Thank You

1 (34)

Written By : Chrysantdrey

Lee Donghae | Jung Songhyun (AU)

Romance | Marriage Life

This fanfic is dedicated to ELFishy in the world. All of content in this stories is mine and SJ’s Donghae is ours ^^

More

THE FIRST TIME ~

Image

 

Aku menyukai sebuah pertemuan, namun tidak dengan –perpisahan ~

Aku tahu perpisahan adalah bagian dari –pertemuan, namun terkadang tak kuindahkan ~

Akhirnya aku coba untuk tidak menyukai pertemuan, namun hal itu tak berlaku saat aku bertemu denganmu .

Berakhir dengan kata -apa pertemuan kita nantinya ? Tetap bertemu atau akan berpisah ? More

MEREKA PERGI KARENA CINTA YANG LELAH (intro)

Image

 

 

Tak ada lagi yang bisa dilakukan langit untuk mengembalikan Laut ke sisinya. Laut sudah memilih untuk pergi, tak lagi menoleh ke belakang. Langit mengira itu hanya ancaman sepersekian detik, akan tetapi –beribu-ribu detik sudah mengitari jarum jam. Tak ada lagi kata cinta yang terdengar darinya ..

Saat berpisah, yang dibaca Langit hanya kata “maaf dan terima kasih” . Begitu juga dengan Laut. Rasanya tak adil jika berpisah pun tanpa kata-kata. Yang Langit tahu, hatinya sedang sakit. Sakit sekali .. Seakan ingin menangis, tapi tak bisa ia lakukan. Kelemahan terburuknya hanya akan membuat Laut semakin membencinya .

Saat Langit berkata rindu, Laut cukup menjawab , “ Aku terlalu membencimu .. “ . More

Tanyaku apa itu ; Takdir dan Cinta

Image

            Bau tubuhnya masih saja melekat disekitaran indra penciumanku. Kemana pun aku melangkah, kemana pun aku berjalan –tetap saja bau tubuhnya masih dapat kurasakan. Seperti kehadirannya yang semu. Melalui bau tubuhnya, aku masih mampu menggambarkan bagaimana wujud dia seutuhnya .

            Hatiku menangis. Saat mengingat guratan bahagia yang kami lukiskan tahun lalu. Begitu bahagia .. Begitu nyata .. Dekap hangatnya, kecupan lembutnya -sungguh meninggalkan bekas yang tak bisa kuhapuskan.

            Lagi lagi aku tak bisa membendung air mata yang sudah tumpah ini. Begitu lemahnya aku tanpa dia. Teramat sakit saat aku tak bisa memeluk wujudnya lagi.

            Bisakah aku dan dia kembali mengais cerita setahun yang lalu ? Karena, aku benar-benar tak ingin berada dalam keadaan hina seperti ini. Teramat merindukannya ~ Begitu merindukannya, sampai sampai hanya rasa sakit yang menusuk jantungku begitu dalam. Satu detik merindukannya, hanya membuatku berada dalam keadaan koma –hampir tak bernyawa. Tuhan, jika kau masih mengijinkan aku merindukannya, tolong peluk aku sebentar saja. Karena aku benar-benar tak kuat lagi hidup tanpanya ~

** More

When “Romeo” Leaves “Juliet” ~

Image

Jika saja aku mampu membelah isi otakku. Aku akan mencari dimana kau terduduk. Karena aku tahu, kau ada di setiap sudut pikiranku. Kau hanya terduduk disana, mendiami pikiran dan tubuhku, agar nantinya aku gila karenamu. Dan selalu menangis karena namamu juga, Jung Soo ~

Akan kucabik-cabik keberadaanmu di otakku. Akan kubuang jauh-jauh. Atau, sekalian saja dibakar. Karena keberadaanmu di sini, sangat membebaniku. Kau membuatku nyaris mati. Dan itu karena namamu ~

Jika saja aku bisa hilang ingatan, tentunya aku akan sangat bersyukur kepada Tuhan. Karena kau akan pergi dari pikiranku, -dan hidupku. Tapi, jika hilang ingatan itu tak pernah terjadi, aku rela jika Tuhan melumpuhkan segala ingatanku tentangmu. More

When Your Gone ~

Image

            Aku merindukannya. Sejauh mata kepalaku memandang jauh ke arahnya –persis disaat dia memelukku untuk kali terakhir, kemudian membelakangiku dan berjanji akan kembali. Di tahun-tahun berikutnya aku tetap menunggu. Karena aku percaya akan janjinya -janji kami. Waktu pun tak mau berhenti, terus berjalan. Musim berganti musim. Dan pengharapanku semakin besar pula. Terbersit dalam benakku, haruskah aku berhenti menunggu dan berharap ?

More