I Am Single [6-END]

sdf

I Am Single

Written By: Kim Yerry

***

 

Gengre             : Romantic, AU

Length             : CHAPTER

Main cast        : Cha Hye Seo (OC), Kim Yesung

 

CHAPTER 6

 

Hye seo menatap cincin dijari manisnya tidak percaya, hye seo melihat ruangan kamar hotel yang ditata seindah mungkin

“Aku tidak percaya akhirnya aku menikah juga, dan aku tidak percaya kalau ternyata aku menikah dengan yesung” guman hye seo , yesung memasuki kamar membuat hye seo sedikit kaget

“Wae? Apa semua tamu sudah pulang?” tanya hye seo heran, hye seo memang terlebih dahulu memasuki kamar hotel dengan alasan capek, yesung membuka lemari dan mengambil kotak p3k, kemudian menghampiri hye seo, hye seo sedikit bingung dengan tingkah yesung yang pendiam, yesung duduk berlutut dihadapan hye seo yang tengah duduk dikasur, yesung meraih kaki hye seo dan melepaskan high heels hye seo, hye seo merasa tidak enak, yesung terpaku melihat luka-luka kecil dikaki hye seo, tanpa banyak bicara yesung mengobati kaki hye seo, hye seo masih kebingungan memikirkan alasan apa yang akan digunakannya untuk menjelaskan luka-luka itu

“Ga in sudah menceritakan semuanya” ujar yesung membuat hye seo kaget

‘Yeoja itu memang ember” gerutu hye seo pelan

FLASHBACK

hye seo terbangun dari pingsannya, hye seo mengamati sekeliling nya, suasana ruangan sangat sepi, pecagan gelas yang tidak jauh darinya, hye seo mengamati dirinya yang tengah mengenakan gaun pengantin, kemudian hye seo melihat jam, hye seo shok dan sadar bahwa hari ini adalah hari pernikahannya, hye segera bangun dan bergegas pergi, tapi sialnya hye seo malah menginjak pecahan kaca

“Arghh” ringis hye seo kesakitan, hye seo perlahan mencabut serpihan kaca ditelapak kakinya, pintu ruangan terbuka

“Ya! Apa yang terjadi?” tanya ga in kaget melihat hye seo

“Akan aku jelaskan nantu, antar aku k gedung hotel, dan pinjamkan high heels mu dulu” pinta hye seo terburu-buru sambil menghampiri ga in

“Tapi kakimu harus diobati dulu” pinta ga in

“Tidak ada waktu lagi, aku sudah telat 2 jam, aku tidak ingin membuat yesung cemas, ayo!” ajak hye seo, keduanya berangkat

END FLASHBACK

yesung selesai mengobati luka hye seo, yesung menatap hye seo, hye seo juga tengah menatap yesung

“Gomawo” ujar hye seo sambil melihat kakinya yang telah diperban, yesung beranjak dari duduknya

“Lukanya tidak parah, tapi kenapa perbannya seperti orang yang patah kaki saja” gerutu hye seo, tiba-tiba yesung mengecup kening hye seo membuat hye seo kaget dan terdiam, hye seo menatap yesung bingung, keduanya bertatapan dari jarak yang sangat dekat

“Gomawo, karena sudah mau berjuang menjadi istriku, aku berjanji akan mendampingimu seumur hidupku” ucap yesung tulus

Tiba-tiba lamuyan hye seo buyar ketika yesung menegurnya dari ambang pintu

“Ya! Apa kamu akan terus berpakaian seperti itu?” tanya yesung sambil memasuki kamar, hye seo hanya mendesah lelah

“Ternyata tadi hanya hayalan, benar, tidak mungkin namja arogan itu akan baik” guman hye seo pelan

“Cepat mandi sana! Atau mau aku mandikan?” tanya yesung dengan tatapan menggoda, hye seo menatap yesung kesal

“Aku bisa mandi sendiri!” ujar hye seo sambil beranjak dari tempat tidur dan berjalan perlahan menuju kamar mandi, sampainya dikamar mandi hye seo melepas high heels nya dan membersihkan luka-luka dikakinya

“Appo” ringis hye seo pelan, cukup lama hye seo berada dikamar mandi, serelah selesai mandi hye seo keluar dan melihat yesung sudah tertidur disova

“Lihatlah namja itu, dia bahkan cerewet menyuruhku mandi, tapi malah tertidur tanpa mandi” gerutu hye seo sambil baring dikasur

“Huah, hari ini melelahkan, semoga esok lebih indah” guman hye seo sambil memejamkan matanya, tidak lama kemudian hye seo terlelap tidur, yesung membuka matanya saat keadaan sudah sunyi, yesung bangun dari baringnya, dan menghampiri hye seo

“Pabo” guman yesung pelan sambil melihat kaki hye seo yang terluka, yesung meraih hpnya dan menelpon seseorang

“Kyu, kamu harus menuntut seo jin” pinta yesung

***

Hye seo menatap takjub kamarnya yang sudah dipenuhi buket-buket mawar merah saat keluar dari kamar mandi, yesung berdiri dengan gagah diambang pintu

“Apa kita kita akan jadi pedagang bunga, apa perusahaan mu benar-benar bangkrut sehingga kita harus berjualan bunga?” tanya hye seo penasaran, yesung menatap hye seo kesal

“Aku sudah menyiapkan semua ini agar terlihat seperti namja romantis, tapi kamu malah berpikiran kalau kita akan berjualan bunga?” tanya yesung tidak habis pikir, hye seo menatap yesung takjub

“Jinjja? Kamu menyiapkan ini semua untukku?” tanya hye seo tidak percaya

“Tentu saja, jika bukan untukmu, apa kamu pikir aku rela meletakan barang feminim itu dikamarku” omel yesung kesal, hye seo tersenyum senang

“Gomawo” ujar hye seo terharu, yesung tersenyum senang

“Kalau begitu beri aku hadiah” pinta yesung membuat hye seo sedikit kesal

“Aku tau apapun yang kamu lakukan tidak ada yang gratis, tapi baiklah, karena kamu sudah sangat romantis pagi ini, aku akan memberikanmu hadiah apapun” jawab hye seo kesenangan, yesung tersenyum pelan, yesung berjalan menghampiri hye seo, hye seo sedikit bingung melihat yesung berdiri dihadapannya, perlahan tapi pasti yesung mengecup kening hye seo, hye seo tertegun mendapatkan perlakuan manis dari yesung, yesung kemudian memeluk hye seo, hye seo merasakan jantungnya berdebar kencang

“Aku harap kamu bersedia bersamaku selamanya, dengan semua sikap yang kumiliki, meskipun aku tidak bisa romantis, tapi aku berjanji, mulai sekarang hanya kamu satu-satu yeoja yang akan aku cintai” jelas yesung membuat hye seo tersenyum senang

“Kamu pikir aku akan mengatakan itu padamu?” tanya yesung heran membuat senyum hye seo memudar

“Tentu saja tidak” jawab hye seo bete, yesung tersenyum senang

“Ternyata menikah denganmu semenyenangkan ini ya” ujar yesung

“Apa itu kalimat untukku?” tanya hye seo masih kesal

“Tentu saja itu kalimat untukmu, memangnya siapa lagi yang kunikahi selain kamu” jelas yesung

“Siapa tau kamu punya istri simpanan” jawab hye seo santai, yesung menatap hye seo kesal

“Kamu pikir aku namja seperti apa?” tanya yesung kesal

“Ternyata menikah denganmu semenyenangkan ini ya” balas hye seo membuat yesung kehabisan kata-kata

“Baiklah, aku rasa setelah menikah hidup kita akan jauh lebih menyenangkan lagi” jelas yesung sambil memeluk hye seo

THE END

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: