Destiny In The Twilight

gv.jpg

Destiny In The Twilight

Author : ifaaaa
Genre : Romance, a bit Fantasy
Cast : Cho Kyuhyun & Han Seul.

***

Takdir.
sebesar apapun usahamu untuk mencoba berlari, kau tidak akan mampu. Kalaupun pada awalnya kau menghindar dan berbalik,

tapi pada akhirnya nanti, kau pasti akan mensyukuri. Menikmati takdirmu.
Karena Tuhan selalu merencanakan yang terbaik untukmu.

***

Han Seul’s pov

Senja. Benar-benar sesuatu yang indah, menurutku. karena sedikit terang-tapi juga sedikit gelap. mungkin terdengar aneh tapi entah, aku memang menyukai senja.
***
aku baru saja keluar dari toko buku, membeli beberapa komik jepang favoritku saat tiba-tiba aku melihat seseorang baru keluar dari toko game, toko yang bersebelahan dengan toko buku ini. Aku mengenal

jelas orang itu. dia… Cho Kyuhyun.
Betapa beruntung aku bisa bertemu dengannya secara kebetulan seperti ini, tapi biasanya kami memang sering bertemu secara tidak sengaja.
Dia memakai kemeja coklat yang lengannya digulung sampai siku lalu mengenakan celana jeans panjang yang begitu keren ditambah dengan sepatu sneakers berwarna krem. Dia sepertinya menyadari bahwa aku sedang memperhatikannya dan kemudian dia menoleh ke arahku. Membuatku sedikit gugup saat ia memandangku dengan dingin. aku pasti terlihat bodoh sekali ! memalukaaaan !

tiba-tiba keinginan itu muncul

keinginan untuk menyapanya dan mengajaknya berbicara.

Tapi aku kubur dalam-dalam keinginan itu. Yang sekarang aku lakukan hanyalah berdoa agar ia menyapaku duluan.
angin senja menerpa tubuhku dan membuatku kedinginan. Aku mengambil sarung tangan dari dalam tas ku dan saat aku mendongak kembali aku langsung tersentak.
Astagaaa!! Tuhan memang sangat baik karena..karena kyuhyun menghampiriku dan menyapaku.
“hai” sapanya singkat.
aku masih melongo menatap wajah tampannya.
“h..hai” jawabku singkat.
tanpa permisi dia mengambil plastik berisi komik yang sedang aku pegang.

Kyuhyun mengambil komik itu lalu menatapnya heran.

“dari mana kau dapat komik in?” tanyanya

“disitu.” Ucapku sambil mengedikkan kepalaku kearah toko buku dibelakangku.

“apakah stok nya masih ada?” tanyanya lagi.

“tidak, sudah habis. Ini yang terakhir”

“mwo?! Kalau begitu komik ini untukku ya?”

Aku menggelengkan kepalaku cepat.

“ayolah han seul…”

DEG.
apa – apaan ini? saat kyuhyun mengucapkan namaku, detak jantungku berdegup 5kali lebih cepat. bodoh!bodoh! konyol sekali.
“baiklaah.. ambil saja komik ini. Gratis untukmu” ucapku.
eh? dengan gampangnya aku memberikan komik itu padanya?? padahal itu komik kesukaanku! aaaarggh sepertinya Cho Kyuhyun benar-benar membuatku sinting.
***

sekarang apa yang kalian pikirkan? aku tahu ! kalian pasti mengira aku jatuh cinta pada kyuhyun bukan? jawabannya TENTU SAJA IYA!
****

Sore ini aku baru saja melakukan hal yang

mempertaruhkan harga diriku. aku menyatakan cinta padanya ! ouch! bagaimana mungkin seorang yeoja menyatakan cinta pada seorang namja dan SIALNYA lagi, aku ditolak. hahaha nasib yang buruk.
dia memang aneh, setauku dia tidak pernah mencintai yeoja manapun. dan kalian tau tidak jawaban apa yang dia ucapkan saat aku menembaknya? dia berkata ‘satu-satunya yeoja yang akan aku cintai adalah takdirku’
cih!Pernyataan bodoh macam apa itu? memangnya ia tahu siapa yang akan menjadi takdirnya? aiiish.
Tapi ada hal yang sedikit aneh…

aku menyukai game dan kyuhyun juga menyukai game.
aku suka komik jepang begitupun dia.
Dan setiap aku pergi keluar untuk sekedar hang out, secara tidak sengaja aku sering berpapasan dengannya.
kami dulu memang bersekolah di SMA yang sama dan percayakah kalian? aku dan kyuhyun memiliki nomer absen yang sama ! ya. kami memang berbeda kelas. tapi nomor absen kami sama selama 3 tahun berturut-turut di SMA.

Sekarangpun kami kuliah di universitas yang sama.
ada satu lagi, Dulu aku pernah pergi ke Osaka di Jepang untuk berlibur dan saat itu juga kyuhyun sedang mengikuti olimpiade matematika tingkat internasional di Osaka juga. Kami bertemu di Osaka tanpa sengaja. tanpa kami rencanakan terlebih dahulu.
bagaimana bisa ada kebetulan seperti itu?
awalnya aku mengira aku dan kyuhyun sudah ditakdirkan bersama. tapi pertanyaannya sekarang kenapa Tuhan tidak mempersatukan kami?
Dulu aku dan kyuhyun sudah hampir berpacaran lalu tiba-tiba ada suatu masalah yang membuat kami saling menjauh. sering sekali terjadi hal seperti itu. Hanya aku dan kyuhyun yang mengalaminya.

awalnya kyuhyun berpikiran sama denganku. mengira bahwa kami memang ditakdirkan. Tapi kemudian ia sepertinya lelah. hubungan kami selalu direcoki masalah, dan itu membuatnya berpikir lain bahwa aku dan dia.. bukan takdir.
aaaah kyuhyun padahal aku begitu mencintaimu ! aish! benar-benar membuatku bingung,

sebenarnya apa yang Tuhan rencanakan?
***

“kau jangan membenciku hanya karna aku menolakmu?” ujar kyuhyun.
aku bepura-pura tidak dengar dengan menyibukkan diri melihat-lihat koleksi kaset gamesnya.

aku sedang berada dirumah kyuhyun sekarang. Bertanding game.
“jangan berpura-pura tidak dengar!” erangnya.
“Tidak” jawabku singkat lalu duduk disampingnya.
“eh? maksudmu?” dia melihat kearahku. Mimiknya terlihat serius.
“aku tidak akan membencimu Cho Kyuhyun..” aku mengucapkannya dengan begitu jelas.
Dia tersenyum.
“kau temanku. Teman yang aku sayangi” ucap kyuhyun enteng.
oke. teman? allright THANKS.

cintaku.. tidak terbalas?
wajahku memanas dan aku berusaha mati-matian agar air mataku tidak jatuh.

“ah ne. arasseo” aku mencoba untuk tersenyum dihadapannya.
dia menatapku datar lalu tersenyum lebar.
Melihatnya tersenyum membuatku sadar bahwa mencintai seseorang cukup dengan melihatnya dan memastikan bahwa seseorang itu masih ada. masih ada dalam jarak pandangku.
tapi nyatanya untuk soal menahan emosi sama sekali belum bisa aku kendalikan. rasanya tangisku sudah ingin meledak saat ini juga.
“aku.. pergi dulu” ucapku dan langsung berjalan cepat keluar dari rumahnya.
***

Hari ini kota Seoul begitu ramai.

aku berjalan tanpa arah di Trotoar sambil menangis. Tidak peduli orang-orang memandangku dengan penuh tatapan minat.
lalu ada sekumpulan yeoja berjalan melewatiku, mereka terkekeh melihatku.
aku menoleh kearah mereka dan mendelik, mereka terlihat ketakutan dan berlari.. mungkin mereka kira aku ini orang gila. ya. aku memang sudah gila karena Cho Kyuhyun.
jalanan begitu ramai dan aku mencoba untuk menyeberang jalan. Aku mulai menyeberang dan tiba-tiba saja orang-orang disekitarku berteriak keras memekik ke arahku.

aku hanya diam. kepalaku pusing dan rasanya sulit untuk berkonsentrasi dengan keadaan yang terjadi disekitarku. Hal terakhir yang sempat aku lihat adalah terpaan cahaya entah mobil atau apa yang mengenaiku dan menyilaukan mataku. sesaat kemudian sesuatu yang keras menghantam tubuhku dan membuatku jatuh tersungkur. kaki, tangan serta badanku tidak terasa sakit, hanya sedikit perih di bagian-bagian tertentu. tapi kepalaku seperti menghantam sesuatu dan itu sungguh sakit. sakit sekali dan membuat pandanganku  kabur.
***
Cho Kyuhyun’s pov

“aku.. pergi dulu” ucap seul lalu berlari keluar dari rumahku.
aku tersadar bahwa aku telah menghancurkan hatinya.
dia berlari entah kemana dan aku menyusulnya.
cuaca hari ini begitu dingin dan aku tetap bersikeras mencarinya. aku berbuat salah padanya.
Sesaat aku melihatnya berdiri dipinggir jalan hendak menyebrang. baru saja aku akan menghampirinya dan tiba-tiba sebuah truk dengan pengemudi yang mabuk -aku rasa- menyetir ugal-ugalan hendak menabraknya.
aku berlari sekuat tenaga untuk menyelamatkannya tapi sayang. aku terlambat.
Tubuh kurusnya dihantam bagian depan truk itu membuatnya jatuh tersungkur. kepalanya mengenai tiang pamflet dipinggir jalan.
astaga.. Seul, mengalami kecelakaan tragis didepan mataku.
***

Aku bersama beberapa perawat yang membawa tubuh seul berlari-lari dikoridor rumah sakit. Tubuh seul segera di larikan ke UGD. luka dikepalanya cukup parah dan itu membuatnya harus dioperasi seketika itu juga.
Aku menunggu diluar ruangan, berdiri bersandar ditembok dan

menangis. menyesali semuanya. ini semua salahku !!
kemudian ada rasa yang begitu menusuk hatiku. rasa takut yang amat sangat. takut kelihangan dirinya.

***
Han Seul’s pov
aku berada di sebuah ruangan. sepertinya rumah sakit daaan.. kenapa aku bisa ada disini? tubuhku terasa begitu ringan dan aku sedikit tersentak saat aku melihat gaun putih se-lutut yang aku kenakan. gaun? rumah sakit?
aku melihat sekitar dan menyadari ada seseorang yang begitu mirip denganku. orang itu terbaring diranjang rumah sakit.

sakit. tubuhnya tidak sadarkan diri. beberapa alat pendeteksi jantung didekatnya. aku heran sekali, kenapa wajah yeoja ini mirip sekali denganku?
tiba-tiba seorang dokter memasuki ruangan dan memeriksa yeoja itu.
lalu tiba-tiba umma dan appaku ikut masuk, menangis histeris.
aku mencoba meraih pundak ummaku, tapi.. tembus? IGE MWOYA?
“seul-aaah” ummaku memeluk yeoja -yg sedang terbaring itu- menangis dan meneriakan namaku. Sebentar.

jadi, tubuh yeoja itu AKU? dan aku sekarang ini apa?roh? mengerikaaaan..!!

“han seul koma. keadaannya parah sekali” ucap dokter itu.
jadi ‘tubuh’ku sekarang koma? dan aku -maksudku ‘roh’ ku disini. memandangi keadaan sekitarku tanpa bisa dilihat oleh orang lain.
***

aneh. semakin hari aku semakin menipis. dan ‘tubuhku’ terlihat semakin tidak berdaya. aku bosan sekali karena setiap hari aku hanya bisa melihat keadaan sekitarku tanpa orang-orang tahu akan keberadaanku. aku tidak bisa mengobrol dengan mereka. tentu saja !
“CKLEEEEK”
seseorang masuk.
OMO?! itu kyuhyun.
Kyuhyun  menghampiri tubuhku yang terbaring lemah. lalu mengusap-usap rambutku.
aku mendekat kearahnya, lalu menyentuh pipinya walaupun aku tahu ini percuma.
tapi lagi-lagi sesuatu aneh terjadi.
aku.. bisa menyentuhnya !
dia sedikit bergidik. sepertinya dia menyadari bahwa aku menyentuhnya.
“kyuhyun !!” teriakku.
dia menoleh bingung, dia tidak bisa melihat ‘aku’ tapi sepertinya ia mendengar suaraku.
“bisakah kau mendengarku?” tanyaku. tapi dia tidak bereaksi apa-apa. kali ini dia tidak mendengar suaraku.

“CHO KYUHYUN !” aku berteriak lagi. sangat keras -menurutku.
kyuhyun bereaksi ! ia melihat kekanan dan kekiri
“nuguya?” tanyanya dengan polosnya.
“Han Seul. bisakah kau mendengarku?”
“han.. seul? SEUL?”
astagaaa!! dia bisa mendengarku?
“astaga kau bisa mendengarku?” tanyaku lagi. aku begitu antusias menunggu reaksinya.
bodoh! dia tidak bereaksi apa-apa.
aku mendengus kesal.
“kyuhyun-ah”
“nde?” kali ini dia menyaut.
“han seul” ucapku lagi.
“yak! kau ini siapa sih? dari tadi memanggil namaku dan seul terus.

jangan berisik!” umpatnya.
Dari sini aku bisa menarik kesimpulan. Kyuhyun hanya bisa mendengar suaraku saat aku mengucapkan ‘kyuhyun’ dan ‘han seul’ . Aiiish! tidak adil! kenapa hanya kata-kata itu yang bisa ia dengar? ah ya, kesimpulan baruku! menjadi ‘roh’ seperti ini sangat-sangat tidak menyenangkan.
***

aku melihat keluar dari jendela ruang rawat inapku. Senja. sepercik sinar matahari masuk melewati celah-celah jendela dan menembus tubuhku lalu mengenai ‘tubuh’ asliku yang masih terbaring.
perlahan aku mendekati ‘tubuh’ ku yang terbaring lemah.
Sampai kapan aku harus terus berbaring disini?
Sampai kapan aku harus menjadi ‘roh’ yang melayang-layang tidak jelas seperti ini?
Apakah aku ini sudah mati? tapi kenapa tubuh asliku masih menghembuskan nafas? kenapa detak jantungku masih terdeteksi?
aku rindu kehidupan normalku.
aku rindu pada games. Aku rindu pada ‘manga’ ku. Aku rindu eomma, Appa.
dan yang paling membuat dadaku sesak. Membuat perasaanku berkecamuk karena kelewat rindu adalah … Cho Kyuhyun.

memangnya ada alasan yang lebih masuk akal selain dia?
satu-satunya namja yang membuatku sinting hanya dia. Cho kyuhyun.
Aku gembira sekali saat mengetahui dia satu-satunya orang yang bisa mendengar suaraku. Kalaupun hanya beberapa kata saja.
****

Kyuhyun’s pov

aku sedikit bergidik ngeri mengingat peristiwa tadi.
Saat aku menjenguk Seul, tiba-tiba saja seperti ada sesuatu yang memegang pipiku dan tiba-tiba ada suara lembut yang memanggil namaku. Padahal disitu tidak ada satu-orangpun selain aku dan tubuh tubuh seul yang terbaring koma. Hantu? tidak mungkin !!
aku memutuskan untuk tidur saja. kejadian tadi itu pasti hanya halusinasiku saja! aku yakin 99 persen!
***

ketika kau harus sadar.
ketika takdirmu sudah datang sedari dulu tanpa kau sadari. Ketika itu juga Tuhan memberimu petunjuk bagaimana kau dan takdirmu dipersatukan. Dengan cara yang tidak terduga.

****

aku terbangun saking kagetnya. Mimpi. aku bermimpi aneh.
didalam mimpiku aku bertemu Seul. Dia menatapku tanpa mengucapkan sepatah kata. mimiknya mengharapkanku melakukan sesuatu. aku tidak tahu harus berbuat apa, lalu aku ikut terdiam.
semakin lama tubuhnya semakin menjauh.. semakin memudar dari pandanganku dan hatiku sedikit terusik. Merasakan ada sesuatu yang sesak dalam dadaku, keinginan untuk melihatnya.

seketika aku gelagapan bingung apa yang harus aku lakukan agara tubuhnya tidak semakin menjauh.

Dan entah darimana asalnya, kata itu terlontar begitu saja dari mulutku.
“kau.. takdirku” ucapku dan kemudian dia kembali lagi dihadapanku.

Seul kembali dihadapanku.
dan… itu mimpiku.
aku bukanlah seseorang yang begitu bodoh. Aku langsung bisa menebak apa maksud dari mimpiku tersebut.
****
Sore ini aku menjenguk Seul.
aku sudah sampai di rumah sakit. hari ini salju cukup lebat juga. ya, ini bulan Desember dan salju menghujam kota Seoul. Aku menggosokkan kedua tanganku. kedinginan.
****
Han Seul’s pov
hari ini salju turun lebat sekali. Tapi aku sama sekali tidak kedinginan hahaha aku ini kan roh.
“CKLEEEEK”
aku menoleh kearah kyuhyun lalu aku tersenyum sumringah saat kyuhyun masuk keruanganku. Ya walaupun kyuhyun tidak bisa melihat senyumanku.
“annyeong seul-ya? bagaimana kabarmu?” ia bertanya padaku. tapi tidak ada jawaban. Tentu saja bodoh! bagaimana bisa ia menanyakan kabar seseorang yang sedang terbaring koma?sinting!
“ehm.. jika kau senang dengan kehadiranku, coba tepuk pundakku” aku terperanjat kaget saat kyuhyun mengucapkan kata-kata itu. Tapi aku menurutinya. aku menyentuh pundaknya pelan. Dia menoleh.
“kau? Seul kah?” tanyanya.

aku menepuk pundaknya lagi.
“cho kyuhyun” ucapku berbisik ditelinganya.
“ya. aku bisa mendengarmu” ujarnya.
“cho kyuhyun” ucapku lagi.
“ya.. aku bisa mendengarmu Seul”
air mataku mengalir. kalaupun tidak terlihat, tapi aku benar-benar sedang menangis sekarang.
“cho..kyuhyun” ucapku lagi.
kyuhyun mengangguk.
aku menyadari sesuatu. tubuhku menipis…
memang setiap hari tubuhku emm maksudku ‘roh’ ku menipis. aku sedikit takut.
bunyi pendeteksi jantung-ku sedikit aneh. aku melihat alat itu dan..
aigo~ apa…apa yang terjadi dengan alat itu? kenapa grafik penunjuk tekanan jantungku semakin tidak beraturan? grafiknya hampir lurus dan setauku jika grafiknya hampir lurus itu berarti aku…. sekarat?
tidak. TIDAK! aku ingin hidup! aku ingin hidup bersama kyuhyun !
“KYUHYUUUUN” erangku.
dan aku tau ia bisa mendengarku. kyuhyun terlihat bingung harus melakukan apa. Garis nya sudah hampir lurus semua dan ‘roh’ ku semakin menipis.
Kyuhyun memencet bel pemanggil dokter. memencetnya berkali-kali namun dokter tidak kunjung datang.
bagaimana ini?
kyuhyun terlihat semakin bingung. Ia mulai menangis. kyuhyun menangis.
aku merasakan tubuhku yang berhenti menipis saat bulir-bulir air mata kyuhyun jatuh.
sedikit aneh tapi sepertinya aku memang…akan meninggal?
“kyuhyun-ah SARANGHAE!” aku mengucapkannya dengan lembut.
“mwo?aku bisa mendengarmu mengatakan ‘saranghae'” ucap kyuhyun.
aku kaget(lagi).
“sa..ranghae” ucapku lagi.
Dia mengangguk. kyuhyun bisa mendengar kata ‘saranghae’ dariku !
“kyuhyun-ah jeongmal saranghae”

aku mengucapkannya lagi.
kyuhyun semakin terisak. begitupun dengan aku.
sial! alat pendeteksi jantung yang bodoh itu kembali berbunyi. kali ini grafiknya sudah hampir lurus semua.
“APA YANG HARUS AKU LAKUKAN??” tanya kyuhyun frustasi.
aku semakin menipis. kyuhyun ! aku tidak ingin pergi !
kyuhyun membelai wajahku yang terbaring. lalu ia bernyanyi Pyeongsaeng gyeote isseulge, I do
Neol saranghaneun geol, I do

(To accompany you for the whole lifetime, I do
To love you, I do)

Neungwa biga wado akkyeojuyeonseo, I do
Neoreul jikyeojulge, my love

(Regardless of snow and rain, i will be there to protect you, I do
Let me be the one to protect you, my love)

“Han Seul. kaulah takdirku. Saranghae”
aku terperangah kaget. tiba-tiba cahaya putih datang dan benar-benar menyilaukan mataku! aku memejamkan mataku

memejamkan mataku karena kilauan sinar itu…
dan setelah itu… aku mencoba membuka mataku lagi. Sinar itu sudah hilang.
“Seul-ya kau sudah sadar??” ucap seseorang yang suaranya merdu. suara yang sangat familier ditelingaku.
mataku menjelajah kearahnya. menangkap sosoknya yang berdiri menatapku dengan matanya yang sembab.
“kyu..hyun” ucapku lalu kyuhyun mengusap rambutku pelan.
sebentar. aku? aku kali ini berada ditubuh asliku ! aku bukan roh lagi ! AKU HIDUP ! AKU MASIH HIDUP.
****

kyuhyun’s pov

sepasang mata itu akhirnya terbuka. setelah lebih dari dua minggu terus menutup.
mataku berkaca-kaca saat melihat gadis itu bangun. Gadis itu masih hidup dan ia memanggil namaku.
“kyu..hyun”
aku mengusap rambutnya lalu mencium keningnya.
“apakah aku tadi bermimpi?” tanyanya dengan polos.
“entah. memang sedikit tidak masuk akal. tapi sudahlah tidak usah dibahas. Hal yang terpenting saat ini adalah kau.. sudah membuka matamu.”
“takdir?” tanyanya lagi.
“aku menepati janjiku. aku akan mencintai siapapun yang menjadi takdirku. Dan aku akan mengikat takdirku seumur hidupku!” ucapku dengan sangat jelas.
dia tersenyum lebar.
“jadi.. maukah kau menjadi nyonya Cho?” tanyaku sambil menyunggingkan senyumku.
ia mengangguk mantap.
“tentu saja!” jawabnya sambil melihat ke arah jendela.
aku mengikuti arah pandangnya.
“senja?” tanyaku penasaran.
ia mengangguk lagi.
“the best moment that i’ve ever had” ujarnya lalu bangkit memelukku.
jadi beginikah Tuhan mempersatukan aku dengan takdirku? Sempurna !

—————the end————

1 Comment (+add yours?)

  1. Ynzhrn
    May 28, 2017 @ 17:31:07

    Keren ide ceritanya, tapi alur menurut aku agak kecepetan, but keep fighting author!!:)

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: