Save [1/?]

tumblr_opli7jF4k31qgaiiro1_1280

Save

Written By: Kim Yerry

***

Gengre             : Comedy, Romance

Length             : Chapter 1

Main cast        : Lee Seo Rim (OC), Kim Yesung, Kim Seo Jin (OC), Choi Siwon

 

SAVE

TIME 1

NAMJACHINGU OR HUSBAND

seo jin dan seo rim sedang duduk berdua di sebuah kafe, kesamaan nama dari keduanya bukan karena keduanya kembar atau bersaudara, hanya kebetulan, dan kebetulan itu yang justru membuat mereka berteman, dari latar belakang yang berbeda, cho seo jin, atau mungkin kim seo jin, karena tidak dapat dipungkiri, seo jin telah menikah, kim seo jin adalah putri tunggal dari pengusaha kain terkenal kim seo hun, dengan kata lain seo jin adalah anak orang kaya, dan diusia muda, saat seo jin baru saja lulus SMA, ayahnya menikahkan seo jin dengan putra rekan bisnisnya, namja itu bernama Kim Yesung, berbeda dengan lee seo rim, putri dari keluarga sederhana, eommanya hanya memiliki sebuah salon yang sederhana

hari ini keduanya bertemu karena sebuah masalah yang seo jin anggap besar

“ahjussi itu akan pulang dari jepang “ujar seo jin cemas, seo rim menatap seo jin datar

“ahjussi? nugu?” tanya seo rim penasaran, sambil mengunyah makanannya

“siapa lagi!, Kim Yesung!, araseyo!” omel seo jin kesal membuat seo rim cengengesan, sedikit informasi, saat seo jin menikah dengan Kim Yesung, umur seo jin baru 17 tahun, sedangkan Yesung saat itu telah berumur 25 tahun, jadi seo jin selalu memanggil suaminya dengan sebutan ahjussi, dan sekarang seo jin telah berumur 23 tahun, yang pastinya Yesung sudah berumur 31 tahun

“lalu masalahnya apa?” tanya seo rim masih belum paham

“pabo! apa kamu lupa, setelah menikah ahjussi itu langsung terbang ke jepang untuk menyelesaikan S2 nya, dan sekarang dia berniat pulang, aku bahkan sudah lupa kalau aku punya nampyeon” jelas seo jin nampak sedih

“lalu letak permasalahannya dimana?” tanya seo rim mulai kesal dengan kelakuan seo jin

“bukankah kamu tau aku telah berpacaran dengan choi siwon selama 2 tahun ini, aku ingin bercerai dari ahjussi itu, tapi aku yakin ahjussi itu pasti menolak untuk bercerai dengan ku, jadi aku perlu bantuan mu” pinta seo jin

“jangan libatkan aku dalam urusan rumah tangga kalian ” tolak seo rim

“jebal eonnie” pinta seo jin dengan mata penuh harap membuat seo rim tertawa kecil

“apaan ini, kalau ada maunya pasti langsung sopan” omel seo rim yang berumur 25 tahun, memang lebih tua 2 tahun dari seo jin, tapi mereka sekolah diangkatan yang sama, hanya saja sebelum masuk high school, seo rim tidak melanjutkan selama 2 tahun akibat kurangnya biaya, sehingga saat masuk high school, seo rim masuk bersamaan dengan seo jin

“jebaaaal” pinta seo jin lagi

“araseyo, jadi apa yang harus ku lakukan?” tanya seo rim mengalah

“buat Kim Yesung tertarik dengan yeoja lain, saat Yesung tertarik dengan yeoja lain pasti dia akan menceraikanku, cari yeoja lain, kecuali kamu” jelas seo jin membuat seo rim terpana

“apa kamu benar-benar ingin hal itu terjadi, kamu yakin tidak akan menyesal?” tanya seo rim penasaran

“ani, untuk apa aku menyesal, yang ku cintai kan siwon oppa” jelas seo jin

“araseyo, seo jin, aku penasaran, apa kamu dan Yesung pernah tidur bersama? Bukankah kalian sudah menikah?” tanya seo rim jahil membuat seo jin melotot kesal

“maldo andwe, tidak akan pernah terjadi hal seperti itu, setelah kami menikah kami tinggal dirumah masing-masing, tidak lama setelah itu ahjushi langsung pergi ke jepang tanpa kesan” omel seo jin

“lalu antara kamu dan siwon oppa?” tanya seo rim lagi membuat seo jin tersipu malu

“kalian pernah tidur bersama??” tanya seo rim tidak percaya

“ani, kami belum sampai ketahap itu, siwon oppa namja yang sopan” ujar seo jin

“lalu ada apa dengan wajah meronamu itu?” tanya seo rim penasaran

“kami sering berciuman” bisik seo jin malu-malu membuat seo rim geleng-geleng kepala tidak percaya

“daebak, harusnya aku tidak menolong orang lain berselingkuh, meskipun itu teman sendiri” ujar seo rim

***

seo rim menatap Yesung yang baru keluar dari bandara dengan tatapan terpana

“apa seo jin sudah gila, namja setampan dan seimut itu dijuluki ahjussi, namja semodis itu? ckckck aku rasa ada yang kurang diotak seo jin, sehingga namja seperti itu ditolaknya” komentar seo rim dari kejauhan, terlihat Yesung dengan setelan kemeja bewarna merah maron, sedang menanti jemputan, terlihat sangat mempesona dimata seo rim

“haruskah ku hampiri dan ku goda? ah jangan, tidak ada yang menarik dari yeoja seperti ku, aku harus mencari tau yeoja seperti apa yang disukai namja itu” guman seo rim masih betah menatap Yesung dari kejauhan, tiba-tiba Yesung menatap seo rim membuat seo rim terhenyak kaget, tatapan mata Yesung yang tajam membuat seo rim sedikit ngeri, perlahan Yesung menghampiri seo rim membuat seo rim sedikit gelagapan

“apa dia mengenalku? tidak mungkin, namja itukan selama ini dijepang, tidak mungkin dia sampai mengenalku” bantah seo rim sedikit was-was, Yesung telah berdiri dihadapan seo rim membuat seo rim makin terpana

“lee seo rim agashi?” tanya Yesung membuat seo rim terbelalak kaget

“kamu mengenalku?” tanya seo rim tidak percaya

“bukankah kamu temannya seo jin?” tanya Yesung membuat seo rim mengangguk patuh

“apa kamu kesini untuk menjemputku?” tanya Yesung membuat seo rim makin kaget

“seharusnya seo jin sudah menjemputku sekarang, tapi aku rasa dia lebih memilih untuk mengutus mu untuk menjemputku” jelas Yesung

“ah iya” jawab seo rim cepat

“baiklah dimana mobilmu?” tanya Yesung lagi membuat seo rim bingung

“mobil? untuk apa?” tanya seo rim membuat Yesung kaget bercampur kesal

“apa kamu akan mengantarku pulang dengan jalan kaki?” tanya Yesung membuat seo rim tersadar

“ah iya, sebentar aku akan panggilkan taksi” ujar seo rim berniat pergi, tapi tangannya ditahan Yesung

“apa kamu tidak membawa mobil sendiri kesini?” tanya Yesung heran

“aku tidak bisa menyetir dan tidak punya mobil” jawab seo rim membuat Yesung melepaskan tangan seo rim, terlalu terpana dengan jawaban yang seo rim berikan, seo rim bergegas mencari taksi, setelah taxi datang, Yesung langsung memasuki taxi

“semoga selamat sampai tujuan” ujar seo rim sambil tersenyum ramah, Yesung menatapnya heran

“apa kamu tidak ikut masuk?” tanya Yesung

“kenapa aku harus ikut masuk?” tanya seo rim heran

“apa kamu tidak ingin pulang?” tanya Yesung sedikit heran

“oh iya, aku akan mencari taxi yang lainnya “jelas seo rim

“masuklah” pinta Yesung tegas, membuat seo rim mau tidak mau memasuki taxi, duduk disamping Yesung, sepanjang perjalanan seo rim merasa jantungnya terus berdebar, sesekali seo rim melirik Yesung , tapi Yesung tengah memejamkan matanya membuat seo rim makin terpukau

“daebak, jika namja ini masih single, aku yakin, aku akan ada diurutan pertama yeoja yang mengejarnya” batin seo rim sambil menghayal

***

seo jin menatap Yesung dengan kesal, malam ini kencannya dengan siwon terpaksa gagal karena pesta penyambutan kepulangan Yesung setelah 5 tahun dijepang

“apa ini tidak berlebihan, penyambutan? kekanak-kanakan” omel seo jin kesal sambil berjalan berdampingan dengan Yesung

“bersikaplah seperti itu terus, karena semakin kamu begitu, aku semakin menyukaimu” ujar Yesung sambil menatap seo jin, seo jin balas menatap Yesung kesal, seo jin mempercepat langkahnya, karena terburu-buru, seo jin hampir terpleset, untung saja Yesung segera menahan tubuh seo jin, sehingga seo jin tidak terjatuh

“berhentilah untuk mempermalukan dirimu sendiri” saran Yesung sambil menggandeng tangan seo jin

“aku bisa jalan sendiri ” tolak seo jin berusaha menarik tangannya

“apa kamu ingin terpleset lagi karena kecerobohan mu?” tanya Yesung membuat seo jin terpaksa menggandeng tangan Yesung, Yesung terlihat tersenyum tipis penuh kepuasan

“ada apa denganku hari ini, setinggi apapun hak yang ku kenakan semua bisa ku kuasai” gerutu seo jin pelan

seo jin dan Yesung memasuki ruangan dan disambut meriah oleh keluarga besar dan rekan bisnis mereka, Yesung terlihat menyapa para tamu penting, sementara seo jin berdiri dengan lelah dipojokan

“acara yang membosankan” gerutu seo jin kesal

“benar” jawab sebuah suara membuat seo jin sontak menoleh kesamping, seo jin sangat senang menyadari kehadiran siwon dipesta itu

“siwon oppa ” sapa seo jin sambil tersenyum senang, siwon mengedipkan matanya jahil

“apa oppa datang diwaktu yang tepat?” tanya siwon, membuat seo jin mengangguk pelan

“sangat tepat! jika aku sendirian lebih lama lagi disini, aku yakin akan benar-benar frustasi ” jelas seo jin membuat siwon terkekeh

“ya kalau begitu besok ayo kita kencan” ajak siwon membuat seo jin mencubit lengan siwon dengan pelan

“appo” rintih siwon pura-pura kesakitan membuat seo jin terkekeh

“kalian tidak sedang berselingkuh kan?” tanya Yesung yang sudah ada dihadapan mereka membuat seo jin dan siwon kaget

“jika kalian ingin berselingkuh lakukan ditempat yang tepat, oh iya choi siwon, kamu tau kan seo jin adalah istriku” ujar Yesung tajam

“seorang istri bukan bearti tidak bisa direbut, bisa saja nanti dia malah menjadi mantan istrimu” ujar siwon tidak kalah sinis

“aku diam bukan bearti aku tidak tau, kalian bebas berhubungan selama aku dijepang, tapi saat aku disini sekarang, aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi, karena dia milikku” ujar Yesung sambil menarik tangan seo jin dan membawanya pergi

“kamu terlalu percaya diri Kim Yesung, bukankah selama ini didalam setiap persaingan, aku yang selalu menang” ujar siwon sinis

“semua orang memperhatikan kita, berhentilah menyeret ku” pinta seo jin sedikit tidak enak menjadi pusat perhatian

“jika kamu tidak ingin menjadi tontonan gratis semua orang, berhentilah membuat ulah” pinta Yesung

“kami hanya bicara” ujar seo jin meyakinkan

“bicara yang terlihat seperti remaja yang tengah dimabuk cinta” ujar Yesung sambil menyeret seo jin keluar ruangan

“namja sepertimu memang susah dimengerti” gerutu seo jin

“yeoja sepertimu yang sulit dipahami” balas Yesung

***

seo jin terus mengeluh tentang kejadian dipesta semalam, saat seo rim mengkramas rambutnya

“seo jin, kamu yakin benar-benar tidak tertarik dengan suamimu? sepertinya dia namja yang baik” ujar seo rim menasehati

“baik belum tentu membahagiakan, namja posesif seperti ahjussi itu sangat menyebalkan” gerutu seo jin

“itu artinya dia sangat mencintaimu” ujar seo rim

“berhentilah membahas namja yang menyebalkan itu, oh iya sebelum aku lupa” ujar seo jin sambil meraih sebuah surat undangan dari dalam tasnya

“datanglah nanti malam kesini untuk menggantikanku, malam ini aku akan kencan bersama siwon oppa” ujar seo jin

“ini undangan apa lagi?” tanya seo rim heran

“reunian universitas angkatan 2009” jelas seo jin

“dress code?” tanya seo rim sambil melirik surat undangan yang seo jin letakan diatas meja

“sepertinya resmi, mungkin reuni kali ini ajang saling pamer harta lagi” ujar seo jin membuat seo rim mengangguk

“apa kamu tidak akan pergi?” tanya sebuah suara membuat seo jin dan seo rim menoleh kesamping, ternyata Yesung telah duduk dikursi disamping seo jin, seo jin dan seo rim saling berpandangan kaget, karena tidak menyadari kemunculan namja satu itu

“apa tidak masalah jika aku pergi bersama seo rim, sepertinya dia menarik juga, kebetulan aku diundang juga sebagai tamu khusus” ujar Yesung sambil menatap seo rim lekat

“aku?” tanya seo rim kaget

“apa kamu ingin membuatku cemburu, berhentilah bermimpi, aku tidak punya perasaan apa-apa padamu” ujar seo jin

“benarkah, apa tidak apa-apa bahkan jika aku menciumnya?” tanya Yesung membuat seo jin tertawa, sementara seo rim melongo kaget

“berhentilah bercanda ahjussi” pinta seo jin, Yesung beranjak dari duduknya dan menghampiri seo rim

“apakah aku pernah bercanda seo jin?” tanya Yesung sambil berhenti dihadapan seo rim dan menatap seo rim intens, seo rim sedikit was-was

“baiklah, jika kamu berani lakukanlah” tantang seo jin membuat seo rim kaget

“mwo????! apa kalian berdua gila? kenapa aku harus dibawa-bawa kedalam urusan rumah tangga kalian” omel seo rim kesal

“sepertinya aku memang gila” jawab Yesung sambil meraih pinggang seo rim dan menariknya mendekat, seo rim kaget sekaligus terpukau melihat wajah Yesung dari jarak dekat, sementara seo jin mulai khawatir

“reuni atau siwon” tanya Yesung sambil terus menatap seo rim

“tentu saja aku lebih memilih siwon oppa” jawab seo jin mantap, Yesung tersenyum tipis, diraihnya tengkuk seo rim, detik berikutnya bibir Yesung telah menempel dibibir seo rim, bukan hanya menempel, tapi Yesung juga melumatnya lembut, sontak mata seo rim terbelalak lebar, tidak hanya seo rim, seo jin yang menyaksikan adegan tersebut juga ternganga kaget, syok, Yesung melepaskan ciumannya sementara seo rim masih terdiam, terlalu kaget

“ottokhae, apa kamu menikmati tontonan tadi, aku sangat menikmati ciuman ini ” ujar Yesung sambil menatap seo jin yang wajahnya tergambar rasa tidak percaya

seakan tersadar apa yang terjadi seo rim langsung menampar pipi Yesung membuat Yesung meringis kesakitan

“napeun namja, berhentilah memanfaatkan orang lain, kalian berdua, kalian benar-benar gila” teriak seo rim kesal sambil bergegas pergi

“dasar kekanak-kanakan ” omel seo jin sambil berbalik menatap cermin

“gara-gara tingkah konyolmu, rambutku belum selesai dikramas” omel seo jin, kini giliran Yesung yang terdiam tak tau mesti berbuat apa, tangannya masih meraba pipinya yang barusan ditampar seo rim

TBC

2 Comments (+add yours?)

  1. Cho esty
    Jul 23, 2018 @ 12:58:45

    Suka ceritanya, kaya ngeliat sisi lain Yesung. Mungkinkah real Yesung begini wkwkw

    Reply

  2. aykaikhashoo
    Nov 23, 2018 @ 07:12:49

    aw aw gemes..

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: