi ia seolah pura-pura tidak mendengarnya.

“Tapi kau tetap cantik memakai apapun.”

Hae Rin mengangkat kepalanya dan menatap Kyuhyun yang sedang tersenyum kepadanya. Jantungnya kembali berdebar mendengar penuturan Kyuhyun baru saja. Kyuhyun jarang sekali memujinya. Tetapi perkataannya tadi seolah menumbuhkan bunga-bunga dalam hatinya.

“baiklah. Ayo!” Kyuhyun langsung menarik tangan Hae Rin untuk mengikutinya.

“aku tidak tahu hadiah apa yang cocok untuk wanita, jadi aku mengajakmu untuk memebelinya bersamaku. Akan aneh rasanya jika aku pergi sendirian.” Jelas Kyuhyun sambil mengusap tengkuknya.

“hmm… kau menganggu jam tidurku. Seharusnya, sekarang aku sudah berada dalam mimpi bersama Song Joong Ki.”

“berhentilah bermimpi, nona Song. Hiduplah dalam kenyataan.” Ujar Kyuhyun sambil tertawa mengejek.

“aku berharap aku hidup dalam dunia dimana mimpi adalah sebuah kenyataan.”

***

Mereka sampai disebuah department store. Kyuhyun langsung menarik tangan Hae Rin agar berjalan lebih cepat.

“Hae Rin-ah, benda apa yang biasanya gadis-gadis sukai?” tanya Kyuhyun setelah mereka sampai di dalam.

“hmm…” Hae Rin terlihat berpikir. Ia memandangi sekeliling dan kemudian matanya tertuju pada sebuah topi koala berwarna abu-abu.

“kyuhyun-ah, lihat topi yang disana!” Hae Rin langsung menarik Kyuhyun menuju topi yang ia lihat.

“Aku tidak yakin, tapi sepertinya topi ini boleh juga.” Kyuhyun lalu mengambil topi berbentuk kolala yang Hae Rin tunjukkan tadi.

“percaya saja padaku.” Ujarnya sambil mengambil alih topi itu dari tangan Kyuhyun. “bagaimana? Cocok tidak?” tanyanya setelah topi itu terpasang indah di kepalanya.

“hmm… bagus. baiklah aku ambil yang ini saja.” Ucapnya seraya melepas topi dari kepala Hae Rin.

“Ya! jangan mengacak rambutku!” Marah Hae Rin.

Kyuhyun tidak menanggapinya dan kemudian berkata, “kupikir mereka lebih menyukai sesuatu yang berkilau.”

“haahh… itu tergantung selera. Memangnya untuk siapa hadiah itu?” Hae Rin berharap Kyuhyun memberitahu bahwa itu hadiah untuknya. Ia diam-diam tersenyum.

“kenapa kau tersenyum? Aku tidak akan memberitahumu.” Ujarnya dengan senyum mengejek. Kyuhyun lalu pergi untuk membayar.

***

Malam harinya, Hae Rin mencoba menghubungi Kyuhyun. Ia masih terpikir akan topi yang Kyuhyun beli bersamanya tadi sore. Untuk siapa sebenarnya? Hae Rin pun sebenarnya tidak yakin apakah Kyuhyun ingat ulang tahunnya atau tidak. Setelah tidak ada satu panggilan pun yang Kyuhyun angkat dan setelah ia pikirkan berulang kali dalam pikirannya, Hae Rin menyadari sesuatu yang ganjil.

Jika Kyuhyun mengajaknya untuk membeli hadiah tersebut, berarti hadiah itu memang bukan untuknya.

Jadi, Kyuhyun benar-benar melupakan ulang tahunku?

Hae Rin menghentikan langkahnya menuju rumah Kyuhyun. Ia duduk di salah satu bangku taman sambil menunduk.

“astaga, ada apa denganku?” ujarnya sambil mengusap wajahnya.

Ia kembali berdiri dan hendak melanjutkan langkahnya. Akan tetapi, ia mengurungkan niatnya dikala ia melihat Kyuhyun duduk di bangku taman menunggu seseorang. Ia terlihat resah karena yang ditunggu belum juga datang. Kyuhyun berulang kali melihat jam di pergelangan tangannya. Kyuhyun menghembuskan napas berat.

“Kyuhyun-ah!”

Kyuhyun menolehkan kepalanya ke kanan dan melihat gadis itu datang pada akhirnya. Kyuhyun tersenyum sambil melambaikan tangannya. Gadis itu menghampiri Kyuhyun.

“sudah lama menunggu? Maaf, aku sedikit terlambat.” Ucap orang itu seraya duduk di sebelah Kyuhyun.

“tidak apa-apa.” Uajr Kyuhyun sambil tersenyum ala orang yang sedang kasmaran.

“ngomong-ngomong, kenapa kau ingin bertemu denganku?”

“selamat ulang tahun.” Kyuhyun menyerahkan kado yang sedari tadi dipegangnya.

“hey, aku tidak menyangka kalau ternyata kau tahu hari ulang tahunku,” ucapnya terkejut. Dia terkejut saat Kyuhyun tiba-tiba memberinya sebuah kado. “terima kasih, Kyu.” Lanjutnya.

“tentu saja aku tahu. karena itu tentangmu.”

Kyuhyun mentap dalam mata gadis yang ada didepannya. Kyuhyun hanya ingin memastikan lewat tatapan matanya bahwa seseorang didepannya kini merasakan hal yang sama seperti yang saat ini ia rasakan.

“kau tahu, kau selalu cantik saat tersenyum.”

“ heiii… apa sekarang kau sedang menggodaku?”

“tidak, aku serius.”

Gadis cantik itu mencoba mencari sebuah kebohongan dari ucapan Kyuhyun lewat tatapan matanya. Kyuhyun terlihat berbeda saat ini. matanya tak lepas dari mata gadis itu. Seolah ia ingin memberitahunya bahwa ia tidak berbohong.

“Young Jin-ah, aku menyukaimu.” Ucap Kyuhyun tiba-tiba.

Gadis itu, Kim Young Jin, hanya terpaku sambil menatap Kyuhyun tepat di kedua matanya. Ia terkejut mendengar pernyataan Kyuhyun yang tiba-tiba.

Sedangkan, Kyuhyun berusaha meyakinkan Young Jin lewat tatapan matanya. Meyakinkannya bahwa ia sungguh-sungguh dengan perasaannya.

Pada saat itu, masih di tempat yang sama, masih dengan posisi yang sama, Hae Rin yang berdiri mematung tanpa sadar meneteskan air matanya. Ekspresi wajahnya tidak terbaca. Ia menangis, tapi wajahnya tidak menunjukkan apapun. Hanya ekspresi datar yang yang terpancar disana.

Ia marah. Tapi, untuk apa? Karena Kyuhyun tidak ingat ulang tahunnya? Tidak. Hae Rin tidak marah akan hal itu. Tetapi ada sesuatu yang jauh lebih menyakitkan dari pada Kyuhyun yang melupakan ulang tahunnya. Suatu kenyataan bahwa, Kyuhyun memang tidak pernah melihatnya lebih dari seorang sahabat. Seharusnya ia tahu itu.

“ck, bodoh.” Hae Rin tersenyum getir.

***

Dia benar, seharusnya aku hidup dalam kenyataan. Mimpi bukanlah sebuah kenyataan. Tidak ada dunia dimana mimpi adalah sebuah kenyataan. Kyuhyun adalah sebuah kenyataan. Tapi perasaannya adalah sebuah mimpi untukku.

Satu bulan setelah malam itu berlalu, keadaan semakin menuntut Hae Rin untuk tetap kuat. Ia harus menahan semua yang ada dalam hatinya. Menelan kembali semua perasaan yang belum sempat ia katakan. Menahan marah dan kesal ketika Kyuhyun selalu bercerita tentang Young Jin. Menahan rasa gembira ketika Kyuhyun akhirnya mau berbicara padanya. Menjaga agar tidak ada orang tahu perasaannya. Bersikap seolah tidak peduli dengan keadaan yang berubah. Keadaan dimana Kyuhyun semakin tak tergenggam erat. Keadaan dimana Kyuhyun berjuang untuk orang lain.

Bahkan setelah satu tahun berlalu, perasaan Kyuhyun tidak juga berubah meski ia tidak pernah berhasil membuat Young Jin mengatakan “ya”.

“aku sudah berusaha yang terbaik untuknya. Bagaimana mungkin ia tidak mempunyai perasaan yang sama terhadapku?” Kyuhyun mengusap wajahnya kasar.

Pagi ini, Kyuhyun datang dengan keadaan kacau. Bukan soal penampilannya yang acak-acakan, tetapi sikap dan perasaannya yang uring-uringan tidak jelas di depan Hae Rin.

“kenapa kau beranggapan seperti itu? Menurutku dia juga menyukaimu.” Ujar Hae Rin santai. Dia menyembunyikan perasaannya seperti biasa.

“semua orang mengatakan itu. Tetapi, apa kau tidak lihat? Dia masih saja berhubungan dengan mantan kekasihnya dan itu tidak baik untukku!” ujar Kyuhyun dengan nada frustrasi.

“tidakkah kau merasa ia juga memiliki perasaan yang sama denganmu?”

“aku tidak yakin. Dia begitu sulit untuk ku genggam.” Nadanya melemah. Kyuhyun tidak tahu ia harus berbuat apa lagi supaya Young Jin mau menerimanya sebagai kekasihnya.

Sama denganmu, kyuhyun.

“Itu tergantung padamu, Hyun. Jadi apa kau yakin masih akan menunggunya seperti ini?”

Kyuhyun terdiam.

“Coba tanyakan pada hatimu. Kau yang harus memutuskan! entah itu bertahan atau melepaskan.”

Hae Rin pergi meninggalkan Kyuhyun yang masih duduk termenung di kelas. Ia tidak menghindari Kyuhyun, tidak juga menghindari Young Jin. Hanya terkadang, ia bosan mendengar cerita-cerita yang sama setiap harinya. Ia juga harus menata hatinya agar tetap kuat. Menjaga pertahanannya agar tidak runtuh. Bagaimana pun, Hae Rin masih menyukai Kyuhyun. Hae Rin hanya perlu mencoba terbiasa dengan keadaan dimana Kyuhyun memperjuangkan orang lain hingga suatu saat ia berhasil melupakan semuanya.

                  END

Sebenernya ff ini nyambung sama ff Just remember. Semoga ada yang ingat dan jika mungkin ada juga yang berminat, silahkan baca ff just remember di blog ini J

Story+OC is mine.

happy reading~

 

2 Comments (+add yours?)

  1. regina584
    Mar 06, 2017 @ 05:23:33

    Kasian Hae rin, pliss bikin sequel nya kaa 😂

    Reply

  2. Nikyu
    Mar 06, 2017 @ 05:50:23

    Harus ada sequel ini 🙂

    Reply

Leave a Reply to regina584 Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: