That Was I Once Beside You

dfx

That Was I Once Beside You

Author: Shining Junior

 

 

= = =

 

“muka lu kaga bagus bener,Kyu…” Donghae bergidik ngeri melihat wajah Kyuhyun tidak berekspresi sama sekali tergeletak dengan malas di meja kelas. PSP-nya di abaikan begitu saja di sisinya

“heeem….” gumam Kyuhyun malas

“lo masih mikirin Ga eum ya?” tembak Donghae langsung. “lo gak suka ya sahabat lo jadian sama si anak baru siapa tuh namanya? Mi’un? Midun? Ma’ruf?”

“MINHO namanya,Hae… CHOI MINHO,EM I MI EN HO O HO,MINHO,kaga bisa batul(baca tulis,red) lu ya Hae? Heran gua orang kaya lu bisa lulus SMP” semprot Kyuhyun emosi

Tapi karena Donghae adalah sahabat yang baik,ia tidak membalas perkataan kasar Kyuhyun barusan dengan satu tamparan pake kursi kelas di wajah Kyuhyun,bukan karena dia sayang Kyuhyun,sih… tapi karena Donghae masih mau sekolah dengan normal,gak mau belajar di penjara anak dibawah umur

“kalo lo suka sama dia,kenapa gak ditembak dari dulu aja sih? Keduluan kan sama orang laen akhirnya” ujar Donghae pelan

“siape? Gue?? Suka Ga eum? Cewek maniak starcraft,gamau kalah kalo lagi maen ama gua,kalo ketawa suka ditahan dulu alhasil suara ketawanya jadi kaya kentut,suka ngomong sambil minum sampe muncrat ke muka orang,hobinya nongkrong depan laptop ampe jam 5 subuh,weeks kaga!” tolak Kyuhyun mentah-mentah

“eh? Itu kebiasaan dia,Kyu?”

“iya,cewek freak kan? Gua mah udah temenan ama dia dari jaman kita maen galasin sambil ngelap ingus,Hae… cukup taulah jelek-baeknya sifat dia… yang gua heran nih ya… si Minho kan ganteng,kok mau ye ama cewek macem gitu? Kasian ye si Minho ganteng-ganteng bego,milih cewek model si Ga eum gitu… ckck”

“sifatnya si Ga eum kok sama persis kaya lu ya Kyu? Kaga nyadar bae ye? Elu juga kalo mau ketawa,kaya ditahan dulu,ujung-ujungnya keluar bunyi ketawa lu aneh kaya kentut,doyanan lu juga Starcraft,gua bingung kenapa lu bedua demen begituan,kalo oreo star gua masih doyan,terus nih ya.. biar lu gak inget,gue SERING banget lu sembur pake aer minum di mulut lu!” kata Donghae sambil kakinya naik satu ke meja terus telunjuk kanannya nunjuk-nunjuk muka Kyuhyun. Dramatis abis pokoknya lagaknya si Donghae

“oke,sori gue emosi,bos” Donghae menurunkan kakinya dan kembali ke posisi duduk di meja Kyuhyun seperti awal dia datang tadi

“err… gitu ye Hae…?” Kyuhyun membesarkan matanya mengetahui fakta mengenai dirinya yang baru saja dibeberkan oleh sahabatnya dari eskul band itu

“iye! Asal lo tau ya Kyu,lo sama si Ga eum itu sebenernya udah kaya soulmate! Satu jiwa yang terpisah di dua tubuh! Tapi lo masih aja muna gak mau bilang suka ke dia heh??”

“masalahnya kaga sesimple itu,Lee Donghae! Gue dan dia adalah ‘sahabat’! lo ngerti arti kata itu,gak??” Kyuhyun melengos pergi sambil menyentakkan kaki. Pas dia nemu kaleng bekas,dia nendang kaleng itu kenceng-kenceng,tapi taunya tuh kaleng mental dari tembok ke…. Jidat Donghae

“WANJREEEETT CHO KYUHYUUUUN! KAMPRET LO YAAAA!”

“mampus!” Kyuhyun langsung ngambil langkah seribu sebelum Donghae balas melemparnya dengan papan tulis

—there’s one word I can not say, there’s one word I can not hear; I love you; I hid those words in my heart. Words that left me in tears and gave me only this pain

 

Sudah lima hari ini Kyuhyun jarang ketemu sama sahabatnya dari jaman Westlife duet sama Sherina,alias jaman SD,Park Ga eum. Dua orang yang tadinya terkenal kaya pasangan perangko sama amplop di SMA Apgujeong-Dam itu sekarang sudah gak pernah lagi jalan bareng. Padahal dulu,meski Kyuhyun ikutan eskul band dan Ga eum di eskul PMR,mereka sering maen bentengan bareng di lapangan sekolah saat istirahat (jadi apa hubungannya dengan eskul? Maaf ya authornya ngetik ini sambil nahan ngantuk)

Ga eum sekarang punya pacar,namanya Choi Minho. Anak baru yang masuk ke SMA itu dua bulan lalu,di awal kelas tiga. Awalnya Kyuhyun ngerasa biasa aja saat makhluk ganteng nan tinggi atletis dewasa dan baik hati itu,masuk ke kelas Ga eum. Gak kebayang sama sekali kalau dalam waktu dekat ia akan kehilangan sahabatnya

Begitu sehari saja Ga eum jadian sama si Minho,Kyuhyun baru merasa janggal! Dia ngerasa Ga eum direbut dari dia,padahal Kyuhyun kan cuma sahabatnya,kenapa ia ngerasa Ga eum itu pacarnya yang direbut orang ya? Mungkin karena ia sudah terbiasa di samping gadis itu,Kyuhyun jadi merasa ia tidak perlu hubungan yang resmi,asal mereka tetap bisa terus bersama. Tapi kalau kejadiannya kaya sekarang,siapa yang bisa disalahkan? Kyuhyun merasa kehilangan dan ada kekosongan di hatinya. Gak tau kenapa Kyuhyun jadi pengin nonjok Donghae (kasian emang nasib si Donghae ini)

“iihh… lo liat gak sih tadi abis Minho sunbae jatoh pas latihan futsal,Ga eum onnie langsung dateng lari gitu dari ruang PMR sambil bawa kotak P3K… kyaaa”

Kyuhyun refleks nengok ngedenger nama someone who used to be his best friend forever,sekarang udah jadi kaya stranger since she had her own boyfriend! Bagus bener emang lu ye Ga eum!

“iya iya gue liat! Gue liat! DEMI-APAPUN-GUE-LIAT!” bales temen cewek tadi lebe. Bikin Kyuhyun gemes pengin jepit mulutnya pake sepatunya “terus Minho sunbae ngelus kepala Ga eum onnie lembut gituuuu… romantis gilaaaa! yekali Kyuhyun sunbae bisa berbuat gitu ke Ga eum onnie! Dia mah kan orangnya cuek!”

“iya bener! Gue kira tadinya Ga eum onnie pacarnya Kyuhyun sunbae loh,abis barengan mulu kan! Taunya bukan ya! Iyalah mana mungkin cewek sebaik Ga eum onnie mau sama cowok cuek model Kyuhyun sunbae! Untung taunya Ga eum onnie jadian sama Minho sunbae!” dua cewek yang kelihatannya fans Ga eum itu terkikik senang

“ehem….” Kyuhyun mendeham keras membuat kedua hoobae-nya yang sedari tadi sibuk membicarakannya menyadari keberadaannya. “tong,kemari bentar dah… mau nyobain gua garuk pake garpu,kagak?” tawar Kyuhyun dengan muka psikopat sambil melambaikan tangannya,mengajak dua gadis tadi mendekat kearahnya

“e-eeh… K-Kyuhyun sunbae… makin ganteng aja ehe.. he..” gadis satu tertawa kaku

“aduh maap maap nih sunbae,saya udah kenyang… baru aja makan…” sahut temannya yang saking gugupnya sampe gak nyambung diajak ngomong

“a-annyeong sunbae!!” ujar dua gadis tadi berbarengan sambil cepat berlari menjauh dari Kyuhyun

—I should be the only one who can smoothly stroked your hair

Di pojokkan ruang band,Kyuhyun terduduk lesu menghadap ke jendela. Hentakan suara Brendon Urie dengan The Ballad Of Monalisa-nya dari playlist i-pod Kyuhyun seakan tidak terdengar. Di luar sana ada Ga eum dan Minho yang sedang berjalan berdampingan menuju gerbang sekolah. Minho terlihat mengatakan sesuatu dengan semangat dan bias ceria di wajahnya,membuat Ga eum tertawa lepas di sampingnya,kemudian mereka terdiam lagi. Kembali berjalan seperti tadi sampai akhirnya tangan kanan Minho mengayun meraih tangan kiri Ga eum

Gadis itu tertunduk dalam diam untuk beberapa saat,tapi sedetik kemudian ia mengangkat wajahnya dan menatap Minho sambil tersenyum. Sisa perjalanan mereka sampai ke gerbang sekolah diteruskan sambil bergandengan tangan seperti itu. Membuat semua warga sekolah yang melihat mereka gigit jari karena iri

Semur hidupnya baru kali ini Kyuhyun merasa frustasi. Frustasi yang berbeda dari rasa kalah saat bermain game(karena pada kenyataannya dia jarang sekali kalah). Frustasi karena ia merasa ada sesuatu yang hilang. Ada sesuatu yang tidak lengkap dan karena sesuatu itulah hidupnya akhir-akhir ini jadi terasa tidak benar. Apapun yang ia lakukan terasa salah. Dan frustasi karena ia tidak tahu bagaimana caranya untuk merebut kembali sesuatu yang keberadaannya begitu penting di hatinya

—that should be me holding your hands,that should be me making you laugh,that should be me this is so sad

“Persahabatan adalah sesuatu yang rumit dan nyaris tidak terbaca maknanya oleh Kyuhyun…”

“Kata Shah Rukh Khan di film Kuch Kuch Hota Hai,persahabatan itu cinta dan cinta adalah persahabatan..”

“Kata Sinden Tosca,persahabatan bagai kepompong mengubah ulat menjadi kupu-kupu…”

“Kata Nidji,persahabatan itu teman sejati teman sehati…”

“sampah njiiing! Sumpah nyindir abis!” Kyuhyun melempar botol-botol bekas air mineral di ruang band tersebut kearah Donghae,Sungmin,dan Kibum yang sibuk menggodanya dengan puisi sedaritadi

Bukan karena marah,tapi Cuma tersinggung karena puisi mereka terkesan nyentil banget sama hati Kyuhyun yang sekarang,yaitu:

Kyuhyun sehati banget sama Ga eum,mau itu soal makanan,games,hobi,dan kebiasaan. Kyuhyun pernah ribut sama cowok yang punya niat jahat manfaatin Ga eum,dan sebaliknya,Ga eum pernah gampar-gamparan sama cewek yang mulutnya gak bisa dijaga Cuma gara-gara ditolak Kyuhyun.

Kyuhyun bertemu Ga eum jauh sebelum Minho bertemu gadis itu. lebih dari itu,ia tumbuh bersama dengan Ga eum,berkembang bersama Ga eum di sisinya. Dari dia belom bisa ngitung sampai akhirnya bisa menang olimpiade matematika,Ga eum selalu ada di sisinya. Dan yang terakhir,persahabatan itu cinta….

 

Kyuhyun sadar ada sesuatu yang berubah di hatinya. Mengenai perspektifnya tentang kehadiran gadis itu kini berubah. Ia merasa ia butuh Ga eum untuk selalu bisa di sisinya. Otaknya mengulang pertanyaan yang sama selama beberapa hari terakhir ini,terus dan tidak berhenti,repetitif: sekarang bagaimana? Ga eum sudah dimiliki Minho… apa yang harus kulakukan? Apa yang bisa kulakukan…?

“ikhlasin aja dia Kyuhyun,asal dia bahagia….” Gumam Kibum seakan bisa membaca pikiran Kyuhyun

“siapa?” tanya Kyuhyun

“Ga eum-lah,masa iya Ma’Ruf si pemotong rumput sekolah…-_-“

“gak bakal… asal lo tau ya… dia itu cuma ditakdirin untuk sama gue! Cowok laen Cuma numpang lewat!” tegas Kyuhun pede

Dan seperti terjawab doa-nya,hari ini mendadak Ga eum muncul di ruang latihan band-nya. Sendirian. Tanpa Minho di sampingnya,yang sejenak membuat ujung bibir Kyuhyun terangkat keatas

“Kyuhyun,bisa ngomong sebentar gak?”

“hem?” Kyuhyun mengeluarkan smirks khas-nya. “masih inget punya temen namanya Cho Kyuhyun ternyata? Kirain udah lupaaaa”

“Kyuhyun plis lah gak usah childish begitu.. gua serius nih,mau ngomong sama lo”

“yaudah ngomong aja”

Ga eum terdiam sejenak,lalu menarik nafas nya dengan sabar. “gak di sini,bisa?”

Kyuhyun menyapukan pandangannya ke sekeliling ruangan. Donghae,Sungmin,Eunhyuk dan Kibum tengah terdiam dengan muka bego tapi ingin tahu memandang kearah Kyuhyun dan Ga eum secara bergantian

“eh err… kita keluar aja dulu deh yuk,temen-temen…? Tiba-tiba gue pengen soto kantin deh nih” celetuk Donghae. Sungmin dan Kibum mengangguk menyetujui dengan keras karena tegang saking kerasnya suara tulang leher yang beradu dengan tengkorak mereka sampai bisa kedengeran “krek krek krek krek krek…”

“aaah gak mau ah gue lagi asik ngaransemen lagu lama,nih… mau gue akustik-in lagunya si Rama Aipama,nih…” Eunhyuk menolak sambil menunjukkan kertas partitur dan gitarnya. Donghae dengan cepat langsung mengeluarkan jurus evil glare-nya ke Eunhyuk,tapi gak mempan. Eunhyuk malah makin sok sibuk dengan partiturnya lagi

“eh Hyuk,gue bawa cokelat dari bokap gue di Swiss loooh,enak deh nihh…” Sungmin berusaha menarik perhatian Eunhyuk

“iya,ih bentuk dan warnanya macem-macem Hyuk… lucu deh.. yuk makan bareng kita di kantin” timpal Donghae

“apa bae dah lu Hae? Min? … emang gue bocah? Mau aja dibujuk pake cokelat gitu? Cih gak mempaaaan!” dengan tenang,Kibum mendekati Eunhyuk dari belakang diam-diam. Cowok itu mencolek pundak Eunhyuk sampai si teri itu akhirnya menoleh

“LUFFY SI MANUSIA KAREEEEEEEEEEEEETTT!!” seru Kibum kencang sambil menunjukkan satu cokelat dari Sungmin berbentuk Luffy,karakter anime One Piece kesukaan Eunhyuk

“MAUUU! IH DEMI ALLAH MAUUU! KIBUM BUAT GUE PLEASE BUAT GUEEEEEE!!” rengek Eunhyuk spontan. Dengan bantuan cokelat itu,akhirnya Eunhyuk mau keluar dari ruangan band

Sepeninggal Donghae,Sungmin,Kibum,dan Eunhyuk,Ga eum dan Kyuhyun sama-sama terdiam

“katanya mau ngomong? Ayo cepetan,kasian tuh temen-temen gue… kita butuh latihan,bentar lagi ada lomba” ujar Kyuhyun dingin

“ah… sori… ya… gue mau nanya sesuatu sama lo Kyu,gue mohon jawab dengan jujur ya…”

“oke,soal apa?”

“kenapa akhir-akhir ini lo ngehindarin gue,Kyu?”

“gue? Ngehindarin lo? Sama sekali enggak,Ga! Lo dewek yang ngejauh dari gua,bukannya? Sejak lo jadian sama si anak baru itu,lo lupa kan,sama gue heh??” semprot Kyuhyun

“Minho? Astaga enggak sama sekali,Kyu… gue sama sekali gak ngelupain lo… gue masih pengen ngobrol bareng lo,maen bareng starcraft sama lo,jalan-jalan ke dufan sama lo,tapi lo sendiri yang gak pernah ngontak gue sama sekali! gue sms gak dibales,itu apa namanya kalo bukan ngehindarin gue dah Kyu??”

“Minho baik ya? Minho dewasa,Minho perhatian,Minho gak kekanakan dan egois kaya gue. Ya kan?”

“kenapa harus bawa-bawa Minho terus sih Cho Kyuhyun? Ini masalah kita! Cuma kita! Gak ada Minho di dalamnya,gak ada Donghae,atau Sungmin,Kibum,Eunhyuk! Cuma ada gue dan lo,Kyuhyun!”

“memang selama ini menurut lo apa relasi diantara ‘kita’ ini,Ga eum?”

“sahabat! Dan itu gak akan pernah berubah sampai kapanpun! Lo selamanya adalah sahabat nomor satu gua,gak ada gantinya! Siapapun gak boleh ngegantiin lo di hati gue,begitu juga sebaliknya!” Ga eum berseru sambil menahan tangis. Sudah benar habis kesabarannya untuk Kyuhyun. Apalagi atas sikap aneh cowok itu terhadapnya sejak ia jadian dengan Minho

Dan saat itu juga Kyuhyun merasa hatinya diurat perlahan. Jantungnya seperti jatuh merosot ke kaki. Bukan ini…. sungguh bukan ini yang ingin ia dengar dari bibir gadis itu

My spoiled princess,cant I be your number one man? Pekik Kyuhyun frustasi di dalam hatinya

“sebenernya… jauh di lubuk hati gua yang terdalam… gua pengen lo cuma ada buat gue,Ga eum… bukan Minho atau siapapun… selamanya di sisi gue… gak boleh ada siapapun… Cuma gue yang berwenang atas lo,lo milik gue seutuhnya…. Cih,susah banget sih ngomongnya! Sebenernya… gue pengen lo jadi pacar gue”

Ga eum terdiam menganga. Airmatanya yang tadi ditahan sekarang benar-benar jatuh membasahi kedua pipi putih pucatnya. Kulit yang sama dengan warna kulit Kyuhyun. Sesuatu berdesir tidak karuan dalam dadanya

“jadi cewek gue ya…?”

= = =

Pertemuan pertama Ga eum dengan Kyuhyun adalah pertengkaran pertama mereka. Terjadi sekitar sepuluh tahun yang lalu,saat keduanya masih duduk di bangku kelas 3SD. Saat mereka berselisih tentang siapa yang seharusnya menjadi ‘tim jaga’ lebih dulu dalam sebuah permainan galasin. Mereka diharuskan suit untuk membela tim masing-masing,namun apadaya biar diulang seratus kali-pun,suit mereka tetap seri

Dari persamaan suit itu,lama kelamaan mereka yang sama-sama punya jiwa pecinta game baik manual maupun dengan bantuan teknologi,akhirnya menjadi dekat dan lama kelamaan makin akrab. Setiap hari pasti bermain bersama. Satu hal yang baru di sadari Ga eum saat musim panas kelas 2 SMP adalah: Kyuhyun ternyata sangat tampan

Meski suka bertindak kasar dan kadang brutal kepadanya,Kyuhyun selalu menjaganya dengan baik,seperti seorang kakak laki-laki. Dan perlahan mulai muncul satu-persatu cewek yang suka sama si iblis Kyuhyun,musuh bebuyutan sekaligus sahabat Ga eum itu adalah salah satu cowok populer di SMP. Kyuhyun ganteng,tinggi,pinter dalam pelajaran maupun game,dan suaranya bagus. Meski sikapnya agak kurang sopan,tapi fans Kyuhyun tidak juga berkurang

Bukan salah Ga eum yang saat itu baru memasuki masa puber,mulai merasakan adanya suatu perubahan di dadanya setiap kali melihat Kyuhyun. Kyuhyun tertawa padanya. Kyuhyun bercanda dengannya. Kyuhyun mengacak rambutnya. Bahkan saat Kyuhyun mencubit lengannya kencang-pun anehnya Ga eum merasa bahagia saat itu. Biar reman begitu,Ga eum kan cewek juga,dan sama kayak cewek remaja lain,dia juga ngerasain apa itu ‘cinta pertama’

Kyuhyun selalu bersikap sama. Tidak ada yang berbeda dari sikapnya pada Ga eum saat kecil dulu. Sepertinya Ga eum bertepuk sebelah tangan,sama persis dengan puluhan cewek yang sudah ditolak oleh Kyuhyun dari kelas 1 sampai 3 SMP. Tapi di Rabu siang yang cerah,akhirnya Ga eum mengetahui suatu kebenaran

“gua gak mungkin pacaran sama Ga eum laah… apa kata anak-anak nanti gue pacarin sahabat kecil gue sendiri? Gak,itu gak bakal terjadi…” sepotong omongan Kyuhyun yang terus diingat oleh otak Ga eum hingga kini. Obrolan rahasia Kyuhyun dengan teman-teman cowoknya. Barisan kata singkat yang langsung mampu meruntuhkan dunia bunga di hati Ga eum,yang mendengarkan itu sembunyi-sembunyi

= = =

-Atap Sekolah-

“can I cry…?”

Minho menghela nafas panjang sebentar. Ia menajamkan matanya pada sosok gadis di depannya,sebelum akhirnya membuka suara. “if its because of me,I’ll let you,but if its not,don’t!”

“Minho… we’ve talked about this before…” Ga eum mengigit bibir bawahnya,menahan airmatanya. “you’ve said if I found the right one,our previously agreement will straightly over”

“its still about him,huh? Your lovely BFF… your first love,first guy….your everything! How lucky he was!” Minho menatap Ga eum sendu. “if only I met you before him….”

“Minho,sorry…. Dari awal gue kan udah nolak lo… tapi lo minta tolong gue buat pura-pura jadi cewek lo supaya lo bisa konsentrasi buat ngejar beasiswa lo… karena tanpa gue di samping lo,bakal makin banyak cewek berisik yang ngeganggu aktifitas lo,remember…?”

“yeah yeah….” Minho hanya bisa mengangguk pasrah. “permintaan gue yang terakhir…. Boleh gak gue meluk lo?”

“EHEM” Kyuhyun,di pojokkan sudut atap sekolah,berdeham kencang tanpa mengalihkan pandangannya dari PSP di tangan. “cewekguecewekguecewekguecewekgue..”

Minho mencibir “udah jadian toh ternyata….”

“hehe iya” jawab Ga eum

“kapan?”

“istirahat tadi di ruang band…”

“selamet ya…. Akhirnya penantian lo gak sia-sia…” Minho mendekat kearah Ga eum lalu membelai lembut kepala gadis itu. membuat Kyuhyun yang daritadi pura-pura sibuk maen PSP,melotot

“YYA! ISH JANGAN PEGANG-PEGANG!” serunya. Kyuhyun melangkah mendekat kearah Ga eum dan Minho,tiba-tiba…

“BUGGHHH….” Minho menonjok pipi Kyuhyun sekali. cukup keras hingga membuat Kyuhyun yang kaget refleks tersungkur.

“AAAAAH,KYUHYUN!!” pekik Ga eum spontan

“kalo lo mau nyampakkin cewek ini…. lo tau orang pertama yang harus lo cari” Minho tersenyum sinis sembari membantu Kyuhyun bangkit

Kyuhyun membalas senyum sinis Minho dengan senyum iblisnya. “gak akan pernah terjadi…” tegas Kyuhyun. Cowok itu merangkul pundak Ga eum,merapatkan tubuhnya dan menggiringnya keluar dari atap sekolah

Kyuhyun berhasil mendapatkannya lagi. Kyuhyun mulai terasa lengkap dan segalanya pasti baik-baik saja

‘persahabatan adalah cinta’? shah Rukh Khan,rasanya lo harus mengganti quotes ini dengan: persahabatan adalah awal dari cinta

 

“Kyuhyun-yah….” Panggil Ga eum di sela perjalanan pulang mereka yang pertama setelah jadian. Keduanya sama-sama masih malu,mereka berjalan berdampingan tapi masing-masing melihat arah lain

“hem?”

“nyanyikan lagu untukku sembari kita berjalan pulang… apa saja!”

“eh… ehmm… baiklah….” Kyuhyun mengangguk sekilas dan mengambil nafas sejenak. Ia yakin nada awal yang ia ambil akan terdengar sedikit bergetar karena gugup “I’m lucky I’m in love with my bestfriend, lucky to have been where I have been.. lucky to be coming home again….”

 

 

 

-END-

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: