Chocolove

 Chocolove

Author: RieWookie

Tag : Cho Kyu Hyun , Kim Ha Ni (OC ) | Genre : Romance | Rating : PG-15 |Length : Ficlet

***

 

 

 

” Jangan lupa hari ini ya, Honey”

” Jam berapa? “

” Jam 2 tepat, oke? Di taman biasa kita sering kesana. “

” Oke. “

 

Kim Ha Ni masih mengingat dengan jelas percakapannya dengan Kyu Hyun di telpon pagi tadi. Dan itu semua membuat ia semakin kesal. Bagaimana tidak, arlojinya menunjukkan waktu jam 2 lebih 50 menit. Itu berarti sudah hampir satu jam ia menunggu Kyu Hyun di taman itu. Yang semakin membuat Ha Ni kesal adalah karena pesan yang ia kirim tiga puluh menit yang lalu pun tidak dibalas oleh Kyu Hyun.

Gadis itu hanya bisa berdiri, lalu duduk, berdiri lagi, kemudian duduk. Begitu seterusnya yang ia lakukan selama hampir sejam berada ditaman itu. Sesekali ia mencoba menghubungi ponsel Kyu Hyun, tapi hasilnya nihil.

” Kalau sampai jam 3 tepat dia tidak datang, aku pulang saja ” geram Kim Ha Ni dengan raut wajah cemberut. Dia sama sekali tidak peduli dengan tatapan orang-orang di taman itu yang sejak tadi memandanginya heran. Yang ingin gadis itu lakukan saat ini adalah cepat pulang. Ia merasa seperti cucian yang dijemur dibawah terik matahari.

‘ drtttt.. ‘

Ponselnya bergetar menandakan ada notifikasi masuk. di layar tertera jelas pesan dari Mr.Cho.

 

From : Mr. Cho

Maaf menunggu lama. On the way.

 

Keterlaluan! rutuk Kim Ha Ni dalam hati. Lagi-lagi ia melihat arlojinya. Ini jam berapa? Dan Kyu Hyun bilang ia masih di perjalanan? Gadis itu mencoba menahan emosinya. Ia manarik napas lalu membuangnya secara perlahan.

” Slow down Kim Ha Ni. Luapkan semua kekesalanmu nanti saat dia datang. ” ucapnya pelan seraya mengusap dada.

Sekitar 5 menit kemudian tampak seorang pria memakai setelan kemeja berlengan pendek berjalan ke arahnya. Lelaki itu tersenyum seraya terus menaruh tangannya di belakang punggung. Seperti tengah menyembunyikan sesuatu. Ha Ni hanya membuang muka melihat pria itu tersenyum. -Kyu Hyun sudah biasa menghadapi sikap pacarnya jika sedang marah. Jadi saat Kim Ha Ni tak membalas senyumnya ia tahu apa yang seharusnya ia lakukan.

” Maaf honey membuatmu menunggu lama. Aku.. ” belum sempat Kyu Hyun menyelesaikan ucapannya, tiba-tiba saja Ha Ni berdiri dari duduknya dan beranjak pergi.

Sontak saja Kyu Hyun lansgsung mencekal pergelangan tangan gadis itu.

” Hey mau kemana? ” tanya Kyu Hyun bingung.

” Pulang! ” Ha Ni menjawab dengan kasar seraya mencoba melepaskan genggaman tangan Kyu Hyun.

” Aku kan baru saja datang. Kenapa kau malah ingin pulang? ”

” Pikir saja sendiri! ” bentak Ha Ni lagi. Kali ini ia berhasil terlepas dari genggaman tangan Kyu Hyun. Sadar jika genggamannya terlepas, Kyu Hyun tak kehilangan akal. Ia mencoba mendahului gadis itu dan menjegal langkahnya. Kim Ha Ni mengangkat wajahnya dan menatap Kyu Hyun kesal.

” Maaf aku membuatmu menunggu, ” ucap Kyu Hyun tak menyerah, sedari tadi tangan kirinya masih ia sembunyikan di belakang. ” Aku datang terlambat karena.. ini ” bersamaan dengan itu Kyu Hyun memberikan sebuah kotak. Kim Ha Ni tak bereaksi, ia masih saja menekuk wajahnya.

Kyu Hyun membuka kotak itu. Didalamnya ada dua bungkus coklat kesukaan Ha Ni dan juga sekuntum mawar putih. Kim Ha Ni sempat terpana sesaat. Tapi ia kembali memasang wajah marahnya mengingat bahwa sikap Kyu Hyun membuatnya menunggu lama sudah keterlaluan.

” Ini coklat permintaanmu seminggu yang lalu. Maaf ya aku baru bisa memenuhinya sekarang ” Kyu Hyun tersenyum lembut. Senyum yang selalu membuat gadis itu merasa tenang dan bahagia.

Tanpa sadar Ha Ni ikut tersenyum di tengah usahanya untuk tetap tampak marah. Ia akui, dirinya tidak bisa berlama-lama marah pada pria di depannya itu. Alasannya bukan saja karna ia sangat menyayangi Kyu Hyun, tapi juga karena Kyu Hyun selalu bisa membuat amarahnya reda dalam sekejap. Entahlah, rasanya semakin hari ia semakin mencintai pria yang kini tengah menunjukkan senyum terbaiknya tersebut.

” Senyum dong, ” tangan kanan Kyu Hyun mencubit pipi chubby gadis itu. ” Yuk kita makan coklatnya disana ” ajaknya sembari menggandeng tangan Ha Ni. Gadis itu luluh. Ya, seperti biasa.

Mereka berdua duduk berdampingan di kursi tadi tempat Ha Ni menunggu. Kyu Hyun membuka salah satu bungkus coklat tersebut, memotongnya, lalu menyuapkan potongan tersebut kedalam mulut gadisnya. Dengan senang hati Ha Ni membuka mulut, walau raut mukanya masih ia buat cemberut. Perlahan dikunyahnya potongan coklat tersebut. Perpaduan coklat susu dan kacang almond memenuhi mulutnya. Sensasi yang selalu membuat moodnya kembali baik. Kyu Hyun tersenyum melihatnya.

” Sudah ya, kita damai ” ucap pria itu sambil mengajak Ha Ni mengaitkan jari kelingking. Kebiasaan mereka jika habis bertengkar.

” Aku masih kesal padamu. ” ujar Ha Ni ” Kau kira enak menunggu lama? Aku menunggumu disini selama sejam. Tanpa kabar. Panas-panasan. Lalu sekarang kau malah menyogokku dengan coklat. Dan kau masih sempat-sempatnya mengajakku berdamai? Kau kira mendapat maaf semudah itu? ” lanjutnya sedikit mengomel.

” Hey sejak kapan kau jadi tukang mengomel begitu? mulutnya biasa saja nona, jangan terlalu dibuat maju seperti itu. Nanti bisa menyaingi hidungmu.. ” Kyu Hyun terbahak sesaat membuat Ha Ni tampak jengkel.

” Ih Kyu Hyun menyebalkan! ” rutuk Ha Ni kesal seraya meninju gemas perut Kyu Hyun.

” Aku kan tadi sudah bilang, aku membeli coklat dan bunga ini dulu. Makanya aku terlambat. ” mendengar itu Ha Ni hanya mengangguk. ” Kita damai ya..? ” Kyu kembali menunjukkan kelingkingnya. Dan akhirnya Kim Ha Ni mau menautkan kelingkingnya ke kelingking Kyu Hyun. Kemudian mereka sama-sama tersenyum.

” Eh ada coklat di mulutmu ” Kyu Hyun menunjuk mulut Ha Ni.

” Hah iya? ” Ha Ni sempat panik. Kenapa ia jorok sekali? sampai belepotan seperti anak kecil. Ha Ni kelabakan memegangi pinggiran bibirnya.

Melihat itu Kyu Hyun membantu gadisnya menjangkau coklat yang tersisa di pinggir mulutnya. Tangan gadis itu ia genggam kemudian wajahnya sedikit mendekat. Tapi..

‘ Cup ‘

Ternyata Kyu Hyun malah mengecup pinggir bibir Kim Ha Ni. Membuat gadis tersebut kehilangan kesadarannya sesaat.

” Rasanya manis.. ” bisik Kyu Hyun di telinga gadisnya sambil tersenyum penuh kemenangan.

” CHO KYU HYUN!!! ”

.

.

.

Fin~

 

 

 

Romancenya garing ya?? Hehe maklum lah bikinnya juga kebut-kebutan~ ^^v Gegara belum ngerjain tugas kuliah tapi ada ide buat nulis ff..

RCL ya.. biar authornya bisa bikin ff yang lebih bagus lagi ^^ Hope you like and comment please! ^^

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: