Save [4/?]

tumblr_opli7jF4k31qgaiiro1_1280

Save

Written By: Kim Yerry

***

 

Gengre             : Comedy, Romance

Length             : Chapter

Main cast        : Lee Seo Rim (OC), Kim Yesung, Kim Seo Jin (OC), Choi Siwon

 

TIME 4

I AM WITH YOU

Yesung dan seo jin sarapan dalam kediaman, keduanya tampak sibuk menyantap makanan dengan terpaksa,

“mari kita bercerai ” pinta seo jin akhirnya sambil masih menunduk, Yesung menghentikan makannya dan mengepalkan tangannya erat-erat

“baik, mari kita bercerai” jawab Yesung datar membuat seo jin sontak menatap Yesung tidak percaya

“kamu yakin?” tanya seo jin ragu

“mari kita bercerai, dimana hari kita memulai, dihari itu pula kita mengakhiri” jawab Yesung membuat seo jin bingung

“maksud kamu?” tanya seo jin belum pahan

“kita bertemu dipengadilan tanggal 24 agustus bulan depan, mulai sekarang kita tidak akan tinggal bersama, sampai bertemu bulan depan” jawab Yesung dingin sambil beranjak pergi, tiba-tiba seo jin merasa dadanya sesak

“wae? apa yang terjadi padaku? bukankah aku menginginkan ini dari dulu?” guman seo jin pilu

Yesung mengemudikan mobilnya dengan cepat, rasa sakit dihatinya tidak mampu dibendung, Yesung menghentikan mobilnya didepan salon seo rim, dengan gerakan cepat Yesung keluar dari mobil dan melangkah memasuki salon itu, terlihat seo rim sedang memotong rambut pelanggan, Yesung menghampiri seo rim, membuat seo rim kaget

“apa lagi?” tanya seo rim kesal, tanpa berkata-kata Yesung menarik tangan seo rim dan menyeretnya keluar

“apa yang kamu lakukan?” tanya seo rim terpaksa mengikuti langkah Yesung sambil berusaha melepaskan tangannya

“apa kamu tidak melihat aku sedang ada pelanggan?” tanya seo rim kesal, Yesung lagi-lagi tidak memperdulikan perkataan seo rim dan malah memaksa seo rim masuk mobil, setelah seo rim masuk mobil, Yesung pun masuk dan mulai menjalankan mobil

“kita mau kemana?” tanya seo rim penasaran

“jeju” jawab Yesung singkat

“mwo???” tanya seo rim tidak percaya

dikantor siwon sedang menerima laporan dari asistennya

“ini gadis yang belakangan dekan dengan Yesung” jelas lee donghae sambil menyodorkan foto seo rim, siwon meraih dan menatap foto tersebut tajam

“siapa dia?” tanya siwon penasaran

“seo rim, temannya seo jin agashi” jawab donghae membuat siwon tersenyum simpul

“apa Yesung memanfaatkan yeoja ini untuk menarik seo jin?” guman siwon pelan

“sepertinya mereka memiliki hubungan spesial, ini foto-foto kedekatan mereka yang berhasil kami dapatkan” jelas donghae sambil menyerahkan beberapa foto, siwon mengamati foto-foto tersebut, dan matanya terbelakak kaget 2 foto pertama menampilkan Yesung dan seo rim tengah berciuman yang tentu saja diambil dari luar salon, foto-foto berikutnya menampilkan Yesung yang mengantar seo rim pulang dengan penampilan seo rim yang seksi, foto-foto terakhir menampilkan Yesung yang menjemput seo rim untuk pergi kesebuah acara penting

“apa Yesung benar-benar menyukai yeoja ini? lalu bagaimana dengan seo jin?” tanya siwon tidak percaya

“dari mata-mata yang saya tugaskan, sepertinya Yesung dan seo rim pergi ke jeju” jelas donghae membuat siwon makin kaget

“pergi ke jeju sekarang, dan awasi mereka” pinta siwon, donghae mengangguk kemudian beranjak pergi

“aku tidak akan membiarkanmu bahagia Yesung, tidak dengan wanita manapun” guman siwon pelan penuh kebencian

***

seo rim membelalakan matanya lebar melihat ruangan dikamar hotel, bukan karena kamar hotel yang sangat besar dan mewah, tapi karena nuansa kamarnya yang super romantis, dihiasi kelopak -kelopak mawar dan lilin-lilin kecil

“apa yang terjadi?” tanya seo rim kebingungan

“aku memang sengaja memesan kamar khusus untuk berbulan madu” jelas Yesung yang tengah duduk santai disova, dengan kaget seo rim menatap tidak percaya

“sebenarnya apa rencana mu sekarang? kenapa kita harus ke jeju dan kenapa kamu memesan kamar hotel ini?” tanya seo rim penuh selidik

“apa yang akan orang pikirkan tentang kita jika kita bersama?” tanya Yesung

“paboya! pasti orang berpikir kita sudah tidur bersama” omel seo rim

“tepat sekali, aku berharap mereka berpikir begitu” ujar Yesung

“nugu?” tanya seo rim kesal

“seo jin dan siwon, seo jin aku berharap dia akan sadar dan berhenti meminta cerai, sedangkan siwon, jika dia tau aku tidak tertarik lagi pada seo jin, dia pasti meninggalkan seo jin, dengan begitu seo jin akan baik-baik saja” jelas Yesung

“jadi kamu akan menjadikan ku umpan untuk siwon, wah luar biasa sekali” ujar seo rim kesal

“setidaknya aku yakin kamu tidak akan terjerat pesona siwon, karena kamu sudah tau namja seperti apa siwon” jelas Yesung, seo rim terduduk lelah dikasur

“gara-gara kamu aku harus terpaksa berbohong pada eomma, berapa lama kita disini?” tanya seo rim

“1 minggu” jawab Yesung membuat seo rim kaget

“mwo??” teriak seo rim tidak percaya, yesung hanya terkekeh pelan, seo rim melihat kesekeliling

“jadi apa kita juga harus tidur bersama ditempat tidur itu?” Tanya seo rim tidak percaya sambil menunjuk satu-satunya kasur dikamar itu

“jika kamu menginginkan boleh-boleh saja” jawab yesung sambil mengedipkan matanya membuat seo rim terkekeh kesal

“kira-kira jika aku memutilasi seseorang apakah akan ketahuan dihotel ini?” Tanya seorim kesal membuat yesung tertawa geli

“tenanglah, aku namja baik-baik, istri yang kunikahi selama 6 tahun saja belum pernah ku sentuh, jadi tidak mungkin aku berani menyentuh yeoja yang tidak ada ikatan dengan ku”jelas Yesung membuat seo rim sedikit kesal

“bagaimana bisa kamu menyentuhnya jika setelah menikah kamu langsung kejepang, apakah ciuman bukan termasuk sentuhan?!” Tanya seo rim kesal

“ah kecuali yang 1 itu aku tidak bisa menjamin, tapi kalau yang lainnya akubisa menjamin , aku serius , aku tidak akan menyentuhmu, tidurlah dikasur, aku akan tidur disova” pinta yesung membuat seo rim sedikit tersentuh

ditempat yang lain di seoul, seo jin juga kaget mendengar berita tersebut disampaikan oleh asistennya

“mereka berdua pergi ke jeju, dan memesan kamar hotel khusus bulan madu?” tanya seo jin tidak percaya, asistennya mengangguk

“pesankan aku tiket ke jeju sekarang juga!” pinta seo jin membuat asistennya bergegas

“waaah pantas saja kali ini dia begitu mudah menyetujui perceraian ini, belum juga bercerai, mereka sudah merayakannya? luar biasa, tidak akan ku biarkan!” guman seo jin sangat kesal

***

siang yang cerah, seo rim dan Yesung nampak berjalan kaki dipantai seperti pengunjung lainnya, keduanya mengenakan kemeja cople kotak-kota bewarna biru muda, Yesung memadukan dengan jins panjang bewarna abu-abu, sementara seo rim mengenakan rok selutut bewarna putih, serta topi lebar bewarna putih, Yesung merangkul seo rim dengan mesra

“apa harus seperti ini?” tanya seo rim pelan

“ada beberapa pasang mata yang mengikuti kita, jadi bersikaplah layaknya sepasang kekasih yang tengah dilanda cinta “pinta Yesung membuat seo rim geli

“jika kamu dan seo jin berbaikan, perlakukanlah dia lebih manis dari ini” pinta seo rim, Yesung menghentikan langkahnya membuat seo rim ikutan berhenti

“aku tidak yakin sekarang, sepertinya aku ingin menyukaimu “jawab Yesung sambil menatap mata seo rim tajam membuat seo rim berdebar, seseorang menabrak mereka membuat rangkulan mereka terlepas

“mianhe” ujar yeoja tersebut sambil bergegas pergi, yeoja yang tidak lain tidak bukan adalah seo jin yang sedang menyamar, seo rim dan Yesung menatap yeoja tersebut heran

“yeoja yang aneh, seperti tidak ada jalan lain” ujar seo rim heran membuat Yesung tertawa geli

“kajja!” ajak Yesung semangat sambil menggenggam jemari seo rim erat

hari kedua Yesung mengajak seo rim bersepeda ketaman bunga, lagi-lagi keduanya mengenakan sweater couple bewarna hijau muda, Yesung memadukan dengan jins selutut, sementara seo rim dengan jins sepaha, sepatu yang dikenakan keduanya pun couple, seo rim sengaja mengikat rambutnya, keduanya menggunakan sepeda yang berbeda dan bersepeda dengan santai

“kenapa kita harus selalu mengenakan pakaian yang sama?” tanya seo rim bingung, Yesung tersenyum simpul

“sebenarnya aku kesini bukan hanya untuk bersenang-senang, aku sedang melakukan bisnis, 3 hari lagi, kami mengadakan pameran disini, jadi apa yang kita pakai merupakan brand dari perusahaan kàmi, sebelum pameran, tidak ada salahnya aku memamerkan dulu untuk promosi” jelas Yesung membuat seo rim mencibir

“dasar, otak bisnis” gerutu seo rim, tiba-tiba ada sebuah sepeda yang lewat diantara mereka lagi membuat keduanya kaget

“apa itu yeoja yang sama?” tanya seo rim heran membuat Yesung terkekeh

“apa kamu tidak mengenalinya? dia seo jin, meskipun dia menyamar seperti itu, aku bisa mengenalinya dengan mudah” jelas Yesung membuat seo rim menatap seo jin yang telah jauh dengan tatapan tidak percaya

“seo jin?? dia mengikuti kita sampai kesini?” tanya seo rim tidak percaya

“bukan hanya seo jin, ada mata-mata siwon juga yang terus mengikuti kita” jawab Yesung santai

“wah rasanya aku seperti artis sekarang” komentar seo rim tidak percaya

hari ketiga

Yesung mengajak seo rim berbelanja, kali ini keduanya mengenakan kaos couple bewarna merah maron dipadukan dengan jins panjang bewarna hitam, keduanya tampak memilih pernak pernik gantungan hp

“sebenarnya aku sangat penasaran kenapa kamu dan siwon bermusuhan” ujar seo rim

“itu salah satu hal yang kamu tidak perlu tau” jawab Yesung cuek membuat seo rim keki

“tapi aku juga penasaran kenapa kamu sampai dikeluarkan dari sekolah” balas Yesung

“jangan melukai perasaan seseorang dengan mengorek masa lalunya” omel seo rim cuek membuat Yesung terkekeh

keduanya menuju jajaran toko kosmetik

“wah cobalah salah satu lipstik ini, mungkin setelah memakainya seperti didrama-drama aku akan menciummu” ujar Yesung sambil mengerling nakal

“aku tidak akan melakukan hal-hal menjijikan itu untuk namja sepertimu” gerutu seo rim kesal sambil beranjak pergi, tapi Yesung menahan tangannya dan menarik tubuh seo rim hingga mendekat, Yesung menatap seo rim lembut membuat seo rim dek-dekan

“sepertinya ini diluar rencana” ujar Yesung pelan sambil mendekatkan wajahnya kewajah seo rim membuat seo rim jadi dek-dekan dan refleks menutup matanya erat, belum sempat Yesung berhasil mencium seo rim, keduanya lagi-lagi ditabrak membuat keduanya terpisah, dengan sengaja tanpa kelihatan yeoja yang menabrak mereka mendorong tubuh seo rim hingga membentur meja kosmetik, membuat mau tidak mau alat-alat komestik tersebut berjatuhan menimpa tubuh seo rim yang terduduk

“arghh” ringis seo rim kesakitan, yeoja yang menabrak mereka yang sudah pasti seo jin segara berlari pergi

“gwenchana?” tanya Yesung segera menghampiri seo rim

“ne” jawab seo rim sambil menahan sakit

“mianhe ahjumma, aku akan mengganti semua kerusakan ini” ujaemr Yesung sambil mengeluarkan dompetnya dan memberikan sejumlah uang pada ahjuma pedagang kosmetik, seo rim berniat berdiri tetapi Yesung telah menggendongnya membuat seo rim kaget

“ya, aku masih bisa berjalan sendiri” ujar seo rim sedikit risih

“bukankah seperti ini kita kelihatan makin romantis” ujar Yesung membuat seo rim cemberut, dari kejauhan seo jin menatap mereka dengan kesal

“apa-apaan ini, kenapa seo rim selalu merebut apa yang sudah menjadi milikku” gerutu seo jin kesal

hari keempat

Yesung mengajak seo rim makan malam disebuah restoran tanpa atap, Yesung terlihat menawan dengan jas bewarna hitam, dan seo rim menggunakan dreas selutut dengan warna senada, keduanya menikmati hidangan dengan santai

“gomawo” ucap seo rim membuat Yesung heran

“untuk?” tanya Yesung

“setidaknya dengan ide gilamu ini, aku bisa merasakan kencan itu seperti apa, dan aku merasa sangat dimanjakan” jelas seo rim membuat Yesung terkekeh

“seo rim” panggil seorang yeoja ragu-ragu membuat seo rim menoleh

“hana?” tanya seo rim tidak percaya sambil berdiri

“iya ini aku, awalnya aku takut untuk menegurmu, karena aku pikir ini bukan kamu, ternyata benar kamu” ujar hana senang, keduanya berpelukan sebentar

“aku tidak menyangka kita akan bertemu lagi setelah sekian lama” ujar hana

“aku juga, apa kamu bekerja disini?” tanya seo rim penasaran

“akulah pemilik tempat ini” ujar hana bangga

“wah hebat” puji seo rim

“siapa ini, namjachingumu?” tanya hana menggoda, Yesung berdiri dan tersenyum ramah

“lain kali kita bertemu lagi ya, hubungi aku” pinta hana bergegas pergi, Yesung dan seo rim kembali duduk

“nugu?” tanya Yesung penasaran

“chingu” jawab seo rim singkat membuat Yesung kesal

***

malam peluncuran merk terbaru dari perusahaan Yesung berlangsung meriah, model pasangan berlenggak lenggok dengan manis di catwalk, seo rim yang duduk dibangku vviv tanpa ditemani Yesung, terkagum-kagum melihat fashion show yang begitu indah, Yesung dengan jas bewarna biru tua senada dengan gaun malam yang dikenakan seo rim, Yesung menutup acara dengan pidato yang singkat dan 10 baju cople gratis untuk 10 tamu yang datang, setelah acara usai keduanya nampak menikmati pemandangan langit bertabur bintang dipantai diatas kap mobil, jas yang digunakan Yesung telah dipakai seo rim untuk menutupi gaunnya yang tanpa lengan

“wah sepertinya malam cinderellaku berakhir disini” guman seo rim membuat Yesung terkekeh

“rasanya aku senang bertemu denganmu, bersamamu, meskipun terdapat banyak perbedaan justru itu yang makin mendekatkan kita dan membuatku nyaman” jelas Yesung, seo rim tersenyum pelan

“itu tidak apa-apa, asal jangan pernah jatuh cinta padaku, karena aku tidak semempesona itu” jelas seo rim

“seo rim” panggil Yesung pelan membuat seo rim menoleh, sontak tanpa peringatan Yesung langsung mengecup bibir seo rim membuat seo rim kaget, Yesung menatap seo rim lembut sambil mendekatkan wajahnya lagi, tapi kali ini seo rim mendorong tubuh Yesung

“sepertinya kita harus pulang sekarang” ujar seo rim salah tingkah berniat pergi, tapi Yesung menarik tangannya lagi membuat tubuh seo rim kembali mendekat kearah Yesung, dengan gerakan cepat, Yesung menarik tengkuk seo rim dan mencium bibir seo rim melumatnya perlahan membuat seo rim membeku, tanpa mereka sadari ada seseorang yang tengah memfoto mereka

***

siwon terkekeh melihat hasil pengamatan asistennya

“aku tidak menyangka hal seperti ini terjadi” guman siwon tidak percaya, dilain tempat Yesung mengantar seo rim pulang kesalonnya

“gomawo” ujar Yesung membuat seo rim salah tingkah

“seo rim!” panggil eommanya sambil menghampiri seo rim

“eomma” guman seo rim gelagapan, tanpa banyak kata eommanya langsung menampar seo rim membuat Yesung kaget, seo rim pun tidak kalah kagetnya

“eomma tidak pernah mengajarkan kamu untuk merusak rumah tangga orang lain seperti ini, terutama itu seo jin, teganya kamu menggoda suami seo jin sehingga mereka ingin bercerai!” teriak eommanya emosi

“ahjumma ini salah paham” ujar Yesung berusaha menjelaskan

“pergi dari sini dang jangan ganggu putri saya lagi!” pinta eomma seo rim tegas sambil menarik tangan seo rim pergi, membuat Yesung merasa sangat bersalah, dari kejauhan seo jin menatap pemandangan tersebut dengan puas

“mision complete” guman seo jin senang sambil menjalankan mobilnya

TBC

 

2 Comments (+add yours?)

  1. Rant
    Apr 19, 2018 @ 18:34:12

    Seojin kok gitu sih .-.

    Reply

  2. Cho esty
    Jul 23, 2018 @ 13:27:04

    Kok pengen nabok seo jin ya. Kok kesel ya, udh seo rim gaush temenan lgi sama dia, bisa” nanti dibunuh lgii. Ampun dah

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: