Ryeowook Story

ftg

Ryeowook Story

***

Aku melihat jam di dinding. Pukul 01.00 AM KST, namun mataku tak mau tertutup. Aku menatap tempat tidur Yesung hyung,dia telah terlelap tidur. Aku tau dia lelah seharian berlatih drama musical. Huft. Aku melihat Ddangkoma. Ddangkoma juga sepertinya sedang tidur. Aku beranjak keluar dari kamar dan menuju dapur,kemudian membuat cemilan dan berjalan ke beranda. Imsonia ku benar benar kumat dan aku tak tau aku akan merasa mengantuk pukul berapa. Aku menatap jalanan kota Seoul yang lengang. Tentu saja, sekarang sudah benar benar larut.

Kurasakan angin malam membelai pipiku perlahan. Bulu kudukku merinding. Dingin sekali malam ini. Aku mengambil jaket dan kemudian membuat secangkir susu coklat hangat untuk menurunkan suhu tubuhku dan kembali ke beranda. Saat angin malam kembali membelai lembut pipiku,segalanya bagai berputar di otakku. Semua kenangan dalam hidupku dan tanpa sadar aku menangis. Air mataku tiba tiba keluar tanpa ku perintahkan. Aku merasa lemah.

Brak! Tiba tiba pintu kamarku dan Yesung hyung terbuka. Yesung hyung keluar dari kamar sambil mengucek ngucek matanya. Dia kemudian menatapku sebentar dan tersenyum. Aku tau kebiasaannya. Dia pasti menuju ke kamar member member yang lain dan menyentuh philtrum mereka. Hahaha. Kebiasaan yang aneh.

Aku kembali menatap jalanan di depan dorm. Dan menangis lagi. Berapa umurku sekarang? 23 tahun ? Tak cukup muda dan belum tua. Setidaknya aku sudah dewasa untuk tak merengek pada umma dan appa,memberitahukan bahwa aku menangis karena merasa lemah. Ah,pabo! Aku menghapus air mataku. Aku harus kuat! Jangan sampai member yang lain tau bahwa aku menangis. Aku pasti akan kena ledek seumur hidup. Andwae! Itu tak boleh terjadi!

***

Aku kembali ke kamar. Yesung hyung belum kembali juga. Begitupun dengan kantukku. Aah,aku belum mengantuk. Bagaimana caranya biar aku bisa cepat tidur? Aku memakai cara kuno. Menghitung domba. Tapi sayang disini tak ada domba. Cara lain,membaca buku. Yesung hyung punya banyak buku. Aku lalu mengambil satu diantaranya. Yang paling tebal. Dan kemudian mulai membaca. Tapi sayangnya pilihanku salah. Buku itu buku cerita dan ceritanya sepertinya asyik sekali. Aku kembali meletakkan buku itu. Ahh,apa yang harus kulakukan?

Aku mulai berpikir. Kalau Yesung hyung bisa tidur karena kelelahan jadi aku juga bisa. Apa yang bisa membuatku menjadi lelah? Berolahraga. Ya! Aku lalu berolahraga. Sit up,push up,melompat lompat,peregangan dan yang lainnya. Untung saja berhasil. Aku menjadi lelah dan mengantuk. Aku kemudian berjalan ke tempat tidur,membaca doa dan kemudian terlelap.

***

Alarmku rusak! Dan aku bangun terlambat.Omo!! Semua member sudah bangun dan duduk di meja makan dorm.Mereka kesal karena tak ada makanan di atas meja.

“ Wookie,makanannya mana? “

“  Hmm,belum aku masak hyung. Mianhae. Aku akan memasaknya. “ Aku lalu berjalan ke dapur dan menyiapkan bahan bahan yang akan dimasak. Tapi semua bahan masakan hilang! Padahal tadi malam masih ada.

“ Hyuung,bahan makanannya hilang. “ Teriakku panik.

“ Mana mungkin? Mungkin saja kau salah letak. “ Kata Sungmin hyung.

“ Bener hyung. Tak ada sama sekali. “

“ Mwo? Jadi gimana? Perutku sudah benar benar keroncongan . “ Sindong hyung memegangi perutnya.

“ Biar aku yang pergi membeli ke swalayan. “ Aaah,siwon hyung memang baik sekali.

Semua member hanya memandangi Siwon hyung karena mereka benar benar lapar. Ini semua salahku yang bangun terlambat dan lupa membuatkan mereka sarapan.

“ Bagaimana kalau kita main game sembari menunggu Siwon pulang? “

“ Ide bagus,teuki. Ayo kita main. “

“ Tapi permainan ini hanya bisa dimainkan oleh 8 orang. “

Semua member melirik ke arahku. Aku paham maksud mereka dan menyingkir dari tempat tersebut. Sepertinya semua member benar benar marah padaku. Haah .

Aku mendengar gelak tawa mereka saat bermain game. Aaah,aku juga ingin main. Aku hanya menatap mereka dari kejauhan dengan nanar.

Siwon hyung lalu pulang. Dan memberiku bahan makanan. Semua member bersorak sorai gembira karena mereka tak perlu lagi menahan lapar terlalu lama. Aku lalu bergegas menuju dapur dan memasakkan 10 piring nasi goreng.

“ Baunya enak sekali. “ Ujar  Eunhyuk hyung. Aku hanya tersenyum mendengarnya. Setelah selesai, Yesung hyung lalu membantuku membawakan piring piring tersebut ke meja makan. Awalnya semua member sangat senang dan kemudian menyendok nasi goreng tersebut besar besar namun…

“ Huuua,nasi gorengnya asin sekali. “ Teriak Heechul hyung.

Member yang lain juga merasakan hal yang sama. Aku mencicipi nasi goreng tersebut dan memang asin.

“ Wookie , kau kenapa?  “ Tanya Yesung hyung padaku.

“ Gwencanayo hyung. “

“ Kau sedang tak enak badan? Hari ini kau sedikit keluar dari kebiasaanmu.  Terlambat bangun dan juga nasi gorengmu keasinan. “

“ Mollayo. Aku hanya tak fokus saja. “

Tiba tiba Heechul hyung berdiri. “ Aku makan diluar saja. Aku sangat lapar. Mianhae. “

“ Aku juga hyung. “ Teriak Shindong hyung.

“ Hyung,aku ikut! “ Teriak Eunhyuk hyung.

“ Aku juga sangat lapar. “ Kali ini Sungmin hyung yang bersuara.

“ Minnie,jangan lupakan aku! “ Kyu juga ikut ikutan bersuara.

Akhirnya Heechul hyung,Shindong hyung,Eunhyuk hyung,Sungmin hyung dan Kyu sarapan di luar dorm. Sedangkan kelima member lainnya hanya mengangkat bahu. Aku kemudian ingin bergegas ke dapur namun ditahan oleh Teuki hyung.

“ Wookie,kamu disini saja. Biar Hyung dan Donghae hyung  saja yang pergi membeli  makanan ke restoran lalu kita makan bersama sama di dorm. Araseo? “

Aku hanya mengangguk lemah.

***

Teuki hyung datang membawa membawa soup kimchi yang pas untuk lima orang. Aku menikmati makananku dengan setengah hati. Aku benar benar merasa bersalah. Member yang lain hanya diam melihatku. Mungkin hyung hyungku bingung harus berbuat apa.

***

                Rasa bersalahku terbawa hingga saat latihan vokal.

“ Ya!! Wookie ah. Kau kenapa? Nadamu salah. “

“ Ne. Mianhae hyung. “

“ Ya! Jangan salah lagi. “

“ Ne. “

Tetapi tetap saja,aku mengulangi kesalahan yang sama.

“ Ya!! Sebaiknya kau istirahat saja,wookie ah. Latihan vokalnya nanti saja. “

Yesung hyung kelihatannya kesal sekali dan kemudian menghentikan latihan vokal. Argh! Aku buat kesalahan lagi! Ada apa denganku hari ini? Aku merasa pabo sekali.

***

                Saat latihan dance , aku juga melakukan banyak kesalahan.

“ Wookie,harusnya ke kanan bukan ke kiri. “

“ Wookie,melompat bukan berputar. “

“ Wookie, bukan seperti itu tapi seperti ini. “

“ Arggh,wookie. Sebaiknya istirahat dulu. “

Keempat leader dance menegurku dan kemudian dengan kesal menghentikan latihan dance.

***

Sekarang semua member pergi keluar dorm termasuk Yesung hyung. Mereka semua benar benar kesal hingga memutuskan untuk menenangkan diri di luar. Aku terdiam di dorm sendiri. Rasanya semua ini salahku. Rasanya aku tak berguna. Huft.

Aku memutuskan pergi berjalan jalan juga seperti member yang lain. Tapi aku tak tau akan berjalan kemana. Pikiranku benar benar buntu dan tak bisa diajak berpikir.Aku lalu menyembunyikan kunci dorm di bawah pot bunga dan mengirimkan pesan pada 9 member lainnya.

To : Teuki hyung ; Heechul hyung ; Yesung hyung ; Shindong hyung ; Sungmin hyung ; Eunhyuk hyung ; Donghae hyung ; siwon hyung ; kyu

Mianhae,aku pergi berjalan jalan juga. Kunci dorm aku taruh di bawah pot bunga.

Setelah aku menekan tombol send,aku lalu mengendarai mobil menyisiri kota Seoul.

***

Aku mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi. Aku terlalu merasa bersalah. Aku pabo. Aku tak berguna. Semua member marah padaku. Adakah yang lebih buruk dari ini? Argh!! Aku semakin menambah kecepatanku. Mobilku sekarang melaju dengan gila gilaan dan secepat petir. Aku mungkin begitu kalap hingga tak melihat rambu rambu di jalan. Ternyata jalan itu menikung ke kiri. Aku yang terlalu kaget tak bisa mengendalikan mobilku dengan baik. Kecepatannya terlalu tinggi hingga tak bisa dibelokkan ke kiri. Akhirnya mobilku menabrak pembatas jalan dan terjun bebas ke jurang. Ya,aku benar benar pabo!! Mianhae,hyung hyungku dan kyu , mianhae umma , appa , dan Elf. Mianhae,aku harus meninggalkan kalian. Mianhae,aku terlalu pabo hingga menyelakakan diriku sendiri dan mengecewakan kalian. Badanku serasa remuk,kepalaku terasa sangat sakit seperti dipukul berjuta palu berkali kali. Aku tak kuat , rasanya benar benar menyakitkan dan tiba tiba semuanya gelap.

***

Kesembilan member super junior menunggu nunggu kepulangan Wookie. Mereka berusaha berkali kali menelpon ke ponsel wookie namun hasilnya nihil.

“ Hyung,apa kita terlalu keterlaluan hingga wookie tak mau pulang dan mematikan ponselnya seperti ini? “ Eunhyuk sudah mulai menangis.

“ Dasar monyet cengeng. Begitu saja kau sudah menangis. “

“ Aku khawatir padanya hyung. “ Ujar Yesung.

“ Kalian sudah menelpon keluarganya? “

“ Sudah. Dan mereka bilang wookie tak kesana. “

“ Lalu dia dimana? “

Semua member mengangkat bahu.

“ Perasaanku tak enak hyung. “ Donghae berucap tiba tiba membuat semua member merinding.

“ Jangan menakut nakuti kami semua,Donghae ah. “

“ Aku serius hyung. “

“ Mungkin hanya perasaanmu saja. “

“ Mungkin juga. “

“ Aiissh,sudahlah. Aku ingin menonton drama kesukaanku dulu. “ Heechul kemudian menghidupkan televisi. “ Aaaah,berita ini menganggu saja. “

Di layar televisi sedang diberitakan kecelakaan lalu lintas yang terjadi di perbatasan. Para member yang semula tak peduli menjadi terkejut saat Yesung berucap…

“ Bukankah itu mobilnya Ryeowook ? “

“ Jinja? “ Teuki dan member yang lain menyimak berita tersebut dengan seksama.

Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di daerah perbatasan. Sebuah mobil sedan hitam jatuh ke jurang. Diduga sang pengemudi mengendarai mobilnya terlalu kencang hingga tak bisa mengendalikan mobilnya saat tikungan.

Semua member menjadi lemas. Yesung jatuh terduduk . Tak didengarnya lagi ucapan sang pembawa berita. Tanpa pikir panjang,mereka lalu bergegas ke lokasi kecelakaan.

***

“ Permisi, permisi . “ Yesung berjalan melewati kerumunan orang orang yang mengerumuni  lokasi kecelakaan tersebut. “ Dia teman saya. “

Kerumunan itu lalu memberikan jalan untuk Yesung.  Yesung menanyakan dimana korban kecelakaan itu.

“ Korbannya dimana? “ Tanyanya pada polisi.

“ Sudah dibawa ke rumah sakit. “

“ Rumah sakit mana? “

“  Gangnam hospital. “

“ Ne. Gomawo. “

“ Cheonmaneyo. “

Yesung lalu keluar dari kerumunan itu dan memberitahukan member yang lainnya. Mereka lalu bergegas ke gangnam hospital.

***

“ Annyeong,saya mau tanya ruangan tempat korban kecelakaan lalu lintas yang baru saja dibawa dimana , suster? “

“ Ooo yang kecelakaan di perbatasan itu ya? “

“ Ne. “

“ Dia masih di UGD. Mungkin sebentar lagi akan dipindahkan ke ruang ICU. Kondisinya sangat kritis. “

“ ICU ? Dimana ruangannya Suster? “

“ Kalian ikuti lorong yang ada di kanan saya,nanti jika ada persimpangan belok kiri. Letaknya di sebelah kanan,dekat dengan ruang operasi. “

“ Oh begitu. Gomawo. “

“ Ne. Cheonmaneyo. “

Semua member lalu bergegas ke ruang ICU. Eunhyuk dan Donghae sudah mulai menangis. Sedangkan yang lainnya berusaha untuk kuat. Tuhan,selamatkan ryeowook kami.

***

                Aku dimana? Apa aku sudah di surga? Apa aku sudah mati? Ya tuhan,disini indah sekali. Aku memegang air yang mengalir dari air terjun di sampingku. Rasanya segar. Aaah,disini benar benar indah. Bunga bunga mawar bermekaran di seberang air terjun. Kupu kupu warna warni berterbangan kesana kemari. Benar benar pemandangan yang membuat hati siapapun yang melihatnya menjadi damai.

Tiba tiba seseorang menepuk pundakku. Aku berbalik. Siapa dia? Apa aku mengenalnya?

“ Hai. “ Sapanya padaku.

“ Hai. “ Aku membalas sapaannya.

“ Tempat yang indah bukan? “

“ Ya. Indah sekali. “

“ Mengapa kau tidak ke taman mawar itu? “

Benar juga ya. Aku berjalan menuju taman mawar itu,tapi aneh seperti ada pintu bening yang menutupinya sehingga aku tak bisa masuk.

“ Hahaha. Belum waktunya ya? “

“ Maksudmu? “

“ Belum waktunya kau disini. “

“ Jadi maksudnya,aku belum mati? “

Orang itu mengangguk. “ Ya. Kau masih ada urusan di dunia. “

Aku menarik napas dan teringat dengan semua member , senyum mereka , orang tuaku dan Elf. “ Ya,kau benar. Ngomong ngomong,kau tau bagaimana caranya aku kembali ke dunia? “

“ Kau pasti tau caranya. “

“ Tidak,aku tidak… “

Tapi terlambat,orang itu telah pergi dari hadapanku. Bagaimana caranya aku kembali ke dunia? Aku benar benar tak tau! Aku memejamkan mata dan kemudian berdoa. Tuhan,jika kau sayang padaku.Kembalikan aku ke dunia Tuhan.

***

                Semua member memandangi Ryeowook dengan nanar. Mereka menyesal telah marah pada Ryeowook.

“ Ini salahku,aku yang punya ide seperti ini. “ Yesung menundukkan kepalanya.

“ Ini bukan salah siapa siapa yesung. Kita juga tak tau kalau bakal begini jadinya. “ Ujar teuki menguatkan dongsaengnya itu.

“ Sebaiknya kita berdoa saja hyung untuk kebaikan kita semua. “ Usul Siwon dan kemudian semua member mulai berdoa.

***

                Aku membuka mataku dan melihat semua member sedang berdoa dengan khidmat. Aku tersenyum haru. Ternyata,mereka semua benar benar menyayangiku.

“ Wookie,kau sudah bangun? Horeee. “ Yesung hyung langsung berteriak gembira.

“ Yesung ah,ini rumah sakit. Jangan membuat keributan. “ tegur teuki hyung. Aku hanya tertawa lemah.

“ Maafkan kami ya wookie. Kami hanya bercanda tadi. “

Aku menatap Donghae hyung. “ Bercanda? Dalam rangka apa hyung? “

Heechul hyung lalu mengeluarkan sesuatu yang dari tadi disembunyikannya. “ Ini. “ Aku melihat sebuah kue ulang tahun yang dilapisi selai coklat dan ada 2 lilin berbentuk angka 24 , umurku hari ini. Semua member lalu bertepuk tangan dan menyuruhku meniup lilin itu,tak lupa mengucapkan permohonan. Tuhan,semoga semua orang yang kusayang selalu bahagia.

Aku menangis terharu.

“ Saengil chukae hamnida. Saengil chukae hamnida. Saengil chukae wookie . Saengil chukae hamnida. “ Semua member manyanyikan lagu ulang tahun untukku. Aaah,benar benar ulang tahun yang sangat berkesan. Kami tertawa bersama dan kemudian menghabiskan kue itu bersama sama.^^

***

                Akhirnya hari ini,aku diperbolehkan pulang. Setelah seminggu aku dirawat di rumah sakit. Senangnyaaa^^ . Aku tidak tahan dengan bau rumah sakit,apalagi bau obat obatan yang semerbak. Benar benar membuat kepalaku pusing.

Member super junior yang lain mengadakan pesta penyambutanku di dorm. Kami berpesta pesta dan tertawa bersama sama.

***

                Aku berjalan jalan di taman di sekitar dorm. Rasanya sudah lama sekali aku tak berjalan jalan disini. Aku menghirup udara segar,aih benar benar terasa damai. Semua member juga terlihat bersenang senang di taman ini. Mereka menaiki wahana permainan anak anak disini. Seperti anak kecil saja. Aku tertawa melihat kelakuan mereka semua. Namun tiba tiba sebuah suara mengagetkanku.

“ Urusanmu telah selesai. Sekarang kau boleh kembali. “

Aku merinding mendengar suara itu. Maksudnya apa ? “ Siapa kamu? “ Teriakku hingga membuat member yang lainnya heran.

“ Kau kenapa wookie? “

“ Ah,aniyo hyung. “

Aku mendengar suara itu lagi dan berkali kali hingga kepalaku terasa sangat sakit. Aku menjadi limbung dan kemudian memutuskan duduk di salah satu kursi taman. Semua member memandangku cemas , tapi aku berkata aku baik baik saja.

“ Minum ini dulu wookie. “

“ Ne. “ Namun tiba tiba kepalaku terasa sangat pusing. Aku memutuskan untuk tidur sebentar.

***

                Semua member tertunduk. Sebagian dari mereka menangis. Mereka memandang gudukan tanah di depan mereka dan kesedihan mereka semakin menjadi jadi. Terutama Yesung. Dia merasa sangat menyesal.

“ Maafkan aku wookie. “ Ujarnya lirih.

Member yang lain hanya diam dan bersedih melihat Yesung. Mereka benar benar tak menyangka akan kehilangan 1 teman lagi dan kali ini untuk selama lamanya. Benar benar selama lamanya,karena teman mereka itu pergi menghadap Tuhan dengan tenang.

“ l’ll missin’ u “ Kyu menarik napasnya. “ Forever . “

Wartawan dari berbagai media massa juga datang pada acara pemakaman tersebut. Bagaimana tidak,ini adalah acara pemakaman salah seorang member Super Junior,boyband korea yang terkenal bukan hanya di negaranya sendiri namun juga di manca negara. Belum lagi banyaknya Elf yang datang ke acara tersebut membuat acara pemakaman itu menjadi ramai.

Setelah acara pemakaman selesai dan peti jenazah telah diturunkan ke dalam tanah,semua hadirin lalu beranjak pulang.

***

                Yesung berdiri di beranda kamarnya sembari menatap jalanan di depan dorm. Pikirannya melayang pada kejadian tadi.

Wookie menutup matanya dan tertidur di kursi taman. Aku pikir dia hanya tertidur karena kelelahan. Wajahnya sangat pucat. Tetapi ternyata aku salah. Dia bukan tertidur,dia pergi dengan tenang. Semua member panik saat dia tak bangun bangun juga dan membawanya ke rumah sakit. Dokter bilang dia telah tiada. Ada pembekakan di otaknya dan membuat aliran darahnya tersumbat. Apapun itu,yang ku tau dia telah pergi. Dan sekarang,aku akan menempati kamar ini sendiri.

                Ada penyesalan di diriku. Harusnya sekarang dia masih hidup jika saja aku tak merencanakan ide ulang tahunnya itu. Namun aku tau,seberapa pun aku menyesalinya , takkan ada yang berubah. Semua telah terjadi,dan aku harus merelakannya. Aku tau dia pasti ingin aku dan semua member lain bahagia. Dan aku akan mewujudkan keinginannya itu.

                Dia sahabat terbaik yang aku punya. Aku menyayanginya. Semua orang menyayanginya. Buktinya saja , saat pemakamannya banyak sekali orang yang datang dan bersedih. Sedih sekali jika dia tau semua orang mencintainya dengan cara seperti ini. Aku tau roda kehidupan harus berputar dan tak sepatutnya aku terus terusan jatuh dalam kesedihanku. Itu namanya egois. Namun satu yang pasti,aku akan sangat kehilangan dirinya. Aku benar benar akan sangat merindukannya. Terima kasih wookie,kau memang sahabat terbaikku.

***

-the end-

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: