Maroon

20180430_140425_0001

Author : petriCHOr

Title : Maroon

Cast : Kim Young Woon (Kangin), Yoo Ahn Soo (OC)

Genre : Romance | Rating : General | Length : Ficlet

Notes : Enjoy the fiction, reader chingu!

***

Annyeong…” Yoo Ahn Soo melambaikan tangan pada seseorang yang sedang berjalan mendekatinya. Seorang namja mengenakan mantel warna merah marun yang terus melangkah dengan begitu gagahnya menghampiri Yoo Ahn Soo. Namun sayang, namja itu mengabaikan yeoja yang mengenakan mantel warna senada itu dan terus berjalan. Ahn Soo membuang gelas kertas ditangannya sambil berdecak kesal. “Aish!”

Yeoja itu mempercepat langkahnya sambil berseru, “Ya! Oppa!”

Namja bermantel merah marun tidak berhenti tetapi juga tidak mempercepat langkahnya. Ahn Soo memanggilnya lagi, “Ya! Ahjussi!”

Langkah namja itu terhenti. Ahn Soo menyunggingkan senyum kemenangan. Dia tahu sekali kalau namja itu tidak pernah suka ada yang memanggilnya ahjussi selain Cho Gyu Goon—keponakannya. Ahn Soo tertawa dengan napas yang tidak teratur. Ia tidak menyangka mengejar namja yang suka melangkahkan kaki lebar-lebar itu membuatnya hampir kehabisan napas. Bukan karena sengaja, tetapi memang postur tubuh namja itu yang lebih tinggi dari Ahn Soo yang membuatnya selalu kesulitan menyamai langkah. Beruntung ia teringat akan ‘jurus andalannya’ itu.

“Aigoo… Hah… Hah…” Ahn Soo menempelkan telapak tangan pada kedua lututnya. Ia menarik napas dalam dan mendongak. Ia melihat wajah namja dihadapannya samar karena terkena sinar matahari yang mulai bergerak turun. “Apa kau tidak melihatku?” namja itu bergeming. “Apa kau tidak melihat ada yeoja cantik yang hampir mati kedinginan menunggu namja chingunya hampir satu jam di cuaca ekstrim seperti ini?” Ahn Soo bertolak pinggang.

Lagi-lagi namja itu bergeming. Ia menatap yeoja dihadapannya dengan sorot mata tajam. Tidak seperti yeoja lainnya, Ahn Soo bukan yeoja yang mudah takut dengan namja dihadapannya. Ia membalas tatapan namjachingunya dengan sorotan mata yang tidak kalah tajam. Siapa yang tak kenal dengan Kim Young Woon atau biasa dipanggil dengan Kangin, ketua gangster Sun Flower—kelompok mafia terbesar di kawasan Seoul. Ia terkenal dengan julukan Racoon Master yang tidak pernah pandang bulu pada setiap orang yang menghalangi urusannya. Tidak heran jika ia bisa memilih Ahn Soo sebagai yeojachingunya. Selain ibunya, Ahn Soo adalah yeoja kedua yang tahan dengan sikap temperamen Kangin. Ya, namja itu sedang marah pada Ahn Soo.

Mianhae, Woonie…” Ahn Soo menempelkan kedua telapak tangan di depan wajahnya. “Aku tahu, aku baru ingat kalau hari ini adalah ulang tahunmu. Aku tahu aku terlambat karena baru mengingatnya tiga jam yang lalu. Aku minta maaf”. Ahn Soo memang benar-benar lupa karena ia sibuk dengan persiapannya mengikuti perlombaan taekwondo tingkat Asia.

Sebenarnya Kangin tahu soal itu. hanya saja suasana hatinya memang sedang buruk dan ia berharap lebih jika Ahn Soo tidak mungkin melupakan hari ulang tahunnya. Melihat Ahn Soo yang terdengar tulus meminta maaf dengan wajah yang selalu membuatnya rindu, Kangin merasa hatinya mulai menghangat. Kangin memeluk tubuh Ahn Soo tanpa mengatakan apa-apa. Ahn Soo mengeratkan pelukannya, ia tahu masih ada yang membuat Kangin belum tenang. Ahn Soo menggigit bibirnya menahan tawa. Dasar bayi rakun!

“Aku juga minta maaf…” Ahn Soo berusaha agar Kangin tidak tahu kalau ia sangat ingin tertawa. “Maaf, karena aku memanggilmu ahjussi… lagi.” Ia tidak dapat mengendalikan diri. Ahn Soo tertawa kecil. Namjachingunya itu memang lebih tua darinya namun sikapnya yang seperti ini kebalikan dari usianya.

Kangin melepaskan pelukannya dan ia bisa melihat jelas wajah Ahn Soo yang memerah karena tertawa. “Kau tahu aku tidak suka panggilan itu. Tapi kau terus memanggilku seperti itu.”

“Aaah! Appo!” Kangin menjentikkan jarinya di kening Ahn Soo. Membuat Ahn Soo mundur beberapa langkah. Tetapi yeoja itu masih tertawa. Ia melihat wajah Kangin yang kesal namun terlihat menggemaskan untuknya. Ia tertawa sambil mengusap keningnya. “Jadi, apakah kau sudah memaafkanku, uri Woonie?”

Kangin mengembuskan napasnya dan menghampiri Ahn Soo, ia mengangguk. Kemudian berjalan meninggalkan Ahn Soo yang tersenyum senang. “Oppa… Tunggu aku!” Ahn Soo berlari menyusul Kangin yang kini juga berlari. Mereka menghabiskan senja dengan canda tawa tanpa jeda.

The End.

*additional notes: yeay, I’m back! (nggak ada yang nanya)

Yuk, baca ceritaku yang lainnya di blog kesayangan kita ini. Just type petriCHOr on search tab, then you found it! (Iya, ini promosi terselubung. Kkk…)

2 Comments (+add yours?)

  1. Hwang Risma
    May 01, 2018 @ 17:24:33

    Jadi kangen sama Kangin kan… 😂

    Reply

  2. Clr
    May 05, 2018 @ 21:53:35

    Kangeen kangin 😥

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: