I Am Single [3/6]

sdf

I Am Single

Written By: Kim Yerry

***

 

Gengre             : Romantic, AU

Length             : CHAPTER

Main cast        : Cha Hye Seo (OC), Kim Yesung

 

CHAPTER 3

hae jin menyesap minumannya perlahan

“sepertinya aku benar-benar jatuh cinta pada siwon” ujar hae jin membuat chaerim tertawa pelan

“lalu bagaimana dengan yesung, bukankah kalian akan menikah, dan namja itu terlihat sangat mencintaimu” jelas chaerim, hae jin mendesah pelan

“aku tidak melihat sinar cinta dimata yesung, tapi aku melihat sinar itu dimata siwon” jelas hae jin

“apa karena siwon lebih kaya dari yesung?” tanya chaerim

“itu salah satunya, aku agak khawatir, akhir-akhir ini yesung memintaku untuk berhemat, bukankah itu tanda-tanda kalau keuangan yesung menipis” jelas hae jin

“benar juga, aku dengar perusahaan yesung sedikit bermasalah, jika kamu tidak ingin terlibat, cepat-cepatlah beralih kesiwon sebelum terlambat” saran chaerim, hae jin mengangguk setuju

dilain tempat siwon dan yesung juga tengah mengobrol

“kamu yakin ingin melakukan sampai sejauh ini?” tanya siwon heran, yesung mengangguk pelan

“aku ingin melihat, sampai dimana hae jin mencintaiku, apa dia benar-benar mencintaiku seperti aku mencintainya, atau dia hanya mencintai harta ku” ujar yesung, siwon menghela nafas pelan

“aku sudah pura-pura menolongnya dari lampu gantung yang sengaja kamu putuskan talinya, lalu kali ini apa lagi?” tanya siwon pelan

“uji dia , bulan depan kami akan menikah, beri dia persyaratan, jika dia ingin bersamamu, minta dia untuk membatalkan pernikahan kami, jika dia memang setia dia akan tetap memilihku” ujar yeaung, siwon tersenyum pelan

“jika kamu bukan sahabatku, aku tidak akan sudi membantumu, sebenarnya aku juga punya target sendiri, tapi harus ku cancel untuk membantumu” ujar siwon membuat yesung tersenyum pelan

“nugu?” tanya yesung penasaran, siwon menatap kesuatu arah sambil tersenyum pelan, yesung mengikuti tatapan siwon, hye seo dan ga in tengah duduk bersama dipojokan cafe

“hye seo?” tanya yesung tidak percaya

“ani, bukan hye seo, tapi yeoja disebelahnya, ga in” jawab siwon membuat yesung bernafas lega

“syukurlah, jangan sampai kamu jatuh cinta pada hye seo, yeoja itu sungguh kejam” ujar yesung membuat siwon tertawa pelan

“jinja? tapi kenapa aku melihat dia sangat imut” ujar siwon membuat yesung terkekeh geli

“aku tidak tau kenapa dia terlihat sangat bodoh seperti sekarang, padahal dulu dia yeoja yang sangat-sangat kejam” jelas yesung membuat siwon tertawa pelan

“sepertinya kalian sudah mengenal cukup lama” ujar yesung

***

hari pernikahan tiba, hae jin terlihat gelisah, ia terus berjalan mondar mandir dengan gaun pengantinnya

“ottokhae?” guman hae jin pelan, teringat perbincangannya dengan siwon

“meskipun aku menyukaimu, tapi kita tidak bisa bersama” jelas siwon membuat hae jin kecewa

“wae?” tanya hae jin

“bukankah kamu akan menikah dengan yesung, aku tidak bisa merebut yeoja milik orang lain, tapi jika kamu tidak bahagia bersamanya, aku setia menunggumu disini” ujar siwon, lamunan hae jin buyar karena hye seo masuk

“yeopo, chukae nyonya kim” ujar hye seo tidak digubris hae jin sedikitpun

“waeyo?” tanya hye seo heran, hae jin sontak menatap hye seo

“apa kamu tau keadaan kantor yesung sekarang?” tanya hae jin membuat hye seo bingung

“kenapa bertanya seperti itu?” tanya hye seo heran

“aku hanya perlu jawaban” pinta hae jin kesal membuat hye seo sedikit takut

“sepertinya ada sedikit masalah, sajangnim sudah memecat beberapa pegawai, kemungkinan keuangannya yang sedikit bermasalah” jelas hye seo

“benar, aku harus akhiri pernikahan ini” batin hae jin mantap

“keluarlah” pinta hae jin, meskipun sedikit bingung, hye seo berbalik keluar, tapi detik berikutnya hye seo merasa tengkuknya dipukul dengan sangat keras, membuat hye seo sontak pingsan

diluar para tamu telah datang, yesung menanti pengantinnya dengan sabar, seorang pegawai membisiki sesuatu ditelinga yesung membuat ekspresi yesung berubah kaget, yesung segera meninggalkan aula pernikahan dan bergegas menuju ruang pengantin, orang tua hae jin berdiri didepan ruang pengantin dengan cemas, yesung menghampiri mereka

“pintunya terkunci, eomma tidak tau apa yang hae jin lakukan didalam, eomma sudah berusaha mengetuk dan berbicara, tapi tidak ada jawaban” jelas eomma hae jin panik

“tenang eomonim, ambilkan kunci cadangan” pinta yesung, pegawai bergegas mengambil kunci cadangan, setelah kunci cadangan datang, yesung segera membuka pintu ruangan, mereka bergegas masuk, mereka kaget melihat hye seo terbaring tidak sadarkan diri dilantai, hanya ditutupi gaun pengantin

“dimana hae jin, hae jin” teriak appa hae jin sambil mencari hae jin keseluruh penjuru kamar, yesung beranjak menghampiri hye seo yang pingsan, yesung sadar dibalik tutupan gaun pengantin, hye seo tidak mengenakan pakaian

“ambilkan selimut” pinta yesung membuat pegawai bergegas mengambil selimut

“siapa yeoja ini?” tanya eomma hae jin setelah lelah mencari hae jin, menghampiri yesung, pegawai datang membawa selimut, yesung segera menutupi tubuh hye seo dengan selimut, kemudian menarik gaun pengantin yang sebelumnya menutupi tubuh hye seo

“bisakah eomma mengenakan gaun ini pada yeoja ini, agar orang luar berpikir hae jin sakit, dan aku bisa membawa yeoja ini kerumah sakit” pinta yesung, eomma hae jin mengangguk pasrah, yesung beserta appa hae jin keluar ruangan, eomma hae jin berniat memasangkan gaun tersebut ketubuh hye seo,

“arghh!” teriak eomma hae jin kaget saat menyadari tengkuk hye seo berdarah, yesung dan appa hae jin yang mendengar teriakan eomma hae jin kembali masuk

“wae?” tanya appa hae jin kaget

“yeoja ini terluka” ujar eomma hae jin sambil menunjukan tangannya yang ada noda darah, tanpa pikir panjang, yesung langsung membalut tubuh hye seo dengan selimut kemudian menggendong dan membawanya keluar, appa dan eomma hae jin mengikuti

***

yesung dan appa hye seo sedang duduk dikursi tunggu didepan ruangan ugd dengan pebuh kediaman, seorang wanita paruh baya yang terlihat sangat elegan menuju tempat mereka diikuti cho kyuhyun, membuat yesung sedikit kaget dan penasaran, kenapa kyuhyun dan eommanya bisa berada disitu

nyonya cho berdiri dihadapan appa hye seo

“begini caramu merawat anak? jika tau kamu tidak becus merawat anak, aku tidak akan pernah membiarkan kamu merawat hye seo” ujar nyonya cho tegas

“bagaimanapun cara aku mengurusnya, bukankah itu hak ku, karena hye seo adalah anak kandungku” ujar appa hye seo tidak kalah tegas, yesung menatap keduanya bingung,

“jika hyung ingin mendengar sebuah dongeng, mari ikuti aku hyung” pinta kyuhyun, dengan terpaksa yesung mengikuti kyuhyun, keduanya duduk dikantin rumah sakit

“jadi apa yang terjadi sebenarnya?” tanya yesung

“setelah appa meninggal, eomma menikah lagi, dengan appanya hye seo, tapi pernikahan mereka tidak lama, setelah 2 tahun mereka bercerai, tapi meskipun sebagai ibu tiri, eomma sangat menyayangi hye seo, bahkan ingin mengambil hak asuh atas hye seo saat mereka bercerai, tapi karena hye seo bukan anak kandungnya, eomma hanya bisa pasrah, tapi eomma selalu memantau perkembangan hye seo dari jauh” jelas kyuhyun, yesung sangat kaget mendengar cerita kyuhyun

“dan sebagai oppanya, meskipun aku tidak begitu menyayangi hye seo, tapi aku sangat peduli padanya, jadi aku pasti akan menuntut orang yang bertanggung jawab membuat hye seo celaka seperti itu” jelas kyuhyun

“tapi kenapa kalian baru muncul sekarang?” tanya yesung bingung

“kami hanya tidak ingin mengganggu hye seo seperti permintaannya, dia tidak ingin terlihat dekat dengan kami, karena kami orang kaya yang sangat berpengaruh, dia ingin mencapai segala sesuatunya atas hasil jerih payahnya sendiri, tanpa bantuan nama keluarga kami” jelas kyuhyun, yesung mengangguk paham, setelah berbicara sebentar mereka kembali keruang ugd, dan sedikit kaget melihat nyonya cho yang menangis dipelukan ayah hye seo

“seperti itulah mereka” jelas kyuhyun

dokter keluar ruangan, mereka pun menghampiri dokter tersebut

“sebenarnya pukulan ditengkuk itu agak berbahaya, tapi untunglah tidak fatal bagi nona hye seo” jelas dokter tersebut membuat mereka semua bernafas lega, nyonya cho menatap yesung tajam

“apa kamu namja yang membuat hye seo seperti ini?” tanya nyonya cho kesal

“ani, dia yang menyelamatkan hye seo” bantah appa hye seo

“lalu, siapa yang membuat uri hye seo seperti ini?” tanya nyonya cho kesal

“mantan tunanganku” jawab yesung pelan

***

hye seo membuka matanya perlahan, sedikit kaget dengan ruangan tempat ia berada

“rumah sakit lagi? apa aku sudah langganan dirumah sakit ini?” guman hye seo pelan, hye seo merasa tangannya digenggam seseorang, hye seo melihat kesamping, dan terharu melihat appanya yang tertidur sambil duduk dan menggenggam jemarinya

“mianhe appa selalu membuatmu khawatir” bisik hye seo pelan, hye seo menole kesamping kanan dan sangat kaget menyadari yesung tengah menatapnya tajam

“aku pikir hantu” guman hye seo pelan sambil mengontrol jantungnya yang berdetak kencang karena kaget

“jangan menatapku seperi itu, hampir saja aku berteriak karena mengira kamu adalah hantu “ujar hye seo pelan takut appanya bangun

“gwenchana?” tanya yesung

“gwenchana, tenanglah, besok aku pasti masuk kerja” gerutu hye seo pelan

“kamu tidak perlu bekerja besok” bantah yesung

“wae? apa kamu memecatku lagi?” tanya hye seo kesal

“ani, aku hanya tidak ingin perusahaanku kacau karena sesrorang yang masih sakit memaksa untuk bekerja” jelas yesung membuat hye seo jengkel, hye seo menoleh kearah appanya, dan lagi-lagi hye seo kaget menyadari appanya yang sudah bangun, dan malah asik melihat pertengkarannya dengan yesung

“appa!! ” ujar hye seo lagi-lagi harus menetral jantungnya yang berdetak kencang karena kaget

“appa terbangung karena suara berisik kalian, appa keluar dulu, appa lapar” jelas appanya sambil beranjak , saat melewati yesung, appanya sengaja mendorong yesung, membuat yesung kehilangan keseimbangan dan hampir saja jatuh menimpa hye seo, untungnya kedua tangannya dengan sigap menahan, sehingga yesung tidak menimpa hye seo, hye seo yang kaget refleks meletakan kedua tangannya didada yesung, membantu menahan tubub yesung agar tidak jatuh menimpanya, keduanya refleks bertatapan, appa hye seo yang melihat itu segera keluar kamar, yesung dan hye seo masih betah bertatap-tatapan , hye seo merasa jantungnya berdetak kencang karena gugup

“apa kamu akan terus seperti ini?” tanya hye seo membuat yesung tersenyum pelan

“wae?” tanya yesung membuat hye seo makin gugup, perlahan yesung mendekatkan wajahnya membuat hye seo menutup matanya erat

“jangan berharap aku akan menciummu, itu tidak akan pernah terjadi ” bisik yesung pelan tepat ditelinga hye seo membuat hye seo sontak membuka matanya dan mendorong tubuh yesung sehingga yesung kembali berdiri tegak, yesung tertawa pulas, sementara hye seo menyembunyikan rona wajahnya karena malu

 

“aku juga tidak sudi dicium oleh namja sepertimu” bantah hye seo

“benarkah? lalu kenapa kamu harus menutup mata ?” tanya yesung sukses membuat hye seo terdiam malu, detik berikutnya hye seo tersadarkan

” lalu bagaimana dengan pernikahamu?” tanya hye seo membuat yesung terdiam sesaat

“batal” jawab yesung singkat membuat hye seo kaget

“aku melihat rekaman cctv diluar ruangan pengantin, hae jin kabur dengan menggunakan pakaianmu” jelas yesung membuat hye seo kaget

“bagaimana bisa dia kabur dihari pernikahannya? tidak masuk akal, jika memang dia tidak menyukaiku, seharusnya dia mengatakan itu sebelum menikah, tidak harus mempermalukamu seperti ini” gerutu hye seo kesal, yesung terkekeh pelan

“waaah aku terharu mendapat dukungan dari seseorang yang juga pernah menghinaku didepan orang banyak” jelas yesung membuat hye seo sedikit merasa bersalah

“yah setidaknya aku lebih baik, aku menolakmu langsung dan mengatakannya langsung, bukan nya malah kabur seperti pengecut dan mempermalukan orang lain” jelas hye seo membuat yesunh menatap hye seo intens

 

-TBC-

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: