Our Weird Wedding – Part 4

Author  : Yoonhae

Type     : Chapter 4

Annyeong yeorobeun! Masih ingat ff ini?! ini kelanjutannya, jangan lupa baca ya… yang belum pernah baca obrak abrik dulu library kita. Mian kalau banyak typo. Happy reading readers, jangan lupa tinggalin comment ya ^^

 

__________oOo__________

Donghae Pov

           Drrtt… Drrttt…

Pada saat sedang tertidur dengan lelap, kurasakan sebuah getaran di kasurku, kufikir itu adalah getaran yang berasal dari ponselku, siapa yang menelfon tengah malam begini?! Kurang kerjaan saja. Segera ku raba kasurku untuk menemukan ponsel itu, dan… dapat. Aku mengangkat panggilan itu dengan mataku yang masih tertutup. Tapi… kenapa ponselku sedikit mengecil ya? ah sudahlah..

“Yoboseo?” Jawabku dengan suara yang agak parau

………………… Hening, tidak ada jawaban dari si penelfon

“Yoboseo?” Tanyaku lagi, dan hasilnya tetap sama. Aish~ kurang kerjaan sekali. Ketika aku ingin mematikan ponselku, ternyata si penelfon sudah mematikannya duluan. Baguslah. Ku lepaskan ponsel itu dari genggamanku dan kuputuskan untuk tidur kembali. Tapi tunggu dulu? Guling kesayanganku mana? Aigo… aku sangat merindukan guling itu… kemana ya?

Segera ku raba kasurku dengan mata yang masih tertutup rapat, dan a!!! Dapat, aku menemukan gulingku, segera kupeluk gulingku. Hmm…. kenapa gulingku begitu hangat dan… nyaman… ??? Batinku sebelum akhirnya aku kembali tertidur dengan pulas.

Donghae Pov End

 

oOo

Hankyo Pov

           “Ng…” Aku menggeliat pelan ketika kurasakan sebuah cahaya matahari yang menerpa wajahku. Sepertinya sudah pagi. Sepertinya tadi malam tidurku sangat nyenyak dan nyaman. Bahkan sampai saat ini, tubuhku merasa sangat nyaman dan hangat, seperti ada yang memelukku. Omo! Memelukku?! Jangan jangan?!…

Kubuka mataku secara perlahan, dan pandanganku langsung tertuju pada dada bidang Lee Donghae yang kini tengah menopang kepalaku, sedangkan tubuhku! Dia memelukku?! Jadi tadi malam dia memelukku?! Pantas saja aku merasa hangat!!

“Kya!!!! Lee Donghae!!” Teriakku setelah sadar dengan semuanya

“Yak?! Waeyo?” Akibat teriakanku yang lumayan keras, dia terbangun juga, ia mengucek ucek matanya dengan punggung tangannya

“Lepaskan aku! Yak! Kau apakan aku huh?! Berani sekali kau tidur sambil memelukku!!” Teriakku lagi. dia menatapku dengan polos

“Kapan aku memelukku? Aku hanya memeluk gulingku! Aku tidak pernah memelukmu Hanhan!” Ia melakukan pembelaan terhadap diri. Apa katanaya?! Memeluk guling?! Jadi sekarang yang sedang dipeluknya ini siapa?! Masa aku dibilang guling?!
“Guling katamu?! Buka matamu lebar lebar! lihat! Siapa yang sedang kau peluk sekarang!!” Ucapku kesal sambil berusaha melepaskan tangannya yang tengah melingkar dipinggangku

“Mwo?! Ah… mianhae, aku kira kau guling…” Sialan, dengan polosnya dia mengira aku ini guling?!

“Alasanmu masuk akal sekali Lee Donghae! Cepat lepaskan pelukanmu! Palli!!” Pintaku lagi, bukannya melepaskan. Dia malah semakin mempererat pelukannya

“Biarkan seperti ini, aku mohon, sebentar saja. Aku merasa nyaman dengan ini Hanhan-ah” Ucapnya lembut sambil mempererat pelukannya lagi

Deg~ jantungku ini… kenapa? Kenapa berdebar seperti ini? Sebenarnya… aku… juga merasa sangat nyaman dipeluk olehnya, tapi… tetap saja ini tidak boleh. Baiklah, aku rasanya jika hanya berpelukan seperti ini tidak masalah, kuturuti keinginannya. Akupun terdiam, kepalaku masih berada di atas dada bidangnya, dan kalian tahu…. aku bisa mendengar detakan jantungnya. Cepat sekali, sama dengan detakan jantungku saat ini, Lee Donghae… apa artinya ini?!

“Donghae!!! Hankyo!!! Ayo bangun!!!”

Saat kami sedang menikmati pelukan kami, tiba tiba saja ada yang mengetuk pintu dari luar dan meneriaki kami untuk bangun. Itu suara eommanya Donghae, relfeks aku melepaskan tangannya yang tengah memelukku

“Han-ah…” Keluhnya pada saat aku berusaha melepas pelukannya

“Hanya sebentar, eommamu memanggil kita” Ucapku pelan, ia melepaskan pelukannya. Akupun segera menghampiri pintu dan membukakannya

“Eomma…” Sapaku lembut sambil tersenyum kearahnya, dia juga membalas senyumanku, omo… manis sekali

“Kau sudah bangun? Oya, jangan lupa bangunkan Donghae. Setelah itu, kalian harus keruang makan, ara?! Eomma sudah menyiapkan sarapan pagi untuk kalian. Ara?”

“Ne, eomma” Ucapku sopan. Sedetik kemudian ia membalikkan tubuhnya dan berjalan membelakangiku. Kututup pintu kamarku dan kubangun si ikan mokpo itu.

Hankyo Pov End

oOo

             Mereka sedang berkumpul di ruang makan. Pagi ini, eomma Donghae telah menyiapkan beberapa masakan kesukaan Donghae. Merekapun memakan habis semua makanan tersebut dengan lahap

“A… Kenyang… Eomma… gomawo… makananmu sungguh enak!” Ucap Donghae sumringah setelah ia berhasil menghabiskan makanannya. Eommanya hanya tersenyum sambil menggeleng gelengkan kepalanya

“Kau ini, haha. Oiya, Lee Donghae, kau ingat hari ini hari apa?” Tanya eomma Donghae

“Hari ini? bukankah hari ini hari rabu eomma?” Jawab Donghae polos

“Pabo! Kau lupa jika hari ini adalah hari meninggalnya appamu? Kenapa kau sampai lupa huh?!” Omel eomma Donghae, ia hampir saja melayangkan sebuah sendok nasi ke kepala Donghae

“Ah.. mianhae eomma, aku lupa…” Ucap Donghae pelan, sepertinya ia menyesal karna telah melupakan hari yang sangat penting bagi keluarganya

“Ara, kalau begitu setelah makan, kau dan Hankyo harus bersiap siap, kita akan ke makam appamu nanti. Arasseo?”

“Ne Eomma… arasseo…” Ucap Donghae dan Hankyo kompak.

Merupakan suatu kebiasaan bagi keluarga Donghae setiap tahunnya untuk mengunjungi makam appanya Donghae yang telah meninggal beberapa tahun yang lalu. Dan tahun ini, mereka bertemu lagi dengan hari itu, hari dimana appanya berusaha melawan kanker yang telah dideritanya, namun takdir tuhan berkata lain. Pada hari itu juga appanya meninggal, padahal pada saat yang bersamaan juga, Donghae pulang ke Mokpo dengan membawa gaji pertama yang baru saja didapatkannya dari hasil kerja kerasnya bersama super Junior. Ia ingin membanggakan dan membahagiakan appanya pada saat itu. Namun tuhan telah memanggilnya terlebih dahulu. Dan pada hari itu juga, Donghae, keluarganya, Super Junior, bahkan ELF menangis karna kejadian ini.

oOo

             Mereka sudah berada di sebuah pemakan yang sudah sangat tua. Namun, tetap bersih dan disekitarnya ditanami oleh beberapa tumbuhan yang memayungi pemakaman itu.

“Yeobo-ah… aku datang, kau baik baik saja kan?” Ucap eomma Donghae sambil meletakkan serangkai bunga di atas makan suaminya itu. “Yeobo-ah… lihatlah siapa yang datang, aku, eomma, Donghae dan… wanita yang berada disampingnya ini, dia adalah istri dari anak kita. Dia sangat cantik bukan? Lihatlah, kau sudah mempunyai menantu yeobo… Sebentar lagi kita akan memiliki cucu… tapi…” Saat itu juga ucapan eomma Dongahe terhenti seketika. Akhirnya, air matanya tumpah. Sungguh, pada saat itu juga remakan peristiwa beberapa tahun lalu terlintas begitu saja di kepala eomma Donghae.

“Tenanglah… jangan menangis disini…” Ucap nenek Donghae lembut sambil mengusap pelan bahu eomma Donghae, namun percuma, eomma Donghae tetap saja menangis. Siapa yang tidak menangis apabila ditinggal oleh suaminya selamanya? Tidak ada bukan? Termaksud eomma Donghae, walaupun ia galak dan mengerikan, ia tetaplah seorang yeoja yang berhati lembut dan membutuhkan kasih sayang dari suaminya

“Appa… aku datang, apa baik baik saja kan?” Kali ini giliran Donghae untuk berbicara dengan makan appanya, ia meletakkan sebuket mawar putih diatasnya, begitu juga dengan Hankyo, entah sejak kapan ia juga ikut berlutut dan meletakkan sebuket mawar putih diatas makam mertuanya itu.

“Appa… kenalkan, ini istriku, namanya Hankyo, cantik bukan? Aa… jikaa kau masih hidup, kau pasti menyukainya. Appa…. aku….” Sama halnya dengan eomma Donghae, perostiwa beberapa tahun yang lalu juga membekas dibenaknya, ia tak kuasa menahan tangisnya. Ia menangis

Hankyo Pov

           “Appa… kenalkan, ini istriku, namanya Hankyo, cantik bukan? Aa… jikaa kau masih hidup, kau pasti menyukainya. Appa…. aku….” Ia mengenalkanku kepada appanya, sungguh, pada saat ini dia kelihatan rapuh sekali, tidak seperti biasanya

“Annyeong, ap…pa…” Ucapku pada akhirnya, lidahku sedikit asing untuk menyebutnya appa

Setedik kemudian, keheningan terjadi, aku menolehkan kepalaku kearahnya, dan pada saat itu, kulihat air matanya tumpah begitu saja.

“Appa….” Ucapnya parau, “Aku… merindukanmu appa…” Sambungnya lagi, ia menundukkan kepalanya, kemudian menangis lagi. Aku tau, aku juga pernah merasakan ini. Kudekatkan posisiku dudukku padanya, aku mengusap punggungnya.

oOo

             Sudah cukup lama kami berada di pemakaman ini, namun, sepertinya tidak untuk Donghae. Dia terus saja bercerita tentang kehidupannya dengan appanya.

“Hae-ya… sudahlah, ayo kita pulang…” Ucap eomma Donghae, namun Donghae menolaknya. Ia masih ingin berada disini

“Ara… kalau begitu kami pulang dulu, tapi jangan lama lama, ara…” Ucap eomma Donghae, kemudian kami pergi meninggalkan Donghae.

Dari kejauhan, kulihat Donghae menangis lagi. kenapa dia begitu cengeng hari ini?        “Hankyo-ah… ayo… kau kenapa?” Panggilan eomma Donghae membuyarkan lamunanku.

“Aniyo eomma…” Jawabku sopan, tapi mataku masih saja menuju ke arah Donghae, sepertinya dia membutuhkan seseorang untuk melepaskan semua keganjalan dihatinya, dan sepertinya… eehm… aku bersedia

“Eomma, eomma duluan saja ya, aku ingin menenangkan Donghae” Ucapku pada eomma yang sedang membuka pintu mobil

“Ara, kalau begitu kami duluan, jangan terlalu lama disini ya…” Ucap eommanya sebelum ia memasuki mobilnya

“Arasseo….” Jawabku pelan, kemudian kubalikkan tubuhku, dan kulangkahkan kakiku menuju makam appa Donghae

“Donghae-ah” Aku memanggilnya pelan, dia menoleh ke arahku

“Kau belum pulang?” Tanyanya, suaranya sedikit bergetar

“Aku akan pulang bersamamu” Jawabku lagi, kududukkan tubuhku tepat disampingnya. “Sudahlah, jangan menangis lagi…” Ucapku pelan

“Sebenarnya aku tidak ingin begini, tapi…” Ucapannya terputus seketika, dia menghapus air matanya dengan punggung tangannya “Entah kenapa aku masih belum rela ditinggal oleh appa selamanya, padahal aku ingin sekali membahagiakannya dimasa tuanya…” Jawabnya lemah.

“Arasseo…” Aku berusaha menenangkannya, kubelai kepalanya agar dia sedikir tenang. Diperlakukan seperti itu membuatnya sedikit kebingungan, dia menoleh lagi ke arahku. Aku tersenyum, pada saat ini, aku benar benar ingin menenangkan hatinya

“Gomawo Hanhan-ah” Ucapnya pelan, kemudian ia memelukku. Tubuhku menegang seketika, aku bisa merasakan kehangatan dari tubuhnya. Sebenarnya aku ingin melepaskan pelukan ini, tetapi…. hatiku menginginkannya, baiklah…. kurasa dalam situasi dan kondisi ini berpelukan dengan Donghae tidak akan menjadi masalah. Perlahan namun pasti, aku membalas pelukannya, aku mengusap punggungnya. Menangislah, jika itu membuat hatimu lebih tenang dan tenang lagi…

oOo

             Kami berada di dalam mobil, tapi masih di area pemakaman. Keheningan terjadi beberapa saat sebelum Donghae memulai pembicaraan

“Mianhae…” Ucapnya pelan

“Untuk?”

“Telah menangis didepanmu, aku ini bodoh sekali. Bagaimana bisa seorang namja menangis dipelukan seorang yeoja”

“Ghenchana, menangis bukanlah hal yang buruk. Aku juga pernah merasakan hal yang sama denganmu. Kesedihanmu belum seberapa dengan kesedihanku. Kau hanya kehilangan appamu, sedangkan aku… aku kehilangan kedua orang tuaku. Setidaknya nasibmu lebih baik dariku Hae” Ujarku pelan, kuliahat wajah sendunya sedikit terhapus.

“Kau…”

“Bukankah aku pernah bilang padamu? Aku ini anak panti. Pada saat aku berumur 5 tahun, kami mengalami kecelakaan mobil. Hanya aku yang selamat, sedangkan appa dan eomaku, merewa tewas ditempat. Dan sejak saat itu, aku tidak pernah merasakan kasih sayang dari eomma dan appa, kau pasti tau kan bagaimana rasanya?” Entah kenapa aku mau saja menceritakan peristiwa kelamku kepadanya, ia mendengarkan cerita dengan seksama. Aigo~ sepertinya kali ini aku akan menangis

“Aku… aku juga sangat merindukan mereka, sama sepertimu. Jika aku bisa memilih, lebh baik aku juga tewas pada waktu itu, agar aku tidak kesepian seperti ini lagi. agar aku bisa bersama sama dengan mereka disana…” Benar sekali, air mataku mulai metes, padahal aku sudah berusaha untuk menahannya.

Ia mendekatkan tubuhnya kepadaku

“Uljima~” Jawabnya lembut sambil mengusap air mataku dengan jari jarinya. “Bukankah tadi kau menyuruhku untuk tidak menangis, tapi sekarang.. kau menangis. Uljima hanhan-ah~” Ucapnya lagi. Jantungku berdebar seketika. Kenapa dia menatapku seperti itu? Matanya? Dan juga, cara dia untuk menenangkanku, kenapa bisa membuat jantungku berdebar seperti ini

“Kau tidak kesepian seperti yang kau kira, apa kau tidak lihat, ada aku disini? E?” Ucapnya lagi, kali ini tangannya membelai pipiku lembut. Lee Donghae, tolong jangan katakan hal itu padaku. Matanya semakin menatapku lembut, seakan mengikatku. Sedari tadi kami terus berpandangan, tanpa berkedip sedikitpun, seakan akan, kedua mata kami saling berbicara satu sama lain. Kalian tahu? Dengan hanya melihat matanya, membuatku hatiku sedikit tenang, Lee Donghae, gomawo~

“Ehm..” Aku berdehem pelan, setelah berhasil mengumpulkan semua kesadaranku kembali, ia pun menarik tangannya dari wajahku dan kembali membenarkan posisi duduknya.

“Gomawo~” Ucapku pelan, aku tidak tahu kenapa, sejak jemarinya menyentuh wajahku, aku kehilangan kesadaran diri.

“Cheonman. Aish~ hari ini kita sangat cengeng, padahal hari ini adalah hari terkahir kita di Mokpo” Dia benar, hari ini adalah hari terakhir kami di Mokpo, nanti sore, kami akan kembali lagi ke Seoul. “Oya, untuk menghilangkan kesedihan kita, bagaimana jika kita jalan jalan ke pantai Mokpo? Kau mau?” Ajaknya, pantai Mokpo? Ehm… boleh juga. Aku mengangguk sambil tersenyum, seakan mengerti dengan anggukanku, ia mulai menyalakan mesin mobilnya.

oOo

             Pantai Mokpo? Jadi ini pantai mokpo?! Wah!! Indah sekali! Lihatlah! Airnya sangat bersih! Pasinya yang putih membuat pantai ini sangat indah. Belum lagi pepohonan yang rindang membuat teduh pinggiran pantai. Kyaa!! Aku suka sekali dengan pantai Mokpo ini! hanya dengan melihat pantai mokpo, semua masalahku sepertinya hilang!

“Bagaimana? Kau suka?” Tanya Donghae antusias, sepertinya kesedihannya juga sudah berkurang

“Ne… Aku sangat suka, neoumu yeppeo!!” Teriakku antusias, seakan dipanggil ombak pantai, aku segera berlari dan menerjang ombak yang tidak terlalu besar dengan kakiku.

“Kau seperti anak anak saja” Eh? Sejak kapan dia berada disampingku?

“Biarkan saja!” Ucapku kesal, baru saja dia bersikap lembut dan baik kepadaku, dan sekarang, dia mulai menyebalkan

“Ingin bermain air?” Tanyanya padaku, aku mengangguk pasti

“Baiklah! Ayo kita main!!” Ucapnya semangat

“Ayo bermain air!!” Teriakku tak mau kalah darinya

“Ayo kita berenang!” Ajaknya, berenang? Semangatku yang membara tadi kendor seketika. Berenang? Aku tidak bisa berenang?

“Aku… tidak bisa berenang” Jawabku lemah, dia melongo

“Aihs~ kau ini! katanya mau bermain air!” ia menggaruk kepalanya yang kuyakini tidak gatal sama sekali. “Ara, akan kuajari, otte?” Hm.. boleh juga

“Jinjja… kyaa… aku mau!”

oOo

             “Aphhh…. mmpphh…. Kyaa!!” Aku dan Donghae tengah berada di air yang lumayan dalam. Seperti tawarannya tadi, dia mengajariku untuk berenang, tapi sekuat apapun aku mencoba, hasilnya akan tetap sama. Aku sama sekali tidak bisa berenang, sedari tadi, kepalaku timbul, tenggelam, timbul, dan selalu seperti itu. Aish~ sepertinya aku memang ditakdirkan untuk tidak bisa berenang

“Ghenchana?” Tanyanya panik setelah melihatku yang baru saja tertelan air asin

“Uek….!!! Donghae-ah. Aku tidak mau berenang…. Hmmpp…. lagi!!”

“Baiklah kalau begitu, naiklah kepunggku” Perintahnya, aku hanya mengikut. Dan sekarang, aku sudah berada di atas punggungnya, Hhmmm… hangat sekali, walaupun sedang berada di dalam air, tapi punggungnya tetap hangat, nyaman sekali. Selang beberapa menit, kami sudah tiba di tepi pantai

“Eukk…” Aku mencoba menuntahkah air yang tadi kutelan

“Haha… kau ini bodoh sekali, makanya, jangan membuka mulut di dalam air” Ejekknya, tapi setelah itu dia menepuk nepuk punggungku, membantuku untuk mengeluarkan air asin.

Keadaanku sedikit membaik, sekarang kami sedang berjemur. Karna semua baju yang kami kenakan tadi basah. Ini semua memang salah kami, berenang menggunakan pakaian lengkap, ahha… bodoh sekali

“Aish~ Dingin sekali” Ucap Donghae, dia yang tengah duduk disebelahku beranjak dari duduknya. Sedetik kemudian, dengan santainya dia membuka kemejanya begitu saja di hadapanku, refleks aku berteriak

“KYAAA!! MESUM! KENAPA KAU MEMBUKA BAJUMU!” Teriakku kencang, tak lupa kedua telapak tanganku, kugunakan untuk menutupi mataku, ya… walaupun mengintip sedikit melewati celah celah jariku, ehmm… ternyata tubuhnya sangat bagus

“Ya! kau yang mesum! Kau fikir aku mau apa? Aku hanya ingin menjemur kemejaku! Lebih baik kau juga menjemur kemejamu sepertiku, supaya cepat kering dan kita cepat pulang” Ucapnya, oh… syukurlah, aku fikir dia akan berbuat mesum, tapi tunggu dulu, dia menyuruhku untuk melakukan hal yang sama dengannya? Cih… jangan harap Lee Donghae, bilang saja kau ingin melihat tubuhku!

“Shireo….” Putusku

“Yasudah, terserah kau saja, jangan salahkan aku jika nanti kau menggigil karna kedingininan” Ucapnya setelah menjemur kemejanya, ia kembali duduk disampingku. Omo… duduk bersebelahan dengan namja yang tidak menggunakan baju membuat bulu kudukku merinding, ditambah lagi dengan badannya yang…. ehm… atletis, tapi tidak berlebihan. Aish  Han Hankyo! Apa yang fikirkan!

oOo

             Kemejanya sudah kering, kini dia sudah berpakaian, sedangkan kemejaku masih basah. Benar juga katanya, sekarang tubuhku menggigil kedinginan. Kugosok lenganku menggunakan kedua tanganku

“Kau kedinginan?”

“Um…” Jawabku singkat

“Benarkan kataku? Aish~ baiklah, mendekat padaku” Mwo? Mendekat padanya, bukankah kami sudah sangat dekat

“Ne?” Jawabku bingung

“Kau ini bodoh sekali!” Ucapnya kesal, kemudian ia menarik pinggangku, membuat tubuhku semakin mendekat ketubuhnya

“Peluk aku, agar kau tidak kedinginan” Ucapnya santai, kemudian ia melingkarkan tangannya di pundakku. Hmm… lumayan hangat. Tanpa disengaja, aku menyenderkan kepalaku di bahunya. Dan sejak saat itu, aku tertidur, lebih tepatnya tertidur dibahunya. Sangat nyaman…

Hankyo Pov End

 

oOo

Donghae Pov

Ternyata yeoja ini tidur, kulirik wajahnya. Entah kenapa, aku sangat menyukai wajah polosnya ketika tidur, ia tampak seperti gadis tanpa dosa. Kusibakkan poninya yang menutupi sebagian wajahnya. Yeoppo…. batinku.

Chu~

Dan tanpa sadar, aku mengecup keningnya singkat. Untunglah dia tidak sadar~ tapi…. kenapa tiba tiba aku menciumnya? apa karna?? Kugelengkan kepalaku dengan cepat, ani… ini tidak boleh, yeoja ini bukan siapa siapaku? Tidak mungkin aku menyukainya!

Aish~ berdekatan dengan Hankyo membuat otakku gila saja, lebih baik aku mengelilingi pantai ini dulu, tadi aku belum sempat mengelilinginya karna harus mengajarinya untuk berenang. Ku tarik tubuhku pelan, agar dia tidak terbangun, tapi kenyataannya, ia malah terbangun

“Ng….” Ia membuka matanya perlahan, kemudian melihat kearahku.

“Kau sudah bangun?” Tanyaku basa basi, dia mengangguk. “Baguslah, bajumu sudah kering. Ayo kita pulang, oya sebelum pulang, aku mau mengajakmu ke toko aksesoris khas mokpo, kau mau?” Ajakku, dia hanya mengangguk

oOo

             Aku mengajaknya ke toko aksesoris yang lumayan terkenal di mokpo. Aksesoris di toko ini dibuat sendiri oleh masyarakat mokpo. Pada saat aku memasuki toko sederhana itu, mataku langsung tertuju pada gantungan ponsel yang menurutku lumayan lucu, aku jadi ingin membelinya

Kuperhatikan gantungan ponsel itu, ternyata ada yang bergambar ikan, tidak hanya tu, ada juga yang bergambar kucing. Ikan dan kucing? Seperti cocok sekali untukku dan Hanhan, haha. Kuputuskan untuk membeli gantungan ponsel itu.

“Hanhan-ah… kau tidak ingin membeli sesuatu?” tanyaku padanya setelah selesai membayar gantungan ponsel yang kubeli tadi

“Ani, aku tidak suka menggunakan aksesoris” Jawabnya santai, sebenarnya dia itu yeoja atau namja? Masa yeoja tidak suka dengan aksesoris?! “Kau? Apa yang kau beli?” Tanyanya padaku

“Ini…” Ucapku sumringah sambil menunjukkan gantungan ponsel yang bergambar ikan dan kucing, dia mengerutkan keningnya. “Oiya, ini untukmu, aku juga membelikannya untukmu” Ucapku sembari memberikannya gantungan ponsel yang bergambar ikan. Sebenarnya ikan itu milikku, tapi aku ingin dia memakainya di ponselnya, agar dia selalu ingat denganku, begitu juga denganku

“Untukku? Jelek sekali” Mwoya?! Dia meremehkan pemberianku?!

“Yak! Apa kau tidak bisa menghargai pemberianku huh! Sudahlah! Terima saja! Dan kau! Kau harus menggantungkannya di ponselmu! Awas saja kalau tidak!” Ancamku, dengan sedikit terpaksa dia mengangguk, kemudian ia menggantungan gantungan ikan itu di ponselnya

“Ini sudah ku gantungkan, kau puas?”

“Sangat puas! Haha!” Jawabku sumringah, setelah itu kami kembali memasuki mobil, dan mulai meninggalkan Mokpo. Mokpo… aku akan sangat merindukanmu!!
Donghae Pov End

oOo

Kyuhyun Pov End

           Hari ini aku akan menemani Hankyo untuk mendaftar ke universitas Kyunghee, sesuai dengan janjiku kemarin

Aku tengah menunggunya di dalam mobilku yang terparkir di depan apartemennya, selang beberapa menit, dia sudah tiba dan memasuki mobilku

“Mianhae oppa, aku telat…” Ucapnya

“Ghenchana…” Jawabku lembut, kemudian aku melajukan mobilku menuju Kyunghee

oOo

             Setelah selesai dengan segala urusan, kami kembali memasuki mobil. Akhirnya, mulai minggu depan , dia bisa kuliah lagi, sayang sekali gadis sepertinya tidak bisa melanjutkan kuliahnya

“Gomawo oppa, akhirnya aku bisa kuliah lagi…” Ucapnya setelah memasuki mobilku, matanya berbinar binar bahagia. Aku tersenyum melihat tingkahnya

“Ne, cheonman, sayang sekali, calon dokter sepertimu tidak bisa melanjutkan kuliahnya haha” Ucapku sambil terkekeh pelan, ia hanya menundukkan kepalanya, omo… apa dia malu?

Drttt….. Kudengar sebuah suara getaran hp, ternyata getaran itu berhasal dari ponselnya Hankyo. Aku melihat sesuatu yang lumayan menarik dari ponselnya, gantungan ponsel itu… lucu sekali… tapi kenapa gambarnya ikan?

“Hankyo-ah…. gantungan ponsel itu…” Tanyaku padanya

“Oh… ini, kau suka oppa?” Ia menunjukkan gantungan ponselnya padaku

“Ne, lucu sekali, kau beli dimana?”

“Ah… aniyo, kau mau?” Omo? Benarkah dia ingin memberikannya padaku?

“Kau mau memberikannya padaku?” Tanyaku untuk memastikan

“Boleh saja, lagi pula aku tidak terlalu suka dengan gantungan ponsel ini” Aigo… ternyata dia benar benar memberikan gantungan ponselnya itu padaku, lucu sekali, aku langsung menggantungkannya di ponselku. Hm… bagus sekali

“Gomawo~” Ucapku sambil mengacak acak rambutnya, omo…. pipinya memerah lagi

“Cheonman oppa~” Jawabnya lembut

Kyuhyun Pov End

 

oOo

Donghae Pov End

         Bwara Mr. Simple!

“Cha…. selesai, latihan hari ini sampai disini dulu, kalian, silahkan pulang… Gomawo untuk hari ini..” Ucap sang leader setelah selesai latihan menyanyikan Mr. Simple untuk persiapan SS4 Osaka

“Ne…. cheonmaneyo~” Ucap kami kompak. Semua member sibuk membereskan barangnya masing masing, begitu juga denganku. Dan pada saat aku sedang merapikan barangku, kulihat sebuah ponsel yang tergeletak dilantai. Bukankah ini ponsel Kyuhyun. Kuperhatikan ponselnya dengan seksama. Omo?! Kenapa dia memiliki gantungan ponsel yang sama persis dengan Hanhan?! Bukankah itu adalah gantungan posel yang kubelikan untuk Hanhan?! Kenapa ada di ponselnya?! Jangan jangan…

oOo

             “Hanhan-ah!” Teriakku sesampainya di apartemen

“Yak! Kenapa kau berteriak malam malam begini?!”

“Mana ponselmu? Palli!” Teriakku lagi

“Mwo? Gantungan ponsel yang mana? Aa… ikan jelek itu? Sudah ku berikan kepada Kyuhyun oppa…” Jawabnya polos. Mwoya?! Benar! Berarti aku tidak salah lihat, dia!! kenapa dia memberikan barang pemberianku kepada Kyuhyun?! Apa dia tidak tahu makna dibalik ikan itu?! Aish! Kenapa dia tidak bisa menghargai barang pemberianku!
“Kau berikan kepada Kyuhyun! Yak! Sudah kubilang kau harus menggantungankan gantungan ponsel itu di ponselmu! Walaupun jelek aku tidak peduli! Kenapa kau malah memberikannya kepada Kyuhyun! Aish! Kau ini menyebalkan sekali! Apa kau tidak bisa menghargai barang barang pemberianku huh?!” Amarahku menggebu seketika, padahal hanya karna gantungan ponsel yang harganya tidak seberapa.

Baiklah, aku tidak ingin bertengkar lagi dengannya, kuputuskan untuk memasuki kamarku. Aish~ gadis ini! Kuputuskan untuk langsung tidur, tanpa mencuci muka, makan, atau apalah, aku tidak peduli lagi!

Kleekk… Pintu kamarku terbuka, itu dia. aish~ dia lagi, dia lagi

“Donghae-ah.. kau marah?” Tanyanya dengan polos.

……………………….. Hening, aku tidak menjawab pertanyaannya, biarkan saja. Kali ini aku benar benar tidak ingin berbicara dengannya.

“Mianhae….” Ucapnya pelan, itulah kata kata terakhir yang kudengar sebelum tertidur

Donghae Pov End

oOo

Hankyo Pov

           Pagi ini aku bangun lebih awal, aku ingin memasakkan sebuah masakan yang sangat special untuk Donghae, anggap saja ini sebagai permintaan maafku padanya. Aku berharap, setelah memakan masakanku, dia tidak akan marah lagi denganku. Ternyata dia sangat mengerikan ketika marah

“Ah… Donghae-ah…. pagi!!” Sapaku setelah melihatnya keluar dari kamar dalam keadaan rapi. Sepertinya hari ini dia akan latihan lagi

“Um…” Jawabnya singkat, kemudian ia menghampiri meja makan

“Ini, aku memasakkan masakan kesukaanmu, kemarin eommamu bilang, kau menyukai masakan ini. benarkan? Makanlah…” Ucapku lembut, sambil menunjuk nunjuk makanan yang baru saja kubuat. Ia menatap makananku dengan datar, kenapa dengannya? Apa dia masih marah denganku?

Kukira dia akan duduk dan memakan makananku, tetapi tidak. Dia hanya mengambil segelas susu dan meneguknya, setelah itu dia melongos pergi tanpa mengucapkan sepatah katapun kepadaku. Omo…. apakah semarah itu denganku?

Aku benci di diamkan seperti ini. ku akui, ini adalah kesalahanku, walaupun aku tidak menyukai gantungan ponsel itu, tidak seharusnya aku memberikannya kepada Kyuhyun. Dia benar, seharusnya aku menghargai pemberiannya. Baiklah…. kuputuskan untuk menemui Kyuhyun oppa di SM dan meminta gantungan ponsel itu lagi padanya.

oOo

             Akhirnya tiba juga SME, gedungnya lumayan megah, walaupun tidak semegah gedung YG Entertaiment.

Sebelumnya, aku sudah membuat janji dengan Kyuhyun untuk menemuinya disini

“Hankyo-ah” Panggilnya pada saat aku sudah berada di depan pintu belakang gedung SM

“Oppa” Jawabku, kemduain dia membukakan pintu yang terbuat dari kaca untukku. “Gomawo oppa”

“Cheonman, oya, untuk apa kau menemuiku?” Aigo… apa yang harus kukatakan? Apakah aku harus mengatakan bahwa aku ingin meminta gantungan ponselku kembali. Aish~ memalukan sekali

“Itu, oppa… gantungan ponsel kemarin, bolehkan aku memintanya lagi?” Ucapku pelan, aigo… aku tidak berani menatap Kyuhyun oppa. Malu sekali!!
“Oh… gantungan ponsel? A… Aa…. tentu saja, itukan milikmu… ahaha” Jawabnya sambil tertawa garing. Aku yakin, pasti dia menganggapku gadis aneh

“Ini…” Ia menyodorkan gantungan ponsel itu padaku. Akhirnya… Segera kuambil gantungan ponsel itu

“Gomawo oppa~” Ucapku lembut

“Oh… Hankyo-ah…” Seseorang memanggil namaku, kutolehkan wajahku menuju ke sumber suara. Ternyata Eunhyuk oppa memanggilku, dia masih ingat namaku ternyata

“Oh… oppa.. annyeong….” Sapaku ramah sambil membungkukkan tubuhku

“Kau kenapa ada disini? Aa… pasti ingin bertemu dengan sepupumu Donghae, dia ada didalam. Kajja~” ucapnya ceplas ceplos, bahkan, belum sempat aku mengatakan alasanku untuk kesini, dia sudah menarik tanganku terlebih dahulu, ia membawaku keruangan dance SM

“Ah… itu dia, Donghae-ah… sepupumu mencarimu!” Teriak Eunhyuk oppa dari ambang pintu. Kenapa dia sok tahu sekali?! Padahal tujuanku kesini bukan untuk menemuinya, melainkan untuk menemui Kyuhyun oppa! Aish~ otokhae?! Kami kan masih berkelahi!
Karna sudah terlanjur bertemu, akhirnya aku melangkahkan kakiku untuk mendekat padanya. Kulihat Eunhyuk oppa keluar dari ruangan. Hanya kami berdua yang ada disini

“Donghae-ah…” Panggilku pelan, aku takut dia masih marah denganku

“Wae?” Jawabnya datar, akhirnya dia mau juga berbicara denganku. Kulihat wajahnya penuh keringat, sepertinya dia latihan dengan cukup baik hari ini

“Masalah kemarin, aku ingin meminta maaf. Aku juga sudah meminta gantungan ponsel itu kembali, lihatlah…” Ucapku sambil menunjukkan gantungan ponsel yang telah kugantungkan di ponselku, ternyata setelah dilihat lihat, gantungan ikan ini tidak terlalu buruk juga. Dia melihat gantungan ponsel itu dengan seksama, tetapi wajahnya masih saja datar

“Kau memaafkanku kan?” Tanyaku lagi

…………………………… Dia diam

“Kau masih marah?” Tanyaku lagi, aish~ dia ini kenapa?! Kudekatkan tubuhku padanya, pada saat itu juga, kuambil sapu tanganku, lalu ku lap wajahnya yang penuh dengan keringat itu, dia tampak kaget pada saat aku mengelap keringatnya. Omo… kini jarak wajahku dengan wajahnya sungguh dekat. Dan aku baru menyadari, ternyata dia ini… sungguh, sangat, amat, tampan! Kenapa aku baru menyadarinya?! lihatlah… matanya yang selalu bersianr, hidungnya, bahkan bibir tipisnya. Kenapa aku tidak menyadarinya selama ini?

“Kau masih marah?” Tanyaku lagi setelah selesai mengelap keringatnya

“Menurutmu?” Aish~ dia ini berbicara apa? Aku kebingungan dengan jawabannya

“Jadi? Kau sudah tidak marah lagi?” Tanyaku untuk memastikan, aku harap dia benar benar sudah memaafkanku

“Siapa bilang? Aku akan memaafkanmu dengan satu syarat” Ucapnya dingin. Ehm… kenapa perasaanku jadi tidak enak begini

“Apa syaratnya?” Tanyaku menantang. Baiklah, apapun syaratnya akan kulakukan!

“Cium aku…” Mwo?! Mataku membulat seketika. Namja ini sudah gila?!
“Yak! Shireo!!” Tolakku mentah mentah!

“Yasudah…” Dia kembali merajuk. Omo.. dia ini,

“Donghae-ah… tidak bisakah kau ganti persyaratanmu dengan yang lain?” tanyaku lagi

…………………… dia mulai diam lagi! Benci sekali! Aku paling tidak suka didiamkan seperti ini. baiklah! Kalau itu maumu! Menciummu?! Akan kulakukan

“Donghae-ah…” Panggilku pelan, ia menoleh ke arahku, bagus…. pada saat itu juga, langsung ku jinjitkan tubuhku dan mencium pipinya sekilas

Chu~

Aish~ malu sekali!! Wajahku memanas seketika. Aigo~ hankyo-ah…. sadarlah, hanya mencium pipinya, itu tidak akan menjadi masalahkan?! Aigo… jantungku kenapa seperti ini?! aku menundukkan wajahku, aku masih belum berani menatapnya, aku yakin, wajahku pasti sudah memerah seperti tomat

Hankyo Pov End

 

Donghae Pov

“Donghae-ah…” Panggilnya pelan, kutolehkan wajahku kearahnya, dan ternyata

Chu~ Dia menciumku! Dia menciumku saudara saudara! Ya… walaupun hanya di pipi. Ku pegangi pipiku tadi. Aigo~ kenapa perasaanku jadi senang begini?! Kulihat wajahnya yang menunduk, omo… wajahnya memerah…

Kyahaha!! aku senang! aku senang!!

“Baiklah, kau kumaafkan” Jawabku singkat, ia mendongakkan kepalanya

“Jinjja?!” Tanyanya untuk memastikan

“Ne Jinjja” Jawabku yakin, ia melebarkan senyum tiga jarinya. Aishlucu sekali~ karna tidak tahan, kucubit kedua pipinya dengan gemas. “Aish~ kau ini lucu sekaliiii~”

“Yak! Appo!!” rintihnya, ahaha aku tidak peduli. Aku terus saja mencubit kedua pipinya. Sepertinya dia tidak ingin kalah denganku. Ia juga ikut ikutan mencubit kedua pipiku

“Yakk!” Rintihku pelan, dia hanya tertawa. Senang sekali bisa tertawa bersama dengannya

“Hyung, Hankyo-ah!!” ada yang memanggil kami?! Kuhentikan aktifitasku tadi, begitu pula dengannya

“Kyuhyunie? Waeyo?” Entah sejak kapan dia ada disini? Omo… jangan jangan dia melihat Hanhan menciumku tadi?! Aish~ otokhae?! Bagaimana kalau iya?! Bagaimana kalau statusku ketahuan?! Otokhae?!!

TBC

Akhirnya selesai juga part 4 nya, mian Chingu agak lama hehe. Oya, kayaknya part ini kepanjangan ya? tapi ggplah, hehe mudah mudahan gak bosan ya pas baca, gomawo buat yang sudah baca, jangan lupa tinggalin comment ya. no silent readers ^^ gomawo ^^

 

108 Comments (+add yours?)

  1. Alvara Sabrina Asya
    Apr 07, 2012 @ 06:18:28

    THor, FFnya DAebak bangettt (Y)

    Reply

  2. missfishyjazz
    Apr 07, 2012 @ 06:39:00

    Akhirnya ff yang kutunggu” selama ini keluar juga 😀
    Senangnya ..
    Masih sama kaya sebelumnya thor .. Keren (y) (y)

    Reply

  3. Ryeosom
    Apr 07, 2012 @ 07:05:35

    ahh..benih2 cinta mulai muncul..:)
    ditunggu lnjtannya.. \(^o^)/

    Reply

  4. ella
    Apr 07, 2012 @ 08:13:10

    Keren thor!! Di tunggu next part nya:D

    Reply

  5. cella
    Apr 07, 2012 @ 09:19:28

    Part 5 nya donkkkkkk \(´▽`)/

    Reply

  6. cute83
    Apr 07, 2012 @ 09:20:00

    lucuu…….. “saudara-saudara dia menciumku”……… bayangin tampangnya donghae…….
    ditunggu part selanjutnya…………….

    Reply

  7. Kim yoon hae
    Apr 07, 2012 @ 09:22:24

    kerenn.. hahaha…
    kyupa liat ga ya???
    di tunggu lanjutannya 😀

    Reply

  8. sparkyu
    Apr 07, 2012 @ 09:57:43

    Lanjut thor ceritanya makin so sweet 😀

    Reply

  9. @syafira0620F
    Apr 07, 2012 @ 12:38:28

    aku suka pas kalimat “saudara .. saudara” kaya comentator spak bola, jiahahaha, daebak thor, LANJUTKAN !! (kaya pak SBY)

    Reply

  10. eunhaeshipper
    Apr 07, 2012 @ 13:13:48

    lucu ><
    Karakter donghaenya dapet banget!
    Next thor ! 😀

    Reply

  11. Phiet
    Apr 07, 2012 @ 13:58:32

    Cepeeet bikiin part 5 nya thoooorrr….
    Gak sabar!

    Reply

  12. angelbesidemey
    Apr 07, 2012 @ 14:00:03

    wah si donghae cemburu ya…kasihan…
    menurutku part ini romantis hehehe soo sweet 😛
    yak semangat buat author (o-o)/

    Reply

  13. Kim Ni Rin
    Apr 07, 2012 @ 14:27:38

    ffnya keren banget thor
    kira2 ketauan ga ya sama kyu ppa?
    ga sabar baca lanjutannya 🙂
    hwaitting 😀

    Reply

  14. Novita Lee
    Apr 07, 2012 @ 14:34:48

    FF-nya keerrreennn thor! Daebak…… Lanjut terus!

    Reply

  15. kyu's
    Apr 07, 2012 @ 14:40:09

    ditunggu lanjutannya!!!

    Reply

  16. Cella :p
    Apr 07, 2012 @ 14:58:07

    keren ffnya minn.. lanjutin ffnya smpe 20 part =D smpe mreka pny anak min.. wkwk good job min cepetan ngepost yg part 5nya ya 😉

    Reply

  17. amhizerando
    Apr 07, 2012 @ 15:04:37

    aaaaaaaaaaaaaaaaaaaa daebak!

    Reply

  18. Marcellina Yang 양주홍 (@CellGyu)
    Apr 07, 2012 @ 16:04:41

    waahh… sudah timbul perasaan” ituu tuuhhh #gaje
    ditunggu part selanjutnya thor ^^

    Reply

  19. sclouds9
    Apr 07, 2012 @ 16:14:39

    kyaaa….penasaran berat,lanjutannya ya thor..

    Reply

  20. ucisyukrillah
    Apr 07, 2012 @ 16:18:38

    Next q tnggu mkin seru^_^

    Reply

  21. goodgirlside
    Apr 07, 2012 @ 16:20:36

    yeeee lanjutannyaa untung cepet di post sama adminnya…
    adaa typoo ya thorr, jadi suka rada bingung…
    tapi ffnya tetep keren kokk!!!

    Reply

  22. Wiwik dian
    Apr 07, 2012 @ 16:36:23

    Keren…part selanjutnya di tunggu

    Reply

  23. maisara annisa
    Apr 07, 2012 @ 16:37:29

    keren ffnya
    lanjutannya jebal ya thor !!!

    Reply

  24. uchya
    Apr 07, 2012 @ 17:05:11

    ff’a Daebak bgt…
    Senang dEH, FF’a publish cpt skali

    Reply

  25. nori
    Apr 07, 2012 @ 17:46:24

    hankyo keenakan dipeluk donghae. .
    ya ampun masa gara2 gantungan kunci aja donghae sampe ngambek gt. .
    cie yg dicium sama hankyo langsung kegirangan. .
    kyuhyun insting evilnya bekerja tuh. .
    next part ditunggu. .

    Reply

  26. criztin
    Apr 07, 2012 @ 17:50:54

    ahh…so sweet,

    Reply

  27. nadeeia
    Apr 07, 2012 @ 18:01:53

    ffnya kereen,,, daebak,,
    ditunggu part selanjutnya,,,^^

    Reply

  28. Lethi
    Apr 07, 2012 @ 18:31:41

    ditunggu banget part 5 😀

    Reply

  29. Dian
    Apr 07, 2012 @ 19:39:09

    Waw Daebak Thor..
    Next Thor,kalau perlu yang panjang.. #Maksa
    🙂

    Reply

  30. Rahmi Aoi'sDesire Pertiwi
    Apr 07, 2012 @ 20:01:06

    lanjut thor! daebak banget ffnya ^^

    Reply

  31. FzeskaFelicia
    Apr 07, 2012 @ 20:35:00

    bikin penasaran.. secepatnya yah part 5 nya :p

    Reply

  32. doleera1113
    Apr 07, 2012 @ 21:44:11

    hwaaaaaaaa
    ga sbar ma part 5 nya chinguuuu
    pngen cpet2 bca nextnya…
    fightingya chiinguuuu~

    Reply

  33. Miranti Putri
    Apr 07, 2012 @ 21:54:33

    next partnya jangan lama ya thor^^

    Reply

  34. haekyujaemin
    Apr 07, 2012 @ 22:53:45

    daebakk author ^^
    gak sabar baca part selanjutnya ><

    Reply

  35. han eun ji
    Apr 07, 2012 @ 23:44:44

    Author author author!! *bawa obor*
    Berasa pengen ngebakar ni ff !!
    Thor !! gua benciiiiiiiiii..
    Ff nya !! Aaaaaaarggggghh,gua benci kenapa gua deg”an bacanya TToTT kenapa harus baca ff ini –” terlalu ehm~ ntah apa namanya. Yg pasti harus segera,amat sangat benar benar harus dan cepat buat lanjutannya !! *lebaymode*

    Reply

  36. dewifitri
    Apr 08, 2012 @ 01:07:23

    aaaaa ayo ayo cepet part 5nya jangan lama-lama udah ga sabar

    Reply

  37. Hilda Savira (@AllRise_Vira)
    Apr 08, 2012 @ 06:00:07

    thorrr !! lanjutkan part 5 nyaa .. ga sabaran nihh thorr .. daebak authorr !! ditunggu part 5nya thor ..

    Reply

  38. caroline
    Apr 08, 2012 @ 06:15:46

    thor,cpet buat lanjutan nyaaa!!!!
    pnasaran niihhh>.<
    besok udah harus ada lanjutan nya ya! #maksa

    Reply

  39. 1stkyumin_93line
    Apr 08, 2012 @ 07:12:53

    wahramenih,,hhi.Btw,author Biasnya kyu ma donghae nih ??wkwk

    Reply

  40. ezzahchoi kimpochyu
    Apr 08, 2012 @ 12:01:47

    kyaaaaaaaaaaa angp aja d mokpo itu mrk newmoon asiiiiiiiiiiiik,,,, thoorr semangat y next part 5 nya,,,,
    kyupa kaya g ada dosanya seenak saja ambl brngx orang oppa #aq g ngajarin u kaya gitu oppa,,,,,,,,,,#memalukanku,,hehehehehe,,
    minnn ayoww buruuuan part 5 nyaaaa,,,,,hwaiting,,,,,!!!

    Reply

  41. meiskeolga
    Apr 08, 2012 @ 14:26:44

    aa, keren ><
    next part lagi dong author

    Reply

  42. HEENIMUT
    Apr 08, 2012 @ 14:29:42

    woowwww mulai ada benih2 cinta nih 😀
    makin seru alur ceritanya , sukadeh ……..

    kyknya bakal seru klo member suju bakal tau, semoga di part selanjutnya makin seru. Akhirannya bikin makin penasaran nih , kira-kira kyuhyunnya liat ga ya ?? ._. lanjuttt thorrr

    Reply

  43. kim sang yoo
    Apr 08, 2012 @ 17:34:15

    woow kren,, lanjut

    Reply

  44. ocha
    Apr 08, 2012 @ 21:46:37

    Ketauan ga ya???
    Lanjutannya ditunggu thor

    Reply

  45. Nietha
    Apr 09, 2012 @ 14:20:49

    hiaa….mereka jadi semakin dekat aja. Asli seru ceritanya.
    Lanjut….PART 5

    Reply

  46. choireri
    Apr 09, 2012 @ 17:55:22

    omoo…
    haekyo onnie kissu haepaa
    mereka mlaii suaa tuh

    kasian kyuppa
    T_T

    Reply

  47. lidia
    Apr 12, 2012 @ 23:30:47

    wahhh kerennn

    Reply

  48. 김종운♥mala♥조규현
    Apr 16, 2012 @ 19:27:07

    Kyaaaaaaaaa mulai ada bnih2 cinta nih hehehehehehe

    Kyuhyun liat mereka ciuman ga ya???????

    Mkin pnasaran bngt nih 😀

    Reply

  49. kim nara
    Apr 16, 2012 @ 21:07:29

    kyu ngliat gag yah?penasaran

    Reply

  50. marinizuu
    Apr 19, 2012 @ 18:49:01

    Mau jadi hankyo. Mau nyium donghae #plaak wkak
    Nice ff onnie~ next partnya ditunggu yaah ^^

    Reply

  51. venminniehae
    Apr 27, 2012 @ 09:31:51

    enaknyaaa jdi hankyo…….
    mau juga doonk jdi hankyo, jadi gulingnya haeppa >.<

    Adduuhhh,,, ni kyaknya tmbaahhh seerrrruuuu.,..,..,.,

    bakal ketauankah statusnya???

    lanjut…lanjutt.. ^____^

    Reply

  52. choi
    Jul 12, 2012 @ 19:15:22

    omo.. ottoke??

    Reply

  53. vina I.S
    Mar 05, 2014 @ 21:36:09

    kyu lihat ga’ tuh???
    tapi kayaknya liat deh..

    Reply

  54. sehunbaby
    Aug 30, 2014 @ 13:16:27

    Kereennn next.. ^_^

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: