The Memory That Never Exist

tedy

Author: Silvyia Ju

The Memory That Never Exist

Cho Kyuhyun | Park Hyunrin | Kim Suni | Comedy, Friendship | PG-13 | Oneshot

***

Cuaca hari ini sangat panas. Terik matahari menembus sampai ketulangku, ah sial sekali. Kenapa tidak ada satupun kendaraan umum yang lewat, padahal aku ingin segera merebahkan diri di ranjang empukku. Aish,,jinja!. Ketika ingin cepat-cepat pulang malah tidak ada kendaraan yang lewat. Semuanya karena sahabatku yang satu, siapa lagi kalau bukan Kim Suni. Dia sama sekali tidak minta maaf atau membujukku agar tidak marah padanya. Benar-benar tidak peka! Suni malah senyum-senyum tidak jelas seperti orang gila yang sering lewat di depan kampus kami.

 

“Hyunrin-ah, kamu tahu Kyuhyun oppa??, Kyuhyun oppa itu jurusan Teknologi Pendidikan. Dia manusia atau vampir ya? Kenapa tampan sekali” Yak! Kim Suni! Apa kau tidak tahu kalau sudah mengacaukan hariku yang indah eoh! Tapi aku hanya bisa memakinya dalam hati. Untung saja dia itu sahabatku, kalau tidak sudah ku tendang ke kutub utara. Aku hanya bisa menghentak-hentakkan kakiku ke tanah karena kesal. Ya Tuhan. Punya sahabat tapi rada,,,,,. Ah, yasudahlah. Sejak kapan seorang Kim Suni peduli pada kekesalanku, dia hanya peduli pada namja-namja tampan di kampus kami.

 

“ Hyunrin-ah, apa kamu mendengarkanku? Suni terus memanggil namaku sambil menggoyang-goyangkan bahuku, persis seperti adikku yang sedang merajuk ketika aku tak mau membantu mengerjakan Prnya. Aku hanya diam tanpa menjawab pertanyaannya. Aku benar-benar malas hanya untuk sekedar mengangguk atau menggeleng

 

“Hyunrin-ah,,,! Rin-ah,,,!” kali ini Suni memanggil namaku dengan agak keras, sambil memukul bahuku. Ya ampun,,, sepertinya Suni sudah mulai gila. Ya Tuhan, tolong bantu Suni, kembalikan kewarasannya Tuhan. Batinku.

 

“Ada apa Kim Suni,,,? Apa Lee Jong Suk oppa datang ke sini…?” jawabku dengan malas

 

“ Ini bahkan lebih tampan dari Lee Jong Suk oppa Rin-ah,,,” balas Suni dengan semangat yang menggebu-gebu. Memangnya dia siapa? Sampai seorang Kim Suni sangat histeris

 

“ Rin-ah, lihat sana…! lihat…!” Suni mengarahkanku untuk melihat ke arah yang ia tunjuk, lantas akupun mengikutinya. Aku hanya bisa terpaku, lidahku terasa kelu. Ya Tuhan, kenapa rasanya sakit sekali. Aku memutuskan untuk beranjak dari sini, meninggalkan Suni yang masih menganggumi ketampanan Kyuhyun oppa, aku tidak perduli jika harus jalan kaki sampai ke apartementku, aku hanya ingin segera sampai ke apartement dan mengistirahatkan tubuhku.

 

“Rin-ah, yak! Park Hyunrin! Kamu mau kemana..!?” Suni memanggil namaku, tapi aku tidak perduli, aku hanya ingin pulang. Apa ini Tuhan…

***

Drttt,drttt… deringan ponsel mengusik tidurku, padahal aku baru tertidur setengah jam yang lalu. Siapa yang menelfonku, batinku. Aku segera menjawab telfon tanpa melihat namanya.

 

“ Rin-ah, Park Hyunrin,,,” orang di seberang sana memanggil namaku. Ya Tuhan, kenapa aku mendengar suaranya lagi. Aku pasti sedang tidak fokus, ya pasti begitu. Park Hyunrin! Singkirkan dia dari pikiranmu, ingat dia itu hanya masa lalu, masa lalu!

 

“Rin-ah,,,” tapi kenapa aku mendengar suaranya lagi, apa ini! aku sekarang tiak berminat lagi untuk berbicara pada si penelpon, karena tidak mendapat respon dariku, akhirnya si penelpon mematikan telfonnya. Tapi,,,siapa yang menelfonku, kenapa tidak ada namanya dan suaranya juga mirip dengan seseorang di masa laluku. Ah, sudahlah aku tidak tahu. Oh My God! Aku baru ingat kalau tadi aku meninggalkan Suni sendirian di kampus, sekarang pasti ia marah padaku, lebih baik aku menelfonnya. Aku harus meyiapkan alasan agar Suni tidak marah padaku nanti. Semoga saja dia mau menjawab telfonku.

 

“ Yoboseo…!” suara Suni terdengar sangat ketus saat menjawab telfon dariku

 

“Suni-ya, waeyo?” pertanyaan bodoh macam apa itu, jelas-jelas Suni sedang marah padaku. Dasar Park Hyunrin bodoh! Bodoh!

 

“ Ya Tuhan,,, kenapa engkau berikan hamba sahabat yang sangat tidak peka ini Tuhan. Apa kamu tidak tahu apa kesalahanmu Park Hyunrin??! Yak! Park Hyunrin, kamu sudah menelantarkan sahabat terbaik mu sendirian di kampus. Apa kamu lupa eoh..?! Park Hyunrin, dengar eoh! Kali ini aku akan memaafkamu, ingat hanya kali ini saja” Hahaha,,, aku tahu Suni pasti akan memaki-makiku lalu menceritakan kejadian tadi siang. Pada akhirnya dia akan memaafkanku. Suni memang sahabat terbaikku. Aku mencintaimu Kim Suni…

 

“Rin-ah,,” panggilnya dengan nada yang sangat riang. Tadi marah-marah padaku, kemudian memanggilku dengan nada riang. Apa Suni sudah mulai tidak waras karena ku tinggal sendirian tadi di kampus.

 

“ Yak! Kim Suni! Kau ini kenapa eoh?? Kenapa senang sekali?” heranku, apa Suni salah minum obat atau kepalanya membentur sesuatu???

 

“ Tentu saja Rin-ah,,,apa kamu tahu Rin-ah?

 

“Yak! Mana aku tahu Kim Suni,,,,kamu belum mengatakannya padaku!..” balasku

 

“ Ya ampun Rin-ah, kenapa kebiasaanmu itu kambuh di saat yang tidak tepat eoh! Dengarkan aku berbicara dulu Park Hyunrin, baru berikan komentar pedasmu itu!. Tadi,,,saat kamu meninggalkanku sendirian di kampus, Kyuhyun oppa menghampiriku dan menawarkan tumpangan padaku. Ah,,,,,aku bahagia sekali Rin-ah”

 

“Lantas apa hubungannnya denganku Kim Suni..,,?!” jawabku dengan ketus, Suni membuat moodku semakin memburuk, tanpa menunggu jawaban dari Suni, aku mematikan telfonnya. Aku tidak peduli jika Suni akan marah padaku. Saat ini pikiranku sedang kacau sekali dan semua itu karena orang yang bernama Cho Kyuhyun, seseorang yang dikagumi oleh Suni, yang menawarkan tumpangan padanya tadi siang. Dia,,,seseorang di masa laluku.

 

***

Flashback On

Hari ini adalah hari perpisahan anak kelas XII, itu arinya aku tidak akan bertemu dengan Kyuhyun oppa dalam waktu yang cukup lama. Saat ini aku duduk di kelas XI sedangkan Kyuhyun oppa kelas XII. Kyuhyun oppa adalah pacarku. Kami sudah berpacaran semenjak aku duduk di kelas X. Hah,,,memikirkannya saja sudah membuat ku sedih. Tapi,, Kyuhyun oppa kemana ya, dia tidak ada di kelasnya, di ruang guru juga tidak ada, lalu dimana? Aku sudah lelah mengitari sekolah kami yang cukup luas ini. Pada saat aku akan kembali ke kelasku, tiba-tiba aku mendengar seseorang memanggil namaku

 

“ Rin-ah, Park Hyunrin!” itu suara Kyuhyun oppa

 

“ Kyuhyun oppa!” seruku dengan riang, aku segera menghampirinya

 

“Rin-ah, aku ingin menyampaikan sesuatu padamu” raut wajah Kyuhyun oppa terlihat sangat serius, tidak biasanya dia seperti itu.

 

“Ada apa oppa,,? Apa ada yang mengganggu pikiranmu,,?” tanyaku

 

“Ehmmm,,, Rin-ah,,,Rin-ah,,” ada apa dengan Kyuhyun oppa, dia membuatku cemas, apa sesuatu terjadi padannya. Kenapa perasaanku menjadi tidak enak

 

“ Ne oppa, waeyo? “ Kyuhyun oppa sungguh membuatku sangat penasaran

 

“Ehmmm,, begini Rin-ah, aku,,,aku,,,” Kyuhyun oppa terlihat ragu-ragu saat mengatakannnya padaku

 

“ Ya, oppa kenapa,,? Katakanlah, mungkin aku bisa membantumu..” aku mencoba meyakinkannya

 

“Aku menyukai orang lain dan mungkin menyukainya melebihi dirimu” sudah ku duga kalau dia akan mengatakan itu padaku, aku sudah tahu kalau Kyuhyun oppa menyukai gadis lain, selain diriku. Aku sudah lama mengetahui hal ini. tapi aku mencoba untuk terlihat biasa saat di depannya. Aku tahu rasa cintanya sudah tidak lagi milikku, dia telah berpaling dariku, menghianatiku dan menghancurkan hatiku.

 

“Sejak kapan,,? Aku mencoba untuk tak menangis di hadapannya, aku tidak ingin terlihat sebagai gadis yang lemah karena seseorang yang sangat ku cintai tak lagi mencintaiku. Aku harus terlihat tegar di hadapannya, agar ia merasa bersalah karena sudah mencampakkanku.

 

“Aku tidak tahu sejak kapan rasa itu mulai muncul di hatiku, aku tidak bisa mengendalikan hatiku untuk tidak berpaling ke padanya. Aku tahu aku salah, aku sangat menyakiti hatimu. Tapi itulah kenyataannya Rin-ah” kenapa ia mengatakannya padaku, apa ia tak merasa bersalah padaku.

 

“Baiklah, lantas bagaimana dengan hubungan kita,,? Aku tidak akan menangis di hadapannya, tidak akan!

 

“Bisakah kita mengakhiri hubungan ini..?” kenapa ia malah bertanya pertanyaan yang sudah sangat jelas padaku, bukankah sudah jelas kalau dia ingin putus dariku, dasar pria brengsek!

 

“Apa itu yang oppa inginkan..?” aku malah bertanya pertanyaan bodoh padanya, bukankah semuanya sudah jelas, raut wajahnya sudah menunjukkan kalau itu yang ia inginkan. Dasar Park Hyunrin bodoh!

 

“ Ehmmm,,,ii,,iiiyya..” ia tak berani menatapku saat mengatakannya. Apa ia merasa bersalah padaku, apa ia kasihan padaku. Cih,,,

 

“ Baiklah, mari kita akhiri hubungan ini” apa kau sudah puas oppa?Aaku sudah memberikan jawaban yang kau inginkan

 

“ Apa kamu tak marah padaku, apa kamu tak membenciku Rin-ah,,? Pertanyaan macam apa itu! tentu saja aku marah padanya, bahkan sangat marah.

 

“Menurutmu…?” bukannya menjawab pertanyaan Kyuhyun oppa, aku malah bertanya balik padanya dengan ekspresi yang datar

 

“……..” dia hanya diam tanpa mau menjawab pertanyaan ku

 

“ Tentu saja aku marah, aku kecewa, aku merasa di khianati. Aku mencintaimu, sangat mencintaimu. Tapi apa balasannya untukku. Kamu mencampakkanku dan tanpa rasa bersalah mengatakan padaku kalau kamu menyukai gadis lain, apa kamu pikir itu tidak menyakitkan…?!” aku sudah tidak sanggup lagi menahannya, biarkan saja dia tahu isi hatiku, kalau aku sangat marah padanya

 

“ Rin-ah,,” ia mencoba memegang tanganku, tapi aku menghempaskan tangannnya

 

“ Aku tahu, aku tahu! Tidak perlu meminta maaf padaku! Aku sudah memaafkanmu, walaupun itu tidak mudah bagiku. Jika kamu memang tidak bahagia di sisiku, maka pergilah jika itu maumu, pergilah sejauh yang kamu bisa. Jika kamu tidak lagi mencintaiku, maka jangan paksakan untuk tetap berada di sisiku dan berkeliaran di sekitarku dengan cinta palsumu. Aku tahu, pasti sangat sulit untuk bertahan di sisiku sedangkan dirimu sudah tak mempunyai rasa lagi padaku. Aku melepaskanmu, aku merelakanmu untuk pergi. Aku memang kecewa padamu tapi aku senang kamu mau jujur padaku”

 

“ Park Hyunrin,,,” ia kembali memanggil namaku, tapi aku tidak ingin mendengarnya

 

“ Apa kamu tahu,,? Aku menunggumu untuk mengatakan kejujuran ini padaku, meski aku sudah tahu yang sebenarnya. Aku ingin mendengarnya dari mulutmu sendiri. Dengarkan aku Cho Kyuhyun, aku sudah memaafkanmu, meskipun itu berarti aku juga harus melepaskan dan melupakan cintaku. Aku tidak ingin menjadi gadis yang egois dengan tetap menahanmu di sisiku. Aku tidak ingin menahan seseorang yang tidak ingin berada di sisiku untuk tetap bersamaku. Selamat tinggal Cho Kyuhyun. Mulai saat ini aku akan meletakkanmu di masa lalu. Meskipun kenangannmu akan tetap ada di ingintanku” tanpa menunggu jawaban darinya aku pergi meninggalkannya. Aku sudah tak sanggup berlama-lama berada di sisinya, itu hanya akan menyakiti hatiku. Ia hanya mematung tanpa berniat mengejarku. Kisah cintaku benar-benar berakhir dengan perpisahan, cintaku mencampakkanku. Selamat tinggal cintaku..

Flashback Off

***

“Yak! Park Hyunrin,,,,! Apa-apaan ini..?” aish suara cempreng siapa itu, tidak tahu apa kalau aku sedang fokus. Mengganggu saja!

 

“ Waeyo Suni-ya,,?” aku menjawab dengan malas

 

“ Cho Kyuhyun!!!” Ommo… ada apa dengan Suni,,? Yak! Kim Suni! Kenapa kau teriak-teriak tidak jelas eoh??.

 

“Waeyo Kim Suni,,,? “ Kyuhyun menjawab dengan sangat tidak bersemangat. Hahaha ada apa dengan tampang Suni dan Kyuhyun saat ini. Kenapa wajah mereka berdua terlihat kesal seperti itu. Kenapa ya mereka,,?

 

“ Ada apa dengan kalian berdua eoh,,,? Kenapa wajah kalian seperti itu?

 

“ Rin-ah, jangan pura-pura tidak tahu! Yak! Apa ini Park Hyunrin…? Kenapa kau tega sekali padaku eoh,? Aishh,,,” apa yang Suni katakan..? aku sama sekali tidak paham

 

“ Ne Rin-ah, Suni benar. Apa yang kau lakukan pada kami eoh…?” kenapa Kyuhyun juga ikut-ikutan seperti Suni. Ya Tuhan, kenapa aku memiliki dua sahabat absurd seperti mereka.

 

“ Ini lihat..! lihat Rin-ah,,!” Suni menunjukkan beberapa helai kertas padaku

 

“ Memangnya apa yang bagus dari kertas ini Suni-ah,,?” aku heran pada Suni, memangnya apa yang bagus dari kertas itu,,?

 

“ Ya ampun,,, Ya ampunn… Kyuhyun lebih baik kau saja yang berbicara padanya, aku sudah menyerah,,,” Suni membuatku semakin bingung dengan kata-katanya

 

“ Rin-ah, kamu lihat kertas itu baik-baik, lalu bacalah tulisan yang ada di dalamnya..” Kyuhyun mencoba menjelaskannya padaku. Oh, jadi itu yang ingin dikatakan Suni padaku, dia ingin menyuruhku membaca tulisan yang ada di kertas itu. Suni terlalu berbelit-belit. Akupun mulai membaca tulisan yang ada di kertas itu, seperti sebuah cerita, kenapa aku merasa sangat familiar dengan ceritanya, tapi dimana aku pernah melihat ya,,?

“ Apa sekarang kau sudah mengingatnya Park Hyunrin,,,?!” Kyuhyun bertanya padaku mengenai cerita itu. OMG! Hahaha…. seketika tawaku langsung meledak. Aku ingat kalau cerita itu milikku, aku yang mengarangnya. Hahaha,,,

 

“ Hehehe,,” aku ingat, kalau mereka berdua aku masukan jadi salah satu tokoh dalam ceritaku. Suni tidak terima karena jadi tokoh kedua, sedangkan Kyuhyun merasa kalau imegnya bisa rusak karena dalam ceritaku dia jadi namja jahat. Katanya itu bisa merusak imegnya sebagai namja yang baik hati. Aku hanya bisa cengar-cengir, berbeda sekali dengan dua sahabatku yang wajahnya sudah merah padam seperti kepiting rebus.

 

“ Rin-ah, bukankah sudah kami katakan kalau ceritanya tidak usah di publish eoh. Kenapa kau tega sekali eoh? Dan apa ini! masa aku jadi tokoh kedua mulu,,,,,”

 

“ Mending kamu Suni, daripada aku, apa-apan coba! aku jadi namja yang jahat, yang tega menyakiti hati seorang yoeja, itu tidak cocok dengan tampangku yang polos ini Rin-ah. Yak! Park Hyunrin! Kamu harus bertanggung jawab, bagaimana kalau para fansku membacanya?!” Sebelum mereka mengamuk padaku, lebih baik aku segera pergi dari sini. Ini demi keselamatanku. Hihihihi…Mianhaeyo Kyuhyun-ah, Suni-ya…

 

END

 

Catatan            : Author termasuk masih baru dalam menulis FF. Ini adalah FF pertama

author, jadi maklum jika Ffnya jelek karena masih amatiran.

1 Comment (+add yours?)

  1. murnialbatul
    Mar 04, 2017 @ 05:36:11

    Kirain beneran masa lalu,ternyata aku tertipu hihihi..

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: